Tips Agar Shalat Malam Tidak Mengantuk


✍Pertanyaan A21
Assalamualaikum ustadz/ ah…
Saya sudah niat untuk mengerjakan qiyamullail, tetapi saat sholat saya sendiri belum.bisa khusyu, kadang rasa ngantuk mengganggu konsentrasi.
Solusi nya bagaimana ya agar solat saya khusyu dan berhasil menaklukan rasa kantuk?

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Sepertinya menjadi masalah umum dan hampir banyak orang mengalami hal demikian, jadi bagaimana solusinya? Kalau benar-benar ngantuk harus tidur. Yaɲg bisa kita siasati adalah memanage waktu dan aktivitas.

🌿 1. Lebih banyak membaca keutamaan sholat malam supaya bisa menjadi motivasi.

🌿2. Segera tidur setelah sholat isya.
🌿3.jangan banyak makan malam atau hindari tidur dalam perut kekenyangan,

🌿 4.Di siang hari jangan terlalu lelah bekerja, tapi disiasati bagaimana supaya pekerjaan tidak bertumpuk dan membuat badan terlalu lelah.

🌿5.Jangan bermaksiat, karena sesungguhnya ibadah sholat malam adalah amalan sunnah yang utama. Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Wallahu a’lam.

Hukum Suami Takut Istri Dalam Islam


Assalamualaikum ,, saya mau bertanya apa hukumnya kalau suami takut sama istri ,??? dan satu lagi apakah dosa kalau seorang istri selingkuh msalah keuangan ?? mohon jawabannya syukron,,,

Maksudnya selingkuh masalah keuangan yang sudah di kasih dari suami ke istri dan sama istri nya dipakai untuk kebutuhan orangtua dan saudaranya atau bayar hutang yang suaminya tidak tahu , dan istrinya cukup dengan bilang ke suami uangnya sudah terpakai untuk kebutuhan dapur ,, bagaimana klo seperti itu hukumnya dosa besarkah seorang istri ???

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

1. Suami takut istri .., ini belum jelas bagaimana takutnya, sebabnya apa .. seorang suami itu pemimpin, seharusnya punya wibawa, dan menjadi pelindung bagi keluarga. Bukan hukum halal haram dalam hal ini, tapi tidak sepantasnya seperti itu, kecuali TAKUT yang dibenarkan syariat.

2. Keuangan mesti jujur, khususnya yang berasal dari harta suami, walau itu buat sedekah mesti ada penjelasan agar suami tidak merasa dikhianati. Istri bebas menggunakan hartanya yang pribadi, paling suami hanya sekedar tahu, atau boleh tidak diberitahu jika justru lahir fitnah dan keributan.

Tapi uang yang berasal dari suami, mesti ada izin, bukan hanya pemberitahuan.

Wallahu a’lam.

Motivasi – Raih Kesuksesan Berbekal Keyakinan


© Yakinlah, kesuksesan akan mampu kita raih. Membangun mimpi.
Merenda asa. Mengukir cita. Merajut bahagia. Rentetan kalimat yang terputus bersambung makna.

▪Tak akan ada yang sia-sia bila kita selalu bersama-Nya. Bangun nilai-nilai positif dalam diri kita. Jangan pernah hadirkan pikiran-pikiran negatif dalam menjalaninya.

® Pastikan langkah semua tuk menggapai ridha-Nya. Hidup itu harus dijalani dengan keyakinan. Bila langkah kita penuh dengan keraguan jangan salahkan ada celah-celah masuknya setan.

▪Kemantapan dalam menjalani pilihan dari sekian pilihan yang pernah ada. Manusia memang diberi kesempatan berusaha, namun Allah-lah yang akan menentukannya. Kita cermati kalimat indah ini, “Rencana kita boleh indah tapi rencana Allah yang terbaik.”

© Subhanallah. Kadang kita lupa bahwa kita tak mampu menentukan hasil dari yang sudah kita usahakan. Kita hanya mempunyai kewajiban untuk berproses. Berusaha dan terus berusaha.

▪Sahabat Surgaku…
Saatnya menuai keberhasilan. Bila kita merasa sudah menemukan potensi yang sudah kita gali.

® Fokuslah!
Buat target-target dan evaluasi dari yang sudah kita lakukan! Semakin asah potensi itu.

▪Jangan malas untuk belajar dan meng-up grade-nya. Kita bisa menambah ilmu untuk mengasah kemampuan kita.

© Banyak yang bisa kita lakukan seperti ikut liqa berguru pada murrabi, kajian, pelatihan, seminar, membaca buku karena hal itu yang semakin menambah wawasan keilmuan kita.

▪Setiap ada kemauan pasti ada jalan. Motivasi dirilah yang mampu membuat diri kita lebih maju. Dari diri kita sendirilah kita mampu menjadi yang lebih baik dan berprestasi.

© Selama napas ini masih ada. Selama darah pun masih mengalir. Tak ada kata berhenti untuk belajar. Mulailah dari yang kecil. Mulailah saat ini. Dan mulailah sekarang juga.

▪Bismillaahi tawakkaltu ‘alallah la haula wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyil ‘adhim.

Penggalan Kisah Pemberontakan Arab atas Kekhilafahan Turki Utsmani (1)​


​​Peralatan Perang Inggris Diperbantukan dalam Mendukung Pemberontakan Arab​​

Kapal Induk Pesawat Amfibi pada Perang Dunia Pertama, karya Mark Lardas, Osprey Publishing, 2016.

Pada halaman 23-25 kapal angkatan laut Inggris, HMS Ben-My-Chree termasuk yang dikerahkan Inggris untuk mendukung Pemberontakan Arab atas Kekhilafahan Turki Utsmani. Tugasnya melakukan penyerbuan di pesisir Suriah serta beroperasi juga di Laut Merah.

Mereka mengganggu jalur logistik di belakang garis pertahanan Turki Utsmani, membom pelabuhan, merusak jembatan dan jalur kereta-api Hijaz, serta menghancurkan stasiun sinyal dan telegraf.

Alhamdulillah, pada tanggal 9 Januari 1917 kapal Ben-My-Chree secara serampangan dikerahkan terlalu dekat dengan garis pantai Anatolia. Ketika sudah masuk jarak tembak, maka artileri pantai Turki Utsmani menghujaninya hingga tenggelam. Kapal HMS Ben-My-Chree waktu itu sedang berfungsi sebagai kapal angkut logistik untuk membantu pendaratan pasukan Perancis menyerbu wilayah Turki Utsmani dari Kastellorizo.

Sebuah sejarah kelam bagi angkatan laut Inggris, dimana satu-satunya kapal angkut pesawat amfibi yang pernah ditenggelamkan lawan dalam Perang Dunia Pertama.

Agung Waspodo, merasa masih banyak sekali yang belum diketahui dan dibaca dari sejarah Kekhilafahan Turki Utsmani.

Depok, 17 Desember 2017

Apa Bacaan Sholawat di Luar Sholat??


Assalamualaikum ustadz/ah..
Sempurnanya sholawat adalah yg menyertakan nabi Ibrahim as beserta keluarganya, Seperti dalam tahiyat.yang ingin saya tanyakan apakah Ketika diluar sholat,sholawat kita juga dianjurkan Seperti yg kita baca dalam tahiyat❓
🅰2⃣1⃣

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Kita diperintah untuk memperbanyak shalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana firman Allah:

(إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً) (الأحزاب:56)

“Sesungguhnya Allah dan malaikatnya bershalawat kepada nabi, wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan juga ucapkanlah salam.” (Qs. Al- Ahzab: 56)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

((أولَى الناسِ بِيْ يوم القيامة أكثرُهم عليَّ صلاةً))

“Orang yang paling dekat dariku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzy)

Maka hendaknya seorang muslim memperbanyak shalawat atas beliau. Dan disana ada waktu khusus yang disyariatkan bershalawat seperti ketika hari jum’at, ketika disebutkan nama beliau, ketika tasyahhud akhir, setelah takbir kedua pada shalat jenazah, ketika mau berdoa, ketika masuk masjid, ketika keluar masjid, setelah menjawab muadzdzin, dll.

Sebaik-baik lafadz shalawat adalah shalawat Ibrahimiyyah (di dalamnya ada penyebutan nabi Ibrahim).

Dari Ibnu Abi Laila beliau berkata:
“Aku bertemu dengan Ka’b bin ‘Ujrah kemudian beliau berkata: “Maukah kamu aku berikan hadiah yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”Aku berkata: “Iya, hadiahkanlah itu kepadaku.” Maka beliau berkata:

سألْنا رسول الله فقلنا: يا رسول الله كيف الصلاةُ عليكم أهلَ البيت، فإن الله عَلَّمنا كيف نسلِّم؟ قال: قولوا اللَّهُّم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمد كما صلَّيْتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد، اللَّهُّم بارِكْ على محمدٍ وعلى آل محمد كما باركتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميدٌ مجيد

“Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, bagaimana cara bershalawat kepada antum, wahai ahlul bait?” Karena Allah sudah mengajari kami bagaimana cara mengucapkan salam?” Maka beliau bersabda: Katakanlah:

اللَّهُّم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمد كما صلَّيْتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد، اللَّهُّم بارِكْ على محمدٍ وعلى آل محمد كما باركتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميدٌ مجيد

“Ya Allah, bershalawatlah kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas, Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkahi ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas.” (Muttafaqun ‘alaihi).

Meskipun demikian boleh mengucapkan shalawat dengan lafadz yang lain

Lafazh bacaan sholawat yang paling ringkas yang sesuai dalil2 yang shahih adalah :

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shallii wa sallim ‘alaa nabiyyinaa Muhammad.

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad) .
(Shahih. HR. At-Thabrani).

Wallahu a’lam.

Diantara Akhlak Dalam Bersin Dan Menguap


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ (رواه اليخاري)

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan membenci menguap. Maka apabila salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia memuji Allah (mengucapkan alhamdulillah), dan kewajiban muslim lainnya yang mendengarnya untuk mendo’akannya (mengucapkan yarhamukallah). Sedangkan menguap datangnya dari syetan, maka hendaknya ia menahan menguap semampunya. Dan jika sampai ia mengucapkan “haaah” (menguap dengan bersuara), maka syetan akan tertawa (senang) karenanya.” (HR. Bukhari)

© Hikmah Hadits :

1. Anjuran berakhlaqul karimah dalam segenap aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam kebiasaan sehari-hari yang terkadang dianggap sepele dan ringan, seperti akhlak ketika sedang bersin atau ketika sedang menguap.

2. Ketika bersin, kita dianjurkan untuk berdoa memuji Allah Swt dengan mengucapkan “alhamdulillah”. Karena bersin merupakan nikmat dari Allah Swt.

Sementara, bagi muslim lainnya yang mendengarkan ucapan hamdalah dari orang yang bersin, dianjurkan untuk turut mendoakannya dgn mengucapkan “yarhamukallah”. Kemudian selanjutnya orang yang bersin tadi membalasnya kembali dengan mendoakan orang tersebut dengan ucapan “yahdikumullah”.

Dan sungguh, betapa indahnya kehidupan orang yang beriman, yang selalu saling mendoakan satu dengan yang lainnya.

3. Adapun menguap, umumnya datangnya dari syaitan dan termasuk perkara yang tidak disukai Allah Swt. Maka anjuranya ketika menguap adalah hendaknya ditahan sebisa mungkin. Dan kalaupun harus menguap juga, maka hendaknya jangan sampai mengeluarkan suara ketika menguap. Sebab menguap dengan mengeluarkan suara, termasuk perbuatan tercela, dan syaitan sangat menyukainya serta tertawa karenanya.

Wallahu A’lam

Wali Nikah Seorang Janda


Assalamu’alaikum, ustadz/ustadzah ….Mau tnya ttg bgmn hukumnya, ada seorang janda, pelakor… Dia menikah Siri dgn suami orang tanpa wali, padahal dia punya ayah kandung jg kk laki-laki, ayah nya tak merestui krn itu suami org, istrinya gak mau di poligami. Trus mrk nikah nya jg bkn sama petugas kua ataupun ustadz yg faqih… Kayak model emang kerjaannya gitu, menikahkan org yg kasus nya seperti gitu.apa nikah nya sah atau batil…
Pertanyaan dari member A01

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Rukun nikah
1.Pengantin lelaki (Suami)
2.Pengantin perempuan (Isteri)
3.Wali
4.Dua orang saksi lelaki
5.Ijab dan kabul (akad nikah)

Dari semua imam mazhab, hanya satu saja yang membolehkan wanita yang janda menikah tanpa wali. Yaitu pendapat kalangan Al-Hanafiyah.

Wali nikah janda
Sertelah bercerai seorang janda berhak menikah kembali dan pernikahan tersebut tidak boleh dihalangi sekalipun oleh walinya atau ayahnya sendiri. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 232 yang berbunyi

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ إِذَا تَرَاضَوْا بَيْنَهُمْ بِالْمَعْرُوفِ ۗ ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ ذَٰلِكُمْ أَزْكَىٰ لَكُمْ وَأَطْهَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma’ruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Menurut jumhur ​wali​ harus ada .

Jumhur ulama berpendapat bahwa dalil tentang seorang janda lebih memiliki dirinya sendiri ketimbang walinya, harus dipahami bahwa walinya tidak terlalu berhak lagi untuk mengatur-atur hidupnya, termasuk jodohnya. Namun untuk urusan menikah lagi, tetap saja kedudukan wali tidak tergantikan selamanya.
Note:
1.Pernikahan sah atau bathil itu tergantung ? apakah rukun dan syarat nikahnya terpenuhi?

2. Persoalan istri tidak mau dipoligami itu bab lain. dan tdk mempengaruhi .istri ridho atau tidak kalau syarat dan rukun nikahnya terpenuhi maka syah nikah nya.

Wallahu a’lam.

Apakah Ada Buktinya Shalat dan Doa Diterima?


Pertanyaan Manis I17:
Assalamualaikum Waruhmatullahi Wabarakatuh..mau Bertanya
1. Apakah Tandanya / Buktinya klo shalat yang dikerjakan diterima Allah S.W.T
2. Apakah Tandanya / Buktinya klo Doa yang kita peruntukan kepada Almarhum sampai diterima
Syukoron

Jawaban
———-

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

1. Dalam Nash2 yg sharih (lugas), tidak ada penjelasan khusus ttg tanda Allah Ta’ala menerima amal hambaNya. Biarlah ini tidak kita ketahui, agar kita senantiasa beramal, beramal, beramal, dan tidak merasa puas dgn amal. Para ulama dan penulis memang ada yg mencoba menerka-nerka, namun sifatnya ijtihadiyah.

Ada pun yg ada dalam keterangan adalah syarat-syarat diterimanya amal yaitu;

1. Iman. Amal org kafir tidak akan diterima, sebaik apa pun amal itu.

2. Amalnya benar, yaitu sesuai Sunnah, atau ada dasar dalam syariah, baik secara global atau khusus. Sebagaimana hadits:

​Man ahdatsa fii amrinaa haadza man Laisa minhu fahuwa raddun​ – siapa yang melakukan perkara baru yg tidak ada dasar dalam agama ini maka itu tertolak.

3. Ikhlas, hanya untuk Allah, tdk ada niatan lain.

Allah Ta’ala berfirman:

فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

​Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya​. (QS. Al Kahfi: 110)

Dalam ayat ini Allah Ta’ala mengumpulkan dua syarat;

– Amal itu Shalih,

– Amal itu mencari Ridha Allah, tidak menyekutukan dgn yg lainnya.

2. Pertanyaan ini sama seperti di atas. Yg ada adalah hadits-hadits yg mencontohkan doa untuk orang yg sudah wafat. Tapi, kalau ditanya “apa tandanya doa kita sampai?” Tidak ada penjelasannya, yg diperintahkan dalam syariat adalah perintah untuk mendoakannya.

Ini menunjukkan bahwa kita diperintahkan untuk beramal dan berdoa, hasilnya serahkan kepada Allah Ta’ala. Agar manusia tidak pernah merasa puas dgn amal dan doanya.

Wallahu a’lam.

Waria Jadi Imam Shalat​


​Bismillah wal Hamdulillah ..​

Dalam fiqih, ada jenis ketiga yaitu ​Al Khuntsa​. Siapa ​Al Khuntsa?​ yaitu orang yg laki atau wanitanya blm bisa dipastikan, karena dia berkelamin ganda.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin ​Rahimahullah​ mengatakan:

والخُنثى هو: الذي لا يُعْلَمُ أَذكرٌ هو أم أنثى؟ فيشمَلُ مَن له ذَكَرٌ وفَرْجٌ يبول منهما جميعاً, ويشمَلُ مَن ليس له ذَكَرٌ ولا فَرْجٌ، لكن له دُبُرٌ فقط

​​Al Khuntsa​ adalah orang yg tidak diketahui priakah dia atau wanita? Mencakup didalamnya pula yaitu orang yg memiliki dzakar dan vagina jg dan kencingnya lewat keduanya. Mencakup pula di dalamnya orang yg tidak punya dzakar dan tidak punya vagina, hanya punya dubur.​ (Selesai)

Jenis ini, hanya boleh menjadi imam bagi kaum wanita. Tidak boleh jadi imam kaum laki-laki, dan tidak boleh jadi imam sesama mereka.

Syaikh Abdullah Al Faqih ​Hafizhahullah​ mengatakan:

فهو لا تصح إمامته للرجال, ولا لمثله من الخناثى لاحتمال أن يكون امرأة، وتصح إمامته للنساء عند الجمهور

​Maka, dia tidak sah menjadi imam bagi kaum laki-laki, dan tidak sah bagi yg semisal dirinya dari kalangan Al Khuntsa juga, karena bisa jadi kemungkinannya dia wanita, tapi dia SAH menjadi imam bagi kaum wanita saja menurut pendapat mayoritas ulama.​

​(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 189089)​

Nah, ​Al Khuntsa​ inilah yg dimaksud dalam buku tersebut.

Bagaimana dgn banci? Atau istilah lain waria atau bencong? Mereka bukan ​Al Khuntsa.​ Mereka ini kelompok yg sejak lahirnya adalah laki-laki lalu berpolah seperti wanita; suara, kedipan mata, pakaian, cara jalan, gerakan tangan, .. maka ini fasiq. Salah gaul jadi seperti ini. Kalau perempuan, yang berprilaku seperti laki-laki; ​gaya, suara, pakaian, maka ini lebih dikenal dgn tomboy.​ Keduanya tercela dalam ​As Sunnah.​

Inilah yg disebut dalam hadits Nabi ​Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam​ sebagai berikut:

ِعَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ مِنْ النِّسَاءِ

Dari Ibnu Abbas ​Radhiallahu ‘anhuma​ mengatakan, Nabi ​Shallallahu’alaihi wasallam​ melaknat laki-laki yang menyerupai wanita (waria) dan perempuan yang menyerupai laki-laki.

​(HR. Bukhari no. 6834)​

Shalat menjadi makmumnya waria adalah suatu yg dibenci kecuali terpaksa.

Imam Az Zuhri ​Rahimahullah​ berkata:

ُّ لَا نَرَى أَنْ يُصَلَّى خَلْفَ الْمُخَنَّثِ إِلَّا مِنْ ضَرُورَةٍ لَا بُدَّ مِنْهَا

​Kami tidak membenarkan shalat menjadi ma’mumnya waria kecuali kondisi darurat yg mengharuskan demikian.​ ​(Shahih Al Bukhari no. 659, Kitabullah Adzan)​

Dalam ​Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyah​ dijelaskan:

والذي يتشبه بهن في تليين الكلام, وتكسر الأعضاء عمدا، فإن ذلك عادة قبيحة ومعصية, ويعتبر فاعلها آثما وفاسقا, والفاسق تكره إمامته عند الحنفية والشافعية، وهو رواية عند المالكية, وقال الحنابلة والمالكية في رواية أخرى ببطلان إمامة الفاسق.

​Laki-laki yg menyerupai wanita; dalam melembutkan pembicaraan, gerakan anggota tubuhnya secara sengaja, ini adalah kebiasaan yg buruk lagi jelek, pelakunya dinilai berdosa dan fasiq.​

​Orang fasiq makruh menjadi imam menurut Syafi’iyyah dan Hanafiyah, dan salah satu riwayat Malikiyah.​

​Adapun bagi Hanabilah dan Malikiyah dalam riwayat yg lain, batal menjadi ma’mumnya orang fasiq.​ (selesai).

Semoga bisa dibedakan antara Al Khuntsa, dan Al Mukhannats (banci/waria).

Demikian. Wallahu a’lam

Menjual Barang Untuk Keperluan Natal​


Imam Ibnu Taimiyah mengatakan dalam ​Iqtidha Sirath Al Mustaqim:​

فأمّا بيع المسلم لهم في أعيادهم ما يستعينون به على عيدهم من الطعام واللباس والرّيحان ونحو ذلك أو إهداء ذلك لهم فهذا فيه نوع إعانة على إقامة عيدهم المحرّم.

​Ada pun Seorang Muslim menjual untuk mereka pada saat hari raya mereka, yg dengan itu dapat membantu pelaksanaan hari raya itu seperti makanan, pakaian, parfum, dan lainnya, atau memberikan hadiah kepada mereka, maka semua ini adalah bentuk pertolongan atas terlaksananya perayaan mereka yang diharamkan.​ ​(Hal. 229)​

Imam Abdul Malik bin Habib ​Rahimahullah,​ seorang ulama Malikiyah, berkata:

ألا ترى أنّه لا يحلّ للمسلمين أن يبيعوا من النصّارى شيئا من مصلحة عيدهم؟ لا لحما ولا إداما ولا ثوبا ولا يُعارون دابّة ولا يعاونون على شيء من عيدهم لأنّ ذلك من تعظيم شركهم ومن عونهم على كفرهم

​Apakah Anda tidak lihat bahwanya tidak halal bagi kaum muslimin menjual sesuatu kepada kaum Nasrani apa-apa yang dimanfaatkan pada hari raya mereka ? Tidak boleh menjual daging, pakaian, dipinjamkan hewan, dan tidak pula menolong mereka dgn sesuatu pada hari raya mereka, sebab itu merupakan pemuliaan thdp kesyirikan mereka dan termasuk pertolongan atas kekafiran mereka.​ ​(Ibid, hal. 231)​

Demikian. Wallahu a’lam