Mengenal Kecerdasan Emosi

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Jumat, 24 Dzulhijjah 1438H/ 15 September 2017

📕 PSIKOLOGI

📝 Bu Dina Farihani S. Psi.

📖 *Mengenal Kecerdasan Emosi*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🦋💐🦋💐🦋💐🦋💐🦋

_Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

💐Salam semangat, Sobat! Jumpa lagi di sesi materi Psikologi ^^

Kali ini, kita akan berbagi wawasan tentang sebuah tema yang mungkin tidak terlalu asing bagi kita, yaitu tentang “Kecerdasan Emosi”.

Wow, menarik bukan?!
Apa yang kamu tahu tentang Kecerdasan Emosi, Sobat?
Salah satu jenis kecerdasan yang turut mempengaruhi kesuksesan? Yup.

Bahkan menurut pendapat para ahli, prosentase pengaruhnya lebih besar dibanding pengaruh atau peran IQ dalam menentukan kesuksesan seseorang.
Tapi APA sih sebenarnya yang disebut dengan Kecerdasan Emosi ???

OK, Sob. Coba simak dulu yang berikut ini yaa!
Pengertian “Kecerdasan Emosi”
Kecerdasan emosi, atau yang popular dengan sebutan “EI”—Emotional Intelligence adalah sebuah konsep kecerdasan yang dipopulerkan oleh seorang tokoh bernama Daniel Goleman. Menurutnya, kecerdasan emosi didefinisikan sebagai :
🦋”Kemampuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan emos diri, emosi oranglain, maupun kelompok.”
Dalam penjelasan lainnya, kecerdasan emosi juga diartikan sebagai:
🦋”Kemampuan dalam mengenali, memahami, dan mengatur emosi diri, serta kemampuan dalam mengenali, memahami, dan mempengaruhi emosi orang lain”

Kecerdasan Emosi digambarkan sebagai  suatu keadaan dimana seseorang menyadari bahwa emosi dapat mendorong perilaku dan memberikan dampak kepada orang lain baik secara positif maupun negatif, serta belajar bagaimana mengelola emosi tersebut – baik emosi diri maupun emosi orang lain – terutama saat berada dibawah tekanan.

🦋5 Komponen Kecerdasan Emosi
Menurut Daniel Goleman, terdapat lima komponen dalam kecerdasan emosi, yaitu :

1⃣ Self-awareness >> Kesadaran Diri
Yaitu kemampuan untuk mengenali emosi diri dan dampaknya terhadap oranglain. Kesadaran diri meliputi kepercayaan diri, penilaian diri yang realistis, dan memberikan kritik terhadap diri sendiri.
Kesadaran diri dipengaruhi oleh kemampuan seseorang untuk memonitor status atau kondisi emosinya dan secara tepat mengidentifikasi status emosi tersebut.
Contoh:
Ketika kita bersikap murung, ada keinginan untuk menangis dan menyendiri, maka kita dapat menyadari bahwa kita sedang merasakan kesedihan.

2⃣ Self-regulation >> Regulasi/ Pengaturan Diri
Yaitu kemampuan untuk mengendalikan mood, dan berpikir sebelum bertindak. Hal ini meliputi kepercayaan dan integritas; kenyamanan dalam berbagai perbedaan makna; dan keterbukaan untuk berubah.
Contoh : Ketika kita dalam keadaan yang kurang bersemangat, tidak mood untuk mengerjakan tugas sekolah, tapi kemudian kita menyadari bahwa tugas tersebut sudah harus diserahkan ke guru, maka kita bisa mengendalikan perilaku kita dengan tetap berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu.

3⃣ Internal motivation >> Motivasi Internal
Yaitu dorongan dari dalam diri seperti visi misi/tujuan hidup, minat, kesenangan, rasa ingin tahu, dan seterusnya. Hal ini meliputi dorongan kuat untuk mencapai suatu tujuan, optimisme dalam menghadapi kegagalan, dan komitmen dalam mencapai suatu tujuan.
Contoh : seseorang yang berlelah-lelah dalam belajar bukan karena ingin mendapatkan hadiah atau pujian dari orang lain, tetapi karena ia memiliki tujuan yang ingin dicapai, rasa ingin tahu dan kesenangan dalam belajar.

4⃣ Empathy >> Empati
Yaitu kemampuan dalam memahami kondisi emosi orang lain dan menyikapinya dengan tepat. Hal ini meliputi kemampuan untuk memahami keadaan atau perbedaan latar belakang, perbedaan karakter, dan menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak.
Contoh : ketika melihat kondisi orang lain sedang mengalami musibah, kita dapat memahami kesedihan yang dirasakan, dan kemudian berusaha memberikan bantuan kepada orang tersebut.

5⃣ Social skills >> Keterampilan Sosial
Yaitu keterampilan dalam membina hubungan baik dengan oranglain. Hal ini meliputi keefektifan sebagai seorang pemimpin dalam melakukan suatu perubahan, kemampuan mempengaruhi orang lain, dan mengembangkan diri dalam suatu kelompok kerjasama.
Contoh : ketika kita bekerja dalam sebuah tim, kita dapat berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik.

💐Gimana Sobat? dengan uraian diatas mungkin kamu bisa coba mengukur kira-kira sudah sejauh mana kecerdasan emosi yang kamu miliki. Nah, yang kita harus pahami adalah bahwa kecerdasan emosi ini bukan sesuatu yang sifatnya “terberi”, tetapi suatu kemampuan yang sangat bisa dipelajari dan dilatihkan. So, untuk dapat mencapai kesuksesan secara optimal, selain terus menambah wawasan dan pengetahuan, kamu perlu kembangkan kemampuanmu dengan mengasah kecerdasan emosi.

Salam Sukses! And see you next time 

_Wasaalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

🦋💐🦋💐🦋💐🦋💐🦋

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Asbabul Nuzul Sirah Al-Lahab (Gejolak Api)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Sabtu, 03 Muharram 1439 / 23 September 2017

📕 Al Qur’an

📝 Ida Farida

📖 Asbabul Nuzul Sirah Al-Lahab (Gejolak Api)
~~~~~~~~~~~~~~~
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar adik-adik semua? Semoga kita semua masih dalam naungan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Aamiin

langsung kita mulai aja ya

بسم الله الرحمن الرحيم
تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍ وَتَبَّ. مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَبَ. سَيَصْلَىٰ نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ. وَٱمْرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلْحَطَبِ. فِى جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍۭ

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut.

🐣Adik-adik yang di rahmati Allah, dalam suatu riwayat dikemukakan pada suatu ketika Rasulullah saw naik ke bukit Shafa sambil berseru: “Mari berkumpul pada pagi hari ini!” Maka berkumpullah kaum Quraisy. Rasulullah saw bersabda, “Bagaimana pendapat kalian, seandainya aku beritahu bahwa musuh akan datang besok pagi atau petang, apakah kalian percaya padaku?” Kaum Quraisy menjawab: “Pasti kami percaya.” Rasulullah saw bersabda, “Aku peringatkan kepada kalian bahwa siksa Allah yang dahsyat akan datang.” Berkatalah Abu Lahab, “Celaka engkau! Apakah hanya untuk ini, engkau kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat ini (QS. Al-Lahab: 1-5) berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melukiskan bahwa kecelakaan itu akan menimpa orang yang memfitnah dan menghalang-halangi agama Allah. (HR. Bukhari dan lain-lain, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas)

🐣Adik-adik semuanya, dalam riwayat lain dikemukakan bahwa istri Abu Lahab menyebarkan duri-duri ditempat yang akan dilalui Nabi saw.. ayat ini (QS. Al-Lahab:1-4) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melukiskan bahwa orang yang menghalang-halangi dan menyebarkan permusuhan terhadap Islam akan mendapat siksaan Allah. (Diriwayatkan oleh Ibnu Karir dari Isra-il, dari Abu Ishaq yang bersumber dari orang Hamdan yang bernama Yazid bin Zaid dan diriwayatkan pula oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari ‘Ikrimah)

☄Demikian pembahasan kali ini, semoga bertambah pengetahuan kita dan bisa kita mengambil ibrah dari kisah Abu Lahab dan istrinya.

Adik-adik semuanya, kita berdoa bersama-sama semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat seperti Abu Lahab dan istrinya. Aammiiinn🙏🏻

🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

The Power of Forgiveness

🐝MFT (Manis For Teen)

📆 Jum’at, 02 Muharram 1439H / 22 September  2017

📚 Psikologi

📝 Bu Dina Farihani S.Psi

📕 *The Power of Forgiveness*

✨🎁✨🎁✨🎁✨🎁

_Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

Hallo Sahabat Muda, jumpa lagi dengan sesi psikologi di MFT.
Apa kabarmu hari ini? Semoga sehat dan terus bersemangat ya! ✊🏻😃

Kali ini, kita akan kupas tentang _forgiveness_; yaitu ttg bagaimana “memaafkan” dapat menjadi salah satu teknik pemulihan diri yg efektif.

_Apa itu “forgiveness?_

🏆Forgiveness dalam bahasa Indonesia berarti *pemaafan* atau pengampunan.
-> adalah suatu tindakan penuh kasih sayang untuk melepaskan dorongan menghukum oranglain maupun diri sendiri karena melakukan kesalahan.

Memaafkan adalah suatu kemampuan anugerah, tidak dapat dipaksakan atau berpura-pura.

Kita tentu pernah merasa begitu marah atau kecewa krn suatu masalah. Secara bertahap, kita perlu membimbing diri kita utk berbesar hati/berlapang dada atas rasa sakit yg kita alami, entah krn perbuatan oranglain maupun perbuatan diri sendiri.

🥊_Revenge_atau balas dendam adalah suatu dorongan untuk melakukan tindakan menghukum atau menyakiti oranglain maupun diri sendiri sebagai konsekuensi dari kesalahan yg dilakukan.

Guys, hal yg wajar jika kita pernah merasa marah atau sakit hati. Tapi dorongan balas dendam, sejatinya hanya akan menempatkan kita pd kondisi terburuk diri kita, yaitu pd level yg sama dgn org yg dengki dan berbuat buruk pd kita 🖤

Penelitian menunjukkan bahwa dorongan balas dendam cenderung meningkatkan stress, menganggu kesehatan dan daya tahan tubuh.

*Forgiveness* berfokus pada pelaku, bukan tindakannya. Juga bukan pada perlawanan thd pelaku, tetapi apa akibat (luka hati) yg muncul dr perlawanan yg dilakukan.

Dengan memaafkan, sejatinya kita kembali pd kebutuhan fitrah akan kedamaian.
Memaafkan juga menjadi salah satu latihan untuk menuju kebijaksanaan.

*Langkah-langkah forgiveness*

Berikut ini adalah beberapa strategi atau langkah yg perlu dilakukan untuk dapat mewujudkan _forgiveness_–memerdekakan diri dr belenggu emosi :

🔍Identifikasi–kenali seseorang yg kamu merasa marah terhadapnya.

🕯Secara jujur, ungkapkan perasaan yg dialami; bisa bercerita dengan oranglain yg terpercaya atau menuliskannya dlm suatu jurnal pribadi/ diary.

🎖Mulailah untuk memaafkan. Coba pahami betul apa dan bagaimana seseorang dpt melakukan kesalahan/perbuatan tsb.

*Manfaat forgiveness*

🎁Memaafkan merupakan transformasi emosi marah menuju kondisi emosi yg lebih positif.
Hal itu dpt membebaskan kita dr keinginan balas dendam yg tidak ada habisnya, dan mengantarkan kita pada perasaan yg lebih rileks, tenang, dan terkendali.
🎁Dengan memaafkan mungkin tidak selalu menyelesaikan permasalahan, tetapi memaafkan memberikan kita pengalaman utk membebaskan diri dr belenggu emosi dan dorongan berperilaku negatif.

Nah guys, bersyukurlah kita sbg seorang Muslim. Karena ajaran dan manfaat memaafkan telah dicontohkan oleh teladan kita, Rasulullah SAW.

_”Jika kamu membuat suatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan suatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.”_
(HR. Bukhari)

_”Barangsiapa memaafkan kesalahan oranglain, maka Allah akan memaafkan kesalahannya pd hari kiamat”_
(H.R. Ahmad)

_”Dan tidaklah Allah menambah sifat pemaaf bagi seorang hamba, kecuali sebagai kemuliaan”_
(HR. Muslim)

Selamat meningkatkan level diri dengan kemampuan memaafkan. 😎
Sampai jumpa di sesi berikutnya.

_Wassalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

Referensi :
°www.psychologytoday.com
°kumpulan hadits

✨🎁✨🎁✨🎁✨🎁

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Adab Bertamu

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 29 Dzulhijjah 1438H/ 20 September 2017

📕 AKHLAQ

📝 Kak Lelisya

📖 ADAB BERTAMU
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸❣🌸❣🌸❣🌸❣🌸

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sahabat MFT, kita simak materi Akhlaq kali ini yuk!!!

*Adab Bertamu:*

1.Berpakaian rapi dan pantas
Walaupun sepele, namun berpakaian pantas saat bertamu berarti menghormati tuan rumah dan dirinya sendiri. Hal ini dijelaskan di dalam Firman Allah swt.
”Jika kamu berbuat baik ( berarti ) berbuat baik bagi dirimu sendiri.”
( QS. Al- isra’: 7 )

2. Memberikan  isyarat dan salam ketika hendak bertamu.

Sebelum kita masuk kedalam rumah orang lain atau bertamu, hendaknya kita mengucapkan salam terlebih dahulu.
Hal ini juga
Dalam Hadits Nabi juga menjelaskan:
” Bahwasanya seorang laki – laki hendak meminta izin ke rumah Nabi Muhammad SAW sedangkan beliau ( Nabi ) berada di dalam rumah. Katanya “Bolehkah aku masuk?” lalu Nabi Muhammad SAW bersabda kepada seorang  pembantunya , “Temuilah orang itu dan ajarkan padanya cara minta izin dan katakanlah kepadanya agar mengucapkan” _Assalamu’alaikum, bolehkah aku masuk?_”Lelaki itu mendengar apa yang di katakan Nabi muhammad saw lalu ia langsung berkata: ”Assalamu’alaikum, bolehkah aku masuk?” Nabi Muhammad SAW memberi izin dan masuklah ia”
( HR. Abu Dawud )

3. Jangan mengintip ke dalam rumah.

Sebelum kita di perbolehkan untuk masuk ke dalam rumah seseorang, maka kita jangan mengintip seperti yang terkandung di dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sahl bin Sa’d :
” Sahl bin sa’d berkata: ”Ada seseorang laki – laki  mengintip pada sebuah lubang pintu rumah, Rasulullah SAW bersabda: ”Jika aku tahu engkau mengintip niscaya aku colok matamu. Sesungguhnya Alloh memerintahkan untuk minta izin itu adalah karena untuk menjaga pandangan mata.”
( HR.Bukhari )

4. Memita izin masuk maksimal sebanyak 3 kali.

Apabila kita bertamu sudah tiga kali meminta izin tapi tidak ada jawaban dari tuan rumah maka hendaknya pulang dan kembali lagi di waktu lain.

5. Memperkenalkan diri kepada tuan rumah.

Hadist yang menjelaskan tentang hal ini , yaitu :
“Dari jabir r.a. ,ia berkata : Aku pernah datang kepada Nabi Muhammad saw , lalu aku mengetuk pintu rumah beliau, Nabi Muhammad Saw bertanya “Siapakah itu ?” Aku menjawab “Saya ” Beliau bersabda : ”Saya …. saya!!!!” seakan akan beliau marah.
( HR. Bukhari )

Oleh sebab itu,hal ini menguatkan bahwa jadi seorang  tamu hendaknya menyebutkan nama dirinya secara jelas sehingga tuan rumah tidak ragu lagi untuk menerima kedatangannya.

6. Tamu laki – laki dilarang masuk apabila tuan rumah hanya seorang wanita.

Hal ini dijelaskan di dalam suatu hadist perhatikan sabda Rasulullah di bawah ini :
“Janganlah seorang laki – laki bersepi – sepi bersama seorang perempuan kecuali ia (perempuan tersebut ) bersama mahramnya
( HR. Bukhari Muslim )

7. Masuk lalu duduk dengan sopan.

8. Menerima semua jamuan tuan rumah dengan senang hati.

9. Segeralah pulang apabila telah selesai urusan.

Seorang tamu yang bijaksana , tidak memperpanjang kunjungannya apabila keperluannya sudah selesai.

10. Lama waktu kunjungan yaitu paling lama 3 hari tiga malam, apabila tempat tinggalnya jauh.

Wallahu’alamu bis showab

🌸❣🌸❣🌸❣🌸❣🌸

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT (5)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 27 Dzulhijjah 1438 H/ 18 September 2017

📕 AQIDAH

📝 Prima Eyza

📖 BUKTI-BUKTI KEBERADAAN ALLAH SWT (5)

~~~~
🍃🌈🍃🌈🍃🌈

Bagaimana kabarnya, adik-adik para pemuda Islam harapan umat…?
Alhamdulillaah kita bisa bertemu kembali dalam suasana keimanan yang mudah-mudahan semakin menguat. Semoga cahaya hidayah, limpahan rahmat dan karunia dari Allah SWT senantiasa mengalir bagi diri-diri kita hingga akhir hayat. Aamiin…
Yuuk! kita lanjutkan kembali pembahasan kita tentang Bukti-Bukti Keberadaan Allah SWT yang pada pembahasan lalu kita telah mengkaji bukti keberadaan Allah SWT yang keempat yaitu bukti wahyu (الدَّلِيْلُ النَّقْلِيُّ) dan sekarang kita lanjutkan pembahasan pada bukti yang kelima, yaitu *Bukti Sejarah (الدَّلِيْلُ التَّارِيْخِيُّ)*

👩‍🔬 *Sejarah Manusia*

Dalil historis (sejarah) tentang kebeadaan Allah SWT yang dimaksud adalah pembuktian tentang keberadaan Tuhan dengan berpegang pada sejarah perjalanan hidup manusia dari dahulu hingga sampai saat ini yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan keagamaan dan kebertuhanan.
Hubungan manusia dengan Tuhan dapat dilihat dari kehidupan keberagamaan yang paling sederhana hingga kehidupan keberagamaan yang paling kompleks sekalipun, walaupun dalam perjalanannya banyak terjadi penyimpangan dalam prinsip ketuhanan, namun kenyataan ini membuktikan bahwa peran Tuhan dalam kehidupan manusia sangatlah dominan.
Dan Islam jelas menegaskan bahwa satu-satunya Tuhan yang haq dan yang berhak disembah hanyalah Allah SWT.
Demikian pula dengan fakta bahwa manusia di sepanjang sejarah selalu memiliki tempat ibadah.
Bahkan melalui QS. Ali ‘Imran ayat 96-97, Allah Ta’ala menerangkan bahwa sesungguhnya rumah ibadah tertua di dunia ini adalah Ka’bah di kota Makkah :

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

🕋 Ka’bah ini adalah rumah ibadah yang diberkahi oleh Allah SWT dan menjadi petunjuk bagi manusia di seluruh alam. Begitu tuanya umur Ka’bah ini, sampai tak seorang pun tahu sudah berapa lama Ka’bah berada di muka bumi. Ka’bah telah ada jauh sebelum Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as diperintahkan Allah SWT untuk membangunnya kembali dan meninggikan pondasinya.

🚶🏻Berjalanlah di Muka Bumi

Banyak sekali ayat-ayat dalam Al Qur`an yang memerintahkan kita untuk melakukan perjalanan di muka bumi. Bahkan salah satu sifat orang yang telah ber-mubayya’ah (berjanji setia beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya) adalah as-saa`ihuun, yang di antara maknanya adalah orang-orang yang melakukan perjalanan di muka bumi.
Allah Ta’ala Berfirman,

التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الْآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

“Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat (as-saa`ihuun), yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.”
(QS. At Taubah [9] : 112)

Diantara tujuan maknawi dari perintah Allah SWT untuk melakukan perjalanan di muka bumi ini adalah unuk melihat bagaimana akibat kedustaan dan pengingkaran yang dilakukan manusia kepada Allah SWT dan bagaimana kesudahan akhir kehidupan mereka.
Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ ثُمَّ انْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

“Katakanlah: ‘Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu’.
(QS. Al An’aam [6] : 11)
   
Fakta sejarah kehancuran umat-umat terdahulu dengan kehancuran yang membuat mereka tidak mampu bangkit kembali menunjukkan adanya Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Firman Allah SWT dalam QS. Al An’aam [6] ayat 6,

أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّنْ لَكُمْ وَأَرْسَلْنَا السَّمَاءَ عَلَيْهِمْ مِدْرَارًا وَجَعَلْنَا الْأَنْهَارَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ وَأَنْشَأْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ قَرْنًا آخَرِينَ

“Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.”

Demikian pula firman Allah SWT dalam QS. Muhammad [47] ayat 13,

وَكَأَيِّنْ مِنْ قَرْيَةٍ هِيَ أَشَدُّ قُوَّةً مِنْ قَرْيَتِكَ الَّتِي أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَاهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ

“Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.”

Dan juga firman Allah SWT dalam QS. Al Haaqqah [69] ayat 4-8,

كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌ بِالْقَارِعَةِ
فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُوا بِالطَّاغِيَةِ
وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُوا بِرِيحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ
فَهَلْ تَرَىٰ لَهُمْ مِنْ بَاقِيَةٍ

“Kaum Tsamud dan `Aad telah mendustakan hari kiamat.
Adapun kaum Tsamud maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa,
Adapun kaum `Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum `Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon korma yang telah kosong (lapuk).
Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.”

✨ Maka jelaslah bagi kita bahwa kenyataan sejarah tentang kebertuhanan manusia, rumah ibadah (Ka’bah) untuk menyembah Allah SWT yang telah ada sejak dahulu, serta kehancuran umat-umat yang mengingkari Allah SWT, secara nyata membuktikan bahwa Allah SWT itu ada. Mutlak ada, tanpa keraguan sedikitpun.

Wallaahu a’lam bishshowab.
Bersambung…

~~~~
🍃🌈🍃🌈🍃🌈

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

small-poly-3350169_1920

Animals vectors

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.

It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.
The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline of her own road, the Line Lane. Pityful a rethoric question ran over her cheek, then

KETURUNAN NABI ISMAIL

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 21 Dzulhijjah 1438 H/ 14 September 2017

📕 SHIRAH NABAWIYAH

📝  Kak Siro

📖 Judul Materi *KETURUNAN NABI ISMAIL*
~~~~~~~~~~~~~~~~~ 🐫🌴🐫🌿🐫

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya hari ini adik adik ?

Mudah-mudahan selalu di limpahkan Rahmat, Hidayah serta Ridha Allah Swt. Dan Semoga Allah memberikan ketetapan hati dengan iman yang terus bertambah di dalam diri kita. Aamiin …

Adik-adik, Tak lama kemudian Ismail menikah namun belum Berapa lama rasa gembira itu berubah duka karena Bunda hajar wafat. Ismail amat kehilangan ibunya betapa tidak, ia ditinggal oleh orang yang sangat dia sayangi dan menyayanginya.

Mendengar istrinya wafat Nabi Ibrahim yang telah berusia lanjut datang ke Mekah. Tatkala tiba di rumah Ismail, beliau tidak mendapatkan Ismail maka beliau bertanya kepada istri Ismail ” Bagaimana keadaan mereka berdua?”

Istri Ismail mengeluh kehidupan mereka yang sangat melarat ” hidup kami susah dan terlalu sederhana bahkan sekarang pun saya tidak dapat menyuguhkan apa-apa kepada bapak ” keluh istri Ismail.

Nabi Ibrahim termenung Ia pun berdiri dan pamit “sampaikan kedatanganku kepada Ismail katakan juga kepadanya bahwa aku ingin agar ia mengganti gerbang rumah ini.”

Setelah diberitahukan kepada ismail, Ismail mengerti maksud pesan ayahnya maka Ismail menceraikan istrinya dan menikah lagi dengan wanita lain yaitu Putri Mudhadh bin Amru pemimpin dan pemuka kabilah jurhum.

Setelah perkawinan Ismail yang kedua ini Ibrahim datang lagi namun tidak bisa bertemu dan Ismail beliau bertanya kepada istri Ismail tentang keadaan mereka berdua. Jawaban istri Ismail adalah pujian kepada Allah.  “Alhamdulillah Ismail selalu bekerja keras dan selalu membimbing saya di jalan Allah kami hidup berbahagia”.

Nabi Ibrahim tersenyum ” Sampaikan kedatangan kepada Ismail katakan juga kepadanya bahwa aku menyukai gerbang rumahnya.”

Ketika Ismail datang istrinya menyampaikan pesan Ibrahim ” Alhamdulillah Ayahku menyukaimu karena engkau istri yang sholehah” senyum Ismail.

Pada kedatangan berikutnya Ibrahim bisa bertemu dengan Ismail yang saat itu Ismail sedang meraut anak panahnya di bawah sebuah pohon di dekat sumur zam-zam. Tatkala melihat kehadiran ayahnya Ismail berbuat sebagaimana layaknya seorang anak yang lama tidak bersua bapaknya dan Ibrahim juga berbuat layaknya seorang bapak yang lama tidak bersua anaknya. Pertemuan ini terjadi setelah sekian lama sebagai seorang ayah yang penuh rasa kasih sayang dan lemah lembut sulit rasanya beliau bisa menahan kesabaran untuk bersua anaknya, begitu pula dengan Ismail sebagai anak yang berbakti dan sholeh dengan adanya perjumpaan ini mereka berdua sepakat untuk membangun Ka’bah, meninggikan sendi-sendinya dan Ibrahim memperkenankan manusia untuk berhaji sebagaimana yang diperintahkan Allah kepada beliau.

Dari perkawinannya dengan anak perempuan dari Mudhadh, Ismail dikaruniai anak oleh Allah sebanyak 12 semuanya laki-laki, yaitu Nabat atau Nabayuth, Qaidar, Adba’il, Mibsyam,Misyama, Duma, Misya, Hadad, Taima, Yathur, Nafis, dan Qaiduman.

Dari mereka inilah kemudian berkembang menjadi dua belas kabilah yang semuanya menetap di Mekkah untuk sekian lama mata pencaharian utama mereka adalah berdagang dari negeri Yaman hingga ke negeri Syam dan Mesir. Selanjutnya kabilah-kabilah ini menyebar di berbagai penjuru Jazirah bahkan ke luar Jazirah. Seiring dengan perjalanan waktu keadaan mereka tidak lagi terdeteksi kecuali anak keturunan Nabat dan Qaidar.

Peradaban anak keturunan Nabat bersinar di Hijaz Utara. Mereka mampu mendirikan pemerintahan yang kuat yang berpusat di Petra. Sebuah kota kuno yang terkenal di selatan Yordania. Kekuasaan Nabat ini telah mencapai wilayah-wilayah terdekat dan tidak seorang pun berani memusuhi mereka hingga datang pasukan Romawi yang menghabisi mereka.

Setelah melakukan penyelidikan dan penelitian yang akurat, As Sayyid Sulaiman An Nadawi menegaskan bahwa Raja Raja keturunan Ghassan termasuk aus dan khazraj bukan berasal dari keturunan Qahthan tetapi dari keturunan Nabat. Anak Ismail dan keturunan mereka di negeri tersebut.

Sementara itu anak keturunan Qidar bin Ismail tetap tinggal di Mekah dan membina keluarga di sana hingga mendapatkan keturunan, Adnan dan anaknya adalah keturunan Arab Adnaniyah masih bisa dipertahankan keberadaannya. Adnan adalah kakek ke-22 dalam silsilah keturunan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Disebutkan bahwa jika beliau menyebutkan nasibnya dan sampai kepada Adnan, maka beliau berhenti dan bersabda ” para ahli silsilah nasab banyak yang berdusta” Beliau tidak melanjutkannya.

🐫🌴🐫🌴🐫🌴🐫🐫🌴🐫

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Vectorized Old Radio

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Morbi ligula quam, dictum faucibus lorem a, euismod feugiat ante. Nunc ornare aliquet blandit. In ullamcorper aliquet ipsum, sit amet sagittis justo consectetur in.

Nulla vel bibendum enim. Praesent ipsum velit, suscipit eu consequat eget, volutpat non neque. Morbi lorem tellus, dapibus quis imperdiet nec, imperdiet vitae elit. Quisque vel dictum velit. Suspendisse potenti.

Pellentesque habitant morbi tristique

senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Suspendisse quam lorem, euismod ut sollicitudin ut, lobortis eget mi. Suspendisse condimentum augue sit amet ornare faucibus.

Nam libero augue, luctus nec odio et, faucibus volutpat sem. Mauris non sapien quam. Mauris egestas sapien at fringilla aliquam. Vestibulum placerat lorem et ullamcorper semper. Nunc vitae feugiat diam.

Keutamaan Tukang Bersih Masjid​

Bismillah wal Hamdulillah …

Nabi ​Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam​ sangat menghormati orang yang membersihkan masjid.

Abu Hurairah ​Radhiyallahu ‘Anhu​ bercerita:

أن رجلاً أسود أو امرأة سوداء كان يقم المسجد فمات فسأل النبي صلى الله عليه وسلم عنه فقالوا مات قال أفلا كنتم آذنتموني به ؟ دلوني على قبره أو قال قبرها فأتى قبرها فصلى عليها

Ada seorang laki-laki atau wanita hitam yang suka membersihkan masjid, dan dia wafat. Rasulullah ​Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam​ bertanya kepada para sahabat tentang keberadaannya. Para sahabat menjawab: “Dia telah wafat.”

Maka Nabi Shallallahu’Alaihi wa Sallam berkata: “Kenapa kalian tidak memberitahu aku kematiannya? Tunjukkan kepada aku di mana kuburnya.” Maka, Rasulullah Shallallahu’Alaihi wa Sallam mendatangi kuburnya dan shalat di atasnya (shalat jenazah). ​(HR. Bukhari No. 458 dan Mualim No. 956)​

Aisyah ​Radhiyallahu ‘Anha​ berkata:

أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم ببناء المساجد في الدُّور وأن تنظف وتطيب

Rasulullah ​Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam​ memerintahkan membangun masjid di berbagai negeri, membersihkan dan memberikan wewangian. ​(HR. Abu Dawud No. 455, At Tirmidzi No. 594, Shahih)​

Dari Abu Sa’id Al Khudri ​Radhiyallahu ‘Anhu​ bahwa Rasulullah ​Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam​ bersabda:

مَنْ أَخْرَجَ أَذًى مِنْ الْمَسْجِدِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

​”Barangsiapa mengeluarkan kotoran dari dalam masjid, maka Allah akan membuatkan baginya rumah di surga.”​ ​(HR. Ibnu Majah No. 749, dhaif)​

Imam Al Munawi ​Rahimahullah​ berkata:

نجس أو طاهر كدم وزرق طير ومخاط وبصاق وتراب وحجر وقمامة ونحوها من كل ما يقذره (بنى الله له بيتا في الجنة) وفي بعض الروايات إن ذلك مهور الحور العين

Yaitu membersihkan mesjid dari najis, atau darah, tahi burung, ingus, ludah, tanah, batu, sampah, dan semisalnya, yg mengotori masjid (maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga) dalam riwayat lain itu sebagai mahar bagi bidadari di surga. ​(Faidhul Qadir, 6/43)​

Demikian. Wallahu a’lam

Ziarah untuk Doa Minta Hajat

Assalamualaikum ustadz/ah.. Gini di desa saya banyak masyarakat yg sering pergi ziarah ke makam syeikh , dg niat untuk keperluan duniawi, kaya biar rezeki nya lancar dll. Kegiatanya disana tahlilan kemudian memanjatkan doa kpd Allah apa yg menjadi hajatnya. Bagaimana tadz hukumnya?
Mohon dijawab. #a38

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالُوا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا

“Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwaa’, yaghuts, ya’uq dan nasr” (QS. Nuh: 23).

Sebagian ulama salaf berkata bahwa mereka ini (Wadd, Suwaa’, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr) adalah orang sholih di masa Nabi Nuh. Ketika mereka meninggal dunia, orang-orang beri’tikaf (berdiam) di kubur mereka. Selanjutnya, dibuatlah patung-patung mereka lalu disembah. Kalau ada yang melakukan ziarah seperti ini ke kubur, maka termasuk ziarah yang tidak ada tuntunan. Ajaran seperti ini termasuk ajaran Nashrani dan orang musyrik. Jika maksud penziarah kubur adalah ingin agar do’anya mustajab di sisi kubur, atau ia berdo’a meminta pada mayit, atau ia beristighatsah pada mayit, ia meminta dan bersumpah atas nama mayit pada Allah dalam menyelesaikan urusan dan kesulitannya, ini semua termasuk amalan yang tidak dituntunkan oleh Nabi saw dan tidak dilakukan oleh para sahabat. Lihat penjelasan Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa, 27: 31.

Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

وَلَا يُسْتَحَبُّ الصَّلَاةُ عِنْدَهُ وَلَا قَصْدُهُ لِلدُّعَاءِ عِنْدَهُ أَوْ بِهِ ؛ لِأَنَّ هَذِهِ الْأُمُورَ كَانَتْ مِنْ أَسْبَابِ الشِّرْكِ وَعِبَادَةِ الْأَوْثَانِ

“Para ulama sepakat tidak dianjurkan shalat di sisi kubur, tidak pula berdo’a di sisi kubur atau berdo’a lewat perantaraan kubur. Karena seluruh hal ini adalah perantara pada syirik dan sebab penyembahan kepada watsn (segala sesuatu yang disembah selain Allah). ” (Majmu’ Al Fatawa, 27: 31).

Hal ini menunjukkan terlarangnya berdo’a di kubur wali, habaib atau orang sholih. Namun yang dibolehkan adalah mendo’akan kebaikan untuk si mayit seperti yang Nabi saw ajarkan ketika kita ziarah kubur dan tetap menghadap kiblat. Do’a yang dimaksud adalah,

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ (وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ) وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ، أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, (semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan). Kami insya Allah akan bergabung bersama kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.” (HR. Muslim no. 975).

Adapun jika do’anya menjadikan mayit sebagai perantara, ini adalah amalan yang menjadi perantara menuju syirik.

Wallahu a’lam.