π Pemateri: Ustadz Farid Nu’man Hasan, S.S.
πΏπΊπππΌππ·πΉ
π ‘Ujub dengan tahajud yang lama dan banyak rakaatnya, tapi Shubuh kesiangan
π Bangga dengan haji ke 2, 3, tapi fakir miskin kelaparan kau diamkan
π Narsis dengan shaum sunnahmu yang banyak, tapi kewajiban terhadap suami atau orang tua kau abaikan
π Kau ributkan jumlah rakaat tarawih, akhirnya ukhuwah rusak dan tidak kau jaga
π Bagus jika kau hati-hati terhadap makanan dan minuman yang haram, tapi sayang sudah berapa banyak bangkai saudaramu kau makan dalam gunjingan
π Kau bertengkar karena wanita yang menutup atau membuka wajah, padahal masih banyak wanita yg berpakaian tapi telanjang yg mesti kau luruskan
Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu ‘Anhu berkata:
ΩΩΨ£ΩΩΩΩΩ ΩΨ§Ω ΩΩΩΩΩΩΩΨ¨ΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΩΩΨ©Ω ΨΩΨͺΩΩΩ ΨͺΩΨ€ΩΨ―ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ±ΩΩΩΨΆΩΨ©
Tidaklah diterima ibadah sunnah sampai ditunaikan yang wajibnya. (Imam Abu Nu’aim, Hilyatul Auliya, 1/36)
Umar bin Abdul Aziz Rahimahullah berkata:
Ψ₯Ω Ψ£ΩΨΆΩ Ψ§ΩΨΉΨ¨Ψ§Ψ―Ψ© Ψ£Ψ―Ψ§Ψ‘ Ψ§ΩΩΨ±Ψ§Ψ¦ΨΆ Ω Ψ§Ψ¬ΨͺΩΨ§Ψ¨ Ψ§ΩΩ ΨΨ§Ψ±Ω
Sesungguhnya ibadah yang paling utama adalah menunaikan kewajiban dan menjauhi larangan. (Jawaahir min Aqwaal As Salaf No. 65)
πππΈπππΈπππΈ
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis
π±Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis
π° Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678







