Harta = Kebaikan

📆 Jumat,  9 Jumadil Akhir 1437H / 17 Maret 2016
📚 Motivasi
📝 Ustadz Abdullah Haidir Lc.
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁 
QS. Al-‘Aadiyaat: 8
وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ – سورة العاديات: 8
“Sesungguhnya manusia sangat bakhil karena kecintaannya terhadap hartanya.” 
Ayat ini berbicara tentang sebuah kenyataan tentang tabiat manusia secara umum terkait dengan hartanya. Yaitu bahwa manusia sangat cinta terhadap hartanya. 
Ada pula yang menafsirkan bahwa kecintaannya terhadap harta, mendorong manusia untuk bersifat bakhil, enggan mengeluar kannya di jalan Allah. 
Yang menarik dari ayat tersebut adalah bahwa Allah menyebutkan harta dengan ungkapan (الخير) yang secara harfiah artinya ‘kebaikan’. 
Para ulama tafsir sepakat bahwa yang dimaksud ‘kebaikan’ dalam ayat di atas adalah harta. Begitu pula kata yang sama untuk makna yang sama terdapat dalam Surat Al-Baqarah: 180. 
Abu Bakar Al-Jazairi mengatakan bahwa harta disebut dengan istilah ‘kebaikan’ berdasarkan urf  (kebiasaan), maksudnya sudah dikenal di tengah bangsa Arab bahwa yang dimaksud (الخير) adalah harta, juga karena dengan harta akan dapat dilakukan berbagai kebaikan jika dikeluarkan di jalan Allah. (Tafsir Muyassar, Al-Jazairi)
Dari sini setidaknya dapat disimpulkan bahwa sebenarnya harta secara langsung bukanlah ‘sumber keburukan’, meskipun kenyataannya banyak manusia yang tergelincir karenanya. 
Maka, enggan mencari harta dengan alasan agar tidak tergelincir bukanlah jawaban yang tepat, bahkan bisa jadi itu menjadi sebab ketergelinciran dari pintu yang lain. 
Karena, banyak juga keburukan yang terjadi akibat kekurangan harta. 
Namun yang harus diluruskan adalah sikap kita terhadap harta, bahwa dia bukanlah tujuan dan sumber kebahagiaan itu sendiri, tapi sarana untuk mendapakan kemuliaan dalam kehidupan dan merelisasikan kebaikan untuk meraih kebahagiaan. 
Dengan paradigma seperti ini seseorang akan semangat berusaha meraih harta dan menyalurkannya dengan cara yang halal.  
Bahkan dalam surat Al-Araf ayat 32, Allah mengisyarat kan bahwa tujuan Dia menciptakan harta (perhiasan dunia) pada hakekatnya adalah untuk orang beriman. 
Maka, ‘cinta harta’ atau ‘mengejar harta’ tidak dapat secara mutlak dikatakan buruk. Sebab, selain cinta harta memang dasarnya adalah fitrah, diapun dapat menjadi pintu kebaikan yang banyak selama digunakan dengan benar.
Imam Bukhari meriwayatkan dalam Al-Adabul Mufrad-nya, dari Amr bin Ash, dia berkata:
“Rasulullah saw memerintahkan aku untuk menemuinya dengan membawa perlengkapan pakaian dan senjata. Maka aku datang menghadap beliau saat beliau sedang berwudhu, lalu dia memandangiku dari atas hingga bawah. 
Kemudian berkata, “Wahai Amr, aku ingin mengutusmu dalam sebuah pasukan, semoga Allah memberimu ghanimah dan aku ingin engkau mendapatkan harta yang baik.” 
Maka aku berkata, “Sungguh, aku masuk Islam bukan karena ingin harta. Tapi aku masuk Islam karena Islam dan aku dapat bersama 
Rasulullah saw.” Maka Rasulullah saw bersabda, 
يا عَمْرو ، نِعْمَ المَالُ الصَّالِحُ للمَرءِ الصَالِحِ 
“Wahai Amr, sebaik-baik harta, adalah milik orang yang saleh.” 
Ucapan Rasulullah saw ini setidaknya memberikan dua pesan kepada kita; 
Semangat membina diri agar menjadi orang saleh dan semangat berusaha agar menjadi orang kaya…  
Abdullah bin Mubarak suatu hari menjamu makan orang-orang miskin, lalu setelah itu dia berkata, 
لَوْلاَكَ وَأَصْحَابَكَ مَا اتَّجَرْتُ
“Kalau bukan kalian dan orang-orang seperti kalian, saya tidak akan  berdagang”
 (Siyar A’lam An-Nubala..)
Wallhua’lam.
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
💼 Sebarkan! Raih pahala…

Teruslah Melaju Untuk Menjemput Harapan

📆 Jumat,  9 Jumadil Akhir 1437H / 17 Maret 2016

📚 Motivasi

📝 Ustadz Umar Hidayat, M.Ag

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Jalan-jalan menuju harapan akan dilalui dengan penuh kesabaran, begitulah tabiat orang beriman. Mereka meyakini bahwa jalan yang dilalui bagian dari skenario Ilahi.

Sampainya pada harapan tak sedikit kan bertemu dengan ujian yang akan semakin menangguhkan.
Sebelum Allah memberikan kemenangan, sebelum Allah memberikan kemuliaan, yang tidak diberikan kecuali kepada orang-orang mulia yang Allah pilih, karena telah teruji, dan jujur dalam jihadnya.

Mungkin kita tidak menyadarinya kalau sesungguhnya kita sedang meniti jalan menuju kemuliaan. Allah telah menyediakan bilik surga yang khusus disediakan untuk para hambaNya yang lolos ujian.

Mungkin kita pernah mengalami masa-masa sulit ketika kita sedang bersenandung ikhtiar dalam kebaikan? Sebaliknya menjadi aneh, ketika kita dengan ringan kaki begitu mudahnya bila bersentuhan dengan keburukan.

Sebagai muslim, tentu kita meyakini kebenaran akan janji Allah SWT dalam Al Qur’an yang menyatakan, “Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan”.

Dia nyatakan itu sampai diulang dalam QS 94:5-6. Pengulangan bukan lantaran Allah tidak bisa dipegang janjinya, tetapi justru dengan cara Allah ingin membesarkan hati manusia ketika bersahabat dengan kesusahan dan kesulitan.

“Man Jadda, wa jada”; siapa yang tekun penuh kesungguhan pasti ia berhasil, demikian salah satu peribahasa Arab yang kita dengar sejak kita masa kanak-kanak.

Tekun yang berarti kita sejatinya kita merenda semua potensi dan kemampuan yang dimiliki secara maksimal untuk mengatasi segala rintangan dengan kerja keras dan kerja cerdas secara optimal terus-menerus.

Sunatullah yang boleh jadi sering kita alami. Semakin kita tekun, semakin banyak kemudahan dan energi positif yang menyebar pada lingkungan. Ya sebut saja sebagai “keberuntungan”.

Jadi, mari kita biasakan bercermin pada suara hati, karena dia yang paling jujur.

Bukankah saat kita melakukan semua tindakan kebaikan dengan sepenuh hati, termasuk mengatasi berbagai ujian yang merintanginya, segalanya menjadi begitu nikmat dan indah, bukan?

Dan, sebaliknya saat kita melakukan berbagai tindakan keburukan, ada suara hati yang sesungguhnya menolak, bukan?

Hasrat jiwa yang menggelora untuk membersamai anugerah akal dan hati secara maksimal demi kebaikan akan terasa menggetarkan diri, demikian pesan seorang ahli tasawuf.

Getaran ini bakal mampu menggerakkan berbagai tindakan nyata dalam kehidupan, terlebih lagi saat kita mampu menaklukkan segala yang merintanginya.

Keep spirit!

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Perjanjian yang Merontokkan Turki Utsmani, Melahirkan Republik Turki, dan Menaikkan Mustafa Kemal

📆 Kamis, 8 Jumadil Akhir 1437H / 17 Maret 2016

📚 SIROH DAN TARIKH

📝 Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Baca untuk sedikit memahami masa genting itu: Perjanjian Sèvres – 10 Agustus 1920

Perjanjian ini adalah satu dari serangkaian perjanjian yg diadakan oleh negara-negara pemenang Perang Dunia Pertama untuk menekan negara-negara Central Powers kepada kehendaknya. Perjanjian Sèvres ini ditandatangani pada hari Selasa 25 Dzul-Qa’dah 1338 Hijriah (10 Agustus 1920) di pabrik keramik di Sèvres, Paris.
Perjanjian ini menjadi awal dari pengeratan atas serta penghancuran Khilafah Turki Utsmani.

📎Penghancuran Khilafah Turki Utsmani

Butir-butir perjanjian ini yang begitu menyakitkan bagi Turki Utsmani karena dilandasi oleh dendam atas kekalahan negara-negara Sekutu pada Kampanye Militer di Gallipoli. Butiran yang menunjukkan hal tersebut adalah menyatakan bahwa “negara” Turki yang baru harus melepaskan seluruh wilayah Turki Utsmani yang penduduknya tidak berbudaya Turki berikut sebagian wilayah Turkinya yg strategis. Butir perjanjian yang paling brutal adalah wilayah Turki Utsmani di bagian timur dari Mediterranean yg semuanya dikerat serta diperuntukkan bagi Mandat Inggris bagi Palestina dan Mandat Perancis bagi Syria.

📎 Efek pada Nasionalisme Turki

Butiran perjanjian ini mendidihkan rasa permusuhan serta meningkatkan sentimen nasionalisme bangsa Turki. Sebagai bentuk kebencian atas keputusan dan keputusasaan ini terlihat pada tindakan mencabut hak kewarganegaraan atas keempat perwakilan resmi Turki Utsmani yg menandatangani (signatories) perjanjian tersebut. Keempat orang tersebut adalah Rıza Tevfik, Menteri Utama (Grand Vizier) Damat Ferid Pasha, duta besar Hadi Pasha, dan Menteri Pendidikan Reşid Halis; mereka berempat diutus oleh Sultan Mehmed VI.

Pencabutan status kewarganegaraan keempat orang utusan tersebut dilakukan oleh Perwakilan Tinggi Nasional (Grand National Assembly) yg dipimpin oleh Mustafa Kemal. Butiran perjanjian yg begitu keras itu akhirnya mendorong meletusnya Perang Kemerdekaan Turki (Turkish War of Independence) yang bertujuan untuk mengusir seluruh pasukan pendudukan Sekutu di tanah bekas Turki Utsmani. Perang ini kemudian berakhir setelah disepakatinya Perjanjian Lausanne yg butirnya dapat diterima oleh Mustafa Kemal dan pasukan nasionalis Turki yg dipimpinnya. Perjanjian Lausanne lah yang kemudian melahirkan Republik Turki.

📎Perjanjian Lain dan Kesepakatan Rahasia

Dalam perspektif yang sama, Perjanjian Versailles (28 Juni 1919) yg ditandatangani oleh Jerman dirancang untuk menghalangi seluruh konsensinya atas mendiang Khilafah Turki Utsmani, termasuk diantara yang paling penting adalah pelarangan atas hak perekonomian serta hak perdagangan bagi Jerman di wilayah Turki Utsmani.

Disamping itu, Perancis, Inggris, dan Italia juga menyepakati Perjanjian Tiga Pihak (“Tripartite Agreement”) pada tanggal yg sama untuk memastikan konsensi kepentingan Inggris atas sumber minyak dan perdagangan di seluruh bekas wilayah Turki Utsmani. Termasuk diantaranya adalah pengambil-alihan sejumlah perusahaan Jerman kepada sejumlah perusahaan Tripartite yg kemudian beroperasi di bekas wilayah Khilafah Turki Utsmani.

📌Beratnya Butiran Sèvres

Butiran yg dipaksakan pada Perjanjian Sèvres atas Turki Utsmani terbukti lebih keras daripada butiran pada Perjanjian Versailles atas Jerman. Negosiasi terbuka pasca Perjanjian Versailles antar Sekutu berlangsung selama hampir 15 bulan yang dimulai dari Konferensi Perdamaian Paris hingga ke Konferensi London dan baru menemukan bentuknya setelah Konferensi San Remo pada bulan April 1920.

📎Perjanjian Rahasia Lainnya

Perancis, Italia, dan Inggris sudah secara rahasia membagi dan mengerat wilayah Khilafah Turki Utsmani bahkan sejak 1915. Namun, pelaksanaannya mundur akibat sulitnya mendapatkan kesepakatan antar negara Sekut itu sendiri dan pada akhirnya dipengaruhi oleh efek dari Pergerakan Kemerdekaan Turki.

Perjanjian Sèveres ini dibekukan selama Perang Kemerdekaan Turki hingga pihak-pihak yang bertikai dapat menyepakati kembali butirannya yg termaktub di dalam Perjanjian Lausanne yg ditandatangani dua kali pada tahun 1923 dan 1924.

Negara Sekutu besar yang diperkecualikan dalam Perjanjian Sèvres adalah Amerika Serikat. Russia juga tidak masuk dalam Perjanjan Sèvres ini karena sudah memiliki negosiasi terpisah pada Perjanjian Brest-Litovsk 1918 langsung dengan Turki Utsmani. Pada perjanjian Brest-Litovsk itu, atas tekanan langsung dari Menteri Utama (Grand Visier waktu itu) Talat Pasha maka Turki Utsmani memperoleh kembali wilayah yg dirampas oleh Russia pada Perang Russia-Turki Utsmani 1877-78. Wilayah yg dikembalikan kepada Turki Utsmani adalah Ardahan, Kars, and Batumi. Sir George Dixon Grahame dari Inggris, Alexandre Miller dari Perancis, dan Count Lelio Bonin Longore dari Italia turut menandatangani perjanjian itu.

Agung Waspodo, tertegun betapa diplomat dan diplomasi menjadi prajurit tempur di meja perundingan dan dampaknya bisa lebih dahsyat daripada kemenangan di medan perang, baru sedikit memahami setelah 95 tahun kemudian.. belum satu abad hal ini terjadi, kawan!

Depok, 10 Agustus 2015.. hampir masuk waktu maghrib.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Bagaimana Awal Legenda Mustafa Kemal Agar Tidak Semua Tentangnya Menjadi Bias

📆 Kamis, 8 Jumadil Akhir 1437H / 17 Maret 2016
📚 SIROH DAN TARIKH
📝 Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁 
Pertempuran di Chunuk Baır 7-19 Agustus 1915
Pertempuran yg dikenal oleh bangsa Turki sebagai Conk Bayırı Muharebesi adalah bagian dari Kampanye Militer di Semenanjung Gallipoli yg dilancarkan oleh Sekutu pada Perang Dunia Pertama melawan Khilafah Turki Utsmani.
📎 Fase Awal
Pada tanggal 26 Ramadhan 1333 Hijriah (8 Agustus 1915) bala tentara Sekutu mengirimkan beberapa kesatuannya untuk merebut area bebukitan yg bernama Chunuk Baır. Pada sore harinya, mereka yg telah menduduki puncak tersebut diperkuat oleh 2 grup dari Resimen Berkuda Auckland dari Divisi ANZAC.
Pasukan dari gelombang pertama ini merasakan gencarnya hujan artileri Turki Utsmani dan tembakan-tembakan terarah sehingga mereka terpaksa ditarik mundur serta digantikan posisinya pada jam 20.30 oleh Batalion Otago dari Selandia Baru dan Resimen Berkuda Wellington dari ANZAC. Hampir 24 jam hujan tembakan setelah itu menyebankan mereka ini juga digantikan posisinya pada jam 20.00 tanggal 9 Agustus keesokan harinya. Gelombang pengganti itu terdiri dari Resimen Loyal North Lancashire dan Batalion ke-5 dari Resimen Wiltshire. Pasukan yg diberangkatkan pada gelombang pengganti kedua ini nantinya hampir semua tewas pada serangan besar-besaran pada pagi hari Selasa tanggal 28 Ramadhan 1333 Hijriah (10 Agustus) yg dipimpin oleh Mustafa Kemal.
📎Latar Belakang
Menguasai Chunuk Baır atau “Çanak Bayırı” (“Tebing Ceruk”) yg kini dikenal sebagai “Conk Bayırı”) adalah puncak kedua dari Pebukitan Sarı Baır yg termasuk ke dalam sasaran sekunder Serangan Bulan Agustus. Serangan ini dimaksudkan untuk menjadi pemecah keadaan sama kuat.
Penguasaan atas Chunuk Baır merupakan satu-satunya kesuksesan Sekutu sepanjang kampanye di Gallipoli. Namun keberhasilan itu pun sulit dipertahankan karena lokasinya tidak mudah untuk dipertahankan dari arah penyerangan pihak Sekutu. Bukit tersebut dapat direbut kembali oleh pasukan Turki Utsmani dan setelah itu tidak lepas kembali sampai akhir peperangan.
⚔ Pertempuran
Kesempatan untuk mendapatkan kemenangan secara cepat di Chunuk Baır menguap ketika sekitar jam 08.00 pihak Turki Utsmani sudah mulai menembaki pasukan Selandia Baru yg baru mendaki di sekitar area “The Spur.” Komandan Divisi Ke-9  Let.Kol. Hans Kannengieber berkebangsaan Jerman sendiri telah mendaki bukit dan mengarahkan pembuatan parit pertahanannya dengan cekatan.
Pasukan Selandia Baru yg bergerak pada siang hari, mendaki lereng bukit yg terjal, serta dihadapkan pada pertahanan pihak Turki Utsmani yg semakin menguat ini semakin kehilangan kesempatannya walau perintah serang tetap dikeluarkan oleh Jend. Godley melalui Johnston.
Johnston memerintahkan Batalion Auckland untuk menyerang dan sekitar 100 pasukan selamat sampai area “The Pinnacle” untuk segera menggali pertahanan. Jika menengok ke belakang, terdapat 300 pasukan yg gugur untuk sampai ke tempat tersebut sejak mereka memulai pendakian dari “The Apex.” Johnston memerintahkan Let. Kol. William Malone untuk terus menyerang namun ia menolak dengan alasan tidak ingin membahayakan prajuritnya dengan serangan siang hari; ia berjanji akan menjalankan perintah tersebut pada malam harinya.
Keesokan harinya, Ahad 26 Ramaadhan 1333 Hijriah (8 Agustus) hujan tembakam dari kapal perang Sekutu pada dini hari sekitar jam 03.00 menghantam puncak Chunuk Baır tersebut. Setelah itu laju gerakan pasukan mendaki bukit hampir tidak mengalami perlawanan karena pasukan Turki Utsmani keluar dari area tersebut untuk mencari perlindungan. Tanah di area tersebut sangat keras sehingga pasukan Turki Utsmani tidak sempat menggali parit lebih dalam untuk membangun bunker anti hujan artileri.
⚔ Sulitnya Bertahan di Chunuk Baır
Pasukan Sekutu kemudian juga merasakan bahwa mempertahankan Chunuk Baır bukan sesuatu yg mudah. Di area tersebut hanya mungkin digali pertahanan di sela-sela bebatuan cadas. Puncak bukit itu juga sangat terbuka untuk diserang hujan artileri dari posisi garis-pertahanan utama Turki Utsmani dari dua arah, yaitu “Battleship Hill” di bagian selatan dan Bukit-Q di utaranya.
Jika rencana umum Sekutu berjalan sesuai rencana, pada saat itu seharusnya Bukit-Q sudah lebih dahulu dikuasai. Memang benar bahwa besok elemen pasukan Gurkha telah menguasainya namun mereka tidak pada posisi untuk membantu pasukan di Chunuk Baır.
🏇🏿 Serangan Balik Turki Utsmani
Sekutu tidak perlu menunggu lama, karena pada jam 05.00 pasukan Turki Utsmani telah memulai serangan balik mereka. Curamnya jurang bukit tersebut membuat pasukan Turki Utsmani dapat bergerak hingga mendekati 20 m dari parit lawan tanpa terdeteksi. Serangan dalam jarak yg cukup dekat itu memaksa pasukan Selandia Baru untuk bertahan habis-habisan. Bahkan tidak jarang senapan ditembakkan berulang-kali hingga popor kayunyapun memanas dan tidak mungkin dipegang terlalu lama. Bayonet bermain karena gelombang serangan Turki Utsmani tidak dapat semuanya dihentikan. Bantuan dari pihak Sekutu tidak mudah untuk mencapai posisi ini. Tidak jarang pasukan Sekutu justru terkena tembakan artileri teman dari garis belakang. Pada akhirnya Turki Utsmani berhasil mengatasi sisi timur pertahanan bukit tersebut dan beberapa pasukan Selandia Baru tertawan.
Sisi timur tersebur dengan segera diperkuat dengan hadirnya elemen dari Divisi Ke-8 yg datang dari Helles di selatan semenanjung. Seiring dengan berubahnya gambaran taktis dari keseluruhan kampanye Sekutu di Gallipoli, maka Jend. Otto Liman von Sanders memberikan kepercayaannya kepada Kol. Mustafa Kemal untuk memimpin pertahanan di sektor Teluk Suvla dan Sarı Baır.
🏇🏿 Serbuan Akhir Turki Utsmani
Pada pagi hari Selasa, 28 Ramadhan 1333 Hijriah, Kol. Mustafa Kemal memimpin serangan umum balatentara Turki Utsmani dalam beberapa gelombang. Jika bukit Chunuk Baır, satu-satunya keberhasilan Sekutu pada Serangan Bulan Agustus, berhasil direbut kembali olehnya maka peperangan ini bisa dikatakan selesai. Rencana Kemal tidak terlalu muluk namun diharapkan efektif; yaitu mengalahkan lawan dengan mengandalkan jumlah berkali lipat lebih banyak. Bedanya dengan Godley yg memimpin dari kapal yg jauh dari garis pertempuran, Kemal memimpin pada garis depan. Bahkan konon ia pernah tertembak lawan, namun jam-kantong yg terbuat dari besi menyelamatkan dadanya sehingga peluru tidak menembus dirinya.
Secara umum terdapat sekitar 2.000 pasukan sekutu yg bertahan di puncak Chunuk Baır dan tebingnya dengan sekitar 3.000 di area “The Farm” dari Brigade Baldwin. Pasukan Turki Utsmani menyapu batalion Lancashire dari puncak Chunuk Baır sampai ke prajurit terakhir. Sedangkan batalion Wiltshire dipukul mundur dari tebingnya sehingga banyak juga yg jatuh ke dalam jurang. Pasukan Turki Utsmani membanjiri hingga ke lembah “Rhododendron Spur” dan bahkan memukul mundur New Army.
Perubahan keadaan yg sedemikian drastis memaksa satuan senapan mesin Selandia Baru yg berada di “The Apex” memutar arah tembakan untuk menghujani serbuan masif ini untuk mencegah mereka menguasai “The Sour.” Penembak senapan mesin Sekutu sudab tidak dapat lagi membedakan antara pasukan kawan dan lawan. Mereka terpaksa menembaki siapa saja, termasuk rekan mereka dari New Army yg mundur panik bersama dengan laju pasukan Turki Utsmani. Pasukan Turki Utsmani berhasil mencapai sisi lain dari lembah tersebut di area “The Farm” dan menghabisi Brigade Baldwin yg berjumlah 1.000 di sana dan sisanya mundur tak tentu arah.
Agung Waspodo, mulai sedikit memahami mengapa Mustafa Kemal begitu mudah menjadi tenar dan dielukan oleh masyarakat Turki pada era berikutnya. Ia menjadi legendaris sejak masih menjabat sebagai perwira menengah di Gallipoli.. setelah 100 tahun lebih 24 menit kemudian.
Depok, 8 Agustus 2015, tengah malam lewat sedikit.. maklum baru bisa sekarang karena kemarin cukup padat agendanya..
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
💼 Sebarkan! Raih pahala…

GERHANA TIDAK TERLIHAT BERARTI TIDAK ADA SHALAT GERHANA?

✏Ustadz Farid Nu’man
🌿🌺🍁🍀🌸🌷🌻🍄🌹
GERHANA TIDAK TERLIHAT BERARTI TIDAK ADA SHALAT GERHANA
Karena shalat gerhana ini dikaitkan dengan penglihatan, bukan berdasarkan hisab atau hasil perkiraan ilmu falak atau astronomi. Nabi saw bersabda : 
فاذا رايتموها فافزعوا الي الصلاة
Jika kalian melihat gerhana (matahari atau bulan) maka bersegeralah untuk melaksanakan sholat. ( HR. Bukhori no 1047)
Syaikh Muhammad bin sholeh al utsaimin pernah ditanya, “apa hukum jika gerhana matahari tertutup awan mendung, namun sudah dinyatakan di berbagai surat kabar sebelum itu bahwa nanti akan terjadi gerhana dengan izin Alloh pada jam sekian dan sekian. Apakah shalat gerhana tetap dilaksanakan walau tidak terlihat gerhana..? 
Syaikh menjawab, ” Tidak boleh berpatokan pada berbagai berita yang tersebar atau berpatokan semata-mata dengan berita dari para astronom. Jika langit mendung, maka tidak ada shalat gerhana karena Nabi Saw mengaitkan hukum dengan penglihatan. Nabi saw bersabda : jika kalian melihat terjadinya gerhana, maka segeralah sholat. Satu hal yang mungkin Alloh menyembunyikan penglihatan gerhana pada suatu daerah, lalu menampakkannya pada daerah lainnya. Ada hikmah di balik itu semua.” ( sumber: saaid.Net)
Sehingga jika ada yang shalat gerhana padahal cuma melihat di TV atau berpatokan pada berita saja, nyatanya di daerahnya sendiri tidak tampak gerhana karena tertutup mendung, maka ia telah keliru.  (Penulis : Muhammad Abduh Tausikal. Rumaysho.com )
Catatan : jika suatu daerah tidak terlihat gerhana, maka tidak ada keharusan shalat gerhana. Karena shalat gerhana ini diharuskan bagi siapa saja yang melihatnya sebagaimana disebutkan dalam hadist di atas. Wallahu A’lam
 Terkait artikel di atas, hukumnya sholat gerhana di jakarta gmn ya ?
Anisa – Manis 05
Jazakallah Ustadz🙏🏻
___________________
JAWABAN: 
Wa ‘alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh… , saat ini sdh ada ahlinya apakah gerhana terjadi atau tidak, bhkan mrk sdh tahu kadar gerhana di sebuah daerah, yaitu lembaga semacam bmkg .. mrka sdh mengumumkan daerah2 yg mengalami gerhana karena mereka melihatnya  ..
Walau kita tdk melihatnya tp bmkg sdh melihatnya dgn alat2 mereka .. itu sdh mencukupi, sbb penglihatan 1 org adil dan terpercaya sdh cukup. Apakah gerhana harus dilihat seluruh manusia? Tidak, penglihatan para pakar sudah cukup. Fatwa Syaikh Utsaimin benar dan sudah cocok dengan apa yang sedang terjadi bahwa gerhana terjadi dan terlihat oleh orang-orang terpercaya.
Wallahu  a’lam
🌿🌺🍁🍀🌸🌷🍄🌹
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih bahagia….

Wanita Bekerja dan Safar Tanpa Mahram

✏Ustadz Farid Nu’man Hasan, S.S. 
🌿🌺🍁🍀🌸🌷🌻🍄🌹
Assalamualaikum waroatulloh wabarakatuh. Ustadz.. saya mau bertanya. Keluarga kami sedang di beri ujian kefakiran dan hutang  dan saya ada rencana kerja TKI utk jangka waktu kontrak 1 tahun. Bagaimana menurut Islam tentang keputusan itu? 
Saya seorang istri dengan 4 orang anak sedangkan suami saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk hutang-hutang tersebut. Kalo hanya untuk kebutuhan hidup saya msih bisa bertahan tapi saya gelisah dengan hutang-hutang saya dan biaya pendidikan anak-anak saya.Terimakasih sebelumnya untuk pencerehannya.
[Member A32]
JAWABAN:
Wa ‘alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh.
Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘ala Rasulillah wa Ba’d: 
Ada dua hal yang menjadi masalah:
1. Wanita bekerja
2. Wanita safar tanpa mahram lebih dari tiga hari
Kegelisahan ini sebenarnya tidak akan terjadi jika suami tetap berjuang menafkahi keluarga. Sehingga  kesan tidak bisa berbuat apa-apa tidak sampai terjadi. Sebelum berpikir kesana, sebaiknya motivasi lagi suami, agar mau berusaha, sebagai bentuk dan bukti kepemimpinannya dalam keluarga.
Anggaplah, yang terpahit  suami memang sudah tidak mampu. Sayangnya di sini tidak dijelaskan sebabnya apa. Apa karena sakit, PHK, atau memang malas dan ogah-ogahan berusaha.
Sebab apa pun itu, sehingga membuat istri mesti menjaga ngebulnya dapur bahkan biaya pendidikan, dan biaya lain sewajarnya kehidupan rumah tangga. Tetaplah mesti diperhatikan sisi syara’-nya. Prinsipnya, bekerja buat wanita boleh saja selama terpenuhi syarat-syaratnya. Bukan sunah, apalagi wajib. Sebab, suami masih ada, dan dia masih bisa berusaha. 
Dahulu Asma’ binti Abu Bakar, membantu Az Zubeir bim Awwam ke pasar, membawa barang dagangan suaminya di atas kepalanya. Ini menunjukkan peran serta wanita dalam ekonomi rumah tangga. Tetapi tetaplah tulang punggungnya adalah suami.
Maka, usul saya: 
– Carilah pekerjaan yang aman menurut syara’, yang bisa tetap aman dari khalwat, ikhtilat mamnu’, tetap menutup aurat, pada usaha-usaha yang halal.
– Atau ciptakan lapangan kerja sendiri di rumah, yang sambil tetap menjalankan fungsi kerumahtanggaan. Cukup banyak wanita yg tetap produktif secara ekonomi, tanpa harus menabrak batasan syariat.
Saya faham ini sangat tidak mudah bagi seorang istri. Tp, tidak salahnya dipikir ulang, dan dicoba dulu. 
Sedangkan masalah ke dua, Safarnya Wanita Tanpa Mahram akan saya bahas sambil menunggu perkembangan dari penanya.
Wallahu A’lam
🌿🌺🍁🍀🌸🌷🌻🍄🌹
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih bahagia..

Orang Tua Meninggal, Apakah Anak Wajib Mengurus Warisnya?

✏ Ustadz Farid Nu’man
🌿🌺🍁🌻🍀🍄🌸🌷🌹
Assalamualaikum waroatullahi wabarakatuh. Sy mohon izin dpt bertanya ttg pembagian waris
 Apabila org tua sdh meninggal dan waris belum dilakukan, apakah anak wajib menuntaskan? Bila ada rumah msh atas nama alm org tua dan dijadikan tempat kos dan jg rumah tinggal anaknya, apakah hrs byr zakat usaha? Menurut info anaknya, uang kosnya hanya cukup ut makan, byr listrik, air dan keperluan kenyamanan kosnya spt pel dan perbaikan kerusakan kecil. Kalau anak2 nya tdk mau mengurus waris, apakah dosa jika salah seorg anaknya meminta waris krn anak tsb punya byk utang di bank dan ingin melunasinya?
———————
Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh.
Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa Ba’d:
Ada tiga pertanyaan ya ..
1⃣ Apakah zakat mesti disegerakan?
Ya, sebaiknya waris tidak ditunda agar hak ahli waris tidak terlantar, sebab kita tidak tahu ajal, dikhawatirikan harta waris belum diapa-apakan tetapi ahli waris sudah ada yang wafat juga. Namun, menyegerakan tentu bukan perkara mudah, mengingat kendala teknis. Seperti wujud harta waris adalah bangunan, yang tidak mudah untuk menjualnya. Disegerakan namun tetap bersabar.
2⃣ Lalu,  apakah ada zakat pada rumah yang dijadikan kost? 
Iya, barang-barang yang produktif kena zakat yaitu hasilnya yang dizakati. Rumah yang disewakan, maka hasil sewanya yang dizakati, bukan harga total rumahnya plus sewanya, bukan itu. Nishabnya adalah jika hasilnya sudah mencapai senilai 85 gram emas, dikeluarkan zakatnya jika usianya sudah memenuhi satu haul (satu tahun), sebesar 2,5%. (Fatwa-Fatwa ulama Terlampir)
Jika rumah itu dijual, karena ini rumah dipakai sendiri, bukan sebuah objek bisnis, maka tidak ada zakat ketika menjualnya. Bedakan antara menjual rumah karena memang itulah usahanya (property) dengan menjual rumah bukan disebabkan bisnis. Menjual rumah karena bisnis property kena zakat, yaitu zakat perdagangan/perniagaan/tijarah, sebagaimana pendapat mayortas ulama. Hanya sebagian kecil saja ulama yang mengatakan tidak ada zakat perniagaan, seperti Imam Ibnu Hazm, Imam Asy Syaukani, Imam Shiddiq Hasan Khan, dan Syaikh Al Albani.
3⃣ Apakah berdosa seorang anak meminta waris tersebut ketika yang lain tidak ada yang mengurus?
Tidak apa-apa dia meminta haknya, apalagi ketika yang lain tidak peduli. Tapi, ini juga diperhatikan keharmonisan hubungan di antara saudara. Sebaiknya dibicarakan dengan baik tentang urgensi penyegeraan pengurusan harta waris.
Wallahu A’lam
📋 Lampiran Fatwa Ulama:
💥 Tidak Ada Zakat Pada Tanah dan Bangunan Yang Tidak Produktif
  Berikut ini kumpulan fatwa para imam zaman ini, tentang tidak adanya zakat tanah dan bangunan  yang tidak dimanfaatkan, baik dijual, disewakan, ditanami, dan semua bentuk bisnis lainnya. Ini adalah pendapat terkenal dari zaman ke zaman, bahkan boleh dikatakan telah ijma’ (konsensus) para ulama Islam.
1.  Fatwa Syaikh Abdul Karim bin Abdullah Al Khudhair
السؤال: اشترى رجل أرضاً يريد أن يبني عليها استثماراً بعد سنة من شرائها فهل يجب عليه فيها الزكاة في هذه السنة وما بعدها؟
الجواب:
أرض الاستثمار لا تجب الزكاة في عينها، اللهم إلا إذا اشتريت هذه الأرض بنية التجارة ليبيع هذه الأرض، أي: يُتاجر فيها، أما أن يقيم عليها مشروعاً يستغل فإن الزكاة في نتاجه، في أجرته، فيما يخرجه من غلة وما أشبه ذلك، أما أصل الأرض ليس عليها زكاة، هذا يريد أن يقيم عليها مشروعاً، فإذا أقام المشروع وأخذ المشروع في الإنتاج فالزكاة معروفة، فإذا أقام عليها مشروعاً سكنياً مثلاً وأجّر هذا المشروع فإن الزكاة في الأجرة وليست في الأرض، ولا في العمارة، إنما الزكاة في الأجرة، لو أقام عليها زراعة فالزكاة في ثمرتها، وهكذا، لكن لو أقام عليها محلاً تجارياً وملأه بالبضائع المعدة للتجارة فالزكاة على البضائع، والمبنى لا زكاة عليه، الزكاة على البضائع تُقَوَّم كلما حال عليها الحول وتزكّى. 
Pertanyaan:
“Ada seseorang yang memberi tanah dan ia ingin membangun kebun di sana. Setelah satu tahun dari waktu pembeliannya, apakah ia harus mengeluarkan zakat dari tanah tersebut dan begitu pula tahun selanjutnya?” 
Jawab: 
Tanah yang dijadikan kebun tidak wajib untuk dizakati. Kecuali jika tanah tersebut ingin dibisniskan. Adapun jika di tanah tersebut ditanam sesuatu, maka zakatnya adalah dari tanaman tersebut atau dari penjualannya yang merupakan hasil dari tanah tersebut. Jadi, tanah itu sendiri tidak ada zakatnya. Baru ada zakat, jika tanah tersebut dimanfaatkan. Jika pemanfaatn itu memiliki hasil, itulah yang dikenai zakat.  Jika tanah tersebut memiliki bangunan (misalnya), lalu ada keuntungan dari bangunan tersebut, maka zakat ditarik dari keuntungannya dan bukan ditarik dari tanah dan bukan pula ditarik dari kontruksi bangunan. Sekali lagi zakatnya ditarik dari hasil (keuntungan) tadi. Jika tanah tersebut terdapat tanaman, maka zakatnya ditarik dari hasil tanaman (yaitu buah, dll). Demikian seterusnya. Jika di atas tanah tersebut didirikan sesuatu yang diperdagangkan, maka zakatnya diambil dari hasil perdagangan barang tersebut. Sedangkan bangunannya tidak dikenai zakat apa-apa. Zakat hanya diambil dari keuntungan penjualan barang-barang dagangan yang ada. Ketika keuntungan tersebut telah bertahan satu tahun (haul), maka barulah dikeluarkan zakatnya. 
(sumber: http://www.khudheir.com/text/4312)
2.  Syaikh muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin Rahimahullah
أما السؤال الثاني وهو الأرض التي اشتراها ليبني عليها بناء ولكنه لم يتمكن من البناء عليها لعدم وجود ما يبنيها به فإنه ليس فيها زكاة لأن العقارات التي لا تعد في البيع والشراء أي لا يريد التكسب ببيعها وشرائها ليس فيها زكاة لأنها من العروض والعروض لا تجب فيها الزكاة إلا إذا قصد بها الاتجار وعلى هذا فليس عليه زكاة في هذه الأرض ولو بقيت سنوات كما أنه ليس عليها زكاة إذا بناها أيضاً واستغلها لكن إذا استغلها فإن عليه الزكاة في أجرتها.
  Adapun pertanyaan kedua, tanah yang dibeli untuk didirikan bangunan  di atasnya, maka dia tidak ada zakat karena tanah milik yang tidak dipersiapkan untuk dijualbelikan yaitu yang tidak diambil keuntungan dari jual belinya, tidaklah terkena zakat, karena itu termasuk  harta yang ditempati, dan harta seperti itu tidak wajib dizakatkan kecuali jika dimaksudkan untuk dijual, oleh karena itu tidak ada zakat atas tanah itu, walau pun keberadaannya bertahun-tahun lamanya, dan tidak pula ada zakat jika didirikan bangunan dan ditanamkan sesuatu di atasnya, tetapi jika ditanamkan sesuatu maka  zakatnya ada pada harga tanaman itu (jika dijual). (Fatawa Nur ‘Alad Darb, Az Zakah wash Shiyam, No. 199)
  Dalam fatwanya yang lain: 
س ـ أمتلك قطعة أرض ، ولا أستفيد منها ، وأتركها لوقت الحاجة ، فهل يجب علي أن أخرج زكاة عن هذه الأرض ؟ .. وإذا أخرجت الزكاة هل علي أن أقدر ثمنها في كل مرة ؟
ج ـ ليس عليك زكاة في هذه الأرض لأن العروض إنما تجب الزكاة في قيمتها ، إذا أعدت للتجارة ، والأرض والعقارات والسيارات والفرش ونحوها عروض لا تجب الزكاة في عينها ، فإن قصد بها المال أعني الدراهم بحيث تعد للبيع والشراء والاتجار ، وجبت الزكاة في قيمتها . وإن لم تعد كمثل سؤالك فإن هذه ليست فيها زكاة .
Pertanyaan: 
  Saya mempunyai sebidang tanah, namun tidak menghasilkan apa-apa dan saya biarkan begitu saja.  Wajibkah saya mengeluarkan zakat tanah tersebut ? Jika dikeluarkan zakatnya, wajibkah saya memperhitungkan zakatnya ?
Jawaban:
Tanah seperti ini tidak wajib dizakati. Semua barang wajib dizakati saat diperdagangkan. Pada dasarnya tanah, berbagai tanah milik (‘aqarat), kendaraan atau barang-barang lainnya, maka semuannya termasuk harta pemilikan dan tidak wajib dizakati kecuali jika dimaksudkan memperoleh uang, yakni diperjualbelikan atau diperdagangkan. (Fatawa Islamiyah, 2/140. Disusun oleh Muhammad bin Abdul Aziz Al Musnad)
3.  Syaikh Muhammad Khaathir Rahimahullah (mufti Mesir pada zamannya)
Katanya:
لا تجب فى الأرض المعدة للبناء زكاة إلا إذا نوى التجارة بشأنها  
Tanah yang dipersiapkan untuk didirikan bangunan tidak wajib dizakati, kecuali diniatkan untuk dibisniskan dengan mengembangkannya. (Fatawa Al Azhar, 1/157. Fatwa 15 Muharam 1398)
4.  Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
 Rahimahullah (Mufti Arab Saudi pada zamannya)
  
س : إذا كان لدى الإنسان قطعة أرض ولا يستطيع بناءها ولا الاستفادة منها ، فهل تجب فيها الزكاة ؟
ج : إذا أعدها للبيع وجبت فيها الزكاة ، وإن لم يعدها للبيع أو تردد في ذلك ولم يجزم بشيء ، أو أعدها للتأجير فليس عليه عنها زكاة ، كما نص على ذلك أهل العلم ؛ لما روى أبو داود رحمه الله عن سمرة بن جندب -رضي الله عنه- قال : « أمرنا رسول الله -صلى الله عليه وسلم- أن نخرج الصدقة مما نعده للبيع » .
Pertanyaan:
  Jika manusia punya sebidang tanah dan dia tidak mampu mendirikan bangunan dan tidak pula bisa memanfaatkannya, apakah tanah itu wajib dizakati?
Jawaban: 
   Jika dia mempersiapkannya untuk dijual maka wajib dikelurkan zakat, jika tidak untuk dijual atau ragu-ragu dan belum pasti, atau  tidak untuk disewa, maka tidak ada kewajiban zakat atasnya. Sebagaimana ulama katakan tentang hal itu, karena telah diriwayatkan oleh Abu Daud Rahimahullah, dari Samurah bin Jundub Radhiallahu ‘Anhu, katanya: “Kami diperintah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk mengeluarkan zakat dari apa-apa yang diperdagangkan.”    (Majalah Al Buhuts Al Islamiyah, 56/124).
Wallahu Alam
Wassalam
Ustadz Farid Nu’man
🌿🌸🌺🍁🍀🌻🍄🌷🌹
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih bahagia…

Apakah Jika Ada Gangguan Jin Akan Terasa Saat Shalat?

✏Ustadz Dr.Wido Supraha
🌿🌺🍁🌻🌼🍀🌸🌷🌹
Pertanyaan:
Saya juga ingin menanyakan. Terkadang dalam sholat saya merasakan tubuh saya bergetar dan jantung saya berdegub begitu kencang.. Apakah itu juga tanda bahwa ada Jin atau setan sedang menganggu? Jazakillah khairon
#Endah-Manis A21
Jawaban:
Assalaamu ‘alaikum warahmatullah Ibu Endah,
Kami mendoakan agar Ibu sentiasa berada dalam keistiqomahan dalam iman yang kokoh.
Sehubungan dengan perasaan yang ibu rasakan, jika gejala tersebut pasti berulang setiap kali ibu hendak melaksanakan shalat, tidak pada waktu-waktu tertentu saja, maka dalam beberapa pengalaman kami dapat dipastikan menjadi salah satu gejala awal. Namun jika ia hanya muncul pada saat tertentu saja, maka ini sifatnya belum dapat dipastikan, kemungkinan bisa disebabkan hal fisik.
Adapun untuk menjaga diri dari gangguan jin dan syaithan, hendaknya kita sentiasa membaguskan kualitas tauhid kita, dan memperbaharui konsep dasar-dasar keimanan kita. Ini adalah pondasi paling asasi.
Berikutnya hendaknya sentiasa meminta perlindungan Allah Swt dengan merutinkan wirid-wirid al-ma’tsurat baik di pagi dan petang hari. Ini menjadi agenda harian kita.
Adapun jika betul-betul nantinya membutuhkan bantuan dari pihak ketiga dapat menghubungi ustadz/ah terdekat.
Semoga Allah Swt melindungi kita dari bisikan, gangguan dan kejahatan syaithan. Perlakukanlah syaithan sebagai musuh, jangan pernah kita takuti.
Wassalam,
supraha.com
qudwatuna.com
🌿🌺🍁🌻🌼🌸🍀🌷🌹
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih bahagia…

Apakah Ada Jin Turunan Yang Mengganggu Manusia?

✏Ustadzah Nurdiana

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹                                                                      

📌Assalamuallaikum
___________________
Pertanyaan nya.        

Ustadzah bagaimana  jika suami istri sblm mnikah ada gangguan jin, kmdn mnikah dan tnyata msh digoda jin msg2,
Apakah benar ada jin turunan, yg susah hilang bhkn bisa mengganggu hubungan RT nya?
Bgmn terapi agar gangguan itu hilang, tmn sy khwtr nurun ke anak.. Syukron.                                  
___________________
Jawaban nya,                    
Waalaikumsalam wr wb.                                            

Kalau memang di dalam diri mereka ada jin, sepanjang tidak di keluarkan maka jin nya akan tetap menetap di dalam tubuhnya, cara mengeluarkannya datanglah ke tempat ruqyah dan amallkanlah bacaan Matsurat sbg perisai supaya jin  ¥ąɲǥ sdh keluar saat di ruqyah tidak mudah kembali. Ketahuilah bahwa ada atau tidak jin di dalam tubuh kita tapi di setiap Rumah tangga memang ada syetan  ¥ąɲǥ selalu berusaha mengganggu, silahkan baca tafsir Qs Albaqoroh ayat 102, demikian  ¥ąɲǥ bisa kami jawab,
Wa Allhu a,lam.

🌿🌺🍀🌻🍁🍄🌷🌸🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼Sebarkan! Raih bahagia..

Membayar Hutang Atau Menabung untuk Umroh?

✏ Ustadzah Aan Rohana
🍀🍂🌷🌸🌺🌹🍄
Assalamu’alaikum.mb ini pertanyaan sy.
Kita punya hutang dan bisa dibilang banyak, namun kita menanbung dan diniatkan untuk umroh. Niat umroh karena Allah dan agar bs ibadah dan berdoa agar smw hutang dilunaskan. Karena salah satu tempat yg sangat mustajab sekali doanya yaitu di mekkah. Dr cerita ini apakah boleh kita umroh dlu dan mmbayar hutangnya setlah plg dari umroh. Itu sj mb. Syukron.
⬆ dari member A 09
Jawabannya :  Waalaikum salam wr wb,                                    Membayar hutang   wajib utk didahulukan. Sbb pintu surga tertutup bagi orang yg berhutang, atau belum terbayar.
Wallahu’alam 
🌺🍀🌻🍁🍄🌷🌸🌹
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih bahagia..