Manusia Tempat Salah Lupa

⁉UMM (Ustadz Menjawab MFT)

📆 Jum’at , 26 Rabbiul Awwal 1439 / 15 Desember 2017

💝🌼💝🌼💝🌼💝🌼💝

🍃🌸 Manusia Tempatnya Salah dan Lupa🌸🍃

💢💢💢💢💢💢

Assalamu’alaikum. Ustadz, ada keterangan bahwa manusia adalah tempat kesalahan dan lupa. Apakah ini hadits atau keterangan ulama?Jazaakallaah khair. (0416523xxxx)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh …

Bunyinya: _Al Insaan mahalul Khatha’ wan Nisyaan_ – Manusia tempatnya salah dan lupa.

Ini adalah pepatah dan bukan hadits. Tetapi, ada hadits yg mirip dgn itu, yaitu:

َ كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertobat dari kesalahannya.
*(HR. At Tirmidzi no. 2499,  Hasan)*

Demikian. Wallahu a’lam

🌷🌴🌱🌾🌵🌸🍃🍄

✍ Farid Nu’man Hasan
🔊 Join channel: bit.ly/1Tu7OaC
🅿️ Fanspage: https://facebook.com/ustadzfaridnuman
❄️ Kunjungi Website Resmi: alfahmu.net

💝🌼💝🌼💝🌼💝🌼💝
Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Asbabun Nuzul QS. Al-A’raf : 204

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Sabtu, 27 Rabbiul Awwal 1439 / 16 Desember 2017

📕 AL-QUR’AN

📝 Ida Faridah

📖 Asbabun Nuzul QS. Al-A’raf : 204
==========☆☆☆==========
🎷🌸🎷🌸🎷🌸🎷🌸🎷

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar mujahid muda? Semoga adik-adik semuanya masih dalam naungan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Aamiin.

Adik-adik yang di rahmati Allah, kali ini kita akan membahas tentang Asbabun Nuzul surat Al-A’raf ayat 204, ayat ini melarang kita berbicara saat shalat, langsung aja ya kita bahas 🎉

وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

_”Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.”_ (QS. Al-A’raf : 204)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa turunnya ayat ini berkenaan dengan orang-orang yang membaca Al-Quran dengan nyaring di waktu shalat bermakmum pada Nabi, ayat ini memerintahkan untuk selalu mendengarkan dan memperhatikan bacaan imam. Diriwayatkan oleh Ibnu Hatim dan lain-lain

Adik-adik yang dirahmati Allah, dalam sebuah riwayat lain juga dikemukakan bahwa turunnya ayat ini berkenaan dengan orang-orang yang bercakap-cakap _(dibaca ngobrol / ngerumpi)_di waktu shalat. Ayat ini melarang berbicara ketika di bacakan Al-Quran.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abu Hurairah

Dalam riwayat lain juga adik-adik dikemukakan pula bahwa ayat ini turun berkenaan dengan seorang pemuda Ansar yang mengikuti bacaan ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan Rasulullah, sebelum beliau selesai membacanya. Ayat ini melarang mengganggu orang yang sedang membaca Al-Quran.

Nah adik-adik, ketika shalat dan imam membaca Al-Quran dengarkan baik-baik ya biar kita mendapatkan rahmat dari Allah.

Wallahu A’lam

🎷🌸🎷🌸🎷🌸🎷🌸🎷

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

ADAB MEMBACA AL-QURAN

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Selasa, 30 Rabbiul Awwal 1439 / 19 Desember 2017

📕 IBADAH

📝 Ustadzah Novria Flaherti

📖 Adab Membaca Al-Qur’an
==========☆☆☆==========

Assalamu’alaikum adik-adikku sekalian ..

Sudah tahu dong yaa Al-Qur’an itu apa?

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman-firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Pahala orang membaca Al-Quran itu 1 huruf 10 kebaikan.

Soo, yuuuk kita perbanyak membaca Al-Qur’an dan mempelajari adabnya.

1⃣ Berwudhu lah sebelum membaca Al-Qur’an

2⃣ Berpakaian rapi, bersih, sopan dan menghadap kiblat.

3⃣ Dimulai dengan membaca taawudz dan dilanjutkan membaca basmalah _(kecuali surah At-Taubah tanpa membaca basmalah)_

4⃣ Tidak mengeraskan suara bacaan Al-Qur’an ketika orang lain sedang solat

5⃣ Meletakkan Al-Qur’an ditempat yang lebih tinggi

6⃣ Tidak bermain-main, bercanda atau tertawa ketika sedang membaca Al-Qur’an

7⃣ Membacanya dengan Tartil (perlahan-lahan), tidak tergesa-gesa dan sesuai dengan tajwid.

Doa sebelum membaca Al-Quran:
اللهم افتح علي حكمتك و انشر علي رحمتك وذكرني ما نسيت ياذ الجلال والإكرام

_Allahummaftah ‘alayya hikmataka wansyur ‘alayya rahmataka wa dzakkir nii maa nasiitu yaa dzaljalaali wal ikraami_

Semoga dengan membaca Al-Qur’an bisa menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan mendapatkan syafaatnya di Yaumil akhir nanti . Aaamiiin

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

MENJAGA WUDHU

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 02 Rabbiul Akhir 1439 / 20 Desember 2017

📕 AKHLAQ

📝 Kak Lelisya

📖 MENJAGA WUDHU
==========☆☆☆==========
✋💦✋💦✋💦✋💦✋

Assalamu’alaikum adik-adikku sekalian …

Bagi umat muslim, wudhu sudah tentu bukanlah hal yang asing dan bahkan merupakan hal yang pasti dilakukan setiap hari sebelum melakukan sholat. Ya, wudhu merupakan salah satu syarat sah seseorang sebelum melakukan ibadah sholat.

Wudhu sendiri merupakan aktivitas membersihkan diri dari segala jenis hadas kecil yang menempel di tubuh. Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat seorang muslim.

Dalam al qur’an, Allah berfirman:
”Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu, kedua tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu serta basuhlah kedua kakimu sampai mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

Menjaga wudhu sendiri merupakan salah satu hal yang sangat disarankan oleh Rasulullah.
Wudhu sebelum tidur akan didoakan Malaikat agar diampuni segala dosa, Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci.’”
(HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar RA)

✋💦✋💦✋💦✋💦✋

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Berlelah Yang Indah


Berlelah yang Indah

Oleh: ​Bunda Rochma Yulika​

Berlelah itu indah jika kita berlelah di jalan dakwah. Berlelah itu berkah jika kita berlelah untuk raih jannah. Dan berlelah itu ibadah jika kita berlelah karena Allah.

Syaikh Ahmad Yasin menasihati kita semua dalam sebuah kalimat, ”Siapa yang menyerahkan jiwanya untuk hidup demi agamanya, maka ia akan melalui hari-hari dengan kelelahan, akan tetapi ia akan hidup dan mati dalam kemuliaan.”

Mari kita berlelah untuk mengemban amanah. Meski terasa berat, namun akan raih kebahagiaan hingga kehidupan akhirat.
Bila bicara tentang kesuksesan, tak lepas perjalanan ini selalu menghadirkan keletihan. Bahkan kita tahu banyak para salafusshalih menjalani kehidupannya dengan kelelahan.

Tapi bukan kesah dan keluh yang hadir mengiasi wajah mereka selain kepuasan serta kebahagiaan tiada tara.
Berlelah di jalan kebenaran itulah kebahagiaan. Berlelah untuk menegakkan kebenaran itulah kebajikan. Dan berlelah bersama orang-orang beriman itulah kewajiban.

Tetaplah di sini di jalan dakwah ini. Sesulit apapun perjalanan ini, bila selalu bergandengan tangan bersama orang-orang yang beriman untuk menjunjung tinggi kejayaan Islam di muka bumi ini.

Lelah…..
Satu kata yang terlontar kala merasakan beratnya amanah. Satu kata yang hadir sebagai ekspesi yang menggambarkan selemah-lemahnya kondisi dan sisi manusia kita.

Namun perlu kita bersama renungkan. Seberapa lelah para Nabi dan Rasul dalam menyebarkan dinnullah. Seberapa lelah para salafusshalih untuk menebar kebaikan di muka bumi ini. Dan kita tinggal menapaktilasi jejak-jejak kebaikan yang ditinggalkan oleh mereka.

Lelah itu biasa, namun akan menjadi luar biasa bila kita mampu menikmati setiap lelah karena kita berlelah di jalan dakwah. Jenuh itu biasa, namun akan menjadi luar biasa jika kita tetap bertahan di jalan kebaikan. Sakit itu biasa, namun akan menjadi luar biasa bila kita bisa menikmati rasa sakit karena paham jalan menuju Allah itu sulit.

Keyakinan akan perniagaan yang tak pernah rugi membuat generasi Rabbani tak kenal henti memperjuangkan diin mulia ini. Merenda asa, mengukir prestasi, meneguhkan jati diri, menggenapkan ketaatan pada ilahi begitulah ciri pejuang sejati.
Tak gentar meski harus terlempar. Tak menghindar meski harus terkapar. Tak mundur selangkah meski harus berdarah-darah.

Jiwa-jiwa mereka tangguh meski kadang terjatuh. Keterjatuhan tak membuat mereka merana lantaran baginya dengan keterjatuhan itu mereka bisa belajar tentang hidup sesungguhnya.

Jiwa-jiwa mereka kokoh, sekokoh karang di laut yang tak mudah goyah, yang tak mudah runtuh. Lantaran jiwa mereka telah terisi oleh kecintaan pada sang pemilik alam semesta.

Ibnul Jauzi dalam bukunya, Shifatus Shafwah, dengan sangat baik hati menyebutkan perkataan Syumait bin Ajlan yang menjadi bukti bahwa sejatinya kekuatan orang mukmin ada di hatinya, bukan pada anggota badannya. Syumaith berkata, “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menjadikan kekuatan orang mukmin ada pada hatinya, tidak pada anggota badannya. Tidakkah kalian melihat orang tua yang lemah, dia mampu berpuasa di siang hari dan shalat di malam hari sedangkan pemuda tidak bisa melakukannya.” (Shifatus Shafwah : III/341)

Wallahu A’lam

Iklan dan Kenyataan Barang Beda


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah…Iklan yang berlebihan ini sangat banyak terjadi, yang ditampilkan hanya yang baiknya saja.
Jadi bagaimana, apakah kita haram membelinya?
bgmn kita bijak menyikapi iklan yg bombastis ataupun bgmn kita sbg pembeli hrs bijak membedakan antara kebutuhan/demand dg keinginan/needs.
Syukron. Manis 05

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Soal iklan, jika produsen mengiklankannya tdk sesuai dg kenyataan, maka haram baginya. Adapun pembelinya tdk berlaku halal haram thd sebuah barang terkait dgn iklannya.. kalaupun dipermasalahkan halal haramnya, mungkin terkait dg kandungan barang tsb atau dg proses transaksinya… apakah boleh atau tidak.

Wallahu a’lam.

Awal Kerusakan Sebuah Negara, Hilangnya Nahi Munkar​


Syaikh Muhammad Al Ghazaliy Rahimahullah:

قال الشيخ محمد الغزالي:
إنما فسدت الرعية بفساد الملوك، وفساد الملوك بفساد العلماء، فلولا القضاة السوء والعلماء السوء لقلّ فساد الملوك خوفاً من إنكارهم.

Sesungguhnya rusaknya rakyat disebabkan oleh rusaknya para penguasa, dan rusaknya penguasa disebabkan rusaknya para ulama. Seandainya tidak ada para hakim dan ulama yang buruk, niscaya hanya sedikit penguasa yang rusak, karena mereka (hakim dan ulama yg buruk) takut mengingkari para penguasa.

📚 Aqwaal Asy Syaikh Muhammad Al Ghazaliy no. 10

Mengajarkan Anak Sholat..


Assalamualaikum wr wb Ustadz/ah…saya mau bertanya, bagaimana cara nya supaya anak mau sholat anak saya laki laki 9 thn alhmdulilah kami brdua sdh mncontohkan dan suami saya jg slalu mngajak sholat ke mesjid trkadang anak saya tdk mau k mesjid maunya d rumah apalg klau dia baru pulang sekah dan suami saya suka mmaksakn hrus kemesjid trus jadi ribut, mohon solusinya Ustadz / Ustadzah dan bagaimana saya harus bersikap ?

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

1. Berdialog santai dg anak tentang karakter Al Mushollin

Ajak anak membuka Al-Qur’an Surat Al-Ma’arij (70) mulai dari ayat 11 hingga 34. Berikan pengantar seperti bunyi ayat 11 hingga 21, bahwa pada hari kiamat, ada orang yang sangat ingin menebus dirinya dari siksa api neraka, dengan anaknya, atau dengan istrinya, atau dengan saudaranya, atau dengan keluarganya, bahkan kalau perlu dengan semua manusia di bumi. “Biarlah mereka masuk neraka semua, asalkan saya bisa selamat”, begitu kira-kira.

Mereka masuk neraka karena selama hidup di dunia, selalu menyikapi sesuatu tidak pada tempatnya. Jika mereka mendapat kesulitan, mereka selalu berkeluh kesah, menggerutu, ngambek, marah atau memukul. Jika mereka mendapat kebaikan atau kekayaan, mereka pelit bukan main, sombong, atau boros. Apapun yang terjadi, sikap mereka selalu negatif.

Masuk dan beri penekanan pada ayat ke 22 : “Ilaal musholliin, Kecuali orang-orang yang mendirikan sholat (secara berkesinambungan).”

Hanya orang-orang yang berkarakter Al-Mushollin yang bisa selamat dari api neraka.

Dengan suasana santai tanyalah, apakah sholatnya selama ini sudah bisa masuk kategori Al-Mushollin atau belum, misalnya : Menurutmu kalau sholatnya sambil bercanda, masuk golongan Al-Mushollin tidak?

Kalau sholat sengaja ditelat-telatin, masuk golongan Al-Mushollin tidak?

Buat daftar terperinci tentang sikap sholatnya selama ini, dan diskusikan satu per satu dgnya mana yang menurutnya sudah masuk kategori Al Mushollin dan mana yang belum.

Tanyakan apakah ia ingin masuk golongan Al-Mushollin atau tidak.
Bantu ia melakukan evaluasi apa saja yang harus ia perbaiki dari sholatnya.

2. Ajak anak berdiskusi ttg Al-Qur’an Surat Thaha (20) ayat 14 : “Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat, untuk mengingat Aku.”

Tanyakan pada anak, apakah selama sholat dia ingat kepada Allah?

Jika anak menjawab belum, maka berbincanglah dari hati ke hati mengapa dia belum bisa mengingat Allah selama sholat.

Bantu anak mengevaluasi sholatnya, lalu lakukan diskusi dengan memancing ide anak kira-kira apa yang bisa ia lakukan agar sholat berikutnya lebih bisa mengingat Allah.

Ajak dia utk melaksanakan idenya sendiri. Lakukan terus perbincangan ini dari hati ke hati, minimal sekali dalam sehari. Jika belum juga terlihat hasilnya, bersabarlah tanpa berhenti berusaha.

“Dan perintahkanlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah kamu dalam melakukannya.” (QS Thaha (20) : 132)

3. Mendoakan anak dan mengajaknya berdoa agar istiqomah dalam sholat.
Bersamaan dengan usaha kita memotivasi anak, jangan lupa mengajarinya doa Nabi Ibrahim a.s.

“Rabbiij’alnii muqiimash-shalaati wamin dzurrii-yatii, rabbanaa wataqabbal du’aa”, Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang selalu mendirikan shalat, demikian juga anak keturunanku. Ya Tuhanku, perkenankan do’aku.” (QS. Ibrahim (14) : 40)

Wallahu a’lam.

Baca Surat Yasin ato Al Kahfi u Amalan Hari Jum'at??


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah…. Mau bertanya, tentang amalan amalan utama yang dilakukan di hari jumat. Adakah hadist shohih untuk membaca surat yasin, atau surat al kahfi. Dan bagaimana hukumnya yasinan. Syukran.
Manis 05

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أضاء له من النور فيما بينه وبين البيت العتيق

Terkait surat yg sunah dibaca pada hari Jumat, riwayat yg shahih adalah sunah membaca surat Al-Kahfi.

Adapun surat Yasin, tdk didapatkan secara khusus hadits yang menyebutkan disunahkannya membaca surat Yasin pada hari Jumat. Namun ini masalah ringan. Kalau kita sdh paham, sebaiknya bacalah surat Al-Kahfi. Bagi mereka yg masih terbiasa baca surat Yasin, silakan disampaikan baik2 bahwa sunahnya adalah membaca surat Al-Kahfi. Namun jk dia masih juga membaca surat Yasin, jangan terlalu diingkari apalagi dimusuhi….

Wallahu a’lam.

Zaman Ini Tidak ada Jihad, Yang ada Fitnah?!​


Jihad akan terus ada sampai hari kiamat.

Sebagaimana hadits:

وَلَا تَزَالُ عِصَابَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Dan senantiasa ada sekelompok dari kaum Muslimin yang berperang di atas kebenaran dan selalu menang atas orang yang memusuhinya sampai hari Kiamat.” ​(HR. Muslim no. 1037)​

Rasulullah ​Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam​ bersabda:

لَا هِجْرَةَ بَعْدَ الْفَتْحِ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ وَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا

“Tidak ada lagi hijrah setelah kemenangan (Makkah) akan ​tetapi yang tetap ada adalah jihad dan niat.​ Maka jika kalian diperintahkan berangkat berjihad, berangkatlah”. (HR. Bukhari no. 2825)

Maka, ini menjadi koreksi siapa pun yg mengaggap jihad sdh tidak ada, yg ada adalah fitnah. Analisa buruk tersebut berangkat dari su’uzh Zhan kpd para Mujahidin.

Apa yang terjadi di Palestina, membebaskan Al Aqsha dari penjajahan Yahudi adalah jihad. Apa yang terjadi di Afghanistan mengusir pendudukan Amerika Serikat di negeri muslim adalah jihad. Jika ada yg mengatakan ini bukan jihad, maka .. entah buat kepentingan siapa mereka berkata seperti itu?

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz berkata tentang jihad di Palestina (saya kutip sebagian):

لقد ثبت لدينا بشهادة العدول الثقات أن الانتفاضة الفلسطينية والقائمين بها من خواص المسلمين هناك وأن جهادهم إسلامي؛ لأنهم مظلومون من اليهود؛ ولأن الواجب عليهم الدفاع عن دينهم وأنفسهم وأهليهم وأولادهم وإخراج عدوهم من أرضهم بكل ما استطاعوا من قوة.

​Telah datang berita kepada kami dari orang-orang yang adil, tentang intifadhah di Palestina dan orang-orang yang berjuang dari kalangan khususnya di sana, bahwa jihad mereka adalah JIHAD ISLAMI.​

​Karena mereka telah dianiaya Yahudi, maka wajib bagi mereka melakukan perlawanan untuk melindungi agama, jiwa, negeri, keluarga, dan anak-anak mereka, serta mengusir musuh dari negeri mereka dengan segenap kekuatan yang mereka mampu.​

Sementara Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:

فإن الجهاد في فلسطين فرض عين على كل مسلم قادر من أهل البلد، فإن لم يتأد الواجب ‏‏- وهو دفع العدو وطرده بهم كما هو حاصل الآن- دخل في حكم الوجوب من يليهم من المسلمين عربا أو عجماً ، ‏وهكذا حتى يتم التخلص من العدو، أو يعم جميع الأمة في مشارق الأرض ومغاربها، أجمع ‏على هذا أهل العلم.

Jihad di Palestina adalah fardhu ‘ain bagi muslim yg mampu di penduduk tersebut.

Seandainya mereka belum bisa menjalankan -melawan dan mengusir musuh seperti saat ini– maka kewajiban ini bagi negeri muslim lain diluarnya baik Arab dan bukan Arab. Terus begitu sampai musuh bersih dari sana.

Atau jihad ini menjadi umum bagi semua umat, baik Timur dan Barat, dan para ulama telah Ijma’ atas hal ini.

​(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 8509)​

Maka, hindari komentar-komentar yang melemahkan jihadnya para Mujahidin, yg menyakiti perasaan mereka. Jika memang tidak bisa ikut berjihad, minimal jangan mengganggu mereka dgn tuduhan khawarij, pemberontak, dst, yg sangat menguntungkan pihak musuh dan penjajah. Kecuali jika memang mereka2 ini bekerja untuk kepentingan musuh.

Demikian. Wallahu a’lam