Kemunafikan

Khusyuk Dalam Kemunafikan

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi M.A

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Sahabat Abu Dardaa radhiyallahu ‘anhu pernah berkata,

ุงุณุชุนูŠุฐูˆุง ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุฎุดูˆุน ุงู„ู†ูุงู‚

“Berlindunglah kalian kepada Allah dari khusyuk kemunafikan!”

Ada seorang yang bertanya kepadanya, “Apa itu khusyuk kemunafikan?”

Abu Dardaa berkata,

ุฃู† ูŠุฑู‰ ุงู„ุฌุณุฏ ุฎุงุดุนุงู‹ ูˆ ุงู„ู‚ู„ุจ ู„ูŠุณ ุจุฎุงุดุน

“Jasad yang terlihat khusyuk, namun hati tidaklah khusyuk.”

๐Ÿ“š Shifatush Shafwah, hlm. 177

ยฎ๏ธ PENJELASAN:

1. Hati-hati berpura-puraย  baik padahal hatimu jahat,ย  berpura-pura suci padahal hatimu kotor, berpura-pura ulama padahal ia penjahat berbaju ulama.

2. Ibnu Katsir mengatakan,

ุงู„ู†ูุงู‚ ู‡ูˆ ุฅุธู‡ุงุฑ ุงู„ุฎูŠุฑ ูˆุฅุณุฑุงุฑ ุงู„ุดุฑ

“Kemunafikan adalah menampakkan kebaikan dan menyembunyikan kejahatan.” (Tafsir Ibn Katsir)

3. Seburuk-buruk manusia adalah mereka yang khusyuk dalam melakukan kemaksiatan dan kemunafikan.

4.Hendaklah kita malu jika tidak khusyuk dan serius dalam merencanakan kebaikan karena mereka para penjahat telah serius melakukan keburukan.

5.Kemunafikan terbagi menjadi dua :

A). Nifaq akbar (kemunafikan besar), yaitu orang yang lahirnya terlihat beriman namun batin dan hatinya sama sekali tidak mengimani rukun iman yang enam. Kemunafikan seperti ini yang banyak ditemukan di saat hidupnya Rasulullah Saw dan mereka mendapatkan ancaman hukuman untuk disiksa di kerak neraka.

Allah berfirman,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูู†ูŽุงููู‚ููŠู†ูŽ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูŽุฑู’ูƒู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ููŽู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽู„ูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู†ูŽุตููŠุฑู‹ุง

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” (QS. Annisa: 145)

B). Nifaq asghar (kemunafikan kecil), yaitu sifat munafik dalam perbuatan seperti suka berdusta jika bicara atau ingkar janji jika bicara.

Dari Abu Hurairahย radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู…ูู†ู’ ุนูŽู„ุงูŽู…ูŽุงุชู ุงู„ู’ู…ูู†ูŽุงููู‚ู ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŒ ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุฏูŽู‘ุซูŽ ูƒูŽุฐูŽุจูŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽ ุฃูŽุฎู’ู„ูŽููŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุงุฆู’ุชูู…ูู†ูŽ ุฎูŽุงู†ูŽ

โ€œDi antara tanda munafik ada tiga: jika berbicara, dusta; jika berjanji, tidak menepati; jika diberi amanat, ia khianat.โ€ (HR. Muslim no. 59)

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Surat Pendek Penangkal Sihir

Agar Terhindar Dari Penyakit Was-was

Pertanyaan

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

Ustadz, saya mau bertanya, apa yang harus saya lakukan jika najis sudah terlanjur menyebar ke seluruh rumah bahkan sampai ke meja dan barang2 elektronik, saya sungguh tidak tenang dan merasa tidak nyaman, najis ini berasal dari kencing kucing dimana dulu saya tidak tahu cara mensucikan najis dan saya hanya membersihkannya tanpa mensucikan, dan saya langsung mengpel lantai dan melap meja yang membuat saya was was karena najis nya pasti menyebar, apa yang harus saya lakukan ustadz? saya benar2 merasa terbebani karena saya juga sudah kelas 12 dimana saya harus fokus untuk masuk perguruan tinggi, tapi karena adanya was was ini saya jadi susah fokus untuk belajar karena yang ada dipikiran saya semuanya najis, tolong bantuannya ustadz saya ingin sembuh, bahkan kadang saya berpikir sholat saya tidak sah.


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ

Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Bismillahirrahmanirrahim..

Ada beberapa hal yang mesti dilakukan agar terhindar dari penyakit was was.

Pertama. Secara keilmuan, harus menyadari bahwa apa yang kita pikirkan itu mesti jelas bukan ilusi. Masalah apakah kita kena najis, apakah najis itu masih ada atau tidak, maka harus beranjak dari keyakinan bahwa hukum asal benda atau tubuh kita adakah suci. Selama tidak ada, tdk nyata, dan tdk jelas, adanya hal najis yang mengenainya maka itu masih suci. Kaidah ini mesti benar-benar dipahami. Jangan menyulitkan diri sendiri dengan memvonis najis terhadap apa-apa yang tidak pasti hanya krn dimainkan oleh asumsi.

Pendekatan kedua, karena was was itu hakikatnya dari syetan. (An Naas: 5-6). Maka mintalah kepada Allah Ta’ala berlindung darinya.

Misalnya dengan membaca:

ููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจููƒู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูŽุตููŠู„ู‹ุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌููŠู…ู ู…ูู†ู’ ู‡ูŽู…ู’ุฒูู‡ู ูˆูŽู†ูŽูู’ุซูู‡ู ูˆูŽู†ูŽูู’ุฎูู‡ู

“Allah Mahabesar. Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak. Mahasuci Allah pada pagi hari dan sore. Ya Allah, sesungguhnya saya berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk dari gangguannya (kegilaan yang bisa menimpa anak Adam), hembusannya dan kesombongannya.”

Atau doa lainnya:

ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽู„ูู…ูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽุงู…ู‘ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ูˆูŽู‡ูŽุงู…ู‘ูŽุฉู ูˆูŽู…ูู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ุนูŽูŠู’ู†ู ู„ูŽุงู…ู‘ูŽุฉู

A’uudzu bi kalimaatillaahit taammati min kulli syaitaani wa haammatin wa min kuli ‘ainin laammah” (“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan segala makhluk berbisa dan begitupun dari setiap mata jahat yang mendatangkan petaka”).
Wallahu Aโ€™lam

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678