Minyak Rambut yang Dilarang

Memotong Kuku & Rambut Saat Haidh/Nifas

Pertanyaan

Assalamuallaikum wr wb…Saya mau bertanya ke ustadz/ah..Apakah di dlm islam ada  hukum serta dalilnya, jika seorang wanita hamil atau nifas, baik rambut, kuku atau anggota badan lainnya tdk boleh rontok/lepas,  kalaupun rontok atau lepas harus disucikan dulu Krn pernah  kejadian. Seorang teman yg khawatir dan mencari-cari  di lantai  rambut rontoknya  saat dia haid sehingga dia kumpulkan, disimpan  rambut tsb di kertas, nanti kalau sudah mandi jinabah, semua rambut yg rontok  diikutkan mandi /disucikan.

Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa ba’d:

Di beberapa kitab para ulama memang ada anjuran untuk tidak memotong rambut dan kuku ketika haid atau junub, seperti Imam Al Ghazali dalam Ihya ‘Ulumuddin-nya. Sehingga hal ini menjadi keyakinan sebagian kaum muslimin.

Sebenarnya, hal ini tidak memiliki dasar dalam Al Quran, As Sunnah, dan ijma’. Baik secara global dan terpeinci, langsung dan tidak langsung, tersurat dan tersirat. Oleh karena itu pada dasarnya tidak apa-apa, tidak masalah memotong rambut dan kuku baik yang haid dan junub.

Hal ini merupakan bara’atul ashliyah, kembali kepada hulum asal, bahwa segala hal boleh-boleh saja selama tidak ada dalil khusus yang melarangnya dari pembuat syariat.
Rasulullah ﷺ bersabda:

الحلال ما أحل الله في كتابه والحرام ما حرم الله في كتابه وما سكت عنه فهو مما عفا عنه

“Yang halal adalah apa yang Allah halalkan dalam kitabNya, yang haram adalah yang Allah haramkan dalam kitabNya, dan apa saja yang di diamkanNya, maka itu termasuk yang dimaafkan.”
(HR. At Tirmidzi No. 1726, katanya: hadits gharib. Ibnu Majah No. 3367, Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Kabir No. 6124. Syaikh Al Albani mengatakan: hasan. Lihat Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 1726. Juga dihasankan oleh Syaikh Baari’ ‘Irfan Taufiq dalam Shahih Kunuz As sunnah An Nabawiyah, Bab Al Halal wal Haram wal Manhi ‘Anhu, No. 1)

Kaidah ini memiliki makna yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Mereka dibebaskan untuk melakukan apa saja dalam hidupnya baik dalam perdagangan, politik, pendidikan, militer, keluarga, penampilan, dan semisalnya, selama tidak ada dalil yang mengharamkan, melarang, dan mencelanya, maka selama itu pula boleh-boleh saja untuk dilakukan. Ini berlaku untuk urusan duniawi mereka. Tak seorang pun berhak melarang dan mencegah tanpa dalil syara’ yang menerangkan larangan tersebut.

Oleh karena itu, Imam Muhammad  At Tamimi Rahimahullah sebagai berikut menjelaskan kaidah itu:

أن كل شيء سكت عنه الشارع فهو عفو لا يحل لأحد أن يحرمه أو يوجبه أو يستحبه أو يكرهه

“Sesungguhnya segala sesuatu yang didiamkan oleh Syari’ (pembuat Syariat) maka hal itu dimaafkan, dan tidak boleh bagi seorang pun untuk mengharamkan, atau mewajibkan, atau menyunnahkan, atau memakruhkan.” (Imam Muhammad At Tamimi,  Arba’u Qawaid Taduru al Ahkam ‘Alaiha, Hal. 3. Maktabah Al Misykah)

Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah mengatakan:

وهو سبحانه لو سكت عن إباحة ذلك وتحريمه لكان ذلك عفوا لا يجوز الحكم بتحريمه وإبطاله فإن الحلال ما أحله الله والحرام ما حرمه وما سكت عنه فهو عفو فكل شرط وعقد ومعاملة سكت عنها فإنه لا يجوز القول بتحريمها فإنه سكت عنها رحمة منه من غير نسيان وإهمال

Dia –Subhanahu wa Ta’ala- seandainya mendiamkan tentang kebolehan dan keharaman sesuatu, tetapi memaafkan hal itu, maka tidak boleh menghukuminya dengan haram dan membatalkannya, karena halal adalah apa-apa yang Allah halalkan, dan haram adalah apa-apa yang Allah haramkan, dan apa-apa yang Dia diamkan maka itu dimaafkan. Jadi, semua syarat, perjanjian, dan muamalah yang didiamkan oleh syariat, maka tidak boleh mengatakannya haram, karena mendiamkan hal itu merupakan kasih sayang dariNya, bukan karena lupa dan membiarkannya. (I’lamul Muwaqi’in, 1/344-345)

📘 Pandangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah

Tertulis dalam Majmu’ Al Fatawa-nya:

وَسُئِلَ: عَنْ الرَّجُلِ إذَا كَانَ جُنُبًا وَقَصَّ ظُفْرَهُ أَوْ شَارِبَهُ أَوْ مَشَطَ رَأْسَهُ هَلْ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي ذَلِكَ؟ فَقَدْ أَشَارَ بَعْضُهُمْ إلَى هَذَا وَقَالَ: إذَا قَصَّ الْجُنُبُ شَعْرَهُ أَوْ ظُفْرَهُ فَإِنَّهُ تَعُودُ إلَيْهِ أَجْزَاؤُهُ فِي الْآخِرَةِ فَيَقُومُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَعَلَيْهِ قِسْطٌ مِنْ الْجَنَابَةِ بِحَسَبِ مَا نَقَصَ مِنْ ذَلِك
َ وَعَلَى كُلِّ شَعْرَةٍ قِسْطٌ مِنْ الْجَنَابَةِ: فَهَلْ ذَلِكَ كَذَلِكَ أَمْ لَا؟
فَأَجَابَ
قَدْ ثَبَتَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ حَدِيثِ حُذَيْفَةَ وَمِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا {: أَنَّهُ لَمَّا ذَكَرَ لَهُ الْجُنُبَ قَالَ: إنَّ الْمُؤْمِنَ لَا يَنْجُسُ} . وَفِي صَحِيحِ الْحَاكِمِ: {حَيًّا وَلَا مَيِّتًا} . وَمَا أَعْلَمُ عَلَى كَرَاهِيَةِ إزَالَةِ شَعْرِ الْجُنُبِ وَظُفْرِهِ دَلِيلًا شَرْعِيًّا بَلْ قَدْ {قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلَّذِي أَسْلَمَ: أَلْقِ عَنْك شَعْرَ الْكُفْرِ وَاخْتَتِنْ} فَأَمَرَ الَّذِي أَسْلَمَ أَنْ يَغْتَسِلَ وَلَمْ يَأْمُرْهُ بِتَأْخِيرِ الِاخْتِتَانِ. وَإِزَالَةِ الشَّعْرِ عَنْ الِاغْتِسَالِ فَإِطْلَاقُ كَلَامِهِ يَقْتَضِي جَوَازَ الْأَمْرَيْنِ. وَكَذَلِكَ تُؤْمَرُ الْحَائِضُ بِالِامْتِشَاطِ فِي غُسْلِهَا مَعَ أَنَّ الِامْتِشَاطَ يَذْهَبُ بِبَعْضِ الشَّعْرِ. وَاَللَّهُ أَعْلَمُ

Ditanyakan:
Tentang seorang laki-laki yang junub dia memotong kukunya, atau kumisnya, atau menyisir kepalanya apakah dia terkena suatu hukum? Sebagian orang telah mengisyaratkan hal   demikian dan mengatakan: “Jika seorang junub memotong rambut atau kukunya maka pada hari akhirat nanti bagian-bagian yang dipotong itu akan kembali kepadanya dan akan menuntutnya untuk dimandikan, apakah memang demikian?”

Jawaban
—————-
Telah shahih dari Nabi ﷺ yang diriwayatkan dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhuma,  yaitu ketika ditanyakan kepadanya tentang status orang junub, maka Beliau ﷺ bersabda: “Seorang mu’min itu tidak najis.” Dalam riwayat yang Shahih dari Al Hakim: “Baik keadaan hidup dan matinya”

Saya tidak dapatkan dalil syar’i yang memakruhkan memotong rambut dan kuku bagi orang yang junub.  Justru Nabi ﷺ  memerintahkan orang yang masuk islam, “Hilangkan darimu rambut kekufuran dan berkhitanlah.” Beliau juga memerintahkan orang yang masuk Islam untuk mandi. Dan beliau tidak memerintahkan agar potong rambut dan khitannya dilakukan setelah mandi. Tidak adanya perintah, menunjukkan bolehnya potong kuku dan berkhitan sebelum mandi. Begitu pula diperintahkannya (oleh Nabi) kepada  wanita haid untuk menyisir rambutnya padahal menyisir rambut akan merontokan sebagian rambutnya. Wallahu A’lam.” (Majmu’ Al Fatawa, 21/121)

Wallahu a’lam.


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

RIYADHUS SHALIHIN (26)​

📕 ​Bab Sabar – Maiyatullah​

​Al Quran Surat Al-Baqaroh:153​

وَقالَ تَعَالَى :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ [البقرة : 153]

​Artinya:​

​Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.​

​Al Quran Surat Muhammad:31​

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ [محمد : 31]

​Artinya:​

​Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.​

  وَالآياتُ في الأمر بالصَّبْر وَبَيانِ فَضْلهِ كَثيرةٌ مَعْرُوفةٌ .

​Dan masih banyak ayat-ayat lainnya tentang perintah sabar dan menjelaskan keutamaan sabar yang sudah di ketahui.​

           ☆☆☆☆☆

Ustadz Arwani akan membahas detail dalam kajian ​AUDIO​ di bawah ini.

Selamat menyimak.

 Download Audio 

Pernikahan Siri

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah…..
bagaimana hukumnya anak hasil pernikahan siri ( hamil stelah menikah siri ) dan bagaimana hubungannya dg saudara2nya yg mereka itu dilahirkan dr pernikahan yg sah. Terimaksih
Wassalamu’alaikum…

Jawaban
————–

و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته ،
Nikah Sirri bila dilihat dari penggunaan katanya sebenarnya bermakna nikah tanpa meramaikan dengan walimah atau tanpa pencatatan di hadapan hukum negara (dari kata ​sirriyah​ -diam atau tersembunyi,lawan dari  ​jahriah​,dikeraskan atau diumumkan).

Nikah Sirri ini halal hukumnya sepanjang terpenuhi semua rukun nikah: ​ada mempelai,wali,ijabqabul,mahar dan saksi​. Namun,meski sah dari sisi agama,pernikahan tanpa pencatatan hukum negara ini sebaiknya dihindarkan atau diupayakan untuk sesegera mungkin mendaftar ke KUA karena bila tidak,kelak dapat memunculkan beberapa implikasi sosial yang bisa menyulitkan pasutri sendiri.
Misalnya saja dalam hal pencatatan surat kelahiran anak,hubungan kepemilikan harta yang bernilai besar (misalnya membeli rumah),hubungan sewa-menyewa terutama yang menyangkut pihak ketiga,serta hutang piutang,banyak membutuhkan bukti-bukti pernikahan sebagai salah satu syarat tertib administrasinya.
Begitu pula dengan klaim asuransi atau klaim waris bila salah satu pasangan meninggal dunia,yang akan terhambat bila tak ada bukti otentik pencatatan pernikahan.

Tambahan lagi,perlu dipertimbangkan juga fitnah sosial dari masyarakat yang tidak mengetahui status hubungan resmi sang suami-istri.

Kalau dikembalikan pada Sunnahnya,pernikahan itu sendiri semestinya disebarluaskan kabarnya ke hadapan umum sebagaimana yang diperintahkan Rasulullah SAW,dari Aisyah RA,
“umumkanlah perkawinan dan selenggarakan lah di masjid-masjid serta buktikanlah untuknya rebana-rebana” (HR Ahmad dan At.Tirmidzi).

Begitu pula sabdanya yang lain dari Amir Ibnu Abdullah Ibnu al-zubair,dari ayahnya Ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
” sebarkanlah berita pernikahan” (HR Ahmad. Hadist shahih menurut hakim)

Perintah ini sesungguhnya juga mengandung tujuan agar orang tahu bahwa Fulan dan Fulana telah menjadi suami istri yang sah. Namun,untuk masa sekarang yang pola kehidupannya lebih kompleks dengan mobilitas tinggi dan jumlah penduduk lebih banyak,hanya membuat walimah dengan mengandung orang saja belum cukup.
Sumber : Majalah UMMI 2007

Wallahu a’lam.

Engkau mungkin kecil, namun harus bisa menumbangkan raksasa kebathilan​

​Kapal penebar ranjau Nusret.​

Nama kapal yang bermakna “bantuan dari Allah SWT” (نصرة) ini pernah ikut dalam pertahanan kekhilafahan Turki Utsmani di Gallipoli tahun 1915 sebagai bagian dari Perang Dunia Pertama. Nama adalah doa, kapal ini punya nama yang mengharumkan sejarah Turki.

Kapal Nusret ini dibangun pada 4 Desember 1911 di galangan kapal Schiff & Maschinenbau AG ‘Germania’ di kota Kiel, Jerman. Kapal ini masuk ke dalam jajaran angkatan bersenjata Turki Utsmani pada tahun 1913 yang dinakhodai oleh Letnan Tophaneli Hakkı dibawah pengawasan Letnan-Kolonel Geehl dari angkatan laut Jerman.

Pada bulan Februari 1915 kapal Nusret turut menyebar 26 ranjau baru pada bagian yang acak dari Selat Dardanelles. Dengan izin Allah SWT wilayah tebar ranjau ini memakan korban berbagai kapal perang Inggris seperti HMS Irresistible, HMS Ocean, serta kapal perang Perancis yang bernama Bouvet. Wilayah kerja kapal Nusret pada bulan tersebut juga memakan korban rusaknya kapal perang HMS Inflexible. Oleh sebuah kapal yang kecil, timbul kerugian lawan yang besar!

Setelah perang berakhir, kapal ini dikaryakan untuk berbagai tugas sipil seperti kapal bantu penyelaman, kapal tunda, dan pernah diusulkan untuk menjadi musium kapal pada tahun 1955. Tanpa disadari kapal bersejarah lagi berjasa ini dijual pada 1962 kepada pihak swasta yang kembali mengaryakannya hingga dalam sebuah kecelakaan ia tenggelam di dasar pelabuhan kota Mersin pada 1989. Tidak semua jasa akan dikenang, hanya yang ikhlash karena Allah SWT saja yang akan abadi.

Agung Waspodo, terus berdoa untuk kemerdekaan Palestina dan juga untuk kebaikan akhir hidupnya.

Çanakkale, 25 Juli 2017
Setelah tawaquf hingga syuruq di Yalı Cami dekat dermaga kota Çanakkale, berfoto bersama replika kapal penebar ranjau Nusret.

Jazirah Arab

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 10 Zulqa’dah 1438 H/ 04 Agustus 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 Judul Materi *JAZIRAH ARAB*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Adik-adik yang di Rahmati Allah, sesungguhnya Jazirah Arab itu tidak hanya terdiri atas gurun pasir. Ada banyak tanah subur yang telah dihuni sejak lama. Tanah-tanah subur itu terutama terletak di daerah pantai, seperti Yaman, Yamamah, Hadramaut, dan Ahsa. Di bagian tengah Jazirah Arab ada sebuah wilayah subur lain bernama Najd. Wilayah ini dikenal sebagai tempat asal kuda Arab yang termahsyur ke mana-mana.

Najd dan Yamamah juga terkenal sebagai penghasil gandum. Demikian banyak gandum yang dihasilkan sehingga konon mampu memenuhi kebutuhan seluruh penduduk Jazirah Arab yang ketika Nabi Muhammad dilahirkan berjumlah sekitar 10 juta- 12 juta jiwa. Di kota Madinah terdapat bukit -bukit yang baik untuk ditanami. Sementara itu, kota Thaif terkenal karena buah-buahannya.

Di luar daerah-daerah subur, Jazirah Arab dipenuhi gunung dan bukit-bukit batu yang besar. Tidak ada sungai mengalir. Suhu udaranya sangat panas. Karenanya, penduduk Arab umumnya suka mengembara. Mereka suka berpindah ke tempat mana saja yang dapat memenuhi keperluan hidup sehari-hari berserta hewan-hewan ternak mereka.

Adakah yang tau bahwa unta adalah Hewan serba guna? Nah berikut penjelasannya.

Unta adalah kendaraan yang sangat diandalkan penduduk gurun pasir. Ia dapat mengarungi gurun selama 17 hari tanpa minum. Walaupun pelan, jika dipacu unta dapat menempuh jarak sampai 300 km dalam sehari. Unta mau malahap ranting dan rumput pahit yang di jauhi kambing. Unta juga mau minum air berlumpur dan mengubahnya menjadi susu bermutu tinggi yang dapat digunakan sebagai obat tetes mata. Dagingnya dimakan, bulunya dibuat tali, kulitnya dapat menjadi aneka alat, mulai dari sandal sampai atap dan perisai perang. Air seninya menjadi sampo pencuci rambut. Kukunya dibakar dan diulek menjadi tepung untuk obat luka atau adonan kue. Kotorannya dapat dipakai sebagai bahan bakar. Unta adalah karunia Allah untuk penduduk gurun pasir.

kisah diambil dari buku Muhammad Teladanku 1

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Menolong Orang

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Selasa, 08 Dzulqaidah 1438H/ 1 Agustus 2017

📕 Ibadah

📝 Kak Trisa Y

*MENOLONG ORANG ADALAH…*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌈🎋🌈🎋🌈🎋🌈🎋🌈🎋

*Menolong orang karena Alloh adalah ibadah yang agung*

Barangsiapa melepaskan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di hari kiamat.

*Barangsiapa memudahkan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkannya di dunia dan akhirat.*

Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat, dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya.

*Dan barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu agama, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga dengan ilmu tersebut ,*

dan tidaklah ada satu kaum yang berkumpul di rumah Allah; membaca kitab Allah dan saling mengajarkannya di antara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dicurahkan kepada mereka rahmat, malaikat meliputi mereka dan Allah menyebut mereka di hadapan malaikat yang ada di sisi-Nya.

*Barangsiapa yang lambat amalannya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya.*

HR. Muslim dari Abu Hurairah RA

🌈🎋🌈🎋🌈🎋🌈🎋🌈🎋

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Penghalang- Penghalang Mengenal Allah( Lanjutan)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 24 Juli 2017/ 30 Syawal

📕 Ibadah

📝 Prima Eyza

📖 *Penghalang- Penghalang Mengenal Allah( Lanjutan)*

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤

اَلْمَوَانِعُ مِن مَعْرِفَةِ اللهِ

*🌤Penghalang-Penghalang Mengenal Allah🌤*
-Lanjutan-

Assalaamu’alaikum wrwb

🌤Adik-adik pemuda Islam kebanggaan umat, mudah-mudahan hari ini senantiasa dalam kebaikan iman dan kemuliaan Islam serta senantiasa dalam limpahan hidayah dari Allah SWT. Aamiin..

Pada rangkaian pembahasan-pembahasan sebelumnya tentang penghalang-penghalang mengenal Allah SWT, kita telah selesai mengupas satu per satu tentang lima jenis penyakit yang termasuk ke dalam kategori penyakit yang disebabkan oleh dorongan hawa nafsu (مَرَضُ الشَّهْوَةِ).

Kelima penyakit tersebut adalah
Kefasikan (الْفِسْقُ)
Sombong (الْكِبْرُ)
Zhalim/aniaya (الظُّلْمُ)
Kedustaan (الْكَذِبُ)
Dan banyak maksiat (كَثْرَةُ الْمَعَاصِي).

Dan kita telah pula tuntas mengkaji satu per satu tentang empat jenis yang termasuk ke dalam kategori penyakit yang disebabkan karena kecurigaan/keragu-raguan (مَرَضُ الشُّبْهَةِ). Keempat jenis penyakit tersebut adalah kebodohan (الْجَهْلُ), ragu-ragu (الْإِرْتِيَاُ), menyimpang (الْإِنْحِرَافُ), dan lalai (الْغَفْلَةُ).

Maka hari ini mari kita lanjutkan tema ini dengan pembahasan tentang akibat buruk dari kedua penyakit ini.

*▪ Dua Akibat*

Kedua penyakit ini –penyakit syahwat dan penyakit syubhat– jika terdapat pada diri seseorang, baik sebagiannya, apalagi keseluruhannya, maka akan mengantarkan kepada dua akibat besar yang sangat buruk bahayanya bagi diri orang tersebut.
Penyakit syahwat (dengan kelima macamnya) menyebabkan manusia tersebut DIMURKAI OLEH ALLAH SWT ( اَلْمَغْضُوْبُ عَلَيْهِمْ ).
Sedangkan penyakit syubhat (dengan keempat macamnya) menyebabkan manusia tersebut TERSESAT ( اَلضَّالُّوْنَ ) dari jalan kebenaran.

*▪Mana yang Lebih Berat ?*

Tentu penyakit syahwat (penyakit yang disebabkan oleh dorongan hawa nafsu) dalam mengenal Allah SWT (ma’rifatullaah) jauh lebih berat daripada penyakit syubhat (penyakit yang disebabkan karena keragu-raguan).
Sebab, kadangkala seseorang bisa saja tidak terkena penyakit syubhat (keragu-raguan) disebabkan mereka sudah berilmu dan tetap berada pada jalan-jalan menuntut ilmu, namun dikarenakan masih ada penyakit syahwat (dorongan hawa nafsu) dalam mengenal/memahami Allah SWT, maka tetap saja mengakibatkan mereka menjadi jauh dari hidayah (petunjuk kebenaran) dan dimurkai oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

Oleh karena itu :
► Orang yang terkena penyakit syahwat (hawa nafsu) menyebabkan dirinya DIMURKAI ALLAH SWT (اَلْمَغْضُوْبٌ عَلَيْهِمْ).
Firman Allah SWT dalam QS. Al Fatihah [1] ayat 7,

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ …

“(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai …”
   
► Sedangkan yang terkena penyakit syubhat (keragu-raguan) menyebabkan dirinya TERSESAT (اَلضَّالُّوْنَ).
Firman Allah SWT di ayat yang sama dalam QS. Al Fatihah [1] ayat 7,

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

“(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Na’udzubillaah tsumma na’udzubillaah… Kita berlindung kepada Allah dari hal yang demikian…
Dan mudah-mudahan kita semua terhindar serta mampu menjauhkan diri dari dua akibat besar tersebut yang akan menyeret diri kita pada keburukan dan kerugian.
Senantiasa kita memohon kepada Allah SWT dalam setiap lafazh surah Al Fatihah ayat 7 tersebut, agar Allah Ta’ala senantiasa menunjuki kita kepada jalan yang lurus, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Aamiiin…

Wallaahu a’lam bishshowab…
Bersambung…

🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤⛱🌤

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

SUKU-SUKU KAHLAN YANG BERHIJRAH

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 04 Zulqadah 1438 H/ 20 Juli 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 Judul Materi *SUKU-SUKU KAHLAN YANG BERHIJRAH*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Hari ini kita akan mengenal suku-suku kahlan yang berhijrah dapat di bagi menjadi 4 golongan :

1) *Azad*

    Perpindahan mereka dipimpin oleh pemuka dan pemimpin mereka, Imran bin Amru Muzaiqiya mereka berpindah pindah di negeri Yaman dan mengirim para pemandu lalu berjalan ke arah utara dan timur. Dan inilah rincian akhir tempat-tempat yang pernah mereka tinggali setelah perjalanan mereka tersebut : Tsa’labah bin Amru pindah dari azad menuju Hijaz, lalu menetap di antara Tsa’labiyah dan Dzi Qar. Setelah anaknya besar dan kuat dia pindah ke Madinah dan menetap di sana. Di antara keturunan Tsa’labah ini adalah aus dan khazraj yaitu dua orang anak dari Haritsah Bin Tsa’labah.

Diantara keturunan mereka yang bernama Haritsah bin Amr ( atau yang dikenal dengan Khuza’ah ) dan anak keturunannya berpindah ke Hijaz, hingga mereka sehingga Mur azh-syahran, yang selanjutnya membuka tanah suci dan mendiami Mekah serta mengusir penduduk aslinya, Al-jarahimah. Sedangkan Imran Bin Amr singgah di oman lalu bertempat tinggal di sana bersama anak-anak keturunannya yang disebut Ada Oman sedangkan kabilah-kabilah Nashr bun Al Azd menetap di tihamah yang disebut Azd Syanuah. Jafnah bin Amr pergi ke Syam dan menetap di sana bersama anak keturunannya. Dia dijuluki Bapak para Raja Al-Ghassasinah, yang dinisbatkan kepada mata air di hijaz yang dikenal dengan nama Ghassan, yang telah mereka singgahi sebelum akhirnya pindah ke Syam.

2) *Lakhm dan Jutaan*

Mereka pindah ke timur dan Utara. Tokoh di kalangan mereka adalah nashr bin rabi’ah pemimpin raja-raja al-mundzir di Hirah.

3) *Bani Tha’i*

Setelah Azad berpindah, mereka berpindah ke arah utara hingga singgah diantara dua gunung, Aja’ dan Salma.Mereka menetap di sana hingga mereka dikenal dengan sebutan Al-jabalani ( 2 gunung ) di gunung Thayyi’.

4) *Kindah*

Mereka singgah di Bahrain lalu terpaksa meninggalkannya dan singgah di Hadramaut. Namun nasib mereka tidak jauh berbeda saat berada di Bahrain hingga mereka pindah lagi Najd. Disana mereka mendirikan pemerintahan yang besar dan kuat. Tetapi Secepat itu pula mereka punah dan tak meninggalkan jejak. Di sana masih ada satu kabilah dari himyar yang diperselisihkan asal keturunannya, yaitu Qudha’ah. Mereka hijrah meninggalkan Yaman dan menetap di pinggiran Iraq.

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c
[28/7 13:50]

Manajemen Waktu

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu , 26 Juli 2017/ 02 Dzulqo’idah

📕 Akhlak

📝 Kak Lelisya

*📖 MANAJEMEN WAKTU*
~~~~~~~~~~~~~~~~
🍄⏰🍄⏰🍄⏰🍄⏰🍄

*🌤Manjemen Waktu*

⏰ Seorang muslim yang taat maka sudah selayaknya menjadikan hari-harinya  menjadi sesuatu yang memiliki kemanfaatan baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Agar tiap hari waktunya bermanfaat, maka selayaknya setiap muslim dapat mengatur waktunya dengan baik sehingga tidak terbuang sia-sia.

*Waktu Adalah Nikmat Yang Agung*

⏰ Allah banyak bersumpah dengan waktu. Tidak lain karena keagungan nikmat waktu dan begitu urgensinya dalam kehidupan anak manusia. Allah bersumpah dengan waktu dhuha, waktu malam, siang, dan bahkan dengan waktu itu sendiri. “Demi masa”. Rasulullah saw melarang kita mencaci waktu. Karena waktu adalah hamba Allah yang senantiasa tunduk dan berserah diri kepada-Nya. Maka atas perintah-Nya dia berlalu dan melaju bagaikan badai tanpa ada yang sanggup menghentikannya kecuali Allah yang maha perkasa. Beliau juga bersabda:

نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس: الصحة والفراغ .

Dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu darinya, yaitu kesehatan dan waktu luang.

*Waktu Adalah Umur dan Kesempatan*

⏰ Adalah keberadaan kita. Ia bagaikan ruang yang membatasi kita. Tanpanya kita benar-benar tiada. Dialah Allah yang selalu mendatangkan waktu itu  silih berganti sehingga hari kemarin tak akan dapat kita jumpai lagi. Bahkan sedetik waktu yang telah berlalu itu terlalu jauh kebanding setahun yang akan datang. Karena setiap yang akan datang itu dekat. Orang yang bertanggungjawab hanyalah orang yang menghargai waktu-waktunya. Adapun mereka yang menyia-nyiakannya maka ia pasti menuai kerugian besar. Yang bisa dilakukannya hanya menjawab tanggung saja!! Ia hidup dalam keadaan  mati,   meskipun  ia berjalan di muka bumi, masih merah warna darahnya serta berdetak pompa jantungnya. Inilah  makna yang  tersirat dari ucapan orang-orang kafir ketika mereka ditanya,”Berapa tahunkah   lamanya engkau  tinggal di bumi? Mereka menjawab  kami  tinggal di bumi sehari atau setengah hari”.

⏰ Jawaban itu menunjukkan bahwa seakan-akan mereka hidup hanya sehari atau setengah hari saja. Padahal sebenarnya diantara mereka ada yang hidup selama enam puluh tahun, ada yang hingga delapan  puluh tahun dan bahkan  ada yang  seratus tahun. Namun mereka tidak memahami arti umur, tidak mampu menguasai dan mengisinya sehingga merasa bahwa perjalanan hidupnya di dunia serasa begitu singkat, mengingat mereka tidak mengetahui masalah akhirat. Mereka hanya mengonsentrasikan pada masalah keduniawian belaka. Waktu-waktu yang dilaluinya berisi kesia-siaan semata

⏰ Waktu adalah kesempatan untuk berbuat baik dan berbekal di hari kemudian. Dan ketika  maut menjemput, maka saat itulah hilang sudah kesempatan kita. Yang tersisa hanyalah kenangan atau penyesalan. Tak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki ataupun menambah kebaikan itu. Hilangnya kesempatan bagi orang lain merupakan pelajaran berharga bagi setiap orang yang takut kepada Allah dan hari pembalasan. Sehingga seusai Allah menceritakan adzab yang membinasakan Fir’aun Allah berfirman :

إن في ذلك لعبرة لمن يخشى

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut.

*Manajemen Waktu Dalam Islam*

⏰ Tugas dan kewajiban kita sebagai manusia terlalu banyak. Sedang waktu membatasi ruang gerak dan usaha kita. Dilihat dari sisi waktu dan kepentingannya pekerjaan itu bermacam-macam dan bertingkat. Dari situlah seorang mukmin harus memandang, memilih dan memilah berbagai pekerjaannya.

⏰ Dahulukan yang wajib dari yang sunnah atau mubah. Karena takwa itu terletak pada pekerjaan yang diwajibkan dan meninggalkan yang di haramkan. Bukan pada pekerjaan yang sunnah. Disanalah terletak tuntutan dan pertanggungjawaban!! Jika seseorang melalaikan yang wajib, maka cacatlah atau bahkan batallah ketakwaannya. Namun jika meninggalkan yang sunnah, maka tidaklah merubah ketakwaannya.

⏰ Manajemenlah waktu kita dengan sebaik-baiknya semisal : usahakan sholat fardhu kita tepat waktu, jangan sampai dengan seabrek aktivitas melalaikan waktu sholat fardhu kita..

⏰Sobat MFT yang dimuliakan Allah swt, ibarat pepatah mengatakan : waktu adalah pedang….maka dari itu berhati-hatilah

~~~~~~~🍄🍁🌺
~~~~~~~🌺🌸☘

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

TAUBAT

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Selasa , 25 Juli 2017/ 01 Dzulqo’ idah

📕 Ibadah

📝 Trisa Yunita

*📖TAUBAT*

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝

_Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:_
_*Wahai manusia, hendaknya kalian bertaubat dan memohon ampunan kepada Alloh. Sesungguhnya aku bertaubat sebanyak seratus kali dalam sehari*_
HR. Muslim

*Taubat?? Apa manfaatnya??*

1. Karena taubat itu adalah perintah Alloh, maka melakukannya merupakan *sumber segala kebaikan*.. dan itu berarti sumber kebahagiaan dunia akhirat..

Bahkan.. Sekalipun Nabi telah diampuni dosa2nya oleh Alloh.. beliau tetap melakukannya.. 100 kali atau 70 kali dalam sehari..

2. *Disenangi Alloh..*
_Sungguh Alloh lebih senang dengan taubat seorang hambaNya tatkala ia bertaubat kepada Nya. Melebihi kesenangan laki laki yg jatuh dari untanya dan kehilangan untanya di padang sahara (lalu ia menemukan nya kembali)_

Bertaubatlah.. karena taubat itu.. salah satu ciri kekasih Alloh..

🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝🦋🐝

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c
[26/7 12:22]