MAKNA-MAKNA LAA ILAAHA ILLALLAAH (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Senin, 19 Muharram 1439 / 09 Oktober 2017

📕 Aqidah

📝 Ustadzah Prima Eyza

📖 MAKNA-MAKNA LAA ILAAHA ILLALLAAH (2)
==========☆☆☆==========
☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻

Assalaamu’alaikum wr.wb

Apa kabar, adik-adik shalih-shalihat…?? Mudah-mudahan senatiasa dalam kebaikan iman serta lindungan dan naungan keberkahan dari Allah SWT…. Aamiiin….

Pembahasan kita pekan lalu sudah masuk kepada tema Makna-Makna Laa Ilaaha illallaah. Makna yang pertama dari kalimat Laa Ilaaha illallaah sebagaimana yang sudah kita bicarakan bersama adalah لَا خَالِقَ إِلَّا الله  (Tidak ada Pencipta kecuali Allah). Kali ini mari kita lanjutkan kepada makna yang kedua.

Makna yang kedua dari kalimat لَا إِلٰهَ إِلَّا الله (Laa Ilaaha ilaLLAAH: Tidak ada Ilah selain Allah) adalah:

لَا رَازِقَ إِلَّا الله

🚫 Tidak Ada Pemberi Rizqi Kecuali Allah SWT

Allah Ta’ala bukan hanya mencipta saja, namun Allah SWT pun memelihara alam semesta raya ini dengan memberikan dan menjaminkan rizqi kepada semua ciptaan (makhluk)Nya.
Allah SWT berfirman,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

_”Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rizqinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).”_
(QS. Huud [11] : 6)

Keyakinan pada kuasa Allah SWT memberi rizqi bagi semua makhluk-Nya akan menghasilkan kesadaran bahwa sedikit atau banyaknya rizqi yang kita peroleh dan nikmati, semuanya adalah dari Allah Ta’ala.
Dalam doa pagi dan petang kita diajarkan :

اللّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْرٍ فَأَتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

_“Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu, berpagi hari dengannya, adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu rasa syukur.”_
(Hadits riwayat Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban dalam Shahih-nya)

📚 Bukan Karena Ilmu
Ingatlah bahwa semua rizqi yang kita terima, bukanlah karena ilmu yang kita punyai, melainkan Allah-lah yang telah menentukan dan menetapkan ukuran-ukuran rizqi tersebut bagi kita.
Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ

_“Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah.”_
(QS. Saba’ [34] : 24)

Allah Ta’ala juga berfirman,

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

_“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rizqi kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.”_
(QS. Al Isra` [17] : 30)

Dalam Al Qur`an, Allah SWT mengabadikan keingkaran Qarun karena takabur dan kufur akan rizqi yang diterimanya,

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي

_”Qarun berkata, “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”._
(QS. Al Qashash [28] : 78)

Juga perkataan Qarun yang dimuat dalam ayat yang lain,

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ  

_”Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku.”
(QS. Az Zumar [39] : 49)

→ Ini adalah contoh orang-orang yang tertipu. Tidak memahami hakikat harta; siapakah Yang memberikannya.

Hal ini ekstrim berbeda dengan sikap Nabi Sulaiman as dalam memaknai rizqi yang diterimanya:

قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

_”Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.”_
(QS. An Naml [27] : 40)

Allah SWT berfirman dalam QS. Fathir [35]:15,

 يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

_”Hai manusia, kamulah yang berkehendak (faqir) kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.”_

→ kitalah yang sangat memerlukan (_fuqara`_) kepada Allah Ta’ala.

🍕 Jangan Takut Kelaparan
Di masa jahiliyah dulu, ada orang-orang yang membunuh anak-anak mereka karena takut miskin dan kelaparan. Maka Allah SWT melarang perbuatan ini dengan tegas.
Allah SWT berfirman,

… وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ  …

+”… Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, …”_
(QS. Al An’am [6] : 151)

Juga firman-Nya,

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

_”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”
(QS. Al Israa` [17] : 31)_

✌🏻 Berbagai Cara Mendapatkan Rizqi
Semua makhluk memiliki cara dan jalannya sendiri-sendiri untuk mendapatkan rizqinya. Cara dan jalan memperoleh rizqi tersebut telah ditetapkan dan diilhamkan oleh Allah Ta’ala bagi mereka masing-masing. Ada hewan yang hidup di udara (misalnya burung), yang justru rizqinya (makanannya) adanya di dalam air. Sebaliknya, ada hewan air, yang rizqinya (makanannya) malah ada di udara. Ada pula hewan yang buta, tetapi tidak pernah kelaparan dan selalu mendapatkan makanannya.
Bagaimana dengan manusia?
Rizqi manusia ada di mana-mana dan berbagai jenis.
Allah SWT berfirman dalam Qur`an surah Al Baqarah (2) ayat 29,

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

_”Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”_

Namun kenapa masih ada manusia yang mengalami kelaparan/kemiskinan dan bahkan sampai mati kelaparan?

✈ Masalah Distribusi
Allah Ta’ala sudah menetapkan bahwa manusia itu ada yang kaya (rizqinya berlebih) dan ada yang faqir (rizqinya kurang sekali) atau miskin. Semuanya itu adalah ujian bagi manusia, yakni: bersyukur untuk si kaya (tidak sombong dan kikir) dan bersabar untuk si faqir (tidak membenci si kaya).

Di sinilah Islam mensyari’atkan zakat, infaq, dan shodaqoh.
Allah Ta’ala berfirman,

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

_”Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan (infaqkan). Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”_
(QS. Al Baqarah [2] : 215)

_*Sehingga dalam harta si kaya, ada hak untuk si miskin.*_
Disinilah keindahan dan keluhuran ajaran Islam, di saat semua orang diajarkan untuk tetap berada dalam nilai-nilai kebaikan dan kemuliaan, apapun taqdir yang telah digariskan Allah SWT bagi keadaan kehidupan mereka: si kaya mulia dengan zakat, infaq, dan shodaqohnya, sebaliknya si miskin pun mulia sebab kesabarannya dan ia tidak sampai meminta-minta/mengemis karena kemiskinannya, melainkan ia mendapatkan bagian distribusi harta yang haq dalam syari’at yakni mendapat pembagian dari zakat, infaq, maupun shodaqoh.

Jadi jika ada sekelompok manusia di berbagai penjuru ada yang sampai mati kelaparan atau pun menderita dalam kemiskinan yang sangat papah, maka ini sama sekali bukan karena Allah SWT tidak memberi rizqi kepada mereka, melainkan disebabkan aturan syariat zakat, infaq, dan shodaqoh yang pada prinsipnya mendistribusikan rizqi pada si fakir; ini tidak dijalankan dan ditunaikan. Atau dijalankan, namun tidak merata dan tidak adil dalam pendistribusiannya.

🤴🏻 Penguasa dalam Islam Bertanggungjawab terhadap Masalah Ini.
Penguasa dalam Islam bertanggungjawab untuk menerapkan dan memastikan pendistribusian yang merata atas zakat, infaq, dan shodaqoh kaum muslimin. Zakat, infaq, dan shodaqoh tersebut harus sampai kepada setiap orang yang berhak menerimanya sesuai dengan aturan syari’at.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur`an,

الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

_”Apa saja harta rampasan (fa`i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.”_
(QS. Al Hasyr [59] : 7)

→ Ayat ini terkait prinsip distribusi (pemerataan) agar kemakmuran tercapai.

Demikianlah kita meyakini bahwa tidak ada Pemberi rizqi selain Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshowab…
Bersambung…

☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻💘☝🏻

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Sunnah Membaca ‘Aamiin’ Berbarengan dengan Imam

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Selasa, 20 Muharram 1439 / 10 Oktober 2017

📕 Ibadah

📝 Ustdzah Trisa Yunita

📖 Sunnah Membaca ‘Aamiin’ Berbarengan dengan Imam
==========☆☆☆==========
💐✨💐✨💐✨💐✨💐

Assalamua’aikum wr.wb.

Apa kabar para mujahid muda? Semoga bersama fajar Allah tambahkan keimanan kita hari ini yaa.. Aamiinn

kira-kira perlu gak ya menjawab ‘amin’ saat solat berjamaah???

Dari Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rosululloh saw. bersabda:

_*Jika imam telah membaca ‘gahiril maghdubi’alaihim waladh dholin’, maka bacalah: ‘aamiin’ (ya Alloh kabulkanlah). Jika ucapannya bersamaan dengan ucapan para malaikat, dosa dosa nya yang telah lampau pasti diampuni’*_
(HR. Bukhari)

*Untuk makmum laki laki hendaknya mengeraskan ucapannya, sampai menyebabkan masjid bergemuruh.. (hadits hasan shahih)

Dari Aisyah ra. meriwayatkan Nabi saw. bersabda:
_Tiada rasa dengki yang paling besar dari orang orang Yahudi terhadap kalian, selain ucapan salam dan suara ‘aamiin’ di belakang imam._
(HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Wallahu alam bii sawwab..

💐✨💐✨💐✨💐✨💐

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Menjaga Rahasia (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 21 Muharram 1439 / 11 Oktober 2017

📕 Akhlak

📝 Kak Lelysa

📖 Menjaga Rahasia (2)
==========☆☆☆==========
🗝💋🗝💋🗝💋🗝💋🗝

Assalamu’alaikum para mujahid muda, yuukkk kita lanjutkan pembahasan kita pekan lalu tentang *menjaga rahasia*

Anas berkata, _“Demi Allah, andaikata rahasia itu pernah aku beritahukan kepada seseorang, sesungguhnya aku akan memberitahukan hal itu kepadamu pula, wahai Tsabit.”_ (HR. Muslim, diriwayatkan pula oleh Al Bukhari dengan ringkas)

Saat itu Anas masih kecil, tetapi ia sudah mampu menjaga rahasia Rasulullah. Meskipun yang bertanya mengenai hal itu adalah ibunya sendiri. Seharusnya kita mencontoh sikap Anas tersebut, yaitu mampu menjaga rahasia.
Di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari ada beberapa perkara-perkara yang harus dijaga kerahasiaannya baik diminta ataupun tidak diminta, antara lain sebagai berikut :

👻 Rahasia (Aib) Mayyit
Perkara ini sangat penting untuk diperhatikan terutama oleh orang yang bertugas memandikan mayyit, seperti aib yang terdapat pada tubuh jenazah.
Dari Abu Rafi’ Aslam, maula (bekas hamba sahaya) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
_“Barangsiapa yang memandikan seorang mayit, lalu ia merahasiakan keburukan mayit itu, maka Allah ampuni dia sebanyak empat puluh kali.”_
(HR. Al Hakim dan ia berkata bahwa ini adalah hadits shahih menurut syarat Imam Muslim, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib wat Tarhib No. 3492)

📝 Berikut adalah beberapa poin yang penting untuk diperhatikan tatkala kita ingin curhat dan menceritakan rahasia kita kepada orang lain :

✅ Hendaknya bertanya dalam hati terlebih dahulu, apakah kita perlu atau seberapa penting untuk menceritakan rahasia kita kepada orang lain. Dipertimbangkan mashlahat dan mudarat yang akan datang.

✅ Hendaknya berjaga-jaga atau membayangkan bagaimana seandainya jika orang tersebut tidak amanah, apakah kita sudah siap menghadapi konsekuensi yang terjadi apabila rahasia tersebut terbongkar dan tersebar ?

✅ Jika harus ceritakan, sebaiknya diceritakan kepada orang sholeh yang terkenal amanah

✅ Jangan menceritakan rahasia kita kepada orang yang suka ingin tahu terhadap rahasia orang lain. Tipe orang seperti ini biasanya mudah sekali untuk membeberkan rahasia. Seorang penyair pernah berkata:
_“Janganlah engkau membeberkan rahasia kepada orang yang mencari-cari rahasia tersebut darimu, karena pencari-cari rahasia akan membeberkannya”_

✅ Jangan menceritakan rahasia kita kepada banyak orang, semakin banyak, semakin besar peluang rahasia kita akan tersebar. Sehingga  menjadi apa yang disebut “rahasia umum”.

❣Apabila kita diamanahkan untuk menjaga rahasia orang lain, maka kita harus bertanggung jawab terhadap amanah itu dan memenuhi janji itu. Terlihat serperti sebuah perkara yang sepele akan tetapi berat konsekuensi. Terkadang kita sendiri sulit untuk menyimpan rahasia sendiri, apalagi jika harus menjaga rahasia orang lain. Maka jangan kuatir, Rasulullah bersabda _“Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.”_ (HR. Muslim).

Wallahu’alamu bis showab

🗝💋🗝💋🗝💋🗝💋🗝

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Kekuasaan di Hijaz (2)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis, 21 Muharram 1439 / 11 Oktober 2017

📕 Sirah

📝 Kak Siro

📖 Kekuasaan di Hijaz (2)
==========☆☆☆==========
🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰

Assalamu’alaikum mujahid muda harapan umat?? Semoga selalu dalam naungan Allah SWT yaa.. Aamiiinn

Lanjut kisah pekan lalu tentang jazirah Arab yakni Hijaz kuyyyy..

Zaman Ismail Alaihissalam diperkirakan berlangsung pada 20 abad SM. Sedangkan keberadaan jurhum di Mekah diperkirakan sekitar 21 abad. Mereka berkuasa selama 20 Abad. Khuza’ah menangani urusan Kota Mekah bersama Bani Bakar. Namun kabilah-kabilah Mudhar juga mempunyai tiga bidang Penanganannya yaitu :

1⃣ Menjaga keamanan manusia dari Arafah hingga Muzdalifah dan memberi izin kepada mereka saat meninggalkan Mina yang boleh dilakukan setelah Nabi Ghauts bin Murrah dari suku Ilyas bin Mudhar yang disebut Shaufah, Artinya siapapun tidak boleh melempar jumrah sebelum salah seorang dari Shaufah yang melakukannya. Bila semua orang telah selesai melempar jumroh dan hendak meninggalkan Mina orang-orang Shaufah berada diantara dua sisi Aqabah dan tidak ada seorangpun yang boleh melewati sebelum mereka melewatinya. Setelah orang-orang Shaufah musnah tradisi ini dilanjutkan oleh Bani Saad bin Zaid dari Tamim.

2⃣ Melakukan ifadhah (bertolak) dari juma pada pagi hari Nahr (hari penyembelihan hewan qurban) menuju Mina urusan ini diserahkan kepada Bani Udwan.

3⃣ Menangguhkan bulan-bulan haram yang menjadi wewenang Bani Tamim Bin Adi dari bani kinanah.

Kekuasaan Khuza’ah di Mekkah berlangsung selama 300 tahun Pada masa kekuasaan mereka orang-orang Bani Adnan berpencar di Najd, di pinggiran Negeri Irak dan Bahrain. Sementara itu di pinggiran Mekah ada suku-suku dari Quraisy yaitu hulul dan hurum serta suku-suku lain dari Bani Kinanah. Bani Kinanah sendiri tidak memiliki wewenang sedikitpun untuk menangani Mekah dan Baitul haram hingga muncul Qushay bin Kilab.
Tentang Qushay ini dikisahkan bahwa bapaknya meninggal dunia saat ia masih kecil dalam asuhan ibunya. Lalu ibunya menikah lagi dengan seorang laki-laki dari bani Udzrah, yaitu Rabi’ah bin Haram yang kemudian membawanya ke perbatasan Syam. Setelah Qushay menginjak remaja dia kembali ke Mekah yang saat itu jabatan Gubernur Mekah dipegang oleh Hulail bin Hubsyah dari bani Khuza’ah. Qushay melamar putri Hulail yang bernama Hubba, dan ternyata lamaran itu disambut baik olehnya Ia pun dinikahkan dengan Putri Hulail. Setelah Hulail meninggal dunia terjadi peperangan antara Khuza’ah dan Quraisy akhirnya mengantarkan Qushay menjadi pemimpin Mekah dan menangani urusan Baitul haram.

🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰🛡🏰

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

SEHAT RAGAMU, SEHAT JIWAMU

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Jum’at, 23 Muharram 1439 / 13 Oktober 2017

📕 Motivasi dan Pengembangan Diri

📝 Bu Dina S.Psi

📖 SEHAT RAGAMU, SEHAT JIWAMU
==========☆☆☆==========
💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻

Assalaamu’alaikum, Sobat Muda!
Jumpa lagi dengan sesi psikologi di grup MFT.

Apa kabar, Sobat?
Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa, aamiin…
Sob, di Jumat kali ini kita akan kupas tentang menu yang sehat-sehat, tapi bukan soal resep makanan yaa, hehehe.

Yang akan kita bahas adalah tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan kaitannya dengan kesehatan jiwa kita. Wuiihh, ini tema yang seru lho Sobat!
Pernahkan kamu pikirkan dan renungkan, tentang hubungan antara tubuh dan jiwa, antara fisik dan psikologis?
Atau pernahkah mendengar istilah “psikosomatis”?

Misalnya begini, saat masa-masa ujian datang tiba-tiba penyakit maag kambuh, atau ketika terlambat mengumpulkan tugas ke guru yang terkenal “galak”, tiba-tiba terasa pusing, mual, berkeringat dingin… atau ketika ada masalah dengan teman atau masalah dengan orangtua, tubuh terasa lemah, lesu, pening, dan rasa berat di tengkuk/ pundak???

Okeeyy.. supaya lebih mengerti, baiknya kita kenalan dulu dengan istilah psikosomatis ya..
Apa itu psikosomatis/ psikosomatik?
Gangguan psikosomatik merupakan gangguan psikis dan emosional yang melibatkan pikiran dan tubuh, yang kemudian dapat menyebabkan gangguan fisik.

Istilah psikosmatik ini juga digunakan ketika seseorang mengalami gangguan kejiwaan kemudian merasa mengalami sakit secara fisik, tetapi gejala penyakit fisiknya tidak muncul dan tidak dapat terdeteksi secara medis.

Beberapa tanda dan gejala gangguan psikosomatis misalnya seperti; jantung berdetak lebih cepat, perasaan berdebar (palpitasi), gemetar, mual, keringat berlebih, nyeri dada, sakit kepala, bernapas cepat, merasa lemah, sesak napas, gangguan pada lambung, diare, dan lain sebagainya.

Gejala tersebut muncul secara berulang, konsisten, atau bahkan cenderung menguat (intensitasnya bertambah), tetapi hasil pemeriksaan medis tidak dapat menemukan adanya gangguan/ penyakit dalam tubuh atau dengan kata lain secara medis dinyatakan normal atau baik-baik saja.

Hmm..kok bisa begitu yaa??
Nah, kita sekarang masuk pada bagian “Kaitan antara Tubuh dan Pikiran”

Pernah dengar tentang “placebo effect”?
Sebuah penelitian dilakukan terhadap 22 relawan. Mereka diberikan rangsangan rasa nyeri dengan rasa panas. Kemudian diberikan placebo (obat yang dianggap sebagai pereda rasa nyeri tp sebenarnya tidak mengandung zat-zat pengurang nyeri apapun). Ketika diberikan “obat” itu, para relawan menyatakan bahwa rasa nyerinya berkurang. Hal ini menunjukkan adanya peran sugesti dalam menurunkan sensasi rasa sakit yang dialami.

Selain itu, pada literatur ilmiah dijelaskan bahwa emosi negatif dapat memberikan dampak terhadap kondisi tubuh. Ada pendapat yang menyatakan bahwa perasaan tertekan dan takut yang berlebih dan dialami secara terus-menerus dapat mempengaruhi metabolisme tubuh sehingga menyebabkan kerja organ terganggu, yang kemudian dapat memicu timbunya gelaja penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes. Selain itu, kecemasan dan kemarahan yang kronik, amat kuat/mendalam dan intensitasnya meningkat akan dapat memicu terganggunya stabilitas fungsi kerja jantung.

Sederhananya, tubuh dan pikiran (kondisi psikologis termasuk perasaan emosi, dst saling berkait dan mempengaruhi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan, baik dari segi fisik maupun dari kondisi psikologis.

Dengan menjaga kesehatan tubuh kita, maka insyaAllah akan membantu meningkatkan kesehatan jiwa kita, begitu pula sebaliknya.
Nah, apa usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan? Simak tips berikut ini ya !

😴 Istirahat / Tidur yang cukup dan berkualitas
Tidur yang cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan energi di dalam tubuh, sehingga dapat menghindarkan diri kita dari berbagai serangan penyakit yang merugikan.

🍎 Pola makan teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi
Makanlah makanan yang bergizi secara teratur, tidak berlebihan dan tidak kurang. Perhatikan pula kandungan gizi sesuai takaran yang wajar, karena kelebihan suatu zat tidak baik untuk kesehatan.

💆🏻 Jaga pikiran dan hati dengan mengatasi stress yang berlebihan
Bila mengenai masalah ada baiknya bicarakan dengan orang lain yang sekiranya bisa membantu. Beban psikis dan pikiran dapat mempengaruhi daya tahan tubuh yang efeknya dapat mengundang penyakit jasmani maupun rohani.

🙏🏻 Jaga ibadah harian
Sebagai seorang Muslim, kita dituntunkan untuk teratur dan tertib dalam melaksanakan sholat, tilawah,berdzikir, puasa, dan seterusnya. Bersyukurlah karena aktifitas tersebut sangat bermanfaat untuk senantiasa sehat jasmani dan rohani.

🤝 Membangun hubungan sosial yang positif
Hiduplah yang rukun dengan keluarga, tetangga, teman serta jauhi permusuhan dan segala sifat dan sikap buruk pada orang lain. Kehidupan sosial yang baik dan sehat dapat membuat anda rileks dan dapat mengurangi resiko terkena gangguan kejiwaan baik yang ringan maupun yang berat.

Bagaimana Sobat? Mari siapkan diri untuk hidup sehat!!
Salam Semangat!!!

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻💘💁🏻

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Ukhuwah Islamiyah

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Rabu, 28 Muharram 1439 / 18 Oktober 2017

📕 Akhlak

📝 Ka Lelisya

📖 Ukhuwah Islamiyah
==========☆☆☆==========
♥🎠♥🎠♥🎠♥🎠♥

Assalamu’alaikum wr wb

Bagaimaba kabar hati hari ini? Setelah beberapa hari ini kita absen materi?? Semoga Allah tetap mengikat hati kita pada cinta-Nya. Amin

So far, kalian tahu gak sih apa makna dari ukhuwah islamiyah?

Kalau Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Pada Hakekatnya Ukhuwah Islamiyah ada pada :
✅ Nikmat Allah (QS. 3: 103)
Perumpamaan tali tasbih (QS. 43: 67)
✅ Merupakan arahan Rabbani (QS. 8: 63)
Merupakan cermin kekuatan iman (QS. 49: 10)

Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Jahiliyah
🌱 Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam.
🍂 Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak], perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi).

Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah:
🌾 Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai
🌾 Memohon dido’akan bila berpisah
🌾 Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa
🌾 Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)
🌾 Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan
🌾 Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu
🌾 Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)
🌾 Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya
🌾 Memenuhi hak ukhuwah saudaranya

Buah Ukhuwah Islamiyah
🍒 Merasakan lezatnya iman
🥝 Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)
🍇 Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48)

Sekian..
Semoga kita bisa saling mencintai, bertemu dan berpisah karena Allah.

♥🎠♥🎠♥🎠♥🎠♥

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Kekuasaan di Hijaz (4)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Kamis 29 Muharram 1439 / 19 Oktober 2017

📕 Sirah

📝 Kak Siro

📖 KEKUASAAN DI HIJAZ (Part 4)
==========☆☆☆==========
🏰💎🏰💎🏰💎🏰💎🏰

Kuuuyyyy kita lanjutin cerita pekan lalu yess…

Ada 3 riwayat yang menjelaskan sebab meletusnya peperangan antara Khuza’ah dan Quraisy.

1⃣ Setelah Qushay mempunyai banyak anak dan hartanya melimpah bersamaan, dengan itu Hulail pun meninggal dunia maka dia merasa bahwa dirinya lebih berhak berkuasa di Mekah dan menangani urusan Ka’bah daripada Bani Khuza’ah dan Bani Bakar. Sementara itu Quraisy adalah pelopor anak keturunan Ismail maka dia melobi beberapa pemuka Quraisy dan Bani Kinanah agar mengusir orang-orang dari bani khuza’ah dan Bani bakar dari Mekah. Usul ini disambut baik dan mereka pun melakukannya.

2⃣ Menurut pengakuan Bani khuza’ah, Hulail telah berwasiat kepada Qushay agar menangani urusan Ka’bah dan Mekkah.

3⃣ Hulail telah menunjuk putrinya Hubba sebagai orang yang berwenang atas penanganan Ka’bah. Lalu Abu Ghibsyan Al Khuza’i tampil sebagai orang yang mewakili Hubba. Maka diapun menjaga Ka’bah. Setelah Hulail meninggal dunia, Qushay memberikan kewenangan mengurusi dan menjaga Ka’bah dari Abu Ghibsyan yang ia tukar dengan satu Geriba arak. Tentu saja orang-orang dari bani khuza’ah tidak menerima jual beli itu mereka berusaha menghalangi Qushay agar tidak bisa tampil sebagai pengawas Ka’bah. Qushay mengumpul beberapa pemuka Quraisy dan Bani kinanah untuk mengusir Bani Khuza’ah dari Mekah dan ternyata mereka menyambut ajakan Qushay tersebut.

Bagaimanapun setelah Hulail meninggal dunia Shufah berbuat sesuka hatinya sendiri Qushay tampil bersama orang-orang Quraisy dan kinanah. Bani khuza’ah dan Bani Bakar siap Menghadang di hadapan Qushay. Namun Qushay selalu lebih dahulu bertindak. Dia menghimpun pasukan untuk memerangi mereka. Kedua belah pihak saling bertemu dan meletus peperangan yang dahsyat di antara mereka. Banyak yang menjadi korban dari tiap-tiap pihak. Kemudian mereka sepakat untuk membuat perjanjian damai. Mereka mengangkat Ya’mar dari bani bakar sebagai Hakim untuk urusan perdamaian ini. Maka dia menetapkan bahwa Qushay lebih layak menangani urusan Ka’bah dan berkuasa di Mekkah daripada Bani khuza’ah. Setiap darah yang tertumpah tertumpah dari pihaknya merupakan kesalahan Qushay sendiri dan harus menjadi tanggung jawabnya sementara setiap nyawa yang melayang dari Bani Khuza’ah dan Bani Bakar harus mendapat tebusan. Dengan keputusan ini, Qushay berhak menjadi pemimpin di Mekah dan menangani urusan Ka’bah. Ya’mar pada saat itu di juluki Asy Syadzakh.

🏰💎🏰💎🏰💎🏰💎🏰

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

YANG KAMU PERLU TAU TENTANG OTAKMU

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Jumat, 30 Muharram 1439H/ 20 Oktober 2017

📕 PSIKOLOGI

📝 Bu Dina Farihani S. Psi.

📖 *YANG KAMU PERLU TAU TENTANG OTAKMU*

==========☆☆☆==========
💦🌈💦🌈💦🌈💦🌈💦

_Assalaamu’alaikum_ Sobat MFT,
Semoga selalu semangat dalam taat 😃✊🏻

Pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang perkembangan otak remaja. _Apa saja yang kamu perlu tau tentang perkembangan otakmu?_ Simak yang berikut ini ya !

1⃣ *_Your brain is changing. But you have enormous capacity to influence those changes_*
Otakmu Berubah, tapi Kamu Punya Kemampuan yang Besar untuk Mempengaruhi Perubahannya.
〰〰〰〰〰
Otak berkembang menjadi lebih efisien, lebih kuat dan meningkat potensinya, tapi kamu perlu panduan yang tepat untuk dapat mengembangkannya dengan optimal. Dengan banyak pengalaman dan mempelajari hal-hal baru, neuron-neuron otak semakin banyak yang terhubung. Sel-sel otak akan menguat bila sering digunakan. Keterampilan dan kemampuan yang dipelajari pada masa remaja akan semakin meningkat dan berkembang.

2⃣ *_Your brain is like a high-performance sports car but your brakes aren’t ready yet_*
Otakmu seperti mobil sport berkekuatan tinggi, tapi rem-nya belum siap.
〰〰〰〰〰
Otak berkembang dimulai dari bagian belakang, kemudian bagian otak depan. Bagian otak yang pertama kali berkembang adalah amigdala—yang berperan dalam kemampuan bertahan hidup; insting, reaksi agresif, dan emosi. Sedangkan kemampuan pengambilan keputusan merupakan peran otak bagian depan– *pre frontal cortex*, bagian inilah yang berfungsi sebagai “rem”—kemampuan kontrol diri, logika, dan tanggungjawab terhadap konsekuensi.

Pada usia remaja, otak depan ini belum berkembang sempurna, sehingga seringkali sikap dan cara remaja merespon suatu masalah lebih dipengaruhi oleh dorongan otak belakang yang cenderung reaksioner dan emosional.

3⃣ *_Your brain is like an open window. Expose it to good and it will thrive. Expose it to bad and that window will slam shut_*
Otakmu seperti jendela yang terbuka. Paparkan pada hal positif maka akan berkembang, paparkan pada hal negatif maka akan terhambat.
〰〰〰〰〰
Otakmu akan sangat dipengaruhi oleh paparan yang diberikan, apakah positif atau negatif. Paparan yang positif seperti aktifitas belajar, menuntut ilmu, berorganisasi, akan mendorong perkembangan otak secara optimal. Paparan negatif seperti pornografi, game dan penggunaan gadget berlebihan, akan menghambat bahkan merusak otak sehingga tidak berkembang kemampuannya.

4⃣ *_You might want to push against the norm or take risks_*
Kamu mungkin mulai berpikir kritis terhadap norma dan aturan yang berlaku.
〰〰〰〰〰
Otak remaja cenderung terbuka dengan pemikiran-pemikiran baru, mudah menerima ide/hal baru, dan mempertanyakan hal-hal yang sebelumnya ditanamkan oleh orangtua maupun lingkungan sekitar.  Dorongan untuk mencoba hal baru, tantangan dan petualangan adalah hal penting yang perlu disalurkan dengan tepat. Berusahalah untuk tetap mempertimbangkan positif dan negatif dari suatu aktifitas, pikirkan risiko terburuknya, sehingga kamu dapat dengan tepat memilih petualangan dan tantangan yang bukan sekedar seru, tapi bermanfaat dan aman baik bagi dirimu maupun oranglain di sekitarmu.

5⃣ *_You will worry more about what people might be thinking of you_*
Kamu mulai mengkhawatirkan apa yang orang pikirkan tentang dirimu.
〰〰〰〰〰
Salah satu ciri khas yang berkembang pada remaja yaitu kecenderungannya untuk memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang dirinya, bagaimana oranglain memandang atau menilainya, dan apakah ia diterima atau ditolak oleh lingkungannya.
Ini hal yang wajar dan menjadi bekal bagi remaja untuk mempersiapkan dirinya menjalankan peran-peran sosial di masyarakat. Untuk dapat mengemban amanah tentu perlu kepekaan dan kemampuan menempatkan diri secara tepat. Latihlah dengan belajar berorganisasi, bekerjasama, dan kembangkan keterampilan komunikasi dengan oranglain.

Nah, Sobat. Demikian pembahasan kita hari ini, _and see you next time_.

Wassalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

*Reff : http://www.heysigmund.com

💦🌈💦🌈💦🌈💦🌈💦

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Asbabun Nuzul surat At-Takatsur (Bermegah-megah)

🐝 MFT (MANIS For Teens)

📆 Sabtu, 01 Safar 1439H/ 21 Oktober 2017

📕 AL-QURAN

📝 Ustz. Ida Faridah S. Pd.I.

📖 Asbabun Nuzul surat At-Takatsur (Bermegah-megah)
==========☆☆☆==========

💰👑💰👑💰👑💰👑💰

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar adik-adik semuanya?

Hari ini kita akan membahas Asbabun Nuzul surat At-Takatsur (Bermegah-megah), surat ini mengisahkan teguran Allah kepada orang-orang sombong, langsung aja kita bahas:

أَلْهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ. حَتَّىٰ زُرْتُمُ ٱلْمَقَابِرَ.
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.”

Adik-adik, dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini (QS. At-Takatsur: 1-2) turun berkenaan dengan dua kabilah Ansar: Bani Haritsah dan Banil Harits yang saling menyombongkan diri dengan kekayaan dan keturunannya, adik-adik.

Kemudian adik-adik, mereka itu saling bertanya, “Apakah kalian mempunyai pahlawan segagah dan secekatan si anu?”

Dan mereka juga adik-adik, saling menyombongkan diri dengan kedudukan dan kekayaan orang-orang yang masih hidup. Bahkan mereka juga saling mengajak pergi ke kuburan untuk menyombongkan kepahlawanan golongannya yang suda gugur dengan menunjukkan kuburannya.

Nah adik-adik, Allah menurunkan ayat ini (At-Takatsur:1-2) sebagai teguran kepada orang-orang yang hidup bermegah-megah sehingga ibadah kepada Allah terlalaikan.

(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibn Buraidah)

Demikianlah adik-adik kisah orang-orang sombong yang hanya memamerkan kekayaan dan keturunannya saja.

Semoga kita semua terhindar dari sifat sombong ya. Aamiin

💰👑💰👑💰👑💰👑💰

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/majelismanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Haruskah Cerai??


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….
1. Apabila seorang suami mengiyakan permintaan cerai Istri, apakah ini sudah termasuk jatuh talak pertama?
2. Kemudian sehari atau 2 hari setelahnya, suami mengajak berhubungan suami-istri dan diterima oleh istri, apakah hal tersebut terhitung rujuk pertama atau bisa dianggap pengguguran talak sehingga point no.1 tdk terhitung sbg talak pertama?
3. Seandainya setelah lewat 3x suci dari talak pertama (point no.1) tidak pernah rujuk, dan setelahnya hendak rujuk apakah masih bisa? Atau hrs akad nikah ulang?

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
1. Ya, jika pengabulan dari suami dengan bahasa yg jelas. Atau sekali pun dgn bahasa kinayah (kiasan) tapi dihati di niatkan untuk bercerai, maka juga jatuh cerai. Jika itu terjadi baru pertama kali, maka talak 1. Tp, di negara kita talak baru jatuh atau baru benar2 dianggap n diakui cerai oleh negara jika sudah ada keputusan pengadilan.

2. Jika dia mau rujuk maka rujuklah, baik dengan isyarat, sebagian ulama mengatakan mesti dengan perkataan lugas ingin rujuk, maka rujuklah dengan baik, dan disunnahkan adanya dua saksi.

Allah Ta’ala berfirman:

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu (QS. Ath Thalaq: 2)

Dalam ayat lain:

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ

Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma’ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma’ruf (pula).(QS. Al Baqarah: 231)

‘Imran bin Hushain Radhiallahu ‘Anhu, bercerita:

أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ اَلرَّجُلِ يُطَلِّقُ, ثُمَّ يُرَاجِعُ, وَلَا يُشْهِدُ? فَقَالَ: أَشْهِدْ عَلَى طَلَاقِهَا, وَعَلَى رَجْعَتِهَا

Bahwa dia ditanya tentang seorang laki-laki yang bercerai, lalu rujuk, namun tanpa saksi? Beliau menjawab: “Adakan saksi atas perceraiannya dan atas rujuknya.” (HR. Abu Daud. Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: sanadnys shahih. Lihat Bulughul Maram No. 1086)

Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma berkata:

طَلَّقَ أَبُو رُكَانَةَ أُمَّ رُكَانَةَ . فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – ” رَاجِعِ امْرَأَتَكَ ” , فَقَالَ : إِنِّي طَلَّقْتُهَا ثَلَاثًا. قَالَ : ” قَدْ عَلِمْتُ , رَاجِعْهَا – رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ

Abu Rukanah menceraikan Ummu Rukanah. Maka, berkata Rasulullah ﷺ: “Rujuklah istrimu.” Dia berkata: “Aku menceraikan istriku langsung tiga kali.” Beliau bersabda: “Aku sudah tahu, rujuklah dia.” (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan: hasan. Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 2198)

Semua nash ini menunjukkan bahwa merujuk istri, sebelum masa ‘iddah adalah secara langsung, bukan akad nikah ulang. Akad nikah ulang itu terjadi jika rujuk setelah masa ‘iddah. Dianjurkan saksi, tapi saksi bukan syarat sahnya rujuk, sebagaimana kisah Abu Rukanah, Nabi ﷺ memerintahkannya rujuk tapi tidak memerintahkan adanya saksi.

Imam Ash Shan’ani Rahimahullah menjelaskan beberapa point penting dalam menjelaskan rujuk:

📌?p Semua ulama sepakat rujuk menggunakan ucapan adalah sah

📌 Para ulama berbeda pendapat rujuk dengan “perbuatan”, maksudnya walau tidak diucapkan tapi secara perbuatan menunjukkan bahwa dia merujuk istrinya.

📌 Sebagian ulama mengatakan rujuk hanya dengan perbuatan tidak boleh dan tidak sah, sebab dianjurkannya adanya saksi menunjukkan bahwa rujuk mesti perkataan bukan hanya perkataan.

📌 Imam Ash Shan’ani mengoreksi pendapat tersebut, menurutnya itu tidak berdosa sebab saksi itu tidak wajib

📌 Mayoritas ulama mengatakan bahwa rujuk dengan perbuatan juga tetap sah

📌 Tapi, Imam Malik mengatakan rujuk dengan perbuatan TIDAK SAH kecuali dengan niat untuk rujuk

📌 Namun mayoritas ulama mengatakan SAH yang penting perbuatan tersebut menunjukkan dia ingin kembali (rujuk) kepada istrinya, perbuatan seperti menyentuh, mencium, dan selain keduanya, tanpa usah diniatkan untuk rujuk itu tetap menunjukkan rujuk berdasarkan ijma’.(kesepakatan ulama). (Subulus Salam, 3/teta

3. Jika lewat masa ‘iddah, maka kalau mau rujuk mesti akad nikah ulang.
Demikian.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram: @majelismanis
🖥 Fans Page: @majelismanis
📮 Twitter: @majelismanis
📸 Instagram: @majelismanis
🕹 Play Store
📱 Join Grup WA