Silaturahim Hanya Dengan Saudara Satu Nasab?

0
124

Pertanyaan

Assalaamu’alaikum Wr Wb

Terkait dengan materi ustadz Wido Supraha tentang silaturahmi,
Saya pernah mendengar seorang ustadz lulusan Timur Tengah mengatakan bahwasanya silaturahim itu untuk saudara senasab, saudara yang mungkin ketemu di kakeknya atau ternyata saudara karena sama kakek buyutnya dst.

Dan apabila menjalin hubungan dengan yang bukan senasab tidaklah dikatakan sebagai silaturahim namun hanya berbuat baik sesama muslimin dan mu’minin.

Bagaimana menurut ustadz?

Jazaakumulloh khoiron

[Manis_A22]


JAWABAN:

Oleh: Ustadz Wido Supraha

Ibu. Betul saya sependapat, dan dalam tulisan saya (http://supraha.com/?p=535) telah saya sebutkan makna aslinya dan kemudian mengapa saat ini banyak digunakan untuk selain nasab, karena karena manusia mengambil inspirasi dan keteladanan dari kuatnya silaturrahim senasab. Sehingga saya tuliskan, ‘…. dan menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan kepada umat manusia secara umum.’

Maka manusia yang tidak senasab tiba-tiba terbangun ikatan ukhuwah yang sangat berkualitas karena mengambil ruh shilaturrahim.

Wassalam.
supraha.com


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here