Batasan Pergaulan

Oleh: Nurdiana

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Apa hukumnya jika seorang perempuan yg sudah berkeluarga menjalin silaturahmi dgn laki2 yg bukan mahramnya? Silahturahmi tersebut beralasan tentang menimba ilmu agama? Apakah itu caranya benar?
A 34

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Sebaiknya wanita yg sudah berkeluarga tidak menjalin hub personal ke lelaki lain. Kalaupun alasannya menimba ilmu agama baiknya tdk personal tapi bersama.misal dalam majelis taklim atau dalam grup WA.

Kenapa tidak boleh personal? Karena sangat riskan dan peluang ini menjadi salah satu pintu masuknya syetan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما

Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.[1]

ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يخلون بامرأة ليس معها ذو محرم منها فإن ثالثهما الشيطان

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.[2]

لا يخلون رجل بامرأة إلا مع ذي محرم فقام رجل فقال يا رسول الله امرأتي خرجت حاجة واكتتبت في غزوة كذا وكذا قال ارجع فحج مع امرأتك

Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kacuali jika bersama dengan mahrom sang wanita tersebut”. Lalu berdirilah seseorang dan berkata, “Wahai Rasulullah, istriku keluar untuk berhaji, dan aku telah mendaftarkan diriku untuk berjihad pada perang ini dan itu”, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Kembalilah!, dan berhajilah bersama istrimu”[3]

Apa maksud perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua”?

Berkata Al-Munawi, :”Yaitu syaitan menjadi penengah (orang ketiga) diantara keduanya dengan membisikan mereka (untuk melakukan kemaksiatan) dan menjadikan syahwat mereka berdua bergejolak dan menghilangkan rasa malu dan sungkan dari keduanya serta menghiasi kemaksiatan hingga nampak indah di hadapan mereka berdua, sampai akhirnya syaitanpun menyatukan mereka berdua dalam kenistaan (yaitu berzina) atau (minimal) menjatuhkan mereka pada perkara-perkara yang lebih ringan dari zina yaitu perkara-perkara pembukaan dari zina yang hampir-hampir menjatuhkan mereka kepada perzinaan.”[4]

Berkata As-Syaukani, “Sebabnya adalah lelaki senang kepada wanita karena demikanlah ia telah diciptakan memiliki kecondongan kepada wanita, demikian juga karena sifat yang telah dimilikinya berupa syahwat untuk menikah. Demikian juga wanita senang kepada lelaki karena sifat-sifat alami dan naluri yang telah tertancap dalam dirinya. Oleh karena itu syaitan menemukan sarana untuk mengobarkan syahwat yang satu kepada yang lainnya maka terjadilah kemaksiatan.”[5]

Imam An-Nawawi berkata, “…Diharamkannya berkhalwat dengan seorang wanita ajnabiah dan dibolehkannya berkholwatnya (seorang wanita) dengan mahramnya, dan dua perkara ini merupakan ijma’ (para ulama)”[6]

Note:
(1)Fathul Bari, karya Ibnu Hajar Al-Asqolani, terbitan Darus Salam, cetakan pertama 1421 H

2. Umdatul Qori, karya Badaruddin Al-‘Aini, terbitan Dar Ihyaut Turots Al-‘Arobi

3. Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, karya An-Nawawi terbitan Daru Fikr

4. Al-Minhaj syarh shahih Muslim, karya Imam An-Nawawi terbitan Dar Ihyaut Turots, cetakan ketiga

5. An-Nihayah fi goribil hadits, karya Ibnul Atsir, terbitan Darul Ma’rifah, tahqiq Syaikh Kholil Ma’mun.

6. Al-Mabsuth, karya As-Sarkhasi, terbitan Darul Ma’rifah

Kesimpulannya.bagi wanita yang sdh menikah sebaiknya tidak menjalin hubungan personal dengan lelaki lain dgn alasan apapun. Karena untuk menuntut ilmu bisa bersama dan ditemani suami atau bersama dalam majelis taklim.

Wallahu a’lam.

Arisan

Oleh: Abdullah Haidir, Lc

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Tolong tanyakan ke para asatidz tentang hukum arisan?
Syukran jazakallah…

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Hukum arisan pada dasarnya boleh, yang penting masing2 komitmen utk memenuhi kewajibannya, sebab arisan pada dasarnya adalah hutang piutang.

Melakukan undian untuk menetapkan siapa yg mendapatkannya juga boleh. Undian yg diharamkan adalah apabila ada unsur judinya, ada salah satu pihak yg dirugikan, yg lain mendapatkan keuntungan besar. Ini hanya utk mengatur saja, siapa yg dapat lebih dahulu siapa yang belakangan.

Dahulu Rasulullah saw apabila menentukan siapakah isterinya yg ikut dalam suatu safar bersamanya, ditentukan berdasarkan undian.

Wallahu a’lam.

Sanlat Anak-anak

Oleh: Dr. Wido Supraha

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Maaf ustadz saya biasanya pada saat ramadhan mengadakan pesantren kilat (sanlat)di komplek saya tinggal, anak2nya rata2 sekolah  yg ikut sanlat itu rata2  sekolah dasar/SD  dan SMP.  Dan biasanya kami dr panitia akan memilih peserta sanlat berdasarkan tingkatan  jadi SD dr kelas 3 sampai kls 6. Tetapi kenyataan banyak jg anak2 dr TK  sampai kls 1-2 SD  yg  semangat ikut  walaupun mereka yg kelompok tk/paud  dan SD kls 1 -2   kadang2 hanya ikutan saja karena akhirnya mereka hanya berlarian di mesjid  sehingga sanlat tidak efektif dan mengganggu peserta yang kls 3-6  SD dan SMP.
Pertanyaan
1. kira2 bagaimana kiat2nya terhadap anak2 ini disatu sisi, klo mereka dilarang ke mesjid,hal ini tidak mendidik  krn mereka  jd tak mengenal mesjid tp disisi lain mengganggu  peserta yg lain
2. Terhadap anak2 kecil ini (TK & SD kls 1-2)!apa kira2 materi yg cocok dgn mereka pas sanlat ini?
3. Terhadap anak2 kls 3- 6 SD dan SMP  kira2 masalah apa yg pantas pd saat kekinian/sekarang ini. Catatan sanlat tahun sebelum sdh pernah masalah  berbakti pada ortu dan  Pemuda menuju kebangkitan islam
Terima kasih sebelumya dan maaf pertanyaan terlalu panjang 🙏🙏

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
🔑 _Tanamkan Iman dan Adab sebelum Ilmu dan Al-Qur’an_

📌 Berikan konten materi sesuai perkembangan umur

📌 Perhatikan efektifitas sebuah pembinaan dan evaluasi secara komprehensif

📌 Niat baik harus ditunaikan dengan cara yang benar

Berdasarkan kondisi di atas,

🔎 Harus dipisahkan antara beberapa kelompok usia dengan konsekuensi panitia bertambah, atau berbeda hari.
🔎 Materi Iman dan Adab adalah materi yang perlu disampaikan kepada seluruhnya, dan metodologi bisa dengan kisah, dialog Iman, pembiasaan baik, dan motivasi
🔎 Memutarkan video aksi damai 212, nasyid 1000 Mujahid, adalah di antara penyegar semangat anak-anak
🔎 Talaqqi Al-Qur’an adalah model yang cocok untuk kelas 1-2 dalam kasus di atas
🔎 Mempelajari sains dalam Al-Qur’an per topik, dan menguji cobanya bersama-sama di lapangan depan Masjid adalah hal lain yang akan membawanya pada kebanggaan pada sarjana-sarjana Muslim abad ke-8 hingga abad ke-15 M.

Wallahu a’lam.

Akhwat Suka Upload Obrolan

Ustadz Slamet Setiawan

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Bagaiman pendapat ust ketika melihat akhwat yg suka upload status tentang obrolannya didunia nyata baik dengan akhwat lain maupun dengan ikhwan yg ketemu diperjalanan ?

Istilahnya bagaiman pendapat ust dengan orang yg upload status ke arah baper2 gitu?

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

“Hendaklah di antara kalian mengadukan segala urusannya hanya kepada Allah saja, walaupun hanya tali sandal yang putus.” (HR. Tirmidzi).

Ini panduan sekaligus peringatan Nabi Saw bagi kaum Muslim. Sendal yang putus adalah contoh masalah kecil. Facebooker biasanya demikian. Sandal putus saja jadi status. 

Menurut Islam, doa itu hanya untuk dan kepada Allah. Mengadu dan curhat itu hanya kepada Allah. Jika dilakukan di Facebook, maka berpotensi jadi “syirik kecil”, riya’, ingin diperhatikan dan dipuji orang lain, jadinya “menduakan Allah”, makanya disebut syirik, meskipun syirkul asghar.

Jika doa seorang Muslim di Facebook itu disertai niat ingin diperhatikan orang lain atau ingin menarik perhatian, maka jelas hal itu bertentangan dengan aturan doa dalam Islam.

Dalam Islam, doa harus ikhlas hanya kepada Allah SWT. Jika kita doa berdoa, tapi disertai rasa ingin diperhatikan, apalagi ingin dipuji orang lain, maka itu dilarang oleh Islam. Karena, ajaran Islam menegaskan doa harus ikhlas, semata-mata karena Allah saja, tidak disertai niat lain-lain (riya’).

Jadikan Facebook sebagai pintu kebaikan. Tulis status yang informatif dan inspiratif, sesekali humor dan promosi produk/jasa, bukan menjadi ruang baper. 

Wallahu a’lam.

Belanja di Toko yang di Pasang Jimat

Oleh: Farid Nu’man Hasan, SS.

Assalamu’alaikum,,, izin bertanya, ustadz…
Bagaimanakah hukumnya jika kita berbelanja kepada warung/ toko yg dipasang jimat/ asihan di atas pintunya atau toko yg terdapat patung kucing seperti org cina punya.
Jazakalloh khoiir, ustadz,,,,

Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

Masalahnya bukan pada barang dagangannya, atau kepada pedagangnya, tp cara berdagangnya. Dia menggunakan cara syirik untuk mempengaruhi pembeli.

Jika kita tahu dan mampu, tugas kita adalah meluruskannya, sebab ini bagian dari amar ma’ruf nahi munkar. Selama dia masih menggunakan hal itu, maka jangan dulu beli disitu, sebab itu menjadi ta’awun ‘alal baathil, saling membantu dalam kebatilan.

Wallahu a’lam.

Wanita Ceramah di Hadapan Jama’ah Pria

Oleh: Slamet Setiawan, SHI

Assalamu ‘alaikum wr wb…Mohon pencerahanya Ustadz. Sudah 10 tahun terakhir ini kami pengurus masjid menugaskan para pengurusnya baik yg laki atau perempuan untuk mengisi kultum dibulan romadhon di setiap pagi setelah sholat subuh, secara bergantian. Belakang ada seorang Ustadz yg melarang seorang wanita memberikan ceramah dihadapan jamaah pria. Untuk diketahui jemaah pria ada di sisi depan dan wanita dibelakang dibatasi tabir. Jika yg ceramah dari pengurus pria maka ceramahnya di podium dan jika wanita dia ceramahnya tetap duduk di posisi jamaah wanita. Mohon pencerahanya terkait dg kaidah diatas. Atas bantuanya diucapkan banyak terimakasih.

Wasalamu ‘alaikum wr wb

Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Tidaklah kami, para sahabat Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam mendapati masalah dalam suatu hadits lalu kami bertanya kepada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha melainkan kami mendapatkan dari sisi beliau ilmu tentang hal itu.”

Para sahabat menjadikan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha sebagai rujukan dalam berbagai masalah yang mereka hadapai. Apalagi dalam perkara yang tidak diketahui kecuali oleh para istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terutama ‘Aisyah. Para sahabat bertanya kepadanya dari balik hijab, sebagaimana hal ini diperintah Allah dalam firman-Nya:
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS Al Ahzab: 53)

Ayat di atas hukumnya bukanlah khusus ditujukan kepada para istri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam saja, namun bersifat umum kepada semua wanita.

Dari dalil di atas jelas tentang adab bagi seorang wanita yang memberikan ilmu/taushiyah kepada jamaah laki-laki.

Wallahu a’lam.

I’TIKAF MALAM SAJA

Oleh: Dr. Wido Supraha

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
Mengenai sebagian saudara2 kita yg kerjanya sbg pegawai atau bahkan pekerjaan yg lainnya, yg mungkin hanya bisa hadir di Masjid pd saat malam (saat itikaf) apakah jg mendapat fadhilah itikaf seperti yg di contohkan Rasulullah dan para sahabat beliau..?

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

🔑 _Jika tidak bisa seluruhnya, maka jangan tinggalkan seluruhnya_.

📌 I’tikaf yang sempurna adalah siang dan malam tanpa henti berdiam di Masjid

📌 Puncak ibadah i’tikaf adalah di waktu malam, sehingga menghidupkan malam adalah fokus i’tikaf

📌 Awali selalu dengan niat untuk i’tikaf saat masuk masjid selama 1 (satu) malam

💡 I’tikaf berpadu dengan kata ‘mencari’, dan ‘mencari’ bermakna selalu bangun, meski mengantuk adalah fitrah.

Wallahu a’lam.

Dapat Undian Simpedes

Oleh: Farid Nu’man Hasan, SS.

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Klo misalnya nabung dbank (simpedes) trus ga niat ikut undian dan dapt mobil itu hukumnya gmna ?  (bukan sy 😅)

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Bismillah wal Hamdulillah … Menabung di bank konvensional (ribawi) pada dasarnya terlarang, sebab dia tidak lepas dari yang disebutkan dalam hadits berikut:

Dari Jabir Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم آكل الربا وموكله وكاتبه وشاهديه وقال هم سواء

  Rasulullah ﷺ melaknat pemakan riba, yang memberinya, pencatatnya, dan dua  saksinya. Beliau berkata: semua sama. (HR. Muslim No. 1598)

  Imam An Nawawi Rahimahullah menjelaskan:

هذا تصريح بتحريم كتابة المبايعة بين المترابيين والشهادة عليهما وفيه تحريم الاعانة على الباطل والله أعلم

Ini merupakan penjelasan keharaman penulisan transaksi antara para pelaku riba, juga menjadi saksinya, dan dalam hadits ini terdapat pengharaman pertolongan terhadap kebatilan. Wallahu A’lam. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 11/26)

Walaupun kita tidak ikut-ikutan undiannya, tetaplah itu sebagai wujud ta’awun/saling kerjasama dlm kebatilan.

Namun, dalam kondisi terdesak, seperti memang tidak ada bank syariah di sebuah kota atau daerah, sementara kita membutuhkan jasa transfer Bank, bukan untuk sengaja menabung di situ, maka tidak masalah.

Wallahu a’lam.

Suntik KB agar Full Puasa

Oleh: Dr. Wido Supraha

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah …Bila ibu² yang biasa nya KB sebulan sekali, karena alasannya biar puasa nya full tdk punya hutang puasa akhir nya Kb suntik yg 3bln. Bgmn hukum nya ustadz??..

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

🔑 Lebih utama mengikuti fitrah biologis manusia karena dampak positifnya yang besar.

📌 Menunjukkan kepasrahan penuh anak Adam

📌 Darah haidh adalah ketetapan dari Allah Swt untuk memuliakan wanita dan menjaganya dari penyakit

📌 Dampak negatif dari obat terhadap orman dan fungsi kerja jasad secara umum yang tidak bisa dipastikan aman

📌 Segala sesuatu yang merubah siklus biologis berpotensi melahirkan keburukan

📝 Perlu menjadi keyakinan utuh bahwa tidak puasanya seorang wanita di bulan Ramadhan “bukan” berarti mengurangi keutamaannya di hadapan Allah, karena seluruhnya dari Allah, dan bahwa amal ibadah Ramadhan bervariasi dengan ganjaran yang besar di bulan ini. Maka tetaplah dalam apa yang telah menjadi fitrah manusia.

Wallahu a’lam.

Hukum Money Canger

Oleh: Farid Nu’man Hasan, SS.

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah
….mhn pencerahan:  Apa hukumnya jika kita usaha money changer

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Bismillah wal Hamdulillah

Money Canger (Ash Sharraaf), bukanlah membeli uang, tapi sesuai namanya jasa penukaran uang. Hal ini dibolehkan dengan syarat _yadan biyadin_ (kontan), saat itu juga, sehingga tidak ada  riba.

Kalau nukarnya pagi, tapi ambilnya uang sore, ini tidak boleh sebab nilai mata uangnya bs jadi berubah. Sehingga terjadi riba.

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz mengatakan:

بيع العمل بالعمل الأخرى لا بأس به، إذا كان يداً بيد، فإذا باع عملة سعودية بدولار أمريكي يداً بيد، يعطيه ويأخذ منه، أو بعملة ليبية أو عملة عراقية أو عملة إنجليزية أو غير ذلك لا بأس، لكن يداً بيد

Menjual mata uang dengan mata uang lain tidaklah apa-apa, jika dilakukannya secara kontan. Jika menjual mata uang Saudi dengan Dolar AS secara kontan, dilakukan langsung baik memberi dan mengambilnya, atau dengan mata uang Libia, Iraq, Inggris, tidak apa-apa, selama dilakukan kontan. (Selesai dari Syaikh Bin Baaz)

Dalilnya adalah:

“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa” (HR. Muslim no. 1584).

Wallahu a’lam.