Pertanyaan
السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
Ustadz…
Izin bertanya.
Bagaimana hukumnya dalam islam jika membicarakan orang yang berbuat zalim?
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃
Jawaban
Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاتة
Membicarakan orang zalim dan kezalimannya, orang jahat dan kejahatannya, jika kezaliman dan kejahatannya membahayakan orang lain, masyarakat, negara, dan agama .. maka membicarakannya bukanlah ghibah, bukan hal terlarang. Bahkan hal itu bisa dianggap sebagai mencegah kemungkaran atau meminimalisir kejahatan agar orang-orang bisa mengantisipasi kezaliman dan kejahatan orang tersebut.
Imam An Nawawi mengategorikan ini dalam ghibah yang diperbolehkan:
باب ما يُباح من الغيبة …..الرابع: تحذير ا لمسلمين من الشر ونصيحتهم, وذلك من وجوه
Bab Ghibah Yang Diperbolehkan … Keempat: Memperingatkan kaum muslimin dari kejahatan dan menasihati mereka. Hal ini terdiri berbagai macam model.
Bahkan, berkata-kata buruk pun dibolehkan untuk para pelaku kezaliman. Dalilnya adalah:
لا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنْ الْقَوْلِ إِلاَّ مَنْ ظُلِمَ
”Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan terang-terangan kecuali oleh orang yang dianiaya/di zhalimi.”
(QS An-Nisaa’ ayat 148).
Juga, Sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam:
اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ هَذِهِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ. وَمَنْ شَقَّ عَلَيْهَا فَاشْفُقْ عَلَيْهِ. رواه مسلم
“Ya Allah, siapa saja yang memimpin/mengurus urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah ia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka SUSAHKANLAH DIA”.
(HR. Muslim no. 1828)
Ulama sekelas Imam Hasan Al Bashri Rahimahullah, yang melarang berontak kepada pemimpin zalim pun pernah berdoa buruk kepada pemimpin zalim pada masanya:
اللَّهُمَّ يَا قَاصِمَ الْجَبَابِرَةِ اقْصِمِ الْحَجَّاجَ ابن يوسوف…
“Ya Allah yang maha perkasa atas orang-orang zalim, hancurkan dan binasakanlah Hajjaj Bin Yusuf…”
(Imam Ibnu Katsir, Al Bidayah wan Nihayah, 9/117)
Imam An Nawawi dalam Al Adzkar membuat bab berjudul:
بابُ جَواز دُعاء الإِنسان على مَنْ ظَلَمَ المسلمين أو ظلَمه وحدَه
Bab BOLEHNYA doa seseorang (dengan doa keburukan) kepada orang yang menzalimi kaum muslimin atau menzalimi dirinya seorang.
Beliau Rahimahullah menjelaskan:
وَقَدْ تَظَاهَرَ عَلىَ جَوَازِهِ نُصُوْصُ الْكِتَابِ وَالسُنَةِ وَأَفْعَالُ سَلَفِ الْأُمَةِ وَخَلَفِهَا
“Telah jelas kebolehan hal tersebut, berdasarkan nash-nash Al-Qur`an dan As-Sunnah. Juga berdasarkan perbuatan generasi umat Islam terdahulu (yaitu salaf) maupun generasi terkemudian (khalaf).”
(Al Adzkar, 1/493)
Para salaf menjelaskan:
قال ابن عيينة: «ثلاثةٌ ليست لهم غيبة: الإمام الجائر، والفاسق المعلِنُ بفسقهِ، والمبتدعُ الذي يدعو الناس إلى بدعته»
Sufyan bin Uyainah berkata:
Ada tiga hal yang bagi mereka tidak termasuk ghibah:
– Menggunjing pemimpin yang zalim
– Orang fasik yang terang-terangan kefasikannya
– Ahli bid’ah yang mengajak manusia kepada kebid’ahannya.
(Al Baihaqi, Syu’abul Iman No. 6374)
قال الحسن البصري: «ثلاثةٌ ليست لهم حُرمةٌ في الغيبة: فاسقٌ يعلنُ الفسقَ، والأميرُ الجائر، وصاحب البدعة المعلِنُ البدعة»
Hasan Al Bashri berkata
Ada tiga hal yang tidak diharamkan mengghibah mereka:
– Orang fasik yang terang-terangan fasiknya
– Pemimpin yang zalim
– Pelaku bid’ah yang terang2an bid’ahnya
(Al Baihaqi Syu’abul Iman No. 9221)
قال إبراهيم: قال: «ثلاثٌ كانوا لا يعدُّونهنَّ من الغيبة: الإمامُ الجائر، والمبتدع، والفاسقُ المجاهر بفسقه»
Ibrahim An Nakha’i berkata:
Ada tiga hal yang tidak dihitung sebagai ghibah:
– Pemimpin yang zalim
– Pelaku bid’ah
– Orang fasik yang terang-terangan kefasikannya.
(Ibnu Abi ad Dunya, Ash Shamtu, hal. 142)
Ada pun jika orang zalim itu melakukan kesalahan pribadi, aib pribadi, yang dampaknya merugikan diri sendiri saja, maka seperti ini tidak boleh disebarkan.
Demikian. Wallahu A’lam
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸
Dipersembahkan oleh : www.manis.id
Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial
Follow Media Sosial MANIS :
IG : https://www.instagram.com/majelis_manis/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
FB: http://fb.com/majelismanis
TikTok https://www.tiktok.com/@majelis_manis_
📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis
💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Iman Islam
No Rek BSI : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287891088812







