Berkomunikasi dengan Allah dalam Shalat

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 05 Safar 1439 / 25 Oktober 2017

📕 IBADAH

📝 Ustdzah Trisa Yunita

📖 Berkomunikasi dengan Allah dalam Shalat
==========☆☆☆==========
💎♥💎♥💎♥💎♥💎

Assalamu’alaikum.. adik-adik adakah yang shalatnya secepat kilat bagai si pencuri waktu??? Wah, sayang sekali yaa.. Padahal shalat itu *”Moment”* kita bersama Allah.

Gak percaya? Yuk.. kita simak kisah para sahabat berikut :

Setiapkali Umar bin Abdul Aziz membaca surat Al-Fatihah, ia menghayatinya ayat demi ayat dan diam sejenak di sela-sela setiap ayat. Ketika ditanyakan alasannya, beliau menjawab: _”Aku ingin menikmati jawaban Tuhanku_”

Shalat adalah waktunya kita berkomunikasi dengan Allah ✨

Seperti diriwayatkan oleh imam Muslim dalam *Hadits Qudsi* berikut:

Aku membagi shalat antara Aku dan hambaKu menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta,

Apabila hamba-Ku berkata _’Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam’_ Allah berfirman: *Hamba-Ku memuji-Ku*

Apabila hamba-Ku berkata: _’Maha Pemurah dan Penyayang’,_  Alloh berfirman: *Hamba-Ku menyanjung-Ku*

Apabila hambaku berkata: _’yang menguasai hari pembalasan’,_ Alloh berfirman: *Hamba-Ku berserah diri pada-Ku*

Apabila hambaku berkata: _’Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’_ Alloh berfirman: *Ini antara Aku dan hamba-Ku dan baginya apa yang dimintanya*.

Apabila hambaku berkata: _’Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang orang yang telah engkau beri nikmat, dan bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat’_
Alloh berfirman: *Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan baginya apa yang ia minta*.

Kalau kita mau meminta, mintalah pada Allah pada saat shalat. Dan bacaan surat Al Fatihah, merangkum semua permintaan seorang hamba.

💎♥💎♥💎♥💎♥💎

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Al-Adab Qablal 'Ilm, Al-'Ilm Qablal 'Amal


© Belajar Beradab sebelum mencari ilmu agar mudahnya ilmu menjadi nilai diri kita.

Menyampaikan ilmu dan menuntut ilmu itu adalah agenda kemuliaan. Bukankah Rasulullah saja mengatakan bahwa ketika kita berjalan menjemput ilmu maka itu tak lain adalah perjalanan menuju Surga.

© Al-adab qablal ‘ilm

Hampir semua Ulama sepakat bahwa “al-adab qoblal ilm” (adab itu sebelum ilmu).

Adab itu akhlak sebelum ilmu artinya seorang murid belajar adab sebelum ilmu, seorang guru harus memiliki adab sebelum menyampaikan ilmu, dan bahkan seorang murid belajar dari gurunya adab sebelum belajar ilmunya.

Hati yang bersih serta akhlak yang terpuji akan menjadikan apa yang kita pelajari menjadi harta yang paling berharga yang kita miliki. Jangan sampai kita melupakan perbaikan akhlak kita sebagai seorang murid, apalagi kala menjadi guru. Penyampaian ilmu itu butuh keteladanan kerena keteladanan seutama-utamanya cara dalam menyampaikan. Bil hal wa bil lisan (Teladan baru menyusul lisan).

▪Mengapa demikian?

Allah SWT sudah mengingatkan kita dalam firmannya dalam surat Al Jumu’ah ayat 5 

مَثَلُ ٱلَّذِينَ حُمِّلُوا۟ ٱلتَّوْرَىٰةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ ٱلْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًۢا ۚ بِئْسَ مَثَلُ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ۚ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

“Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” 

Bahayanya ilmu tanpa adab akan merusak. Seolah ilmu hanya untuk permainan. Kajian ilmu jadi trend dan tanpa ruh. Sehingga semua tiada bermakna.

© Al-‘ilm qablal ‘amal.

Mu’adz bin Jabal ra mengatakan,

العِلْمُ إِمَامُ العَمَلِ وَالعَمَلُ تَابِعُهُ

“Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15)

Bahkan dalam ayat Al-Quran dikatakan bahwa kita diminta mengilmui terlebih dahulu.

فَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ

“Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu” (QS. Muhammad : 19)

Sebuah perkataan dan perbuatan tanpa ilmu akan menjadi sia-sia. Dikhawatirkan akan menjadi taklid buta atau sekedar ikutan tanpa pengetahuan.

Maka wajiblah berhati-hati menyampaikan ilmu tanpa mampu beramal dan beramal tanpa ilmu. Apalagi ilmu tanpa diiringi adab serta akhlakul karimah.

Ilmu tanpa adab ibarat tanaman tanpa tempat yang subur untuk ditanami, dan amal tanpa ilmu ibarat buah tak tahu dari mana dipetiknya.

Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Kekuasaan di Hijaz (1)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 15 Muharram / 5 Oktober 2017

📕 Shirah

📝 Kak Siro

📖 KEKUASAAN DI HIJAZ (Part 1)
==========☆☆☆==========
🏰🌹🏰🌹🏰🌹🏰🌹🏰

Assalamua’alikum wr wb

Adik-adikku mujahid muda, yukk kita kenali sejarah Islam 💞

Dahulu, Nabi Ibrahim AS berkuasa di Mekkah dan mengurus Ka’bah selama hidupnya. Beliau meninggal pada usia 137 tahun. Selanjutnya dua putranya menggantikan kedudukannya secara berurutan yaitu Nabat dan Qaidar. Ada yang berpendapat sebaliknya yaitu Qaidar lebih dahulu. Setelah itu mudhadh Amru Al jurhumi. Dengan demikian kepemimpinan Mekkah beralih ke tangan orang-orang jurhum dan terus berada ditangan mereka.

Anak-anak Ismail merupakan titik pusat kemuliaan, sebab ayahnya yang telah membangun Ka’bah namun mereka tidak mempunyai kewenangan memerintah sama sekali.

Seiring dengan perjalanan waktu kedudukan anak cucu Ismail terus mengalami kemerosotan hingga keberadaan Jurhum bertambah lemah dengan kemunculan Nebukadnezar. Bintang Bani Adnan dalam bidang politik mulai redup di langit Mekkah sejak masa itu. Buktinya saat Nebukadnezar berperang melawan bangsa Arab di Dzatu Irq, Komandan pasukan bangsa Arab dalam peperangan itu bukan berasal dari Bani Jurhum.

Bani Adnan berpencar Ke Yaman pada saat perang Nebukadnezar II (587 SM), lalu pergi bersama Ma’ad ke Syam. Setelah tekanan Nebukadnezar mulai mengendur Ma’ad kembali ke Mekah. .Namun dia tidak mendapatkan seorang pun dari Bani Jurhum kecuali Jursyum bin Jalhamah. Lalu dia menikahi anak putrinya Mu’anah dan melahirkan seorang anak yang dinamai Nazar.

Wallahualam bi sawab

🏰🌹🏰🌹🏰🌹🏰🌹🏰

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Tafsir Surah Thaha 25-28

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Sabtu, 17 Muharram 1439 / 07 Oktober 2017

📕 Al-Qur’an

📝 Ida Farida

📖 Tafsir Surah Thaha 25-28
==========☆☆☆==========
🛡🗡🛡🗡🛡🗡🛡🗡🛡

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar adik-adik MFT? Semoga kita semua masih dalam lindungan Allah swt, Aamiin

Adik-adik, kali ini kita akan membahas tafsir surat Thaha ayat 25-28. Kita mulai dari ayat 25-26 dulu ya

Firman Allah Swt.:

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Musa berkata, _”Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.”_ (QS. Thaha: 25-26)

Adik-adik, doa Ini yang diucapkan Nabi Musa a.s. kepada Tuhannya. Dia memohon agar dadanya dilapangkan dalam menunaikan tugas risalah yang dibebankan kepadanya. Karena sesungguhnya ia telah diperintahkan untuk menyampaikan suatu perkara yang besar dan akan menghadapi tantangan yang berat.

Adik-adik, Nabi Musa diutus untuk menyampaikan risalah Allah kepada seorang raja yang paling besar di muka bumi di masa itu. Sedangkan raja tersebut adalah orang yang paling sewenang-wenang, paling keras kekafirannya, paling banyak bala tentaranya, paling makmur kerajaannya, paling diktator, dan paling ingkar.

Nah adik-adik, Keangkaramurkaannya Fir’aun ini sampai kepada batas mengakui bahwa dia tidak mengenal Allah, dan mengajarkan kepada rakyatnya bahwa tidak ada tuhan selain dirinya sendiri.

Sahabat muda, pada mulanya Musa pernah tinggal di istana Fir’aun semasa kecilnya, ia menjadi anak angkat Fir’aun yang dipelihara dalam asuhannya. Kemudian setelah dewasa Musa membunuh seseorang dari mereka, karena itu ia merasa takut mereka akan balas membunuhnya, lalu ia melarikan diri selama itu dari pencarian mereka.

Setelah itu adik-adik, Allah mengangkatnya menjadi seorang rasul kepada mereka sebagai pemberi peringatan yang menyeru mereka ke jalan Allah Swt. dan menyembah-Nya serta mengesakan-Nya, tanpa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Karena itulah Musa menyadari akan beratnya tugas yang dipikulnya. Ia berdoa kepada Tuhannya:

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي}

_”Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.”_ (QS. Thaha: 25-26)

Adik-adik, Nabi Musa berkata dalam doanya, _”jika Engkau tidak menolongku, tidak membantuku, tidak memperkuatku dan tidak mendukungku, tentulah aku tidak mampu mengemban tugas ini.”_

Itulah doa yang dipanjatkan Nabi Musa saat menerima tugas besar dari Allah,

Nah adik-adik sebagai pelajar juga harus sering berdoa, meminta pada Allah untuk memudahkan dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru ya

Sampai disini dulu pertemuan kita, jumpa lagi pekan depan dengan lanjutan surat Thaha ayat 27-28 ya

🛡🗡🛡🗡🛡🗡🛡🗡🛡

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

MAKNA-MAKNA LAA ILAAHA ILLALLAAH (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 19 Muharram 1439 / 09 Oktober 2017

📕 Aqidah

📝 Ustadzah Prima Eyza

📖 MAKNA-MAKNA LAA ILAAHA ILLALLAAH (2)
==========☆☆☆==========
☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻

Assalaamu’alaikum wr.wb

Apa kabar, adik-adik shalih-shalihat…?? Mudah-mudahan senatiasa dalam kebaikan iman serta lindungan dan naungan keberkahan dari Allah SWT…. Aamiiin….

Pembahasan kita pekan lalu sudah masuk kepada tema Makna-Makna Laa Ilaaha illallaah. Makna yang pertama dari kalimat Laa Ilaaha illallaah sebagaimana yang sudah kita bicarakan bersama adalah لَا خَالِقَ إِلَّا الله  (Tidak ada Pencipta kecuali Allah). Kali ini mari kita lanjutkan kepada makna yang kedua.

Makna yang kedua dari kalimat لَا إِلٰهَ إِلَّا الله (Laa Ilaaha ilaLLAAH: Tidak ada Ilah selain Allah) adalah:

لَا رَازِقَ إِلَّا الله

🚫 Tidak Ada Pemberi Rizqi Kecuali Allah SWT

Allah Ta’ala bukan hanya mencipta saja, namun Allah SWT pun memelihara alam semesta raya ini dengan memberikan dan menjaminkan rizqi kepada semua ciptaan (makhluk)Nya.
Allah SWT berfirman,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

_”Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rizqinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).”_
(QS. Huud [11] : 6)

Keyakinan pada kuasa Allah SWT memberi rizqi bagi semua makhluk-Nya akan menghasilkan kesadaran bahwa sedikit atau banyaknya rizqi yang kita peroleh dan nikmati, semuanya adalah dari Allah Ta’ala.
Dalam doa pagi dan petang kita diajarkan :

اللّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْرٍ فَأَتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

_“Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu, berpagi hari dengannya, adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu rasa syukur.”_
(Hadits riwayat Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban dalam Shahih-nya)

📚 Bukan Karena Ilmu
Ingatlah bahwa semua rizqi yang kita terima, bukanlah karena ilmu yang kita punyai, melainkan Allah-lah yang telah menentukan dan menetapkan ukuran-ukuran rizqi tersebut bagi kita.
Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ

_“Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah.”_
(QS. Saba’ [34] : 24)

Allah Ta’ala juga berfirman,

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

_“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rizqi kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.”_
(QS. Al Isra` [17] : 30)

Dalam Al Qur`an, Allah SWT mengabadikan keingkaran Qarun karena takabur dan kufur akan rizqi yang diterimanya,

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي

_”Qarun berkata, “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”._
(QS. Al Qashash [28] : 78)

Juga perkataan Qarun yang dimuat dalam ayat yang lain,

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ  

_”Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku.”
(QS. Az Zumar [39] : 49)

→ Ini adalah contoh orang-orang yang tertipu. Tidak memahami hakikat harta; siapakah Yang memberikannya.

Hal ini ekstrim berbeda dengan sikap Nabi Sulaiman as dalam memaknai rizqi yang diterimanya:

قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

_”Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.”_
(QS. An Naml [27] : 40)

Allah SWT berfirman dalam QS. Fathir [35]:15,

 يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

_”Hai manusia, kamulah yang berkehendak (faqir) kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.”_

→ kitalah yang sangat memerlukan (_fuqara`_) kepada Allah Ta’ala.

🍕 Jangan Takut Kelaparan
Di masa jahiliyah dulu, ada orang-orang yang membunuh anak-anak mereka karena takut miskin dan kelaparan. Maka Allah SWT melarang perbuatan ini dengan tegas.
Allah SWT berfirman,

… وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ  …

+”… Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, …”_
(QS. Al An’am [6] : 151)

Juga firman-Nya,

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

_”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”
(QS. Al Israa` [17] : 31)_

✌🏻 Berbagai Cara Mendapatkan Rizqi
Semua makhluk memiliki cara dan jalannya sendiri-sendiri untuk mendapatkan rizqinya. Cara dan jalan memperoleh rizqi tersebut telah ditetapkan dan diilhamkan oleh Allah Ta’ala bagi mereka masing-masing. Ada hewan yang hidup di udara (misalnya burung), yang justru rizqinya (makanannya) adanya di dalam air. Sebaliknya, ada hewan air, yang rizqinya (makanannya) malah ada di udara. Ada pula hewan yang buta, tetapi tidak pernah kelaparan dan selalu mendapatkan makanannya.
Bagaimana dengan manusia?
Rizqi manusia ada di mana-mana dan berbagai jenis.
Allah SWT berfirman dalam Qur`an surah Al Baqarah (2) ayat 29,

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

_”Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”_

Namun kenapa masih ada manusia yang mengalami kelaparan/kemiskinan dan bahkan sampai mati kelaparan?

✈ Masalah Distribusi
Allah Ta’ala sudah menetapkan bahwa manusia itu ada yang kaya (rizqinya berlebih) dan ada yang faqir (rizqinya kurang sekali) atau miskin. Semuanya itu adalah ujian bagi manusia, yakni: bersyukur untuk si kaya (tidak sombong dan kikir) dan bersabar untuk si faqir (tidak membenci si kaya).

Di sinilah Islam mensyari’atkan zakat, infaq, dan shodaqoh.
Allah Ta’ala berfirman,

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

_”Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan (infaqkan). Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”_
(QS. Al Baqarah [2] : 215)

_*Sehingga dalam harta si kaya, ada hak untuk si miskin.*_
Disinilah keindahan dan keluhuran ajaran Islam, di saat semua orang diajarkan untuk tetap berada dalam nilai-nilai kebaikan dan kemuliaan, apapun taqdir yang telah digariskan Allah SWT bagi keadaan kehidupan mereka: si kaya mulia dengan zakat, infaq, dan shodaqohnya, sebaliknya si miskin pun mulia sebab kesabarannya dan ia tidak sampai meminta-minta/mengemis karena kemiskinannya, melainkan ia mendapatkan bagian distribusi harta yang haq dalam syari’at yakni mendapat pembagian dari zakat, infaq, maupun shodaqoh.

Jadi jika ada sekelompok manusia di berbagai penjuru ada yang sampai mati kelaparan atau pun menderita dalam kemiskinan yang sangat papah, maka ini sama sekali bukan karena Allah SWT tidak memberi rizqi kepada mereka, melainkan disebabkan aturan syariat zakat, infaq, dan shodaqoh yang pada prinsipnya mendistribusikan rizqi pada si fakir; ini tidak dijalankan dan ditunaikan. Atau dijalankan, namun tidak merata dan tidak adil dalam pendistribusiannya.

🤴🏻 Penguasa dalam Islam Bertanggungjawab terhadap Masalah Ini.
Penguasa dalam Islam bertanggungjawab untuk menerapkan dan memastikan pendistribusian yang merata atas zakat, infaq, dan shodaqoh kaum muslimin. Zakat, infaq, dan shodaqoh tersebut harus sampai kepada setiap orang yang berhak menerimanya sesuai dengan aturan syari’at.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur`an,

الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

_”Apa saja harta rampasan (fa`i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.”_
(QS. Al Hasyr [59] : 7)

→ Ayat ini terkait prinsip distribusi (pemerataan) agar kemakmuran tercapai.

Demikianlah kita meyakini bahwa tidak ada Pemberi rizqi selain Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshowab…
Bersambung…

☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Sunnah Membaca ‘Aamiin’ Berbarengan dengan Imam

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Selasa, 20 Muharram 1439 / 10 Oktober 2017

📕 Ibadah

📝 Ustdzah Trisa Yunita

📖 Sunnah Membaca ‘Aamiin’ Berbarengan dengan Imam
==========☆☆☆==========
💐✨💐✨💐✨💐✨💐

Assalamua’aikum wr.wb.

Apa kabar para mujahid muda? Semoga bersama fajar Allah tambahkan keimanan kita hari ini yaa.. Aamiinn

kira-kira perlu gak ya menjawab ‘amin’ saat solat berjamaah???

Dari Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rosululloh saw. bersabda:

_*Jika imam telah membaca ‘gahiril maghdubi’alaihim waladh dholin’, maka bacalah: ‘aamiin’ (ya Alloh kabulkanlah). Jika ucapannya bersamaan dengan ucapan para malaikat, dosa dosa nya yang telah lampau pasti diampuni’*_
(HR. Bukhari)

*Untuk makmum laki laki hendaknya mengeraskan ucapannya, sampai menyebabkan masjid bergemuruh.. (hadits hasan shahih)

Dari Aisyah ra. meriwayatkan Nabi saw. bersabda:
_Tiada rasa dengki yang paling besar dari orang orang Yahudi terhadap kalian, selain ucapan salam dan suara ‘aamiin’ di belakang imam._
(HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Wallahu alam bii sawwab..

💐✨💐✨💐✨💐✨💐

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Menjaga Rahasia (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 21 Muharram 1439 / 11 Oktober 2017

📕 Akhlak

📝 Kak Lelysa

📖 Menjaga Rahasia (2)
==========☆☆☆==========
🗝💋🗝💋🗝💋🗝💋🗝

Assalamu’alaikum para mujahid muda, yuukkk kita lanjutkan pembahasan kita pekan lalu tentang *menjaga rahasia*

Anas berkata, _“Demi Allah, andaikata rahasia itu pernah aku beritahukan kepada seseorang, sesungguhnya aku akan memberitahukan hal itu kepadamu pula, wahai Tsabit.”_ (HR. Muslim, diriwayatkan pula oleh Al Bukhari dengan ringkas)

Saat itu Anas masih kecil, tetapi ia sudah mampu menjaga rahasia Rasulullah. Meskipun yang bertanya mengenai hal itu adalah ibunya sendiri. Seharusnya kita mencontoh sikap Anas tersebut, yaitu mampu menjaga rahasia.
Di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari ada beberapa perkara-perkara yang harus dijaga kerahasiaannya baik diminta ataupun tidak diminta, antara lain sebagai berikut :

👻 Rahasia (Aib) Mayyit
Perkara ini sangat penting untuk diperhatikan terutama oleh orang yang bertugas memandikan mayyit, seperti aib yang terdapat pada tubuh jenazah.
Dari Abu Rafi’ Aslam, maula (bekas hamba sahaya) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
_“Barangsiapa yang memandikan seorang mayit, lalu ia merahasiakan keburukan mayit itu, maka Allah ampuni dia sebanyak empat puluh kali.”_
(HR. Al Hakim dan ia berkata bahwa ini adalah hadits shahih menurut syarat Imam Muslim, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib wat Tarhib No. 3492)

📝 Berikut adalah beberapa poin yang penting untuk diperhatikan tatkala kita ingin curhat dan menceritakan rahasia kita kepada orang lain :

✅ Hendaknya bertanya dalam hati terlebih dahulu, apakah kita perlu atau seberapa penting untuk menceritakan rahasia kita kepada orang lain. Dipertimbangkan mashlahat dan mudarat yang akan datang.

✅ Hendaknya berjaga-jaga atau membayangkan bagaimana seandainya jika orang tersebut tidak amanah, apakah kita sudah siap menghadapi konsekuensi yang terjadi apabila rahasia tersebut terbongkar dan tersebar ?

✅ Jika harus ceritakan, sebaiknya diceritakan kepada orang sholeh yang terkenal amanah

✅ Jangan menceritakan rahasia kita kepada orang yang suka ingin tahu terhadap rahasia orang lain. Tipe orang seperti ini biasanya mudah sekali untuk membeberkan rahasia. Seorang penyair pernah berkata:
_“Janganlah engkau membeberkan rahasia kepada orang yang mencari-cari rahasia tersebut darimu, karena pencari-cari rahasia akan membeberkannya”_

✅ Jangan menceritakan rahasia kita kepada banyak orang, semakin banyak, semakin besar peluang rahasia kita akan tersebar. Sehingga  menjadi apa yang disebut “rahasia umum”.

❣Apabila kita diamanahkan untuk menjaga rahasia orang lain, maka kita harus bertanggung jawab terhadap amanah itu dan memenuhi janji itu. Terlihat serperti sebuah perkara yang sepele akan tetapi berat konsekuensi. Terkadang kita sendiri sulit untuk menyimpan rahasia sendiri, apalagi jika harus menjaga rahasia orang lain. Maka jangan kuatir, Rasulullah bersabda _“Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.”_ (HR. Muslim).

Wallahu’alamu bis showab

🗝💋🗝💋🗝💋🗝💋🗝

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Kekuasaan di Hijaz (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 21 Muharram 1439 / 11 Oktober 2017

📕 Sirah

📝 Kak Siro

📖 Kekuasaan di Hijaz (2)
==========☆☆☆==========
🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰

Assalamu’alaikum mujahid muda harapan umat?? Semoga selalu dalam naungan Allah SWT yaa.. Aamiiinn

Lanjut kisah pekan lalu tentang jazirah Arab yakni Hijaz kuyyyy..

Zaman Ismail Alaihissalam diperkirakan berlangsung pada 20 abad SM. Sedangkan keberadaan jurhum di Mekah diperkirakan sekitar 21 abad. Mereka berkuasa selama 20 Abad. Khuza’ah menangani urusan Kota Mekah bersama Bani Bakar. Namun kabilah-kabilah Mudhar juga mempunyai tiga bidang Penanganannya yaitu :

1⃣ Menjaga keamanan manusia dari Arafah hingga Muzdalifah dan memberi izin kepada mereka saat meninggalkan Mina yang boleh dilakukan setelah Nabi Ghauts bin Murrah dari suku Ilyas bin Mudhar yang disebut Shaufah, Artinya siapapun tidak boleh melempar jumrah sebelum salah seorang dari Shaufah yang melakukannya. Bila semua orang telah selesai melempar jumroh dan hendak meninggalkan Mina orang-orang Shaufah berada diantara dua sisi Aqabah dan tidak ada seorangpun yang boleh melewati sebelum mereka melewatinya. Setelah orang-orang Shaufah musnah tradisi ini dilanjutkan oleh Bani Saad bin Zaid dari Tamim.

2⃣ Melakukan ifadhah (bertolak) dari juma pada pagi hari Nahr (hari penyembelihan hewan qurban) menuju Mina urusan ini diserahkan kepada Bani Udwan.

3⃣ Menangguhkan bulan-bulan haram yang menjadi wewenang Bani Tamim Bin Adi dari bani kinanah.

Kekuasaan Khuza’ah di Mekkah berlangsung selama 300 tahun Pada masa kekuasaan mereka orang-orang Bani Adnan berpencar di Najd, di pinggiran Negeri Irak dan Bahrain. Sementara itu di pinggiran Mekah ada suku-suku dari Quraisy yaitu hulul dan hurum serta suku-suku lain dari Bani Kinanah. Bani Kinanah sendiri tidak memiliki wewenang sedikitpun untuk menangani Mekah dan Baitul haram hingga muncul Qushay bin Kilab.
Tentang Qushay ini dikisahkan bahwa bapaknya meninggal dunia saat ia masih kecil dalam asuhan ibunya. Lalu ibunya menikah lagi dengan seorang laki-laki dari bani Udzrah, yaitu Rabi’ah bin Haram yang kemudian membawanya ke perbatasan Syam. Setelah Qushay menginjak remaja dia kembali ke Mekah yang saat itu jabatan Gubernur Mekah dipegang oleh Hulail bin Hubsyah dari bani Khuza’ah. Qushay melamar putri Hulail yang bernama Hubba, dan ternyata lamaran itu disambut baik olehnya Ia pun dinikahkan dengan Putri Hulail. Setelah Hulail meninggal dunia terjadi peperangan antara Khuza’ah dan Quraisy akhirnya mengantarkan Qushay menjadi pemimpin Mekah dan menangani urusan Baitul haram.

🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

SEHAT RAGAMU, SEHAT JIWAMU

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Jum’at, 23 Muharram 1439 / 13 Oktober 2017

📕 Motivasi dan Pengembangan Diri

📝 Bu Dina S.Psi

📖 SEHAT RAGAMU, SEHAT JIWAMU
==========☆☆☆==========
💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻

Assalaamu’alaikum, Sobat Muda!
Jumpa lagi dengan sesi psikologi di grup MFT.

Apa kabar, Sobat?
Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa, aamiin…
Sob, di Jumat kali ini kita akan kupas tentang menu yang sehat-sehat, tapi bukan soal resep makanan yaa, hehehe.

Yang akan kita bahas adalah tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan kaitannya dengan kesehatan jiwa kita. Wuiihh, ini tema yang seru lho Sobat!
Pernahkan kamu pikirkan dan renungkan, tentang hubungan antara tubuh dan jiwa, antara fisik dan psikologis?
Atau pernahkah mendengar istilah “psikosomatis”?

Misalnya begini, saat masa-masa ujian datang tiba-tiba penyakit maag kambuh, atau ketika terlambat mengumpulkan tugas ke guru yang terkenal “galak”, tiba-tiba terasa pusing, mual, berkeringat dingin… atau ketika ada masalah dengan teman atau masalah dengan orangtua, tubuh terasa lemah, lesu, pening, dan rasa berat di tengkuk/ pundak???

Okeeyy.. supaya lebih mengerti, baiknya kita kenalan dulu dengan istilah psikosomatis ya..
Apa itu psikosomatis/ psikosomatik?
Gangguan psikosomatik merupakan gangguan psikis dan emosional yang melibatkan pikiran dan tubuh, yang kemudian dapat menyebabkan gangguan fisik.

Istilah psikosmatik ini juga digunakan ketika seseorang mengalami gangguan kejiwaan kemudian merasa mengalami sakit secara fisik, tetapi gejala penyakit fisiknya tidak muncul dan tidak dapat terdeteksi secara medis.

Beberapa tanda dan gejala gangguan psikosomatis misalnya seperti; jantung berdetak lebih cepat, perasaan berdebar (palpitasi), gemetar, mual, keringat berlebih, nyeri dada, sakit kepala, bernapas cepat, merasa lemah, sesak napas, gangguan pada lambung, diare, dan lain sebagainya.

Gejala tersebut muncul secara berulang, konsisten, atau bahkan cenderung menguat (intensitasnya bertambah), tetapi hasil pemeriksaan medis tidak dapat menemukan adanya gangguan/ penyakit dalam tubuh atau dengan kata lain secara medis dinyatakan normal atau baik-baik saja.

Hmm..kok bisa begitu yaa??
Nah, kita sekarang masuk pada bagian “Kaitan antara Tubuh dan Pikiran”

Pernah dengar tentang “placebo effect”?
Sebuah penelitian dilakukan terhadap 22 relawan. Mereka diberikan rangsangan rasa nyeri dengan rasa panas. Kemudian diberikan placebo (obat yang dianggap sebagai pereda rasa nyeri tp sebenarnya tidak mengandung zat-zat pengurang nyeri apapun). Ketika diberikan “obat” itu, para relawan menyatakan bahwa rasa nyerinya berkurang. Hal ini menunjukkan adanya peran sugesti dalam menurunkan sensasi rasa sakit yang dialami.

Selain itu, pada literatur ilmiah dijelaskan bahwa emosi negatif dapat memberikan dampak terhadap kondisi tubuh. Ada pendapat yang menyatakan bahwa perasaan tertekan dan takut yang berlebih dan dialami secara terus-menerus dapat mempengaruhi metabolisme tubuh sehingga menyebabkan kerja organ terganggu, yang kemudian dapat memicu timbunya gelaja penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes. Selain itu, kecemasan dan kemarahan yang kronik, amat kuat/mendalam dan intensitasnya meningkat akan dapat memicu terganggunya stabilitas fungsi kerja jantung.

Sederhananya, tubuh dan pikiran (kondisi psikologis termasuk perasaan emosi, dst saling berkait dan mempengaruhi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan, baik dari segi fisik maupun dari kondisi psikologis.

Dengan menjaga kesehatan tubuh kita, maka insyaAllah akan membantu meningkatkan kesehatan jiwa kita, begitu pula sebaliknya.
Nah, apa usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan? Simak tips berikut ini ya !

😴 Istirahat / Tidur yang cukup dan berkualitas
Tidur yang cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan energi di dalam tubuh, sehingga dapat menghindarkan diri kita dari berbagai serangan penyakit yang merugikan.

🍎 Pola makan teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi
Makanlah makanan yang bergizi secara teratur, tidak berlebihan dan tidak kurang. Perhatikan pula kandungan gizi sesuai takaran yang wajar, karena kelebihan suatu zat tidak baik untuk kesehatan.

💆🏻 Jaga pikiran dan hati dengan mengatasi stress yang berlebihan
Bila mengenai masalah ada baiknya bicarakan dengan orang lain yang sekiranya bisa membantu. Beban psikis dan pikiran dapat mempengaruhi daya tahan tubuh yang efeknya dapat mengundang penyakit jasmani maupun rohani.

🙏🏻 Jaga ibadah harian
Sebagai seorang Muslim, kita dituntunkan untuk teratur dan tertib dalam melaksanakan sholat, tilawah,berdzikir, puasa, dan seterusnya. Bersyukurlah karena aktifitas tersebut sangat bermanfaat untuk senantiasa sehat jasmani dan rohani.

🤝 Membangun hubungan sosial yang positif
Hiduplah yang rukun dengan keluarga, tetangga, teman serta jauhi permusuhan dan segala sifat dan sikap buruk pada orang lain. Kehidupan sosial yang baik dan sehat dapat membuat anda rileks dan dapat mengurangi resiko terkena gangguan kejiwaan baik yang ringan maupun yang berat.

Bagaimana Sobat? Mari siapkan diri untuk hidup sehat!!
Salam Semangat!!!

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Ukhuwah Islamiyah

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 28 Muharram 1439 / 18 Oktober 2017

📕 Akhlak

📝 Ka Lelisya

📖 Ukhuwah Islamiyah
==========☆☆☆==========
♥🎠♥🎠♥🎠♥🎠♥

Assalamu’alaikum wr wb

Bagaimaba kabar hati hari ini? Setelah beberapa hari ini kita absen materi?? Semoga Allah tetap mengikat hati kita pada cinta-Nya. Amin

So far, kalian tahu gak sih apa makna dari ukhuwah islamiyah?

Kalau Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Pada Hakekatnya Ukhuwah Islamiyah ada pada :
✅ Nikmat Allah (QS. 3: 103)
Perumpamaan tali tasbih (QS. 43: 67)
✅ Merupakan arahan Rabbani (QS. 8: 63)
Merupakan cermin kekuatan iman (QS. 49: 10)

Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Jahiliyah
🌱 Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam.
🍂 Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak], perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi).

Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah:
🌾 Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai
🌾 Memohon dido’akan bila berpisah
🌾 Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa
🌾 Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)
🌾 Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan
🌾 Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu
🌾 Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)
🌾 Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya
🌾 Memenuhi hak ukhuwah saudaranya

Buah Ukhuwah Islamiyah
🍒 Merasakan lezatnya iman
🥝 Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)
🍇 Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48)

Sekian..
Semoga kita bisa saling mencintai, bertemu dan berpisah karena Allah.

♥🎠♥🎠♥🎠♥🎠♥

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c