Nabi Nuh AS (Part 2)

By: Ustadzah Ida Faridah

Assalamu’alaikum adik-adik….
Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua masih dalam lindungan Allah SWT, kali ini kita bahas tentang Nabi Nuh as. Lagi

*Jarak Antara Nuh Dengan Adam as*

Nabi Nuh lahir setelah 126 tahun kematian Adam as seperti yang disebutkan oleh Ibnu Jarir dan lainnya. Menurut ahlul kitab ( Yahudi dan Nasrani ) jarak antara kelahiran Nuh dan wafatnya Adam adalah 146 tahun. Namun Ibnu Hibban menshahihkan sebuah riwayat dari Abu Umama ra sebagai mana di sebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fahrul Bari bahwa ada seorang laki-laki berkata :” berapakah jarak waktu antara Adam dan Nuh ?” Rasulullah SAW bersabda :” sepuluh abad.” Ibnu Katsir berkata :” Riwayat ini sesuai syarat Muslim namun beliau tidak meriwayatkannya.”

Dalam shahih Bukhari dari Ibnu Abbas ra beliau berkata : antara Adam dan Nuh itu sepuluh qarn ( kurun), semuanya beragama islam.

Ibnu Katsir dalam Qashah Anbiya berkata : ” jika yang dimaksud dengan kurun adalah 100 tahun sebagaimana pemahaman umum kebanyakan manusia, berarti antara keduanya adalah 1000 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan lebih dari 1000 tahun, karena Ibnu Abbas mengatakan bahwa semuanya dalam keadaan islam sehingga mungkin saja ada beberapa abad terakhir (sebelum Nuh ) manusia tidak dalam keadaan beragama Islam. Sedangkan bila yang dimaksud dengan kurun adalah satu generasi seperti firman Allah SWT:

“Dan berapa banyaknya generasi sesudah Nuh telah kami binasakan”. ( QS. Al Isra: 17)

“Kemudian kami jadikan sesudah mereka generasi yang lain”. (QS. Al Mu’minum:31)

“Dan ( kami binasakan ) kaum ‘Aad dan Tsamud dan penduduk Rass  dan banyak (lagi) generasi-generasi diantara kaum-kaum tersebut”. ( QS. Al Furqan: 38 )

“Dan beberapa generasi yang telah kami binasakan sebelum mereka itu lebih besar kekuatannya dari pada mereka ini”. ( QS. Qaf: 36 )

Atau seperti hadits Rasulullah SAW
خيرالقررن قرنى
“Sebaik-baik generasi adalah generasiku…”

Jika yang dimaksud kurun adalah generasi seperti ayat-ayat dan hadits diatas, maka umur setiap generasi pada masa itu panjang sehingga jarak diantara Adam dan Nuh adalah ribuan tahun.”

Allah SWT mengutus Nuh as sebagai nabi dan rasul kepada kaumnya yang disebut Banu Rasib tatkala mereka telah menyembah berhala-berhala dan thagut dan tenggelam dalam kesesatan serta kekufuran. Diutusnya beliau adalah rahmat dari Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya.

Para ulama berbeda pendapat tentang berapa usia Nuh saat diutus oleh Allah SWT, salah satu pendapat menyebutkan usia beliau saat itu 50 tahun, pendapat lain menyebutkan 350 tahun, adapula yang mengatakan 400 tahun.

Turki Utsmani Mempelopori Penerbangan Militer dan Kebebasan Rasial

Pemateri: Ustadz Agung Waspodo, SE, MPP

*Penerbang Militer Muslim Asal Afrika Pertama ; Ahmet Ali Çelikten*

Ahmet Ali Çelikten terlahir dengan nama İzmirli Alioğlu Ahmed (1883) juga mendapat nama legendaris sebagai Arap Ahmet Ali atau İzmirli Ahmet Ali. Beliau adalah penerbang pada era Turki Utsmani dan bisa jadi beliau adalah penerbang berkulit hitam pertama dalam sejarah penerbangan militer. Nenek Ahmet Ali berasal dari Bornu (sekarang berada dalam wilayah Nigeria) dan neneknya didatangkan ke İstanbul sebagai budak.

Ahmet Ali terlahir di propinsi Aidin dari ibu yang bernama Zenciye Emine Hanım dan ayahnya Ali Bey. Ia belajar pada Sekolah Teknik Kelautan Haddehane Mektebi untuk menjadi seorang pelaut militer pada tahun 1904. Beliau lulus empat tahun kemudian sebagai Mülazim-i Evvel atau setingkat Letnan Dua.

Beliau melanjutkan pendidikan pada Sekolah Penerbang Kelautan untuk menguasai seni dan teknik sebagai penerbang militer di Deniz Tayyare Mektebi yang didirikan pada 25 Juni 1914 di daerah Yeşilköy. Beliau mendapatkan wing penerbangnya pada tahun 1915. Setelah lulus beliau masuk ke dalam Angkatan Udara kekhilafahan Turki Ustmani.

Beliau memulai kedinasan aktif di angkatan udara pada bulan November 1916. Pada tanggal 18 Desember 1917 ia dikirim ke Berlin dalam kepangkatan Yüzbaşı (kapten) untuk menuntaskan pendidikan kepenerbangan tingkat mahir.

Memasuki Perang Dunia Pertama ia menikahi Hatice Hanım kelahiran 1897 yang merupakan seorang imigran dari Preveza yang sekarang berada di wilayah Yunani. Beliau wafat pada tahun 1969 sedangkan isterinya diberkahi hidup yang panjang hingga ke tahun 1991.

Agung Waspodo,
Depok, 9 Desember

Khadijah Binti Khuwailid R.a. (Part 2)

Oleh: Ustadzah Yani

إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا.

“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab : 33)

2⃣ Keluarga Bahagia Nan Barakah.

Bunda khadijah, r.a. walau beliau usia nya lebih tua dari Rasulullah SAW, dari keluarga kaya dan terhormat, tidak menghalangi mereka dlam mengarungi bahtera rumah tangga. Selain itu, sebagai istri beliau tetap memposisikan diri nya sebagaimana layaknya seorang istri.

Sementara, Rasulullah SAW tetap pada kemuliaan budi pekertinya, kemuliaan akhlaknya. Tidak berubah pada perilaku tercela hanya karena bergelimang harta. Hal ini memberikan pelajaran berharga, bahwa hubungan dan perilaku suami istri tidak ditentukan oleh latar belakang kedua belah pihak. Akan tetapi ditentukan oleh kedudukan yang Allah SWT tetapkan.

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. An-Nisa : 34)

3⃣ Buah Pernikahan Harmonis.

Dari pernikahan Rasulullah SAW dengan bunda Khadijah r.a., Allah SWT memberikan karunia 4 orang putri dab 3 putra, ke 4 putrinya yaitu :

1. Zainab
2. Ruqayyah
3. Ummu Kultsum
4. Fatimah

Sedangkan ke 3 putranya yaitu :
1. Al-Qasim, karenanya Kuniah beliau adalah Abul-Qasim.
2. Abdullah, yang dijuluki Ath-Thayib.
3. Ath-Thahir

Rasulullah SAW mendapatkan putri-putri nya yaitu hasil pernikahannya dengan bunda Khadijah r.a.  Sedangkan, Putra-putra nya selain dari bunda Khadijah,  Rasulullah SAW mendapatkannya dari pernikahannya dengan Maria Al-Qibthiyah yang bernama Ibrahim. Selebihnya, Rasulullah SAW tidak mendapatkan keturunan dari istri-istri beliau yang lain.

Namun, Allah SWT berkehendak dalam takdir Rasulullah SAW dengan penuh hikmah, seluruh putra Rasulullah SAW wafat ketika usia anak-anak. Sedangkan, semua putri-putri beliau hidup hingga dewasa dan sempat menikah.

Adapun Zainab, Ruqayyah dan Ummu Kultsum meninggal semasa Rasulullah SAW masih hidup. Hanya Fatimahlah yg masih hidup setelah wafatnya Rasulullah SAW, dan hanya beberapa bulan saja kemudian Fatimahpun wafat menyusul ayahandanya.

Bersambung…

=====================
⇨ Maraji’ :
Isteri & Puteri Rasulullah SAW (Mengenal & Mencintai Ahlul Bait)
⇨ Divisi Terjemah Kantor Dakwah Sulay KSA (Penyusun : Ust. Abdullah Haidir, Lc)

Lağımcı, Kesatuan Tak Dikenal.. Doa Sunyi Bagi Mereka Semua..

Pemateri: Ustadz Agung Waspodo, SE, MPP

Dalam setiap kemenangan dan keberhasilan.. yang sering tidak terbilang atau bahkan terlupakan adalah kegagalan dan kekalahan yang jauh dari pentas utama.

Sesunyi pujian dan pengakuan bagi para syuhada kesatuan bawah-tanah Lağımcı dari Turki-Utsmani yg berlatih bersama angkatan bersenjata Serbia dari Novo-Brdo.

Sejenak saya bersikap tegak sempurna dan hormat kepada mereka – prajurit tak dikenal – yang gugur berbilang banyak di bawah bumi İstanbul. Gugur dalam lorong-lorong sempit terkena serangan lawan, tertimbun ambruknya langit-langit terowongan, maupun yang meletakkan jiwanya untuk meledakkan sumbu pendek mesiu di bawah dinding2 kota yg diisyaratkan dalam hadits Latuftahanna.

Dalam kamus saya, kalian semua selalu saya kenang.. Nabi (saw) bersabda “Latuftahanna al-Qusthanthiniyyah, falani’mal amiir, amiiruha, walani’mal jaysh, dzaalikal jaysh” yg berarti “Pasti kalian akan bebeaskan Konstantinopel, maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya (yg membebaskannya) dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya (bersamanya).”

Menimba kesadaran sejarah melalui konsim pembebasan kota Konstantinopel, oleh Sultan Mehmed II bergelar Fatih, 29 Mei 1453.

Nabi Nuh AS (Part 1)

Ustadzah Ida Faridah

============================

Assalamu’alaikum adik-adik….
Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua masih dalam lindungan Allah SWT, kali ini kita akan membahas tentang Nabi Nuh as.

⇨ Nabi Nuh as adalah rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi setelah Idris, Syits dan Adam alaihimussalam. Telah diriwayatkan hadist Rasulullah SAW dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah r.a. pada hadist tentang syafa’at bahwa manusia yang berkumpul di mahsyar berkata kepada Nuh as setelah mereka mendatangi Adam as:

⇨ “Wahai Nuh, engkau adalah rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi, dan Allah telah menamakanmu hamba yang bersyukur. Maka mintalah syafaat untuk kami kepada Allah SWT. Tidakkah engkau melihat keadaan kami?.” (HR. Bukhari)

⇨ Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari: Ungkapan hadist ini bahwa Nuh adalah rasul pertama cukup membingungkan mengingat Adam as adalah Nabi yang juga diberi syafa’at dan anak-anaknya mengikuti syariat tersebut, berarti Adam adalah rasul pertama.

⇨ Bisa jadi yang dimaksud oleh orang-orang di padang mahsyar tersebut adalah bahwa Nuh as merupakan rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi, karena dimasa Adam belum ada manusia lain selain Adam dan keluarganya, juga risalah Adam seperti pendidikan ayah terhadap anak-anaknya.

⇨ Sehingga dipahami bahwa Nuh as adalah rasul pertama yang diutus kepada keluarganya dan orang-orang lain atau ummat lain yang berpencar tempat tinggal mereka, sedangkan Adam hanya menyampaikan risalah untuk anak-anaknya dan mereka tinggal dalam satu kawasan.

Perwira Tinggi Militer & Keluarganya – Hijab dalam Dunia Kemiliteran Turki Utsmani

📆 Kamis, 09 Safar 1438H / 10 November 2016

📚 SIROH DAN TARIKH

📝 Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

🌐 Stasiun Kereta-api, İstanbul

Setelah digulingkannya Sultan Abdülhamid II Han pada tahun 1909 oleh kelompok CUP maka keputusan untuk perang setelah itu tidak lagi menjadi kendali sultan. Secara nominal penerusnya, Sultan Mehmed V Reşat, tidak memiliki kekuatan untuk mencegahnya.

Perang yang merugikan adalah ketika Italia menginvasi Libya pada tahun 1910. Perang pendek namun heroik itu belangsung kurang lebih setahun. Terputusnya jalur darat dan lemahnya angkatan laut kekhilafahan Turki Utsmani menjadi sebagian penyebab kekalahan operasional.

Foto ini mengabadikan saat kembalinya beberapa perwira tinggi beserta keluarganya pada tahun 1912. Mereka dikembalikan ke İstanbul setelah menjadi tawanan perang Italia selama setahun. Jika kita perhatikan seksama, maka isteri serta keluarga perempuan perwira ini masih mengenakan hijab penuh serta bercadar.

Foto ini merekam generasi militer Turki yang masih memegang kuat prinsip hijab. Institusi kekhilafahan masih tetap ada hingga 12 tahun lagi setelah foto ini diambil. Setelah itu sekularisasi pada Republik Turki menghapus dan melarang hijab, dimulai dari para perwira tinggi militer.

Saat ini sebagian mendung di Turki mulai sirna, di negeriku mendung masih menggelayuti Ummat

 ✳🇲🇨 Selamat Hari Pahlawan Nasional  🇲🇨✳

“Insaf-lah! Barang siapa mati, padahal belum pernah berperang, bahkan hatinya berhasrat perangpun tidak, maka matinya ia di atas cabang kemunafikan.” Jend. Soedirman.

“Andai tidak ada kalimat takbir, saya tidak tahu dengan apa membakar semangat pemuda melawan penjajah.” Bung Tomo.

Khadijah Binti Khuwailid R.a. (Part 1)

📆 Selasa, 07 Shafar 1438 H/08 November 2016

📔 Sirah

📝 Ustadz Yani
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃

إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا.

“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab: 33)

1⃣ Profil dan Pernikahannya Dengan Rasulullah SAW

Khadijah binti khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushay Al-Qurasiyah Al-Asadiyah… begitulah nama lengkap bunda Khadijah. Lahir di Makkah pada tahun 68 sebelum hijrah. Terlahir dari keluarga terhormat dan mulia, bahkan di juluki Ath-Thahirah (wanita suci) dimasa jahiliyah. Ayahandanya meninggal pada perang Fijar.

Selain dari keluarga terhormat di kaumnya, bunda Khadijah adalah Bussiness Woman ulung saat itu. Kafilah dagangnya tak ada henti membawa barang dagangan dari Makkah-Madinah, dan juga sering menyewa orang untuk menjualkan barang dagangannya ke Syam dengan imbalan.

Dengan segala kelebihan yang dimiliki bunda Khadijah merupakan puncak impian bagi wanita pada umumnya, namun, Allah SWT menghendaki melebihi dari batas pada umumnya, bahkan melebihi dunia yang fana ini.

Kemuliaan mana lagi yang dapat menandingi kemuliaan wanita yg dihormati di kaumnya, kaya raya, dan sebagai istri dari manusia paling mulia di bumi ini, yaitu Muhammad Rasulullah SAW.

Sebenarnya sudah banyak para lelaki mendekati bunda Khadijah saat itu, namun, tampaknya tak ada yang berkenan di hatinya. Sebelum menikah dengan Rasulullah SAW, beliau adalah janda yang sudah menikah 2 kali. Pernikahan pertama dengan Abu Halah bin Zurarah bin Nabasy At-Tamimi, dan kedua dengan Atiq bin A’iz bin Umar bin Makzhum.

Bunda Khadijah menerima pinangan Rasulullah SAW, berawal dari informasi atas  kemuliaan akhlak dan sifat amanah yang terpuji nya Rasulullah. Dan saat itu Rasulullah SAW belumlah diangkat oleh Allah SWT sebagai Nabi. Bunda mengutus budaknya Maisarah menawarkan kerjasama kepada Rasulullah SAW dalam perdagangannya ke Syam dengan imbalan tertentu, dan menyertainya, gayung bersambut dan Rasulullah SAW pun menerima.

Selama perjalanan Maisarah melihat banyak keistimewaan pada diri Rasulullah SAW, diantaranya adalah saat Beliau singgah disebuah pohon dekat tempat ibadah seorang rahib. Rahib tersebut bertanya kepada Maisarah, “Siapa orang itu?” “Orang dari suku Quraish, penduduk tanah Haram (Makkah)” jawab Maisarah.

Rahib itu pun berkata; “Tidak ada yang singgah seorangpun dibawah pohon itu kecuali seorang Nabi.”

Keistimewaan lainnya yang dimiliki Rasulullah SAW adalah akhlak mulia, tutur kata yg lembut, sifat Amanah dan kejujuran. Maisarah pun menangkap Barakah pada diri Beliau, karena barang dagangannya mendapat keuntungan berlipat-lipat.

Setelah kembalinya dari Syam, Maisarah pun melaporkan semuanya kepada bunda Khadijah. Seperti mendapatkan apa yang selama ini dicarinya, bunda Khadijah pun mengungkapkan keinginannya kepada sahabatnya Nafisah binti Umayyah tentang perasaannya terhadap Rasulullah SAW. Lalu, Nafisah pun menyampaikannya kepada paman Rasulullah SAW, Hamzah bin Abdul Muthalib.

Ternyata, keinginan bunda Khadijah disambut baik oleh Rasulullah SAW, lalu Hamzah pun secepatnya mendatangi paman bunda Khadijah yaitu ‘Amr bin Asad bin Abdul Uzza untuk menyampaikan lamaran dari Rasulullah SAW kepada bunda Khadijah. Lalu, pernikahan pun dilaksanakan dengan mahar 12 Uqiyah, dan saat itu Rasulullah SAW berusia 25 tahun dan bunda Khadijah berusia 40 tahun.

Begitulah takdir yang Allah SWT gariskan, didalamnya terkandung pelajaran yg sangat berharga. Akhlaq mulia adalah bekal paling utama dalam kehidupan, disini menjadi standar penilaian bagi orang-orang mulia. Dan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun rumah tangga, sebagaimana Rasulullah SAW isyaratkan.

إِذَا جَاءَكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِيْنَهُ وَخُلُقَهُ فَأَنْكِحُوْهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسَادٌ

“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita kalian) maka hendaknya kalian menikahkannya dengan wanita kalian. Bila tidak, akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan.” (HR. At-Tirmidzi no. 1085, hadits ini derajatnya hasan)

Bersambung…

Maraji’ :
Isteri & Puteri Rasulullah SAW (Mengenal & Mencintai Ahlul Bait)

• Divisi Terjemah Kantor Dakwah Sulay KSA (Penyusun : Ust. Abdullah Haidir, Lc)

Peran Turki di Irak, Ketika Pemimpin Kaum Muslimin Punya Kekuatan dan Bukan Boneka Asing

Kamis, 03 Safar 1438H / 3 November 2016

SIROH DAN TARIKH

Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

🌐 İstanbul, Turki

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, kembali menegaskan pentingnya Turki terlibat pada pertempuran pembebasan Mosul dari tangan ISIL. Meskipun Mosul (al-Mawshil) berada di dalam wilayah negara Irak, beliau menyatakan bahwa “Turki memiliki tanggung-jawab sejarah di wilayah ini.”

💡 Sebagai seorang pembaca sejarah amatiran, sulit rasanya untuk tidak kagum dengan Erdoğan dan tim sejarah di belakangnya. Duh, ngiri sekali dengan narasi sejarah yang sedang dibangun dalam tubuh balatentara Republik Turki sekarang. Beliau sepertinya masih menahan diri, seharusnya bukan hanya Mosul namun Baghdad hingga Basra itu dulu urusan Turki. Iya seratus satu tahun yang lalu, bendera Turki Utsmani masih berkibar di muara Sungai Tigris sekitar tahun 1915.

Berbicara di Ankara, hari Selasa kemarin, beliau menyatakan bahwa Turki tidak ingin terlibat dalam konflik sektarian di Irak. Namun, menyuarakan pentingnya memperkuat bangsa Arab Sunni dan Kaum Türkmen di Mosul. “Turki ingin ada di meja perundingan sekaligus di lapangan, ada alasan kuat untuk itu,” tandas Erdoğan.

💡 Cantik sekali bahasa diplomasinya. Tentu beliau mengarahkan telunjuknya pada dominasi agama Syi’ah yang kini mengendalikan pemerintah boneka Amerika Serikat di Baghdad.

Pasukan gabungan Irak dan Kurdi semakin maju mengunci Mosul setelah merebut sekitar 20an kampung dari tangan ISIL yang juga rekayasa AS. Dalam pidatonya, presiden Erdoğan mengingatkan agar milisi Syi’ah tidak dilibatkan dalam pertempuran mengingat kejahatan HAM yang mereka telah perlihatkan pada operasi militer di bagian Irak lainnya. Beliau menegaskan lagi bahwa, “tigapuluh ribu milisi syi’ah yang dikenal fanatik itu harus siap dengan apa yang mereka akan hadapi (angkatan bersenjata Turki),” jika memaksakan diri hadir di Mosul.

💡 *Pernyataan yang tegas oleh seorang pemimpin negeri Kaum Muslimin yang melek terhadap percaturan politik Iran dan milisi syi’ah-nya.* Pantas jika beliau dicintai bukan hanya oleh rakyat Turki, namun oleh Kaum Muslimin di berbagai penjuru dunia. Khususnya, negeri Kaum Muslimin yang sampai hari ini terpaksa dipimpin oleh boneka serta barut pilihan asing.

Dua pekan sebelumnya, parlemen Turki telah mensahkan perpanjangan satu tahun bagi pengerahan pasukan ke Syria dan Irak. Parlemen juga menyetujui pengerahan 2 ribu pasukan melintasi perbatasan Irak untuk memerangi organisasi terorisme.

Seperti yang terlihat pada foto di atas, telah ditempatkan 500 pasukan elit Turki di Markas Bashiqa, sebelah utara Irak, guna melatih pasukan milisi Sunni lokal. Mereka akan dikerahkan untuk membantu pembebasan atas kota Mosul.

Beberapa hari sebelum itu, perdana menteri Irak, Haider al-Abadi, mengecam tindakan Turki dan meminta UN Security Council untuk membahasnya. Presiden Erdoğan menanggapinya dengan mengatakan, “pemerintah Irak sebaiknya fokus untuk menghadapi pasukan ISIL dan PKK saja, daripada bicara keras dan sombong kepada Turki.”

Bahkan, mantan penasihat militer Turki di Irak mengatakan kepada al-Jazeera, “Ankara memposisikan Baghdad sebagai pemain asing untuk urusan Mosul. Turki melihat Baghdad sebagai kekuatan syi’ah dukungan Iran yang hendak menguasai Mosul yang mayoritas Islam.” Ia menambahkan, “jika Baghdad diperbolehkan masuk dengan mengerahkan kekuatan sejauh dari Iran, maka Turki lebih berhak untuk masuk ke Mosul yang secara historis terhubung kepada Turki sejak lama.”

Kritik juga datang dari John Kirby, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, pekan lalu: “semua negara tetangga harus menghormati kedaulatan perbatasan Irak.” Amerika Serikat akan memainkan peran sebagai kekuatan udara dalam rencana penyerangan ISIL di Mosul nanti. Kirby juga mengajak semua pihak untuk fokus pada penghancuran Da’esh (ISIL).

Erdoğan menanggapi komentar Kirby, “jika kalian bisa datang dari jauh karena merasa terpanggil oleh retorika Baghdad, okelah. Tetapi Turki juga memiliki perbatasan dengan Irak sepanjang 350 km dan selalu dalam posisi terancam.” Beliau menambahkan, “secara historis kami punya tanggung-jawab di Mosul, maka kami akan berada di sana!”

💡 Erdoğan tentu sedang menceramahi petinggi AS tersebut bahwa Mosul pernah menjadi bagian dari Turki (Utsmani) selama lebih dari 400 tahun. Baru pada tahun 1918 kemarin diduduki Inggris pada akhir Perang Dunia Pertama. Secara yuridis, Mosul adalah bagian dari Turki yang dipaksakan menjadi salah satu propinsi Irak yang digarap oleh Inggris dan Perancis.

Menurut Gurcan, AS agak meradang karena Turki mau hadir di Mosul secara independen dan bukan di bawah ketiak Amerika Serikat. Turki bersikeras untuk menahan milisi Syi’ah serta elemen militer Kurdi yang pro-PKK masuk ke Mosul. Perdana Menteri Turki, Binali Yıldırım, juga akan mengerahkan dukungan serangan udara kepada milisi yang mereka latih di markas Bashiqa.

Amerika Serikat sepertinya tidak keberatan atas rencana Turki, selama AS tetap memegang peran dominan di wilayah tersebut. Dibutuhkan kejelian sebuah diplomasi tingkat tinggi Dari pihak Turki untuk mengelola ini semua.

Upaya menurunkan ketegangan bilateral antara Turki dan Irak sudah dilancarkan menurut menteri luar negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu. Delegasi Irak dijadwalkan tiba di Ankara pada akhir pekan ini. Çavuşoğlu menegaskan perlunya pendekatan diplomatik pada lawatannya ke Azerbaijan. Ia menegaskan hal tersebut setelah Under-Secretary dari Kementerian Luar Negeri Turki, Umit Yalçın, melawat ke Baghdad hari Senin kemarin.

💡 Walau diplomasi dikuatkan, tujuan akhir Turki tentu saja peggelaran militer serupa seperti di Suriah ketika Operasi Euphrates Shield yang sukses kemarin.

Agung Waspodo, bisa tersenyum pagi ini, alhamdulillah masih ada berita bagus di jagad Dunia Islam..
Depok, 19 Oktober 2016

KISAH NABI ADAM A.S. (2)

Selasa, 01 Safar 1438 H/01 Nopember 2016

Sirah

Pemateri: Dr. Wido Supraha

=============================

Brother and Sista,

Apa khabarnya? Today, kita dah masuk bulan Safar lho? Tetap semangat yach!
Oh ya, terkait judul materi ini, kita lanjutkan ya kisahnya.

Dari berbagai nash yang kita terima hari ini, berikut ini kelanjutan beberapa fakta terkait dengan Nabi Adam a.s., sebagai berikut:

5⃣ Nabi Adam a.s. adalah manusia yang kehidupannya menyadarkan kita semua, bahwa manusia dapat dengan mudah diombang-ambingkan oleh syaithan akan sesuatu hal hingga memiliki persepsi yang berbeda 180 derajat, jika manusia tidak berpegang kokoh dengan ilmu, dan hal ini terlihat dalam persepsi Adam a.s. akan hakikat pohon ‘ syajaratul khuldi’ dan makna kekekalan dari Allah ﷻ (Q.S. 2:35/ 7:18-19/ 20:116-119) dan syaithan (Q.S. 7:20-22/ 20:120/

6⃣ Nabi Adam a.s. adalah manusia pertama yang menyadarkan seluruh manusia di muka bumi bahwa terbukanya aurat bagi manusia akan hadir rasa malu yang luar biasa, dan ini terlihat setelah Nabi Adam a.s. dan istrinya memilih memakan pohon terlarang. (Q.S. 20:21)

7⃣ Kisah Nabi Adam a.s. mengingatkan umat manusia bahwa jika di dunia mereka memiliki mata yang bisa melihat ayat-ayat Allah ﷻ tapi tidak beriman dan berilmu dengannya, maka kelak manusia akan dikumpulkan dalam kondisi tidak dapat melihat alias buta. (Q.S. 20:115-126)

8⃣ Kecerdasan Adam a.s. yang mengetahui seluruh nama-nama yang digunakan di dunia seperti nama-nama manusia, hewan, bumi, zat, gerakan, bentuk dan sejenisnya adalah karena ilmu dari Allah ﷻ, sehingga kesadaran ini tidak menjadikan Nabi Adam a.s. sombong di puncak kecerdasannya. (Q.S. 2:33)

Sampai disini dulu ya Brother and Sista. Ada yang mau ditanyakan? Kita akan lanjutkan poin-point terkait penciptaan manusia pada tulisan selanjutnya ya.

Jika Terpaksa Mundur, Lakukan Dengan Elegan Jika Sudah Memukul Mundur, Jangan Beri Kesempatan Bertahan

Kamis, 26 Muharram 1438H / 27 Oktober 2016

SIROH DAN TARIKH

Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

Salerno – Foothold in Europe, David Mason, Ballantine’s Illustrated History of the Violent Century – Battle Book no. 24, New York: 1972.

Buku tipis ini membahas lengkap Operasi Avalanche yang merupakan pendaratan Sekutu di wilayah “sepatu” Italia yang diduduki Jerman. Operasi militer yang digelar bersamaan dengan Operasi Slapstick ini adalah kelanjutan dari Operasi Husky (Juli 1943) dan Baytown (September 1943) melewati pertengahan Perang Dunia Kedua.

Karena pendaratan Sekutu dan pukulan balik Vietinghoff sudah sering dibahas, maka saya hendak menulis sedikit saja pelajaran tentang bagaimana taktik mundur-teraturnya Jerman setelah itu. Jenderal Clark yang memimpin Operasi Avalanche juga menguatkan persepsi saya tentang kemahiran Jerman dalam hal ini ketika mengatakan: “Kesselring was a master of delaying tactics.”

Ketika perintah mundur turun lewat tengah hari, maka pada malamnya hampir semua elemen tempur Jerman sudah bergerak. Yang tersisa hanyalah kesatuan jaga mundur (rearguard elements) yang memang bertugas untuk melindungi gerak mundur utama.

*Lesson #1* jika terpaksa mundur, lakukanlah dengan teratur dan terhormat.

Garis mundur balatentara Jerman adalah sepanjang Sungai Volturno. Persiapan untuk menjadikan garis itu sebagai basis pertahanan berikutnya yang kuat pasti membutuhkan waktu. Pasukan yang mundur mendapat tugas ganda disamping menyelamatkan kesatuannya; yaitu menahan laju pengejaran Sekutu. Setiap bukit dan lembah diubah menjadi medan tempur yang menguntungkan pihak yang bertahan. Kota Naples terpaksa ditinggalkan dan dibumi-hanguskan oleh Jerman agar Sekutu tidak dapat langsung memanfaatkannya, terutama fasilitas pelabuhan.

*Lesson #2* bertempur sambil mundur adalah satuan tindakan terkoordinasi dalam suasana chaos yang tak menentu; hanya jiwa korsa, disiplin, dan kepemimpinan yang mumpuni yang berpeluang mencegah pecahnya kepanikan.

Faktor cuaca pun tidak mendukung laju gerak balatentara Sekutu dengan hadirnya musim hujan dan badai yang menjadikan jalanan seperti kubangan lumpur. Pasukan Sekutu harus memulai lagi perjuangannya merebut sejengkal demi sejengkal bumi Italia. Namun yang sudah pasti, balatentara Jerman kini terdesak mundur, Jenderal McCreery menginstruksikan kepada Korps X bahwa: “once we have the enemy on the run, we will keep him moving.”

*Lesson #3* jika lawan sudah limbung, jangan beri dia waktu dan ruang untuk kembali kokoh. Terus kejar dan hujani serangan sampai jatuh tak berkutik.

Agung Waspodo, berharap hari ini penuh keberkahan kembali
Depok, 18 Oktober 2016