Hukum Liur dan Bulu Kucing, Najiskah?​


Bismillah wal Hamdulillah ..

Dalam sebuah hadits disebutkan:

وَعَنْ أَبِي قَتَادَةَ – رضي الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ -فِي اَلْهِرَّةِ-: – إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ, إِنَّمَا هِيَ مِنْ اَلطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ – أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ, وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ. وَابْنُ خُزَيْمَةَ

📌 Dari Abu Qatadah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata tentang Al Hirrah (kucing): “Sesungguhnya kucing bukan najis, dia hanyalah hewan yang biasa beredar disekeliling kalian.” (HR. At Tirmidzi No. 92, Abu Daud No. 75, 76, An Nasa’i No. 68, Ibnu Majah No. 367, Al Hakim dalam Al Mustadrak-nya, Kitabuth Thaharah, No. 567)

Status hadits ini, sebagaimana dikatakan Al Hafizh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram, dishahihkan oleh Imam At Tirmidzi dan Imam Ibnu Khuzaimah. Imam Al Hakim mengatakan: Shahih. Beliau juga mengatakan hadits ini dishahihkan oleh Imam Malik dan dia berhujjah dengan hadits ini dalam kitabnya, Al Muwaththa’. Imam Adz Dzahabi juga menshahihkan hadits ini dalam At Talkhish. (Lihat Al Mustadrak ‘Alash Shahihain, 1/263, No. 567. Cet. 1, 1990M-1411H. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah. Tahqiq: Syaikh Mushthafa Abdul Qadir ‘Atha)

Syaikh Dr. Muhammad Mushthafa Al A’zhami mengatakan: isnadnya shahih. (Shahih Ibnu Khuzaimah, 1/54. Tahqiq: Dr. Muhammad Mushthafa Al A’zhami. Al Maktab Al Islami, Beirut) Imam Al Baghawi mengatakan: hasan shahih. (Syarhus Sunnah No. 286) Imam Ibnul Mulaqin mengatakan: “Hadits ini shahih dan terkenal, diriwayatkan oleh para imam dunia.” (Badrul Munir, 1/551)

📚 ​Makna Hadits:​

🔹 1. Apakah maksud bahwa kucing adalah hewan yang Ath Thawwaafiin – الطوافين ?

Penyebutan kucing sebagai Ath Thawwaafiin, menunjukkan kedudukannya di tengah kehidupan manusia, termasuk umat Islam.

Imam Ibnul Atsir Rahimahullah menjelaskan:

الطّائف : الخادمُ الذي يَخْدُمُك برفْقٍ وعنَاية

Ath Thaa-if adalah pelayan yang melayanimu dan menolongmu dengan lembut. (Imam Ibnul Atsir, An Nihayah fi Gharibil Atsar, 3/323. 1979M-1399H. Maktabah Al ‘Ilmiyah, Beirut. Lihat juga Imam Ibnul Jauzi, Gharibul Hadits, 2/43. Cet. 1, 1985M. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, Beirut)

Imam Ibnu Abdil Bar Rahimahullah menjelaskan:

ومعنى الطوافين علينا الذين يداخلوننا ويخالطوننا ومنه قول الله عز وجل في الأطفال: {طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ} [النور: من الآية58].

Makna dari “berputar di sekitar kita”: (mereka) adalah yang masuk dan membaur dalam kehidupan kita, dan di antaranya yang seperti ini adalah firman Allah ‘Azza wa Jalla tentang anak-anak: (mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian yang lain). (Imam Abu Umar bin Abdil Bar, At Tamhid, 1/319. Musasah Al Qurthubah)

Imam Al Kasymiri Rahimahullah mengatakan:

وإنما هي كمتاع البيت

Sesungguhnya kucing itu seperti perhiasan rumah. (Imam Al Kasymiri Al Hindi, Al ‘Urf Asy Syaadzi, 1/130. Cet. 1. Muasasah Dhuha. Tahqiq: Syaikh Mahmud Ahmad Syakir. Ini juga merupakan ucapan Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, Lihat At Tamhid, 1/320)

🔹2. Hadits ini menunjukkan kesucian kucing, termasuk liurnya, dan ini merupakan salah satu kasih sayang Allah Ta’ala kepada umat ini. Sebab, kebersamaan mereka dengan manusia begitu erat, maka akan sulitlah jika mereka dikategorikan najis.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin Rahimahullah berkata:

يعني من الحيوانات التي تترد كثيرا عليكم ولو كان نجسا لشق عليكم

Yakni termasuk hewan yang banyak mondar mandir disekitar kalian, seandainya dia najis niscaya kalian akan menjadi sulit/payah/sempit. (Asy Syarh Al Mukhtashar ‘Ala Bulughil Maram, 2/35)

Imam Ibnu Abdil Bar Rahimahullah mengatakan:

وفيه أن الهر ليس ينجس ما شرب منه وأن سؤره طاهر وهذا قول مالك وأصحابه والشافعي وأصحابه والأوزاعي وأبي يوسف القاضي والحسن بن صالح بن حي

Pada hadits ini menunjukkan bahwa apa-apa yang diminum kucing tidaklah najis, dan air sisanya adalah suci. Inilah pendapat Malik dan para sahabatnya, Asy Syai’i dan para sahabatnya, Al Auza’i, Abu Yusuf Al Qadhi, Al Hasan bin Shalih bin Hay. (At Tamhid, 1/319)

Syaikh Abul Hasan ‘Ubaidullah Al Mubarkafuri Rahimahullah mengatakan bahwa hadits ini merupakan dalil sucinya kucing secara zat, dan liurnya bukan najis, boleh berwudhu dari sisa minumnya, dan tidak makruh berwudhu di air bekasnya, sebagaimana riwayat dari ‘Aisyah. Hadits ini sebagai koreksi bagi pihak yang menyatakan makruhnya berwudhu dengan sisa air minum kucing, dengan makruh tahrimiyah atau tanzihiyah. (Mir’ah Mafatih Syarh Misykah Al Mashaabih, 2/183. Cet. 3, 1404H-1984M. Al Jaami’ah As Salafiyah)

🔹3. Karena air liurnya suci, maka apakah boleh berwudhu dengannya?

Dalam hal ini ada dua pendapat secara umum:

Pertama, boleh dan ini pendapat mayoritas ulama.
Kedua, makruh dan ini pendapat Imam Abu Hanifah Rahimahullah dan pengikutnya.

Pendapat mayoritas adalah pendapat yang lebih kuat, karena dikuatkan oleh dalil lainnya. Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, Beliau berkata:

وقد رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم يتوضأ بفضلها

Aku telah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berwudhu dengan air sisa kucing. (HR. Abu Ja’far Ath Thahawi, Bayan Musykilul Aatsar, No. 73)

Sementara, kalangan Hanafiyah terdahulu membela madzhabnya dengan mentakwil hadits ini, seperti yang dikatakan oleh Imam Mula Ali Al Qari Al Hanafi Rahimahullah, katanya:

وهذا منه صلى الله عليه وسلم لبيان الجواز ، فلا ينافي ما ذكره علماؤنا من أن سؤره مكروه يعني الأولى ألا يتوضأ منه إلا إذا عدم غيره.

Inilah hadits dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menjelaskan kebolehannya, namun ini tidak menafikan apa yang disebutkan oleh ulama kami bahwa air sisanya adalah makruh, yaitu lebih utama adalah tidak berwudhu dari air tersebut, kecuali jika tidak ada air lain selain itu. (Syarh Musnad Abi Hanifah, Hal. 258)

Namun, umumnya kalangan Hanafiyah justru mengikuti pendapat mayoritas ulama yaitu bolehnya berwudhu dengan air sisa minumnya kucing.

Berikut ini keterangannya:

وَفِي مَجْمَع الْبِحَار أَنَّ أَصْحَاب أَبِي حَنِيفَة خَالَفُوهُ وَقَالُوا لَا بَأْس بِالْوُضُوءِ بِسُؤْرِ الْهِرَّة وَاَللَّه تَعَالَى أَعْلَمُ .

Disebutkan dalam Majma’ Al Bihaar bahwa para sahabat (pengikut) Abu Hanifah menyelisihi pendapatnya. Mereka mengatakan: Tidak apa-apa wudhu dengan air sisa dari kucing. Wallahu Ta’ala A’lam. (Hasyiyah As Suyuthi was Sindi ‘ala Sunan An Nasa’i, 1/59. Mawqi’ Al islam)

Selesai. Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Suamiku…


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
Saya mau bertanya ustadz,
1. Bagaimana batasan berhias bagi muslimah baik yg sudah menikah atau yang belum menikah?
2. Bagaimana seharusnya menurut islam , sikap istri yg tidak pernah dinafkahi bathin oleh suaminya selama lebih kurang 9 th, namun tetap dinafkahi lahir. Walau suaminya pun memenuhi kebutuhan keluarga, anak, walau untuk kebutuhan istri tetap istri memenuhi sendiri kecuali makan, tp selebihnya istri memenuhi sendiri, suami selalu sholat dimasjid, dan melaksanakan sunnah2 yang lain, suaminya juga sangat pendiam, sehingga komunikasi tdk terlalu bagus

Persoalannya: tdk menafkahi bathin, bahkan info yang kami dptkan, tidurnya tdk 1 kasur walau satu kamar, suami tdk pernah sekalipun membuka auratnya di depan istrinya, kalo istrinya ganti baju di kamar suaminya keluar , selama 9 th tadi 2 th istri pernah bertanya kenapa tdk pernah jima’ padahal istri sudah mengajak, suami diam atau marah, setelah itu katanya istri nya tdk pernah bertanya lagi, namun istrinya merasa tersiksa krn istri membutuhkan nafkah batin, bahkan cenderung lebih. Kalo demikian bolehkah mastrubasi. Member Manis 🅰2⃣8⃣

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

1. ☘Di dalam Islam tidak ada perbedaan dalam berhias untuk mereka yg sudah nikah atau belum. Batasannya firman Allah :

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا

” dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Qs. Surat Al-Ahzab : 33)

2.☘ Dari uraian pertanyaan. Komentar saya lho ko bisa sampai 9 thn tidak mengetahui kondisi suami. Kalau benar demikian berarti suami dalam keadaan sakit . Hal yg prioritas yg harus dilakukan adalah berkomunikasi dari hati ke hati coba cari tahu akar masalahnya kalau hanya lemah syahwat sebenarnya istri berperan besar untuk membantu menyembuhkan.

Waktu 9 tahun bukan waktu singkat dan dalam keadaan demikian istri tetap tidak boleh mastrubasi, kenapa? Karena secara psychologis berpotensi menimbulkan kemudharatan yg lebih besar seperti penyimpangan Sex. Bila dirasa memang sudah tidak sanggup jalan keluar yang dibolehkan syariat adalah gugat cerai.
Alasannya :
Suami tidak mampu memberikan nafkah wajib bagi istri, yaitu nafkah “bathin”.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

RIYADHUS SHALIHIN (35)​


📕 ​Bab Sabar – Ujian Besar, Pahala Besar​

​Hadits:​

وعن أنسٍ – رضي الله عنه – ، قَالَ :
قَالَ رَسُول الله – صلى الله عليه وسلم – : إِذَا أَرَادَ الله بعبدِهِ الخَيرَ عَجَّلَ لَهُ العُقُوبَةَ في الدُّنْيا ، وَإِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبدِهِ الشَّرَّ أمْسَكَ عَنْهُ بذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يومَ القِيَامَةِ .

وَقالَ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم – : إنَّ عِظَمَ الجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ البَلاَءِ ، وَإنَّ اللهَ تَعَالَى إِذَا أَحَبَّ قَوْماً ابْتَلاَهُمْ ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا ، وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ.
رواه الترمذي ، وَقالَ: حديث حسن.

​Artinya:​

​Dari Anas r.a., ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Jika Allah menghendaki kebaikan terhadap seorang hambaNya, maka ia menyegerakan hukuman dari suatu siksaan – penderitaan – sewaktu dunia, tetapi jikalau Allah menghendaki keburukan pada seseorang hambaNya, maka orang itu dibiarkan saja dengan dosanya, sehingga nanti akan dipenuhkan balasan – siksaannya – hari kiamat.”​

​Dan Nabi SAW. bersabda – juga riwayat Anas r.a.:​

​”Sesungguhnya besarnya balasan – pahala – itu menilik besarnya ujian yang menimpa dan sesungguhnya Allah itu apabila mencintai sesuatu kaum, maka mereka itu diberi cobaan. Oleh sebab itu barangsiapa yang rela – menerima ujian tadi, ia akan memperoleh keridhaan dari Allah dan barangsiapa yang marah-marah maka ia memperolehi kemurkaan Allah pula.”​

​Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahawa ini Hadis hasan.​

☆☆☆☆☆

Ustadz Arwani akan membahas detail dalam kajian ​AUDIO​ di bawah ini.

Selamat menyimak.

DOWNLOAD AUDIO KAJIAN KITAB DISINI

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Samudera Hindia di Era Kekhilafan Turki Usmani (2/5)​


​Kadang Anak Keturunan tidak Mewarisi Semangat Juang Para Pendahulunya​

​​Kisah Hadim Süleyman Paşa (foto)​​

Wafatnya Sultan Selim I Yavuz cukup memperlambat realisasi janjinya mendukung Muzaffer II Sultan Gujarat. Naiknya Sultan Süleyman Kanuni menggantikan ayahnya yang wafat ternyata kembali memberikan harapan.

Bahadur Shah anak Muzaffer II kembali meminta bantuan kekhilafahan Turki Utsmani untuk memerangi Portugis di anak-benua India. Sultan Süleyman memanfaatkan permintaan ini sebagai kesempatan untuk mengimbangi ekspansi Portugis di Samudera Hindia.

Untuk ekspedisi tersebut Süleyman Kanuni mengangkat orang kepercayaannya yaitu Hadim Suleiman Paşa sebagai admiral armada Samudera Hindia. Pada tahun 1538, Hadim Süleyman Paşa memimpin 90 kapal kelas galleys dari pangkalan di Suez menuju Gujarat. Rute yang dilewati adalah sepanjang Laut Merah dan membelah Laut Arab menuju anak-benua India.

Sesampainya di Gujarat, ternyata Bahadur Shah ibn Muzaffar II baru saja terbunuh dalam pertempuran laut melawan Portugis. Sedangkan penerusnya justru memilih untuk bersekutu dengan Portugis.

Setelah armada tersebut gagal mencoba menyerang kota Diu, mental pasukan jatuh. Hadım Süleyman Paşa memutuskan untuk kembali ke Suez untuk menyelamatkan sisa armadanya. Dalam perjalanan balik tersebut mereka berhasil menguasai kota pelabuhan Aden serta sebagian besar wilayah Yaman.

Atas keberhasilan di Yaman itulah, Hadim Süleyman Paşa diangkat menjadi sadrazam, atau perdana menteri, bagi Sultan Süleyman Kanuni.

Agung Waspodo, masih tertarik dengan periode sejarah ini.

Depok, 22 Oktober 2017

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Harta Peninggalan Istri


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
Klo dlm pembagian warisan… seorang istri meninggal dia sdah tdk punya orang tua, tdk punya anak, sdr kandung jg sdh meninggal, yg ada cuman suami, apakah semua warisan istri utk suami semua, apakah ponakan2 istri tsb jg dpt warisan…?
Mohon penjelasannya..
Terimakasih sebelumnya,.
#i03

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Suami berhak mendapatkan harta warisan dari istrinya yang meninggal. Nilainya adalah 1/2 (setengah) harta keseluruhan kalau istri tidak punya anak; dan 1/4 (kalau ada anak). Bagian suami tersebut adalah hak dari suami. Karena itu hak, maka suami bisa mengambil haknya atau bisa juga memberikan ke orang lain. Hukum asal adalah suami harus diberi bagian waris dari istrinya, sebagaimana istri harus mendapatkan bagian waris dari suaminya yang meninggal.

Bahwa harta milik istri adalah harta hasil kerjanya sendiri, maka perlu diketahui bahwa harta yang diwariskan itu memang harus berupa harta yang menjadi milik sendiri dari pewaris. Kalau pada harta istri itu terdapat harta orang lain, maka harta orang lain itu harus dipisah lebih dulu, tidak boleh ikut diwariskan.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Menumbuhkan Kecintaan dan Mengusir Kemalasan Terhadap Al Quran


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
1⃣ kalo dak sayang Qur’an berati ndak kenal Qur’an ya?

2⃣Mengapa membaca qQuran (perkataan Allah/kalamullah) kadang terasa berat?
i-2

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Al Quran adalah kalamullah yang mulia, satu-satunya kitab suci yang berpahala ketika dibaca dan dijaga keasliannya langsung oleh-Nya.

Maka, seorang muslim yang mendapatkan anugerah terbesar ini seyogyanya mencintai dan bersungguh-sungguh terhadap Al Quran. Di antara cara menumbuhkannya adalah memahami keutamaan-keutamaan yang diberikan Allah ﷻ kepada sahabat Al Quran.

Beberapa hadits Rasulullah ﷺ menyebutkan pembelaan Al-Quran kepada orang-orang yang menjadi sahabatnya, diantaranya:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ (رواه مسلم)

Bacalah Al-Quran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para sahabatnya. (HR. Muslim).

Orang-orang yang dekat dengan Al Quran juga disebut sebagai keluarga Allah ﷻ di bumi:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بُدَيْلٍ الْعُقَيْلِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنْ النَّاسِ فَقِيلَ مَنْ أَهْلُ اللَّهِ مِنْهُمْ قَالَ أَهْلُ الْقُرْآنِ هُمْ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad berkata, telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Budail Al Uqaili dari Bapaknya dari Anas ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai banyak keluarga dari kalangan manusia, ” maka timbullah pertanyaan kepada beliau; “Siapakah keluarga Allah dari kalangan mereka?” beliau bersabda: “Ahli Qur`an adalah ahli Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad: 11831)

Masih banyak keutamaan-keutamaan Al Quran, maka kenalilah dan niscaya kecintaan terhadapnya akan tumbuh di hati. Dan jika kecintaan itu sudah merasuk, tidak akan ada rasa enggan dan malas bermesraan dengannya.

Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata:

مَا أُحِبُّ أَنْ يَأْتِيَ عَلَيَّ يَوْمٌ وَلاَ لَيْلَةٌ إِلاَّ أَنْظُرُ فِي كِتَابِ اللهِ – يَعْنِي الْقِرَاءَةَ فِي الْمُصْحَفِ

Aku tidak suka datang siang atau malam kecuali (jika) aku melihat kitab Allah – maksudnya membaca mushaf Al-Quran. (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Az-Zuhd halaman 128).

Imam Nawawi rahimahullah dalam bukunya At-Tibyan Fi Adab Hamalah Al-Quran halaman 24 menyatakan:

وَاعْلَمْ أَنَّ الْمَذْهَبَ الصَّحِيْحَ الْمُخْتَارَ الَّذِي عَلَيْهِ مَنْ يُعْتَمَدُ مِنَ الْعُلَمَاءِ أَنَّ قِرَاءَةَ الْقُرْآنَ أَفْضَلُ مِنَ التَّسْبِيْحِ وَالتَّهْلِيْلِ وَغَيْرِهِمَا مِنَ الأَذْكَارِ وَقَدْ تَظَاهَرَتِ الأَدِلَّةُ عَلَى ذَلِكَ وَاللهُ أَعْلَمُ

Dan ketahuilah bahwa madzhab yang shahih dan dipilih oleh para ulama yang menjadi rujukan (ummat) adalah bahwa membaca Al-Quran itu lebih baik dari tasbih, tahlil dan dzikir-dzikir yang lain, dan dalil-dalil yang menunjukkan hal itu sangat jelas, Wallahu alam.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA.

Shobaahul khair….Senyumlah


© Senyum itu sederhana, yang tak sederhana adalah menata hatinya…

▪Senyum itu mudah, yang tak mudah adalah merapihkan jiwanya…

© Senyum itu ringan, yang tak ringan adalah dampak positifnya…

▪Senyumlah kawan, hidup ini terlalu singkat untuk dilalui dengan banyak keluh kesah…apa yang kita dapati, jauh lebih banyak dibanding apa yang tak dapat kita raih….

© Bagaimana kau berharap dunia di sekelilingmu cerah merekah sementara dirimu sering bermuram durja….?!

😄

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Istriku Sering Minta Cerai..


Assalamualaikum Akhi boleh ana bertanya mengenai talak …Istri ana sudah sering kali meminta cerai .. alhamdulillah ana masih tahan .
Tapi sudah hampir 3 bulan lebih dia nusyuz tidak mau di ajak berhubungan
Ana baca di an nisa 32 ada 4 langkah
1. Nasehati
2. Hajr( pisah ranjang tetapi masih di dalam rumah )
3. Pukul
4. Kalo ada perubahan bisa di maafkan .kalo tidak ada bisa di cerai khan
Sebelumnya masih mau komunikasi tapi sudah lebih dari 10 hari lalu tak mau komunikasi.
Sampai semalam ana tanya apa mau dia.
Dan dia minta pisah ya udah ana akan segera urus suratnya.Dan pagi ini akan beritahukan ke ortu nya.Afwan apakah tindakan ana benar atau salah
( untuk pukul ana g pernah )
Mohon penjelasannya
Sukron Waalaikumsalam
i-02

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
MasyaAllah antum seorang suami luar biasa yg sedang di uji dengan ujian berat.ujian keluarga. Apa yang sudah antum lakukan benar langkah langkahnya. Tp dari uraian pertanyaan.antum belum menjelaskan kenapa istri minta cerai?

Ana juga menangkap bahwa istri antum tidak paham nilai Islam karena seorang istri sangat takut minta cerai dari suaminya dan tdk mudah mengatakan cerai .karena ada hadits

Diriwayatkan dari Tsauban Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاقًا فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّة

“Siapa saja wanita yang meminta (menuntut) cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas wanita tersebut.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud)

Hadist ini menjelaskan hukum wanita minta cerai dengan menunjukkan ancaman sangat keras apabila meminta perceraian tanpa alasan yang syar’i. Selain itu, hukum wanita minta cerai ini akan dikatakan haram jika tidak ada alasan yang dibenarkan dan juga merupakan suatu bentuk ciri kemunafikan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

الْمُخْتَلِعَاتُ وَالْمُنْتَزِعَاتُ هُنَّ الْمُنَافِقَاتُ

“Para wanita yang khulu’ dari suaminya dan melepaskan dirinya dari suaminya, mereka itulah para wanita munafiq” (Dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 632).

Yaitu para wanita yang mengeluarkan biaya untuk meminta cerai dari suami mereka tanpa ada udzur yang syari’ (lihat At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shogiir 1/607)

Jadi saran ana cari tahu permasalahannya. Sampaikan konsekwensi logis kalau sampai terjadi perceraian.dan komunikasikan ke ortu perempuan dan minta bantuannya.

Ujian terberat seseorang adalah ujian dalam rumah tangga. Semoga Allah memberi kekuatan. Kesabaran dan jalan keluar dari permasalahan ini.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Hukum Ikut MLM


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….bagaimana hukum ikut oriflame/MLM sejenisnya?
Pertanyaan member 04

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Masalah bisnis MLM ini tidak bisa digeneralisir. Semua tergantung komitmen masing2 perusahaan MLM terhadap syariah. Bukan sekedar penamaan “MLM syariah”.

– Pd dasarnya semua bentuk muamalah dan akad adalah sah dan boleh sampai ada dalil yang melarangnya (kullul asyyaa al ibaahah illa maa warada ‘anisy syaari’ tahriimuhu), termasuk MLM

– MLM pd dasarnya keumuman ayat: wa ahallallahul bai’a .. dan Allah halalkan jual beli

maka, selama tdk ada, atau bebas dari:

* barang dan jasa haram
* gharar(penipuan)
* dharar (bahaya)
* Zhulm (ada pihak yang dirugikan)
* unsur riba
* dua akad dalam 1 transaksi,

Maka, MLM boleh-boleh saja, asalkan para upline dan downline sama2 bekerja, tidak mengandalkan kerja org lain.

Jadi, secara global ada aspek:

1. Aspek barang dan jasa, ini harus jelas halalnya
2. Aspek mekanisme penjualannya, juga harus jelas halalnya juga akadnya.

Pihak yg mengharamkan MLM beralasan ada unsur haram, yaitu satu transaksi ada dua akad. Akad jual beli dan ijarah/sewa jasa. Yaitu ketika anggota beli barang biasanya lebih murah dibanding bukan anggota. Maka “lebih murah” itu merupakan reward dari keanggotaannya, itulah akad keduanya yaitu dimurahkan krn jasanya sebagai anggota.

Sementara pihak yang membolehkan menganggap bahwa seseorang yg telah menjadi anggota, maka dia menjadi “pengiklan dan penawar” produk yg bisa menekan biaya produksi sperti iklan. Posisi seperti ini namanya SAMSARAH orangnya disebut SIMSAAR, bahasa kita adalah makelar atau perantara. Ini dibolehkan para salaf seperti Ibnu Abbas, Ibnu Sirin, Atha, Al Bukhari, Ibrahim. (Fiqhus Sunnah, 3/159).

Jadi, dia mendapat murah atau bonus, bukan karena akad kedua dalam satu transaksi, tapi itu transaksi yang berbeda yaitu samsarah/makelar, dia ikut menjadi perantara antara produsen dan konsumen, sehingga wajar dia mendapat diskon, bonus, tip, atau istilah lainnya.

Perselisihan ini sangat wajar mengingat model ini adalah sistem kontemporer yang sangat mungkin beda sudut pandang.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA

Samudera Hindia di Era Kekhilafan Turki Usmani​


​​Sebelum Ada Terusan Suez Sekalipun, Kapal Turki Utsmani sudah Berada di Samudera Hindia​​

Pada tahun 1911 pernah ada upaya untuk menggambar ulang peta Samudera Hindia dari peta Mohit yang dibuat tahun 1554. Peta ini disusun oleh seorang pelaut sekaligus kartografer kekhilafahan Turki Utsmani pada pertengahan abad ke-16.

Berbagai ekspedisi militer laut yang dilancarkan oleh kekhilafahan Turki Utsmani ke Samudera Hindia dikenal sebagai Hint Seferleri atau Hint Deniz Seferleri. Secara harafiah diterjemahkan Kampanye/Perjalanan Samudera Hindia.

Terdapat empat ekspedisi amfibi besar pada antara tahun 1538-1554 pada era kepemimpinan Sultan Süleiman Kanuni.

Agung Waspodo, terus mengumpulkan bahan untuk pengembangan kajian periode ini.

Depok, 22 Oktober 2017

Bagian pertama dari lima tulisan tentang ini

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA