Di antara Keutamaan Basmalah dan Tasmiyah

๐Ÿ“† Kamis, 20 Dzulhijjah1437 H/  22 September 2016

๐Ÿ“˜ Ibadah

๐Ÿ“ Ustadz Farid Nu’man Hasan

๐Ÿ“– Di antara Keutamaan Basmalah dan Tasmiyah
=============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

๐Ÿ“ Berikut ini adalah beberapa keutamaannya:

๐Ÿ–Œ Basmalah adalah salah satu nama Allah Ta’ala

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, katanya:

ุฃู† ุนุซู…ุงู† ุจู† ุนูุงู† ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุณุฃู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ุนู† ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ูู‚ุงู„ : ู‡ูˆ ุงุณู… ู…ู† ุฃุณู…ุงุก ุงู„ู„ู‡ ูˆ ู…ุง ุจูŠู†ู‡ ูˆ ุจูŠู† ุงุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฃูƒุจุฑ ุฅู„ุง ูƒู…ุง ุจูŠู† ุณูˆุงุฏ ุงู„ุนูŠู† ูˆ ุจูŠุงุถู‡ุง ู…ู† ุงู„ู‚ุฑุจ

Bahwasanya Utsman bin Affan Radhiallahu โ€˜Anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam tentang bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Beliau menjawab: “Ia adalah salah satu dari Nama-nama Allah, begitu dekatnya kalimah Bismillah ini dengan Nama Allah yang Teragung seperti dekatnya biji mata yang hitam dengan biji mata yang putih.” (HR. Al-Hakim No. 2027, katanya: shahih. Al-Baihaqi, Syu’abul Iman No. 2327, Alauddin Al-Muttaqi Al-Hindi, Kanzul ‘Ummal No. 4048)

๐Ÿ–Œ Untuk melawan dan melemahkan syetan

Berikut ini riwayatnya:

ุฃูŽุจููŠ ุงู„ู’ู…ูŽู„ููŠุญู ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุฌูู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู†ู’ุชู ุฑูŽุฏููŠููŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุนูŽุซูŽุฑูŽุชู’ ุฏูŽุงุจู‘ูŽุฉูŒ ููŽู‚ูู„ู’ุชู ุชูŽุนูุณูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽุง ุชูŽู‚ูู„ู’ ุชูŽุนูุณูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูู„ู’ุชูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุชูŽุนูŽุงุธูŽู…ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู…ูุซู’ู„ูŽ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุจูู‚ููˆู‘ูŽุชููŠ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ู‚ูู„ู’ ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูู„ู’ุชูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุชูŽุตูŽุงุบูŽุฑูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู…ูุซู’ู„ูŽ ุงู„ุฐู‘ูุจูŽุงุจู

Dari Abu Malih, dari seorang laki-laki katanya: “Saya memboncengi Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, lalu tergelincirlah hewan tunggangan. Lalu aku berkata:  “Celakalah syetan!” Beliau bersabda: “Jangan kau ucapkan “celakah syetan”, sesungguhnya jika kamu ucapkan itu maka dia membesar sampai sebesar rumah dan dia berkata: “Demi kekuatanku.” Tetapi ucapkanlah: “Bismillah,” sesungguhnya jika engkau membacanya maka dia mengecil sampai seperti lalat.” (HR. Abu Daud No. 3982, Ahmad No. 20591, 20592, 20690, 23092, Al-Hakim, Al-Mustadrak No. 7792, 7793, An-Nasa’i, As-Sunan Al-Kubra No. 10388, 10389, Al-Baihaqi, Syu’abul Iman No. 5183, 5184, 5185, Ath-Thahawi, Musykilul Aatsar No. 321, 322, Abdurrazzaq, Al-Mushannaf No. 20899, Abu Nu’aim, Ma’rifatush Shahabah No. 2290, 2291)

Imam Al-Hakim mengatakan: shahih. Juga dishahihkan Imam Adz-Dzahabi dalam At-Talkhish. (Al-Mustadrak No. 7793).

Imam Al-Bushiri mengatakan: jayyid – baik. (Az-Zawaid, 6/432)

Imam An-Nawawi mengatakan: shahih muttashil. (Al-Adzkar, 1/263)

Imam Al-Haitsami mengatakan: diriwayatkan Imam Ahmad dengan berbagai sanad, dan semua perawinya adalah perawi hadits shahih. (Majma’ Az-Zawaid No. 17099)

Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam berbagai kitabnya. (Shahihul Jami’ No. 8401, Shahih At-Targhib wat Tarhib No. 3128, dan kitabnya yang lain)

Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan: shahih. (Ta’liq Musnad Ahmad No. 20591)

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah mengomentari hadist di atas:

ูู‡ุฐุง ู…ู† ุชุฃุซูŠุฑ ุจุฑูƒุฉ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ุ› ูˆู„ู‡ุฐุง ุชุณุชุญุจ ููŠ ุฃูˆู‘ู„ ูƒู„ ุนู…ู„ ูˆู‚ูˆู„

“Ini (syetan yang mengecil, pen) adalah akibat pengaruh dari keberkahan Bismillah, oleh karena itu dianjurkan dibaca  diawal setiap perbuatan dan perkataan.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 1/120)

Secara umum, membaca basmalah (yakni membaca bismillahirrahmanirrahim) dan tasmiyah (membaca bismillah saja) dianjurkan pada awal setiap amal kebajikan, sebagaimana riwayat shahih tentang menjima’ istri, naik kendaraan, memulai makan, memulai majelis, memulai wudhu, dan lainnya.

Ada sebuah riwayat:

ูƒู„ ุฃู…ุฑ ุฐูŠ ุจุงู„ ู„ุง ูŠุจุฏุฃ ููŠู‡ ุจ ( ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ) ูู‡ูˆ ุฃุจุชุฑ

“Setiap urusan dalam kehidupan yang di dalamnya tidak dimulai dengan bismillahirrahmanirrahim, maka dia terputus.” (Diriwayatkan oleh As-Subki dalam Thabaqat As-Syafi’iyah, 1/6. Al-Khathib dan Al-Hafizh Abdul Qadir Ar-Rahawi, hal. 5)

Namun, riwayat ini dhaif (lemah), lantaran seorang perawi bernama Ahmad bin Muhammad bin ‘Imran Al-‘Atiqi, biasa dikenal Ibnu Al-Jundi. Imam Khathib Al-Baghdadi mengatakan: “Riwayat darinya dilemahkan dan madzhabnya telah dicela (karena dia tasyayyu’ โ€“ terpengaruh syi’ah). Aku bertanya kepada Az-Zuhri tentang Ibnu Al-Jundi, katanya: “Dia bukan apa-apa.” (Tarikh Baghdad, 2/414)

Syaikh Al-Albani menyatakan: dhaif jiddan โ€“ sangat lemah. (Lihat Irwa’ul Ghalil, 1/29. Cet. 2. 1985M-1405H. Al-Maktab Al-Islami. Beirut)

Sementara Imam Ibnu Katsir berhujjah dengan hadist ini, namun, tidak berkomentar apa-apa tentang derajat hadist ini. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 1/120)

Wallahu a’lam..

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala….
=========================
๐Ÿ“ฑTelegram: https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page: https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter: https://twitter.com/groupmanis
๐Ÿ“ท Instagram: https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Syuruthu Qabulisy Syahadatain

๐Ÿ“† Selasa, 19 Dzulhijjah1437 H/  21 September 2016

๐Ÿ“— Aqidah

๐Ÿ“ Ustadzah Prima Eyza

๐Ÿ“– Syuruthu Qabulisy Syahadatain
=============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

๐Ÿ“ Penjelasan Rasmul Bayan

Agar syahadatain kita diterima dan mendapatkan janji Allah SWT, ada beberapa syarat yang harus kita miliki sebagai konsekuensi telah mengikrarkan syahadatain. Diantaranya,

1โƒฃ Ilmu yang menampik kebodohan.
Ilmu yang dimaksud adalah ilmu tentang Allah SWT (ma’rifatullah) dan ilmu tentang Rasulullah SAW. Mengenal Allah SWT dan Rasul-Nya secara tepat akan mendorong keta’atan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Sebaliknya, tidak mengenal Allah SWT dan Rasul-Nya secara tepat membuat kita lalai menunaikan hak-hak Allah SWT dan Rasul-Nya.

2โƒฃ Keyakinan yang menampik keraguan.
Syahadatain yang kita ikrarkan harus diikuti keyakinan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Keyakinan itu meliputi keyakinan bahwa Allah SWT sebagai pencipta, pemberi rezeki, Ma’bud (yang disembah), dan yang semakna dengannya serta yakin bahwa Rasulullah SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah SWT. Keraguan pada semua itu akan membuat syahadatain kita ditolak. Firman Allah SWT dalam surah Muhammad ayat 15.

3โƒฃ Keihlasan yang menampik kesyirikan.
Keihlasan kepada Allah SWT saat mengikrarkan syahadatain sangatlah penting karena ikrar itu merupakan ibadah. Adapun ibadah harus diniatkan dengan ikhlas semata-mata mengharapkan ridha Allah SWT. Jika ada niat lain yang menyertainya, ikrar syahadatain kita ditolak. Bahkan, jika tauhid kita terkotori kesyirikan, ikrar syahadatain kita tetap ditolak meskipun telah berikrar ratusan atau ribuan kali. Firman Allah SWT dalam surah Al-Bayyinah ayat 5 dan surah Al-Kahfi ayat 110.

4โƒฃ Kejujuran yang menampik kebohongan, mengingkari syahadatain harus kita sertai dengan kejujuran kepada Allah SWT. Ash-Shidqu ma’allah (kejujuran kepada Allah SWT) mutlak diperlukan demi menjaga kemurnian tauhid kita. Sebaliknya, sifat dusta dan bohong bertentangan dengan nilai kejujuran itu dan berakibat keimanan kita ditolak Allah SWT. Islam sendiri sangat menghargai kejujuran dan menolak dusta. Firman Allah SWT dalam surah Al-Baqaroh ayat 8, surah Al-Ahzab ayat 22, dan surah Al-Hajj ayat 24.

Bersambung…

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala….
=========================
๐Ÿ“ฑTelegram: https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page: https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter: https://twitter.com/groupmanis
๐Ÿ“ท Instagram: https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Larangan Berangan-angan Mengharapkan Kematian

๐Ÿ“† Senin, 17 Dzulhijjah 1437 H/ 19 September 2016

๐Ÿ““ Akhlaq

๐Ÿ“ Ustadz Rikza Maulan, Lc. MAg

๐Ÿ“– Larangan Berangan-angan Mengharapkan Kematian
============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

๏ป‹ูŽ๏ปฆู’ ๏บƒูŽ๏บ‘ู๏ปฒ ๏ปซู๏บฎูŽ๏ปณู’๏บฎูŽ๏บ“ูŽ ๏บƒูŽ๏ปฅู‘ูŽ ๏บญูŽ๏บณู๏ปฎ๏ปูŽ ๏บ๏ปŸ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏บปูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏ป‹ูŽ๏ป ูŽ๏ปดู’๏ปชู ๏ปญูŽ๏บณูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปขูŽ ๏ป—ูŽ๏บŽ๏ปูŽ ๏ปŸูŽ๏บŽ ๏ปณูŽ๏บ˜ูŽ๏ปคูŽ๏ปจู‘ูŽ๏ปฐ ๏บƒูŽ๏บฃูŽ๏บชู๏ป›ู๏ปขู’ ๏บ๏ปŸู’๏ปคูŽ๏ปฎู’๏บ•ูŽ ๏บ‡ู๏ปฃู‘ูŽ๏บŽ ๏ปฃู๏บคู’๏บดู๏ปจู‹๏บŽ ๏ป“ูŽ๏ป ูŽ๏ปŒูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏ปณูŽ๏บฐู’๏บฉูŽ๏บ๏บฉู ๏ปญูŽ๏บ‡ู๏ปฃู‘ูŽ๏บŽ ๏ปฃู๏บดู๏ปด๏บŒู‹๏บŽ ๏ป“ูŽ๏ป ูŽ๏ปŒูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏ปณูŽ๏บดู’๏บ˜ูŽ๏ปŒู’๏บ˜ู๏บู โ€“
๏บญ๏ปญ๏บ๏ปฉ ๏บ๏ปŸ๏บ’๏บจ๏บŽ๏บญ๏ปฑ

“Janganlah kalian berangan-angan mengharapkan datangnya kematian. Karena, kalaulah dia orang baik, siapa tahu ia bisa menambah kebaikannya. Dan kalaulah dia adalah orang jahat, siapa tahu ia bisa meminta penangguhan (untuk bertaubat).” (HR. Bukhari)

Hadist di atas diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Adapun hikmah yang dapat diambil dari hadist ini adalah:

1โƒฃ Bahwa dalam menjalani roda kehidupan di dunia ini, tak jarang ada jurang terjal menghadang, ada aral besar yang melintang atau bahkan samudera luas yang membentang menghadang setiap langkah dalam menempuh perjalanan. Dan tak jarang, tajamnya aral yang melintang, ditambah dengan gelapnya sisi lain kehidupan dunia yang diwarnai dengan saling fitnah dan saling hantam, dihiasi juga dengan keburukan dan kemunafikan, membuat sebagian orang berputus asa dalam menjalani bentangan samudera kehidupan. Karena ia beranggapan, lebih baik “pulang” sekarang menuju kematian, daripada harus menunggu hari esok yang entah fitnah apalagi yang akan menghadang, ataupun karena beratnya beban kehidupan, di tengah hedonisme nya zaman, atau juga karena beratnya permasalahan, yang terasa demikian mencengkeram.

2โƒฃ Namun, ternyata hadist di atas melarang siapapun untuk berharap dan mengangankan kematian, terhenti dari segala aktifitas duniawi dan aktifitas pekerjaan. Karena betapapun, setiap detik kehidupan adalah anugerah ilahi, yang tentunya akan sangat berarti. Bisa jadi, dengan masih langgengnya nafas dalam badan, akan menambah kebaikan bagi setiap orang yang mendambakan keridhaan Ar-Rahman. Atau dengan masih langgengnya kehidupan, akan semakin memberi kesempatan bagi orang yang berbuat maksiat, untuk melakukan tauabatan nashuhan.

3โƒฃ Maka, Islam mengajarkan optimisme dalam menapaki jalan menuju hari depan, dan melarang pesimisme dalam mengarungi setiap cobaan dan ujian. Karena sekali lagi, setiap detik nafas yang dihembuskan, adalah samudera potensi kebaikan. Allah SWT berfirman, “โ€ฆdan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87)

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ“ท Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Mengenal Sahabat Abu Hurairah ra

๐Ÿ“†Selasa, 18 Dzulhijjah1437 H/  20 September 2016

๐Ÿ“˜Sirah

๐Ÿ“ Ustadz Wido Supraha

๐Ÿ“– Mengenal Sahabat Abu Hurairah ra
=============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

“Terdapat 30 pendapat yang berbeda tentang nama asli Abu Hurairah r.a., namun yang dianggap paling benar adalah Abdurrahman bin Shakr. Ia sahabat yang pertama kali menyandang nama kunyah seperti ini.”

๐Ÿ’ฆSebab penamaan Abu Hurairah r.a. adalah karena dia ketika masih kecil memiliki kucing kecil ( _hurairah_ ) dan sering bermain dengannya.

๐Ÿ”ฌ  Abu Hurairah r.a. telah meriwayatkan 5374 hadits, dan tidak ada satu pun dari para shahabat yang semisal dengannya dalam periwayatan, tidak pula mendekatinya.
 ( Imam al-Hafizh Baqi bin Makhlad al-Andalusi )

๐Ÿ“‘ Abu Hurairah r.a. adalah perawi yang paling banyak hafalannya pada masanya. Ia tinggal di Dzi al-Hulaifah, Madinah, memiliki rumah disana. Wafat 59 H di Madinah dalam usia 78 tahun, dimakamkan di Baqi’. Aisyah r.a. wafat tidak lama sebelumnya, dan Abu Hurairah r.a. sempat menyalatkannya. Ia Ahlu Sufafh dan paling mahsyur. (Imam Syafi’i)

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala….
=========================
๐Ÿ“ฑTelegram: https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page: https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter: https://twitter.com/groupmanis
๐Ÿ“ท Instagram: https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

QS. Al-Kaustar

Sabtu, 15 Dzulhijjah 1437 H/ 17 September 2016

๐Ÿ“’ Al-Qur’an

๐Ÿ“ Ustadz Noorahmat

๐Ÿ“– QS. Al-Kaustar
============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ

Assalamu’alaikum adik-adik…..
Kali ini kita sharingnya pagi-pagi ya…..agar segar sesegar banyaknya nikmat pagi hari yang bisa kita reguk sabtu ini…

Tafsir kali ini akan membahas surat yang arti dari judulnya adalah Nikmat yang berlimpah. Nikmat tak berujung dari Rabb Semesta Alam.

Surat itu adalah Surat Al Kautsar.
ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฃูŽุนู’ุทูŽูŠู’ู†ูŽุงูƒูŽ ุงู„ู’ูƒูŽูˆู’ุซูŽุฑูŽ
ููŽุตูŽู„ู‘ู ู„ูุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ูˆูŽุงู†ู’ุญูŽุฑู’
ุฅูู†ู‘ูŽ ุดูŽุงู†ูุฆูŽูƒูŽ ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุจู’ุชูŽุฑู

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus.

Karena dahsyatnya surat ini…..kita bagi menjadi 4 bagian ya….

Adik-adik….
Anas ibnu Malik mengatakan bahwa Rasulullah SAW menundukkan kepalanya sejenak, lalu beliau mengangkat kepalanya seraya tersenyum. Beliau bersabda kepada mereka, atau mereka bertanya kepada beliau Saw., “Mengapa engkau tersenyum?” Maka Rasulullah SAW menjawab, “Sesungguhnya barusan telah diturunkan kepadaku suatu surat.” Lalu beliau membaca firman-Nya: Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al-Kautsar…. hingga akhir surat. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Tahukan kalian, apakah Al-Kautsar itu?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah bersabda:

ยซู‡ููˆูŽ ู†ูŽู‡ู’ุฑูŒ ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู†ููŠู‡ู ุฑูŽุจู‘ููŠ ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ูƒูŽุซููŠุฑูŒุŒ ุชูŽุฑูุฏู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุขู†ููŠูŽุชูู‡ู ุนูŽุฏูŽุฏูŽ ุงู„ู’ูƒูŽูˆูŽุงูƒูุจู ูŠูุฎู’ุชูŽู„ูŽุฌู ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ุŒ ููŽุฃูŽู‚ููˆู„ู ูŠูŽุง ุฑูŽุจู‘ู ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠุŒ ููŽูŠูู‚ูŽุงู„ู ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽุง ุชูŽุฏู’ุฑููŠ ู…ูŽุง ุฃูŽุญู’ุฏูŽุซููˆุง ุจูŽุนู’ุฏูŽูƒูŽยป

Al-Kautsar adalah sebuah sungai (telaga) yang diberikan kepadaku oleh Tuhanku di dalam surga, padanya terdapat kebaikan yang banyak, umatku kelak akan mendatanginya di hari kiamat; jumlah wadah-wadah (bejana-bejana)nya sama dengan bilangan bintang-bintang. Diusir darinya seseorang hamba, maka aku berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya dia dari umatku.โ€ Maka dikatakan, “Sesungguhnya kamu tidak mengetahui apa yang telah dibuat-buatnya sesudahmu.”

Adik-adik tentunya ingin tahu lebih dalam terkait telaga Al kautsar ini bukan?

Telah disebutkan sehubungan dengan gambaran tentang telaga ini di hari kiamat, bahwa tercurahkan kepadanya air dari langit melalui dua talang, dan bahwa bejana-bejananya bilangannya sama dengan bintang-bintang di langit.

Nah adik-adik…..sudah dapat gambaran telaga Al Kautsar itu? Semoga kita semua menjadi penghuninya kelak.
Aamiin.

Sampai bertemu kembali pekan depan pada bagian kedua yang InsyaAllah akan membahas ayat pertama dari surat ini.

Wassalam.

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ’ฝ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ’พ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Kala Cinta Menyapa

Jum’at, 14 Dzulhijjah 1437 H/ 16 September 2016

๐Ÿ“™Pengembangan Diri dan Motivasi

๐Ÿ“ Ustadzah Heni, Ustadzah Dina, Ustadzah Wiwit

๐Ÿ“– Kala Cinta Menyapa
============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ

Kalau menyebut jatuh cinta, pasti rasa senang dan semangat dalam menjalani aktivitas apapun ada dalam diri. Yang begini nih biasanya kamu jadi berlebihan setiap harinya. Senangnya berbeda dari hari-hari sebelumnya dan beragam hal yang biasanya kamu malas lakukan tahunya jadi semangat 45. Padahal hanya jatuh cinta lho, tapi mampu mengubah suasana dan perilakumu hampir 180 derajat.

Jatuh cinta itu sebenarnya biasa saja, toh setiap orang juga mengalaminya. Kamu nggak perlu khawatir ya dalam menyikapi rasa jatuh cinta yang mampu membuat hati selalu berdebar. Kamu harus mampu mengontrol perasaan ini agar hari-harimu senantiasa berjalan seperti biasa tanpa berlebihan. Seperti doa Ali bin Abi Thalib ketika jatuh cinta kepada Fatimah

Ya Allah..

Kau tahu..
Hati ini terikat suka akan
indahnya seorang insan
ciptaan-Mu.

Tapi aku takut, cinta yang
belum waktunya menjadi
penghalang ku mencium surga-Mu.

Berikan aku kekuatan menjaga
cinta ini, sampai tiba waktunya,
andaikan engkau pun
mempertemukan aku dengannya kelak.

Berikan aku kekuatan
melupakannya sejenak.

Bukan karena aku tak
mencintainyaโ€ฆ

Justru karena aku sangat
mencintainyaโ€ฆ
( Doa Ali saat jatuh cinta pada Fatimah )

Ali bin Abi Thalib sadar betul bahwa dirinya manusia biasa tapi juga sadar betul bahwa cinta yang hadir saat itu belum selayaknya dimiliki dengan sepenuh hati. Ali bin Abi Thalib tahu bahwa Allah yang tahu pasangan terbaik untuk dirinya

Pilihan  ALLAH itu yang TERBAIK..

‘..Boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.’ (Surah Al Baqarah : Ayat 216)

Cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan dan keikhlasan..

Karena tiada yang tahu rencana Tuhan..

Mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan..
Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan..
Serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya..

Biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..

‘Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Umar Bin Khattab r.a)

cinta boleh hadir tapi kehadirannya hanyalah “sekedarnya” .
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ’ฝ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ’พ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

“Alhamdulillah” Ucapan Ringan Tapi Dahsyat Nilainya

๐Ÿ“† Kamis, 13 Dzulhijjah 1437 H/15 September 2016

๐Ÿ“˜ Ibadah

๐Ÿ“ Ustadz Farid Nu’man Hasan

๐Ÿ“– “Alhamdulillah” Ucapan Ringan Tapi Dahsyat Nilainya
============================
๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ

Dari Abu Malik Al Harits bin ‘Ashim Al Asy’ariy Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

:  ุงู„ุทู‘ูู‡ููˆุฑู ุดูŽุทู’ุฑู ุงู„ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ูุŒ ูˆุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ุชูŽู…ู’ู„ุฃู ุงู„ู…ูŠุฒุงู†ูŽุŒ ูˆุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ุชูŽู…ู’ู„ุขู†ู – ุฃูŽูˆ ุชูŽู…ู’ู„ุฃู – ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูˆุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู

“Kesucian adalah sebagian dari iman, Al Hamdulillah memberatkan timbangan, Subhanallah dan Al Hamdulillah akan memenuhi antara langit dan bumi.” (HR. Muslim No. 223)

Yaitu ucapan Al Hamdulillah akan memenuhi dan menghasilkan berat timbangan kebaikan bagi yang mengucapkannya pada yaumul mizan nanti.

Maksudnya menurut Imam An-Nawawi, begitu besar pahalanya. (Al-Minhaj, 3/101)

Begitu pula dikatakan Imam Al-Munawi Rahimahullah:

( ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุชู…ู„ุฃ ุงู„ู…ูŠุฒุงู† ) ุฃูŠ ุซูˆุงุจ ุงู„ูƒู„ู…ุฉ ูŠู…ู„ุคู‡ุง ุจูุฑุถ ุงู„ุฌุณู…ูŠุฉ

“(dan Al Hamdulillah memberatkan timbangan) yaitu pahala ucapan itu akan memenuhinya dengan cara menjalankan kewajiban (perbuatan) jasmani.” (At-Taisir, 2/241)

Jadi, tidak cukup lisan saja, tetapi perbuatan jasmani juga mesti menunjukkan sikap bersyukur sebagaimana terkandung dalam maksud ucapan tahmid. Lalu, kenapa begitu besar pahalanya? Apa keistimewaan ucapan ini? Karena ucapan tahmid mengandung pengakuan dari hamba-Nya yang lemah bahwa semua pujian hanya bagi Allah Ta’ala, dan Dialah yang paling berhak menerimanya, bukan selain-Nya.

Berkata Syaikh Ismail Al-Anshari:

ูˆุณุจุจ ุฐู„ูƒ ุฃู† ุงู„ุชุญู…ูŠุฏ ุฅุซุจุงุช ุงู„ู…ุญุงู…ุฏ ูƒู„ู‡ุง ู„ู„ู‡

“Sebab hal itu (besarnya pahala) adalah karena ucapan tahmid merupakan penetapan bahwa segala pujian adalah untuk Allah.” (At-Tuhfah, hadits No. 23)

Jika kita melihat keutamaan membaca Alhamdulillah, maka tidak mengherankan jika ucapan tersebut dapat memenuhi timbangan kebaikan bagi pengucapnya pada hari kiamat nanti. Keutamaan-keutamaan itu tertera di berbagai riwayat berikut ini.

Dari Jabir bin Abdullah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ุงู„ุฐู‘ููƒู’ุฑู ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ุงู„ุฏู‘ูุนูŽุงุกู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู
 
“Dzikir yang paling utama adalah Laa Ilaha Illallah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah.” (HR. At-Tirmidzi No.3383, katanya: hasan gharib.  Ibnu Majah No. 3800,  An-Nasaโ€™i dalam As-Sunan Al-Kubra No. 10667. Syaikh Al-Albani menshahihkan dalam berbagai kitabnya, Shahih At-Targhib wat Tarhib No. 1526, Tahqiq Misykah Al-Mashabih No. 2306, dll)

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽูŠูŽุฑู’ุถูŽู‰ ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ู„ูŽุฉูŽ ููŽูŠูŽุญู’ู…ูŽุฏู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุดู’ุฑูŽุจ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู’ุจูŽุฉูŽ ููŽูŠูŽุญู’ู…ูŽุฏู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง

“Sesungguhnya Allah sungguh ridha terhadap hamba yang makan makanan lalu dia memuji-Nya atas makanan itu, atau dia minum sebuah minuman lalu dia memuji-Nya atas minuman itu.” (HR. Muslim No. 2734)

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ู„ูˆ ุฃู† ุงู„ุฏู†ูŠุง ูƒู„ู‡ุง ุจุญุฐุงููŠุฑู‡ุง ุจูŠุฏ ุฑุฌู„ ู…ู† ุฃู…ุชูŠุŒ ุซู… ู‚ุงู„: ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ู„ูƒุงู† ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฃูุถู„ ู…ู† ุฐู„ูƒ

“Seandainya seluruh dunia dengan sebagiannya berada di tangan seorang laki-laki di antara umatku, kemudian dia berkata Alhamdulillah, maka Alhamdulillah lebih utama dibandingkan hal itu.” (HR. Ad-Dailami No. 5083, Ibnu ‘Asakir, 16/54, Kanzul ‘Ummal No. 6406, Al-Qurthubi dalam Al-Jami’ li Ahkamil Quran, 1/131)

Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma menceritakan:

ู‚ุงู„ ุนู…ุฑ ู‚ุฏ ุนู„ู…ู†ุง ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูู…ุง ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ุŸ ูู‚ุงู„ ุนู„ูŠ: ูƒู„ู…ุฉ ุฑุถูŠู‡ุง ุงู„ู„ู‡ ู„ู†ูุณู‡ ูˆุฃุญุจ ุฃู† ุชู‚ุงู„

“Umar berkata: Kami telah mengetahui Subhanallah dan Laa Ilaha Illallah, namun apakah Alhamdulillah?” Ali menjawab: “Kalimat yang Allah ridhai untuk diri-Nya dan Dia paling suka untuk disebutkan.” (Lihat Alauddin Al-Muttaqi Al-Hindi, Kanzul ‘Ummal No. 3956)

Demikian. Wallahu A’lam wal Hamdulillah..

๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ“ท Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

KARAKTERISTIK ISLAM

๐Ÿ“† Rabu, 12 Dzulhijjah 1437 H/14 September 2016

๐Ÿ“— Aqidah

๐Ÿ“ Ustadz Farid Nu’man Hasan

๐Ÿ“– KARAKTERISTIK ISLAM
============================
๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ

3โƒฃ Al-Basathah (sederhana-mudah)

Sederhana dan kemudahan dalam Islam bukanlah dipaksakan adanya, apalagi sengaja dibuat-buat mudah untuk mengikuti selera nafsu manusia. Melainkan Allah Ta’ala sendiri yang menjadikan agama ini mudah.

Allah Jalla wa ‘Ala berfirman:
“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)

“Allah memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa’: 28)

Hadits dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Berikanlah kemudahan jangan mempersulit, berikanlah kabar gembira, jangan buat mereka lari.” (HR. Imam Bukhari. Al-Lu’lu’ wal Marjan. Kitab Al-Jihad, Bab Fi Al-Amr At-Taysir wa Tarku At-Tanfir. no. 1131)

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah suka jika rukhshah (dispensasi) yang diberikannya dilakukan, sebagaimana Ia juga suka jika ‘azimah (kewajiban awal sebelum dirukhshah)nya dikerjakan.” (HR. Ahmad dan Baihaqy. Imam Thabarany meriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud. Shahih menurut Syaikh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir, no. 1881. Al-Haitsami mengatakan dua jalur tersebut rijalnya tsiqah)

Dari Ibnu  Umar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah suka jika rukhshahnya dilaksanakan, sebagaimana ia benci jika maksiat dikerjakan.” (HR.Ahmad, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkannya, 5866, 5873. Ibnu Hibban dalam shahihnya, 2742. Al-Haitsami mengatakan rijalnya shahih)

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, “Sesungguhnya Rasulullah jika dihadapkan dua perkara, dia akan memilih yang lebih ringan, selama tidak berdosa.” (HR. Bukhari dan Muslim, Al-Lu’lu wal Marjan. Kitab Al-Fadhail, Bab Muba’adatuhu Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lil Atsam, no. 1502)

Kemudahan Islam sangat terlihat ketika kita membandingkan jalan menuju surga dan jalan menuju neraka. Ternyata jalan menuju surga begitu mudah, disesuaikan dengan kemampuan, dan gratis. Sementara menuju neraka harus dibarengi ongkos dan penuh resiko dan sanksi.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengizinkan sebagian orang untuk cukup melakukan ibadah-ibadah wajib yang pokok saja, bahkan mereka bersumpah tidak melebihi dan tidak mengurangi ibadah-ibadah tersebut. Meski demikian Nabi SAW bersabda, “Aflaha in shadaqa (Ia beruntung jika jujur).” (HR. Bukhari, Al Lu’lu’ wal Marjan, Kitab Al-Iman, Bab Bayan ash Shalawat alati ahad arkan al Islam, no. 6)

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, sesungguhnya ada seorang Badui datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ia berkata: “Tunjukan kepadaku amal yang jika aku kerjakan mengantarkan ke surga.” Rasulullah SAW menjawab: “Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, menegakkan shalat yang wajib, menunaikan wajibnya zakat, dan puasa Ramadhan.” Orang itu berkata, “Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, aku tidak akan menambahnya.” Ketika orang itu berlalu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang ingin melihat laki-laki yang termasuk ahli surga, maka lihatlah orang itu.” (HR. Bukhari, Al-Lu’lu’ wal Marjan, Kitab Al-Iman, Bab Bayan Al-Iman alladzi yadkhulu bihi al Jannah, no. 8)

Ibadah wajib yang pokok adalah shalat wajib lima waktu; mudah, tidak lama, menyehatkan, dan contoh gerakan maupun bacaan sudah ada. Zakat wajib jika sudah mencapai nishab (batas minimal) harta, sedangkan zakat fitrah hanya dua kilogram beras. Itu pun setahun sekali. Puasa Ramadhan hakikatnya hanya memindahkan jam makan saja. Sedangkan kewajiban Haji terikat oleh kemampuan; finansial, kesehatan dan ilmu. Jika belum terpenuhi, maka belum wajib (karena itu wajib setiap muslim menjadi orang yang mampu agar rukun Islamnya sempurna).

Adapun jalan menuju neraka seperti judi, mabuk, korupsi, riba, zina (main pelacur), bukanlah jalan yang mudah. Butuh modal, sanksi berat baik pidana dan moral, tidak menyehatkan tubuh, merusak akal dan jiwa, dan tindakan yang memalukan. Namun, anehnya inilah jalan yang lebih banyak peminatnya.

Sayangnya, kemudahan Islam yang Allah Jalla wa ‘Ala berikan ini tertutup oleh sikap sebagian besar umat Islam yang menyulitkan dan melampaui batas. Entah karena tradisi lokal, pemahaman agama yang menyimpang, atau hadits-hadits palsu.

Seperti masalah pernikahan yang seharusnya mudah dan murah menjadi mahal dan susah karena tradisi dan budaya yang jelas bukan dari Islam. Masih banyak contoh lainnya. Maka, tugas para da’i merubah kesulitan dan kesempitan tradisi, menuju kemudahan Islam. Juga masalah masalah lainnya.

Bersambung…

๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ“ท Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

Profile Ustman bin Affan

๐Ÿ“†Selasa, 11 Dzulhijjah1437 H/  15 September 2016

๐Ÿ“˜Sirah

๐Ÿ“ Ustadzah Ida Faridah

๐Ÿ“– Profile Ustman bin Affan
=============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ
Assalamu’alaikum sahabat MFT, apa kabarnya hari ini?
Mudh2n kita selalu dalam lindungan Allah swt, Aamiin

Kali ini, kita akan bahas profile sahabat Nabi dan sekaligus menantu Rasulullah, Ustman bin Affan

Ustman bin Affan memiliki nama lemgkap Ustman bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Quraisy al-Quraisy, Al-Umawiy. Nama ibu beliau adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Dilahirkan pada tahun 573 M, tahun kelima setelah kelahiran Nabi Muhammad Saw. Dia berasal dari keluarga kaya raya. Sebelum masuk islam dia dipanggil Abu Amr. Beliau memiliki sifat jujur dan rendah hati di kalangan umat islam. Bahkan sebelum beliau masuk islam, beliau terkenal dengan kejujuran dan kerendahan hati.

Beliau masuk islam atas ajakan Abu Bakar, yaitu sesudah islamnya Ali bin Abi Thalib dan Zaid bin Haristah. Beliau adalah salah satu sahabat besar dan utama Nabi Muhammad Sa, serta termasuk pupa golongan as-Sabiqun al-Awwalun yaitu orang-orang terdahulu islam dan beriman.

Ustman bin Affan memiliki kedudukan khusus di mata Nabi Muhammad Saw. Dalam salah satu riwayat ketika Aisyah bertanya tentang sikap Nabi Muhammad Saw kepada ketiga Sahabatnya. Dimana Nabi Saw bersikap biasa kepada Abu Bakar dan Umar. Tapi ketika Ustman datang dan masuk ke rumah, Nabi Saw bersikap lebih baik. Nabi Muhammad Saw menjawab:
“Bagaimana mungkin aku tidak merasa malu kepada seorang yang para malaikat saja merasa malu kepadanya?”

Dia terkenal seorang kaya raya yang dermawan. Melalui kekayaanya dia dermakan untuk mengembangkan islam. Sikap dermawan terbukti waktu di madinah. Dia mendermakan 20.000 dirham untuk menggali mata air demi kepentingan umat islam. Dalam perang tabuk, Ustman menyumbangkan sekitar 10.000 dinar dan 1000 unta untuk kepentingan pasukan Tabuk.

Ustman bin Affan merupakan tokoh sentral dalam beberapa peristiwa penting. Pada peristiwa Hijrah pertama ke Habasyah (Ethopia), Ustman bin Affan dan istrinya Ruqoyah, Putri Nabi Muhammad Saw, merupakan suami istri pertama dalam sejarah islam yang hijrah. Beliau pergi ke Habsyi atas perintah Nabi Muhammad Saw untuk menghindari ancaman dan penyiksaan kafir quraisy. Sempat kembali ke makkah ketika mendapat kabar bahwa kondisi makkah sudah aman bagi umat islam. Ketika umat islam masih dalam tekanan dan penyiksaan kafir Quraisy, Ustman bersama istrinya berhijrah kembali ke Habasyah.

Ustman tidak ikut berperang di Badar, karena sedang menunggu Ruqoyah yang sakit. Setelah Ruqoyyah meninggal, Ustman menikah dengan Ummu Kulsum, sehingga dia mendapat gelar Dzul Nurain (Pemilik dua cahaya). Gelar Dzul Nu’rain karena Ustman bi Affan menikahi dua putri Nabi Muhammad Saw. yaity Ruqoyyah dan Ummu Kulsum.

Pada peristiwa perjanjian Hudaibiyyah, Ustman menjadi utusan Nabi Muhammad kepada kafir Quraisy. Beliau menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan Nabi Muhammad Saw dan pengikutnya ke Makkah bukan untuk berperang. Umat islam datang dalam rangka menjalankan ibadah haji.

Ketika Ustman bi Affan di Makkah, tersebar berita bahwa Ustman bi Affan dibunuh. Akibat berita itu, Nabi Muhammad memerintahkan umat islam untuk berbaiat atau sumpah setia membela islam sampai titik darah penghabisan. Peristiwa tersebut dikenal dengan Baiturridwan.

Pada saat Rasulallah Saw meninggal dunia Ustman baru berusia 58 tahun. Beliau dipercaya menagani urusan kenegaraan pada masa Khalifah Abu Bakar dan Khalifah Umar bin Khattab. Setelah Umar meninggal, beliau diangkat menjadi Khalifah pada tahun 24 H berusia 70 tahun..

Beliau meninggal dibunuh pada hari jum’at tanggal 18 Dzulhijjah 35 H ketika sedang membaca al-Qur’an. Beliau meninggal pada usia 82 tahun.

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih pahala….

Manusia Yang Paling dimurkai Allah

๐Ÿ“† Senin, 10 Dzulhijjah 1437 H/ 12 September 2016

๐Ÿ““ Akhlaq

๐Ÿ“ Ustadz Rikza Maulan, Lc

๐Ÿ“– Manusia Yang Paling dimurkai Allah
============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Ada tiga golongan, orang yang melakukan pelanggaran di tanah haram, orang yang mencari-cari perilaku jahiliyah padahal telah masuk islam, dan memburu darah seseorang tanpa alasan yang dibenarkan untuk menumpahkan darahnya.

๏ป‹ูŽ๏ปฆู’ ๏บ๏บ‘ู’๏ปฆู ๏ป‹ูŽ๏บ’ู‘ูŽ๏บŽ๏บฑู ๏บƒูŽ๏ปฅู‘ูŽ ๏บ๏ปŸ๏ปจู‘ูŽ๏บ’ู๏ปฒู‘ูŽ ๏บปูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏ป‹ูŽ๏ป ูŽ๏ปดู’๏ปชู ๏ปญูŽ๏บณูŽ๏ป ู‘ูŽ๏ปขูŽ ๏ป—ูŽ๏บŽ๏ปูŽ ๏บƒูŽ๏บ‘ู’๏ปูŽ๏บพู ๏บ๏ปŸ๏ปจู‘ูŽ๏บŽ๏บฑู ๏บ‡ู๏ปŸูŽ๏ปฐ
๏บ๏ปŸ๏ป ู‘ูŽ๏ปชู ๏บ›ูŽ๏ป ูŽ๏บŽ๏บ›ูŽ๏บ”ูŒ ๏ปฃู๏ป ู’๏บคู๏บชูŒ ๏ป“ู๏ปฒ ๏บ๏ปŸู’๏บคูŽ๏บฎูŽ๏ปกู ๏ปญูŽ๏ปฃู๏บ’ู’๏บ˜ูŽ๏ปŽู ๏ป“ู๏ปฒ ๏บ๏ปŸู’๏บˆู๏บณู’๏ป ูŽ๏บŽ๏ปกู ๏บณู๏ปจู‘ูŽ๏บ”ูŽ ๏บ๏ปŸู’๏บ ูŽ๏บŽ๏ปซู๏ป ู๏ปดู‘ูŽ๏บ”ู ๏ปญูŽ๏ปฃู๏ป„ู‘ูŽ๏ป ู๏บู ๏บฉูŽ๏ปกู ๏บ๏ปฃู’๏บฎู๏บ‰ู ๏บ‘ู๏ปูŽ๏ปดู’๏บฎู ๏บฃูŽ๏ป–ู‘ู ๏ปŸู๏ปดู๏ปฌูŽ๏บฎู๏ปณ๏ป–ูŽ ๏บฉูŽ๏ปฃูŽ๏ปชู โ€(๏บญ๏ปญ๏บ๏ปฉ ๏บ๏ปŸ๏บ’๏บจ๏บŽ๏บญ๏ปฑ )

Dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Nabi SAW bersabda “Manusia yang paling dimurkai Allah ada tiga golongan; Orang yang melakukan pelanggaran di tanah haram, orang yang mencari-cari perilaku jahiliyah padahal telah masuk Islam, dan memburu darah seseorang tanpa alasan yang dibenarkan untuk menumpahkan darahnya.” (HR. Bukhari)

Hikmah Hadist:

1โƒฃ Ada perbuatan-perbuatan yang sangat dibenci Allah SWT, sebagaimana digambarkan dalam hadist di atas, dan oleh karenanya, perbuatan-perbuatan tersebut harus dihindarkan sejauh-jauhnya agar kita terhindar dari murka Allah SWT.

2โƒฃ Yang pertama adalah melakukan pelanggaran atau melakukan perbuatan maksiat di tanah Haram, yaitu di dua kota suci Mekah dan Madinah. Karena, kedua kota tersebut adalah kota yang tanahnya diharamkan atau disucikan oleh Allah SWT, dan oleh karenanya melakukan perbuatan haram lebih ditekankan pengharamannya.

3โƒฃ Kedua adalah melakukan perbuatan dan kebiasaan yang memiliki unsur kejahiliyahan, padahal ia telah diberi hidayah ke dalam dinul Islam. Terutama perbuatan-perbuatan dan kebiasaan yang mengandung unsur kemusyrikan, mengandung unsur maksiat, atau membawa pada perpecahan umat.

4โƒฃ Dan yang ketiga adalah, menumpahkan darah sesama muslim, saling tikam, saling menjatuhkan dan saling mencederai satu dengan yang lainnya. Karena sesama muslim adalah bersaudara yang oleh karenanya, haram saling menumpahkan darah, haram saling mencederai kehormatan dan haram saling mengambil harta satu dengan yang lainnya.

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ“ท Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis