KISAH NABI ADAM A.S. (1)

📆Jum’at, 30 Dzulqo’dah1437 H/  02 September 2016
📘Sirah
📝 Pemateri: Dr. Wido Supraha
📖 KISAH NABI ADAM A.S. (1)
=============================
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Brother and Sista,
Umat manusia yang ada saat ini sejatinya berawal dari manusia yang satu (Q.S. 4:1), dialah Bapak Manusia, Adam a.s. Sains hari ini pun telah mementahkan teori Darwin yang menyebutkan bahwa manusia hasil evolusi dari kera. Mengetahui hakikat tentang Bapak kita yang pertama tentunya adalah keutamaan tersendiri ya Brother and Sista, agar kita semakin memahami hakikat hidup dan kehidupan ini.
Dari berbagai nash yang kita terima hari ini, berikut ini beberapa fakta terkait dengan Nabi Adam a.s., sebagai berikut:
1⃣ Nabi Adam a.s. diciptakan dari tanah (Q.S. 3:59), bukan dari api yang tidak berasap, dan bukan dari cahaya. Nabi Isa a.s. juga diciptakan dari tanah. Secara logika manusia, tentunya Nabi Adam a.s. lebih  berhak disembah sebagai Tuhan daripada Nabi Isa a.s., namun Islam tidak mengajarkan manusia untuk dijadikan Tuhan.
2⃣ Nabi Adam a.s. adalah manusia pertama dalam sejarah umat manusia hari ini, dan menjadi manusia pertama yang menikah. Hal ini menunjukkan betapa mulianya pernikahan, dan betapa dilarangnya berpacaran. (Q.S. 7:189)
3⃣ Awal kekhawatiran para Malaikat akan penciptaan manusia yang akan melalahirkan kerusakan dan pertumpahan darah adalah karena Malaikat telah menyaksikan kehidupan para jin sebelum penciptaan manusia. Namun pengetahuan makhluk akan tujuan Allah amatlah terbatas. (Q.S. 2:30)
4⃣ Kesombongan iblis, sebagai salah satu jenis makhluk dari kalangan jin tampak ketika ia tidak mau memberikan penghormatan kepada Nabi Adam a.s. yang baru diciptakan-Nya hanya karena perbedaan materi penciptaan. Sejatinya, Iblis membangkang perintah Tuhannya. (Q.S. 7:11)
Sampai disini dulu ya Brother and Sista. Ada yang mau ditanyakan? Kita akan lanjutkan poin-point terkait penciptaan manusia pada tulisan selanjutnya ya.
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih pahala….

KENAPA SIH HARUS BELAJAR SIRAH NABAWIYAH? (2 – HABIS)

📆Kamis, 29 Dzulqo’dah 1437 H/  01 September 2016
📘Sirah
📝 Pemateri: Dr. Wido Supraha
📖 KENAPA SIH HARUS BELAJAR SIRAH NABAWIYAH? (2 – HABIS)
=============================
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Brother and Sista,
Kita lanjutkan ya melihat rahasia yang akan kita peroleh dengan mempelajari sirah nabawiyah, selain 2 (dua) alasan yang telah kita diskusikan sebelumnya. Ternyata, jika kita terus mempelajari secara serius Sirah Nabawiyah ini, maka kita pun akan mendapatkan:
3⃣ Kemudahan dalam memahami Al-Qur’an berikut semangat tujuan turunnya setiap ayat.
Cukup banyak ayat-ayat Allah ﷻ yang baru bisa dijelaskan maksudnya setelah mempelajari peristiwa demi peristiwa yang pernah dilalui oleh Rasulullah ﷺ, dan bahkan Brother and Sista akan belajar bagaimana ya mengamalkan setiap ayat tersebut dengan benar.
4⃣ Gambaran utuh hidupnya seluruh prinsip dan hukum Islam.
Tentunya Brother and Sista akan mendapatkan wawasan yang amat banyak mencakup persoalan Aqidah, Hukum dan Akhlak.
5⃣ Model terbaik dalam cara menuntut ilmu, mengamalkan ilmu, menyebarkan ilmu.
Brother and Sista akan mengetahui bagaimana sih pola pendidikan yang terbaik. Fase-fase apa saja yang harus dilalui dalam proses pendidikan. Materi apa saja yang dibutuhkan oleh umat Islam untuk mencapai kejayaannya.
Demikianlah 5 (lima) hal di antara sekian banyak rahasia yang semakin menegaskan bahwa Sirah Nabawiyah bukanlah sekedar kitab sejarah an-sich, tapi ia adalah menjadi salah satu sumber referensi utama dalam mengkaji agama kita yang indah, Islam. Ayo yang belum pada punya bukunya, bulan depan di Jakarta ada pameran buku Islam lho. Nanti kita diskusikan bersama ya kalau brother and sista ada kesulitan dalam memahaminya.
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
💼Sebarkan! Raih pahala….

Tidak Ada Kejayaan Tanpa Hantaman* , *Tidak Ada Persatuan Tanpa Kesatuan Harapan* , *Tidak Ada Bangsa Besar Tanpa Pemimpin Besar

📆 Kamis, 29 Dzulqo’dah 1437H / 01 September 2016
📚 *SIROH DAN TARIKH*

📝 Pemateri: *Ustadz AGUNG WASPODO, SE MPP*
📝 *Tidak Ada Kejayaan Tanpa Hantaman* ,
*Tidak Ada Persatuan Tanpa Kesatuan Harapan* ,
*Tidak Ada Bangsa Besar Tanpa Pemimpin Besar*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
🌐 *Pertempuran di Ankara – 20 Juli 1402*
Pertempuran yg terjadi di padang rumput Çubuk, dekat ibukota Turki sekarang yaitu Ankara. Pertempuran ini merupakan baku hantam terbesar antara Khilafah Turki Utsmani dengan Kesultanan Timur.
Pada pertempuran ini kedua pemimpin tertinggi, Sultan Bayezid I dan Sultan Timur (Lang, Lenk, Lame) berhadap-hadapan memimpin pasukannya masing-masing di garis terdepan. Pada era ini, menjadi pemimpin harus siap dituntut maju memimpin perang ke meda laga.
💡 *Lesson #1* pemimpin adalah teladan.
Pertempuran, dimana jumlah pasukan 4 kali lipat lebih banyak tersebut, berakhir dengan kekalahan telak pada pihak Khilafah Turki Utsmani. Bahkan menyebabkan tertangkapnya Sultan Bayezid I. Kekalahan ini juga diwarnai dengan sejumlah pengkhianatan pada barisan Turki Utsmani dari elemen kavaleri Tatar. Turut membelot juga adalah kesatuan berkuda Sipahi lokal dari beberapa beylik Turki.
💡 *Lesson #2* pemimpin yang cakap senantiasa waspada akan potensi pengkhianatan.
Pengkhianatan adalah penyakit bagi setiap peradaban yg hendak maju memimpin dunia. Ia bagaikan sebuah proses untuk menempa masyarakat dan pemimpin dari suatu bangsa. Jika berhasil, maka bangsa tersebut berpeluang menjadi besar. Seberapa cepat dan tangkas mengatasinya merupakan salah satu indikator kertahanan bangsa tersebut. Dengan ketahanan itu maka terpelihara peradaban.
💡 *Lesson #3* pengkhianatan harus diatasi secara cepat dan tangkas.
Namun, pertempuran tidak seimbang ini terus berlanjut, bahkan hampir sepekan kontingen pengawal sultan bertahan dalam kepungan di pebukitan Çubuk. Pada akhirnya, satu-persatu mereka menemui ajalnya hingga sultan jatuh tertawan. Sultan Bayezid I bergelar Yıldırım akhirnya wafat setelah 1 tahun dalam tawanan dan jenazahnya dikirim kembali ke anaknya Mehmed Çelebi setelah Sultan Timur sendiri wafat juga.
💡 *Lesson #4* menyesali suatu keadaan tidak akan mengubahnya, belajar lebih baik untuk membangun masa depan.
Kesedihan adalah keniscayaan dalam sebuah kekalahan, namun hal itu tidak perlu terlalu lama bagi bangsa yg besar. Pembelajaran atas sebab-sebab kekalahan menjadi prioritas yg lebih utama ketimbang ratapan kesedihan komunal.
Masa hilanganya kepemimpinan Khilafah Turki Utsmani dikenal dalam sejarah sebagai “interregnum.” Masa ini berlalu dengan konsolidasi ulang oleh salah seorang anak mendiang sultan, yg kemudian dikenal sebagai Sultan Mehmed I. Gelarnya adalah Çelebi, seorang yang cepat dan tangkas sebagai pemersatu. Khilafah Turki Utsmani kembali bergerak, tumbuh, dan terus berkembang sampai 2-3 abad setelah itu.
💡 *Lesson #5* setiap masa memiliki tokohnya, jadilah manusia yang berperan besar di zamannya.
Dari seorang pemimpin yg laju kerjanya sangat “secepat kilat” sesuai gelar Yıldırım-nya lalu lahirlah seorang pemimpin pemersatu yg cerdas mengatasi masa genting seperti Mehmed I bergelar Çelebi yg berarti “cerdas.”
Mungkin ada benarnya, bahwa buah tidak jatuh begitu jauh dari pohonnya; kebaikan melahirkan kebaikan.
❔ Lalu apa peran kita dalam era keterpurukan Ummat Islam sekarang ini?
Agung Waspodo, pagi sebelum silaturrahim di wilayah Depok dan sekitarnya.. 613 tahun kemudian!
Depok, 20 Juli 2015
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan oleh:
website: http://www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼 Sebarkan! Raih pahala…

Nabi Adam 'Alaihi Salam

📆 Selasa, 27 Dzulqa’dah 1437 H/ 30 Agustus 2016
📕 Sirah
📝 Ustadzah Ida Faridah
📖 Nabi Adam ‘Alaihi Salam
============================
🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃
📮 Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh..
📮 Ketemu lagi nih adik-adik..
Semoga semuanya sehat yaa…Aamiinn..
📮 Btw, seperti biasa nih, tiap Selasa kita pada bahas Sirah. Sirah kali ini tentang Nabi Adam ‘Alaihi Salam..
Begini nih Sirah nya…😊
🔘 Adam, sebuah nama untuk manusia pertama. Ada beberapa pendapat tentang alasan penamaan Adam:
▪ Ad-Dhahhak berpendapat bahwa kata Adam (ادم) berasal dari kata Al-Udmah (الادمة) yang berarti As-Samrah (coklat), dan Adam ‘Alaihi Salam berkulit coklat.
▫ An-Nadhr berpendapat bahwa Al-Udmah berarti Al-Bayadz (putih) dan Adam ‘Alaihi salam menurutnya berkulit putih. Orang Arab berkata: (unta adma) jika warnanya putih. Bentuk plural (jamak) nya adalah Udm dan Awaadim seperti Humr dan Hawaamir.
▪ Pendapat lain mengatakan bahwa Al-Udmah berarti materi (zat). Udmatul ardhi artinya zat yang berasal dari bumi yaitu tanah, dan Adam ‘Alaihi Salam memang diciptakan dari tanah, sedangkan bentuk jamaknya adalah (adamuun). Pendapat terakhir ini adalah pendapat yang lebih kuat. Said bin jubair berkata “Dinamakan Adam karena ia diciptakan dari materi tanah.”
    
🔘 Nama lain Adam adalah Insan dan Kuniyah-nya adalah Abdul Basyar. Kata Adam terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 25 (dua puluh lima) kali, sembilan diantaranya dalam bentuk mudhaf ilaih (disandarkan) dengan kata Bani dan dzurriyah, seperti dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (QS. Al-‘Araf: 31)
🔘 Sedangkan, kata Al-Insan yang bermakna Adam ‘Alaihi Salam terulang sebanyak 3 (tiga) kali, salah satunya adalah firman Allah SWT:
“Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar.” (QS. Ar-Rahman: 14)
🔘 Kata Turaab (tanah) yang menjadi asal penciptaan Adam ‘Alaihi Salam disebutkan 4 (empat) kali, diantaranya:
“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah…” (QS. Al-Hajj: 5)
🔘 Kata Thiin (tanah) disebutkan 6 (enam) kali, diantaranya:
“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu).” (QS. Al-An’am: 2)
🔘 Kata khalifah yang terkait dengan Adam ‘Alaihi Salam disebutkan sekali saja yaitu surat Al-Baqarah ayat 30:
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'”
🔘 Sedangkan, ayat-ayat yang berbicara tentang kisah Adam ‘Alaihi Salam dan anak cucunya cukup banyak di dalam Al-Qur’an.
🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
📷 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Perang Pasti Membawa Kehancuran bagi Semua Namun Kemerdekaan Tidak Selalu Menguntungkan bagi yang Berkorban paling Banyak

📆 Kamis, 23 Dzulqo’dah 1437H / 25 Agustus 2016

📚 *SIROH DAN TARIKH*

📝 Pemateri: *Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP*

📝 *Perang Pasti Membawa Kehancuran bagi Semua Namun Kemerdekaan Tidak Selalu Menguntungkan bagi yang Berkorban paling Banyak*

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

*Tragedi Pemimpin Pengkhianat *

Setelah kekalahan Turki Utsmani pada akhir Perang Dunia Pertama, tidak hanya berdampak pada lepasnya berbagai propinsi luar kekhilafahan namun terjadi invasi atas wilayah inti Anatolia. Dilemahkannya kedudukan serta dinihilkannya kekuasaan khalifah oleh golongan Turki-Muda menurunkan daya konsolidasi perjuangan rakyat semesta. Kekacauan negeri menjadi diluar kendali Turki-Muda dengan bermainnya berbagai kekuatan asing yang sudah lama menginginkan tumbangnya kekhilafahan Ummat Islam. 

*Lesson #1* ketika syura dan institusi keummatan diabaikan maka apa yang dimulai secara sepihak biasanya merugikan semua. 

*Lesson #2* pertikaian internal selalu mudah untuk mendapatkan dukungan dari pihak eksternal. 

Dalam kondisi genting seperti ini, terjadilah pemberian mandat oleh Sultan Mehmet VI Vahidedin kepada perwira yang bernama Mustafa Kemal untuk menggalang perlawanan untuk Perang Kemerdekaan. Dengan mandat tersebut ia mengobarkan perlawanan semesta untuk mengusir pendudukan Armenia, Perancis, Italia, Yunani, dan pendudukan koalisi atas İstanbul. Rakyat merapatkan barisan masih atas pertimbangan mandat kekhilafahan. Atas pertimbangan perlunya basis konsolidasi yang aman dari jangkauan musuh maka Ankara dinobatkan menjadi ibukota.

*Lesson #3* orang terbaik di suatu era belum tentu baik di era berikutnya. 

*Lesson #4* oleh karena itu orang yang religius harus selalu tampil dan berkinerja unggul agar ummat tidak terpaksa menerima pilihan buruk yang disodorkan. 

Gambar ini menunjukkan sebuah lokomotif pejuang kemerdekaan Turki yang menjadi korban serangan tentara Yunani. Serangan tersebut terjadi di dekat kota Uşak pada jalur utama kereta-api antara Ankara dan İzmir, 1923, AND. 

Setelah berhasil memukul mundur pendudukan atas wilayah inti Anatolia, legasi kekhilafahan Turki Utsmani perlahan dihapus dari ingatan rakyat Turki. Mustafa Kemal yang telah menjadi pahlawan bagi Republik Turki bahkan mendapatkan gelar Atatürk; sang bapak Turki. Pada tahun 1922 Atatürk melalui Grand National Assembly (Türkiye Büyük Millet Meclisi) menghapus kesultanan, 1924 kekhilafahan dicoret, 1925 pengajian dan tarekat dilarang, 1927 topi Fez lambang persatuan diperkarakan, 1928 aksara Arab dan lafaz adzan diganti, dan 1935 seluruh nama belakang diturkikan.

*Lesson #5* momentum kelemahan institusi Ummat menjadi awal penghancurannya oleh sosok yang disangka bagian dari Ummat.

*Lesson #6* tidak sepantasnya Ummat tertipu lagi oleh sosok pemimpin yang khianat di era penipuan media yang nyata. 

Pagi sendu
Depok, 22 Agustus 2016
Agung Waspodo

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
website: http://www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Umar bin Khattab

📆 Selasa, 21 Dzulqo’dah 1437 H/ 23 Agustus 2016
📕 Sirah
📝 Ustadzah Ida Faridah
📖 Umar bin Khattab
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
🐝 Assalamu’alaikum sahabat MFT…..
🐝 Apa kabarnya hari ini???
🐝 Baik adik-adik, kali ini kita akan membahas profile sahabat Nabi.
🍯 *Umar bin Khattab*
✨ Umar bin Khattab memiliki nama lengkap Umar bin Khattab bin Naufal bin Abdi ‘Uzza bin Rabi’ah bin Abdullah bin Qarh bin Razaah bin ‘Adiy bin Ka’ab. Ayahnya bernama Khattab bin Nufa’il Al-Shimh Al-Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim. Beliau lahir pada tahun 581 M di kota Mekkah dari suku Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy, suku terbesar di kota Mekkah saat itu.
✨ Umar lahir dari keluarga bangsawan, ia bisa membaca dan menulis, yang pada itu merupakan sesuatu yang langka. Beliau memiliki fisik yang tinggi besar dan memiliki karakter keras dan tegas. Sehingga di segani dan dihormati oleh penduduk Mekkah. Beliau seorang pemberani dan sering menyelesaikan peperangan yang terjadi di zaman Jahiliyah.
✨ Sebelum masuk islam, Umar melakukan adat istiadat jahiliyah, antara lain pernah mengubur putrinya hidup-hidup dan seorang peminum berat. Beliau sangat memusuhi dan membenci islam.
✨ Peristiwa Islamnya Umar bin Khattab sangat istimewa. Suatu hari Umar mencari Nabi Muhammad SAW untuk membunuhnya. Di tengah perjalanan beliau mendapat berita bahwa adiknya yang bernama Fatimah telah masuk Islam. Umar marah dan pergi ke rumah adiknya untuk membuktikan kabar tersebut. Ketika dia tiba dirumah adiknya, ia mendengar adiknya sedang melantunkan beberapa ayat suci Al-Qur’an. Mendengar bacaan tersebut, Umat minta adiknya untuk memberikan lembaran tersebut; namun adiknya tidak memberikan bacaan tersebut sebelum Umar mandi. Selesai mandi, Umar menerima lembaran yang dibaca oleh adinya, maka bergetarlah hatinya ketika membaca ayat-ayat pada surat Thaha.
✨ Kemudian Umar bin Khattab pergi kerumah Nabi Muhammad SAW dan menyatakan keIslamanya. Maka bergemalah takbir keluar dari mulut para sahabat yang hadir pada saat itu. Menurut riwayat, Umar masuk Islam setelah masuk islamnya 40 laki-laki dan 11 perempuan atau orang ke-52 yang masuk Islam; namun ada juga yang berpendapat Umar adalah orang yang ke-40 masuk Islam.
✨ Setelah masuk Islam, sikap keras dan kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW dan umat Islam mulai berubah menjadi lemah lembut dan tumbuh kecintaan kepada Nabi SAW. Sebaliknya, sikap tegas dan keras tetep ditunjukkan jika berhadapan dengan kafir Quraisy. Dengan watak yang tegas dan keras, Umar bin Khattab menjadi pembela utama Nabi Muhammad SAaw dan umat Islam dari gangguan kafir Quraisy. Hal ini menjadikan umat islam semakin kuat dan disegani.
✨ Nabi Muhammad SAW memberi gelar dengan sebutan Al-Faruq yang berarti Sang Pembeda. Seperti dalam sebuah hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Al-Hakim dikatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Allah SWT telah menempatkan kebenaran pada lisan dan hati Umar. Allah SWT dengannya membedakan yang hak dan yang batil”
✨ Umar bin Khattab memiliki pemikiran kritis. Dia sering memprotes kebijakan Nabi Muhammad SAW yang dianggap tidak rasional.
✨ Disamping memiliki pemikiran daya kritis, tegas dan keras, Umar bin Khattab memiliki sikap yang sangat mulia yaitu seseorang yang sangat mudah menangis bila mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dia akan luluh hatinya jika dibacakan ayat Al-Qur’an.
✨ Umar bin Khattab meninggal setelah dibunuh oleh Abu Lu’luah pada hari Rabu, 4 Dzulhijjah 23 H. Beliau di tusuk dengan sebilah pisau ketika beliau sedang melaksanakan shalat. Beliau wafat pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M.
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
💽 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
💾 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Ketika Ketabahan Kaum Muslimin Telah Menurun Kegagalan Terjadi Beruntun

πŸ“† Kamis, 15 Dzulqo’dah 1437H / 18 Agustus 2016

πŸ“š *SIROH DAN TARIKH*

πŸ“ Pemateri: *Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP*

πŸ“ *Ketika Ketabahan Kaum Muslimin Telah Menurun Kegagalan Terjadi Beruntun*

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸ

*Kisah Pengepungan Nicaea 109 Hijriyah (Rabiul Awwal-Rabiul Akhir), 727 Masehi (Juli-Agustus)*

Pengepungan kota Nicaea pada tahun 727 Masehi tercatat sebagai sebuah kegagalan pada masa Daulah Umayyah dalam menguasai kota penting pada theme (distrik militer Byzantiun) wilayah Opsician.

Sejak kegagalan pengepungan terhadap kota Konstantinopel pada tahun 717-718 sebelumnya, Daulah Umayyah telah melancarkan berbagai serbuan ke hampir seluruh area Asia Kecil (Asia Minor).

Pada tahun 727 M, sebuah balatentara kekhilafahan yang dipimpin oleh seorang anak khalifah sendiri bermanuver cepat menembus wilayah pedalaman Asia Kecil.

Sebelum memulai pengepungan kota Nicaea pada bulan Juli, balatentara ini berhasil membumihanguskan 2 benteng di perbatasan guna mengamankan jalur logistik ke belakang.

Setelah bertahan selama 40 hari dan kota tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda kekalahan, balatentara Kaum Muslimin mundur kembali ke wilayahnya. Sungguh berbeda dengan angkatan sebelumnya yang bertahan tahunan ketika mengepung Konstantinopel. Bertahannya kota ini mengangkat pamor kaisar Leo III Isaurian yang mengklaim kemenangan ini sebagai penguatan atas Kebijakan Iconoclastic-nya yang menghapuskan semua lukisan berbentuk manusia pada gereja-gereja Byzantium.

Pengepungan ini menandai titik balik dalam sejarah serbuan Daulah Umayyah. Disamping itu, munculnya berbagai ancaman serta tantangan di sepanjang perbatasannya yang terbentang jauh telah menyedot perhatian khalifah dari front ini.

_*Later Belakang -Melemahnya Konsistensi Perjuangan, Efek Kegagalan Latuftahanna*_

Setelah kegagalan pengepungan atas Konstantinopel, ibukota Byzantium, antara tahun 717-718 M, kedua pihak menyepakati periode perdamaian yang pendek. Daulah Umayyah mendapatkan sedikit waktu untuk mengembalikan kekuatan militernya yang berkurang sekaligus menumpas pemberontakan Yazid ibn Al-Muhallab.

Ketika pertempuran di sepanjang perbatasan pecah kembali dua tahun kemudian, strategi militer Daulah Umayyah telah bergeser dari doktrin penaklukan kepada penyerbuan. Sejak itu, walau serbuan terus dilancarkan secara rutin setiap musim semi dan panas melintasi Pegunungan Taurus namun intensitasnya telah jauh menurun. Terkadang serbuan itu terkoodinasi dengan manuver angkatan laut yang biasanya diteruskan dengan serbuan pada musim dingin.

Serbuan Kaum Muslimin ini berhasil menghancurkan banyak benteng milik Byzantium di sepanjang perbatasan, namun sepertinya tidak ada kebijakan untuk menduduki wilayah sebelah barat Pegunungan Taurus secara permanen. Keberhasilan tersebut tidak terakumulasi dalam Penguasaan wilayah, patut disayangkan.

Reaksi kekaisaran Byzantium juga amat pasif karena mereka sendiri terus memupuk kekuatan untuk mengatasi lemahnya sumber daya kekaisaran dibandingkan dengan kekhilafahan. Strategi militer yang diterapkan oleh Byzantium adalah untuk tidak menghadapi balatentara kekhilafahan secara frontal namun mundur secara taktis ke berbagai jaringan perbentengan yang tersebar di area Asia Kecil.

Naiknya khalifah Hisyam (b. 723-43) membawa angin segar bagi operasi militer dengan meningkatnya kembali skala penyerbuan. Salah seorang panglima yang paling terkenal pada masa itu adalah Mu’awiyah ibn Hisyam, salah satu anak khalifah sendiri. Beliau memimpin langsung ekspedisi militer pada tahun 725 dan 726 yang mampu menjangkau hingga Dorylaion. Turunnya keluarga khalifah ke medan perang adalah suatu prestasi memasuki penghujung masa kekhilafahan Daulah Umayyah.

_*Pengepungan Tahun 727 – Harapan yang Terlalu Cepat Sirna*_

Pada musim panas 727 Masehi, Mu’awiyah ibn Hisyam kembali memimpin ekspedisi militer bersama besar dengan elemen terdepan dipimpin oleh ‘Abdullah al-Battal yang tercatat bahkan dalam kronikel sejarah Theophanes the Confessor dari Byzantium; namun terlalu berlebihan ketika mencatat jumlah balatentara Daulah Umayyah Sebanyak 100.000 pasukan. Theophanes juga mencatat adanya panglima nomor dua bernama Amr yang tidak ditemukan dalam catatan sejarah Kaum Muslimin.

Gebrakan pertama balatentara Mu’awiyah ini menghancurkan benteng Gangra di Paphlagonia serta Ateous di Phrygia yang dikenal dalam kitab sejarah Kaum Muslimin sebagai Tabya. Pada penyerangan ini kontingen Muslimin dari kota Antioch mengalami korban besar.

Pada akhir bulan Juli kesatuan terdepan yang dipimpin oleh al-Battal sampai di luar kota Nicaea. Artabasdos sebagai count di kota ini memilih untuk bertahan di dalam benteng kota. Kaum Muslimin menggempur kota dengan persenjataan berat selama 40 hari, bahkan berhasil merontokkan sebagian dinding pertahanan kota. Namun kota tersebut tetap bertahan hingga akhir pengepungan.

Pada akhir bulan Agustus, balatentara Kaum Muslimin memutuskan untuk mundur dengan membawa tawanan serta rampasan perang yang banyak. Ada catatan sejarah lain yang ditulis oleh Michael the Syrian yang mengklaim penduduk kota Nicaea akhirnya mundur sebelum pasukan Kaum Muslimin kembali dan menghancurkan kota; hal inj jelas keliru.

_*Dampak Kekalahan bagi Kedua Pihak*_

Mundurnya balatentara Kaum Muslimin ini menjadikan Kaisar Leo III meneruskan kebijakan agresifnya mengejar sampai ke perbatasan. Setelah ini, balatentara Daulah Umayyah tidak pernah lagi menyerbu sedalam itu ke wilayah Asia Minor.

Balatentara andalan Daulah Umayyah yang berasal dari Syam-Jazirah diputuskan beralih medan ke Pegunungan Kaukasus menghadapi bangsa Khazar. Namun kekalahan besar Kaum Muslimin dari bangsa Khazar pada tahun 730 menyebabkan ancaman di sepanjang front utara semakin nyata. Terlebih dengan disepakatinya aliansi antara Byzantium dan Khazar melalui pernikahan dinasti antara anak Leo III yang bernama Constantine V dengan putri Irene dari Khazar.

Periode serbuan tahun 730an hanya bersama kecil di sepanjang perbatasan yang tidak membahayakan lawan sama sekali. Pada periode berikutnya, tahun 740an, Daulah Umayyah menggelar kembali ekspedisi militer berskala besar. Namun, kekuatan militer Byzantium sudah berhasil memperkuat diri dan menimpakan kekalahan atas Kaum Muslimin di Pertempuran Akroinon.

Perenungan atas kelemahan Kaum Muslimin,
Siang hari Menjelang Akhir Ramadhan 1437 Hijriyah,
Depok, 3 Juli 2016

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸπŸŒΉ

Dipersembahkan oleh:
website: www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

πŸ’Ό Sebarkan! Raih pahala…

Kenapa sih harus Belajar Sirah Nabawiyah?

📆 Selasa, 14 Dzulqa’dah 1437 H/ 16 Agustus 2016
📕 Sirah
📝 Ustadz DR. Wido Supraha
📖 Kenapa sih harus Belajar Sirah Nabawiyah?
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
✏ Brother and Sista,
🖇 Udah pada punya Al-Qur’an kan? Sudah dong ya tentunya. Kalau As-Sunnah dah pada punya? Kalau belum punya kudu punya lho, soalnya kan sebagian besar ayat Al-Qur’an tidak bisa dipahami kecuali kalau brother and sista pegang As-Sunnah. Dari sekian banyak As-Sunnah yang wajib dimiliki prioritas pertama tentunya Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, soalnya kedua-duanya mengandung hadits yang shahih seluruhnya. Kalau begitu, apakah kita masih perlu punya Kitab Sirah Nabawiyah?
🖇 Bentar, mungkin masih pada bingung ya, Sirah itu sendiri apa ya? Sirah itu adalah sebuah kisah perjalanan yang mengandung nilai-nilai kesejarahan. Sirah Nabawiyah bermakna sebuah kisah utuh perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW mulai dari lahirnya hingga wafatnya. Tapi brother and sista, sebaiknya kita tidak mempersepsikan Kitab Sirah Nabawiyah sebagai kitab sejarah an-sich ya, karena memang Sirah Nabawiyah bukan sekedar membahas sejarah hidup, tapi kita sedang memasuki sebuah ruang dimana kita akan semakin memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengannya, dan bahkan menjadi salah satu referensi utama kita dalam menghidupkan Islam. Pemahaman Islam kita pasti akan terasa kurang jika belum mengkaji Sirah Nabawiyah. Sampai disini mulai kebayang kan mengapa kita perlu belajar Sirah?
🖇 Jadi mudahnya aja ya Brother and Sista, ketika kita mempelajari secara serius Sirah Nabawiyah ini, maka kita akan dapatkan:
1⃣ Pemahaman yang utuh atas kepribadian Nabi Muhammad SAW. Kita jadi tersadar mengapa ya Nabi itu dibangkitkan dari kalangan manusia, bukan dari Malaikat seperti keinginan sebagian paman Nabi. Tentunya karena Nabi adalah dari kalangan manusia, maka mudah bagi manusia untuk menghidupkan contoh-contoh terbaik dalam Islam merujuk kepada perbuatan Nabi SAW.
2⃣ Model ideal, teladan terbaik, “Al-matsal Al-A’la” dalam seluruh kehidupan Nabi SAW. Mulai dari bagaimana menjadi anak yang shalih, terus menjadi remaja yang tangguh, hingga nanti kalau sudah berkeluarga menjadi ayah, menjadi pemimpin, menjadi tokoh masyarakat, menjadi mujahid dakwah, dan seterusnya. Semuanya ditemukan dalam pribadi Nabi SAW.
🖇 Selanjutnya apa lagi brother and sista? Kita lanjutkan pekan depan aja yah, di Hari Selasa. Keep in touch. Istiqamah selalu ….
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥  Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
📷 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Ketika Energi Negatif Dipositifkan dengan Tanggung Jawab

📆 Kamis, 08 Dzulqo’dah 1437H / 11 Agustus 2016
📚 *SIROH DAN TARIKH*

📝 Pemateri: *Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP*
📝 *Ketika Energi Negatif Dipositifkan dengan Tanggung Jawab*
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
*_Six Lessons in Leading during Hardships_*
Ketika sebagian orang mulai gemar mengolok-olok gubernur Kufah yang waktu itu dijabat oleh Sa’id ibn ‘Amru, maka amirul mu’minin mengusir mereka ke Syam.
أنهم تكلموا بكلام قبيح في مجلس سعيد بن عامر
*Lesson #1* semua pejabat publik hampir pasti mendapat kritik dan olokan atas kinerjanya; get use to it. 
Mereka yg diusir ini bukan sembarang orang, melainkan kesembilannya disebut sebagai “jama’ah qira’ah” menandakan kepiawaiannya membaca al-Qur’an.
جماعة من قراء أهل الكوفة
*Lesson #2* kritikus pada umumnya bukan praktisi, namun tidak selalu mereka tak berilmu. 
Secara khusus, amirul mu’minin menyurati gubernur Syam yang juga kerabatnya sendiri dengan panduan kebijakan dalam memperlakukan mereka yg terusir ini. Dua wasiatnya kepada Mu’awiyah ibn Abi Sufyan (ra) adalah menghormati (akrimuhum) dan ramah (ta’allafahum) kepada mereka. Mu’awiyah (ra) pun menaati wasiat tersebut dengan baik seraya mengingatkan mereka tentang tiga hal:
1⃣ Menghormati pendapat mayoritas
2⃣ Menjauhi fanatik terhadap pendapat sendiri
3⃣ Menghindari kebiasaan eksklusif
فكتب إليه عثمان إلى معاوية أمير الشام أنه قد أخرج إليك جماعة قراء من أهل الكوفة فأنزلهم و أكرمهم و تألّفهم، 
و وعظهم و نصحهم فيما يعتمدونه من اتباع الجماعة وترك الإنفراد و الإبتعاد
*Lesson #3* pemimpin harus punya “sumbu yang panjang, agar tidak mudah meledak” karena mereka harus lebih tabah dan sabar dalam pelaksanaan amanahnya. 
Setelah beberapa waktu, penyakit kelompok itu kambuh lagi bahkan semakin menjadi. Kini yang menjadi sasaran olok-olok mereka bahkan termasuk serangan terhadap pribadi amirul mu’minin sendiri.
ويستمر ن على جهالتهم و حماقتهم..  و كانوا يشتمون عثمان و سعيد بن العاص 
*Lesson #4* problem dan pelakunya itu sudah ada jadwal kambuhnya, apakah para pemimpin tahu jadwalnya? Always be prepared for anything from anyone!
Untuk menghindari godaan mengambil keputusan yang keras, Mu’awiyah (ra) kembali mengusir mereka. Kali ini mereka diasingkan ke al-Jazirah dibawah pengawasan gubernur ‘Abdurrahman ibn Khalid ibn al-Walid. Dibawah beliau, kelompok ini lebih terekendali syahwat kalamnya. Prestasi beliau mengelola propinsinya diakui oleh amirul mu’minin dengan mempromosikannya utk menjabat posisi gubernur Hims yang berbatasan dengan ancaman dari Bangsa Rum (Byzantium). 
فلما خرجوا من دمشق أووا إلى الجزيرة فاجتمع بهم عبد الرحمن بن خالد بن الوليد – وكان نائباً على الجزيرة 
*Lesson #5* orang yang kurang kerjaan cenderung banyak omongan, give them a challenge or two! 
Ikut bersama ‘Abdurrahman ibn Khalid ibn al-Walid pindah ke Hims adalah kelompok tadi. Mereka ini ditempatkan beliau di wilayah pesisir dengan tugas khusus dan penggajian yang khusus pula.
فقدموا عليه حمص، فأمرهم بالمقام بالساحل ،و أجرى عليهم الرزق
*Lesson #6* if you’re really good and sincere at what you do, even the most critical of your opponents shall follow you. Lihat Turki dan Erdoğan kemarin, lihatlah tanpa emosi dan prasangka. 
Al-Hafiz Ibnu Katsir dalam kitabnya al-Bidayah wa n-Nihayah vol 7 halaman 160 mencatat rapi persitiwa ini yang terjadi di Era Khalifah ‘Utsman ibn ‘Affan (ra) pada tahun 33 Hijriyah.
Masuk stasiun kereta-api Tebet, 
1 Agustus 2016

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹
Dipersembahkan oleh:
website: www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
💼 Sebarkan! Raih pahala…

Abu Bakar Ash-Shidiq R.a

Selasa, 07 Dzulqa’dah 1437 H/ 09 Agustus 2016
📕 Siroh
📝 Ustadzah Ida Faridah
📖 Abu Bakar Ash-Shidiq R.a
============================
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
🔰 Assalamu’alaikum adik-adik MFT
Apa kabarnya hari ini???
Baik adik-adik semua, kali ini kita akan membahas sahabat nabi, siapa beliau????
🔰 Abu Bakar Ash Shidiq
Abu Bakar adalah gelar yang diberikan setelah masuk islam. Nama sebelumnya adalah Abdul Ka’bah. Namanya aslinya Abdullah bin Abu Quhafah keturunan bani Twimnbin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Kal Al-Quraisy. Beliau lahir pada tahun ke-2 dari tahun gajah atau dua tahun lebih muda dari Nabi Muhammad SAW.
Abu Bakar memiliki budi pekerti yang baik dan terpuji. Dikalangan bangsawan Qurays, beliau dikenal dengan sosok yang ulet dan jujur. Beliau merupakan pedagang yang kaya raya. Beliau berdagang dengan jujur sehingga orang-orang tertarik untuk membeli barangnya. Sikap jujurnya hingga beliau masuk islam.
Sejak usia muda, Abu Bakar memiliki ikatan persahabatan yang kuat dengan Nabi Muhammad SAW. Ketika Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul dengan menerima wahyu pertama, Abu Bakar merupakan orang dewasa pertama masuk islam.
Beliau mendapat gelar Ash-Shidiq atau orang jujur terpercaya karena beliau orang pertama mempercayai peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Mekkah ke Baitul Maqdis di Yerusalem, dilanjutkan dengan perjalanan dari Baitul Maqdis ke  sidratulmuntaha dalam waktu semalem. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Sebagaimana ketika pagi hari setelah malam Isra’ Mi’raj. Orang-orang kafir berkata kepadanya: ‘Teman kamu itu (Muhammad) mengaku-ngaku telah pergi ke Baitul Maqdis dalam semalam.’
Beliau menjawab “Jika ia berkata demikian, maka itu benar”
Allah SWT pun menyebut beliau sebagai Ash-Shidiq:
‘Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.’ (QS. Az-Zumar: 33)
Selama di Mekkah, peranan beliau sangat besar untuk membantu Nabi Muhammad SAW menyebarkan islam. Lewat dakwah beliau, ada beberapa dari kalangan bangsawan qurasy yang masuk islam seperti Ustman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bi Auf, A’ad bin Abi Qaqqash, Thalhah bin Ubaidillah, Abu Ubaidillah bin Jarrah, Al-Arqam bin Abi Al-Arqam.
Abu Bakar mengeluarkan harta bendanya dengan tulus untuk membantu perjuangan dan kejayaan islam. Beliau rela mengorbankan harta dan jiwanya untuk kepentingan penyebaran islam dan membela umat islam.
Abu Bakar mendampingi Nabi Muhammad SAW dalam suka dan duka. Beliau melindungi Nabi Muhammad SAW dari ejekan dan rencana pembunuhan kafir quraisy. Beliau selalu setia mendampingi Nabi Muhammad SAW dimanapun dan kapanpun.
Pada saat Nabi Muhammad SAW sakit dan menjelang wafatnya Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar sering menggantikan Nabi Muhammad SAW, menjadi Imam Sholat. Ketika Nabi Muhammad wafat, Kaum Anshar mengadakan Musyawarah di Saqifah Bani Sa’ad. Mereka membicarakan sosok pemimpin yang akan menggantikan Nabi Muhammad SAW. Mereka sepakat memilih Abu Bakar sebagai Khalifah atau Pengganti Nabi Muhammad SAW.
Para sahabat membaiat Abu Bakar Ash-Shidiq. Ali bin Abi Thalib terlambay membaiat Abu Bakar karena beliau sibuk mengurus jenazah Nabi Muhammad SAW.
Abu Bakar memimpin umat islam selama 2 tahun.
Demikian profile sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, semoga bermanfa’at adik adik..😊😊😊
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃🌺
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
📲Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
💽 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
💾 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis