Pertanyaan
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ustadz… Saya mau bertanya, saat ini marak program tabungan mas, baik yang diselenggarakan bank syariah maupun pegadaian. Bagaimana ustadz menurut hukum Islam?
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸
Jawaban
Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Menabung emas itu macam-macam,
– Beli emas, lalu disimpan di rumah. Lalu beli lagi, dan disimpan lagi. Ini sama sekali tidak masalah.
– Beli emas, lalu emasnya sudah diterima pembeli, tapi dia takut dengan keamanannya kalau simpan di rumah, akhirnya dia titip ke seseorang atau lembaga tapi ada upah jasa titip, ini juga boleh.
– Beli emas, ke sebuah lembaga lalu emas itu di simpan oleh lembaga itu atas persetujuan pembelinya, tapi si pembeli pun sama sekali belum pernah melihat emasnya, belum pernah menguasai secara penuh. Lalu beli lagi, dan prosesnya sama. Inilah yang kontroversi. Dianggap tidak yadan biyadin (kontan dari tangan ke tangan) sebagaimana prinsip dasar dalam jual beli emas.
Wallahu A’lam
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow IG MANIS : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 5512 212 725
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812







