🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
📝 Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA.
Dari ‘Abdush Shamad bin Yazid Al-Baghdadiy, ia berkata bahwa ia pernah mendengar Fudhail bin ‘Iyadh berkata,
لَوْ أَنَّ لِي دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ مَا صَيَّرْتُهَا اِلاَّ فِي الاِمَامِ
“Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, aku akan tujukan doa tersebut pada pemimpinku.”
Ada yang bertanya pada Fudhail,
“Kenapa bisa begitu?”
Ia menjawab,
“Jika aku tujukan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Namun jika aku tujukan untuk pemimpinku, maka rakyat dan negara akan menjadi baik.”
(Hilyah Al-Auliya’ karya Abu Nu’aim Al Ashfahaniy, 8:77, Darul Ihya’ At-Turats Al-‘Iraqiy)
Faidah :
1. Sebanyak apapun keperluanmu kepada Rabbmu maka jangan lupa berdoa untuk pemimpin dan negerimu karena baik buruknya rakyat tergantung pemimpinnya.
2. Berdoa untuk maslahat yang lebih luas lebih didahulukan dari pada berdoa untuk pribadi andai Allah hanya menerima satu doa saja.
3. Berdoa adalah ibadah, maka kita harus mendahukan ibadah yang memilki pengaruh sosial yang luas di bandingkan ibadah yang kenikmatan dan manfaatnya hanya bersifat pribadi.
4. Seperti orang yang sudah sering ke umrah, maka lebih baik baginya melakukan ibadah sosial seperti menyantuni yatim, mendirikan sekolah dan lain sebagainya.
5. Berdoa untuk orang lain adalah sebab terkabulnya doa doa kita dengan cepat karena ketika seseorang berdoa untuk saudaranya, maka akan ada malaikat di atas kepalanya yang berkata “bagimu seperti apa yang kau doakan untuk saudaramu”
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812






