Ganjaran Orang Yang Berkhianat

Jumat, 13 Muharram 1438H / 14 Oktober 2016

MUAMALAH

Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag

Ganjaran Orang Yang Berkhianat

A. Hadits:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُعْرَفُ بِهِ (رواه البخاري)

Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda: “Semua pengkhianat akan diberi tanda bendera pengkhianatannya pada hari kiamat sebagai tanda pengenalnya.” (HR. Bukhari)

B. Hikmah Hadits :

1. Khianat merupakan salah satu sifat paling buruk dan paling tercela dalam pandangan Islam, serta merupakan ciri paling mendasar orang munafik.

Sedangkan orang munafik kelak akan ditempatkan Allah Swt di dalam kerak dasar paling dalam di neraka Jahanam, na’udzubillahi min dzalik.

2. Demikian buruknya dan dibencinya sifat khianat ini, hingga Allah Swt memberikan tanda khusus di hari kiamat bagi orang-orang yang khianat, yaitu bendera khusus sebagai tanda pengkhianatan yang pernah dilakukannya di dunia.

Dalam shahih Muslim diriwayatkan, dari Abu Sa’id ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda, ‘Di hari Kiamat kelak, setiap pengkhianat akan membawa bendera yang dikibarkannya tinggi-tinggi sesuai dengan pengkhianatannya.” (HR. Muslim)

3. Khianat bermacam-macam bentuk dan jenisnya, diantaranya adalah khianat dalam kapasitasnya sebagai hamba, sebagai suami, istri, orang tua, pekerja, pejabat, wakil rakyat, bendahara, guru, dosen, pedagang, pengusaha, dsb.

Oleh karenanya kita harus berusaha menjaga dan menunaikan amanah sebaik-baiknya, menghindarkan diri dari sifat khianat sejauh-jauhnya.

4. Bentuk khianat yang paling berat dan paling keji adalah khianat kepada Islam dan kaum muslimin.

Seperti meyakini kebenaran agama lain selain Islam, bekerja sama dengan musuh-musuh Allah Swt khususnya dalam hal-hal yang dapat merugikan kepentingan umat, menegatifkan citra Islam dan kaum muslimin, memilih atau mempropaganda umat untuk memilih non muslim sebagai pemimpin, dsb.

 Allah Swt berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal : 27).

Semoga Allah Swt hindarkan kita semua dari sifat khianat ini, dan kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang amanah…

Amiin Ya Rabbal Alamiin.

Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
– Telegram : @majelismanis
– Fans Page : /majelismanis
– Twitter : @grupmanis
– Instagram : @majelismanis
– Play Store : Majelis Iman Islam
– Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Agar Terhindar Dari Tipuan Dalam Jual Beli

Ahad, 08 Muharram 1438H / 09 Oktober 2016

MUAMALAH

Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag

Agar Terhindar Dari Tipuan Dalam Jual Beli

A. Hadits Nabi:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا ذَكَرَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يُخْدَعُ فِي الْبُيُوعِ فَقَالَ إِذَا بَايَعْتَ فَقُلْ لَا خِلَابَةَ (رواه مسلم)

Dari Abdullah bin Umar ra, ‘Ada seorang laki-laki mengadu kepada Nabi saw, karena dia sering ditipu dalam jual beli.

Maka beliau bersabda: “Jika engkau melakukan jual-beli, maka katakanlah, ‘Jangan ada tipu-menipu.” (HR. Bukhari)

B. Hikmah Hadits:

1. Bahwa dalam transaksi jual beli, ada potensi terjadinya tipu menipu.

Karena umumnya motivasi pedagang dalam jual beli adalah mencari keuntungan, yang terkadang motif mencari keuntungan membuat sebagian pedagang melanggar aturan halal haram dan melakukan praktik yang diharamkan, yaitu praktik tipu menipu.

2. Hal ini dialami juga oleh salah seorang sahabat Nabi Saw, dimana ia mengadu kepada Nabi Saw bahwa dirinya tertipu dalam jual beli.

Maka Nabi Saw memberikan saran agar ia tidak lagi tertipu dalam jual beli, yaitu hendaknya ia mengatakan ketika transaksi, ‘Jangan ada tipu menipu.’

Ungkapan ini insya Allah akan dapat meredam niatan jahat orang yang berniat melakukan tipu menipu.

3. Jual beli menurut syariat sebenarnya dapat mendatangkan pahala dan keberkahan, apabila dilakukan dengan jujur, transparan dan memenuhi rukun dan syarat jual beli, sebagaimana hadits Nabi Saw,
“Maka jika keduanya (penjual dan pembeli) jujur dan transparan, maka Allah berikan keberkahan diantara keduanya.’ (HR. Bukhari)

Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
– Telegram : @majelismanis
– Fans Page : /majelismanis
– Twitter : @grupmanis
– Instagram : @majelismanis
– Play Store : Majelis Iman Islam
– Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Larangan Jual Beli Najsyi

 Ahad, 01 Muharram 1438H / 02 Oktober 2016
 MUAMALAH

 Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag.

   Larangan Jual Beli Najsyi

A. Hadits:
عَنْ ابْنِ عُمَر رضي الله عنهَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّجْشِ (رواه البخاري)
Dari Ibnu Umar ra, “bahwasanya Rasulullah Saw melarang (praktik) jual beli najsyi (tipuan).” (HR. Bukhari)
B. Hikmah Hadits:
1. Luasnya cakupan ajaran agama Islam, yang tidak hanya mengatur urusan ibadah antara seorang hamba dengan Allah Swt semata, melainkan juga mangatur aspek muamalah, diantaranya adalah aspek perdagangan (bisnis) antara sesama manusia.
2. Diantara aturan terkait dengan muamalah, adalah sebagaimana dijelaskan dalam hadits diatas yaitu larangan praktik jual beli najsy.
Jual beli najsy adalah jual beli dimana penjual menggunakan tenaga teman-temannya untuk berpura-pura menawar barang dagangan miliknya dengan harga yang tinggi, untuk mengelabui atau mempengaruhi “image” pembeli yang sesungguhnya terkait dengan masalah harga, dengan maksud “menipu” pembeli, supaya ia (pedagang) mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
3. Cara seperti ini jelas dilarang dalam syariah, karena mengandung unsur penipuan kepada pembeli, sehingga pembeli membayar barang yang lebih mahal dari harga yang seharusnya.
Dalam kehidupan kontemporer, jual beli seperti ini dapat terjadi misalnya pada praktek tender fiktif, dimana sesama peserta tender saling sepakat untuk meninggikan penawaran harga, lalu ada salah satu peserta tender yg sedikit menurunkan harga agar proyek tersebut jatuh ke tangannya.
Praktik seperti ini adalah bathil, bahkan dalam sebuah riwayat Nabi Saw bersabda, ‘Barang siapa yang berbuat curang diantara kami, maka ia bukan termasuk golongan kami.’ (HR. Muslim)
Wallahu A’lam bis Shawab

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Anjuran Memintakan Doa Orang Shaleh Kepada Allah Swt

 Jumat, 21 Dzulhijjah 1437H / 23 September 2016
 MUAMALAH

 Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag.

  Anjuran Memintakan Doa Orang Shaleh Kepada Allah Swt

A. Hadits Nabi
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَتْ أُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ خَادِمُكَ أَنَسٌ ادْعُ اللَّهَ لَهُ قَالَ اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ (رواه البخاري)
Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu, bahwa ibuku pernah berkata kepada Rasulullah Saw, ‘Wahai Rasulullah, anakku ini Anas adalah pelayanmu, do’akanlah ia”. Maka beliau berdoa: “Ya Allah, limpahkanlah hartanya, perbanyaklah anak-anaknya dan berkahilah atas apa yang Engkau berikan kepadanya.” (HR. Muslim)
B. Hikmah Hadits :
1. Kasih sayang Nabi Saw kepada para sahabat dan seluruh umatnya, serta kedeķatan beliau terhadap mereka.
Sehingga mereka tiada enggan meminta sesuatu kepada beliau, termasuk memintakan doa.
2. Bolehnya memintakan doa melalui orang-orang shaleh kepada Allah, agar diberikan keberkahan, keturunan, harta, usaha, dimudahkan dari kesulitan, dsb.
Karena bisa jadi, melalui kedekatan dan ketakwaan mereka kepada Allah Swt, Allah akan mengabulkan doa dan permohonannya.
3. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, yang selalu menginginkan kebaikan dan keberkahan untuk anak-anaknya.
Dan umumnya doa seorang ibu kepada anaknya tiada pernah berhenti di setiap waktu.
4. Anjuran bagi orang-orang shaleh untuk mendoakan orang-orang yang meminta didoakan. Karena setiap doa, adalah doa juga bagi dirinya dan tentunya akan menjadi amal shaleh baginya.
Ya Allah, berkahilah umat ini, berkahilah dakwah ini, berkahilah yang membaca tulisan ini dan berkahilah yang menyebarkan tulisan ini…
Amiiin Ya Rabbal Alamin.
Wallahu A’lam bis shawab

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Berikan Hak Pengguna Jalan

 Ahad, 16 Dzulhijjah 1437H / 18 September 2016
 MUAMALAH

 Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag

  Berikan Hak Pengguna Jalan

A. Hadits :
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالْجُلُوسَ بِالطُّرُقَاتِ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا مِنْ مَجَالِسِنَا بُدٌّ نَتَحَدَّثُ فِيهَا فَقَالَ إِذْ أَبَيْتُمْ إِلَّا الْمَجْلِسَ فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهُ قَالُوا وَمَا حَقُّ الطَّرِيقِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ غَضُّ الْبَصَرِ وَكَفُّ الْأَذَى وَرَدُّ السَّلَامِ وَالْأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيُ عَنْ الْمُنْكَرِ (رواه البخاري)
Dari Abu Sa’id Al Khudri radliallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian duduk-duduk di pinggir jalan.”
Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, Itu kebiasaan kami yang sudah biasa kami lakukan karena itu menjadi majelis tempat kami untuk bercakap-cakap.”
Beliau bersabda: “Jika kalian tidak mau meninggalkan majelis seperti itu (duduk-duduk di jalan), maka tunaikanlah hak (pengguna) jalan.”
Sahabat bertanya: “Apa saja hak jalan?”
Beliau menjawab: “Menundukkan pandangan, menyingkirkan halangan, menjawab salam dan amar ma’ruf nahi munkar.”
(HR. Bukhari)
B. Hikmah Hadits:
1. Anjuran untuk tidak duduk-duduk (baca : nongkrong) di pinggir jalan. Karena duduk-duduk di pinggir jalan bukanlah merupakan perbuatan yang terpuji, karena tentunya dapat menggaggu kenyamanan pengguna jalan. Bahkan bisa jadi orang lain tidak jadi melalui jalan tersebut, karena ada orang2 yang duduk-duduk di sana, lantatan khawatir keburukan mereka.
2. Kalaupun tetap duduk-duduk di pinggir jalan, maka  kewajiban bagi yg duduk-duduk di jalan untuk memberikan hak pada pengguna jalan. Dan hak-hak pengguna jalan adalah sbb :
a. Menundukkan pandangan, khususnya terhadap orang lewat di jalanan, terlebih apabila yang lewat di jalan adalah lawan jenis kita. Bukan malah menggoda atau mengganggunya.
b. Menyingkirkan halangan, seperti tidak memakai badan jalanan untuk duduk, atau menyingkarkan duri, batu dan sejenisnya yang dapat mengalangi pengguna jalan serta melancarkan para pengguna jalan.
c. Menjawab salam, khususnya dari pengguna jalan, apabila menyapa dan mengucapkan salam kepada mereka.
d. Amar ma’ruf nahi mungkar, yaitu menyuruh pada kebaikan dan mencegah kemungkaran, bukan malah membuat kemungkaran di pinggir jalan, seperti mengganggu pengguna jalan, dsb.
Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Diantara Akhlak Dalam Bersin dan Menguap

 Ahad, 2 Dzulhijjah 1437H / 4 September 2016
 *MUAMALAH*

 Pemateri: *Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag .*

 *Diantara Akhlak Dalam Bersin & Menguap*

 *Hadits*
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ (رواه اليخاري)
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
_”Sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan membenci menguap. Maka apabila salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia memuji Allah (mengucapkan alhamdulillah), dan kewajiban muslim lainnya yang mendengarnya untuk mendo’akannya (mengucapkan yarhamukallah). Sedangkan menguap datangnya dari syetan, maka hendaknya ia menahan menguap semampunya. Dan jika sampai ia mengucapkan “haaah” (menguap dengan bersuara), maka syetan akan tertawa (senang) karenanya.”_
(HR. Bukhari)
 *Hikmah Hadits :*
❣1. Anjuran berakhlaqul karimah dalam segenap aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam kebiasaan sehari-hari yang terkadang dianggap sepele dan ringan, seperti akhlak ketika sedang bersin atau ketika sedang menguap.
❣2. Ketika bersin, kita dianjurkan untuk berdoa memuji Allah Swt dengan mengucapkan _*”Alhamdulillah”*_. Karena bersin merupakan nikmat dari Allah Swt.
Sementara, bagi muslim lainnya yg mendengarkan ucapan hamdalah dari orang yang bersin, dianjurkan untuk turut mendoakannya dengan mengucapkan _*”yarhamukallah”.*_
Kemudian selanjutnya orang yang bersin tadi membalasnya kembali dengan mendoakan orang tersebut dengan ucapan _*”yahdikumullah”*_.
Dan sungguh, betapa indahnya kehidupan orang yang beriman, yang selalu saling mendoakan satu dengan yang lainnya.
❣3. Adapun menguap, umumnya datangnya dari syaitan dan termasuk perkara yang tidak disukai Allah Swt. Maka anjuranya ketika menguap adalah hendaknya ditahan sebisa mungkin.
Dan kalaupun harus menguap juga, maka *_hendaknya jangan sampai mengeluarkan suara ketika menguap_*.
Sebab menguap dengan mengeluarkan suara, termasuk perbuatan tercela, dan syaitan sangat menyukainya serta tertawa karenanya.
Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Antara Jujur dan Dusta

📆 Ahad, 26 Dzulqo’dah 1437H / 28 Agustus 2016
📚 *MUAMALAH*

📝 Pemateri: *Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag*
📋 *Antara Jujur dan Dusta*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
📚 *Hadits*
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا (رواه البخاري)
Dari Abdullah bin Mas’ud radliallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
_”Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkannya ke dalam surga_.
Dan seseorang yang senantiasa berlaku jujur, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan (sebaliknya) sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkannya pada kejahatan.
Sementara kejahatan tersebut akan mengantarkan nya masuk ke dalam neraka. Dan seseorang yang selalu berkata kata dusta, maka ia akan dicatat sebagai seorang pendusta.” (HR. Bukhari)
📚 *Hikmah Hadits :*
❣1. Pentingnya bertutur kata yang benar dan jujur serta keharusan menghindarkan diri dari perkataan yang kotor dan dusta. Karena ternyata _kejujuran merupakan pintu gerbang menuju segala bentuk kebaikan. Sementara kebaikan, merupakan jembatan untuk menuju surga._
❣2. Sebaliknya, dusta merupakan salah satu bentuk dosa besar, yang oleh karenanya harus ditinggalkan dan dihindarkan sejauh-jauhnya dalam segala aspek kehidupan. Karena ternyata _kedustaan merupakan pintu gerbang menuju pada kejahatan._
Sementara kejahatan merupakan jembatan yang
akan mengantarkan pelakunya menuju ke dalam kobaran api neraka, na’udzu billahi min dzalik.
❣ 3. Predikat, apakah seseorang itu sebagai orang yang jujur atau ataupun orang yang dusta (pendusta), adalah tergantung perilaku dan kebiasaan orang tersebut. _Jika ia terbiasa jujur dalam setiap perkataannya dan di setiap kesehariannya, maka ia akan “di cap” sebagai orang yang jujur._
Sebaliknya, jika ia terbiasa bertuturkata kasar dan dusta dalam kehidupan dan kesehariannya, maka ia akan “di cap” sebagai pendusta.
Mudah-mudahan Allah Swt memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang jujur (shiddiqin)…
Amiiin Ya Rabbal Alamin..
Wallahu A’lam bis Shawab
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
🗳Sebarkan dan raihlah pahala …

Antara Jujur dan Dusta

📆 Ahad, 26 Dzulqo’dah 1437H / 28 Agustus 2016
📚 *MUAMALAH*

📝 Pemateri: *Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag*
📋 *Antara Jujur dan Dusta*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
📚 *Hadits*
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا (رواه البخاري)
Dari Abdullah bin Mas’ud radliallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
_”Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkannya ke dalam surga_.
Dan seseorang yang senantiasa berlaku jujur, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan (sebaliknya) sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkannya pada kejahatan.
Sementara kejahatan tersebut akan mengantarkan nya masuk ke dalam neraka. Dan seseorang yang selalu berkata kata dusta, maka ia akan dicatat sebagai seorang pendusta.” (HR. Bukhari)
📚 *Hikmah Hadits :*
❣1. Pentingnya bertutur kata yang benar dan jujur serta keharusan menghindarkan diri dari perkataan yang kotor dan dusta. Karena ternyata _kejujuran merupakan pintu gerbang menuju segala bentuk kebaikan. Sementara kebaikan, merupakan jembatan untuk menuju surga._
❣2. Sebaliknya, dusta merupakan salah satu bentuk dosa besar, yang oleh karenanya harus ditinggalkan dan dihindarkan sejauh-jauhnya dalam segala aspek kehidupan. Karena ternyata _kedustaan merupakan pintu gerbang menuju pada kejahatan._
Sementara kejahatan merupakan jembatan yang
akan mengantarkan pelakunya menuju ke dalam kobaran api neraka, na’udzu billahi min dzalik.
❣ 3. Predikat, apakah seseorang itu sebagai orang yang jujur atau ataupun orang yang dusta (pendusta), adalah tergantung perilaku dan kebiasaan orang tersebut. _Jika ia terbiasa jujur dalam setiap perkataannya dan di setiap kesehariannya, maka ia akan “di cap” sebagai orang yang jujur._
Sebaliknya, jika ia terbiasa bertuturkata kasar dan dusta dalam kehidupan dan kesehariannya, maka ia akan “di cap” sebagai pendusta.
Mudah-mudahan Allah Swt memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang jujur (shiddiqin)…
Amiiin Ya Rabbal Alamin..
Wallahu A’lam bis Shawab
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
🗳Sebarkan dan raihlah pahala …

Larangan Saling Mendiamkan Antara Sesama Muslim

📆 Rabu, 07 Dzulqo’dah 1437 H / 10 Agustus 2016 M
📚 *MUAMALAH*
📝 *Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag*
📋  *Larangan Saling Mendiamkan Antara Sesama Muslim*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
📚 *Hadits*
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ لِرَجُلٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلَامِ (رواه البخاري)
Dari Abu Ayyub Al Anshari ra berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
*”Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya melebihi dari tiga malam;* yang (jika bertemu) saling berpaling antara yang satu dengan yang lainnya.
Dan sebaik-baik dari keduanya adalah yang terlebih dahulu memulai mengucapkan salam.” (HR. Bukhari)
📚 *Hikmah Hadits :*
❣1. Bahwa diantara bentuk *ukhuwah Islamiyah* antara sesama muslim adalah saling tegur sapa, saling mengucapkan salam dan juga saling mendoakan antara satu dengan yang lainnya.
Karena pada hakekatnya, sesama muslim adalah bersaudara, dan oleh karenanya hendaknya setiap muslim saling menjaga ikatan persaudaraan dengan muslim lainnya.
❣2. Maka antara sesama muslim tidak boleh saling mendiamkan, tidak saling bertegur sapa, bahkan saling membuang muka antara satu dengan yang lainnya.
Bahkan dalam riwayat lainnya disebutkan, bahwa *Allah tidak akan menerima amalan dua orang muslim yang tidak bertegur sapa dan saling mendiamkan lebih dari tiga hari.*
❣3. Kendatipun terjadi perselisihan antara dua orang muslim, maka yang paling baik dimata Allah SWT diantara keduanya adalah yang paling terlebih dahulu menegur dengan mengucapkan salam.
Mudah-mudahan Allah Swt meridhai dan melanggengkan ukhuwah islamiyah antata sesama kita,
Amiiin Ya Rabbal Alamin.
Wallahu A’lam
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
💼 Sebarkan! Raih pahala…
Dipersembahkan oleh:
website: www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Persaudaraan Antara Sesama Muslim

📆 Ahad, 04 Dzulqo’dah 1437H /  07 Agustus 2016

📚 *MUAMALAH*

📝 Ustadz: *Rikza Maulan, Lc., M.Ag.*

 📋Persaudaraan Antara Sesama Muslim

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

📚 *Hadits*

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا
رواه البخاري

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

*”Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta* .

*Dan janganlah kalian saling mendiamkan, janganlah suka mencari-cari kesalahan, saling mendengki, saling membelakangi, serta saling membenci.*

*Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara.”* (HR. Bukhari)

📚 *Hikmah Hadits :*

❣1. Bahwa sesama muslim adalah bersaudara. Maka hendaknya setiap saudara saling menjaga kehormatan dan martabat sesama saudaranya yang lain.

❣2. Agar hubungan persaudaraan sesama muslim terjaga (ukhuwah islamiyah) maka Nabi Saw melarang umatnya untuk saling membenci, mendengki, memusuhi, mencela, mencari-cari kesalahan dsb.

Larangan-larangan ini dimaksudkan agar persaudaraan tetap terjaga dan terjalin dengan baik.

Wallahu A’lam bis Shawab

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

💼 Sebarkan! Raih pahala..