KhutbahMateri Kajian Manis

PENDIDIKAN ANAK : MEMBENTUK GENERASI BERKARAKTER

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

๐Ÿ“ Khutbah Jum’at Oleh: Ust. Slamet Abdurrahman, S.Ag, M.Si
[Bidang Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan PW Ikadi DIY]

ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูŽุง ุจูุชูŽุฑู’ุจููŠูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏุŒ ูˆูŽู‡ูŽุฏูŽุงู†ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุณูŽุจููŠู’ู„ู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุญู ูˆูŽุงู„ุฑูŽู‘ุดูŽุงุฏ.
ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ู…ูู„ู’ุชูŽุฌูŽู‰ ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุนูŽุงุฏุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ูุŒ ูƒุงู† ู„ูู„ู’ุฅูุณู’ู„ูŽุงู…ู ู†ูŽุงุตูุฑุงู‹ุŒ ูˆูŽู„ูู„ู’ุฃูู…ูŽู‘ุฉู ู‡ูŽุงุฏ.
ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฏูŽู‘ุนู’ูˆูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู…ูŽุนูŽุงุฏ.
ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏุ›
ููŽูŠุงูŽ ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุงูุชู‘ูŽู‚ููˆู’ุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽุฃูŽุทููŠู’ุนููˆู’ู‡ู ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู’ู†ูŽุŒ ูƒูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰: ((ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู†ู’ ุชูŽุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ููุฑู’ู‚ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽูŠููƒูŽูู‘ูุฑู’ ุนูŽู†ู’ูƒูู…ู’ ุณูŽูŠู‘ูุฆูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุบู’ููุฑู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฐููˆ ุงู„ู’ููŽุถู’ู„ู ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู…ู))

Ma’asyiral muslimin ahimakumullah,
Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan nikmat yang begitu banyak kepada kita semua, sehingga kita dapat menghadiri ibadah shalat Jumat di masjid yang mulia ini. Selawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Agung Muhammad Saw., keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Selanjutnya, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan bukan sekadar identitas keagamaan, melainkan fondasi utama dalam membangun keluarga, mendidik anak, serta menyiapkan generasi yang kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.
Allah Swt. berfirman:

ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุฎู’ุดูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽูƒููˆุงู’ ู…ูู†ู’ ุฎูŽู„ู’ููู‡ูู…ู’ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุฉู‹ ุถูุนูŽุงูุงู‹ ุฎูŽุงูููˆุงู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ููŽู„ู’ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุงู’ ู‚ูŽูˆู’ู„ุงู‹ ุณูŽุฏููŠุฏุงู‹

โ€œDan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.โ€ (Q.s. An-Nisaโ€™: 9)

Ayat ini menegaskan bahwa pendidikan anak bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan amanah keagamaan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Saat ini merupakan hari-hari awal anak-anak kita memasuki kembali dunia sekolah; baik yang memulai jenjang pendidikan baru maupun yang naik kelas. Orang tua tentu berharap, melalui pendidikan ini anak-anak kita dapat meraih kesuksesan hidup, kesejahteraan, serta kebahagiaan.

Namun, hal yang harus kita sadari adalah bahwa kita sedang hidup pada masa yang penuh paradoks. Di satu sisi, kemajuan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan globalisasi membuka peluang yang luar biasa. Dunia kerja makin terbuka luas lintas negara, profesi baru bermunculan, dan anak-anak kita dapat belajar kapan saja dan dari siapa saja.

Akan tetapi di sisi lain, kita menyaksikan fenomena yang prihatin: banyak perusahaan, lembaga, bahkan negara mengalami kerugian besar bukan karena kekurangan orang pintar, melainkan karena kekurangan orang yang jujur.

Akhir-akhir ini kita menyaksikan berbagai maraknya kasus korupsi, manipulasi data, suap, hingga penyalahgunaan kekuasaan yang justru dilakukan oleh orang-orang berpendidikan tinggi. Hal ini membuktikan bahwa gelar akademik ternyata tidak serta-merta melahirkan akhlak yang mulia.
Inilah yang diingatkan oleh Rasulullah Saw.:

ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุจูุนูุซู’ุชู ู„ูุฃูุชูŽู…ูู‘ู…ูŽ ุตูŽุงู„ูุญูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงู‚ู

โ€œSesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.โ€ (H.r. Ahmad)

Artinya, ukuran keberhasilan pendidikan dalam Islam bukan hanya kecerdasan intelektual, melainkan juga kemuliaan akhlak. Oleh karena itu, pendidikan anak Muslim harus bersifat komprehensif (syumuliyah), yaitu mengembangkan seluruh potensi manusia secara seimbang.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Allah Swt. berfirman:

ูˆูŽุงุจู’ุชูŽุบู ูููŠู…ูŽุง ุขุชูŽุงูƒูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฏูŽู‘ุงุฑูŽ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู†ู’ุณูŽ ู†ูŽุตููŠุจูŽูƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง

โ€œDan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) dunia.โ€ (Q.s. Al-Qashash: 77)

Pendidikan yang komprehensif setidaknya mencakup empat aspek utama:
Pertama: Pendidikan Iman. Iman adalah fondasi dari seluruh bangunan kehidupan. Luqman Al-Hakim mengawali pendidikan anaknya dengan tauhid, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an:

ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠูŽู‘ ู„ูŽุง ุชูุดู’ุฑููƒู’ ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู

โ€œWahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah.โ€ (Q.s. Luqman: 13)

Iman melahirkan kesadaran (muraqabah) bahwa Allah selalu mengawasi setiap tindakan. Anak yang dibimbing dengan iman akan menyadari bahwa segala amal dan kehidupannya semata-mata ditujukan untuk mengharap ridha Allah Swt.:

ู‚ูู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุตูŽู„ุงูŽุชููŠ ูˆูŽู†ูุณููƒููŠ ูˆูŽู…ูŽุญู’ูŠูŽุงูŠูŽ ูˆูŽู…ูŽู…ูŽุงุชููŠ ู„ูู„ู‘ู‡ู ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ

โ€œKatakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.’โ€ (Q.s. Al-Anโ€™am: 162)

Kedua: Pendidikan Ilmu dan Kompetensi. Islam mendorong umatnya menjadi manusia yang unggul dan berilmu. Allah Swt. berfirman:

ู‚ูู„ู’ ู‡ูŽู„ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽูˆููŠ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

โ€œKatakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?โ€ (Q.s. Az-Zumar: 9)

Dan Rasulullah Saw. bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุณูŽู„ูŽูƒูŽ ุทูŽุฑููŠู‚ู‹ุง ูŠูŽู„ู’ุชูŽู…ูุณู ูููŠู‡ู ุนูู„ู’ู…ู‹ุง ุณูŽู‡ูŽู‘ู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ู ุทูŽุฑููŠู‚ู‹ุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู

โ€œBarang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.โ€ (H.r. Muslim)

Maka, anak-anak kita harus dipersiapkan untuk menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan, teknologi, bahasa, serta keterampilan profesional masa kini.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Ketiga: Pendidikan Karakter dan Integritas. Di tengah krisis moral saat ini, integritas menjadi nilai yang sangat mahal. Allah Swt. berfirman:

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑููƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ุชูุคูŽุฏูู‘ูˆุง ุงู„ู’ุฃูŽู…ูŽุงู†ูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง

โ€œSesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.โ€ (Q.s. An-Nisa’: 58)

Rasulullah Saw. juga menegaskan:

ู„ูŽุง ุฅููŠู…ูŽุงู†ูŽ ู„ูู…ูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุงู†ูŽุฉูŽ ู„ูŽู‡ู

โ€œTidak ada iman (yang sempurna) bagi orang yang tidak memiliki amanah.โ€ (H.r. Ahmad)

Imam Malik pernah menasihatkan: ุชูŽุนูŽู„ูŽู‘ู…ู ุงู„ุฃูŽุฏูŽุจูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุงู„ุนูู„ู’ู…ู (Pelajarilah adab sebelum ilmu). Sebab, ilmu tanpa adab bisa menjadi alat penindasan, kekuasaan tanpa adab memicu penyalahgunaan jabatan, dan teknologi tanpa adab melahirkan kerusakan.

Keempat: Pendidikan Dakwah dan Kepedulian Sosial. Anak-anak harus diajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang kejayaan pribadi, tetapi tentang seberapa besar manfaat dirinya bagi sesama. Rasulullah Saw. bersabda:

ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฃูŽู†ู’ููŽุนูู‡ูู…ู’ ู„ูู„ู†ูŽู‘ุงุณู

โ€œSebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.โ€ (H.r. Ath-Thabrani)
Selain itu, mereka juga harus dididik untuk tanggap membenahi lingkungan sosial melalui amar ma’ruf nahi munkar, sebagaimana nasihat Luqman:

ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽ ุฃูŽู‚ูู…ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ูˆูŽุฃู’ู…ูุฑู’ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽุงู†ู’ู‡ูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงุตู’ุจูุฑู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽูƒูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฒู’ู…ู ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู

โ€œWahai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).โ€ (Q.s. Luqman: 17)

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Banyak pakar menggarisbawahi pentingnya keterpaduan pendidikan ini. Dr. Abdullah Nashih Ulwan dalam bukunya Tarbiyatul Aulad fil Islam menegaskan pentingnya metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, pengawasan, dan pemberian evaluasi secara bijak dari orang tua.

Profesor Thomas Lickona, pakar pendidikan karakter, menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah melahirkan pribadi yang smart and good (cerdas sekaligus baik). Senada dengan itu, Syed Muhammad Naquib al-Attas menekankan bahwa tujuan utama pendidikan Islam adalah melahirkan manusia yang beradab (insฤn adabฤซ).

Krisis terbesar zaman modern bukanlah kurangnya ilmu, melainkan hilangnya adab.
Oleh karena itu, rumah, sekolah, masjid, dan lingkungan masyarakat harus bersinergi. Orang tua tidak boleh lepas tangan dan menyerahkan seluruh pendidikan kepada sekolah. Sebaliknya, sekolah dan masyarakat bertugas memperkuat nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun di rumah.

Marilah kita terus memperkuat pendidikan keluarga. Jangan hanya sibuk mewariskan harta, tetapi wariskanlah iman, ilmu, adab, kejujuran, dan kecintaan kepada Al-Qur’an.

Semoga Allah Swt. menjadikan anak-anak dan keturunan kita generasi yang kuat imannya, luas ilmunya, luhur akhlaknya, serta amanah dalam setiap tanggung jawab. Amin ya Rabbal ‘Alamin.

ุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูุŒ ูˆูŽู†ูŽููŽุนูŽู†ููŠู’ ูˆูŽุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ุจูู…ูŽุง ูููŠู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุขูŠูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุฐู‘ููƒู’ุฑู ุงู„ู’ุญูŽูƒููŠู’ู…ู. ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠู’ ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชูุŒ ููŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู’ู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู.

Khutbah Kedua

ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุญูŽู…ู’ุฏู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูƒูŽู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุฑูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ุฅูุฑู’ุบูŽุงู…ู‹ุง ู„ูู…ูŽู†ู’ ุฌูŽุญูŽุฏูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽุฑูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุณูŽูŠู‘ูุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู ุณูŽูŠู‘ูุฏู ุงู„ู’ุฎูŽู„ูŽุงุฆูู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุดูŽุฑูุŒ
ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠู‘ูุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุงู„ุทู‘ูŽูŠู‘ูุจููŠู’ู†ูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุงู‡ูุฑููŠู’ู†ูŽ.
ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูุ›
ููŽูŠูŽุง ู…ูŽุนูŽุงุดูุฑูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽุŒ ุงูุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ุฑู ุจูŽุฏูŽุฃูŽ ูููŠู’ู‡ู ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ูุŒ ูˆูŽุซูŽู†ู‘ูŽู‰ ุจูู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูู‡ู ุงู„ู’ู…ูุณูŽุจู‘ูุญูŽุฉู ุจูู‚ูุฏู’ุณูู‡ูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽุฒู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุงุฆูู„ู ู…ูุฎู’ุจูุฑู‹ุง ูˆูŽุขู…ูุฑุงู‹: ((ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุง))
ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏูุŒ ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ
ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏูุŒ ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ูููŠ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ
ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชูุŒ ุงูŽู„ู’ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุณูŽู…ููŠู’ุนูŒ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูุฌููŠู’ุจู ุงู„ุฏู‘ูŽุนูŽูˆุงุชู
ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุขุชู ุฃูŽู†ู’ููุณูŽู†ูŽุง ุชูŽู‚ู’ูˆูŽุงู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฒูŽูƒู‘ูู‡ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽู†ู’ ุฒูŽูƒู‘ูŽุงู‡ูŽุงุŒ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ูˆูŽู„ููŠู‘ูู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽูˆู’ู„ูŽุงู‡ูŽุง.
ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูู„ู’ู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููŽุนูุŒ ูˆูŽู…ูู†ู’ ู‚ูŽู„ู’ุจู ู„ูŽุง ูŠูŽุฎู’ุดูŽุนูุŒ ูˆูŽู…ูู†ู’ ู†ูŽูู’ุณู ู„ูŽุง ุชูŽุดู’ุจูŽุนูุŒ ูˆูŽู…ูู†ู’ ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ู„ูŽุง ูŠูุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจู ู„ูŽู‡ูŽุง
ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ุŒ ูˆูŽุงู„ุชู‘ูู‚ูŽู‰ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽููŽุงููŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุบูู†ูŽู‰. ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุนูู„ู’ู…ู‹ุง ู†ูŽุงููุนู‹ุง ูˆูŽุฑูุฒู’ู‚ู‹ุง ุทูŽูŠู‘ูุจู‹ุง ูˆูŽุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ู…ูุชูŽู‚ูŽุจู‘ูŽู„ู‹ุง
ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุนูู†ู‘ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐููƒู’ุฑููƒูŽ ูˆูŽุดููƒู’ุฑููƒูŽ ูˆูŽุญูุณู’ู†ู ุนูุจูŽุงุฏูŽุชููƒูŽ
ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูุฒูุบู’ ู‚ูู„ููˆุจูŽู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅูุฐู’ ู‡ูŽุฏูŽูŠู’ุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ูƒูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ูˆูŽู‡ู‘ูŽุงุจู
ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู’ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุฅููŠุชูŽุงุกู ุฐููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ูฐ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ูฐ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠูุŒ ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑููˆู†ูŽ. ููŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู’ูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽุงุดู’ูƒูุฑููˆู’ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูุนูŽู…ูู‡ู ูŠูŽุฒูุฏู’ูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽู„ูŽุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑ. ุฃูŽู‚ููŠู’ู…ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ…

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

Follow Media Sosial MANIS :

IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D

FB: http://fb.com/majelismanis

TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *