๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
๐ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi M.A.
ููุงูู ุงูุญูุณููู ุงูุจูุตูุฑูููู ุฑูุญูู
ููู ุงูููู:
“ุฃูุดูุฏูู ุงููููุงุณู ุตูุฑูุงุฎูุง ููููู
ู ุงูููููุงู
ูุฉู: ุฑูุฌููู ุฑูุฒููู ู
ูููุตูุจูุงุ ููุงุณูุชูุนูุงูู ุจููู ุนูููู ุธูููู
ู ุงููููุงุณู.”
โOrang yang paling keras teriakannya pada Hari Kiamat adalah seseorang yang diberi jabatan, lalu ia gunakan untuk menzalimi manusia.โ
โ Al-แธคasan al-Baแนฃrฤซ ุฑุญู
ู ุงููู
๐ Pelajaran:
Jabatan bukanlah kemuliaan semata, melainkan amanah yang berat. Ia bisa menjadi penyesalan di Hari Kiamatโkecuali bagi mereka yang memegangnya dengan jujur dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.
๐น Jadikanlah jabatanmu sebagai sarana untuk menolong agama Allah.
๐น Jadikanlah tanda tanganmu untuk menutup tempat maksiat.
๐น Jadikanlah suaramu lantang dalam membela kaum tertindas dan orang-orang miskin.
Dr. ‘Aidh Al-Qarni berkata:
> โJabatan yang tidak dijalankan dengan benar akan menjadi bara api neraka di akhirat kelak.โ
Dan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah mengingatkan:
> โSetiap pemimpin akan berdiri sendiri di hadapan Allah, ditanya satu per satu tentang rakyat yang dipimpinnya.โ
Kekuasaan adalah titipan Allah. Maka jangan jadikan ia sebagai permainan atau sarana memperkaya diri. Hasan al-Bashri mengingatkan dengan tegas:
> “ุงูุฎูููุงููุฉู ููููุณูุชู ุจูุงูููููููู ููููุง ุงููููุนูุจูุ ุฅููููููุง ุฃูู ูุงููุฉู ุซููููููุฉูุ ููููููู ู ุงูููููุงู ูุฉู ููุฏูุงู ูุฉู.”
“Kekuasaan itu bukan permainan. Ia adalah amanah yang berat, dan akan menjadi penyesalan pada Hari Kiamat.”
Memimpin berarti menderita.
Memikul derita rakyat, bahkan memikirkan urusan makhluk yang lemah sekalipun. Lihatlah kekhawatiran Umar bin Khattab:
> “ูููู ุนูุซูุฑูุชู ุจูุบูููุฉู ููู ุงูุนูุฑูุงููุ ููุฎูุดููุชู ุฃููู ููุณูุฃูููููู ุงูููู ุนูููููุงุ ููู ู ููู ู ุชูู ููููุฏู ููููุง ุงูุทููุฑููููุ”
“Seandainya seekor keledai tersandung di Irak, aku khawatir Allah akan menanyai aku: ‘Mengapa engkau tidak meratakan jalan untuknya?'”
Kita melihat banyak negara non-Muslim yang bersih dari korupsiโseperti Tiongkokโkarena ketegasan hukum yang dijalankan. Bahkan koruptor dihukum mati. Kini negara itu maju dan disegani.
Sebaliknya, Indonesiaโdengan mayoritas Muslim, penuh kegiatan keagamaan, dan ribuan orang pergi umrah setiap tahunโjustru terjerat dalam gelombang korupsi yang tak berkesudahan. Mengapa?
Karena Islam masih sebatas ritual, belum menjadi nilai hidup yang terwujud dalam kejujuran dan keadilan, khususnya dalam pemerintahan.
Camkanlah nasihat agung dari Ali bin Abi Thalib:
> “ุงูุฏูููููู ุชูุจูููู ู ูุนู ุงูููููุฑู ููุงูุนูุฏูููุ ููููุง ุชูุจูููู ู ูุนู ุงูุธููููู ู ููุงูุฅูุณูููุงู ู.”
“Sebuah negara bisa bertahan dengan kekufuran dan keadilan, tapi tidak akan bertahan dengan kezaliman meskipun mengaku Islam.”
Muhammad Abduh pernah berkata setelah mengunjungi Eropa:
> โAku melihat Islam di Eropa, tapi tidak melihat kaum Muslimin;
dan aku melihat kaum Muslimin di negeri-negeri kita, tapi tidak melihat Islam.โ
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
๐ฑInfo & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812








