Yang Bole Melihatku Tanpa Hijab

Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
siapa saja sih bagian dr keluarga yg boleh melihat kita tanpa hijab? Apakah ipar & mertua termasuk yg boleh melihat kita tdk berhijab? Bagai mana dengan saudara laki2 seibu (lain bapak) haruskah kita berhijab ketika dirumah ada saudara seibu?
Syukron

Jawaban
———-

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Yg boleh melihat kita tanpa hijab adalah Mahram kita artinya yg tidak bisa menikahi kita.Untuk mertua klo kita menikah dengan anakya sudah berhubungan badan walau hanya semalam maka menjadi mahram.
Sementara ipar bukan mahram artinya tdk boleh melihat aurat kita
Sementara saudara laki2 seibu dia masuk mahram karena saudara kandung walaupun beda ayah

Coba buka Qur’an surat an-nur ayat : 30-31

[(وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Wallahu a’lam.

BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT (4)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 20 Dzulhijjah 1438H/ 11 September 2017

📕 AQIDAH

📝 Ustadzah Prima Eyza

📖
الْأَ دِ لَّةُ عَلَى وُجُوْدِ اللهِ

BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT (4)
~~~~~~~~~~~~~~
💦🐞💦🐞💦🐞💦🐞💦

Assalaamu’alaikum wrwb.

Adik-adik pemuda Islam harapan umat, bagaimana kabarnya hari ini…? Semoga senantiasa dalam rahmat, keberkahan, dan limpahan kenikmatan dari Allah SWT, terutama nikmat yang terbesar berupa keimanan yang membara di dalam dada. Aamiiiin…

Mari kita lanjutkan kembali pembahasan kita tentang Bukti-Bukti Keberadaan Allah SWT yang pada pembahasan lalu kita telah mengkaji bukti keberadaan Allah SWT yang ketiga yaitu bukti akal (الدَّلِيْلُ الْعَقْلِيُّ).

 Sekarang mari kita lanjutkan pembahasan pada bukti yang keempat, yaitu bukti wahyu (الدَّلِيْلُ النَّقْلِيُّ).

٤. الدَّلِيْلُ النَّقْلِيُّ
(Bukti Wahyu)

Dalil naqli adalah dalil-dalil (bukti-bukti) syar’iy yang tertuang dalam nash-nash Al Qur`an dan juga as Sunnah.
Yakni bahwa banyak sekali nash-nash terutama di dalam Al Qur`an yang berbicara tentang kuasa penciptaan Allah SWT atas segala sesuatu; alam semesta raya beserta semua isinya, yang hal ini tentu secara langsung membuktikan bahwa Allah Ta’ala itu ada. Mutlak ada, tanpa keraguan sedikitpun.

▪ Memandang Alam Semesta dengan Kacamata Al Qur`an

Allah SWT banyak berfirman tentang fakta-fakta ilmiah mengenai penciptaan alam semesta di dalam Al Qur`an, diantaranya :

● Mengenai teori Big bang (ledakan dahsyat).
Allah Ta’ala telah mewahyukan dalam QS. Al Anbiyaa` (21) ayat 30,

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

Kata رَتْقًا (“terpadu” atau “suatu yang padu”) bermakna : sesuatu yang tertutup, padat, kedap, bergabung menjadi satu dalam massa yang berat.
Maksudnya, ini dipakai untuk dua potong yang berlainan yang membentuk entitas (satu kesatuan yang wujud).
Kata فَفَتَقْنَاهُمَا (“kemudian Kami pisahkan antara keduanya”) bermakna : memecah obyek yang dalam keadaan “ratq” (satu padu) tadi.
Maka teori big bang yang dirilis oleh sains pun, ini sudah lebih dahulu dikabarkan Allah SWT dalam Al Qur`an.

● Mengenai penciptaan langit dalam Al Qur`an.
Di sebagian ayat dalam Al Qur`an, “langit” disebut dalam bentuk jamak : “samawaat”.
Ini adalah keajaiban tersendiri, karena betul terbukti pada faktanya bahwa langit itu memang berlapis-lapis.
Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur`an,

الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ
ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.”
(QS. Al Mulk [67] : 3-4)

● Fakta-fakta penciptaan bintang dan planet-planet dalam Al Qur`an.
Al-Qur`an menggunakan kata “najm” (bintang) dan “kandil” (pelita) yang keduanya mempunyai dua fungsi utama seperti yang tersirat dalam beberapa ayat, bahwa mereka menjadi sumber cahaya dan dimanfaatkan untuk navigasi.
Bagaimana mungkin bahwa bintang-bintang bisa menunjukkan arah (navigasi)?
Hal ini tentu hanya memungkinkan jika bintang-bintang tersebut tersusun dalam suatu tatanan di tempat tinggal mereka yang tetap.
Jikalah suatu bintang terlihat di suatu tempat pada suatu malam, namun terlihat di tempat lain pada malam yang lain, maka dengan ini tentu mustahil bisa mendapatkan petunjuk arah.
Allah Ta’ala telah berfirman dalam Al Qur`an,

فَلَا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ
وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ

“Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui.”
(QS. Al Waaqi’ah [56] : 75-76)

● Tentang relativitas waktu dalam Al Qur`an.
Relativitas waktu adalah fakta ilmiah yang terbukti pada era sains modern abad belakangan ini. Akan tetapi, hingga Einstein mengetengahkan teori relativitas pada awal abad 20, tak seorang pun mengira bahwa waktu bisa relatif dan bergantung pada kecepatan dan massa.
Namun, ada pengecualian! Al Qur`an telah jauh berabad-abad sebelumnya mengeluarkan informasi tentang kenyataan relativitas waktu.
Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur`an,

 وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

“Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.”                
(QS. Al Hajj [22] : 47)

Juga firman-Nya,

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.”
(QS. As Sajdah [32] : 5)

Dan begitu pula firman-Nya,

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.”
(QS. Al Ma’arij [70] : 4)

● Tentang hujan dalam Al Qur`an.
Hujan sesungguhnya merupakan salah satu dari unsur-unsur terpenting bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Hujan adalah prasyarat bagi kesinambungan aktivitas di suatu kawasan. Karena pada faktanya, hujan membawa zat-zat yang penting bagi kehidupan, termasuk bagi manusia.
Al Qur`an berbicara tentang proporsi/kadar hujan :

وَالَّذِي نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَنْشَرْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا ۚ كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ

“Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).”
(QS. Az Zukruf [43] : 11)

Menurut beberapa penelitian, angka curah hujan yang jatuh ke bumi selalu sama. Dan diperkirakan, dalam satu detik, 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini sama dengan curah air hujan yang jatuh ke bumi dalam 1 detik. Ini berarti bahwa air beredar terus-menerus dalam suatu daur/siklus yang seimbang menurut suatu “ukuran/qadar” yang telah ditetapkan-Nya.
Al Qur`an juga telah berbicara tentang pembentukan hujan :

اللَّهُ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُ فِي السَّمَاءِ كَيْفَ يَشَاءُ وَيَجْعَلُهُ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ ۖ فَإِذَا أَصَابَ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.”
(QS. Ar Ruum [30] : 48)

→ bahwa hujan terbentuk melalui tiga tahapan : angin menggerakkan awan, awan menjadi bergumpal-gumpal, lalu turunlah hujan.

Al Qur`an juga telah menyebutkan bahwa hujan menghidupkan negeri yang sudah mati :

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا
لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًا

“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.”
(QS. Al Furqan [25] : 48-49)

● Mengenai keunikan sidik jari dalam Al Qur`an.
Allah Ta’ala telah berfirman,

بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ

“Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.”
(QS. Al Qiyaamah [75] : 4)

Sidik jari terbentuk pada ujung jari dengan pola nyata pada kulit yang bersifat sangat unik bagi si empunya. Setiap orang yang hidup di bumi mempunyai setelan sidik jari yang berlainan. Tidak ada yang sama. Semua orang yang hidup sepanjang sejarah juga mempunyai sidik jari yang berbeda-beda. Sidik jari ini tak akan berubah selama hayat seseorang kecuali jika ia mengalami kecelakaan besar yang merusak kulit telapak tangan dan jari-jarinya.
Pada 1880, seorang ilmuwan Inggris yang bernama Henry Faulds menyatakan dalam suatu artikel yang diterbitkan di Nature bahwa sidik jari orang-orang tidak berubah sepanjang hayat mereka, dan bahwa terdakwa-terdakwa tindak kejahatan bisa diyakinkan dengan sidik jari yang mereka tinggalkan di permukaan benda seperti kaca, lantai, dan sejenisnya. Pada tahun 1884, untuk pertama kalinya seorang pelaku pembunuhan ditentukan dengan identifikasi sidik jari. Sejak itu, identifikasi sidik jari telah menjadi metode yang penting untuk menentukan identitas seseorang.  
Maha besar kuasa Allah SWT atas penciptaan sidik jari.

Masih sangat banyak ayat-ayat lain dalam Al Qur`an yang menjabarkan tentang kuasa Allah SWT atas penciptaan berbagai ciptaan-Nya.
Maka, dengan segala kuasa Allah SWT atas penciptaan seluruh ciptaan-Nya tersebut , menjadi sangat jelaslah bagi kita bahwa Allah SWT itu ada. Mutlak ada. Tanpa keraguan sedikitpun.

Wallaahu a’lam bishshowab.
Bersambung…

💦🐞💦🐞💦🐞💦🐞💦

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Sukses Atasi Masalah Tanpa Keluh Kesah

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Jum’at, 15 Dzulhijjah 1438 H / 8 September 2017

📕 Psikologi

📝 Bu Dina Farihani S.Psi

📖 *Sukses Atasi Masalah Tanpa Keluh Kesah*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💐📕💐📕💐📕💐📕💐

Assalaamu’alaikum, Sahabat Muda! Jumpa lagi dengan sesi psikologi di grup MFT.

Guys.. tahu gak sih? setiap kita pasti mengalami masalah, entah itu berkaitan dengan urusan sekolah, rumah, ataupun ibadah.

“Masalah” seperti sebuah paket yang otomatis menempel pada diri setiap manusia, sebagaimana “potensi” yang secara alami Allah karuniakan juga untuk kita. Suka atau tidak suka, masalah akan terus ada. Bahkan, ketika kita ingin melakukan riset atau penelitian, wajib bagi kita untuk punya ‘masalah’, yang justru menjadi alasan utama dilakukannya sebuah penelitian.

‘Masalah’ akan menjadi ‘berkah’ jika kita menyikapi dan mengatasinya dengan tepat. Sebaliknya, ‘masalah’ akan menjadi ‘musibah’ ketika kita merespon dengan cara yang salah. Nah, bagaimana sikap yang tepat ketika kita mengalami masalah???
Yuk kita simak yang berikut ini.

Tips Sukses Menghadapi Masalah

1⃣ Hadapi
Ya, hadapi aja dlu pokoknya. Nggak perlu nyari-nyari alasan untuk lari. Apalagi curiga dan sibuk nyalahin sana-sini karena bisa jadi masalah yang muncul akibat ulah kita sendiri.

2⃣ Ambil Hikmahnya
Ini momen penting buat kita, ambil hikmahnya untuk pelajaran di masa depan. Ya, walaupun biasanya kita menyadari setelah peristiwa terjadi.

3⃣Jangan Putus Asa
Ingat! Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Realistis saja. Ibarat dua sisi mata uang, kalo yang satu sisi adalah kegagalan, maka sisi lainnya adalah keberhasilan. Jadi, masih ada kesempatan untuk mencobanya lagi.

4⃣ Belajar dari Kesalahan
Orang pintar selalu belajar dari kesalahan diri sendiri, sedangkan orang bijak belajar dari kesalahan orang lain. Sooo, share with your beloved people spy kita juga bisa belajar dr kesalahan orang lain sehingga ketika bertemu masalah yg sama kita udh tahu bagaimana cara menghadapinya. Yeapyy !

5⃣Cari dan Minta Dukungan Sosial
Ada saatnya dimana kita butuh orang lain, jadi jangan malu untuk bercerita dan meminta pendapat orang lain.

6⃣ Tumbuhkan Rasa Percaya Diri
Ingalah bahwa Allah menciptakan manusia dg ‘kelebihannya’ masing2. Everyone is unique daaaann bukankah setiap masalah sepaket dengan jalan keluarnya?? *Belive Your Self*

7⃣ Baca Biografi Orang yg Sukses
Kamu bisa baca kisah para sahabat Nabi SAW, ataupun kisah orang-orang sukses masa kini. Biasanya, kita jadi ketularan semangat setelah membaca kisah-kisah tersebut. Just try that guys 

8⃣ Bersabar~
Kesabaran akan membuat kita lebih bijak menerima masalah. Nggak akan berharap terlalu tinggi dan kalo kebetulan kecewa nggak bakalan berlarut-larut. Kesabaran pun akan membuat kita lebih tahan goncangan dan tekanan, sehingga kita masih bisa berpikir positif dalam hal apa pun.

Oke Guys, beberapa tips diatas tidak akan bermanfaat jika sekedar menjadi pengetahuan yang kita simpan. *Let’s practice !*

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(Q.S. Al Insyirah 5-6)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌼🌿🐝🌿🌼🌿🐝🌿🌼

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

PENYEMBELIHAN ISMAIL

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 14 Dzulhijjah 1438 H/ 07 September 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 Judul Materi *PENYEMBELIHAN ISMAIL*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Allah ingin menguji Nabi Ibrahim Manakah yang lebih beliau Cintai Allah atau Ismail? melalui mimpi Allah memerintahkan nabi Ibrahim menyembelih Putra kesayangannya itu

Saat pagi hari tiba Nabi Ibrahim memanggil Ismail ” anakku dalam tidur ayah bermimpi menyembelih mu Apa pendapat mu  nak?

” Ayah jika ini kehendak Allah lakukan apa yang di perintahkan kepadamu. Jangan takut Ayah Insya Allah aku termasuk orang yang sabar.”.

Nabi Ibrahim memeluk Ismail erat-erat dengan penuh haru ” Ayah mencintaimu nak, Ayah bangga kepadamu.”

Di dalam kitab kejadian disebutkan bahwa umur Ismail 13 tahun lebih tua daripada Ishaq, dari rentetan kisah ini menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi sebelum Ishak lahir sebab kabar gembira tentang kelahiran Ishaq disampaikan setelah terjadinya kisah ini setidak-tidaknya kisah ini menunjukkan suatu kisah perjalanan Ibrahim sebelum Ismail menginjak remaja.

Nabi Ibrahim membawa Ismail jauh dari rumah. Ketika di perjalanan iblis tiga kali menggoda Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim marah dan melempar iblis 3 kali dengan kerikil. Allah mengabadikan peristiwa itu dalam ibadah haji setiap jamaah haji wajib melontar kerikil di tiga tempat dimana in Los menggoda. Masing-masing disebut jumrah Ulang, jumrah Wustha dan jumrah Aqabah.

Setelah sampai di tempat penyembelihan Ismail berkata ” Ayah jangan ragu lakukan perintah Allah ini”. Ismail menguatkan Nabi Ibrahim akan tekad nya ini.

“, Anak ku” bisik Nabi Ibrahim ” ketabahanmu menguatkan ketabahan ayah,  Nak”

Ketika Nabi Ibrahim akan menyembelih putranya Allah mengganti Ismail dengan seekor domba yang besar Nabi Ibrahim dan Ismail bersujud syukur mereka telah membuktikan bahwa mereka amat mencintai Allah melebihi segalanya.

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

JUJUR

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 15 Dzulhijjah 1438H/ 06 September 2017

📕 Akhlaq

📝 Miya Cahaya

📖 JUJUR
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸💖🌸💖🌸💖🌸💖🌸

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sahabat MFT… kali ini kita akan bahas salah satu akhlaq mulia yaitu JUJUR sebagai induk dari akhlaq mulia lainnya.

🌸Jujur berarti bersikap apa adanya, tidak dicampuri dengan kebohongan-kebohongan.

🌸Orang yang berbuat jujur berarti orang yang perkataannya benar.

🌸Apa yang salah dikatakan salah dan apa yang benar dikatakan benar. Tidak ditambah dan tidak dikurangi.

⛔Lawan jujur adalah dusta.
Dusta yaitu memberitahukan sesuatu berlainan dengan yang sebenarnya. Tidak ada sesuatu yang dirahasiakan atau ditutup-tutupi.

⛔Apabila seseorang tidak berlaku jujur maka sifat terpuji lainnya sulit dilakukan.

Seperti sabda Rasulullah saw. :

عَنْ ابْنِ مَسْعُوْدِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَِّبيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ؛ وَإِنَّ الرَّجُلَ لِيَصدق حَتَّى يَكْتُب ُعِنْدَ اللَّه ِصِدِّيْقًا.

Artinya : “Dari Ibnu Mas’ud ra.: Nabi saw. bersabda : sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan. dan kebaikan itu membawa kesurga. seseorang tiada henti-hentinya berkata, berlaku jujur dan mengusahakan sungguh-sungguh akan kebenaran, sehingga dia dicatat disisi Allah sebagai orang yang jujur. (HR. Bukhari Muslim)

Seorang muslim wajib membiasakan diri bersikap jujur

*Siap untuk selalu JUJUR?*

🌸💖🌸💖🌸💖🌸💖🌸

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Qurban Sebagai Sarana Taqwa

⏰Share Time MFT
(Spesial Idul Adha)

🔖Jumat, 10 Dzulhijjah 1438H/ 1 September 2017

🖊 🌸Miya Cahaya

🔖🖊🔖🖊🔖🖊🔖🖊🔖

Assalamualaikum Sobat MFT…

*QURBAN sebagai sarana TAQWA*

Secara bahasa qurban berasal dari kata “Qoroba Yaqrobu” yang artinya mendekat. Oleh karena itu qurban adalah salah satu ibadah yang mendekatkan diri seseorang kepada Allah SWT.
Selain ibadah yang mendekatkan diri kepada sang pencipta, ibadah qurban juga memiliki makna hablumminannas yakni memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, membantu masyarakat yang kurang mampu untuk merasakan lezatnya daging qurban yang jarang disantap dalam keseharian.

Makna-makna yang paling dalam dari ibadah qurban adalah:

🐄 1. Bentuk penghambaan kepada Allah Subhanahu wata’ala dengan membahagiakan sesama.

🐄 2. Qurban adalah bentuk keshalehan sosial dimana pequrban akan merasakan indahnya berbagi bagi sekitar.

🐄 3. Qurban akan mendekatkan  secara emosional bagi si kaya atau si miskin dengan sama-sama merasakan santapan qurban di hari raya idul adha.

Hal ini tak lepas dari arti kata qurban tersendiri dimana berarti “mendekat”

💖 Begitu pula dengan TAQWA, yang bermakna *habluminallah*

“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka”.
(QS. Al-Baqarah, 2: 2-4)

💖 Dan *hablumminannas*

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali-Imran, 3: 133-134)

Mari bersama kita maknai Idul Adha hari ini agar kita menjadi hamba yang bertaqwa.
آمين يارب العالمين

*Met Idul Adha 1438H*

🐄🐐🐄🐐🐄🐐🐄🐐🐄
#qurbandantaqwa
#IdulAdha1438H

KISAH NABI ISMAIL DAN BUNDA HAJAR PART 2

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 09 Dzulhijjah 1438 H/ 31 Agustus 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 *KISAH NABI ISMAIL DAN BUNDA HAJAR PART 2*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Adik-adik,, atas kehendak Allah subhanahu wa ta’ala jua, Nabi Ibrahim Alaihissalam mengajak Bunda Hajar dan Ismail pergi jauh, jauh sekali ke tengah sebuah Lembah tandus yang gersang yang tidak ditumbuhi tanaman yaitu Baitul Haram atau sekarang yang disebut Mekah, yang saat itu hanya berupa gundukan gundukan tanah.

Rasa gundah menggelayuti pikiran Ibrahim beliau menoleh ke kiri dan ke kanan lalu meletakkan putranya Ismail di dalam tenda.

Saat itu di Makkah belum ada seorang manusia pun dan tidak ada mata air, Nabi Ibrahim Alaihissalam meletakkan kantong berisi kurma dan geriba berisi air di dekat Bunda Hajar dan Ismail. Setelah itu beliau kembali lagi ke Palestina.

Beberapa hari setelah itu bekal dan air sudah habis sementara tidak ada mata air yang mengalir. Ismail menangis kehausan. Bunda hajar kebingungan apalagi saat itu air susu nya pun tidak keluar. Kemana dia harus mencari air di tempat setandus ini ??

Bunda hajar berlari ke puncak bukit terdekat, namun tidak di lihatnya sumber air. Beliau pun berlari ke puncak bukit sebelahnya dengan dada yang berdebar penuh harap . Akan tetapi tidak juga terlihat air. Hanya pasir dan pasir di mana-mana.

Adik-adik bunda Hajar berlari bolak balik antara bukit shafa dan marwah. Perjuangan bunda Hajar itu di abadikan Allah dalam salah satu rukun Haji, yaitu Sa’i, para jemaah berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah.

Bunda Hajar menjerit memanggil anak nya , paling lama, esok dia dan bayi nya akan mati kehausan. Akan tetapi Allah Maha Kuasa. Ketika Ismail menendang-nendang pasir sambil menangis, keluar lah mati air yang terus memancar. Nama mata Air itu adalah Zamzam. Sehingga bisa menjadi sumber penghidupan mereka berdua, yang tak pernah habis hingga sekarang.

Berkat pertolongan Allah bunda Hajar dan Ismail dapat selamat. Tidak lama kemudian datanglah kafilah dagang.

Suatu kabilah dari Yaman, datang ke sana dan atas izin Bunda Hajar,mereka menetap di Mekah. Ada yang mengatakan mereka sudah berada disana sebelum itu, menetap di lembah lembah di pinggir kota Mekkah namun riwayat Al-Bukhari menegaskan bahwa mereka singgah di Mekah setelah kedatangan Ismail dan Bunda Hajar.

Ketika Nabi Ibrahim datang menengok, tempat itu sudah jadi pemukiman. Alangkah bahagianya Nabi Ibrahim Alaihissalam melihat Ismail telah tumbuh menjadi anak yang sholeh. Akan tetapi kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan nabi Ibrahim melakukan hal yang amat berat, Apakah perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala?

Simak kisah selanjutnya di minggu mendatang 😊

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT (3)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 06 Dzulhijjah 1438H/ 28 Agustus 2017

📕 AQIDAH

📝 Ustadzah Prima Eyza

📖
الْأَ دِ لَّةُ عَلَى وُجُوْدِ اللهِ

BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸

Assalaamu’alaikum wr.wb.

Apa kabar adik-adik ?  Mudah-mudahan senantiasa dalam kebaikan iman dan Islam, dalam limpahan kenikmatan dan rahmat Allah SWT, serta dalam semangat dan kesungguhan di jalan Allah SWT… Aamiin..
Mari kita lanjutkan kembali pembahasan kita tentang Bukti-Bukti Keberadaan Allah SWT yang pada pembahasan lalu kita telah mengkaji bukti keberadaan Allah SWT yang kedua yaitu bukti inderawi (الدَّلِيْلُ الْحِسِيُّ).
Sekarang mari kita lanjutkan pembahasan pada bukti yang ketiga, yaitu bukti akal (الدَّلِيْلُ الْعَقْلِيُّ).

٣. الدَّلِيْلُ الْعَقْلِيُّ

(Bukti Akal)

▪ Penggunaan Akal

Islam mengajari kita tentang identitas Pencipta yang keberadaan-Nya kita temukan dan buktikan pula melalui akal kita. Melalui ajaran Islam yang diungkapkan kepada kita, kita memahami bahwa Dia-lah Allah, Maha Pengasih dan Maha Pemurah, Yang Menciptakan langit dan bumi yang sebelumnya berawal dari kehampaan. Meskipun kebanyakan manusia tidak menyadari dan tidak mengetahui hal itu.
Kebanyakan manusia itu, apabila mereka memandang lukisan pajangan saja misalnya, maka mereka menjadi takjub kepada pelukisnya. Lalu, mereka memuji-muji senimannya panjang-lebar perihal keindahan karya seninya. Padahal pada kenyataannya, mereka bahkan menghadapi begitu banyak keaslian yang menggambarkan keindahan hal itu di sekeliling mereka. Namun masih banyak saja manusia yang tidak mengakui keberadaan Allah SWT dan tidak beriman kepada-Nya, yang merupakan Satu-Satunya Pencipta dan Pemilik keindahan-keindahan alam semesta raya ini.

▪ Pikirkan…

Sejenak, lihatlah di sekeliling kita dari tempat duduk kita. Maka kita akan dapati bahwa segala sesuatu di ruang ini adalah “buatan”; dindingnya buatan, pelapisnya juga buatan, begitu pula dengan atapnya, kursi tempat kita duduk , gelas di atas meja dan pernak-pernik lain yang tak terhitung jumlahnya. Semuanya adalah buatan; dibuat, dan ada pembuatnya. Tidak ada satu pun yang berada di ruang di sekitar kita ini yang mereka tercipta dengan sendirinya; tercipta dengan kehendak mereka sendiri. Bahkan sebuah tikar sederhana pun pastilah dibuat oleh seseorang; tikar tersebut tentulah tidak muncul dengan spontan, tiba-tiba langsung ada atau secara kebetulan. Pun seseorang yang hendak membaca buku misalnya, pastilah ia mengetahui bahwa buku tersebut ditulis oleh pengarangnya karena alasan tertentu. Pastilah tak pernah terpikir olehnya bahwa buku itu muncul dengan sendirinya secara kebetulan.
Maka apatah lagi bumi, langit; seluruh alam semesta yang kompleks ini. Tentulah ia tidak ada dengan sendirinya; tidak terjadi secara kebetulan. Pastilah ada Yang Menciptakan seluruh alam semesta ini. Ialah Allah Azza wa Jalla, Sang Khaliq. Satu-Satunya Pencipta alam raya; bumi, langit, beserta segala isinya.

▪ Kehidupan di Setiap Milimeter

Begitu pula jika kita merenung panjang tentang hal yang paling dekat yakni diri kita sendiri. Tubuh manusia ini menyediakan begitu banyak bukti tentang keberadaan Allah Ta’ala yang mungkin tidak terdapat dalam berjilid-jilid ensiklopedi. Bahkan hanya dengan berpikir beberapa menit saja mengenai itu semua, itu sudah cukup memadai bagi kita untuk memahami dan meyakini tentang keberadaan Allah SWT dan mengimani-Nya dengan keyakinan yang sempurna.
Seluruh tatanan yang ada dalam tubuh manusia ini dilindungi, diatur dan dipelihara oleh Allah SWT. Dan tubuh manusia bukanlah satu-satunya bahan pemikiran. Sebab kehidupan itu ada di setiap milimeter bidang di bumi ini, baik itu yang bisa diamati oleh manusia maupun yang tidak bisa dideteksi oleh manusia. Dunia beserta segala isinya ini mengandung begitu banyak makhluk, dari organisme uniseluler hingga tanaman, dari serangga hingga binatang laut, dan dari burung yang terbang di udara, binatang melata, hingga manusia. Juga gunung, laut, lembah, sungai, langit, bintang, bulan, dan yang lainnya.
Atau cobalah jika kita menjumput segenggam tanah saja misalnya, pandangilah dan renungkanlah, di segenggam tanah ini pun kita bisa menemukan banyak makhluk hidup dengan karakteristik yang berlainan. Atau misalnya kita memperhatikan kulit kita sendiri, di sini pun terdapat banyak makhluk hidup yang namanya tidak kita kenal. Atau merenungkan isi perut semua makhluk hidup yang di sana terdapat jutaan bakteri atau organisme uniseluler yang membantu pencernaan.
Allaahu Akbar….Allah Maha Besar dengan segala penciptaan dan kuasa-Nya.

▪ Berjalan dengan kesadaran

Semua bukti-bukti diatas mengarahkan kita kepada suatu kesimpulan bahwa alam semesta ini semuanya berjalan dengan “kesadaran” (consciousness) tertentu. Semuanya berjalan dengan pengaturan tertentu.
Lantas, apa yang menjadi sumber kesadaran dan pengaturan tersebut?
Tentu saja bukan makhluk-makhluk yang terdapat di dalamnya. Sebab tidak ada satu pun makhluk yang sanggup menjaga seluruh keserasian tatanan ini. Maka keberadaan dan keagungan Allah-lah sumbernya, yang keberadaan Allah SWT ini terungkap sendiri melalui bukti-bukti yang tak terhitung di alam semesta.
Maka sebenarnya, tidak ada satu manusia pun di bumi ini yang tidak akan menerima kenyataan atas bukti-bukti keberadaan Allah ini di dalam hati sanubarinya.
Sekalipun demikian, sebagian mereka masih mengingkarinya.
Sebagaimana fiman Allah Taala,

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا ۚ   …

“Dan mereka mengingkari karena zhalim dan angkuh, kendati hati mereka meyakininya. …”
(QS. An Naml [27] : 14)

Demikianlah, sesungguhnya akal manusia akan membuktikan bahwa Allah Ta’ala itu ada, pasti ada, benar ada, dan nyata ada; dengan pembuktian yang sebenarnya tak terbantahkan.

Wallaahu a’lam bishshowab…
Bersambung…

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

KISAH NABI ISMAIL DAN BUNDA HAJAR PART 1

📆 Kamis, 02 Dzulhijjah 1438 H/ 24 Agustus 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 *KISAH NABI ISMAIL DAN BUNDA HAJAR PART 1*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Di cerita sebelumnya kita sudah membahas tentang pernikahan Nabi Ibrahim Alaihissalam dengan Bunda Hajar dan dikaruniai anak yang bernama Ismail.

Bunda Sarah sangat bahagia sekali memiliki Ismail yang Begitu lucu, ia telah menganggap Ismail sebagai anaknya sendiri. Namun tetep perasaan terdalam bunda Sarah merasa sedih ia ingin mempunyai anak dari rahimnya sendiri.

Akhirnya Allah Maha Penyayang mengabulkan doa Bunda Sarah pada usia yang sudah lanjut. Bunda Sarah mengandung kemudian lahirlah nabi Ishaq. Dari keturunan nabi Ishaq inilah kelak lahir Nabi Yakub,Yusuf, Ayub, Zulkifli, Yunus, Musa, Harun, Ilyas, Ilyasa, Daud, Sulaiman, Yahya dan Isa. Sementara dari Nabi Ismail lahirlah nabi Muhammad. Karena itu Nabi Ibrahim disebut Abul Anbiya Bapak para nabi.

Adik-adik, sebelum doa Bunda Sarah terkabul, Allah yang Maha Penyayang menurunkan sebuah ujian yang berat kepada Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim dititah untuk membawa Bunda hajar dan bayinya Ismail pergi ke suatu tempat yang sangat jauh. Sebuah tempat Sunyi tak berpenghuni di tengah gurun pasir tandus dan gersang tempat itu adalah Baitul haram.

Perpisahan ini terasa sangat berat di hati bunda Hajar dan Bunda Sarah. Namun Kehendak Allah ada di atas segalanya. Lalu apa yang terjadi dengan Bunda hajar dan Nabi Ismail ?

Simak kisah nya di minggu yang mendatang ,,,

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Keutamaan Tersenyum di Hadapan Seorang Muslim

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 01 Dzulhijah 1438H/ 23 Agustus 2017

📕 AKHLAQ

📝 Kak Lelisya

📖 Keutamaan Tersenyum di Hadapan Seorang Muslim
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💦🌈💦🌈💦🌈💦🌈💦

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Adik-adik MFT… kali ini kakak aman berbagi tentang senyuman, tak terlihat bahagia jika tak terlihat senyuman pada wajah …
Yuk kita simak😁

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَبَسُّمُكَفِىوَجْهِأَخِيكَلَكَصَدَقَةٌ
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“.
Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan tersenyum dan menampakkan muka manis di hadapan seorang muslim, yang hadits ini semakna dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang lain, “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria“.
Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:
😁– Menampakkan wajah ceria dan berseri-seri ketika bertemu dengan seorang muslim akan mendapatkan ganjaran pahala seperti pahala bersedekah.
😁– Keutamaan dalam hadits ini lebih dikuatkan dengan perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri, sebagaimana yang disebutkan oleh sahabat yang mulia, Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melarangku untuk menemui beliau sejak aku masuk Islam, dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum di hadapanku“.
☺– Menampakkan wajah manis di hadapan seorang muslim akan menyebabkan hatinya merasa senang dan bahagia, dan melakukan perbuatan yang menyebabkan bahagianya hati seorang muslim adalah suatu kebaikan dan keutamaan.
☺– Imam adz-Dzahabi menyebutkan faidah penting sehubungan dengan masalah ini, ketika beliau mengomentari ucapan Muhammad bin Nu’man bin Abdussalam, yang mengatakan, “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih tekun beribadah melebihi Yahya bin Hammad,dan aku mengira dia tidak pernah tertawa”. Imam adz-Dzahabi berkata, “Tertawa yang ringan dan tersenyum lebih utama, dan para ulama yang tidak pernah melakukannya ada dua macam (hukumnya):

💦Pertama: (bisa jadi) merupakan kebaikan bagi orang yang meninggalkannya karena adab dan takut kepada Allah, serta sedih atas (kekurangan dan dosa-dosa yang ada pada) dirinya.

💦Kedua: (bisa jadi) merupakan celaan (keburukan) bagi orang yang melakukannya (tidak mau tersenyum) karena kedunguan, kesombongan, atau sengaja dibuat-buat. Sebagaimana orang yang banyak tertawa akan direndahkan (diremehkan orang lain).
Dan tidak diragukan lagi, tertawa pada diri pemuda lebih ringan (dilakukan) dan lebih dimaklumi dibandingkan dengan orang yang sudah tua.

😁☺Adapun tersenyum dan menampakkan wajah ceria, maka ini lebih utama dari semua perbuatan tersebut (di atas). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“. Dan Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum.“

🌈Inilah akhlak (mulia) dalam Islam, dan kedudukan yang paling tinggi (dalam hal ini) adalah orang yang selalu menangis (karena takut kepada Allah) di malam hari dan selalu tersenyum di siang hari. (Dalam hadits lain) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada semua manusia dengan hartamu, maka hendaknya kebaikanmu sampai kepada mereka dengan keceriaan (pada) wajahmu“.
Ada hal lain (yang perlu diingatkan) di sini, (yaitu) sepatutnya bagi orang banyak tertawa dan tersenyum untuk menguranginya (agar tidak berlebihan), dan mencela dirinya (dalam hal ini), agar dia tidak dijauhi/dibenci orang lain. Demikian pula sepatutnya bagi orang yang (suka) bermuka masam dan cemberut untuk tersenyum dan memperbaiki tingkah lakunya, serta mencela dirinya karena buruknya tingkah lakunya, maka segala sesuatu yang menyimpang dari (sikap) moderat (tidak berlebihan dan tidak kurang) adalah tercela, dan jiwa manusia mesti sungguh-sungguh dipaksa dan dilatih (untuk melakukan kebaikan).”

💦🌈💦🌈💦🌈💦🌈💦

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c