HaditsUstadz Menjawab

Bagaimanakah Kedudukan Hadits Perintah Sholat ?

Pertanyaan

Assalamu’alaikum wrwb  Ustadz saya mau tanya apakah kedudukan  hadist ttg diperintahkannya Rosul Muhammad saw solat dr 50x ke 5 x ? Shahih Atau dhoif ? Bagaimana memahaminya?   = A 39


Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh, Bismillah wal Hamdulillah …

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:

فُرِضَتْ عَلَى النّبِيّ صلى الله عليه وسلم لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ الصَلوَاتُ خَمْسِينَ، ثُمّ نُقِصَتْ حَتّى جُعِلَتْ خَمْساً، ثُمّ نُودِيَ: يا محمدُ: إِنّهُ لاَ يُبَدّلُ الْقَوْلُ لَدَيّ وَإِنّ لَكِ بِهَذِهِ الْخَمْسِ خَمْسينَ

“Telah difardhukan kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam shalat pada malam beliau diisra`kan 50 shalat. Kemudian dikurangi hingga tinggal 5 shalat saja. Lalu diserukan, “Wahai Muhammad, perkataan itu tidak akan tergantikan. Dan dengan lima shalat ini sama bagi mu dengan 50 kali shalat.” (HR. At Tirmidzi No. 213, katanya: hasan shahih gharib. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 213)

Dalam kisah Isra Mi’raj yang panjang, Nabi Muhammad ﷺ berjumpa dengan Nabi Musa ‘Alaihissalam. Ketika turun kewajiban shalat  50 kali dalam sehari, Nabi Musa ‘Alaihissalam mengusulkan kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk meminta kepada Allah ﷻ agar dikurangi menjadi 5 waktu saja, sebab umatnya tidak akan sanggup. Kisah ini SHAHIH dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Tidak ada masalah apa pun pada hadits itu dan semisalnya. Tidak ada yang mendhaifkannya kecuali orang –orang jahil terhadap ilmu hadits. Tidak yang menganggap bahwa Allah ﷻ “bingung” dengan perintahnya sendiri kecuali orang-orang kufur. Tidak ada yang menganggap Nabi Musa ‘Alaihissalam itu lebih tahu dari Allah ﷻ tentang kemampuan manusia, kecuali anggapan orang-orang yang belum paham.

Hal yang biasa, pada sebuah perintah lalu di mansukh (direvisi) oleh Allah ﷻ. Dahulu Jihad dilarang kemudian, diperintahkan  oleh Allah ﷻ. Dahulu dilarang berperang di bulan-bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab), lalu Allah ﷻ menghapus larangan itu, dan sebagainya.

Semua ini terjadi atas kehendak dan keluasan hikmah dan ilmuNya yang sempurna atas hamba-hambaNya. Begitu perubahan beban shalat dari 50 menjadi 5. Tidak ada yang perlu dirisaukan dengan itu.

Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thariq


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *