cropped-logo-manis-1.png

MENEGAKKAN SHALAT SEBAGAI TIANG AGAMA

📚 Khutbah Jum’at

📝 Pemateri: Oleh: Ustadz Evan S. Parusa (IKADI DIY)

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🌹

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ فَرَضَ الصَّلَاةَ عَلَى الْعِبَادِ رَحْمَةً بِهْمِ وَإِحْسَانًا، وَجَعَلَهَا صِلَةً بِهِ لِيَزْدَادُوا بِهَا تَقْوًا وَإِيْمَانًا، وَأَجْزَلَ الْمَثُوْبَةَ لِلْقَائِمِيْنَ بِهَا تَفَضُّلًا مِنْهُ وَتَكْرِيْمًا. 
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَه، كاَنَ لِعِبَادِهِ عَلِيْمًا وَحَكِيْمًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُه، خَضَعَ لِرَبِّهِ مُنِيْبًا وَمُطِيْعًا.
فَصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا مَزِيْدًا.
أَمَّا بَعْد؛
 فَيَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ، اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْن. قال الله تعالى : ((يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ)). 
ثُمَّ اشْكُرُوْهُ عَلَى مَا هَدَاكُمْ لِلإِسْلاَمِ، وَأَوْلاَكُمْ مِنَ الْفَضْلِ وَالإِنْعَامِ، وَجَعَلَكُمْ مِنْ أُمَّةِ ذَوِى اْلأَرْحَامِ، وَذَلِكَ بِقِيَامِ مَا فَرَضَ عَلَيْكُمْ مِنْ أَرْكَانِ الْإِسْلَام. قَالَ تَعَالَى : ((اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ))

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati oleh Allah Swt.
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Swt., yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan serta menetapkan keimanan di dalam hati kita, sehingga dapat memenuhi panggilan-Nya untuk menunaikan shalat Jumat pada siang hari ini. Nikmat yang kita dapatkan ini tidak lain harus digunakan dalam rangka memenuhi syariat yang telah ditetapkan-Nya serta untuk beribadah kepada-Nya.  Shalawat beserta salam, mari kita haturkan kepada Nabi Muhammad Saw., kepada para keluarganya, sahabatnya, dan semoga melimpah kepada kita semua selaku umatnya. Aamiiin ya Rabbal ‘alamin.

Marilah kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Sungguh, orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa kepada-Nya. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan ini sangat penting, mengingat keduanya merupakan bekal yang harus dibawa kelak di akhirat. Oleh karena itu setiap khatib shalat Jumat, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah Saw., para sahabat, dan tabi’in senantiasa mengingatkan untuk bertakwa kepada Allah Swt.

Jamaah yang dirahmati oleh Allah Swt.
Di antara bentuk-bentuk ketakwaan kepada Allah Swt. adalah menegakkan shalat secara maksimal. Karena shalat adalah ibadah yang paling utama bagi umat Islam. Selain itu,  shalat akan mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar. Sebagaimana yang Allah Swt. firmankan.

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

“Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.s. Al-Ankabut: 45).

Dalam Alquran, perintah shalat tidak pernah menggunakan kata “shalatlah”, akan tetapi selalu dengan perintah: “dirikanlah shalat”. Mendirikan shalat mempunyai makna bahwa kita tidak sekadar menjalankan perintah shalat, tetapi senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas shalat kita. Dari perbaikan shalat itulah, kita dapat memperbaiki amalan-amalan yang lain. Hal ini sebagaimana disampaikan Rasulullah Saw.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم أَنَّهُ قَالَ: «مَنْ لَمْ تَنْهَهُ صَلَاتُهُ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ، لَمْ يَزْدَدْ بِهَا مِنَ اللَّهِ إِلَّا بُعْدًا»

Dari Ibnu Abbas r.a. bahwasanya Rasulullah Saw. mengatakan: “barangsiapa yang shalatnya tidak dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar maka sejatinya (shalatnya) tidak menambah kepadanya kecuali jarak  (yang semakin jauh dari Allah Swt.) (H.r. Ath-Thabrani)

Karenanya shalat menjadi amalan yang sangat penting bagi umat Islam. Allah Swt. memerintahkan kepada umat Rasulullah Saw. untuk shalat lima kali dalam sehari. Lima waktu shalat tersebut apabila dikerjakan dengan sebaik-baiknya maka dapat menjadi momentum bagi setiap mukmin untuk memperbaiki diri, bermunajat kepada Allah Swt., melakukan introspeksi atas segala yang telah dilakukannya, serta mengingat tujuan akhir dari hidupnya, yaitu kembali kepada Allah Swt.

Sebagai mukmin, orang yang beriman kepada Allah Swt. dan beriman dengan hari Akhir, serta beriman dengan Alquran, mari senantiasa menjaga dan memperbaiki shalat kita. Allah Swt. berfirman:

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَهُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

“Dan orang-orang yang beriman kepada kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al-Quran) dan mereka selalu menjaga shalatnya.” (Q.s. Al-An’aam: 92).

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah Swt.
Namun, bagaimana cara menjaga shalat kita? Adakah shalat yang telah kita laksanakan selama ini sudah terjaga? Imam al-Ghazali dalam kitabnya Al-Arba’in fi ushulud-din menyampaikan tiga cara umat Islam untuk menjaga shalatnya.

Pertama, menjaga thaharah, yaitu dengan cara menyempurnakan wudhu sebelum shalat. Bukan sekedar membasahi anggota tubuh dengan air, akan tetapi memastikan setiap langkah yang dilakukan dalam wudhu benar-benar sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw beserta sunnah-sunnah yang dianjurkan. Jika kita mampu melaksanakannya, maka kita berharap kepada Allah bahwa wudhu yang kita lakukan bukan sekedar menyucikan kulit luar yang dibasuh dalam wudhu, melainkan juga menyucikan hati dan mengugurkan dosa, sebagaimana Rasulullah Saw:

مَنْ تَوَضَّأ فَأَحْسَنَ الوُضُوءَ، خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ حَتَّى تَخْرُج مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِه

“Barangsiapa yang membaguskan wudhu keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya sampai keluar dari bawah kukunya.” (H.r. Muslim).

Kedua, hendaklah menjaga dan menunaikan sunnah-sunnah shalat serta zikir dan doa setelah shalat. Karena itu adalah bentuk taqarrub atau mendekat kepada Allah Swt., sebagaimana seorang hamba sahaya mendekat kepada tuannya. Sesungguhnya Allah Swt. senang apabila hamba-Nya meminta kepada-Nya, karena menunjukkan dan membuktikan ketidakmampuan seorang hamba dan kebergantungannya kepada sang Khaliq yang Maha Kuasa.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (Q.s. Al Mu’min: 60).

Ketiga, hendaklah menjaga ruh shalat, yaitu keikhlasan dan kehadiran hati dalam keseluruhan shalat. Mari senantiasa menjaga hati kita untuk fokus beribadah, terutama saat bersujud kepada Allah Swt. Ketika mengucapkan takbir, Allahu Akbar, dengan kesungguhan hati kita sadari bahwa kita ini kecil dan kerdil, dan tidak ada yang lebih besar dan agung selain Allah Swt.

Mari ketika membaca surat Al-Fatihah. Ketika terucap alhamdulillahirabbil ‘alamin, di saat itu kita mensyukuri segala nikmat yang Allah Swt. Dan ketika sampai kepada ayat iyyaka nasta’in kita menyadari betul kelemahan diri kita. Sungguh, tidak ada pertolongan yang lebih kita tunggu selain pertolongan Allah Swt.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah
Semoga dengan menyempurnakan shalat kita, maka diri ini akan terjaga dari perilaku keji dan munkar. Allah Swt. pilihkan jalan-jalan terbaik yang kita lalui sehingga kita menjadi hamba yang beriman dan bertakwa dan menuju surga-Nya.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْم، وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآياَتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْم، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْم
أَقُوْلُ قَوْلِي هذَا، وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الغَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَات، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Kedua:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. 
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْن، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. 
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. 
أَمَّا بَعْد؛
فَيَا عِبَادَ الله، اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ، وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. 
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدَنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
 اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
 اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّم، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْر، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَ نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ  
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
 عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *