Memakan Daging Unta

Assalamu’alaikum, Ustadzah. Apakah benar dalam Islam setelah memakan daging unta harus ambil wudhu kembali jika hendak melakukan shalat? Mohon dijelaskan!
Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Saya kutip dari dakwatuna,com
Dakwatuna.com – Oleh-oleh khas haji yang biasa dibawa jamaah adalah air zamzam, kacang Arab, dan tasbih. Selain itu, ada juga yang pesan daging atau hati unta. Berbicara soal daging unta ini menarik. Di Indonesia, hampir mustahil kita makan daging unta. Tentu karena kita tidak punya pusat penggemukan unta. Secara umum, konsumsi bangsa Indonesia atas daging memang rendah. Apalagi harga daging naik terus.
Balik ke masalah konsumsi daging unta. Tahukah Anda bahwa makan daging unta membatalkan wudhu?
عن جابر بن سمرة – رضي الله عنه- ( “أن رجلا سأل رسول الله صلى الله عليه وسلم أأتوضأ من لحوم الغنم؟ قال إن شئت فتوضأ وإن شئت فلا توضأ قال أتوضأ من لحوم الإبل؟ قال نعم فتوضأ من لحوم الإبل”
Dari Jabir bin Samrah (semoga Allah meridhainya) bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apakah kami harus berwudhu setelah makan daging kambing?” Rasulullah SAW menjawab, “Jika kau mau, silakan berwudhu. Dan jika kau mau, tidak usah berwudhu”. Lalu orang itu bertanya lagi, “Apakah kami (harus) berwudhu setelah makan daging unta?” Rasulullah SAW menjawab, “Ya, berwudhulah setelah (makan) daging unta”.
Berdasarkan teks hadits ini, penganut Madzhab Maliki dan Hambali mengatakan bahwa mengkonsumsi daging unta otomatis membatalkan wudhu. Mereka mengambil pada teks hadits Nabi yang berbunyi demikian.
Apa alasannya sampai daging unta membatalkan wudhu. Imam Ibnu Taimiyah (madzhab Hambali) menjelaskan:
Pertama: kita wajib mengikuti apapun yang disampaikan Allah dan rasul-Nya tanpa banyak tanya, sesuai dengan firman Allah SWT:
وقال تعالى: (وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالاً مُبِيناً) [الأحزاب:36] “
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya maka sungguh dia telah berbuat sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Al-Ahzab: 36)
Kedua: kalaupun dicari hikmahnya, hal itu sebatas untuk menambah keimanan kita dengan perintah Allah dan rasul-Nya. Kemungkinan hikmahnya adalah karena mengkonsumsi daging unta menyebabkan adrenalin terpacu, badan menjadi panas, darah mengalir lebih cepat, dan karenanya orang menjadi cepat marah. Rasulullah SAW mengatakan, انها جن خلقت من جن (sebab unta sejenis jin, ia tercipta dari jin). Karena itulah, dalam riwayat Abu Daud dikatakan:
الغضب من الشيطان وإن الشيطان من النار وإنما تطفأ النار بالماء فإذا غضب أحدكم فليتوضأ
Marah dari syaitan, dan syaitan dari api. Dan sesungguhnya api dapat dipadamkan dengan air. Maka, jika ada di antara kalian yang marah, hendaklah dia berwudhu.
Sementara itu, menurut madzhab Hanafi dan Syafii (qawul jadid), makan daging unta tidak serta merta membatalkan wudhu.
Alasannya:
Pertama: menurut pendapat ini, hadits yang diriwayatkan dari Jabir Samrah sebagaimana dikutip di atas telah di-mansukh (delete) hukumnya dengan hadits lain. Antara lain, Rasulallah SAW diriwayatkan berkata,
الوضوء مما يخرج وليس مما يدخل
Menjadi (wajib) wudhu karena ada yang keluar, bukan karena ada (makanan) yang masuk
Kedua: ada hadits lain yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah yang menceritakan makan daging bakar dan setelahnya langsung shalat. Lengkap teksnya berbunyi:
عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما: أنه سأله رجل عن الوضوء مما مست النار؟ فقال: لا، قد كنا زمان النبي صلى الله عليه وسلم لا نجد مثل ذلك من الطعام إلا قليلاً فإذا نحن وجدناه لم يكن لنا مناديل إلا أكفنا وسواعدنا وأقدامنا ثم نصلي ولا نتوضأ
“Dari Jabir bin Abdullah (semoga Allah meridhai keduanya) bahwasanya dia bertanya kepada seseorang tentang apakah wajib wudhu bil
a (mengkonsumsi) daging yang dipanggang? Orang itu berkata, “tidak. Sungguh kami dulu di zaman Nabi kami jarang mendapatkan makanan seperti itu (dipanggang) kecuali hanya sesekali saja. Maka, apabila kami mendapatkannya, kami tak punya kain tissu kecuali hanya telapak tangan, atau telapak kaki. Lalu kami shalat dan tidak berwudhu lagi.”
Ketiga: “pesan” dari hadits Jabir bin Samrah yang menjadi dalil madzhab Hanbali dan Maliki harus dilihat esensinya. Yaitu, bahwa seseorang yang mengkonsumsi daging unta harus segera cuci tangan dan berkumur. Sebab, dalam kesempatan lain, Rasulallah SAW berpesan, jangan tidur kalian sementara di tangan dan mulut kalian masih ada sisa makanan, khawatir didekati binatang melata seperti kalajengking dan sejenisnya.
Dari penjelasan di atas, saya pribadi berkesimpulan, bahwa makan daging unta membatalkan wudhu jika makannya banyak seperti saudara-saudara kita di Arab Saudi yang memang bermadzhab Hambali. Tetapi, kalau cuma dibagi sepotong dari jamaah haji yang pulang besok, saya tetap menggunakan mazhab  Syafii. (inayatullah/dakwatuna)
Wallahu a’lam.

Dikala Istri yang Meninggal

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah
….Ceritanya. Ada seorang istri yg meninggal dunia dengan meninggalkan dua anak. Setelah 100 hari peringatan meninggalnya almarhumah istri sang suami memiliki pengganti yg akan dinikahi sehingga dari pihak orang tua perempuan mengkhawatirkan kedua anak dr almarhumah. Org tua dr sang istri bertanya ttg pembagian harta warisan kepada pemuka masyarakat. Namun malah mendapatkan pandangan yg jelek dr pihak suami yg beranggapan kalau org tua dr pihak istri meminta pembagian harta. Padahal niat dr ortu istri buat kedua anak yg ditinggalkan.
Jadi pertanyaannya bagaimana hukum pembagian harta warisan tersebut beserta persenan pembagiannya? Apakah pihak orang tu perempuan mendapatkan juga bagian dr pembagian harta tersebut?
Pertanyaan kedua: dimasyarakat ada budaya yg memperingati hari kematian seperti hati ketujuh, hari ke 25, hari ke 40 dan hri ke 100. Nah itu sebenarnya dalam pembiayaannya tanggungan dr suami atau org tua sang istri?
Pertanyaan ketiga: sebenarnya siapa yg menanggung fidiyah dr almarhumah istri trsebut? Suaminya atau orang tua dr pihak istri?
Pertanyaan 🅰3⃣8⃣
Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
1. Bila istri meninggal dunia dan punya banyak harta tentunya ada hitungan warisnya suami, anak, ortu dapat tapi untuk hitungan warisnya itu harus dirinci. Anak nya laki atau perempuan. Dan waris bisa dibagi setelah dikurangi hutang,Wasiat dll
2. Acara itu tidak wajib dan tidak sunnah sepanjang ada biaya silahkan, sebaiknya  tidak dari keluarga yg sedang berduka tapi lebih merupakan sumbangan teman kerabat atau tetangga dan kalau tdk ada biaya tidak harus dipaksakan.
3. Istri meninggal yg bertanggung jawab membayarkan hutang atau fidyiahnya adalah ahli warisnya terutama suaminya
Wallahu a’lam.

Istri Melakukan Tanggung Jawab Suami

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah…
Ada temen saya Suaminya sudah lebih dari 1 tahun resignt dari tempat kerjanya. Ada kerja melatih beladiri gajinya hitungan ratusan ribu untuk nominalnya, istrinya pun tidak tahu karena suami tidak terbuka soal gajinya. Kalau ada pun dipegang sendiri cuman kalau ada keperluan rumah tangga saat dia msh ada uang gajinya mau dikeluarkan.
3 bulan setelah suami resignt istripun ikut resignt dengan pertimbangan mau fokus merawat anak & membuka usaha. Namun disamping itu ada alasan lain; suami sering meminta istri pulang tepat waktu jika terlambat sedikit saja langsung marah, jika ada kerjaan di luar jam kerja suami marah, dll.
Istri pada saat itu percaya pada suami bahwa suami tidak akan membiarkan keluarga dalam kondisi kekurangan. Dengan istri resignt maka suami akan lebih giat berusaha ataupun mencari kerja.
Namun ternyata tidak, waktu berjalan kebutuhan semakin banyak & hutang semakin melilit terutama kredit rumah seperti lintah penghisap darah.
Disaat kondisi sulit seperti itu jika istri bertanya apa rencana kedepannya suami dengan menjawab nanti cari kerja. Pertanyaan yang sudah lebih 1 tahun sama itu namun tidak ada aksi konkritnya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama makan untuk keluarga ada 2 org anak. Istri menjalankan usaha sejak resignt, ada usaha menjahit & dijual online.
Karena baru merintis istri harus mengerjakan semua sendiri mulai dari mencari modal, mencari konsumen, mencari suplyer bahan, menjahit, mengirim paket (mengirim paket kadang kadang suami membantu).
Istri sering kelelahan ditambah tanggung jawab  mengurus anak & rumah.
Di saat kelelahan suami meminta untuk dipenuhi kebutuhan biologisnya, karena badan sudah tidak sanggup lagi terkadang istri tidak sadar ketiduran karena memang sudah sangat kelelahan. Suamipun marah. Istri pernah mengatakan kepada suami agar dapat mencari kerja atau buat usaha agar kebutuhan rumah tangga terutama untuk rumah, makan & sekolah anak terpenuhi jadi istri tidak terlalu kelelahan sehingga bisa melakukan tanggungjawabnya secara baik & maksimal. Tapi terkadang suami justru marah jika menyinggung soal pekerjaan.
Apa yang harus dilakukan istri?
Istri seperti makan buah simalakama
Bekerja menjalankan usaha supaya bisa mencukupi kebutuhan keluarga terakhirnya kecapekan malah tidak maksimal melaksanakan kewajiban sebagai seorang istri.
Kalau ingin maksimal menjalankan kewajiban seorang istri tidak bisa maksimal menjalankan usaha untuk mencukupi keluarga karena tidak boleh terlalu kelelahan kerjanya.
Mohon jawabannya ya…
Untuk teman saya
Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Alhamdulillah. Kita bisa belajar banyak dari kisah kehidupan orang lain. Gambaran istri tangguh yang berusaha memenuhi tugas dan kewajibannya serta berusaha bagaimana bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Salut👍.
Anti sudah berbuat, kalaupun ada masalahnya. InsyaAllah badai pasti berlalu. Dari penuturan cerita diatas ada masalah komunikasi yang belum terbangun dan masalah itu timbul karena terhambatnya komunikasi.
Hal lain yang perlu dipahami istri adalah psikologi suami saat tidak punya pekerjaan. Dalam kondisi seperti ini laki-laki biasanya sensitif dan sangat tidak suka saat ditanya hal-hal yang terkait.  Sebagai istri boleh jadi sudah sabar menanti setahun dan belum melihat perubahan atau pergerakannya bahkan cenderung pesimis. Sesungguhnya suamipun lebih lelah dan marah dengan diri dan keadaannya yang dia tidak mampu berbuat.
Luar biasa istri bisa bangkit dan merintis usaha. sekalipun nafkah bukan tanggung jawabnya. Meskipun jatuh bangun dan dengan kekurangan tidak maksimal melayani suami, hal itu terjadi bukan dengan kesengajaan tapi memang sudah diluar batas kemampuannya. semoga Allah maafkan.
Dalam keadaan seperti kasus di atas kita tidak bisa banyak menuntut dan mendesak suami. Hal yang bisa kita lakukan
1. Selalu bersyukur dalam kondisi apapun karena masalah yang dihadapi bukan kesia-sia an tapi lebih merupakan tarbiyahnya Robbani dari Allah yang kaya akan hikmah dan pelajaran seperti
☘ Sarana mematangkan diri dan maknawi
☘ Proses pengenalan karakter dan tanggung jawab dalam berumah tangga
☘Berlatih dan memaknai arti sabar dan ikhlas dalam kerumitan hidup
☘Tentu masih banyak hal lain yang bisa diambil ibroh/pelajarannya.
2. Berbuat semaksimal yang kita bisa dan tidak perlu menuntut
3. Banyak berdoa dan terus meminta hanya kepada Allah karena hanya Allah yang bisa membolak balikkan hati dan fikiran suami
4. Nikmati semua peristiwa kehidupan karena kelak akan jadi cerita indah dalam potongan kisah masa lalu kita
5. Motivasi diri untuk bisa selalu tersenyum dan selalu berprasangka baik kepada Allah. Bahagia itu kita ciptakan, bukan kita tunggu dan kita cari
Semoga Allah akan memudahkan setiap langkah dan niat baik kita🙏
Wallahu a’lam.

Mengembalikan Fitrahnya Peran Suami & Istri

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah….
Bagaimana caranya agar suami istri kembali ke fitrahnya masing masing
Suami mencari memenuhi kebutuhan keluarga dengan mencari nafkah.
Istri mengurus anak, rumah & melayani suami
Jawaban
————–
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Untuk bisa kembali kepada fitrohnya masing-masing:
1. Adanya kesadaran dan kemauan
2. Selalu menuntut ilmu
3. Komunikasi yg baik dalam keluarga
Bila ketiga syarat tersebut terpenuhi. InsyaAllah semua bisa baik.
Wallahu a’lam.

Bulu Mata Palsu

Assaalaamu ‘alaikum wrwb..
Maaf ustadzah mau tanya, apakah bulu mata palsu termasuk menyambung rambut?
Makasih. #A 13

Jawaban
————–

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

Menurut saya pertanyaan ini tentu saja dikaitkan dengan keinginan untuk memakai bulu mata palsu ini.

Saya lebih tertarik membahasnya dari sisi tujuan dan dampak negatifnya

Artikel-artikel yang membahas tentang bulu mata palsu menyebutkan manfaatnya untuk tampil cantik dan seksi. Salah satunya berbunyi:

Merias mata bisa membuat seorang wanita terlihat berbeda alias lebih cantik dan sexy. Selain merias mata dengan eye shadow, biasanya sebagian wanita juga memakai bulu mata palsu.

Sedangkan dari sisi negatifnya disebutkan,dokter telah memperingatkan ekstensi bulu mata bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, dari infeksi mata sampai alergi. Bulu mata palsu bahkan dapat merusak bulu mata alami seseorang, sehingga membuat bulu mata asli mereka lebih tipis, katanya memperingatkan.

Bulu mata ekstensi biasanya dilakukan di salon, tapi benda kecantikan ini juga bisa diterapkan sendiri. Penerapannya, bulu mata sintetis pribadi ditempel pada bulu mata alami perempuan. Fungsi bulu mata ekstensi adalah untuk memperpanjang, menambah volume, dan dapat bertahan sampai enam minggu.

Namun, Robert Dorin dari Tru and Dorin Medical Group di Kota New York, Amerika Serikat, mengatakan, lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata palsu ke bulu mata alami perempuan bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.

“Untuk beberapa alasan bakteri dapat menetap di sana sehingga menyebabkan infeksi jamur dan virus.”

Beberapa lem mengandung formalin yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Lalu, bulu mata gaya ini juga dapat memicu infeksi mata karena kotoran dan bakteri yang terjebak di dalamnya,” kata Dorin.

Risiko terbesarnya adalah bulu mata ekstensi dapat merusak bulu mata alami, karena dia diletakkan di atas kelopak mata. Akibatnya, bulu mata alami dapat menjadi lebih tipis.

“Menggunakan bulu mata ekstensi secara teratur dapat memberikan tekanan pada folikel rambut. Pada akhirnya bulu mata akan rontok dan tidak tumbuh kembali,” kata Dorin.

“Di Jepang, bulu mata ekstensi sangat populer. Namun, benda kecantikan ini menyebabkan dokter mata menerima peningkatan pasien yang datang dengan masalah mata” katanya. Sebagian besar kunjungan ke klinik mata di negara tersebut disebabkan oleh infeksi karena bulu mata ekstensi, ujarnya.

Kecantikan yang sesungguhnya adalah kecantikan alami dan bukan penipuan disertai dengan kecantikan hati. Apalagi resikonya demikian besar bagi kesehatan. Jadi hindarilah penggunaan bulu mata palsu tsb.

Wallahu a’lam.

Beruntung Memiliki Istri Sholihah

Tugas Seorang Istri

Pertanyaan

Assamualaikum ustadzah..saya ingin bertanya. Tugas istri adalah mentaati suami, Bagaimana jika suami meminta saya(kami sekeluarga) tinggal bersama dirumah ibunya , meninggalkan pekerjaan saya dan membantu ibunya berjualan, sebenarnya saya mau tp di hati kecil saya, saya ingin membangun keluarga saya dengan kemandirian.apa permintaan suami saya, saya patuhi?jazakillah.

Jawaban

Oleh: Ustadzah Nurdiana
‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

Ukhty sholehah sudahkah di sampaikan ke suami tentang keinginan membangun keluarga dengan kemandirian? Dan anti sudah pahamkah apa yang menjadi alasan suami kenapa disuruh tinggal bersama bundanya? Coba di diskusikan kembali bersama suami, kemukakan dengan bijak apa keinginan anti? Tapi kalaupun keputusan nya tetap harus tinggal bersama bundanya, maka lapangkanlah hati  untuk menerima, ikhlaskan diri untuk memulai kehidupan bersama mertua hal-hal yang sebaiknya anti pahami:

1⃣.Masalah ketaatan, istri wajib taat perintah suami sepanjang suami tidak mengajak pada kemaksiatan, Allah berfirman”Taatlah kamu kepada Allah, Taat lah kepada rasul dan ulil amri diantara kalian” suami pemimpin dalam rumah tangga, sehingga istri wajib taat pada hal  yang ma’ruf.

2⃣.Mertua tidak hanya bunda suami tapi juga harus anti anggap dan perlakuan seperti bunda sendiri, menghormati, mencintai dan bersikap  baik, menolong kesulitannya merupakan hal  yang ma’ruf yang akan membuat suami senang dan tambah sayang dengan anti, dan yakinlah saat kita berbuat baik kebaikan itu untuk diri kita sendiri, Allah berfirman, di dalam surat  al Isro ayat 7
“in ahsantun ahsantum li anfusikum,….barangsiapa berbuat baik maka kebaikannya kembali untuk dirinya”.

3⃣Bakti pada ortu atau mertua bisa jadi tiket ke surga.

4⃣Utamakan keutuhan keluarga dari pada mempertahankan pekerjaan anti yang mungkin anti merasa senang dengan pekerjaan itu dan berat untuk meninggalkannya karena sudah terbiasa punya uang dan mengelola uang sendiri, kami paham dengan segala keberatan dan bayangan ketidak nyamanan yang ada dalam fikiran anti, tapi percayalah tidak ada pengorbanan yang sia-sia bila kita niatkan untuk kebaikan, rezqi tidak selalu dalam bentuk harta, kebahagiaan keluarga, keutuhan, kebersamaan yangǥ dibangun karena cinta itu juga rezqi.

5⃣.Coba sholat hajat, minta kepada Allah petunjuk dankeputusan terbaik, sehingga apapun keputusannya kita bisa menerima dengan lapang dada
“Pengalaman keikhlasan yang penting adalah tunduk dan patuh pada sesuatu yang kita tidak setujui dan taat dalam keadaan terpaksa”(ust Anis Mata).

Ukhty banyaklah bersyukur dengan setiap potongan kisah perjalanan kehidupan rumah tangga anti, Alhamdulillah masih ada orang tua jadikanlah bakti anti ke orang tua menjadi sebab Rahmat dan kasih sayang Allah turun untuk anti dan keluarga.

Wallahu a’lam.


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

Menghadiri Pernikahan Non Muslim


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah
Apa hukumnya bila menghadiri pesta pernikahan teman yang non islam,apakah boleh kita memasuki tempat Beribadahnya ? Mohon penjelasan!
Member 🅰2⃣8⃣.

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Hukum menghadiri pesta pernikahan yang non muslim boleh, karena ini bagian dari muamalah kita, bagaimana kita menjalin hubungan baik sebagai makhluk sosial, sementara tuk memasuki rumah peribadatannya ulama berbeda pendapat.

A.Haram ketika ada peribadatan, dalilnya Al-Qur’an surat Al-kafirun,

“katakanlah hai orang-orang kafir, aku tdk menyembah apa yang kamu sembah dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah..”
hingga akhir surah.

Juga fatwa Umar ibnul khattab
“Janganlah kalian memasuki tempat ibadah orang kafir pada saat mereka sedang merayakan hari agama mereka,karena kemarahan Allah akan turun kepada mereka”.

B. Ketika tidak ada peribadatan, khilaf ada yang membolehkan ada yang melarang. Kesimpulannya, kalau hanya menghadiri pernikahan di bolehkan akan tetapi kalau acaranya di gereja atau yang semisalnya sebaiknya tidak usah .

Wallahu a’lam.

Bagaimana Hukumnya Jika Darah Keluar Lagi Setelah Mandi Besar?


Assalamualaikum ustadz/ah…bagaimana hukumnya,jika kita sdh mandi hadats besar, dan berhubungan sama suami. Tiba – tiba esoknya harinya ternyata ada yg keluar lagi tp hanya sedikit. jzkllh khoir ,🅰0⃣9⃣.

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Sebaiknya setiap perempuan harus memperhatikan kebiasaan dirinya saat hari, berapa hari kira-kira dia tuntas masa haid sampai mandi bersih. Misal dia biasanya 8 hari sdh bersih dan mandi, maka bila perempuan ini sdh menikah dia baru bisa melayani suaminya di hari ke 9 dan apabila keesokan harinya ada darah lagi yang keluar maka itu darah kotor biasa, dan tidak apa-apa, tetapi apabila suatu saat di hari ke 6 dia sdh bersih, sdh sholat lalu suaminya minta di layani, sebaiknya di jelaskan bahwa dia belum bisa memberi pelayanan kenapa? Karena itu masih termasuk hari kebiasaan dia haid, dan kondisi rahimpun belum siap, biasanya inilah yang jd salah satu penyebab penyakit kista pada perempuan.

Dan bila dia melakukan jima kemudian ke esokkan harinya keluar darah, maka itu di hukumi darah haid dan harus bayar kafarat. Siapa yang bayar kafarat? Bila istri awalnya tidak mau tapi suami memaksa, maka suaminya saja yang membayar, tapi bila hal itu terjadi karena keinginan keduanya maka mereka berdua, suami bayar kafarat dan istri juga bayar kafarat, berapa besarnya, silahkan simak firman Allah surat Almaidah ayat 89, baca yah😘.

Wallahu a’lam.

Tips Agar Shalat Malam Tidak Mengantuk


✍Pertanyaan A21
Assalamualaikum ustadz/ ah…
Saya sudah niat untuk mengerjakan qiyamullail, tetapi saat sholat saya sendiri belum.bisa khusyu, kadang rasa ngantuk mengganggu konsentrasi.
Solusi nya bagaimana ya agar solat saya khusyu dan berhasil menaklukan rasa kantuk?

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Sepertinya menjadi masalah umum dan hampir banyak orang mengalami hal demikian, jadi bagaimana solusinya? Kalau benar-benar ngantuk harus tidur. Yaɲg bisa kita siasati adalah memanage waktu dan aktivitas.

🌿 1. Lebih banyak membaca keutamaan sholat malam supaya bisa menjadi motivasi.

🌿2. Segera tidur setelah sholat isya.
🌿3.jangan banyak makan malam atau hindari tidur dalam perut kekenyangan,

🌿 4.Di siang hari jangan terlalu lelah bekerja, tapi disiasati bagaimana supaya pekerjaan tidak bertumpuk dan membuat badan terlalu lelah.

🌿5.Jangan bermaksiat, karena sesungguhnya ibadah sholat malam adalah amalan sunnah yang utama. Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Wallahu a’lam.

Wali Nikah Seorang Janda


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Mau tnya ttg bgmn hukumnya, ada seorang janda, pelakor… Dia menikah Siri dgn suami orang tanpa wali, padahal dia punya ayah kandung jg kk laki-laki, ayah nya tak merestui krn itu suami org, istrinya gak mau di poligami. Trus mrk nikah nya jg bkn sama petugas kua ataupun ustadz yg faqih… Kayak model emang kerjaannya gitu, menikahkan org yg kasus nya seperti gitu.apa nikah nya sah atau batil…
Pertanyaan dari member A01

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Rukun nikah
1.Pengantin lelaki (Suami)
2.Pengantin perempuan (Isteri)
3.Wali
4.Dua orang saksi lelaki
5.Ijab dan kabul (akad nikah)

Dari semua imam mazhab, hanya satu saja yang membolehkan wanita yang janda menikah tanpa wali. Yaitu pendapat kalangan Al-Hanafiyah.

Wali nikah janda
Sertelah bercerai seorang janda berhak menikah kembali dan pernikahan tersebut tidak boleh dihalangi sekalipun oleh walinya atau ayahnya sendiri. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 232 yang berbunyi

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ إِذَا تَرَاضَوْا بَيْنَهُمْ بِالْمَعْرُوفِ ۗ ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ ذَٰلِكُمْ أَزْكَىٰ لَكُمْ وَأَطْهَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma’ruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Menurut jumhur ​wali​ harus ada .

Jumhur ulama berpendapat bahwa dalil tentang seorang janda lebih memiliki dirinya sendiri ketimbang walinya, harus dipahami bahwa walinya tidak terlalu berhak lagi untuk mengatur-atur hidupnya, termasuk jodohnya. Namun untuk urusan menikah lagi, tetap saja kedudukan wali tidak tergantikan selamanya.
Note:
1.Pernikahan sah atau bathil itu tergantung ? apakah rukun dan syarat nikahnya terpenuhi?

2. Persoalan istri tidak mau dipoligami itu bab lain. dan tdk mempengaruhi .istri ridho atau tidak kalau syarat dan rukun nikahnya terpenuhi maka syah nikah nya.

Wallahu a’lam.