Pertanyaan
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ustadz… Saya mau bertanya, apakah boleh kita menggunakan media ibadah agama lain untuk media pembelajaran dalam pengajaran mengenalkan konsep bunyi (frekuensi dan resonansi) kepada siswa? Dengan catatan menghindari tulisan-tulisan keagamaan pada media tersebut.
Alat ini biasanya dipakai sebagai meditasi pada senam yoga, tapi awalnya ini dulu dipakai oleh penganut ajaran budha. Mohon jawabannya ustadz
A_19
🍃🍃🌸🍃🍃🌸
Jawaban
Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Sebaiknya ditinggalkan semua bentuk simbol peribadatan yang dipakai agama lain.
Laisa minna man tasyabbaha bighairina – bukan gol kami orang yang menyerupai selain kami
Man tasyabbaha biqaumin fahuwa minhum – barang siapa yang menyerupai sebuah kaum maka dia bagian dari kaum itu.
Untuk urusan teknologi dan kecanggihan fasilitas hidup tidak apa-apa diambil dari mereka, itu adalah dhaalatul mu’min (barang mukmin yang hilang). Silahkan kita ambil.. Tapi, utk semua hal yg terkait peribadatan maka jauhi..
Awal munculnya ada azan, karena itu cara yang berbeda dengan Lonceng Nasrani dan Terompet Yahudi.. Tadinya ada sahabat Nabi yang mengusulkan lonceng dan Terompet tapi ditolak oleh Rasulullah ﷺ..
Wallahu a’lam.
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812






