Hikmah Ramadhan II

Kamis, 09 Dzulqa’dah 1437 H/ 11 Agustus 2016
Fiqih Ibadah
 Ustadzah Suci Susanti S.SoS.I
 Hikmah Ramadhan II
============================

Assalammualaykum adik-adik MANIS 4 teen.. ☺
Yang naik kelas
Yang jadi maba (mahasiswa baru)
Dan yang jadi murid baru…
Semoga semuanya sukses dan selalu dalam lindungan Allah swt. Aamiin.
Bunda akan melanjutkan materi “Hikmah Ramadhan”. Kita masuk ke penjelasan _point_ kedua yaitu tentang bersyukur.
Hikmah Bersyukur
َ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“…Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu *bersyukur* ” (QS.  Al Baqarah: 185)
Salah satu hikmah dari bulan Ramadhan adalah bersyukur. Contoh paling mudahnya yaitu, setiap berbuka puasa tidak ada satupun mukmin yang mengucapkan “astaghfirullah” . Ya kan adik-adik ? Ngga ada kan orang yang berbuka puasa dengan rasa menyesal ? Pastinya semua orang akan merasa bersyukur ketika berbuka. Karena rasa haus dan lapar seharian terobati dengan berbuka.
Bulan Ramadhan adalah bulan pembelajaran bagi semua muslim. Selama satu bulan kita digembleng oleh Allah swt. Agar 11 bulan berikutnya dapat menjalani perintah Allah swt dengan benar serta menjauhi larangannya.
Allah swt sudah memberikan kita nikmat yang berlimpah. Adakah manusia yang sanggup menghitung nikmat Allah swt ? Tidak ada. Bahkan seorang yang mengalami sakit selama bertahun-tahun pun, tidak bisa menghitung nikmat yang Allah swt berikan.
Contoh kecil nikmat Allah swt adalah : udara yang kita hirup setiap detiknya. Allah swt memberikan secara gratis selama kita hidup. Adik-adik bayangkan orang-orang yang sakit parah hingga masuk ICU. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar satu tabung oksigen ? Inilah yang sering luput dari rasa syukur kita.
Selama ini kita bersyukur ketika Allah swt mengabulkan doa-doa kita. Kita hanya bersyukur ketika berhasil meraih prestasi tertentu. Tapi kita sering lupa untuk bersyukur dalam hal-hal _kecil_ yang diberikan Allah swt setiap saat.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُومُ مِنَ اللَّيْلِ حَتَّى تَتَفَطَّرَ قَدَمَاهُ، فَقَالَتْ عَائِشَةُ: لِمَ تَصْنَعُ هَذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَقَدْ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ؟ قَالَ: أَفَلاَ أُحِبُّ أَنْ أَكُونَ عَبْدًا شَكُورًا
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasa shalat malam hingga kakinya bengkak. ‘Aisyah pun lalu bertanya, mengapa engkau melakukan ini wahai Rasulullah? Bukankah Allah telah mengampuni dosamu baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Beliau menjawab: ‘Bukankah aku akan bahagia jika menjadi seorang hamba yang banyak bersyukur?’” (HR. Bukhari 4837, Muslim 2820).
Adik-adik, bayangkan. Rasulullah saw yang sudah dijamin surga oleh Allah swt, tetap berusaha melakukan ibadah secara maksimal. Karena dengan beribadah, Rasulullah saw ingin menunjukkan rasa bersyukur atas nikmat yang Allah swt berikan.
Semoga kita semua menjadi pribadi-pribadi yang selalu bersyukur kepada Allah swt. Aamiin.
Maroji : Tafsir Ibnu Katsir

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Abu Bakar Ash-Shidiq R.a

Selasa, 07 Dzulqa’dah 1437 H/ 09 Agustus 2016
📕 Siroh
📝 Ustadzah Ida Faridah
📖 Abu Bakar Ash-Shidiq R.a
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
🔰 Assalamu’alaikum adik-adik MFT
Apa kabarnya hari ini???
Baik adik-adik semua, kali ini kita akan membahas sahabat nabi, siapa beliau????
🔰 Abu Bakar Ash Shidiq
Abu Bakar adalah gelar yang diberikan setelah masuk islam. Nama sebelumnya adalah Abdul Ka’bah. Namanya aslinya Abdullah bin Abu Quhafah keturunan bani Twimnbin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Kal Al-Quraisy. Beliau lahir pada tahun ke-2 dari tahun gajah atau dua tahun lebih muda dari Nabi Muhammad SAW.
Abu Bakar memiliki budi pekerti yang baik dan terpuji. Dikalangan bangsawan Qurays, beliau dikenal dengan sosok yang ulet dan jujur. Beliau merupakan pedagang yang kaya raya. Beliau berdagang dengan jujur sehingga orang-orang tertarik untuk membeli barangnya. Sikap jujurnya hingga beliau masuk islam.
Sejak usia muda, Abu Bakar memiliki ikatan persahabatan yang kuat dengan Nabi Muhammad SAW. Ketika Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul dengan menerima wahyu pertama, Abu Bakar merupakan orang dewasa pertama masuk islam.
Beliau mendapat gelar Ash-Shidiq atau orang jujur terpercaya karena beliau orang pertama mempercayai peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Mekkah ke Baitul Maqdis di Yerusalem, dilanjutkan dengan perjalanan dari Baitul Maqdis ke  sidratulmuntaha dalam waktu semalem. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Sebagaimana ketika pagi hari setelah malam Isra’ Mi’raj. Orang-orang kafir berkata kepadanya: ‘Teman kamu itu (Muhammad) mengaku-ngaku telah pergi ke Baitul Maqdis dalam semalam.’
Beliau menjawab “Jika ia berkata demikian, maka itu benar”
Allah SWT pun menyebut beliau sebagai Ash-Shidiq:
‘Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.’ (QS. Az-Zumar: 33)
Selama di Mekkah, peranan beliau sangat besar untuk membantu Nabi Muhammad SAW menyebarkan islam. Lewat dakwah beliau, ada beberapa dari kalangan bangsawan qurasy yang masuk islam seperti Ustman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bi Auf, A’ad bin Abi Qaqqash, Thalhah bin Ubaidillah, Abu Ubaidillah bin Jarrah, Al-Arqam bin Abi Al-Arqam.
Abu Bakar mengeluarkan harta bendanya dengan tulus untuk membantu perjuangan dan kejayaan islam. Beliau rela mengorbankan harta dan jiwanya untuk kepentingan penyebaran islam dan membela umat islam.
Abu Bakar mendampingi Nabi Muhammad SAW dalam suka dan duka. Beliau melindungi Nabi Muhammad SAW dari ejekan dan rencana pembunuhan kafir quraisy. Beliau selalu setia mendampingi Nabi Muhammad SAW dimanapun dan kapanpun.
Pada saat Nabi Muhammad SAW sakit dan menjelang wafatnya Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar sering menggantikan Nabi Muhammad SAW, menjadi Imam Sholat. Ketika Nabi Muhammad wafat, Kaum Anshar mengadakan Musyawarah di Saqifah Bani Sa’ad. Mereka membicarakan sosok pemimpin yang akan menggantikan Nabi Muhammad SAW. Mereka sepakat memilih Abu Bakar sebagai Khalifah atau Pengganti Nabi Muhammad SAW.
Para sahabat membaiat Abu Bakar Ash-Shidiq. Ali bin Abi Thalib terlambay membaiat Abu Bakar karena beliau sibuk mengurus jenazah Nabi Muhammad SAW.
Abu Bakar memimpin umat islam selama 2 tahun.
Demikian profile sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, semoga bermanfa’at adik adik..😊😊😊
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
💽 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
💾 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Obat galau

 Senin, 05 Dzulqo’dah 1437H/ 08 Agustus 2016
 Akhlak
 Kingkin Anida
 Obat Galau
=====================

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Hai sahabat fillah, gimana kabar kamu sekarang? Lagi galaukah? Hmm, galau boleh boleh aja sih. Itu normal. Yang ngga normal, bila galau dibiarin aja. Kamu bakal jadi anggota Komunitas Galau Internasional lho.
Hati galau adalah milik Allah. Hati ngga galau milik Allah juga sih… hati kita itu amanah Allah. Hati yang perlu senantiasa dijaga kekuatannya, kecerdasannya, kesehatannya untuk membangun pribadi bertakwa. Hati bertakwa itu imun dari kegalauan.
Hati yang sehat tidak galau, adalah hati yang terkategori dalam “Qolbun Syakirun” maknanya adalah hati yang selalu menerima apa adanya (qona’ah) dengan penuh rasa berterima kasih pada Allah.
Hati yang senang dengan pemberian Allah. Hati demikian yakin bahwa itulah rahmatNya yang terbaik bagi dirinya. Tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
Allah berfirman :
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS 13:28).
Sahabat fillah, rezki yang dibagikan kepada manusia olehNya itu bisa berupa :
1. Harta berlimpah
2. Jabatan atau kekuasaan
3. Jodoh yang setia
4. Rumah serta kendaraan yang bagus
5. Umur yang panjang berkah
6. Keluarga bahagia
7. Persaudaraan yang kompak
8. Persahabatan yang hangat
9. Teman teman yang soleh solehah
10. Kesehatan
11. Kecerdasan
12. Kekuatan
13. Pengikut yang banyak
14. Waktu yang bermanfaat
15. Hati yang dipenuhi cinta padaNya
Mungkin daftar tersebut diatas, bisa dibuat lebih panjang lagi. Sesuai dengan kapasitas kemampuan kita menghitungnya. Hanya saja Allah telah memberikan isyarat bahwa kita tak akan sanggup menghitung nikmat-Nya.
وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah) (QS 14 ayat 34)
لِيَكْفُرُوا بِمَا آتَيْنَاهُمْ ۚ فَتَمَتَّعُوا ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
Biarlah mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka; maka bersenang-senanglah kamu. Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya) ( QS 16 ayat 55).
Tentu kita menyadari bahwa tidak semua dari 15 point rezeki itu bisa didapatkan oleh seseorang. Para Nabi dan Rasul pun mendapat rezki yang berbeda-beda. Ada Nabi yang diberikan keistimewaan dengan harta berlimpah, jabatan tertinggi, istri-istri yang setia, kemampuan retorika dan kecerdasan luarbiasa. Namun ada Nabi yang lain yang diberikan anak kuat yang soleh, yang dipilih menjadi Nabi juga. Semuanya mendapat rezki yang tak sama. Rezki yang ada, yang apa adanya, yang ada ada saja.
Belum tentu rezki yang “apa adanya itu buruk baginya”. Bisa jadi rezki tersebut justru mendatangkan banyak manfaat. Seperti seorang artis yang pernah saya temui, sangat bersyukur bahwa beberapa bulan dia hanya makan singkong. Justru menurunkan berat badannya hingga 16 kg. Terlepas apakah itu direncanakan atau dia ada dalam ” rencana Allah”, hasilnya menggembirakan dan mendatangkan kabar gembira bagi mereka yang ingin diet. Jadi kamu sahabat fillah, kalau sedikit ngga ada uang jajan…santai aja yah! Itu salah satu jalan buat diet.
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS 2 : 152)
Ingatan yang kuat kepada Allah dengan segala kemahabesaran-Nya, kemahakuasa-Nya, membuat seseorang layak untuk diingat Allah. Siapakah yang paling merasa tersanjung karna diingat oleh-Nya?
Masya Allah, maka dia pantas bersyukur untuk anugerah tersebut. Diingat ingat oleh Dzat Yang Maha Tinggi Maha Suci. Insya Allah tentu hamba tersebut akan ditempatkan secara baik di tempat terbaik. The right man on the right place.
Segala sakit hati atau kegalauan akan hilang manakala kita mampu melihat bahwa rezkinya itu adalah yang terbaik bagi dirinya. Apakah rezki berupa “sahabat yang menghilang”, atau “cinta yang ditolak” atau “diomelin ortu”.
Hey tapi tetep dong… setelah semua moment itu, kamu berusaha dengan segala upaya baik dan benar. Bukan cara cara yang malah bikin hati tambah galau.
Apabila sakit hati tersebut belum juga dapat terobati, maka pandanglah ayat ayat kekuasaanNya yang terangkai dalam Al Qur’an. Banyak kisah luarbiasa dari “paramuda hampir putus asa” dan para sahabatku yang mengobati hati mereka lewat membaca Al Qur’an . Mereka yakin bahwa Al Qur’an itu obat (syifa).
Hati mereka jadi tenang. Damai seperti pasir yang berbisik. Bisik bisik yang menenangkan…
قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui”. Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (QS 3 : 29).
Allah lah yang memilih hati hati tertentu untuk disembuhkan. Dengan membaca ayat ayatnya, tentu Allah jadi cinta sama kamu. Dan Allah lah yang membuat hati kita sembuh dari kegalauan. Oke ya sahabat fillah, resepnya sederhana, bersyukur dan baca Al Qur’an, maka hati kita sembuh dari berbagai kegalauan.
Ila Liqo. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

============================
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala…

QS. Al-'Ashr:1

Sabtu, 03 Dzulqo’dah 1437 H/ 06 Agustus 2016
📒Al-Qur’an
📝 Ustadzah Miya Cahaya
📖 *QS. Al-‘Ashr:1*
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dalam tafsir Fi Dzilalil Qur’an, Sayyid Qutb mengatakan,
“Pada surah yang hanya memiliki tiga ayat ini terkandung suatu manhaj yang menyeluruh tentang kehidupan umat manusia sebagaimana yang dikehendaki Islam. Ia meletakkan suatu konstitusi Islami dalam kehidupan seorang muslim, tentang hakikat dan tujuan hidupnya yang meliputi kewajibandan tugas-tugasnya. Suatu bukti bahwa surah ini merupakan mukjizat Allah yang tiada seorang pun dapat melakukannya.”
Diriwayatkan bahwa Imam Syafi’i pernah berkata, _”Seandainya saja al-Qur’an tidak diturunkan, niscaya satu surah ini cukup menjadi petunjuk manusia. Karena di dalamnya terkandung seluruh pesan-pesan al-Qur’an.”_
Allah swt berfirman:
وَالْعَصْرِ﴿١﴾
“Demi masa.”
Para ulama menafsirkan kata “al-’Ashr” di sini dimaksudkan beberapa hal.
1⃣ Waktu (Masa).
Menurut Ibn Abbas, kata ‘Ashr di sini sangatlah tepat jika ditafsirkan sebagai waktu. Sebab, Allah swt memang sangat memberikan perhatian kepada perputaran orbit waktu. Banyak orang rugi akibat tidak memahami hakikat waktu dengan menghabiskannya secara sia-sia.
2⃣ Kata ‘Ashr di sini berarti shalat Ashar.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari – Muslim, Rasulullah saw dikabarkan telah bersabda,
_“Jagalah shalat-shalatmu, dan shalat Ashar”_
3⃣ Zaman Nabi saw.
Kita tahu, periode kehidupan Nabi saw adalah periode terbaik sejarah peradaban manusia.
4⃣ Sebagian ulama menafsirkannya sebagai Tuhan pemilik waktu.
Ketika Allah swt berfirman, _”demi masa” hendaklah dipahami sebagai “Demi Tuhan, pemilik peredaran waktu”_
Guys, ayat pertama sudah mencakup seluruh waktu kehidupan manusia.. Sungguh urgen sekali surat ini untuk kita bahas.
Alangkah ruginya orang-orang yang melalaikan waktu di dunia,  karena waktu adalah modal utama manusia untuk menyiapkan bekal di akherat kelak.
Ayo, jangan galau apalagi mager.. Bergerak lah bersama waktu, jadikanlah setiap waktu bermanfaat!!!
In syaa Allah ayat kedua lanjut pekan depan ya…
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
💽 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
💾 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Sikap menghadapi masalah

Jum’at, 02 Dzulqo’dah 1437 H/ 05 Agustus 2016
Pengembangan Diri dan Motivasi
 Ustadzah Heni, Ustadzah Dina, Ustadzah Wiwit
 *Sikap menghadapi masalah*
============================

Assalamu’alaikum bro n sist. Apa kabar?

Apakah ada yang sedang memiliki masalah? Atau ada yang pernah punya masalah?
樂樂樂樂樂樂樂
Hmmm hampir semua kita pasti pernah ya…
Nah, bagaimana kalau kita sekarang mau membahasnya? Apa sih seharusnya yang kita lakukan saat kita punya masalah?
Dalam kehidupan kita sehari-hari memang tidak semuanya menyenangkan seperti yang kita inginkan. Ada saja hal-hal yang menjadi masalah. Dari hal yang sederhana seperti mau pake sandal, ee gak ada sebelah. Bete banget kan? Sampai hal yang berat seperti  perceraian orang tua yang tidak kita inginkan. Atau gagal dalam ujian. Nggak nyaman ya rasanya? Dunia serasa mau runtuh. Seakan tidak ada yg dapat menolong kita. Apalagi  yang kita rasakan saat ada masalah? Sedih, marah, kecewa de el el.. pasti kita rasakan semua, bahkan secara fisik kadang muncul seperti kepala pusing, gatal-gatal, sakit perut, sesak nafas. Nah, itu semua salah satu ciri bahwa kita sedang ada masalah. Saat perasaan kita tidak nyaman maka otak kita hanya bekerja separuh bagian limbik saja. Sementara neutokorteks tidak dapat bekerja maksimal sehingga kita tidak mampu berpikir jernih, kreatif atau rasional. Ini yg menyebabkan kita makin terpuruk dan tidak mampu memikirkan solusinya.
Kadang saking betenya, uring-uringan sampai sendal didepan mata aja gak kelihatan.  
Nah, apa yang seharusnya kita lakukan saat mengalami perasaan tidak nyaman?
1⃣ Kita harus ingat bahwa ada Allah SWT yang Maha Kasih dan Sayang dan selalu pasti menolong kita, asal kita tidak menjauh dari Nya. Dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 28,  Allah SWT berfirman:
_”Ingatlah,hanya dengan mengingat Allah maka hati akan tenang”_
Bagaimana mengingat Allah SWT? yaitu dengan sholat, do’a, membaca Al-Qur’an dan berdzikir.
2⃣ Carilah seseorang yang kamu percaya dan berilmu  utk diajak bicara dan meminta pendapat, seperti orang tua, kakak, guru BP, guru ngaji dan lain-lain. Bila tidak ada orang yang bisa diajak bicara, tuliskan dan ungkapkan perasaan tidak nyaman itu. Ibarat gelas berisi air keruh, belum bisa diisi air bening kalau belum dikosongkan dulu. Bila perasaan kembali nyaman maka akan lebih mudah untuk memikirkan solusinya.
 
3⃣ Lakukan interaksi dengan orang-orang yang menyenangkan. Menjumpai sahabat, kerabat atau komunitas positif yang memberi kesempatan interaksi yang menyenangkan. Jangan terpuruk dengan mengurung diri karena akan semakin membuat mu merasa terabaikan.
4⃣ Lakukan kegiatan positif yang di sukai dan membuat lebih nyaman. Misalnya, olahraga, menyanyi, berkebun dan lain-lain. Dengan demikian, energi negatif akan tersalurkan menjadi kegiatan produktif.
5⃣ Lakukan “time out.” Seperti kalau pertandingan basket, bila kondisi sudah “crowded” maka pelatih akan melakukan time out dengan menghentikan permainan. Nah, kita kadang juga membutuhkan “time out” agar bisa mengambil jarak dari masalah sehingga bisa melihat dari sudut berbeda. Kita bisa pergi berlibur atau beristirahat sejenak, santai-santai.
Jadi ya teman2…ada banyak jalan menuju Roma. Kalau kamu ada masalah pasti akan banyak cara untuk menyelesaikannya. Dan selalu melibatkan Allah SWT. Karena hanya Allah SWT yang dapat membantu menyelesaikannya. 
Cara paling mudah adalah dengan memperbanyak istighfar. Sesuai dengan hadits :
_”Perbanyaklah istighfar, niscaya Allah akan mudahkan urusanmu”._
Selamat beristighfar ya.. Salam sukses ✊

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Tawazun

Kamis, 01 Dzulqo’dah 1437 H/ 4 Agustus 2016
Fiqih Ibadah
Ustadzah Lely
 *Tawazun*
========================

Assalamu’alaikum.sobat MFT yang dirahmati allah, smoga allah senantiasa memberikan kebahagiaan kepada kita semua.Aamiin ya robb :)…
Okey guys,btw did you know? Bahwa dalam hidup kita juga harus seimbang? So,that tuk lebih jelasnya mari kita simak materi tentang
“TAWAZUN”(Seimbang)
====================
Tawazun artinya seimbang. Allah telah mengisyaratkan agar kita hidup seimbang, sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan. (QS.67:3)
Manusia dan agama Islam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah yang telah Allah tetapkan. Mustahil Allah menciptakan agama Islam untuk manusia yang tidak sesuai dengan fitrah tersebut (QS.30:30).
Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memilki naluri beragama (agama tauhid : al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu. Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits,”Tiap bayi terlahir dalam keadaan fitrah (Islam) orangtuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”).
Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki tiga potensi, yaitu al-jasad (jasmani), al-aql (akal), dan ar-ruh (ruhani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada (QS.55:7-9)
Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing, yaitu sbb :
1. Jasmani
Jasmani atau fisik adalah amanah dari Allah swt,karena itu harus kita jaga . Dalam sebuah hadits dikatakan, “Mu’min yang kuat itu lebih baik atau disukai Allah daripada mu’min yang lemah.”(HR.Muslim), maka jasmani pun harus dipenuhi kebutuhannya agar menjadi kuat. Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halalan thoyyiban (halal dan baik) (QS.80:24,2:168), beristirahat (QS.78:9), kebutuhan biologis (QS.30:20-21) dan hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat.
2. Akal
Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akal. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenali hakikat sesuatu, Mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardhi (wakil Allah di atas bumi) (QS.2:30;33:72). Kebutuhan akal adalah ilmu (QS.3:190) untuk pemenuhan sarana kehidupannya.
3. Ruh (hati)
Kebutuhannya adalah dzikrullah (QS.13:28;62:9-10). Pemenuhan kebutuhan ruhani sangat penting, agar ruh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya.
Dengan keseimbangan, manusia dapat meraih kebahagiaan hakiki yang merupakan ni’mat Allah, karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala ketawazunan akan menempatkan umat Islam menjadi umat pertengahan / ummatan wasathon (QS.2:143), Yaitu umat yang seimbang.
Kebahagiaan pada diri manusia itu dapat berupa:
Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam bentuk ketenangan jiwa (QS.13:28)
Kebahagiaan dzahir/gerak, dalam bentuk kesetabilan, ketenangan ibadah, bekerja dan aktivitas lainnya.
Dengan menyeimbangkan dirinya, maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai
mensyukuri ni’mat Allah. Hamba/manusia seperti inilah yang disebut manusia seutuhnya.
Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun
Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar).
Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani/materi saja.
Manusia Pantheis (kebatinan): bersandar pada hati/batinnya saja.
So,mari kita hidup seimbang ya sobat_wallahu’alam bis showab

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.con
Sebarkan! Raih pahala….

Syirik

Rabu, 29 Syawal 1437 H / 3 Agustus 2016
 Aqidah
 Ustadz Farid Nu’man Hasan
Syirik
==========================

Syirik, Bahaya dan Dosanya
 Mukadimah
Syirik adalah menyekutukan Allah ﷻ dengan yang lainnya, baik dalam peribadatan, berdoa, meminta pertolongan, dan hal-hal lain yang khusus hanya bagiNya. Ini merupakan perilaku dan pemahaman yang sangat berbahaya bagi kehidupan sesorang. Sebab ini adalah dosa terbesar dan aqidah yang paling rusak. Banyak kaum muslimin yang meremehkan hal ini dan menganggapnya seperti lalat yang hinggap di hidung lalu diusir begitu saja, ringan, mudah, dan sepele.
Fenomena kesyirikan masih begitu banyak walau di negeri yang mayoritas muslim. Hal ini terjadi karena faktor pemahaman masyarakat muslim yang masih tercampuri oleh keyakinan umat terdahulu, baik berupa khurafat, tahayul, dan mitos. Sehingga ini menjadi PR bagi para ulama, da’i, dan muballigh untuk menjelaskan yang salah dan mengarahkannya ke arah yang benar (tauhid).
 Berbagai Bahayanya
1⃣. Dosa dan Kejahatan yang Tidak Diampuni.
Allah ﷻ berfirman: 
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa menyekutukan diri-Nya.” (QS. An-Nisa: 48)
Yaitu, jika dia belum bertaubat dari kesyirikannya sampai dia wafat. Sedangkan bagi sempat bertaubat dengan sebenar-benarnya sebelum wafatnya, maka kasih sayang dan ampunan Allah ﷻ sangat luas.
2⃣. Dosa yang Sangat Besar.
Allah ﷻ berfirman:
وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
“Dan barang siapa yang menyekutukan Allah maka dia telah melakukan kedustaan dan dosa yang sangat besar.” (QS. An-Nisa: 48)
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’Anhu, bahwa Nabi Sallallaahu’alaihi wasallaam bersabda:
أَكْبَرُ الْكَبَائِرِ الْإِشْرَاكُ بِاللهِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَقَوْلُ الزُّورِ أَوْ قَالَ وَشَهَادَةُ الزُّورِ
“Dosa besar yang paling besar adalah: menyekutukan Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, ucapan dusta atau kesaksian palsu.” (HR. Al Bukhari No. 6871)
3⃣. Kezaliman yang Sangat Besar.
Allah ﷻ berfirman:
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
“Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, dan dia memberikan pelajaran kepadanya: ‘Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang teramat besar.'” (QS. Luqman: 13)
4⃣. Kesesatan yang Teramat Jauh.
Allah ﷻ berfirman:
وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
“Dan barang siapa yang menyekutukan Allah maka dia telah tersesat sejauh-jauhnya kesesatan.” (QS. An-Nisa: 116)
Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan:
“Yaitu dia telah menempuh jalan yang tidak benar, telah tersesat dari petunjuk dan jauh dari kebenaran, dan dia telah membinasakan diri sendiri dan merugikannya, baik pada kehidupan dunia dan akhirat, dan dia pun tidak mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.” (Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 2/414. Cet. 2, 1420H-1999M. Darut Thayyibah Lin Nasyr wat Tauzi’)
5⃣. Terhapusnya Amal Shalih.
Allah ﷻ berfirman:
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Telah diwahyukan kepadamu dan orang-orang sebelum kamu, jika kamu melakukan kesyirikan niscaya benar-benar terhapus amalmu dan kamu benar-benar termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Az-Zumar: 65)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di Rahimahullah mengatakan:
“Ini berlaku bagi semua amal, maka terdapat pada nubuwwah seluruh nabi bahwa syirik menghapuskan seluruh amal, sebagaimana firman Allah ﷻ dalam surat Al An’am -yang membicarakan banyak para nabi dan rasul- : ‘Itulah petunjuk dari Allah, Dialah yang memberikan petunjuk bagi yang Dia kehendaki, dan barang siapa di antara mereka menyekutukan Allah maka terhapus amal-amal yang telah mereka lakukan.'” (Taysir Al Karim Ar Rahman fi Tafsir Al Kalam Al Manan, Hal. 729. Cet. 1, 1420H-2000M. Muasasah Ar Risalah)
6⃣. Masuk Ke Neraka dan Terhalang Dari Surga.
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
“Sesungguhnya, siapa yang menyekutukan Allah maka dia telah terhalang baginya surga dan tempatnya adalah neraka. Dan orang-orang zalim itu tiada memiliki penolong sedikit pun.” (QS. Al-Maidah: 72)
Bersambung….

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala

KENAPA YA NABI DILAHIRKAN DI MAKKAH? (2)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
📆Selasa, 28 Syawwal 1437 H/ 02 agustus 2016
📘Sirah
📝 Wido Supraha
📖 KENAPA YA NABI DILAHIRKAN DI MAKKAH? (2)
=============================
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Brother and Sista,
Kita lanjutkan ya rahasia mengapa Nabi dilahirkan di Makkah. Udah pada baca tulisan pertama kan? Terakhir kita telah belajar bahwa bangsa Arab pada aslinya merupakan keturunan dari dua bangsa besar: Qahthan dan ‘Adnan.
Nah, brother and sista, kalau kaum Qahthan mendiami bagian Selatan (wilayah Yaman) dan telah mengenal kebudayaan dan cara kehidupan menetap, maka kaum ‘Adnan (keturunan Isma’il a.s.) yang mendiami bagian Utara (Hijaz bagiannya) masih menjalani kehidupan Badui dan nomaden. Nomaden itu artinya suka berpindah-pindah tempat, guys. Segala bentuk kejahiliyahan karena ketidaktahuan terjadi pada masa ini. Budaya kehidupan nomaden ini melahirkan penghargaan yang lebih tinggi kepada golongan laki-laki, dan merendahkan martabat golongan wanita. Terjadilah kisah seperti dikuburnya anak wanita agar tidak menjadi tawanan perang. Kalaupun ada yang membesarkan anak wanita mereka, mereka membesarkannya dalam keadaan malu.
Kehidupan nomaden juga melahirkan watak berperang meski terdapat banyak watak positif seperti penghormatan terhadap bulan Haram, menjaga kehormatan, keberanian, konsistensi, memerangi kezhaliman, jujur, melindungi tetangga, pemaaf ketika berkuasa, menghormati tamu, dan lainnya. Perlindungan yang mereka jaga hadir baik melalui adopsi, perjanjian, sumpah, loyalitas, ataupun suaka politik. Kemungkinan besar akhlak yang paling menonjol dan paling banyak mendatangkan manfaat setelah pemenuhan janji adalah kemuliaan jiwa dan semangat pantang mundur, sebab kejahatan dan kerusakan tidak bisa disingkirkan, keadilan dan kebaikan tidak bisa ditegakkan kecuali dengan kekuatan dan ambisi seperti ini.
Dapat terbayangkan gak brother and sista, kalau di masa itu, dunia dikuasai oleh dua negara adidaya, Persia dan Romawi, disusul India dan Yunani. Kalau Persia adalah ladang subur khurafat dan filosofis yang saling bertentangan, maka Romawi telah dikuasai sepenuhnya semangat kolonialisme. Demikian India dan Yunani yang berada pada puncak kebejatan agama, akhlak dan sosial. Namun hikmah diturunkannya Islam bukan di Persia maupun di Romawi sama seperti hikmah dijadikannya Rasulullah seorang ummi.
Posisi jazirah Arab yang tepat di tengah jantung dunia purbakala, memiliki hikmah tersendiri. Belum pernah ada penakluk yang penuh ambisi merambah wilayah ini. Tak ada penguasa yang ingin menguasai daerah ini. Segala kegiatan aksi militer hanya sampai ke perbatasan Arab dengan Syiria, Palestina dengan Libanon. Bagi mereka, Jazirah Arab tidak pantas untuk diperebutkan. Di tempat inilah ternyata Nabi kita tercinta dilahirkan. Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih pahala….
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Surat An-Nashr

Sabtu, 25 Syawal 1437 H/ 30 Juli 2016
Al-Qur’an
Ustadz Noorahmat
 *Surat An-Nashr*
==========================

Assalamu’alaikum wr wb.
Adik-adik. Kali ini kita akan membahas surat yang turun di fase akhir risalah kenabian. Yaitu Surat An Nashr.
سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. [QS An-Nasr: 1]
Surat An Nashr ini turun menjelang wafatnya Rasulullah SAW sebagai sebuah khabar gembira bahwa Rasulullah SAW akan melihat kejayaan dan kemenangan Islam.
Ada yang menarik pada kelanjutannya….yuk disimak.
وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا * فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.
[QS An-Nasr: 2 – 3]
Adik-adik…
Apa ya hubungan antara istighfar dengan kemenangan Islam dan kejayaan kaum muslimiin? Menang kok justru disuruh istighfar?
Ternyata memang seseorang ataupun sekelompok manusia yang diberi kemenangan seringkali terjangkiti sebuah penyakit kronis….
Penyakit apa itu adik-adik?
Penyakit itu adaah penyakit hati berupa rasa kagum berlebih pada diri sendiri atau NARSIS yang berujung pada kesombongan….
Jangankan kemenangan muslim…..lulus UN dengan nilai Amazing saja bisa menimbulkan efek Narsis…..iya apa iya hayo…? Eh…
Nah ketika seorang muslim atau kumpulan muslim atau entitas organisasi Islam mendapat nikmat kemenangan, tidak jarang diantara mereka dan pemimpinnya terjangkiti efek Narsis ini sebagaimana juga menjangkiti banyak pemimpin “sukses” dunia yang akhirnya berujung pada kejatuhan yang sangat pahit.
Sejarah mencatat karir melejit seperti Ramses sang Fir’aun, Napoleon Bonaparte, Adolf Hitler, hingga tak terkecuali pemimpin-pemimpin di Indonesia. Sukses di awal masa kelemimpinan namun berujung pada akhir kehidupan yang menyedihkan dan cenderung mengenaskan.
Oleh karena itu, kemenangan, keberhasilan, kesuksesan dan kejayaan harus ddisambut dengan pujian yang tulus pada Allah Azza wa Jalla atas nikmat kejayaan yang diberikan-Nya agar selalu ingat bahwa kejayaan itu tidak lepas dari keputusan Rabb Penguasa Alam Semesta.
Sekaligus diiringi permohonan ampun kepada Allah Ta’ala Dzat pemberi nikmat kejayaan atas segala bentuk kelengahan dan kealfaan tindak-tanduk kita selama proses menuju kejayaan yang kita peroleh. Karena Allah Ta’ala Yang Maha Sempurna menutupi kelengahan dan kelemahan kita yang bisa menangguhkan kejayaan.
Adik-adik sekalian….
Syukur dan Istighfar merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya tidak sekedar menjaga amal dari ke-sia-sia-an, namun juga sekaligus menjaga hati dari kesombongan maupun keangkuhan. Karena sadar sepenuhnya bahwa nikmat kejayaan itu diberikan oleh Allah Azza wa Jalla kepada kita sebagai anugerah dan bentuk kasih sayang Allah Ta’ala pada hamba-Nya.
Melalui surat ini, Allah mengajarkan kepada kita semua untuk selalu mengembalikan keutamaan kepada Allah Rabb Semesta Alam, sekaligus pengakuan diri atas kelengahan dan kelemahan diri dihadapan-Nya dengan memohon ampun kepada Allah Al Ghafuur Ar Rahiim. Sebab hanya milik Allah Al Aziz segala bentuk keutamaan dan kejayaan.
Wallahua’lam.

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala

Membentuk Mental Pemenang

Jum’at, 24 Syawal 1437 H/ 29 Juli 2016
Pengembangan Diri dan Motivasi
Ustadzah Wiwit, Ustadzah Dina, Ustadzah Heni
 *Membentuk Mental Pemenang*
==============================

Assaalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh
Hai sobat muda, salam semangat perubahan!! 
Senang sekali kita bisa bersua lagi di grup manis for teen ini.
setelah di pekan sebelumnya, kita tak bersua  mohon maaf yaa 
Oke, materi kali ini adalah…..
MEMBENTUK MENTAL PEMENANG
Sebelumnya, yuk kita coba resapi dulu yang berikut ini.
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ
_Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan._
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
_Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan._ (Huud : 15-16)
Sob, kalau kita coba pahami ayat diatas, mudah banget ya kalo Alloh pingin buat dunia kita lapang selapang lapangnya.
Begitu juga sebaliknya, sangat mudah bagi Alloh membuat hidup kita disempitkan sesempit sempitnya.
Ayat 15-16 jelasin tentang keadaan orang yg beramal hanya untuk dunia. Gak ridho ama jatahnya di dunia, dan kalaupun berdoa, minta semua dibayar didunia
Orang yg beramal demi kehidupan dunia dan perhiasannya, ia akan mendapat balasan pekerjaannya di dunia dengan sempurna dan ia di dunia nggak mungkin dirugikan.
Pernah ngerasa ibadah semangat cuma pas keliatan orang (riya)? Padahal kalo sendiri malesnya minta ampun?Motor butut dah diganti mobil, tetep aja susah solat jamaah..rejeki nambah tetep aja sedekah kurang dari 10 persen penghasilan?
Nah..hati hati
Sob..jangan jangan Alloh lgi ngasih semua jatah kita, tpi alloh lgi habisin semua di dunia tapi dicabut keberkahan dan ampunan di akhirat.
Al Aufi dalam Tafsir ibnu katsir menjelaskan ayat diatas khusus buat yg beramal tapi riya :
“Orang orang yg suka riya, kebaikan mereka dibalas di dunia dan mereka tidak akan dizalimi sedikitpun. Barangsiapa yg melakukan atau tidak amal baik untuk dunia, misal puasa,shalat, tahajud hanya untuk kepentingan dunia, maka Allah berkata , _”Aku akan memenuhi pahala dunia yg ia cari, namun amalnya itu rusak karna tujuannya dunia dan di akhirat nanti ia termasuk yg merugi”_
Sob,
Entah sampe kapan kita akan hidup. Itupun kalo dihitung, gak tau lah sudah berapa lama usia kita isi dengan ketaatan.
So, supaya kita tdk mjd org yg merugi, kita perlu membentuk mental kita menjadi mental pemenang
mental pemenang berarti mengejar SUKSES AKHIRAT terlebih dulu, baru mengejar SUKSES dunia
Yuk Mari mendekat kpd Alloh, agar hubungan kita ama Alloh makin erat.. 🙂

www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala