Persiapkan Diri Menyambut Ramadhan

0
30

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🌹

📝 Khutbah Jum’at Oleh: Ustadz Dwi Budiyanto , M.Hum(IKADI DIY)

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ شَرَعَ الصِّيَام وَالْقِيَام، لِيَرْفَعَ دَرَجَاتِنَا وَيُطَهِّرُنَا مِنَ الذُّنُوْبِ وَالْآثَام.
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَه، ذُوْ الْجَلَالِ وَالْإِكْرَام، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمَّداً عَبدُهُ ورَسُولُه، أَفْضَلَ مَنْ قَامَ وَصَام، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ صَلاَةً دَائِمَةً عَلَى مَرِّ السِّنِيْنَ وَالْأَيَّام، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَان.
أَمَّا بَعْد؛
فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَ نَفْسِى بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، قَالَ اللّٰهُ تَعَالَىٰ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:((يَأَ يُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ))

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Ramadhan insya Allah tinggal hitungan hari. Kita selalu memohon kepada Allah ta’ala agar kita dipertemukan dengan Ramadhan sekaligus diberi kekuatan dan kemudahan oleh Allah ta’ala untuk beramal salih di dalamnya. Al-Quran senantiasa menggambarkan amal salih sebagai perlombaan dan kita didorong untuk berlomba-lomba setiap saat dalam kebaikan.

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللهُ جَمِيعًا إِنَّ اللهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.s. Al-Baqarah, 2: 148)

Fastabiqul khairat. Berlomba-lombalah di dalam kebaikan. Kita didorong untuk terus berlomba dalam kebaikan, bukan berleha-leha. Ini pula yang dapat kita maknai dari firman Allah ta’ala:

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوْنَ

“Dan untuk yang demikian itu hendaklah orang berlomba-lomba.” (Q.s. Al-Muthaffifin, 83: 26).

Jika hari-hari di luar Ramadhan adalah perlombaan, maka amal-amal di bulan Ramadhan layaknya sebuah olimpiade. Untuk memenangkan olimpiade amal itu, tentu setiap Muslim harus memiliki bekal yang memadai. Seperti halnya para atlet dalam saat mereka hendak mengikuti sebuah olimpiade. Apa saja persiapan yang diperlukan?

Pertama, persiapan ilmu. Bekal ini diperlukan tidak hanya agar amal kita terbimbing ilmu, tetapi juga agar setiap muslim memiliki semangat untuk mengejar keutamaan amal sepanjang Ramadhan. Mengikuti kajian-kajian seputar Ramadhan merupakan salah satu langkah untuk menyiapkan bekal ini. Islam mendorong agar setiap amal ditunaikan dengan landasan ilmu yang kokoh.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

“Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu” (Q.s. Muhammad [47]: 19).

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah menjadikan ayat ini sebagai dasar keutamaan ilmu. Hal ini seperti teriwayatkan bahwa Sufyan pernah membaca ayat ini, lalu mengatakan, “Tidakkah engkau mendengar bahwa Allah memulai ayat ini dengan mengatakan ‘ilmuilah’, kemudian Allah memerintahkan untuk beramal?” (Fathul Bari, Ibnu Hajar, 1/108).

Segarkan kembali pengetahuan kita tentang keutamaan ibadah di bulan Ramadhan, fikih Ramadhan, dan bagaimana para salafus-salih mengisi Ramadhan, sehingga kita memasuki bulan suci ini dengan dasar keilmuan yang sahih dan semangat yang menyala-nyala.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Kedua, perbanyak pemanasan dan latihan jelang Ramadhan. Sebagaimana sebuah olimpiade, setiap peserta pertandingan semestinya bersiap diri dengan latihan yang serius. Begitulah selayaknya Ramadhan kita hadapi. Itulah sebabnya, para salih di generasi terbaik Islam menjadikan bulan Sya’ban sebagai pemanasan dan latihan sebelum memasuki Ramadhan.

Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah menuturkan, “Dahulu kaum Muslimin jika telah memasuki bulan Sya’ban, mereka meningkatkan kesibukan membaca al-Quran dan mengeluarkan zakat.”

Tanpa pemanasan dan latihan, kita akan memasuki Ramadhan dengan kondisi ala kadarnya. Diperlukan mujahadah (kesungguhan) untuk melatih diri kita di dalam amal. Beberapa hari menjelang Ramadhan ini, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mulailah pemanasan dalam membaca al-Quran, dzikir, tahajud, dan sebagainya. Semoga dengan cara demikian, Allah menuntun kita untuk lebih mudah beramal. Siapa yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan kepada Allah maka Allah akan bimbing untuk lebih mudah dalam ketaatan pula.

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Q.s. Al-Ankabut: 69).

Ketiga, perbanyak taubat. Menjelang Ramadhan perbanyaklah istighfar dan memohon ampunan Allah. Dengan langkah demikian, semoga Allah mudahkan kita untuk semakin taat kepada-Nya. Jika yang lalai (ghaflah) akan cenderung jauh dari ketaatan. Jika yang bersih, akan dimudahkan memperoleh pengarahan dari Allah ta’ala.

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat”. (Q.s. Hud: 3).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Yang Keempat, memohon kemudahan untuk beramal salih. Sungguh, diri ini tidak kuasa menumbuhkan dorongan kuat untuk beramal, kecuali atas kehendak dan pertolongan Allah Subhanahu wa ta’ala. Oleh karena itu, mohonlah kepada Allah agar diberikan kemudahan untuk beramal salih dan meninggalkan kemunkaran. Ada banyak doa yang dituntunkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya, dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ

“Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan 3kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.” (H.r. Tirmidzi
no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).

Semoga Allah berikan kesempatan untuk kita berjumpa dengan Ramadhan dan mengisinya dengan amal salih dan diterima oleh Allah ta’ala. Marilah kita dorong keluarga kita untuk meraih kemuliaan Ramadhan.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الآيَاتِ وَالِّذكْرِ الْحَكِيمِ ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Khutbah Kedua

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْن.
أَمَّا بَعْدُ؛
فَيَا عِبَادَ الله، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ التَّقْوَى، وَأَطِيْعُوْهُ فِي السِّرِّ وَالنَّجْوَى.
ثُمَّ صَلُّوا وَسَلِّمُوا عَلَى الْهَادِي الْبَشِيْر، وَالسِّرَاجِ الْـــمُنِيْر، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْفَضْلِ الْكَبِيْر. فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ: ﴿إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً﴾
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ.
اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَان، وَبَلِّغْنَا رَمَضَان
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَ اللهِ: إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر

🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here