Hidup dan Mati Adalah Ujian

Ridha Terhadap Hadirnya Ujian

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Ketika kita ridha dengan ketetapan-Nya maka keridhaan-Nya akan sampai kepada kita.

ุฅูู†ู‘ูŽ ุนูุธูŽู…ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุฒูŽุงุกู ู…ูŽุนูŽ ุนูุธูŽู…ู ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุงุจู’ุชูŽู„ูŽุงู‡ูู…ู’ ููŽู…ูŽู†ู’ ุฑูŽุถููŠูŽ ููŽู„ูŽู‡ู ุงู„ุฑู‘ูุถูŽุง ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุณูŽุฎูุทูŽ ููŽู„ูŽู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽุฎูŽุทู

“Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, apabila Allรขh mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya (HR. at-Tirmidzi no. 2396 dan Ibnu Mรขjah no. 4031)

Tidak mudah memang, ketika harapan tak selaras dengan kenyataan. Perih, sedih, merintih pun terasa makin menyesakkan. Namun penyadaran diri harus segera dilakukan dengan berucap, “Ya Allah aku ridha dengan apa yang Engkau hadirkan, walau terasa berat kuberharap Engkau menguatkan.”

Lepaskan segala rasa.
Berserah hanya pada-Nya. Tunduk dan patuh dengan titah-Nya.
Insya Allah akan mudah bertemu jalan keluarnya.

Jangan pernah berpikir bahwa segala masalah kitalah yang mampu menyelesaikan. Tapi segera genapkan keimanan sehingga diri tunduk dalam kepasrahan.

Keridhaan kita sebagai hamba, akan berbuah banyak kebaikan. Dan jika sampai Allah meridhai maka banyak hal yang akan kita dapatkan.

Pertama, merasa mudah dalam mengerjakan berbagai hal yang diperintahkan Allah SWT sehingga Allah SWT memudahkannya dalam menerima berbagai bentuk kebaikan.

Kedua, seorang Muslim jika ditimpa musibah atau malapetaka, maka dia tetap tenang dan bersabar melalui masalah yang dihadapi.

Hal itu sebagaimana Surat Al-Baqarah Ayat 177. Allah SWT berfirman, “…dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.”

Ketiga, mendapatkan ketenangan dan keyakinan terhadap janji Allah SWT mengenai pertolongan yang diberikan-Nya.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).” (QS. Al-Fath Ayat 18).

Keempat, tidak khawatir terhadap kehidupan di dunia ini, dan percaya bahwa sudah ada jaminan Allah SWT sebab Dia-lah yang menjamin penghidupan bagi hamba-hambanya.

Kelima, tidak pernah merasa bosan bersimpuh kepada Allah SWT dengan berzikir dan membaca Alquran. Wallahul musta’an

Selayak Nabi Musa yang tak tahu jalan mana ketika terpojok di pinggir laut merah. Lantas dengan petunjuk Allah beliau berdoa,

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ , ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุชูŽูƒูŽู‰ , ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ุชูŽุนูŽุงู†ู , ูˆูŽู„ูŽุง ุญูŽูˆู’ู„ูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ู‚ููˆูŽู‘ุฉูŽ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู…ู

Ya Allah segala puji bagimu, hanya kepadamu kami mengadu atas kesulitan yang kami hadapi, dan engkaulah penolong kami.
Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

Masya Allah laa quwwata Illa Billah

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Doakan Selalu Orang Tua Kita

Doa Kita Adalah Ilham Dari-Nya

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi M.A

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

ู…ุง ุฃู„ู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ุนุจุฏู‹ุง ุฃู† ูŠุฏุนูˆู‡ ุฅู„ุง ุฑุบุจุฉ ู…ู†ู‡ ุจุงู„ุงุณุชุฌุงุจุฉ

Allah tidak memberi ilham pada seorang hamba untuk berdo’a kecuali karena Allah ingin mengabulkan do’a itu.

PENJELASAN:

1. Doa yang sering kita panjatkan adalah petunjuk dari Allah bahwa Ia ingin mengabulkan doa tersebut.

2. Berdoa itu seperti mengayuhkan sepeda, perlahan demi perlahan akan sampai ke tempat yang kita tuju.

3. Jangan menuntut Allah agar menyegarkan doamu dikabulkan, tetapi tuntutan dirimu agar pantas menjadi insan yang dikabulkan doanya.

4.ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูู‘ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุดูŽู‰ู’ุกูŒ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกูยป

Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu berkata: โ€œNabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: ‘Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah dibandingkan doa.'” (HR. Tirmidizi).

Karena di dalam doa ada harapan dan optimismeย  dan kita diajarkan hanya berharap kepada-Nya.

5.ู‚ุงู„ ุดูŠุฎ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุงุจู† ุชูŠู…ูŠุฉ – ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ -: [ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุงู„ุตุงุฏู‚ุฉ ูˆุงู„ุฃุฏุนูŠุฉ ุงู„ุตุงู„ุญุฉ ู‡ูŠ ุงู„ุนุณูƒุฑ ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ูŠุบู„ุจ]~

Ibnu Taimiyyah berkata, “Hati yang tulus dan doa yang baik adalah tentara yang tidak bisa dikalahkan.”

6. ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุงู„ุฏุฑุฏุงุก ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ู…ู† ูŠููƒุซุฑ ู‚ุฑุน ุงู„ุจุงุจ ูŠููˆุดูƒ ุฃู† ูŠููุชุญ ู„ู‡ุŒ ูˆู…ู† ูŠููƒุซุฑ ุงู„ุฏุนุงุก ูŠููˆุดูƒ ุฃู† ูŠุณุชุฌุงุจ ู„ู‡]~

Abu al-Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barang siapa yang banyak mengetuk pintu maka akan segera dibukakan baginya, dan barang siapa yang banyak berdoa akan segera dikabulkan.”

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Angan Angan dan Ajal

Ketika Jelang Habis Masa

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

Tertegun diri mengingat usia yang tak lagi muda. Langkah kaki mulai melemah tak berdaya. Mata mulai rabun ketika senja telah tiba. Telinga pun sudah mulai berkurang kepekaannya.

Hari berganti pekan tak terasa waktu sudah penuh sebulan. Begitu pun bulan berlalu hingga tiba di tahun depan. Putaran waktu tak ada yang bisa menahan. Hingga tiba di penghujung kehidupan.

Lantas kita akan bertanya.
Kapan jadwal ajalku? Tak ada jawaban atas pertanyaan. Tak pernah kita tahu kapan hidup ini akan berakhiran.

Mati bukan soal usia. Ada yang baru terlahir di dunia Allah sudah panggil menghadap-Nya. Ada yang berusia remaja ternyata sudah habis masanya. Ada yang mulai tumbuh mendewasa ternyata telah sampai di batas umurnya. Bahkan sudah tua renta Allah masih ijinkan untuk menikmati hidupnya.

Suatu ketika Hasan Al-Bashri mengangkat pertanyaan di suatu majelis, “Wahai para orang lanjut usia yang terhormat, apakah yang dinanti dari tanaman pertanian yang sudah tua?” Mereka menjawab, “Masa panen.” Lalu Hasan Al-Bashri melemparkan pandangannya pada para pemuda dan berkata, “Para pemuda yang kucintai, ingatlah adakalanya tanaman itu layu sebelum tua.”

Mari kita pejamkan mata sejenak dan renungi nasihat Hasan Al Bashri hingga menyadari bahwa semua yang berlalu tak bisa kembali. Maka tanamlah kebaikan hingga kelak mulia saat berjumpa kematian.

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Tidur Secukupnya

Pencari Surga itu Sedikit Tidur

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

ู…ู† ู„ุฒู… ุงู„ุฑู‚ุงุฏ ุนุฏู… ุงู„ู…ุฑุงุฏ

“Barang siapa terlalu banyak tidur maka akan banyak kehilangan cita cita nya”

Hasan Al Bashri berkata:

” ู„ู… ุฃุฑู‰ ู…ุซู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ู†ุงู… ุทุงู„ุจู‡ุง ูˆู„ู… ุฃุฑู‰ ู…ุซู„ ุงู„ู†ุงุฑ ู†ุงู… ู‡ุงุฑุจู‡ุง”

Aku belum melihat orang yang mencari syurga itu tidur dan aku belum melihat orang yang takut neraka juga tidur”

Sungguh keindahan nikmat syurgawi membuat para perindunya terbangun di akhir akhir malam, menjauhkan lambungnya dari tempat tidur kemudian ia larut dalam istighfar menyesali kesalahannya”

Sungguh dahsyatnya siksa neraka membuat mata ini tidak ingin banyak tidur, karena sehari saja di neraka maka ia sama dengan seribu tahun di dunia.

Tidurlah secukupnya dan jangan terlalu banyak karena hidup ini singkat sedangkan yang harus di kerjakan itu banyak.

Meski di syurga nanti kita tidak tidur, karena tidur adalah saudara kematian, sedangkan di syurga adalah tempat keabadian.

Penduduk Syurga itu tidak tidur, karena istirahat mereka tidak membutuhkan tidur dan penduduk neraka itu juga demikian karena azab mereka terus menerus.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

Sebarkan! Raih Pahala

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Rezeki Sudah Pasti

Empat Hal yang Melancarkan Rizqi

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan:

ูˆุฃุฑุจุนุฉ ุชุฌู„ุจ ุงู„ุฑุฒู‚ :
โถ ู‚ูŠุงู… ุงู„ู„ูŠู„
โท) ูˆูƒุซุฑุฉ ุงู„ุฅุณุชุบูุงุฑ ุจุงู„ุฃุณุญุงุฑ
โธ) ูˆุชุนุงู‡ุฏ ุงู„ุตุฏู‚ุฉ !!
โน) ูˆุงู„ุฐูƒุฑ ุฃูˆู„ ุงู„ู†ู‡ุงุฑ ูˆุขุฎุฑู‡ .

Ada empat hal yang bisa menjadi sebab datangnya rezki:

โ— Shalat malam

โ— Memperbanyak istighfar di waktu sahur (sebelum shubuh)

โ— Membiasakan sadaqah

โ— Membiasakan berdzikir di awal siang (pagi) dan di akhirnya (petang).

Penjelasan:

1. Yang menyebabkan lancarnya rizqi tentunya tidak hanya empat, di sebutkan hanya empat di sini untuk membatasi saja dan intinya bertaqwa itu mendatangkan rizqi.

2 . Ketika anda melakukan 4 hal ini, maka insya Allah anda akan di kejar kejar oleh rizqi.

3. Jangan langsung menyimpulkan bahwa anda tidak mendapatkan rizqi ketika sudah mengamalkan 4 hal di atas dan uang tidak kunjung datang.

4. Setelah mengamalkan resep di atas, insya Allah anda akan tenang lebih, sehat, dan keluarga lebih harmonis, itu semua adalah rizqi yang tidak boleh di pungkiri.

5. Istighfar membuat yang gundah gulana menjadi gembira, yang sempit dadanya menjadi lapang dan ia akan di beri rizqi dari jalan yang tidak pernah ia duga demikian janji Rasulullah saw.

6. Shalat malam melancarkan rizqi dan mendatangkan cinta Allah karena ia beribadah ketika manusia dalam keadaan lalai.

7. Orang yang berani bersedekah adalah orang yang berani untuk menjadi kaya dan orang yang kikir adalah orang yang merencanakan kemiskinan untuk dirinya.

8. Allah bersama seorang hamba ketika bibirnya basah bergerak menyebut asmanya dan Allah pun memberkahi rizqi untuknya, bisa jadi rizqi nya tidak tetapi cukup ,karena yang banyak belum tentu membuat cukup dan puas.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

Sebarkan! Raih Pahala

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Majelis ilmu

Tanyakan Kepada Ulama

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Farid Nu’man Hasan, S.S.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah mengatakan:

ุฅุฐุง ูƒุงู† ุนู†ุฏ ุงู„ุฑุฌู„ ุงู„ูƒุชุจ ุงู„ู…ุตู†ูุฉ ููŠู‡ุง ู‚ูˆู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ – ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… – ูˆุงุฎุชู„ุงู ุงู„ุตุญุงุจุฉ ูˆุงู„ุชุงุจุนูŠู† ูู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ุฃู† ูŠุนู…ู„ ุจู…ุง ุดุงุก ูˆูŠุชุฎูŠุฑ ููŠู‚ุถูŠ ุจู‡ ูˆูŠุนู…ู„ ุจู‡ ุญุชู‰ ูŠุณุฃู„ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ู…ุง ูŠุคุฎุฐ ุจู‡ ููŠูƒูˆู† ูŠุนู…ู„ ุนู„ู‰ ุฃู…ุฑ ุตุญูŠุญ

Jika seseorang memiliki berbagai buku, yang didalamnya terdapat hadits Rasulullah ๏ทบ, perselisihan para sahabat, dan tabi’in, maka tidak diperkenankan seenaknya saja baginya memilih pendapat lalu dia menetapkan perkaranya dengan itu, dan mengamalkannya, sampai dia bertanya dulu kepada ulama ttg apa yang dijadikan olehnya sebagai pegangan itu, agar itu menjadi perkara yang benar.

(Imam Ibnul Qayyim, I’lamul Muwaqi’in, 1/35)

Al Hafizh Abul Hasan Al Maimuni Rahimahullah berkata: Imam Ahmad bin Hambal berkata kepadaku:

ูŠุง ุงุจุง ุงู„ุญุณู† ุฅูŠุงูƒ ุฃู† ุชุชูƒู„ู… ุฃู† ู…ุณุฃู„ุฉ ู„ูŠุณ ู„ูƒ ููŠู‡ุง ุงู…ุงู…

Wahai Abu Hasan, hati-hatilah kamu berbicara tentang permasalahan yang seorang imam tidak membicarakan permasalahan itu.

(Imam Ibnul Jauzi, Manaqib al Imam Ahmad, Hal. 178)

Ada pun mereka yang meremehkan fiqihnya para ulama, dgn alasan langsung berhukum kepada Al Quran dan As Sunnah, hakikatnya mereka tidak mengerti fiqih. Kita lihat keterangan Imam Adz Dzahabi berikut tentang Ibnu Syahin:

ู‚ุงู„ ุงู„ุฎุทูŠุจ: ูˆุณู…ุนุช ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุนู…ุฑ ุงู„ุฏุงูˆูˆุฏูŠ ูŠู‚ูˆู„:
ุงุจู† ุดุงู‡ูŠู† ุซู‚ุฉุŒ ูŠุดุจู‡ ุงู„ุดูŠูˆุฎ ุฅู„ุง ุฃู†ู‡ ูƒุงู† ู„ุญุงู†ุงุŒ ูˆูƒุงู† ุฃูŠุถุง ู„ุง ูŠุนุฑู ู…ู† ุงู„ูู‚ู‡ ู„ุง ู‚ู„ูŠู„ุง ูˆู„ุง ูƒุซูŠุฑุงุŒ ูˆุฅุฐุง ุฐูƒุฑ ู„ู‡ ู…ุฐุงู‡ุจ ุงู„ูู‚ู‡ุงุก ูƒุงู„ุดุงูุนูŠ ูˆุบูŠุฑู‡ุŒ ูŠู‚ูˆู„: ุฃู†ุงย ู…ุญู…ุฏูŠย ุงู„ู…ุฐู‡ุจ

Al Khathib Al Baghdadi berkata: Saya mendengar Muhammad bin Umar Ad Dawudi berkata:

Ibnu Syahin adalah seorang tsiqah dan mirip para syaikh, hanya saja ia sering keliru.ย Dia juga tidak mengerti tentang fikih sama sekali baik sedikit atau banyak, dan kalau disebutkan kepadanya ttg mazhab-mazhab para fuqaha (ahli fiqih) seperti Asy Syafi’i dan lainnya, ia berkata: โ€œMadzhab saya Muhammadi (pengikut nabi Muhammad).โ€

(Siyar Aโ€™lam An Nubalaaโ€™ย 15/32, Muassasah Ar Risalah)

Apa yang dikatakan Ibnu Syahin, mirip perkataan sebagian orang saat ini. Di mana perkataan ini dikritik sebagai ucapan yang disebabkan ketidaktahuan ilmu fiqih sama sekali. Ini ulama sekelas Ibnu Syahin, lalu bagaimana dengan orang awam saat ini yang berkata demikian?

Laa haula walaa quwwata illa billah

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Islam Rahmatan lil Alamin

Mengembalikan Makna Rahmatan Lil Alamin

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Abdullah Haidir, Lc

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

Beberapa kali saya ikuti acara yang terkait pembinaan bagi para dai yang diadakan oleh lembaga formal. Nyaris isunya tidak pernah keluar dari peringatan soal bahaya radikalisme dan intoleransi. Seakan cap radikal dan intoleran sudah menjadi cap asli bagi sebagian kaum muslimin, khususnya para dai.

Jarang di antara para pembicara itu, yang notabene berasal dari lembaga yang khusus membidangi masalah dakwah, mengingatkan agar para dai kuat komitmennya dalam berdakwah, bersungguh-sungguh menyampaikan ajaran Allah, agar masyarakat mengamalkan Islam secara utuh dan bersemangat melindungi masyarakat dari bahaya kekufuran, kemusyrikan, kemaksiatan dan dekadensi moral.

Biasanya yang jadi andalan adalah ayat 107 surat Al-Anbiya

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ

โ€œDan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.โ€ (QS. Al-Anbiya: 107)

Seakan ayat ini khusus ditujukan untuk bab toleransi dan menangkal bahaya radikalisme, khususnya terkait dengan sikap kita dengan orang-orang di luar Islam. Maka keluarlah ajakan untuk bersikap baik kepada orang kafir, tidak menyakiti dan memusuhi mereka.

Sampai disini sebenarnya tidak bermasalah, karena pada dasarnya Islam memang mengajarkan demikian. Tapi oleh pihak-pihak tertentu, khususnya Islam liberal, tidak jarang ayat ini digiring agar kita mengendurkan sikap tegas dan kuat pada tempat-tempat dimana kita harus tegas dan kuat, khususnya soal aqidah dan ibadah, juga soal perkara halal haram. Atau dengan kata lain, sikap menghormati orang kafir dengan keyakinannya mereka giring menjadi bagaimana agar kaum muslimin dengan sikapnya dapat menyenangkan orang kafir. Padahal tidak ada yang paling mereka senangi kecuali seorang muslim menjauh dari ajaran agamanya dan mengikuti langkah-langkah mereka (QS. 2: 120).

Maka kadang keluarlah sikap-sikap yang aneh, bershalawat di gereja, ikut ritual mereka, sampai pada sikap lebih dapat akrab dengan mereka ketimbang sesama elemen muslim. Memang ini bukan fenomena umum, tapi gejalanya mulai tumbuh.

Bagaimanakah pemahaman ayat di atas? Dalam banyak tafsir disebutkan, bisa dilihat dalam Tafsir Ath-Thabari atau Ibnu Katsir, bahwa diutusnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan syariatnya tak lain sebagai rahmat bagi seluruh alam ini, baik muslim maupun kafir. Bagi kaum muslimin menjadi rahmat, karena orang beriman menjadi tahu syariat dan jalan Allah untuk menuju surgaNya. Bagi orang kafir juga menjadi rahmat sebab diutusnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam membuat mereka tidak diazab langsung di dunia sebagaimana menimpa umat terdahulu. Karena di antara kekhususan umat ini adalah tidak adanya azab masal seperti menimpa umat sebelumnya.

Ada juga penafsiran, bahwa Islam ini adalah rahmat jika mereka mau menerimanya, karena di dalamnya tidak terdapat kecuali kebaikan. Maka jika mereka menolak Islam, pada dasarnya mereka tidak menghendaki rahmat dan kebaikan yang Allah berikan.

Di antara penafsiran lain dari ayat ini juga adalah penolakan nabi ketika diminta untuk melaknat bangsa Arab yang menolak seruan dakwahnya, maka dia katakan โ€˜Saya adalah rahmat yang diberi petunjukโ€™ di riwayat lain dia mengatakan, โ€˜Aku tidak diutus untuk menjadi tukang laknatโ€™.

Maka secara umum, makna rahmatan lil aalamin adalah bahwa ajaran Islam ini merupakan rahmat bagi semesta alam. Karenanya, ayat ini harus mendorong kita untuk mengimani Islam, mengamalkannya dan berikutnya mendakwahkannya.

Orang-orang yang mengamalkan Islam dan menyampaikan dakwah Islam mestinya disuport, karenanya sejatinya mereka sedang menebarkan rahmat dan kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara. Bukan selalu dicurigai apalagi diintai dengan anggapan sebagai pemicu sikap radikal, intoleran dan ancaman bagi negara. Kata kuncinya adalah, siapa yang mengamalkan dan mendakwahkan Islam dengan segenap ajarannya, berarti dia sedang menebarkan rahmat di tengah masyarkat.

Soal toleransi, kaum muslimin di negeri ini dan umumnya di negeri-negeri mayoritas Islam, insyaAllah sudah khatam dengan bab toleransi dalam bentuk menghormati keyakinan agama orang lain dengan tidak mengganggunya dan menyakitinya serta berbuat baik secara sosial kepada mereka. Kalau tidak, non muslim di negeri ini akan bernasib sama seperti muslim minoritas di beberapa negara, seperti muslim Rohingya di Myanmar, bangsa Kashmir di India, Uighur di Cina, dll.

Wallahu aโ€™lam.

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Saat Badai Datang

Tegar Meski Aral Menghampar

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Jangan menjadi lemah dan mudah berkeluh kesah lantaran jalan dakwah inilah yang akan menjadi jembatan kita untuk menuju surga.

Sejenak kita renungi kisah salafusshaleh, seperti apa Umar bin Khattab yang selalu rela berkorban dari yang dimilikinya untuk jalan dakwah ini. Selayaknya Abu Bakar yang setia mendampingi perjuangan dakwah Rasulullah hingga akhir hayat beliau.

Seperti apa dermawannya Usman kala harus menginfaqkan hartanya untuk mendukung perjuangan dinullah.
Seperti apa ikhlasnya Ali bin Abi Thalib kala harus menggantikan Rasulullah di kamarnya kala beliau hendak berhijrah.

Apakah kita sehebat mus’ab bin umair yang rela meninggalkan harta dunianya lantaran hanya Allah yang kan ditujunya. Kita ternyata bukan siapa-siapa dan belum apa-apa dibanding dengan mereka.

Yang terkadang ketika lelah berkeluh kesah. Ketika sedih merintih-rintih. Ketika sakit menjerit-jerit. Ketika berduka serasa paling merana. Kala diuji seolah diri paling hina di muka bumi ini.

Kita renungi nasihat Imam Hasan Al Banna, bahwa ketegaran di jalan dakwah ini harus dibangun di atas pengetahuan dan pemahaman yang jelas. Ditegaskan bahwa pentingnya kemauan yang keras yang tak tersentuh kelemahan, kesetiaan yang kuat yang tidak dinodai kepura-puraan atau pengkhianatan, pengorbanan yang besar yang tidak dihalangi oleh ketamakan atau kebakhilan; serta pengetahuan, keyakinan, dan penghormatan pada prinsip yang akan menghindarkan dari kesalahan, penyimpangan, tawar menawar atau tergiur oleh orang lain.”

Menjadi tegar di jalan dakwah ini memang tak cukup memiliki daya tahan yang cukup tapi butuh ilmu untuk menjadi penguat ketahanan diri. Maka prinsip belajar sepanjang hayat yang dituntunkan oleh Rasulullah bisa kita teladani, lantaran manusia yang memiliki sifat dasar lupa harus senantiasa diingatkan kembali, disentuh hatinya, disapa relung jiwanya dengan bahasa-bahasa langit yang membuatnya terhenyak dan akhirnya kembali menapaki jalan kebenaran ini. Wallahu musta’an…dan hanya pada Allah lah kami bersandar segala urusan.

Berharap selalu Allah mengijinkan kita untuk mencintai dakwah ini dan kita senantiasa diperkenankan untuk berada di dalamnya serta menjadi pengusung tegaknya peradaban mulia. Aamiin Yaa Mujibassailin

Wallahu a’lam bisshawwab

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Seribu Kebaikan

Pahala Seribu Kebaikan Akan Didapatkan Dalam Sehari, Hanya Dengan Membaca Dzikir ini

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

ุนูŽู†ู’ ุณูŽุนู’ุฏู ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽูŠูŽุนู’ุฌูุฒู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒู’ุณูุจูŽ ูููŠ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุฃูŽู„ู’ููŽ ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉูุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทููŠู‚ู ุฐูŽู„ููƒูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูุณูŽุจู‘ูุญู ู…ูุงุฆูŽุฉูŽ ุชูŽุณู’ุจููŠุญูŽุฉู ููŽูŠููƒู’ุชูŽุจู ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู„ู’ูู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ูˆูŽุชูู…ู’ุญูŽู‰ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู„ู’ูู ุณูŽูŠู‘ูุฆูŽุฉู (ุฑูˆุงู‡ ุงุญู…ุฏ)

Dari Sa’d bin Abi Waqash ra berkata, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, bersabda, “Apakah kalian tidak mampu untuk mendapatkan seribu kebaikan dalam sehari?” Sahabat bertanya, “Siapakah diantara kami yang sanggup untuk melakukannya?” Maka beliau bersabda, “Bertasbih seratus kali (membaca dzikir subhabalallah), akan ditulis baginya seribu kebaikan dan dihapuskan darinya seribu kesalahan.” (HR. Ahmad)

ยฉ๏ธ Takhrij Hadits;

1. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnadnya, pada Musnad Sa’d bin Abi Waqqash, hadits no 1414.

2. Diriwayatkan juga oleh Imam Muslim dalam Shahihnya, hadits no 4966 dan Imam Tirmidzi dalam Sunannya, hadits no 3385.

ยฎ๏ธ Hikmah Hadits ;

1. Mendapatkan kebaikan yang besar tidak selalu harus dilakukan dengan amalan yang besar, namun kebaikan yang besar dapat juga dilakukan dengan amalan-amalan yang ringan dan sederhana. Oleh karenanya jangan meremehkan suatu amal kebaikan pun, karena kita tidak mengetahui amal kebaikan manakah yang kita lakukan yang dapat mengantarkan pada ridha Allah Swt dan dapat mengetuk pintu surga. Bisa jadi sebuah amalan ringan justru yang akan mengantarkan seseorang masuk ke dalam surga, jika dilakukan dengan baik, benar dan ikhlas.

2. Bahwa nahkoda dalam amal perbuatan manusia adalah hati. Hati lah yang akan menggerakkan anggota badan untuk melakukan suatu amalan kebaikan. Hati pula lah yang akan dapat menentukan bobot dan timbangan suatu amal perbuatan, apakah memiliki nilai yg mulia di sisi Allah SWT atau tidak? Karena hanya amal yg ikhlas sajalah yg akan mendapatkan nilai yang mulia di sisi Allah SWT. Sedangkan pelabuhan dalam keikhlasan adalah hati seseorang. Oleh karenanya, salafuna shaleh mengingatkan agar senantiasa menyibukkan hati dengan hal-hal yang baik, agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik ;

ุฅู† ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุฅุฐุง ู„ู… ุชุดุบู„ู‡ุง ุจุงู„ุฐูƒุฑุŒ ุดุบู„ุชู‡ุง ุงู„ุตุบุงุฆุฑ

Sesungguhnya hati itu jika tidak disebutkan dengan dzikir, maka ia akan disibukkan dengan shagha’ir.

3. Bahwa diantara amalan ringan yang memiliki balasan kebaikan yang sangat besar adalah berdzikir menyebut nama Allah Swt, khususnya dengan mengucapkan lafadz tasbih, yaitu “Subhanallah” (Mahasuci Allah Swt). Karena lafadz dzikir yang ringan ini, jika dibaca sebanyak seribu kali oleh seorang muslim, maka ia akan mendapatkan dua keutamaan sekaligus, yaitu :

1). Akan mendapatkan seribu kebaikan, berupa balasan pahala kebIkan dari Allah Swt.

2). Akan dihapuskan seribu kesalahan, yaitu berupa ampunan dari dosa yang telah dilakukannya.

4. Maka di sela-sela keseharian dan aktivitas serta pekerjaan yang kita lakukan, mari perbanyak dzikir dengan mengucapkan “Subhanallah” (Maha Suci Allah Swt). Dan jika memungkinkan dibaca hingga seribu kali dalam satu hari, dengan harapan bahwa dengan dzikir tersebut akan menambah seribu kebaikan bagi kita dan juga menggugurkan seribu kesalahan dari diri kita.

Wallahu A’lam

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Manusia Dikejar Rizki

Allah Menjamin Rizqi Penuntut Ilmu

Pertanyaan

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

Ustadz, saya mau bertanya, ada seseorang ingin melanjutkan studinya, namun ia khawatir tentang rizqinya, maka apa yang harus ia perbuat?

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ

Jawaban

Oleh: Ustadz Faisal Kunhi

ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Yang harus ia lakukan adalah ia bertawakkal kepada Allah; Imam Zarnuji berkata, โ€œSeorang penuntut Ilmu sebaiknya tidak begitu perlu mementingkan urusan rizqi dan jangan sampai hatinya disibukkan dengan urusan ini.”

Abu Jaโ€™far menceritakan bahwa Abu Hanifah meriwayatkan dari Abdullah bin Hasan Azzubaidi, salah seorang sahabat Nabi, berkata,

โ€œ ู…ู† ุชูู‚ู‡ ูู‰ ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡ ูƒูุงู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู‡ู…ู‡ ูˆุฑุฒู‚ุฉ ู…ู† ุญูŠุซ ู„ุง ูŠุญุชุณุจ โ€œ

“Siapa yang mempelajari agama Allah, maka Allah akan mencukupi keinginannya dan menganugerahkan kepadanya rezeki kepadanya dengan cara yang tak terduga.” (Diriwayatkan oleh ar-Rafiโ€™i dari Abu Yusuf dan dari Abu Hanifah dari Anas dan diriwayatkan pula oleh al-Khatib dan Ibnu an-Najar dari Abu Yusuf dari Abu Hanifah dari Abdullah bin Juzโ€™i az- Zubaidi).

Imam Zarnuji berkata dalam kitabnya “Taโ€™lim wa Mutaโ€™allim”, โ€œSesungguhnya orang yang hatinya sudah tersibukkan dengan urusan rizqi seperti pangan dan sandang, maka jarang sekali yang akan fokus dan konsentrasi mengejar kemuliaan budi pekerti dan cita-cita yang tinggi.โ€œ

Kalau saat ini orang berkata biasanya kalau orang sudah banyak uang, maka ia akan malas belajar dan melanjutkan studinya.

Maka bagi saudaraku yang ingin melanjutkan studi, luruskanlah niat belajar untuk beribadah kepada Allah bukan untuk gelar dan lain-lain, kemudian yakinlah bahwa Allah akan memberikan jalan untuk memberikan biaya belajarmu dari jalan yang tidak pernah engkau duga.
Wallahu A’lam

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒธ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678