Materi Kajian ManisMotivasi Islam

Bagi Jiwa yang Sedang Bersedih

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika

Kesedihan akan dirasakan oleh seorang hamba bila ada hal yang luput dari pengharapannya.
Atau terkadang lantaran cemoohan orang lain yang tak suka padanya.
Juga kala Allah timpakan kesulitan yang membuat hatinya menggulana.

Tak perlu risau, Allah sudah berkata dalam firman Nya. “Janganlah bersedih, Allah bersama kita.”
Namun penyadaran diri itu tak mudah adanya.
Lantaran dada pun terasa sesak oleh segala rasa.

Semua butuh mujahadah.
Walau berjuang untuk bangkit itu tak mudah.
Janganlah menyerah.
Ada banyak cara agar jiwa yang bersedih berakhir sudah.

Bagaimana Rasulullah mengajarkan bila kesedihan tak kunjung usai?

1. Segeralah berdzikir agar rasa sedih di hati segera berakhir.
โ€œKetahuilah hanya dengan berdzikir kepada Allah hati menjadi tenang dan tentram.โ€ (QS. Ar-Raโ€™d: 28)

2. Perbanyaklah tilawah agar jiwa semakin berserah.
โ€œHai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, maka Allah akan menolongmu dan mengukuhkan pendirianmu.โ€ (Q.S. Muhammad: 7)

3. Perbanyaklah shalat, yakinlah setiap masalah seberat apa pun pasti terlewat.
โ€œJadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuโ€ (QS. Al Baqarah: 45).

4. Memperbesar tawakal, agar keajaiban hadir dengan optimal.
“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (At Thalaq:2)

5. Mengadukan masalah hanya kepada Allah.
โ€œSesungguhnya aku hanya mengadukan kesedihanku, kesusahanku, hanya kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala.โ€ (QS. Yusuf: 86)

6. Menguatkan iman, segala yang terjadi pasti terselesaikan.
โ€œWahai manusia, telah datang kepada kamu peringatan dari Rabbmu dan penyembuh apa yang ada di dadamu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.โ€ (QS. Yunus: 57)

7. Memperbanyak doa sebagai tanda diri tiada daya.
“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya,”(Yunus:12)

Tak ada yang berat bila bersandar kepada Allah Yang Maha Hebat.
Tak perlu gusar karena ada Allah yang Maha Besar.
Tak usah khawatir saat sadar bahwa Allah penggenggam segala takdir.

Wallahu A’lam

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

๐Ÿ“ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

๐Ÿ’ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *