Seputar Nazar

๐Ÿ“Ustadzah Suryanisah
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐ŸŒธ?๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
Assalamualaikum, ustadzah. Saya mau tanya tentang Nazar. Apa itu nazar dan kata-katanya bagaimana bisa jadi sebuah nazar, apabila sudah bernazar tapi tidak sanggup di lunasi bagaimana hukumnya? Apakah bisa mengganti nazar? Terima kasih sebelumnya.
[MaNis_A21]
————–
JAWAB
Nazar itu hutang. Dan harus dilunasi. Namun jika tidak sanggup memenuhi nya maka ia harus memenuhi kaffaratnya, yaitu :
1) memberi makan kepada 10 orang miskin.
2) memberi pakaian kepada 10 orang miskin.
3) memerdekakan seorang budak.
Jika tidak sanggung juga maka ia puasa 3 hari (QS. Al Maidah: 89).
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒผ๐ŸŒท๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia…

Adakah Hadits atau Ayat yang Menjelaskan Shalat Jum’at?

โœUst. DR Saiful bahri MA.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐Ÿ“              
Assalamualaikum
Di dalam surat al-jumah ayat 9 yg isinya wahai orang yg beriman. Berarti tak pndang laki2 atau perempuan… 
Pertnyaan saya adakah hadis atau surat al-qur’an yg menjelskan sholat jumat . 
Member ๐Ÿ…ฐ2โƒฃ8โƒฃ 
_________________
Jawabannya.                    
Wa alakum salam wr wb.                                     
Alhamdulillah wa syukurilla la haula wala quwata ila billah.                                Dalil haditsnya.                 
ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู„ู‚ูˆู… ูŠุชุฎู„ููˆู† ุนู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ ู„ู‚ุฏ ู‡ู…ู…ุช ุฃู† ุขู…ุฑ ุฑุฌู„ุงู‹ ูŠุตู„ูŠ ุจุงู„ู†ุงุณ ุซู… ุฃุญุฑู‚ ุนู„ู‰ ุฑุฌุงู„ ูŠุชุฎู„ููˆู† ุนู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุจูŠูˆุชู‡ู…. ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุงุจู† ู…ุณุนูˆุฏ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู†ู‡
ูˆุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ูˆุงุจู† ุนู…ุฑ: (ุฃู†ู‡ู…ุง ู…ุง ุณู…ุนุง ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ูŠู‚ูˆู„ ุนู„ู‰ ุฃุนูˆุงุฏ ู…ู†ุจุฑู‡ ู„ูŠู†ุชู‡ูŠู† ุฃู‚ูˆุงู… ุนู† ูˆุฏุนู‡ู… ุงู„ุฌู…ุนุงุช ุฃูˆ ู„ูŠุฎุชู…ู† ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ูˆุจู‡ู… ุซู… ู„ูŠูƒูˆู†ู† ู…ู† ุงู„ุบุงูู„ูŠู†). ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… ูˆุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุงุจู† ุนู…ุฑ ูˆุงุจู† ุนุจุงุณ. 
ูˆุนู† ุฃุจูŠ ุงู„ุฌุนุฏ ุงู„ุถู…ุฑูŠ ูˆู„ู‡ ุตุญุจุฉ: (ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู…ู† ุชุฑูƒ ุซู„ุงุซ ุฌู…ุน ุชู‡ุงูˆู†ุงู‹ ุทุจุน ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจู‡). ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุฎู…ุณุฉ. ูˆู„ุฃุญู…ุฏ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุฌุงุจุฑ ู†ุญูˆู‡ ุฃุฎุฑุฌู‡ ุฃูŠุถุงู‹ ุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ูˆุงุจู† ุฎุฒูŠู…ุฉ ูˆุงู„ุญุงูƒู… ุจู„ูุธ (ู…ู† ุชุฑูƒ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุซู„ุงุซุงู‹ ู…ู† ุบูŠุฑ ุถุฑูˆุฑุฉ ุทุจุน ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจู‡) ู‚ุงู„ ุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ ุฃู†ู‡ ุฃุตุญ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุฃุจูŠ ุงู„ุฌุนุฏ.
Syarat wajib shalat jumah: lelaki baligh yang mukim/menetap
Yang tidak wajib:1. lelaki atau siapapun yang musafir
2. Perempuan
3. anak-anak
4. Budak
5. orang gila
6. Orang sakit.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐Ÿ“P
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Gerhana Tertutup Awan, Emang Gak Jadi Shalat Gerhana?

๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ
๐Ÿ“Œ Syarat shalat gerhana adalah jika terjadi gerhana, secara de facto memang terjadi di langit sana
๐Ÿ“Œ Apakah harus kelihatan? Menurut hadits shahih Muslim memang seperti itu, tapi juga tidak ada hadits “jika tertutup awan atau mendung maka jangan shalat ..” atau “sempurnakan mungkin gerhananya besok ..” 
๐Ÿ“Œ Zaman itu pakai penglihatan karena itulah satu-satunya cara untuk mengetetahui gerhana atau tidak, ini yang mesti disadari betul
๐Ÿ“Œ Saat ini sdh ada ahlinya apakah gerhana terjadi atau tidak
๐Ÿ“Œbahkan mereka sdh tahu kadar berapa persen gerhana di sebuah daerah, yaitu lembaga semacam BMKG 
๐Ÿ“Œ mrka sdh mengumumkan daerah yg mengalami gerhana karena mereka melihatnya, dan ini sudah pekerjaan mereka puluhan tahun lamanya, dan tidak ada gejolak ketika menjadikannya sebagai acuan waktu shalat gerhana sejak lama
๐Ÿ“Œ Jangan goncangkan ini dengan fatwa seorang ulama, perhatikan juga penerapannya di sebuah daerah
๐Ÿ“Œ Dahulu Syaikh Abdullah Azzam menasihati mujahidin Saudi yang Hambaliyah, agar tidak memaksakan madzhabnya ke mujahidin Afghan asli  yang madzhabnya Hanafiyah, sebab itu akan melahirkan gejolak sesama kaum muslimin
๐Ÿ“ŒLalu, walau kita -orang biasa-  tidak melihatnya di hari H, tp BMKG sudah melihatnya dengan alat-alat mereka
 ๐Ÿ“ŒMaka, itu sdh mencukupi, sebab penglihatan 1 org adil dan terpercaya sdh cukup, apalagi lebih satu pakar yang melihatnya. 
๐Ÿ“ŒApakah gerhana harus dilihat seluruh manusia? Tidak demikian, penglihatan para pakar sudah cukup.
๐Ÿ“Œ Fatwa Syaikh Utsaimin benar, dia mensyaratkan penglihatan 
๐Ÿ“ŒFatwa itu sudah cocok dengan apa yang sedang terjadi bahwa gerhana terjadi dan terlihat oleh orang-orang terpercaya, dengan ilmu dan alat-alat mereka, secara de facto dan de jure memang terjadi
๐Ÿ“Œ Nama daerah tidak disebut maka ikuti daerah paling dekat, sebab tidak mungkin jakarta terjadi gerhana lalu bandung juga, tapi bekasi tidak terjadi.
๐Ÿ“Œ Pendapat dan fatwa seorang ulama bisa diterima bisa ditolak kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Wallahu  a’lam
โ˜˜๐ŸŒบ๐ŸŒป๐ŸŒด๐Ÿƒ๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒธ
โœ Farid Nu’man Hasan
๐ŸŒ bit.ly/1Tu7OaC
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala…

Memanfaatkan Uang Syubhat Untuk Kepentingan Masjid, Bolehkah? sambungan)

โœ Ustadz Farid Nu’man
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ€๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒน
(Sambungan..)
๐ŸŽ“ Memahami Ini dari Dua Perspektif
1โƒฃ Menurut sudut pandang si pemilik harta syubhat tersebut (si pemberi), jika si pemberi TAHU itu sebagai uang haram dan syubhat.
Telah jelas menurut pandangan berdasarkan nash, bahwa seseorang terlarang menggunakan harta haram dan syubhat untuk kepentingan agama (dakwah, jihad, Haji, ta’lim, masjid, menyantuni anak yatim, dan semisalnya). Inilah yang dipegang oleh Imam Ahmad bin Hambal dan Syaikh Sayyi Sabiq, ketika dia memandang BATAL dan HARAM orang yang pergi haji dengan harta yang tidak halal. Sekali pun ada ulama yang menyatakan SAH, tetapi mereka pun mengatakan tetaplah itu perbuatan dosa.
Berkata Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah:
  ูˆูŠุฌุฒุฆ ุงู„ุญุฌ ูˆุฅู† ูƒุงู† ุงู„ู…ุงู„ ุญุฑุงู…ุง ูˆูŠุฃุซู… ุนู†ุฏ ุงู„ุงูƒุซุฑ ู…ู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก. ูˆู‚ุงู„ ุงู„ุงู…ุงู… ุฃุญู…ุฏ: ู„ุงูŠุฌุฒุฆุŒ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุงุตุญ ู„ู…ุง ุฌุงุก ููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุตุญูŠุญ: ” ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุทูŠุจ ู„ุง ูŠู‚ุจู„ ุฅู„ุง ุทูŠุจุง “.
“Haji tetap sah walau dengan uang haram, namun pelakunya berdosa menurut mayoritas ulama. Imam Ahmad berkata: hajinya tidak sah. Dan inilah pendapat yang paling benar sesuai hadits shahih: Sesungguhnya Allah baik, tidaklah menerima kecuali yang baik.โ€   (Syaikh Sayyid Sabiq, Fiqhus Sunnah, 1/640)
Syaikh Abdurrahman Al Mubarakfuri Rahimahullah berkata:
ูˆู…ุนู†ู‰ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุฃู†ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู…ู†ุฒู‡ ุนู† ุงู„ุนูŠูˆุจ ูู„ุง ูŠู‚ุจู„ ูˆู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ุฃู† ูŠุชู‚ุฑุจ ุฅู„ูŠู‡ ุฅู„ุง ุจู…ุง ูŠู†ุงุณุจู‡ ููŠ ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุนู†ู‰. ูˆู‡ูˆ ุฎูŠุงุฑ ุฃู…ูˆุงู„ูƒู… ุงู„ุญู„ุงู„ ูƒู…ุง ู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰: {ู„ูŽู†ู’ ุชูŽู†ูŽุงู„ููˆุง ุงู„ู’ุจูุฑู‘ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูู†ู’ููู‚ููˆุง ู…ูู…ู‘ูŽุง ุชูุญูุจู‘ููˆู†ูŽ}
โ€œMakna hadits ini adalah bahwa Allah Taโ€™ala suci dari segala aib, maka tidaklah diterima dan tidak sepatutnya mendekatkan diri kepadaNya kecuali dengan apa-apa yang sesuai dengan makna ini. Yakni dengan sebaik-baik hartamu  yang halal, sebagaimana firmanNya: โ€œKamu selamanya belum mencapai kebaikan sampai kamu menginfakan apa-apa yang kamu cintai ..โ€  (Syaikh Abdurrahman Al Mubarakfuri, Tuhfah Al Ahwadzi, Juz. 8, Hal. 333, No. 4074. Al Maktabah As Salafiyah)
Ada pun jika si pemberi TIDAK TAHU jika harta tsb berasal dari  usaha yang haram, atau syubhatnya, maka dia tidak dinilai  salah menggunakannya untuk pribadi, atau infak, atau haji, masjid, dan lainnya.
Sebab Allah Ta’ala berfirman:
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. ..” (QS. Al Baqarah (2): 286)
Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam juga bersabda:
ุชุฌุงูˆุฒ ุงู„ู„ู‡ ุนู† ุฃู…ุชูŠ ุงู„ุฎุทุฃ ุŒ ูˆุงู„ู†ุณูŠุงู† ุŒ ูˆู…ุง ุงุณุชูƒุฑู‡ูˆุง ุนู„ูŠู‡
 โ€œAllah Taโ€™ala membiarkan (memaafkan) dari umatnya: โ€œKesalahan yang tidak sengaja, lupa, dan perbuatan yang dia terpaksa melakukannya.โ€ (HR. Al Hakim, Al Mustadrak โ€˜alash Shahihain, Juz. 6, Hal. 421, No. 2752. Katanya: โ€œShahih sesuai syarat syaikhan (Bukhari-Muslim)โ€. Al Haitsami berkata: โ€œDiriwayatkan oleh Ath Thabarani dalam Al Awsath, dalam sanadnya terdapat perawi bernama Muhammad bin Mushafa yang dinilai tsiqah (bisa dipercaya) oleh Abu Hatim dan lainnya, dan pada dirinya ada pembicaraan yang tidak membuatnya cacat. Sementara para perawi lainnya adalah perawi shahih.โ€ Majmaโ€™ az Zawaid, Juz. 3, Hal. 101)
2โƒฃ Sudut Pandang Si Penerima Uang Haram dan  Syubhat (Yakni Masjid dan Anak Yatim)
Jika dia  TAHU bahwa uang itu haram dan syubhat, maka hendaknya dia menolaknya, sebagaimana perilaku Abu Bakar Ash Shiddiq ketika dia memuntahkan barang syubhat dari kerongkongannya.  Pada sebuah riwayat disebutkan, suatu hari pembantu Abu Bakar datang dengan membawa makanan.  Maka, Abu Bakar mengambil dan memakannya. Sang Pembantu berkata, โ€œWahai Khalifah Rasululullah, biasanya setiap kali aku datang membawa makanan, Anda selalu bertanya dari mana asal makanan yang aku bawa. Kenapa sekarang Anda tidak bertanya?โ€
Abu Bakar menjawab, โ€œSungguh hari ini aku sangat lapar sehingga lupa untuk menanyakan hal itu. Kalau begitu ceritakanlah, dari mana kamu mendapat makanan ini?โ€
Si Pembantu menjawab, โ€œDulu sebelum aku masuk Islam pekerjaanku adalah sebagai dukun. Suatu hari aku pernah diminta salah satu suku untuk membacakan mantra di  daerah  mereka. Mereka berjanji akan membalas jasaku itu. Pada hari ini aku melewati  daerah itu dan  mereka sedang mengadakan pesta, maka mereka pun menyiapkan makanan untukku sebagai balasan atas jasaku yang pernah kuberikan.โ€
Mendengar itu, Abu Bakar langsung memasukkan jari ke kerongkongannya untuk dimuntahkan. Setelah muntah Abu Bakar berkata, โ€œJika untuk mengeluarkan makanan itu aku harus menebus dengan nyawa, pasti akan aku lakukan karena aku pernah mendengar Rasulullah  Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda, โ€˜Tidak ada daging yang tumbuh dari makanan yang haram melainkan neraka layak untuk dirinyaโ€™.โ€
Jika si penerima (Pengurus Masjid, Pengasuh Anak Yatim, Fakir Miskin) sudah tahu keharamannya namun masih menerimanya, maka dia dosa. Jika barang itu syubhat, maka dia telah tidak menjaga dirinya, masjid, dan orang yang berada dalam pengawasannya dari perkara syubhat, yang seharusnya tetap dijauhkan.
Namun, jika mereka dalam keadaan TIDAK TAHU, lalu mereka menerimanya, maka mereka tidak salah dan tidak berdosa.  Berdasarkan surat Al Baqarah ayat 286, dan hadits riwayat Al Hakim di atas.
Bahkan, sebenarnya  mereka tidak dituntut  untuk tahu, walau demi kehati-hatian sebaiknya mereka mencari tahu sebagaimana perilaku Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu โ€˜Anhu.
Dalam hadits lain:
ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง
ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ู‹ุง ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ู‹ุง ูŠูŽุฃู’ุชููˆู†ูŽู†ูŽุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽุญู’ู…ู ู„ูŽุง ู†ูŽุฏู’ุฑููŠ ุฃูŽุฐูŽูƒูŽุฑููˆุง ุงุณู’ู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู…ู’ ู„ูŽุง ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุณูŽู…ู‘ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽูƒูู„ููˆู‡ู
               
Dari Aisyah Radhiallahu โ€˜Anha, bahwa ada segolongan manusia berkata: โ€œWahai Rasulullah, sesungguhnya ada kaum yang medatangi kami sambil membawa  daging, kami tidak tahu apakah disebut nama Allah terhadap daging itu atau tidak.โ€ Rasulullah menjawab: โ€œSebutlah nama Allah atasnya, dan makanlah.โ€  (HR. Bukhari, Juz. 7, Hal. 211, No. 1916. Maโ€™rifatus Sunan wal Atsar Lil baihaqi, Juz.15, Hal. 87, No. 5807)
Hadits ini dengan tegas membolehkan makanan yang belum diketahui disembelih pakai bismillah atau tidak, dan kita tidak  dibebani untuk mengorek-ngorek beritanya. Tetapi jika sudah diketahui bahwa hewan tersebut tidak disembelih dengan membaca bismillah, maka hadits ini tidak bisa dijadikan dalil,  jadi harus dikembalikan ke hukum hewan yang dipotong tidak membaca bismillah yakni haram.
Begitu pula hal di atas, jika sudah ketahui bahwa itu haram dan syubhat, maka wajib menghindari yang haram dan menjaga diri dari yang syubhat, dalam pembiayaan kepentingan agama (Infak buat masjid), dan konsumsi hidup manusia (memberi makan anak yatim dan fakir miskin).
โœ” Solusinya?
Telah  jelas bahwa uang syubhat hendaknya tidak digunakan untuk kepentingan agama dan konsumsi makanan kaum muslimin. Lalu diapakan harta tersebut? Dibuangkah? Atau โ€ฆ.?
Sebagian ulama mengatakan sebaiknya harta tersebut diabaikan (disia-siakan). Diantaranya menurut Imam Fudhail bin โ€˜iyadh dan Imam Al Ghazali.   Imam Fudhail bin Iyadh Radhiallahu โ€˜Anhu pernah mendapakan dua keping dirham yang tidak halal, lalu ia melemparkannya di antara bebatuan. Lantas ia berkata, โ€œAku tidaklah bersedekah kecuali dengan harta yang baik. Demikian pula aku tidak rela orang selain aku memiliki harta yang aku tidak rela diriku memilikinya.โ€
Sebagain lain mengatakan, sebaiknya harta tersebut dibelanjakan (disedekahkan) untuk kebaikan yang sifatnya kemanusiaan (bukan kepentingan agama), seperti menjaga fasilitas umum, jalanan, jembatan, membangun, memberi makanan kepada tawanan orang kafir, dan semisalnya, sebab pada hakikatnya harta haram bukanlah miliknya dan tidak pantas seorang mukmin memilikinya. Inilah pandangan Imam Ahmad bin Hambal, Imam Harits Al Muhasibi, termasuk Imam Abul Faraj Al Jauzi, Imam Ibnu Abdil Bar, dan ulama kontemporer seperti   Faqihul Islam Asy Syaikh Al Qaradhawi,   Syaikh Ibnu Baaz, dan Syaikh Shalih Fauzan. Namun demikian pelakunya tidak boleh berharap pahala dari harta yang disalurkannya tersebut, sebab secara umum Allah Taโ€™ala hanya mau menerima yang baik-baik.
Imam Ahmad dalam Musnadnya meriwayatkan, bahwa Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam pernah dihidangkan daging untuk beliau. Lalu diberitahukan bahwa daging itu haram, saat itu Beliau bersabda: โ€Berikanlah daging iu sebagai makanan para tawanan.โ€ (tawanan tersebut adalah tawanan kafir)
Alasan lain adalah apa yang diriwayatkan Imam Al Baihaqi, ketika turun surat Ar Rum 1-3, tentang ramalan akan dikalahkannya bangsa Romawi. Pada waktu itu kaum musyirikin tidak percaya. Lalu Abu Bakar   bertaruh dengan mereka.  Ketika Allah Taโ€™ala  membuktikan kebenaran Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam atas ayat tersebut. Abu Bakar datang membawa uang taruhan, lantas Rasulullah bersabda :  โ€Harta taruhan ini adalah haram. Bersedekahlah dengan harta itu.โ€ (Saat itu turunlah ayat tentang larangan bertaruh).
Dari sini kita paham, ada dua cara menyikapi harta haram dan syubhat, yaitu:
๐Ÿ“Œ Disia-siakan
๐Ÿ“Œ Dibelanjakan/disedekahkan untuk kepentingan kemanusiaan/fasum (fasilitas umum-publik),  bukan kepentingan agama dan ibadah khusus.
Namun, pendapat yang paling kuat dan berdasarkan dalil adalah cara yang kedua yaitu harta tersebut jangan disia-siakan, tapi sedekahkan untuk pembangunan/perbaikan jalan, jembatan, WC umum, taman kota, makanan hewan, juga untuk makanan tawanan kafir.
Demikian jawaban saya. Wallahu Aโ€™lam wa Ilaihi Musytaka โ€ฆ
Wassalam,
Ustadz Farid Nuโ€™man Hasan
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน
Dipersembahkam oleh: 
www.iman-islam.com 
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih Bahagia…

Status Shalat Jumat bagi Musafir

๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ
Assalamualaikum, tanya ustadz. Bagaimana status shalat jumat bagi seorang musafir? Kalau dia tetap ikut shalat jumat apakah setelah nya shalat qasar asar, atau dia ikut shalat jumat tapi niat qasar zuhur asar, jazakallah khair atas jawabannya? Syabar, Landak Kalbar
Wa โ€˜Alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh. Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu โ€˜ala Rasulillah wa baโ€™d:
Ada dua pertanyaan ya ..
1โƒฃ Status Shalat Jumat bagi yang safar
Sesungguhnya shalat jumat TIDAK WAJIB bagi yang safar, cukup baginya zhuhur dan ashar di jamak secara taqdim. Itulah yang dilakukan oleh Nabi ๏ทบ jika safar dihari Jumat, dan inilah yang sesuai petunjuk sunah.
Syaikh Sayyid Sabiq menjelaskan tentang orang-orang yang tidak wajib shalat Jumat, di antaranya:
ุงู„ู…ุณุงูุฑ ูˆุฅุฐุง ูƒุงู† ู†ุงุฒู„ุง ูˆู‚ุช ุฅู‚ุงู…ุชู‡ุง ูุฅู† ุฃูƒุซุฑ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ูŠุฑูˆู† ุฃู†ู‡ ู„ุง ุฌู…ุนุฉ ุนู„ูŠู‡: ู„ุงู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูƒุงู† ูŠุณุงูุฑ ูู„ุง ูŠุตู„ูŠ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูุตู„ู‰ ุงู„ุธู‡ุฑ ูˆุงู„ุนุตุฑ ุฌู…ุน ุชู‚ุฏูŠู… ูˆู„ู… ูŠุตู„ ุฌู…ุนุชู‡ุŒ ูˆูƒุฐู„ูƒ ูุนู„ ุงู„ุฎู„ูุงุก ูˆุบูŠุฑู‡ู….
Seorang yang safar, jika walau pun dia berhenti untuk sementara mukim, sesungguhnya mayoritas ulama mengatakan bahwa seorang yang safar tidak wajib shalat Jumat, karena Nabi ๏ทบ jika sedang safar tidak shalat Jumat tapi dia shalat zhuhur dan ashar secara jamak taqdim, dna dia tidak melaksanakan shalat Jumatnya, itu juga dilakukan para khalifah dan selain mereka. (Fiqhus Sunnah, 1/303)
2โƒฃ Jikalau ikut Jumatan, apakah bisa dijamak dan qashar dengan ashar?
Dalam hal ini khilafiyah para ulama. Hambaliyah mengatakan itu menyelisihi sunah, bahkan mereka membid;ahkan. Sementara Syafiโ€™iyah membolehkan dengan jalan mengqiyaskannya dengan jamak โ€œzhuhur dan ashar.โ€
Jalan keluarnya adalah ikuti saja apa yang nabi ๏ทบ lakukan. Wallahu Aโ€™lam
โ˜˜๐ŸŒป๐ŸŒด๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒพ
โœ๏ธ Farid Nu’man Hasan

Gerhana Tak Terlihat, Shalatkah?

โœ Ustadz Farid Nu’man
๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒน
Assalamu’alaikum
GERHANA TIDAK TERLIHAT BERARTI TIDAK ADA SHALAT GERHANA
Karena shalat gerhana ini dikaitkan dengan penglihatan, bukan berdasarkan hisab atau hasil perkiraan ilmu falak atau astronomi. Nabi saw bersabda : 
ูุงุฐุง ุฑุงูŠุชู…ูˆู‡ุง ูุงูุฒุนูˆุง ุงู„ูŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ
Jika kalian melihat gerhana (matahari atau bulan) maka bersegeralah untuk melaksanakan sholat. ( HR. Bukhori no 1047)
Syaikh Muhammad bin sholeh al utsaimin pernah ditanya, “apa hukum jika gerhana matahari tertutup awan mendung, namun sudah dinyatakan di berbagai surat kabar sebelum itu bahwa nanti akan terjadi gerhana dengan izin Alloh pada jam sekian dan sekian. Apakah shalat gerhana tetap dilaksanakan walau tidak terlihat gerhana..? 
Syaikh menjawab, ” Tidak boleh berpatokan pada berbagai berita yang tersebar atau berpatokan semata-mata dengan berita dari para astronom. Jika langit mendung, maka tidak ada shalat gerhana karena Nabi Saw mengaitkan hukum dengan penglihatan. Nabi saw bersabda : jika kalian melihat terjadinya gerhana, maka segeralah sholat. Satu hal yang mungkin Alloh menyembunyikan penglihatan gerhana pada suatu daerah, lalu menampakkannya pada daerah lainnya. Ada hikmah di balik itu semua.” ( sumber: saaid.Net)
Sehingga jika ada yang shalat gerhana padahal cuma melihat di TV atau berpatokan pada berita saja, nyatanya di daerahnya sendiri tidak tampak gerhana karena tertutup mendung, maka ia telah keliru.  (Penulis : Muhammad Abduh Tausikal. Rumaysho.com )
Catatan : jika suatu daerah tidak terlihat gerhana, maka tidak ada keharusan shalat gerhana. Karena shalat gerhana ini diharuskan bagi siapa saja yang melihatnya sebagaimana disebutkan dalam hadist di atas. Wallahu A’lam
 Terkait artikel di atas, hukumnya sholat gerhana di jakarta gmn ya ?
Anisa – Manis 05
Jazakallah Ustadz๐Ÿ™๐Ÿป
_________________________
MENJAWAB
Wa ‘alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh… , saat ini sdh ada ahlinya apakah gerhana terjadi atau tidak, bhkan mrk sdh tahu kadar gerhana di sebuah daerah, yaitu lembaga semacam bmkg .. mrka sdh mengumumkan daerah2 yg mengalami gerhana karena mereka melihatnya  ..
Walau kita tdk melihatnya tp bmkg sdh melihatnya dgn alat2 mereka .. itu sdh mencukupi, sbb penglihatan 1 org adil dan terpercaya sdh cukup. Apakah gerhana harus dilihat seluruh manusia? Tidak, penglihatan para pakar sudah cukup. Fatwa Syaikh Utsaimin benar dan sudah cocok dengan apa yang sedang terjadi bahwa gerhana terjadi dan terlihat oleh orang-orang terpercaya.
Wallahu  a’lam
๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-manis.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia….

Menyikapii Anggota Keluarga yang Pemabuk

โœUstadzah Aan Rohana
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน.                                                                  
Bagaimana sikap keluarga menghadapi salah seorg keluarga nya yg suka mabuk2an &obat2 an trlarang.pdhl sdh sering d nasehati dan jg d urus segala keperluannya,d doakan dan d dekati secara halus. Tp selalu masuk kuping kanan keluar kuping kiri dan selalu berulang.hingga sampai ayahnya meninggal dunia pun tdk menggerakkan hati nya untuk berubah. Bahkan keluarga sampai putus asa dan apakah trhambat arwah sang ayah jln nya jika msh ada ganjalan/masalah yg blm selesai semasa beliau hidup.adakah solusi yg dpt d lakukan untuk memberikan kesadaran agar sang anak bs kembali ke jln yg benar.     
___________________
Jawabannya.                                                                   
Wa  alaikum salam wr wb,                                              
1, Banyak berdoa kpd Allah dg , tulus, khusyuk, dan yakin akn terkabul.
2.  Jangan berhenti memberi Nasihat .
3. Coba diajak di rehabilitasi dari ketergantungan narkoba.
4. Banyak beristigfar dan berdoa utk almarhum . Smg sgl kekurangannya diampuni oleh Allah.         
Wa Allahu a’lam. 
๐ŸŒบ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Menikahi Wanita Hamil

โœUst. Farid Nu’man Hasan

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท

Oleh: Farid Nuโ€™man Hasan.                  
Pertanyaannya
Assalamu’alaikum wrwb. Saat ini bnyak hamil di luar nikah, ketika umur kandungan 2 bulan mereka nikah, apa benar hukumnya stlah mlahirkan anak trsbut org tuanya harus nikah lagi?

Syukron,Korma5โƒฃ๐Ÿ…ฐ2โƒฃ2โƒฃ….                          
___________________

Jawabannya.                    

Walaikum salam wr wb.                                            
Perlu dirinci dulu siapa yg menikahinya? Jika yg menikahinya adalah laki2 lain maka haram menikahinya .., kalo yg menikahinya adalah laki2 yg menghamilinya, maka khilafiyah tp jumhur mmbolehkan dan sah, kalau sah berarti tidak ada akad ulang.

Detilnya antum lihat tulisan sy yg  ini  ๐Ÿ‘‡๐Ÿพ

http://syariahonline-depok.com/konsultasi/konsultasi-keluarga/hukum-pernikahan-wanita-yang-berzina-dengan-laki-laki-yang-bukan-pelakunya.html.            

Wa Allahu a’lam.  

๐ŸŒบ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Terpaksa Bekerja Ditempat yang Kurang Baik

โœUstadz Rikza Maulana Lc.M.Ag
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒน
Assalaamu’alaikum Wr Wb.                                     
___________________
Pertanyaannya.                
Ada  seorang janda yg menjadi tulang punggung klrg, beliau kerja di bank conventional bag.marketing. saat Ini beliau sdh mulai menyadari ttg HK.riba Dan setiap menyarankan klien utk melakukan pinjaman pasti hrs ada kebohongan2 yg dilakukan. Beliau amat takut dg dosa tsb, disisi lain beliau bertanggungjawab dg anaknya yg msh bersekolah. Apakah sebaiknya beliau resign Dr kantornya?      
___________________
Jawabannya.                            
Wa alaikum salam wr wb
Ybs wajib hukumnya utk mencari pekerjaan lain yg halal. Namun selama belum mendapatkan pekerjaan baru yg halal, ybs masih boleh bekerja di konvensional. Dan dianjurkan utk memperbanyak infak shadaqah, disamping istighfar dan taubat.
Wallahu A’lam 
๐ŸŒบ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Bahaimana Hukum Shalat Bagi Lansia Yang Sudah Pikun?

โœUstadzah Dra Indra Asih
๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒน
Assalamu’alaikum Wr. Wb. 
Tanya Ustadz/Ustadzah
1. Orang tua saya berumur 80 tahun, rajin sholat, bahkan jumat kemaren ikut ke masjid sholat jumat diantar anaknya, keesokan harinya diajak sholat tidak mau alasannya lupa sholat, katanya tidak hafal bacaan sholat, katanya lagi kalau sholat bacaannya tidak ingat nanti jadi dosa, makanya tidak mau sholat, ini sudah 3 hari tidak mau sholat. Bagaimana apakah orang tua saya berdosa? Mohon penjelasan Ustadz/Ustadzah. 
Ukhty Sri, Grup Manis A 06
2. Apakah berdoa dengan perantara air dibolehkan atau tidak dalam syariat Islam? Yaitu meminta pertolongan pada Allah dengan media air. (Usul untuk dijadikan meteri kajian MANIS)
Jazakillah Ustadz/Ustadzah๐Ÿ™๐Ÿป
_____________________
JAWABAN
Pertanyaan1
Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, โ€œBarang siapa yang lupa shalat maka shalatlah ketika ingat, tidak ada tebusan baginya selain seperti itu.โ€ ( HR Bukhari )
Orang yang pikun tidak diwajibkan shalat. Pembebanan syariat ( taklif ) ditujukan untuk yang berakal. Karena itu, Allah mewajibkan berbagai bentuk ibadah kepada manusia selama ia berakal sehingga dapat memahami perintah, larangan, serta tujuan ibadah tersebut.
Adapun orang yang tidak berakal tidak dibebani kewajiban-kewajiban syarโ€™i. Oleh karena itu, orang gila, anak kecil, dan orang yang belum baligh tidak dibebani kewajiban syariat. Inilah dimensi rahmat Allah di balik pembebanan syariat.
Contoh lainnya adalah orang yang akalnya tidak normal meski belum sampai pada tingkat gila, atau orang tua yang sudah kehilangan ingatan maka tidak wajib atasnya shalat dan puasa karena ingatannya telah hilang. Dalam kondisi pikun sama kedudukannya seperti bayi yang tidak bisa membedakan. Maka itu, terlepaslah beban syariat darinya.
Pertanyaan2
Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasallam jika merasakan sakit beliau (membaca kemudian) meniupkan surat Al Ikhlas dan Muโ€™awwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas) pada tangan beliau sebanyak 3 kali. Lalu mengusapkan kedua tangannya pada bagian tubuh yang mampu diusap sebelum tidur. Dimulai dari kepala, wajah, lalu ke dada. Sebagaimana yang diberitakan oleh โ€˜Aisyah radhiallahuโ€™anha dalam hadits yang shahih.
Selain itu, Jibril pernah meruqyah beliau shallallahuโ€™alaihi wasallam ketika beliau sakit, dengan menggunakan air yang dibacakan doa:
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุฃุฑู‚ูŠูƒุŒ ู…ู† ูƒู„ ุดูŠุก ูŠุคุฐูŠูƒุŒ ู…ู† ุดุฑ ูƒู„ ู†ูุณ ุฃูˆ ุนูŠู† ุญุงุณุฏ ุงู„ู„ู‡ูŠุดููŠูƒุŒ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุฃุฑู‚ูŠูƒ
โ€œbismillaah urqiika min kulli syaiโ€™in yuโ€™dziika wa min syarri kulli nafsin au โ€˜ainin hasidin allaahu yasyfiika bismillaahi urqiikaโ€
โ€œDengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit โ€˜ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, Dengan nama Allah aku meruqyahmuโ€
Ini sebanyak 3 kali. Ini adalah metode ruqyah yang disyariatkan dan bermanfaat.
Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasallam juga pernah membacakan (doa/ruqyah) pada air untuk Tsabit bin Qais radhiallahuโ€™anhu lalu memerintahkan ia untuk memercikkan air tersebut padanya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab Ath Thib dengan sanad yang hasan.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒป
Dipersembahkan Oleh:
www.iman-manis.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih Bahagia….