๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
๐ Pemateri: Slamet Setiawan, S.H.I, M.Pd
Apa kabar Sobat Quran? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah dan diberi kemudahan dalam menjaga Al-Qurโan, khususnya bagi para penghafal yang sedang berjuang dalam murojaah.
Hari ini, kita akan membahas pertanyaan yang sangat sering terjadi di kalangan para penghafal Al-Qurโan, terutama saat melakukan murojaah dalam sholat. Terkadang, ada yang mengalami kebingungan ketika ayat yang dibaca tertukar dengan surat lain, atau ketika ingin membaca dua surat pendek yang berbeda dalam satu rakaat. Pertanyaannya adalah: Apakah sah sholat kita jika hafalan tertukar saat sholat? Dan apakah boleh kita membaca dua surat pendek dalam satu rakaat?
Mari kita bahas satu per satu dengan penjelasan yang mudah dipahami.
1. Ayat Tertukar Saat Murojaah dalam Sholat
Sobat Quran, salah satu rukun sholat adalah membaca Al-Qurโan. Minimal, kita harus membaca satu ayat setelah Al-Fatihah, meskipun yang utama adalah membaca satu surat atau beberapa ayat yang lengkap. Nah, bagaimana jika saat kita murojaah dalam sholat, ayat yang dibaca ternyata tertukar dengan surat lain? Misalnya, niatnya ingin membaca surat Al-Qiyamah, tapi malah terbawa membaca potongan dari surat Al-Muddatsir atau Al-Insan?
Jika ayat yang tertukar itu masih berasal dari Al-Qurโan dan tidak mengubah makna secara fatal, maka sholat kita tetap sah. Yang penting adalah bahwa bacaan yang kita lakukan adalah ayat Al-Qurโan, dan tidak ada kesalahan tajwid yang besar yang bisa merusak keabsahan sholat.
Namun, jika kesalahan tersebut mengubah makna ayat secara serius, misalnya kita menyambung ayat atau mencampuradukkan bagian ayat yang bisa merusak makna, maka yang terbaik adalah mengulang bacaan dengan benar jika masih di rakaat yang sama. Jika kita merasa ragu setelah salam, maka bisa mengulang rakaat tersebut.
Intinya, jika kesalahan terjadi tanpa sengaja dan tidak merusak makna secara substansial, tidak perlu mengulang sholatnya. Allah memahami niat dan usaha kita, dan Islam memudahkan umat-Nya.
2. Membaca Dua Surat Pendek dalam Satu Rakaat
Sekarang, tentang pertanyaan kedua, yaitu apakah kita boleh membaca dua surat pendek yang berbeda dalam satu rakaat saat sholat sebagai bagian dari murojaah?
Jawabannya adalah boleh. Tidak ada larangan dalam syariat untuk membaca lebih dari satu surat dalam satu rakaat. Bahkan, Nabi Muhammad shallallahu โalaihi wa sallam pernah membaca dua surat dalam satu rakaat, seperti yang disebutkan dalam beberapa riwayat hadits.
Misalnya, jika Sobat Quran ingin murojaah dengan membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Falaq dalam satu rakaat, itu diperbolehkan. Namun, pastikan urutannya mengikuti mushaf. Jangan mendahulukan surat Al-Nas sebelum Al-Falaq dalam satu rakaat, karena itu akan menyelisihi urutan yang ada dalam mushaf. Tapi, jika urutannya tidak sesuai, hal itu tidak membatalkan sholat, hanya lebih baik mengikuti urutan yang benar.
Mengkombinasikan dua surat pendek dalam satu rakaat bisa menjadi strategi murojaah yang efektif, agar hafalan tetap segar dan kita bisa lebih banyak mengulang ayat dalam waktu singkat.
3. Menjaga Hafalan dalam Sholat
Sobat Quran, menjaga hafalan memang tidak mudah. Ada kalanya kita keliru, tertukar ayat, atau bahkan lupa di tengah sholat. Itu semua adalah bagian dari proses. Yang paling penting adalah niat dan semangat kita untuk terus murojaah dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan jadikan kesalahan sebagai alasan untuk berhenti. Sebaliknya, kesalahan adalah kesempatan untuk memperbaiki dan memperkuat hafalan kita.
Semoga Allah senantiasa memudahkan perjuangan kita dalam menjaga dan menghafal kalam-Nya. Tetap semangat dalam murojaah, istiqamah dalam sholat, dan jangan pernah lelah untuk belajar.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
๐ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812







