Kombinasi Kepemimpinan, Kelasykaran, dan Ketabahan yang Langka!

๐Ÿ“ Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ 
Jatuhnya Kota Esztergom – 10 Agustus 1543
Pengepungan kota Esztergom dimulai pada tanggal 25 Juli dan baru jatuh setelah 2 pekan pada hari Jumat 9 Jumadil-Awwal 950 Hijriah (10 August 1543). Kota yang sekarang berada di Hungaria ini dahulu dikepung oleh balatentara Khilafah Turki Utsmani yang dipimpin langsung oleh Sultan Suleiman I Kanuni.
๐Ÿ“ŒLatar Belakang
Pengepungan ini adalah bagian dari konflik militer antara Kerajaan Habsburg dan Khilafah Turki Utsmani tidak lama setelah wafatnya pemimpin Hungaria yg bernama John Zรกpolya pada 20 Juli 1540. John Zรกpolya tunduk kepada sultan dan kematiannya mendorong para bangsawan Hungaria lainnya untuk mencari pengganti; oleh karena itu sultan berangkat untuk memastikan bahwa penggantinya adalah sosok yg dapat diajak bekerja-sama.
Era ini dalam sejarah Hungaria dikenal sebagai Perang Benteng (“Age of Castle Wars”) yang ditandai dengan Suleiman I Kanuni menguasai kota Buda dan Pest pada tahun 1541. Kedua kota tersebut memberikan keunggulan bagi Suleiman utk menguasai wilayah Hungaria bagian tengah yg dibentuk menjadi provinsi (Beylerbeylik) Buda secara resmi.
Sebagai bagian dari kesepakatan aliansi maka Perancis memperbantukan pasukannya ke bawah balatentara Turki Utsmani pada kampanye militer ke Hungaria tersebut. Pada pengepungan Esztergom ini Perancis mengirimkan kesatuan meriamnya kepada Sultan Suleiman I selama periode 1543-44. Sebagai gantinya, Suleiman I mengirimkan armadanya di bawah admiral Khairuddin Barbarosa untuk membantu Perancis mengepung kota Nice [*pernah saya muat artikelnya beberapa hari yg lalu].
๐Ÿ“ŒPengepungan
Pengepungan kota Esztergom ini merupakan kelanjutan dari strategi Suleiman I untuk memanfaatkan kelemahan Habsburg akibat gagalnya upaya Raja Ferdinand I dari Austria merebut kembali Buda pada tahun 1542. Setelah pengepungan ini berhasil, maka kota penting yang juga jatuh ke tangan Suleiman I Kanuni adalah kota “pengangkatam raja Hungaria” yaitu Szรฉkesfehรฉrvรกr pada bulan September 1543. Kota-kota lain yg jatuh adalah Siklรณs dan Szeged yang harus diamankan oleh sultan guna melindungi Buda.
Hanya saja, Sultan Suleiman I Kanuni tidak meneruskan kampanye militernya hingga ke Wina kali ini karena ia belum mendapatkan berita tentang kemajuan agresi Perancis di Eropa bagian barat dan Laut Mediterranenan.
๐Ÿ“ŒMasalah di Belahan Timur
Setelah keberhasilan kampanye militer Turki Utsmani tersebut, Charles V melalui penengahnya, Francis I, meminta perdamaian pada tahun 1545. Sultan Suleiman I nampak bersemangat untuk menyudao ketegangan di perbatasannya dengan Austria. Salah satu penyebabnya adalah bahwa ia juga harus menghadap agresi dari wilayahnya di Asia. Di perbatasan timur ini ia harus menghadapi serangan dari Kerajaan Safawi (Safavid) yg syi’ah.
Dua tahun kemudian kedua raja Habsburg, Ferdinand dan Charles V megakui kekuasaan Turki Utsmani terhadap Hungaria pada Perundingan Adrianopel tahun 157. Raja Fersinand juga menyetujui pembayaran upeti tahunan sebesar 30.000 florin emas untuk perlindungan atas sedikit wilayahnya di bagian utara dan barat Hungaria. Hungaria terus menjadi bagian dari khilafah hingga tahun 1686.
Agung Waspodo, mencatat sebuah kekaguman akan kepemimpinan Sultan Suleiman I al-Qanuni beserta generasi Turki Utsmani pada era tersebut; khususnya kesiapan mereka untuk beroperasi lama di suatu daerah menjelang musim gugur dan bahkan di dua-front. Sungguh sebuah kombinasi kualitas kepemimpinan, kesetiaan sumpah keprajuritan, serta keteguhan dukungan rakyat yg langka di dunia Islam saat ini.
Depok, 10 Agustus 2015, sdh hampir waktu zuhur.. kisah menggugah diri dari 472 tahun yg silam..
๐Ÿ๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐Ÿ’–๐Ÿ€๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐Ÿ
Bonus :
Bagi yang berkenan dan ada keluangan waktu dimohon bersedia menyimak kajian tentang kisah kehidupan Abu Ayyub al-Anshari (ra), salah satu sahabat Nabi SAW yang berangkat sebagai angkatan pertama yg mencoba mewujudkan pembebasan Konstantinopel.
https://youtu.be/3ALuwP3Ug1A
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Ketika Semangat Juang Yang Tinggi Dipimpin Secara Baik Maka Jumlah, Jarak, dan Besarnya Jumlah Lawan Menjadi Tidak Berpengaruh..

๐Ÿ“ Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ 
Pertempuran Akhazic – 9 Agustus 1828
Pertempuran ini terjadi di luar Benteng Akhaltsikhe pada hari Sabtu 28 Muharam 1244 (9 Agustus 1828) sebagai bagian dari  Perang Russia-Turki Utsmani 1828-29 di front Caucasus. 
Pertempuran ini mempertemukan 9.000 pasukan Russia dipimpin okeh Field-Marshal Paskevich dan 30.000 pasukan Khilafah Turki Utsmani dipimpin oleh Kios-Mahomet-Pasha. 
Pertempuran ini memukul mundur pasukan Turki Utsmani ke dalam benteng dimana tinggal 5.000 personil yg terus bertahan sampai Russia berhasil mengalahkannya.
๐Ÿ“ŒLatar Belakang
Sekitar 64 kilometer ke sebelah barat Benteng Akhaltsikhe Kios Pasha memposisikan 10.000 pasukan Turki Utsmani utk mengawasi Lembah Borjomi yg membentang timur laut sampai Georgia. Posisi pada Benteng Atskhur yg strategis ini membuat pasukan Russia untuk menghindari jalur frontal melewati kota Ardahan, sehingga Paskevich memimpin 8.000 anak buahnya menembus jalur belukar yg baru selama 3 hari. Pasukan Russia ini tiba secara tak terduga pada hari Ahad 22 Muharam 1244 Hijriah (3 Agustus 1828).
โš”Disposisi Kekuatan & Pertempuran
Melihat kejutan itu dan posisinya yg mengancam Benteng Akhaltsikhe, maka Kios Pasha menggerakan 30.000 pasukan cadangannya ke dekat benteng. Kini posisi Paskevich yg terjepit antara dua kekuatan Khilafah Turki Utsmani tanpa ada jalur mundur yang jelas. Tidak hendak menunggu keadaan menjadi lebih buruk, Paskevich mengerahkan pasukannya yg masih letih namun bermoral tempur tinggi untuk mendahului menyerang posisi Turki Utsmani pada hari Sabtu 28 Muharam 1244 Hijriah (9 Agustus 1828).
๐Ÿ”…Kembali terlihat bahwa jumlah pasukan yang sedikit namun tampil dengan semangat juang yang tinggi merupakan modal kekuatan yang amat besar, apalagi jika mereka membuat manuver yang tidak diduga serta melakukannya dengan kecepatam yang tinggi. Kesemua faktor tersebut merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan untung memberikan pendadakan terhadap posisi lawan.
Pertempuran berlangsung 1 hari penuh dan korban di pihak Turki Utsmani berjumlah besar disamping banyak juga yang mundur tanpa perintah. Sekitar 5.000 pasukan Turki Utsmani, yang masih kuat bertahan bersama Kios Pasha yg sudah terluka, bergegas masuk ke dalam benteng. Sisa pasukan lainnya mundur secara tak beraturan menuju kota Ardahan. Pihak Russia memperoleh banyak harta rampasan pada hari itu dengan korban sekitar 531 personil dan tewasnya seorang jenderal.
โš”Pengepungan Benteng Akhaltsikhe
Kota Akhaltsikhe memiliki 3 baris pertahannan: kota dengan jalan-jalan yg sempit dan berliku, benteng kota (fortress), serta benteng bagian dalam (citadel). Kota itu sendiri merupakan bentuk pertahanan tersendiri dengan jalan-jalam yg sempit, tepi jurang, serta pojok-pojok benteng (bastion) yg memungkinkan pasukan yg berjumlah sedikit mempertahankan dirinya.
Pertempuran dimulai sekitar jam 16.00 sore dengan perlawanan yg sengit hingga menjelang senja. Pada malam hari sudah banyak dari bagian kota yg terbakar dan di masjid utama kota yg juga terbakar jatuh 400 orang korban. 
Setelah 7 hari baku hantam antara kedua pihak, pada hari  Sabtu 5 Safar 1244 Hijriah (16 Agustus) seluruh bagian kota sudah dikuasai Russia yg kini mulai menggerakan kekuatan artilerinya untuk menghujani benteng kota. Keesokan harinya, Ahad 6 Safar (17 Agustus) Kios pasa mengajukan penyerahan dengan syarat ia dan 4.000 sisa pasukan diperbolehkan mundur dengan persenjataannya tanpa gangguan. Pihak Russia menerima syarat ini dengan korban sekitar 600 personil dan Turki Utsmani kehilangan 1.000 pasukan dalam fase ini.
๐Ÿ“ŒKesudahan
Keesokan harinya pada 18 Agustus pasukan Russia berhasil juga merebut Benteng Atskhur tanpa banyak perlawanan karena pos terdepan Turki Utsmani tersebut sudah terputus jalur logistiknya. Berikutnya pada 22 Agustus giliran kota Ardahan yg jatuh ke tangan balatentara Russia. Melihat tidak ada lagi yg dapat diserang sebelum masuk musim dingin, bakatentara Russia kembali ke pangkalan mereja.
The Russians lost about 600 men and the Turks 6000. The next day they took the Atskhur castle which controlled the Borjomi Gorge leading from Akhaltsikhe northeast to Georgia. On 22 August the occupied Ardahan, the road junction connecting Akhaltsikhe-Akhalkalaki to the Kars-Erzerum road. Seeing no further opportunities the Russians retired to winter quarters.
Agung Waspodo, kembali mencatat bagaimana jumlah sedikit tetapi moral juang yang tinggi mampu mengalahkan jumlah yg besar namun dengan moral juang yg rendah, setelah berlalu 187 tahun lebih satu hari.
Depok, 10 Agustus 2015, maaf telat satu hari..
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Apakah Air yang Ada di Sumber Air Tetap Suci Walaupun Ada Najis?

๐Ÿ“Ustadzah Suryanisah
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
“Assalamu”alaikum..apakah artinya bahwa air yg ada di sumber air tetap suci.. walaupun ada najis di dalamnya? Lalu bagaimana dengan air yang sudah di pindahkan ke bak  air yg kemasukan najis?” Syukran.
[MaNis_A21]
————–
JAWABAN:
AIR yang bercampur najis namanya air mutanajjis. Dan sudah tidak suci lagi
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala…

Air Tandom yag Terjemur Matari, Sah untuk Bersuci?

๐Ÿ“Ustadzah Suryanisah
Assalamu’alaikum wr wb
๐Ÿ‘‰Bagaimana dengan air tandom yang sudah terjemur panas matahari sehingga kondisi airnyapun panas.Apakah sah jika di gunakan untuk bersuci atau berwudhu?
Jazakillah
[MaNis_A23]
————–
JAWAB
Sah walau ada yang menyebutkannya makruh.
๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia…

Istri Menaseati Suami Dengan Keras

๐Ÿ“ Ustadzah Suryanisah
  
๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
Assalamualaikum Ustadzah, saya mau tanya, jika seorang istri menasehati seorang suami untuk melakukan ibadah baik wajib maupun sunah, dan kadang dengan berbicara sedikit keras karena sering menasehati tapi kurang dijalankan,sehingga istri menasehatinya dengan marah..Apakah istri tersebut berdosa? Terima Kasih.
[MaNis_A10]
————–
Jawab
Tidak. Walau tetap dianjurkan untuk menasehati dengan santun dan lembut.
๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia…

Seputar Nazar

๐Ÿ“Ustadzah Suryanisah
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐ŸŒธ?๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน
Assalamualaikum, ustadzah. Saya mau tanya tentang Nazar. Apa itu nazar dan kata-katanya bagaimana bisa jadi sebuah nazar, apabila sudah bernazar tapi tidak sanggup di lunasi bagaimana hukumnya? Apakah bisa mengganti nazar? Terima kasih sebelumnya.
[MaNis_A21]
————–
JAWAB
Nazar itu hutang. Dan harus dilunasi. Namun jika tidak sanggup memenuhi nya maka ia harus memenuhi kaffaratnya, yaitu :
1) memberi makan kepada 10 orang miskin.
2) memberi pakaian kepada 10 orang miskin.
3) memerdekakan seorang budak.
Jika tidak sanggung juga maka ia puasa 3 hari (QS. Al Maidah: 89).
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒผ๐ŸŒท๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia…

Bab Larangan Jual Beli Najsyi

๐Ÿ“ Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ 
๐Ÿ“šHadits #1
ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู†ูŽู‡ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุจููŠู’ุนูŽ ุญูŽุงุถูุฑูŒ ู„ูุจูŽุงุฏู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽูŽู†ูŽุงุฌูŽุดููˆู’ุง (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ)
Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Nabi SAW melarang orang kota menjual kepada orang desa, dan beliau SAW melarang saling melakukan najsyi (yaitu saling meninggikan tawaran harga barang supaya orang lain membeli dengan harga tinggi.โ€™) (HR. Bukhari)
๐Ÿ“šHadits #2
ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู†ูŽู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุฌู’ุดู (ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡)
Dari Ibnu Umar ra berkata, bahwa Nabi SAW melarang jual beli najsyi. (Muttafaqun Alaih)
๐ŸŒทTakhrij Hadits
1. Hadits Pertama, diriwayatkan oleh : 
๐Ÿ”นDiriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Shahihnya, Kitab Al-Buyuโ€™ Bab La Yabiโ€™ ala Baiโ€™i Akhihi, hadits no 1996. Juga dalam Kitab As-Syurut, bab Ma La Yajuzu Minas Syurut Fin Nikah, hadits no 2522.
๐Ÿ”น Diriwayatkan juga oleh Imam Nasaโ€™i dalam Sunannya, Kitab Al-Buyuโ€™, bab Saumir Rajuli ala Saumi Akhihi, hadits no 4426. Juga dalam Kitab Al-Buyuโ€™, bab Najsy, hadits no 4430 dan 4431. 
๐Ÿ”นDiriwayatkan juga oleh Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnadnya,  dalam Musnad Abi Hurairah ra, hadits no 7375.
๐ŸŒทTakhrij Hadits
2. Hadits Kedua, diriwayatkan oleh : 
๐Ÿ”นImam Bukhari dalam Shahihnya, Kitab Al-Buyuโ€™, Bab An-Najsy wa man Qala La Yajuzu Dzalikal Baiโ€™. Hadits no 1998. Juga dalam Kitab Al-Hiyal, Bab Ma Yukhrahu Minat Tanajus, hadits no 6448.
๐Ÿ”น Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Buyuโ€™, Bab Tahrim baiโ€™ Rajul Ala Baiโ€™i Akhihi, hadits no 2792. 
โ€ข Imam Nasaโ€™i dalam Sunannya, Kitab Al-Buyu. Bab An-Najsy, hadits no 4429. 
๐Ÿ”น Imam Ibnu Majah dalam Sunannya, Kitab At-Tijarat, Bab Ma Jaโ€™a Fin Nahyi Anin Najs, hadits no 2164. 
๐ŸŒทMakna Umum
Secara umum, hadits ini menggambarkan tentang adanya larangan dalam proses jual beli, yaitu jual beli dengan proses najsyi.
Secara umum baiโ€™ najsyi adalah sebuah proses atau upaya dalam jual beli, dimana si penjual melakukan promosi yang berlebihan dalam memumi-muji barangnya, sehingga menarik minat pembeli untuk membelinya.
Atau bisa juga dalam bentuk si penjual melakukan persekongkolan dengan orang lain, yang berpura-pura menawar barang dagangannya dengan harga tinggi, supaya menipu pembeli sebenarnya, sehingga ia membelinya dengan harga yang tinggi.
Praktek jual beli seperti ini dilarang oleh Rasulullah SAW, karena selain merugikan salah satu pihak (yaitu pembeli), ia juga mengandung unsur tipuan atau promosi yang tidak wajar.
๐ŸŒทMakna Najsyi
Secara bahasa (dikemukakan oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari), adalah (ุชู†ููŠุฑ ุงู„ุตูŠุฏ) mengejutkan hewan buruan. 
Sedangkan maknanya secara umum adalah : 
Menambahkan sesuatu pada barang dagangan dengan kesepakatan atau persekongkolan sesama penjual atau antara penjual dengan teman-temannya, untuk menjual dengan harga yang tinggi, dan hal tersebut tidak diketahui oleh si pembeli. 
Memuji muji dagangannya sendiri, supaya laris atau supaya memiliki harga yang tinggi.
Bersekongkol dengan temannya yang berpura-pura menawar barang dengan harga tinggi agar orang lain merasa tidak kemalahan, lalu terpengaruh membelinya.
Jadi, unsur-unsur dalam baiโ€™ Najsyi adalah sebagai berikut : 
1โƒฃ. Adanya pengiklanan yang berlebihan, yang melebihi dari objek barang yang sesungguhnya, atau dengan kata lain, ada unsur tipuan dalam periklananannya. 
2โƒฃ. Adanya persekongkolan antara penjual dengan para crew nya, 
3โƒฃ. Adanya penawaran fiktif dari teman persekongkolannya dengan harga tinggi untuk menipu calon pembeli, agar ia juga turut menwar dengan harga yang tinggi juga. 
4โƒฃ. Pengiklanan yang berlebihan tersebut, atau persekongkolan tersebut tidak diketahui oleh pembeli.
Pada Intinya, najsy itu adalah salah satu taktik yang dilakukan oleh penjual untuk melariskan dagangannya melalui reklame yang berlebihan atau melalui taktik penawaran fiktif, agar orang-orang menjadi terkesan lalu membelinya atau menjadi tertipu dalam harganya.
Praktek seperti ini merupakan praktek yang bathil, yang pada initinya dapat menipu pembeli, atau akan terjadi praktek jual beli yang tidak saling ridha (an taradhin).
Sementara salah satu syarat dalam jual beli adalah harus adanya saling ridha antara penjual dan pembeli, yaitu : 
1โƒฃ. Ridha untuk membeli barang dagangan apa adanya
2โƒฃ. Ridha dengan harganya, sesuai dengan harga yang sesungguhnya.
3โƒฃ. Ridha pada proses jual belinya tersebut. 
๐ŸŒทPandangan Ulama
Ibnu Bathal mengemukakan bahwa para ulama sepakat menetapkan bahwa baiโ€™ najsyi merupakan perbuatan maksiat. Dan jual beli yang dilakukan secara najsyi adalah batal menurut madzhab Dzhahiri dan Hambali. 
Sementara Madzhab Maliki berpendapat bahwa jika terjadi baiโ€™ Najsyi, pembeli berhak melakukan khiyar, yaitu berhak membatalkan jual beli tersebut, apabila kemudian ia mengetahui bahwa ia telah tertipu. 
Adapun Ibnu Abi Aufa berkata, bahwa pelaku baiโ€™ Najsyi adalah pemakan riba dan pengkhianat.
Jadi, kesimpulannya bahwa ulama sepakat, jual beli najsyi merupakan perubatan yang buruk dan dilarang oleh syariat dan oleh karenanya haram dilakukan. 
๐ŸŒทHukum Mempromosikan Dagangan
Secara umum, mempromosi kan barang dagangan atau produk tertentu adalah boleh saja, selama dilakukan dengan benar dan jujur serta tidak berlebih-lebihan (tidak bohong dan tidak ada unsur tipuan). 
Adapun apabila iklan dilakukan dengan cara berbohong dan atau berlebihan, sehingga โ€œmenipuโ€ image pembeli, maka hukumnya menjadi haram dan jual belinya menjadi tidak sah.
Oleh karenanya, dalam segala hal yang terkait dengan aspek marketing, hendaknya dilakukan dengan hati-hati, agar jangan sampai mengejar target penjualan tertentu sehingga kita mengorbankan ketaatan terhadap syariat dan hukum Allah SWT. 
Dalam konteks muamalah kontemporer, baiโ€™ najsyi bisa terjadi dalam praktek sebagai berikut : 
๐Ÿ”นTender fiktif, dimana sesama pemasok yang mengikuti tender saling bersekongkol dalam masalah harga, untuk kemudian โ€œmenipuโ€ perusahaan (calon pembeli) sehingga ia membelinya dengan harga yang tinggi.
๐Ÿ”นPenawaran fiktif terhadap objek tertentu, supaya harganya tinggi, sehingga barang tersebut dapat dibeli dengan harga yang tinggi.
๐Ÿ”นPermintaan fiktir terhadap barang tertentu, sehingga pasar meresponnya dengan membeli barang-barang tersebut. Namun setelah para pedagang membelinya, ternyata tidak ada pembeli sesungguhnya di pasaran.
๐ŸŒทBentuk Baiโ€™ Najsyi Dalam Konteks Kekinian
Iklan terhadap suatu produk yang berlebihan, tidak sesuai dengan barang atau produk yang sesungguhnya. Hal ini bisa terjadi dalam produk barang maupun jasa : 
๐Ÿ”บProduk Barang : batu akik, barang-barang seni, barang antik, dengan mengatakan misalnya batu-batuan tersebut bersumber dari barang yang langka. Atau karyawan seni tersebut merupakan karya seni yang bernilai sangat tinggi, dsb.
๐Ÿ”บProduk Jasa : seperti asuransi, saham, yang dilakukan dengan cara promosi berlebihan, menutupi kekurangan dari produk tersebut, yang ditampilkan hanya kebaikan-kebaikan saja .
ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู‰ ูˆุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ
ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Adakah Hadits atau Ayat yang Menjelaskan Shalat Jum’at?

โœUst. DR Saiful bahri MA.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐Ÿ“              
Assalamualaikum
Di dalam surat al-jumah ayat 9 yg isinya wahai orang yg beriman. Berarti tak pndang laki2 atau perempuan… 
Pertnyaan saya adakah hadis atau surat al-qur’an yg menjelskan sholat jumat . 
Member ๐Ÿ…ฐ2โƒฃ8โƒฃ 
_________________
Jawabannya.                    
Wa alakum salam wr wb.                                     
Alhamdulillah wa syukurilla la haula wala quwata ila billah.                                Dalil haditsnya.                 
ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู„ู‚ูˆู… ูŠุชุฎู„ููˆู† ุนู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ ู„ู‚ุฏ ู‡ู…ู…ุช ุฃู† ุขู…ุฑ ุฑุฌู„ุงู‹ ูŠุตู„ูŠ ุจุงู„ู†ุงุณ ุซู… ุฃุญุฑู‚ ุนู„ู‰ ุฑุฌุงู„ ูŠุชุฎู„ููˆู† ุนู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุจูŠูˆุชู‡ู…. ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุงุจู† ู…ุณุนูˆุฏ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู†ู‡
ูˆุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ูˆุงุจู† ุนู…ุฑ: (ุฃู†ู‡ู…ุง ู…ุง ุณู…ุนุง ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ูŠู‚ูˆู„ ุนู„ู‰ ุฃุนูˆุงุฏ ู…ู†ุจุฑู‡ ู„ูŠู†ุชู‡ูŠู† ุฃู‚ูˆุงู… ุนู† ูˆุฏุนู‡ู… ุงู„ุฌู…ุนุงุช ุฃูˆ ู„ูŠุฎุชู…ู† ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ูˆุจู‡ู… ุซู… ู„ูŠูƒูˆู†ู† ู…ู† ุงู„ุบุงูู„ูŠู†). ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… ูˆุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุงุจู† ุนู…ุฑ ูˆุงุจู† ุนุจุงุณ. 
ูˆุนู† ุฃุจูŠ ุงู„ุฌุนุฏ ุงู„ุถู…ุฑูŠ ูˆู„ู‡ ุตุญุจุฉ: (ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู…ู† ุชุฑูƒ ุซู„ุงุซ ุฌู…ุน ุชู‡ุงูˆู†ุงู‹ ุทุจุน ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจู‡). ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุฎู…ุณุฉ. ูˆู„ุฃุญู…ุฏ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุฌุงุจุฑ ู†ุญูˆู‡ ุฃุฎุฑุฌู‡ ุฃูŠุถุงู‹ ุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ูˆุงุจู† ุฎุฒูŠู…ุฉ ูˆุงู„ุญุงูƒู… ุจู„ูุธ (ู…ู† ุชุฑูƒ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุซู„ุงุซุงู‹ ู…ู† ุบูŠุฑ ุถุฑูˆุฑุฉ ุทุจุน ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจู‡) ู‚ุงู„ ุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ ุฃู†ู‡ ุฃุตุญ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุฃุจูŠ ุงู„ุฌุนุฏ.
Syarat wajib shalat jumah: lelaki baligh yang mukim/menetap
Yang tidak wajib:1. lelaki atau siapapun yang musafir
2. Perempuan
3. anak-anak
4. Budak
5. orang gila
6. Orang sakit.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐Ÿ“P
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Gerhana Tertutup Awan, Emang Gak Jadi Shalat Gerhana?

๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ
๐Ÿ“Œ Syarat shalat gerhana adalah jika terjadi gerhana, secara de facto memang terjadi di langit sana
๐Ÿ“Œ Apakah harus kelihatan? Menurut hadits shahih Muslim memang seperti itu, tapi juga tidak ada hadits “jika tertutup awan atau mendung maka jangan shalat ..” atau “sempurnakan mungkin gerhananya besok ..” 
๐Ÿ“Œ Zaman itu pakai penglihatan karena itulah satu-satunya cara untuk mengetetahui gerhana atau tidak, ini yang mesti disadari betul
๐Ÿ“Œ Saat ini sdh ada ahlinya apakah gerhana terjadi atau tidak
๐Ÿ“Œbahkan mereka sdh tahu kadar berapa persen gerhana di sebuah daerah, yaitu lembaga semacam BMKG 
๐Ÿ“Œ mrka sdh mengumumkan daerah yg mengalami gerhana karena mereka melihatnya, dan ini sudah pekerjaan mereka puluhan tahun lamanya, dan tidak ada gejolak ketika menjadikannya sebagai acuan waktu shalat gerhana sejak lama
๐Ÿ“Œ Jangan goncangkan ini dengan fatwa seorang ulama, perhatikan juga penerapannya di sebuah daerah
๐Ÿ“Œ Dahulu Syaikh Abdullah Azzam menasihati mujahidin Saudi yang Hambaliyah, agar tidak memaksakan madzhabnya ke mujahidin Afghan asli  yang madzhabnya Hanafiyah, sebab itu akan melahirkan gejolak sesama kaum muslimin
๐Ÿ“ŒLalu, walau kita -orang biasa-  tidak melihatnya di hari H, tp BMKG sudah melihatnya dengan alat-alat mereka
 ๐Ÿ“ŒMaka, itu sdh mencukupi, sebab penglihatan 1 org adil dan terpercaya sdh cukup, apalagi lebih satu pakar yang melihatnya. 
๐Ÿ“ŒApakah gerhana harus dilihat seluruh manusia? Tidak demikian, penglihatan para pakar sudah cukup.
๐Ÿ“Œ Fatwa Syaikh Utsaimin benar, dia mensyaratkan penglihatan 
๐Ÿ“ŒFatwa itu sudah cocok dengan apa yang sedang terjadi bahwa gerhana terjadi dan terlihat oleh orang-orang terpercaya, dengan ilmu dan alat-alat mereka, secara de facto dan de jure memang terjadi
๐Ÿ“Œ Nama daerah tidak disebut maka ikuti daerah paling dekat, sebab tidak mungkin jakarta terjadi gerhana lalu bandung juga, tapi bekasi tidak terjadi.
๐Ÿ“Œ Pendapat dan fatwa seorang ulama bisa diterima bisa ditolak kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Wallahu  a’lam
โ˜˜๐ŸŒบ๐ŸŒป๐ŸŒด๐Ÿƒ๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒธ
โœ Farid Nu’man Hasan
๐ŸŒ bit.ly/1Tu7OaC
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala…

Kitab Ath Thaharah (bersuci) (8) – Bab Al Miyah (Tentang Air)

๐Ÿ“ Ustadz Farid Nu’man Hasan, SS.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ 
๐Ÿ“šHadits 8
                Al Hafizh Ibnu Hajar juga menambahkan:
ูˆูŽู„ูุฃูŽุจููŠ ุฏูŽุงูˆูุฏูŽ: – ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุบู’ุชูŽุณูู„ู ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุงูŽู„ู’ุฌูŽู†ูŽุงุจูŽุฉู
๐Ÿ“Œ                Dan pada riwayat Abu Daud: โ€œJanganlah mandi janabah padanya (fiihi).โ€
                Lengkapnya adalah:
ู„ูŽุง ูŠูŽุจููˆู„ูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูŽุงุฆูู…ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุบู’ุชูŽุณูู„ู ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽุงุจูŽุฉู
๐Ÿ“Œ                Janganlah salah seorang kalian kencing pada air tergenang dan janganlah  mandi janabah padanya.
๐Ÿ“šTakhrij Hadits:
๐Ÿ”น          Imam Abu Daud dalam Sunannya No. 70
๐Ÿ”น          Imam An Nasaโ€™i dalam Sunannya No. 398
๐Ÿ”น          Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 9596
๐Ÿ”น          Imam Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah No. 285
๐Ÿ”น          Imam Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 1064
๐Ÿ”น          Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya No.  1257
๐Ÿ”น          Imam Alauddin Al Muttaqi Al Hindi dalamKanzul โ€˜Ummal No. 26422
๐Ÿ“šStatus Hadits:
๐Ÿ”น          Hadits ini dishahihkan oleh Imam Ibnu Hibban, dengan dimasukkannya hadits ini dalam kitab Shahihnya.
๐Ÿ”น          Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad menceritakan bahwa semua perawi hadits ini, adalah jujur dan terpercaya. (Lihat rinciannya dalam Syarh Sunan Abi Daud,  1/286)
๐Ÿ”น          Syaikh Al Albani menilai: hasan shahih. (Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 70)
๐Ÿ“šKandungan hadits:
๐Ÿ“‹1โƒฃ .       Hadits ini sama dengan sebelumnya, yakni larangan kencing di air diam, dan larangan mandi dalam keadaan junub di air diam, atau larangan mandi janabah di air yang telah dikencingi.
๐Ÿ“‹2โƒฃ .       Hikmah dilarangnya mandi di air tergenang adalah karena air tersebut memiliki potensi besar tidak aman dari najis dan kotoran yang berasal dari manusia dan hewan. Biasanya ini terjadi pada air tergenang yang berada di alam terbuka seperti kubangan, empang, kolam ikan, bahkan kolam renang, yang semuanya tidak dialirkan sehingga tidak terganti dengan air yang baru. Maka, maka itulah sebabnya  menjadi terlarang.
โš Namun, sebagaian fuqaha berpandangan lain, bahwa larangan orang junub untuk mandi di air tergenang, disebabkan karena keadaan junub mereka membuat air tersebut menjadi rusak, dan tidak layak dijadikan air untuk mandi dan bersuci; seakan air itu juga menjadi junub karenanya
Al โ€˜Allamah Ibnu At Turkumani Rahimahullah menjelaskan hal tersebut berserta alasannya:
ูุงุณุชุฏู„ ุจู‡ ุจุนุถ ุงู„ูู‚ู‡ุงุก ุนู„ู‰ ุงู† ุงุบุชุณุงู„ ุงู„ุฌู†ุจ ููŠ ุงู„ู…ุงุก ูŠูุณุฏู‡ ู„ูƒูˆู†ู‡ ู…ู‚ุฑูˆู†ุง ุจุงู„ู†ู‡ูŠ ุนู† ุงู„ุจูˆู„ ููŠู‡
๐Ÿ“ŒSebagian ahli fiqih berdalil dengan hadits ini, bahwa mandinya orang junub pada air maka itu bisa merusakkannya, alasannya adalah karena hal ini dibarengi dengan pernyataan larangan kencing di dalamnya. (Al Jauhar An Naqiy, 8/323)
๐Ÿ”‘Jadi, sebagaimana kencing di air yang tergenang bisa merusak air tersebut, maka orang junub yang  nyebur di dalamnya juga bisa merusakannya, oleh karenanya keduanya dilarang dalam hadits ini.
Tetapi, pemahaman ini dipandang lemah dan bertentangan dengan riwayat berikut:
ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุบู’ุชูŽุณูŽู„ูŽ ุจูŽุนู’ุถู ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูููŠ ุฌูŽูู’ู†ูŽุฉู ููŽุฌูŽุงุกูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู„ููŠูŽุชูŽูˆูŽุถู‘ูŽุฃูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุบู’ุชูŽุณูู„ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ููŠ ูƒูู†ู’ุชู ุฌูู†ูุจู‹ุง ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ู„ูŽุง ูŠูุฌู’ู†ูุจู
๐Ÿ“ŒDari Ibnu Abbas, katanya: โ€œSebagian istri Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam mandi dijafnah (bak besar), lalu Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam datang untuk berwudhu dari air tersebut atau dia mandi. Berkatalah isterinya kepadanya: โ€˜Wahai Rasulullah, saya sedang keadaan junub.โ€™ Maka, Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam menjawab; โ€œSesungguhnya air tidaklah junub.โ€ (HR. Abu Daud No. 68, At Tirmidzi No. 65, katanya: hasan shahih. Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 859, Ibnu Hibban No. 1248, Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf No. 355)
๐Ÿ“‹3โƒฃ .       Adapun air tergenang yang memang berasal dari air tanah yang suci dan bersih, telaga, mata air, sungai,  atau air tadah hujan, lalu semuanya ditampung di bak mandi, tempayan, tangki air, atau ember, yang semuanya pada asalnya adalah suci dan bersih secara meyakinkan. Maka, semua ini โ€“walau termasuk air diam karena memang diwadahkan- adalah boleh dimanfaatkan karena bersih dan sucinya, baik keperluan makan minum, atau bersuci dan mandi. Ini dibenarkan oleh syaraโ€™ selama air tersebut tidak terkena najis yang membuatnya berubah warna, bau, dan rasa (sebagaimana pembahasan pada hadits 1-4), dibenarkan pula oleh โ€˜urf (kebiasaan) yang berlaku pada masyarakat kaum muslimin dari zaman ke zaman tanpa ada yang mengingkarinya. Sebab, air pada wadah-wadah ini jauh dari kemungkinan terkena najis dan kotoran, kecuali memang sengaja dibuat demikian.
Wallahu Aโ€™lam
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…