๐ฟ๐ Pertanyaan
Assalamu’alaikum ustadz/ah..
Mengenai proses menjual barang dengan cara lelang (lelang barang antik, perhiasan, barang ex Orang Terkenal) yang cara pelaksanaannya biasanya :
– langsung di depan banyak calon pembeli.
– terus mencari harga tertinggi sampai tidak ada lagi yg menawar lebih tinggi.
– harga barang jadi tidak wajar bahkan bisa sangat mahal …sangat fantastis.
1. Bagaimana hukumnya proses menjual seperti itu ?
2. Apakah termasuk ” Jual Beli Najsyi” ( materi Manis, Jual Beli Najsyi, Ust. Rikza Maulan, Lc. M.Ag)
3. Bagaimana juga jika lelang tersebut untuk ‘amal baik (bantuan kemanusiaan untuk korban perang, bencana, dll.)
Mengingat bisa ada faktor gengsi di depan khalayak sewaktu membelinya dan sesudahnya ada kemungkinan menyesal. # I-06
Jawaban
๐ฟOleh: Ustadz Rikza Maulan, Lc.M.ag
ู ุนูููู ุงูุณูุงู ู ุฑุญู ุฉ ุงููู ู ุจุฑูุงุชู ุ
1. Hukum jual beli lelang adalah boleh. Istilah fiqh nya bai’ muzayadah. Dahulu Rasulullah Saw pernah menjual semacam pelana kepada para sahabatnya, ‘Siapakah yg mau membeli ini?” Lalu ada sahabat yg mengatakan, “saya membelinya dgn harga 1 dirham.” Kemudian Rasulullah Saw bertanya lagi, “adakah yg mau membeli lebih dari itu? Kemudian ada sahabat lain yg mau membelinya dgn harga 2 dirham.”
Namun syaratnya jual beli lelang harus dilakuakan secara fair, terbuka dan sesama peserta memahami bahwa sistemnya adalah seperti itu.
Adapun jika dalam lelang harga jadi melambung tinggi, maka tidak mengapa selama prosesnya dilakukan secara fair dan terbuka, sesuai dengan mekanisme pasar secara umum.
2. Jual beli najsyi adalah jual beli dgn meninggikan harga penawaran barang, agar si pembeli tertipu dan membeli barangnya dgn harga tinggi. Dan hal tersebut merupakan inisiatif dari si pedagang, sementara si pembeli tidak tahu harga sebenarnya. Terkadang bentuknya si penjual meminta bantuan teman-temannya untuk pura – pura menawar dengan harga tinggi, supaya ketika ada calon pembeli yg sebenarnya, ia terpengaruh oleh tawaran tinggi dari orang-orang yang sebenarnya adalah temannya si pedagang. Jual beli seperti ini adalah dilarang.
3. Lelang untuk apa saja boleh, termasuk untuk amal sosial dan bantuan kemanusiaan, selama prosesnya terbuka, fair dan adil.
Wallahu A’lam.
๐ฟ๐บ๐๐๐ท๐น๐ป
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow IG MANIS : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
๐ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 5512 212 725
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130








