Berwudhu Dengan Air Hangat

*Ustadz Menjawab*
_Senin, 26 September 2016_✏
Ustadzah Dra Indra Asih
🌿🌺🍂 *Wudhu Air Hangat*
                                                                       Assalamu’alaikum Ustadzah,izin bertanya,bagaimana hukumnya jika dalam kondisi sakit kita berwudu memakai air hangat? Terima kasih atas jawabannya.
                            
🌺Jawaban :
————
         
و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Mayoritas ulama’, termasuk madzhab syafi’i berpendapat bahwa bersuci dengan menggunakan air yang dipanaskan dengan selain menggunakan sinar matahari, seperti dengan api itu diperbolehkan dan tidak makruh, pendapat berbeda diriwayatkan dari Imam Mujahid yang menyatakan hukum penggunaannya adalah makruh.
Diantara dalil yang menguatkan diperbolehkannya menggunakan air yang dipanaskan dengan selain menggunakan sinar matahari adalah beberapa riwayat yang menjelaskan penggunaan air yang direbus oleh para sahabat dan tabi’in. Antara lain :
1. Aslam, budak sayyidina Umar, meriwayatkan ;
أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ كَانَ يُسَخَّنُ لَهُ مَاءٌ فِي قُمْقُمَةٍ وَيَغْتَسِلُ بِهِ
“Sesungguhnya Umar bin Al-Khoththob rodhiyallohu ‘anhu direbuskan air didalam qumqumah (wadah untuk merebus air), lalu beliau mandi dengan menggunakan air tersebut.” (Sunan Kubro lil-Baihaqi, no.11 dan Sunan Daruquthni, no.85)
2. Diriwayatkan dari Ayyub, ia berkata
سَأَلْتُ نَافِعًا، عَنِ الْمَاءِ الْمُسَخَّنِ، فَقَالَ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَتَوَضَّأُ بِالْحَمِيمِ
“Aku bertanya pada Nafi’ mengenai (penggunaan) air yang dipanaskan, beliau menjawab : “Ibnu Umar berwudhu dengan menggunakan air panas.”(Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, no.256)
3. Diriwayatkan dari Abu Salamah, ia berkata ;
قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: إِنَّا نَدَّهِنُ بِالدُّهْنِ وَقَدْ طُبِخَ عَلَى النَّارِ، وَنَتَوَضَّأُ بِالْحَمِيمِ وَقَدْ أُغْلِيَ عَلَى النَّارِ
“Ibnu Abbas berkata : “Kami (para sahabat) menggunakan minyak wangi yang dimasak diatas api, dan kami juga wudhu dengan air panas yang direbus diatas api” (Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, no.258)
4. Diriwayatkan dari Qurroh, ia berkata ;
سَأَلْتُ الْحَسَنَ عَنِ الْوُضُوءِ بِالْمَاءِ السَّاخِنِ، فَقَالَ: لَا بَأْسَ بِه
“Aku bertanya pada Al-Hasan, mengenai wudhu dengan air yang direbus, beliau menjawab : “Tidak apa apa”. (Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, no.259)
( Dijawab oleh : dan  )
Referensi :
1. Al Majmu’, Juz : 1 Hal : 91
2. Al Hawi Al Kabir, Juz : 1 Hal : 41
3. Al Bayan, Juz : 1 Hal : 14
4. Nihayatul Muhtaj, Juz : 1 Hal : 71
5. Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, Juz : 39 Hal : 364
6. Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, Juz : 1  Hal : 31
Sumber:
fikihkontemporer.com
Wallahu a’lam.
🌿🌺🍄🍀🌷🌹🌻
Dipersembahkan Oleh:
Website : www.iman-manis.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼Sebarkan! Raih Bahagia….

Bergaul-lah Walau Ekslusif Itu Nyaman

 Senin, 24 Dzulhijjah 1437H / 26 September 2016
 *HADITS DAN FIQIH*

 Pemateri: *Ustadz Farid Nu’man Hasan.*

 *Bergaul-lah Walau Ekslusif Itu Nyaman*

 Sejarah menunjukkan para Nabi dan Rasul ‘Alaihimussalam juga bergaul
 Begitu juga Nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
 Gelarnya Al Amin – terpercaya, menunjukkan bahwa Beliau bergaul
 Gelar tersebut bukan gratisan, tapi hasil dari gaulnya di tengah masyarakat dan mereka merasakan keluhuran akhlaknya
 Bergaul-lah … Sebab dengannya kita dapat memberikan manfaat kepada orang lain, sehingga kita menjadi manusia terbaik:
وخير الناس أنفعهم
للناس
Manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. (HR. Ad Daruquthni dalam Al Afrad, Dhiya Al Maqdisi dalam Al Mukhtarah. Dishahihkan oleh Imam As Suyuthi)
 Bergaul-lah, agar kita matang dalam pertarungan hidup dan menghadapi tipe beragam manusia, lalu bertahanlah atas fitnah-fitnahnya
 Imam An Nawawi dalam kitabnya yang terkenal, Riyadhus Shalihin min Kalami Sayyidil Mursalin, membuat bab yang sangat panjang, “Keutamaan berbaur dengan manusia dan menghadiri perkumpulan dan jamaah mereka, menyaksikan kebaikan dan majlis dzikir bersama mereka, menjenguk orang sakit, dan mengurus jenazah mereka. Memenuhi kebutuhan mereka, membimbing kebodohan mereka, dan lain-lain berupa kemaslahatan bagi mereka, bagi siapa saja yang mampu untuk amar ma’ruf nahi munkar, dan menahan dirinya untuk menyakiti, serta bersabar ketika disakiti.”
 Imam An Nawawi berkata, “Ketahuilah, bergaul dengan manusia dengan cara seperti yang saya sebutkan, adalah jalan yang dipilih oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan seluruh Nabi Shalawatullah qwa Salamuhu ‘Alaihim, demikian pula yang ditempuh oleh Khulafa’ur Rasyidin, dan orang-orang setelah mereka dari kalangan sahabat, tabi’in, dan orang setelah mereka dari kalangan ulama Islam dan orang-orang pilihannya. Inilah madzhab kebanyakan dari tabi’in dan orang-orang setelah mereka, ini pula pendapat Asy Syafi’i dan Ahmad, dan kebanyakan fuqaha radhiallahu ‘anhum ajma’in. Allah Ta’ala berfirman: “Saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan” (QS. Al Maidah: 2) Ayat-ayat dengan makna seperti yang saya sebutkan sangat banyak dan telah diketahui. (Riyadhush Shalihin, hal. 182. tahqiq oleh Muhammad Ishamuddin Amin. Maktabatul Iman, Al Manshurah)
 Tapi, gaul tidak sembarang gaul apalagi jika kita dalam posisi lemah, maka bergaullah dgn mereka yg kuat agamanya dan bs membantu menuju surga.
الْمَرْءُ عَلَى دِينِخَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ
Seorang tergantung agama kawan dekatnya maka lihatlah kepada siapa kalian berkawan dekat. (HR. Ahmad No. 8417. Sanadnya jayyid. Ta’liq Musnad Ahmad No. 8417)
Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Kelicikan Syetan Dalam Menyesatkan Manusia

 Ahad, 23 Dzulhijjah 1437H / 25 September 2016
 QUR’AN DAN TAFSIR

 Pemateri: Ustadz Farid Nu’man

  Kelicikan Syetan Dalam Menyesatkan Manusia

A. Ayat Al Quran
Kelicikan syetan Allah Ta’ala ceritakan dalam ayat berikut:
وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ ۖ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Dan berkatalah syetan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan:
“Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku.
Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”.
Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
(QS. Ibrahim: 22)
Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah mengutip dari umumnya ahli tafsir:
“Pada saat ahli surga masuk ke surga, dan ahli neraka masuk ke neraka, maka penduduk neraka begitu
marah kepada Iblis.
Lalu Iblis pun berdiri di antara mereka dan berkhutbah, sebagaimana yang Allah Ta’ala firmankan.”
Maroji’:
Imam Ibnul Jauzi, Zaadul Masiir fi ‘Ilmit Tafsiir, 2/510
B. Pelajaran penting dari ayat ini:
1. Ini adalah pengakuan syetan saat hari pembalasan.
2. Syetan mengakui Allah punya janji dan janji-Nya adalah haq.
3. Syetan menyatakan dirinya juga berjanji tapi dia mengakui telah ingkar thdp janjinya.
4. Syetan menyatakan dia tidak berkuasa untuk memaksa manusia mengikuti dirinya, tapi dasar manusianya saja yang mau mengikutinya.
5. Maka, kata syetan kepada manusia, jangan salahkan aku tapi salahkan diri kalian sendiri.
6. Syetan mengakui dirinya lemah dan tidak mampu menolong manusia yang mengikutinya, manusia itu pun tidak mampu menolong dirinya sendiri.
7. Bahkan, syetan pun tidak suka dan tidak membenarkan kalau manusia melakukan kesyirikan, padahal kesyirikan itu disebabkan rayuannya.
Wallahu A’lam bis shawab

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

Uang Perusahaan

*Ustadz Menjawab*
_Ahad, 25 September 2016_
Ustadz Syaikhul Muqorrobiin
 *Uang Perusahaan*
Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah
Ada pertanyaan dr seorang kawan tentang bagimana caranya bertobat kalo kita melakukan korupsi terhadap perusahaan tempat kita bekerja ..
*Kasusnya :*
Beliau katanya bekerja sbg seorang marketing di salah satu perusahaan swasta di jakarta, suatu saat melakukan transaksi penjualan (jual beli) barang perusahaan yg barangnya diluar dr stok gudang (tdk tercatat dlm sistem invetory barang)
Pada saat terjadi Transaksi jual beli kondisi normal dng sistem COD.
nah permasalahanya timbul pada saat uang hasil penjualan barang tsb akan diserahkan ke bag finance perusahaan ternyata oleh bag keuangan ditolak dng alasan stok barang yg dijual  tsb tdk terdapat di sistem inventory perusahaan.
Akhirnya bag finance minta agar dana tersebut di pegang sj dulu oleh si marketing (minta nanti saja disetorkannya)
Waktu berjalan terus hingga beberapa bulan dan si marketing pun terus menanyakan masalah status dana tersebut dan tetap  jawabanya iya nanti saja…sampai akhirnya berjalan serahun lebih tanpa kejelasan dan uangpun akhirnya hbs terpakai.
Masalah berikutnya,  perusahaan tempatnya bekerja kondisinya dlm kondisi kolaps
dan akhirnya memutuskan utk melakukan efisiensi terhadap beberapa karyawanya dengan mem PHK beberapa karyawannya termasuk si marketing ini.
Karena uangnyapun habis terpakai dan beliau di PHK tiba2 akhirnya beliau keluarlah dari perusahaan tsb tanpa pernah mengembalikan lagi uang peruhaan dr hasil jual beli tersebut..
Pertanyaanya
Bagaiman dengat status perbuatan tersebut, apakah dia berdosa dan bila berdosa bagimana cara ia bertobat atau memohon ampun ?
Lalu Bagaimana dngan status uang hasil penjualanya apakah tetap harus dikembalikan ke perusahaan tempat ia bekerja dulu ? Dan bagaimana caranya krn kasusnya juga sdh lewat beberapa tahun kemudian dan si marketingpun sdh tdk pernah berkomunikasi sama sekali dengan perusahaan tersebut.
Mohon penjelasan dan jawabannya dari ust
Jazakallohu khoir
Jawaban
————-
و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
barang penjualannya tercatat sbg inventori di mana?
Jika tdk tercatat di inventori gudang tempat dia bekerja, pasti tercatat di gudang lain. tidak mungkin barangnya tiba2 muncul dr alam ghaib kan? 
Intinya, uang tersebut bukan haknya, dan wajib dikembalikan kepada yg berhak (gudang/kantor/perusahaan asal muasal barang yg dijualnya).
jika tdk berhasil menemukan tempat tujuan pengembalian uang tsb, maka bisa jadi diperbolehkan bersedekah kepada faqir miskin sejumlah uang yg telah diambilnya. Hal ini fatwa sebagian ulama yg membolehkan pengutang untuk mengganti utangnya dg bersedekah atas nama pemberi utang jika tdk berhasil menemukan pemberi utangnya.
Wallahu a’lam.

Dipersembahkan Oleh:
Website : www.iman-manis.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan! Raih Bahagia….

Kisah Kabisyah binti Ma'an

📆 Sabtu, 22 Dzulhijjah 1437H / 24 September 2016
📚 *SIROH & KELUARGA*

📝 Pemateri: *Ustadzah Eko Yuliarti Siroj, S.Ag*
📝 *Kisah Kabisyah binti Ma’an*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Kabisyah binti Ma’an menikah dengan seseorang yang sudah menikah sebelumnya dengan perempuan lain dan memiliki anak. Ia hidup berkeluarga dengannya penuh dengan ridho dan bahagia. Suaminya adalah tipe yang sangat penyayang dan melindungi keluarga. Akan tetapi….Kabisyah tak juga dikarunia anak. Istri pertama suami Kabisyah meninggal. Dan tinggallah si anak dengan ayahnya dan Kabisyah dengan penuh kasih sayang. Si anak benar-benar merasakan kasih sayang Kabisyah. Ibu sambungnya itu perempuan yang sangat baik. Pantas jika ia menempati tempat istimewa di lubuk hati sang ayah.
Tahun berganti dan suami Kabisyah jatuh sakit cukup lama.  Suatu hari ia memanggil anaknya dan berwasiat agar menjaga dan memelihara ibunya dengan baik. Kemudian ia memanggil istrinya dan menitipkan anaknya kepadanya. Tak lama iapun wafat.
Setelah pemakaman usai, Kabisyah dikejutkan dengan Abul Qois anak suaminya yang melemparkan baju suaminya kepadanya. Dalam kebiasaan jahiliyah itu berarti bahwa istri tidak memiliki hak atas waris suaminya dan tidak boleh menikah lagi. Dan urusannya berada ditangan anak/kerabat mayit yang melemparkan pakaian tadi. Jika ia berkehendak, ia (anak atau kerabat mayit) bisa menikahinya, menikahkan istri si mayit dengan siapa saja laki-laki pilihan anak/kerabat itu,  atau membiarkan si istri terpenjara didalam rumah hingga akhir hayatnya.
Diam-diam Kabisyah menemui Rasulullah Saw. Ia tahu bahwa Islam memuliakan perempuan dan memberi kabar gembira kaum mukminat yang solihat bahwa mereka akan mendapatkan surgaNya. Dan bahwa ia memiliki taklif/beban dari Allah sebagaimana laki-laki, sama persis. Ia berharap Rasulullah Saw akan menyelamatkannya dari penjara rumah dan kezaliman ini. Ia mendapatkan Rasulullah sedang di mesjid, kemudian ia berkata:”Ya Rasulullah…suamiku wafat dan anaknya melemparkan baju suamiku kepadaku. Maka aku tidak mendapatkan waris dari suamiku dan aku tidak bisa menikah lagi. Dan inilah aku…seorang tawanan dirumahnya sendiri yang hanya menunggu mati. Maka aku menanti pemuliaan Islam terhadap perempuan.”
Allah Swt mendengar aduan Kabisyah dan turunlah ayat yang melarang kaum muslimin menghalangi waris perempuan dengan cara seperti ini.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّساءَ كَرْهاً وَلا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلاَّ أَنْ يَأْتِينَ بِفاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَعاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئاً وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْراً كَثِيراً
“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS An Nisa: 19)
📚 *Hikmah kehidupan:*
✳ Islam memuliakan perempuan dan menempatkannya di posisi yang sama dengan laki-laki.
✳ Di hadapan Allah, laki-laki dan perempuan berada pada posisi yang sama. Perbedaan mereka ada pada fisik yang menyebabkan berbeda karakter. Perbedaan fisik dan karakter berdampak pada perbedaan peran. Dan perbedaan peran inilah yang menjaikan mereka berbeda tanggung jawab.
✳ Manusia paling mulia adalah yang paling bertakwa . Baik ia laki-laki maupun perempuan.
✳ Harta adalah fitnah dunia. Jika tak arif memandang dan menggunakannya, ia bisa menjadi sumber masalah, memecah ukhuwah dan menimbulkan tamak dalam diri.
✳ Didalam Islam seorang perempuan dibenarkan mencari keadilan untuk dirinya sendiri. Berjuang dan tidak tergantung pada orang lain.
✳ Kisah Kabisyah juga menjadi teladan bahwa seseorang (terutama perempuan) tidak boleh berdiam diri saat didzalimi orang lain, akan tetapi harus berusaha untuk keluar dari kedzaliman itu.
✳ Rasulullah Saw sangat menghargai suara perempuan. Mereka diberi kesempatan untuk belajar, menyampaikan pendapat, mengadukan masalah, dll. Bahkan Allah Swt yang langsung merespon aduan kaum perempuan.
Wallohu a’lam bis showwab
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan oleh:
website: http://www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼 Sebarkan! Raih pahala…

Bekerja ato Menikah

*Ustadz Menjawab*
_Sabtu, 24 September 2016_
Ustadz Farid Nu’man
🌴🌴 *Bekerja ato Menikah*
Assalamu’alaikum Ustadz..
Bagi anak perempuan, ortunya menginginkan dia utk bekerja dulu. Tapi usianya sudah selayaknya menikah. Jd mana prioritas, bekerja atau meyakinkan ortunya dia ingin menikah??
🌴🌴 *Jawaban*
و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Wanita bekerja itu tidak wajib, tidak sunnah, boleh saja itu pun bersyarat, yakni jika memang itu dibutuhkan, menjaga adab pakaian dan pergaulan.
Menikah itu hukum asalnya adalah mubah, dia bisa sunnah, wajib, makruh, bahkan haram tergantung kondisi pelakunya.
Utk nikah, jika memang dia masih mampu menjaga diri dan kehormatan, dia bisa menundanya. Sedangkan orangtua, mentaatinya adalah wajib. Maka, mendahulukan perintah orangtua adalah wajib selama bukan dlm perintah maksiat. Sementara wanita bekerja, bukanlah perintah maksiat, selama syarat2nya terpenuhi itu. Apalagi jika itu bisa membantu keadaan ekonomi keluarga, sebab dahulu Asma pernah membantu pekerjaan Zubeir bin Awwam.
Wallahu a’lam
🌿🌺🍄🍀🌷🌹🌻
Dipersembahkan Oleh:
Website : www.iman-manis.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼Sebarkan! Raih Bahagia….

Anjuran Memintakan Doa Orang Shaleh Kepada Allah Swt

 Jumat, 21 Dzulhijjah 1437H / 23 September 2016
 MUAMALAH

 Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag.

  Anjuran Memintakan Doa Orang Shaleh Kepada Allah Swt

A. Hadits Nabi
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَتْ أُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ خَادِمُكَ أَنَسٌ ادْعُ اللَّهَ لَهُ قَالَ اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ (رواه البخاري)
Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu, bahwa ibuku pernah berkata kepada Rasulullah Saw, ‘Wahai Rasulullah, anakku ini Anas adalah pelayanmu, do’akanlah ia”. Maka beliau berdoa: “Ya Allah, limpahkanlah hartanya, perbanyaklah anak-anaknya dan berkahilah atas apa yang Engkau berikan kepadanya.” (HR. Muslim)
B. Hikmah Hadits :
1. Kasih sayang Nabi Saw kepada para sahabat dan seluruh umatnya, serta kedeķatan beliau terhadap mereka.
Sehingga mereka tiada enggan meminta sesuatu kepada beliau, termasuk memintakan doa.
2. Bolehnya memintakan doa melalui orang-orang shaleh kepada Allah, agar diberikan keberkahan, keturunan, harta, usaha, dimudahkan dari kesulitan, dsb.
Karena bisa jadi, melalui kedekatan dan ketakwaan mereka kepada Allah Swt, Allah akan mengabulkan doa dan permohonannya.
3. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, yang selalu menginginkan kebaikan dan keberkahan untuk anak-anaknya.
Dan umumnya doa seorang ibu kepada anaknya tiada pernah berhenti di setiap waktu.
4. Anjuran bagi orang-orang shaleh untuk mendoakan orang-orang yang meminta didoakan. Karena setiap doa, adalah doa juga bagi dirinya dan tentunya akan menjadi amal shaleh baginya.
Ya Allah, berkahilah umat ini, berkahilah dakwah ini, berkahilah yang membaca tulisan ini dan berkahilah yang menyebarkan tulisan ini…
Amiiin Ya Rabbal Alamin.
Wallahu A’lam bis shawab

Dipersembahkan oleh:
http://www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
Sebarkan dan raihlah pahala …

SYI'AH dan NIKAH MUT'AH

*Ustadz Menjawab*
_Jum’at, 23 September 2016_
Ustadz DR Wido Supraha
💐🌻🌷 *SYI’AH dan NIKAH MUT’AH*
Assalamu’alaikum ustadz/ah..
Syiah identik dgn nikah secara mut’ah, apakah benar itu salah satu ajaran mereka?
Lalu apa sajakah kesesatan2 syiah ustadz? Syukran .”
🔓 *Jawab*:
و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته ،
*”Nikah Mut’ah adalah salah satu daya pikat Syi’ah dalam merekrut anggota baru.”*
🔬  Nikah mut’ah yang dipraktikkan Syi’ah adalah bentuk lain dari pelacuran terselubung yang melahirkan dampak sosial kronis yang sangat besar, dan ini adalah bentuk kesesatan yang nyata. Adapun bentuk kesesatan lainnya, di antaranya:
1⃣ Perbedaan Rukun Iman
2⃣ Keyakinan akan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang berbeda
3⃣ Mengkafirkan para shahabat kecuali sedikit saja
4⃣ Merubah penafsiran Al-Qur’an
5⃣ Dampak logis turunan seperti keyakinan Fiqh yang berbeda
Wallahu a’lam.
🌿🌺🍄🍀🌷🌹🌻
Dipersembahkan Oleh:
Website : www.iman-manis.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼Sebarkan! Raih Bahagia….

Setiap Prestasi ada Bebannya, Setiap Gelar ada Amanahnya

📆 Kamis, 20 Dzulhijjah 1437H / 22 September 2016
📚 *SIROH DAN TARIKH*

📝 Pemateri: *Ustadz AGUNG WASPODO, SE MPP*
📝 *Setiap Prestasi ada Bebannya, Setiap Gelar ada Amanahnya*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
⏰ İstanbul, 23 hari setelah pembebasan
Konstantinopel dibebaskan oleh balatentara Turki Utsmani dibawah pimpinan Sultan Mehmet II tanggal 29 Mei 1453. Melalui perjuangan lintas enam generasi kepemimpinan, cita-cita mulia yang panjang itu diperkenankan oleh Allah Rabb semesta alam. Nubuwwat Nabi SAW terwujud sudah. Lalu apa setelah itu?
✳ *Lesson #1* barangsiapa yang tidak mampu menghargai para pendahulunya, tidak akan dikenang oleh para penerusnya.
Sejarawan Tursun Beğ mencatat dalam Kitab Tevarih Ebülfeth hanya dibutuhkan satu hari untuk memastikan terhentinya seluruh pertikaian. Konflik terbatas masih berlangsung di beberapa perkampungan Yunani yang terus melawan di pelosok Konstantinopel. Mereka mungkin tidak mengetahui kabar penyerahan kekaisaran. Kaisar Constantine XI Palaiologos pun belum ditemukan jasadnya.
✳ *Lesson #2* perjuangan itu panjang dan hampir tidak ada jedanya, hanya manusia terkadang merasa butuh rehat padahal satu kakinya pun belum menginjak surga Allah SWT.
Sepanjang 23 hari setelah saat bersejarah itu kekhawatiran sultan muda adalah ditegakkannya keadilan bagi semua. Keahlian bagi penduduk Byzantium maupun pasukannya. Walau semua penduduk berstatus tawanan, namun tetap memiliki hak untuk diperlakukan secara adil. Seluruh pasukan berhak atas ghanimah dan itu tidak boleh dikurangi sedikitpun
✳ *Lesson #3* kemenangan kadang membutakan dengan segala perayaan dan kemegahannya; seringlah menyusuri lorong dekil lagi berdebu agar kenyataan itu engkau lihat bukan engkau dengar.
Beberapa hal yang mendapat perhatian khusus adalah membentuk kesatuan mitigasi yang dikepalai oleh Süleyman Beğ. Kesatuan ini membuka tenda untuk menerima segala pengaduan kesewenangan yg diderita penduduk Yunani. Beberapa penindakan atas prajurit pelakunya tercatat dalam sejarah. Apakah keseluruhan balatentara Turki Utsmani itu manusia sempurna, tentu saja tidak. Namun, tingkat keterkendalian mereka sangat mencengangkan.
✳ *Lesson #4* keadilan harus ditegakkan walau yang engkau bela adalah musuh bebuyutan sekalipun.
Hal lain yang mendapat perhatian ekstra dari Sultan Mehmet II adalah memastikan seluruh bagian dari benteng kota yang rusak diperbaiki segera. Tenaga kasar untuk itu dikerahkan dari penduduk laki-laki berusia 17-40 tahun. Mereka semua berstatus tawanan. Namun, yang jarang dicatat adalah bahwa mereka semua diupah untuk pekerjaan itu. Sejarawan kontemporer, mendiang Halil İnalcık, menyebutkan angka 6 Asper per hari. Angka yang luar biasa! Karena itu sejumlah yang diterima oleh setiap pasukan khusus Janissary. Banyak diantara mereka yang menembus kemerdekaannya dengan akumulasi upah tersebut.
✳ *Lesson #5* dalam ketertawanan pun penduduk Yunani mendapatkan haknya untuk merasakan keadilan dari risalah ini.
Hal yang juga telah lama direncanakan oleh sultan adalah memindahkan penduduk Turki Utsmani ke kota tersebut. Prioritas utama diberikan kepada para pedagang, industriawan, dan pemilik profesi lainnya. Mereka yang bersedia pindah secara sukarela dengan biaya sendiri ke Istanbul diberikan kebebasan untuk memilih area serta rumahnya. Mereka yang pindah melalui program relokasi harus menerima dimanapun ditempatkan. Status seluruh properti di dalam Konstantinopel setelah pembebasan adalah milik sultan sampai diserahkan kepada penduduk yang berhak. Sebagian tawanan berhasil menebus kembali tempat tinggalnya dan hak itu ditegakkan.
✳ *Lesson #6* keadilan sosial ditegakkan seiring dengan kebijakan menghidupkan kembali geliat kota baru İstanbul di atas reruntuhan Konstantinopel yg sirna.
Setelah semua urusan penunjang lainnya diamanahkan kepada orang kepercayaan, barulah sultan kembali ke ibukota di Edirne pada tanggal 21 Juni 1453. Para ulama bermusyawarah dan memutuskan bahwa gelar Fatih ditambahkan sekitar awal tahun 1454. Gelar “sang pembebas” adalah sebuah amanah yang diemban Mehmet II. Para ‘ulama baru sepakat dengan gelar itu setelah mengevaluasinya selama lebih dari 7 bulan. Secara status İstanbul baru resmi menjadi ibukota pada tahun 1459 atau 6 tahun kemudian.
✳ *Lesson #7* setiap gelar dunia yang kita sandang akan diminta pertanggung-jawabannya di Hari Akhir.
❓ *Lalu apa gelar kita bagi ummat ini?*
Jakarta, mendung di Jalan Pramuka Raya
8 September 2016
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan oleh:
website: http://www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼 Sebarkan! Raih pahala…

Prioritas Sang Istri

*Ustadz Menjawab*
_Kamis, 22 September 2016_
Ustadz Farid Nu’man
📩*Prioritas Sang Istri*
Assalamu’alaikum ustadz/ah..
Jika sang istri adalah pengemban dakwah yang harus membuat dirinya sering keluar rumah,sehingga kondisi rumah  kadang meberantakan,dan tak pelak suamilah yang memegang peranan jadi seorang istri,nah yg akan di tanyakan adalah apakah harus mengurangi jadwal dakwah agar bisa beberes di rumah atau tetep berdakwa dengan kondisi rumah seperti itu?
Mohon pencerahannya.
Syukron
✍�Jawaban :
—————
و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Da’wah itu wajib bagi muslim dan muslimah .., tapi kewajiban da’wah akan terus berjalan baik ada atau tidak ada kita.. , sebab masih banyak orang yg dapat melaksanakannya .. ini kewajiban yg bisa terwakili ..
Sedangkan rumah tangga akan pincang jika wanita sebagai rabbatul bait, sebagai madrasatul ula, jarang di rumah .. ini kewajiban tidak terwakili..
Maka, utamakan tanggungjawab rumah namun jgn lupakan da’wah ..
Wallahu a’lam.
🌿🌺🍄🍀🌷🌹🌻
Dipersembahkan Oleh:
Website : www.iman-manis.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼Sebarkan! Raih Bahagia….