Siroh dan TarikhUstadz Menjawab

Siapakah Ulama Salaf?

Pertanyaan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة

Ustadz…
Izin bertanya.
Apakah metode penentuan ulama dikatakan ulama salaf harus pernah jumpa dengan tabi’in saja Ustadz? Bagaimana dengan kurun waktu masa hidupnya yang masuk dalam 300 tahun pertama hijriah?

🍃🍃🌸🍃🍃🌸


Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاتة

Bukan 300 tahun, tapi 3 zaman atau 3 generasi.. sahabat, tabi’in, dan tab’iut tabi’in.

Sebenarnya ada beberapa pendapat tentang definisi salaf dan batasannya.

Syaikh Muhammad bin Khalifah at Tamimi menyebutkan ada tiga, yaitu:

Pertama. Salaf adalah para sahabat nabi saja.

Kedua. Salaf adalah para sahabat nabi dan tabi’in.

Ketiga. Salaf adalah para sahabat nabi, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in. Ini pendapat mayoritas.

Lalu, Beliau menyimpulkan:

وَالْقَوْلُ الصَّحِيحُ الْمَشْهُورُ الَّذِي عَلَيْهِ جُمْهُورُ أَهْلِ السُّنَّةِ هُوَ أَنَّ الْمَقْصُودَ بِالسَّلَفِ الصَّالِحِ هُمُ الْقُرُونُ الثَّلَاثَةُ الْمُفَضَّلَةُ الَّذِينَ شَهِدَ لَهُمُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْخَيْرِيَّةِ، حَيْثُ قَالَ: “خَيْرُ الْقُرُونِ الْقَرْنُ الَّذِي بُعِثْتُ فِيهِمْ ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ”، مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ ، فَالسَّلَفُ الصَّالِحُ هُمْ الصَّحَابَةُ وَالتَّابِعُونَ وَتَابِعُو التَّابِعِينَ. وَكُلُّ مَنْ سَلَكَ سَبِيلَهُمْ وَسَارَ عَلَى نَهْجِهِمْ فَهُوَ سَلَفِيٌّ نِسْبَةً إِلَيْهِمْ.

Pendapat yang shahih dan terkenal yang dianut oleh mayoritas Ahlus Sunnah bahwa maksud dari Salaf ash Shalih adalah mereka yang hidup pada tiga zaman yang utama, yang kebaikannya telah diakui oleh Nabi ﷺ ketika Beliau bersabda: “Sebaik-baiknya zaman adalah zaman yang aku diutus kepada mereka, lalu setelahnya, lalu setelahnya.” (HR. Muttafaq ‘Alaih) Maka, Salaf ash Shalih itu adalah para sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in. Jadi, siapa pun manusia yang menyusuri jalan mereka dan berjalan di atas konsep mereka, maka mereka adalah salafi, yang dinisbatkan kepada mereka (kaum salaf). (Syaikh
Muhammad bin Khalifah at Tamimi, Mu’taqad Ahl as Sunnah wa al Jama’ah, hal. 48)

Demikian. Wallahu A’lam

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

Follow Media Sosial MANIS :

IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D

FB: http://fb.com/majelismanis

TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *