πΏπΊπππΌππ·πΉ
π Pemateri: Ustadz Agung Waspodo, SE, MPP
Keberhasilan Snouck Hurgronje dalam mempengaruhi kebijakan Belanda untuk menjaga kelangsungan penjajahan atas Hindia Belanda sudah banyak dibahas, walau belum benar-benar tuntas.
β οΈ Namun sering diabaikan adalah peran para informannya serta keterlibatan mereka di belakang layar dalam membentuk persepsi Snouck Hurgronje. β οΈ Entah itu, atau Snouck sendiri sudah punya target dan hanya memanfaatkan “insider look” dari para informan pribumi tersebut.
1 & 2. Sebut saja Raden Aboe Bakar Djajadiningrat (1854-1914) dan dr. Abdul Ghaffar ibn Abdurrahman al-Baghdadi yang banyak membantunya selama di Jeddah dan Makkah.
3 & 4. Juga, Muhammad Rusjdi sebagai Penghulu (Hoofd) Aceh dan Teungku Muhammad Nurdin sebagai sekretarisnya selama penugasan di Aceh.
5. Sayid Uthman (Osman/Utsman, 1822-1913) seorang keturunan Arab yang diangkat menjadi Mufti Betawi karena cenderung akomodatif terhadap pemerintah Belanda.
6. Hasan Mustapa (1852-1930) yang menyertainya keliling Tatar Sunda dan Jawa, kemudian diangkat menjadi Penghulu (Hoofd) Kutaraja 1893-95 dan Hoofd Bandung sejak 1896.
Buku karya Dr. Jajang A. Rohmana ini mengupas sosok informan keenam yaitu Haji Hasan Mustapa yang lahir di Garut tahun 1852. Beliau adalah sastrawan Sunda terbesar dengan puluhan karya prosa dan belasan ribu bait puisi Dangding Sunda.
Haji Hasan Mustapa pernah tinggal di Makkah selama belasan tahun (1860-62, 1869-73, 1880-1885) dan bertemu Snouck Hurgronje di kota suci pada akhir mukimnya. β οΈ Perlu diketahui bahwa Snouck Hurgronje menyusup ke Makkah dengan mengaku mualaf dalam rangka memata-matai jama’ah haji Hindia Belanda. Melihat potensi yang dimiliki Hasan Mustapa, Snouck Hurgronje berjanji akan bertemu kembali. Menurut Algadri, baik Aboe Bakar Djajadiningrat maupun Haji Hasan Mustapa menjalin hubungan baik dengan Snouck bukan semata karena kemanfaatan kedekatan dengan seorang pejabat Belanda, β οΈ namun adanya keyakinan bahwa Snouck adalah muslim sejati.
Surat-menyurat antara Mustapa dan Hurgronje ditulis menggunakan bahasa Arab fushah karena keduanya menguasai bahasa tersebut. Mereka berdua bertemu kembali pada tahun 1889 ketika Snouck Hurgronje ditugaskan ke Hindia Belanda. Haji Hasan Mustapa direkomendasikannya menjadi Hoofd Kutaraja yang dijabat tahun 1893-1895. Hasan Mustapa dipindahkan menjadi Hoofd Bandung pada 1896; jabatan yang diembannya cukup lama hingga tahun 1917.
Tidak lama setelah itu Snouck Hurgronje menikahi Sangkana (w. 1896) puteri Penghulu Besar Ciamis, Muhammad Ta’ib. Snouck Hurgronje dikaruniai empat anak dari Sangkana, yaitu Salmah Emah, Umar, Aminah, dan Ibrahim. Setelah Sangkana wafat, Snouck Hurgronje menikahi Siti Sadijah (1885-1974) pada tahun 1898 pada usianya 13 tahun. Snouck Hurgronje dikaruniai R. Jusuf sebagai anak semata wayangnya. Siti Sadijah adalah anak Wakil Penghulu Bandung, R.H. Muhamad Su’eb.
Setelah Snouck Hurgronje kembali ke Belanda pada tahun 1906, Hasan Mustapa terus menjalin komunikasi via surat hingga 9 Agustus 1923 beberapa tahun sebelum beliau meninggal tahun 1930. β οΈ Snouck memanfaatkan kedekatan tersebut untuk terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah Hindia Belanda atas Ummat Islam; khususnya tentang Islam dalam praktik lokal serta dunia Tarekat. Menurut Dr. Jajang Rohmana, informasi tentang tarekat yang disampaikan oleh Haji Hasan Mustapa “cukup melembutkan” pandangan Snouck atas “bahaya tarekat” pasca Pemberontakan Cilegon 1888.
Snouck Hurgronje (lahir 1857) yang pernah menyatakan dibaiat dalam Tarekat Syattariyah itu mati pada tahun 1936 di Belanda. Apakah Hasan Mustapa dimanfaatkan oleh Snouck Hurgronje tanpa beliau sadari atau sebaliknya, masih perlu direnungkan kembali.
Agung Waspodo, masih merekonstruksi sejarah pengagas kebijakan Islamophobia ini beserta orang-orang yang ada di sekelilingnya. Masing terus “gas poll” untuk bacaan di bulan Syawwal 1439 Hijriyah.
Depok, 4 Syawwal 1439 Hijriyah
ππΊπππΊππ
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow IG MANIS : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
π±Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
π° Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 5512 212 725
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812





