๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
๐ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA.
ุงูู ุคู ู ุจุดุฑู ูู ูุฌูู ูุญุฒูู ูู ููุจู
“Seorang mukmin itu kegembiraannya tampak di wajahnya dan kesedihan tersimpan dalam hatinya”
Hidup ini memang tidak selalu di isi dengan senda gurau dan kebahagian, kadang ia juga dipenuhi dengan airmata dan darah untuk meraih syurga Nya yang seluas langit dan bumi , bahkan nabi saw berpesan:
“ุงูุฌูุฉ ุชุญุช ุธูุง ุงูุณููู”
Syurga itu di bawah
bayang bayang pedang”
Mempamerkan kesedihan dan kesulitan tidaklah meringankan penderitaan itu sendiri kecuali hanya memperjelas bahwa kita adalah pribadi yang mudah rapuh.
Ulama berkata:
“ุงูุฌุฒุน ูุง ูุฑุฏ ุงููุงุฆุช ูููู ูุณุฑ ุงูุดุงู ุช
“Berkeluh kesah tidak mengembalikan apa yang luput melainkan hanya membuat senang mereka yang suka mencibir”
Hiasilah lisan dengan sering membicarakan nikmat yang kita peroleh daripada kesulitan yang menguji, karena umumnya hidup ini lebih banyak bahagianya dari pada sedihnya, lebih sering sehatnya dari sakitnya, lalu kenapa lisan ini pelit bersyukur dan kaya untuk mengeluh?
Tersenyumlah walau pahit dan getir yang kau rasakan dalam kehidupan, karena senyuman di bibir para pejuang adalah obat yang membuat nya selalu untuk bertahan dan itulah pemenang kehidupan.
Nabi saw bersabda:
“ูุง ุชุญุชูุฑู ู ู ุงูู ุนุฑูู ุดูุฆุง ููู ุฃู ุชุงููู ุฃุฎุงู ุจูุฌู ุทูู”
Janganlah menghina kebaikan sedikitpun walau engkau bertemu saudaramu dengan wajah yang ceria.
Allah berfirman:
“ูุฃู ุง ุจูุนู ุฉ ุฑุจู ูุญุฏุซ
“Dan bicarakanlah nikmat Tuhanmu”
Ayat ini mengajak nabi saw untuk menyampaikan nikmat Allah yang berlumur kepadanya yaitu kenabian dan Al Quran, demikian jelas Ibnu Arabi dalam Ahkamul Al Quran
Suatu hari ada seorang sahabat nabi saw yang berpakaian dengan baju yang robek, lalu nabi menegurnya
“Tidakkah engkau punya baju yang bagus??”
Seraya bersabda:
“ุฅู ุงููููฐู ุฅุฐุง ุฃูุนู ุนูู ุนุจุฏ ุจูุนู ุฉ ุฃุญุจ ุฃู ูุฑู ุฃุซุฑ ูุนู ุชู
“Sesungguhya Allah jika Ia memberi nikmat kepada seorang hamba, maka ia suka melihat bekas nikmat Nya itu”
Perlihatkanlah diri sebagai orang yang bertabur anugerah Nya walau kita tidak menafikan adanya cobaan dan ujian dalam kehidupan, namun itu semua bukanlah alasan bagi kita untuk selalu bersyukur dan berbagi kebahagiaan dalam segala keadaan.
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
๐ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812





