Bolehkan Asuransi?

โœ Ustadz Dr. Wido Supraha

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒธ๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน

Assalamu’alaykum
Ustadz, mau tanya. Bagaimana hukum tentang asuransi dalam islam? Dan hukum bagi orang yang mengasuransikan dirinya?
Sekarang banyak sekali lembaga asuransi yg menawarkan spt menabung sekian banyak perbulan dgn batas waktu tertentu baru bisa diambil. Dan nanti hasilnya jauh lebih besar dr jml tabungan yg kita masukan itu..
Mohon penjelasannya ๐Ÿ™๐Ÿผ
Jazakallahu khairan katsira.

Jawaban:

Wa ‘alaikumussalaam warahmatullah,

Asuransi dalam Islam masuk dalam kategori muamalah, dan dalam hal ini seluruhnya dikembalikan kepada jenis akad yang digunakan.

Di negara kita, sudah ada Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI yang akan memonitor seluruh akad yang digunakan oleh Asuransi Syari’ah.

Oleh karenanya, kita serahkan seluruh mekanisme kepada yang lebih otoritatif dalam menghukuminya.

Demikian, semoga Allah Swt sentiasa menjaga kita dari bentuk muamalah yang tidak diridhoi-Nya.

Wassalam,
supraha.com

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน

Dipersembahkam oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih Bahagia…

Wanita Berenang Di Kolam, Bolehkah?

โœ Ustadzah Dra Indra Asih

๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒน

Assalamu’alaikum.

1. Apakah berenang di air kolam itu hukumnya boleh/halal atau tidak boleh/haram?
    Dari  Evie Member A04

2. Saya ingin mengetahui lebih benar tentang hadist yang menyatakan bahwa yg dirukyah akan hilang kesempatannya memasuki surga tanpa hisab. Mohon penjelasannya Ustadz/Ustadzah.

3. A. Uang SHU koperasi itu hukumnya bagaimana?
    B. Kalau koperasinya menggunakan bunga riba, uang yang kita terima diapakan baiknya?

Dari Devirta dan Asmirda A04

Jazakillah Ustadz/Ustadzah

__________________
JAWABAN

1. Hukum asal boleh. Kecuali ada catatan khusus terkait peetanyaan tsb

2. Jika ruqyahnya tidak sesuai syar’i/tuntunan

3. A. Kalo usahanya halal, SHU halal…keuntungan usaha yg dibahikan ke anggota

B. Sebaiknya disumbangkan utk sarana/fasilitas umum seperti jalan.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน๐ŸŒป

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih Bahagia…

Membagi Harta Waris Secara Merata

โœUstadz Dr.Wido Supraha

๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒบ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒน

Assalaamu ‘alaikum wrwb.
Mohon maaf mau bertanya, ustadz, urgent.
Menurut hukum Islam, bagian harta warisan untuk 2 orang anak perempuan kan sama dengan bagian 1 orang anak laki-laki. Atau, bagian 1 orang anak laki-laki sama dengan 2 kali bagian 1 orang anak perempuan.
Bapak saya baru-baru ini wafat. Ternyata ketika masih hidup, bapak meninggalkan surat wasiat. Isinya bahwa jika bapak meninggal, bapak saya tidak mau mengikuti hukum Islam yang sudah ada bahwa anak laki-laki bagiannya lebih banyak (dua kali lipat) dari perempuan. Tujuan almarhum bapak adalah agar semua anaknya mendapat bagian yang sama rata jumlahnya, tidak ada yg dibedakan.
Ditulis sendiri oleh bapak dengan tulisan tangannya.
Ini bagaimana, ustadz..?? Wasiatnya ini sah atau tidak..?? Boleh dijalankan atau tidak..??
Karena bertentangan dengan batasan/ketentuan hukum Islam tentang bagian warisan.
Mohon penjelasannya.
Jazakumullaah.
Wassalam.

-A13-

Jawaban:

Wa ‘alaikumussalaam warahmatullah,

Sebelumnya kami turut berduka cita atas kembalinya beliau ke sisi-Nya, semoga Allah Swt meluaskan kuburnya, menghapuskan dosa-dosanya, dan memasukkannya ke Jannah.

Pertanyaan Anda terkait dengan masalah waris, maka pembagian waris langsung dibagi oleh Allah Jalla wa ‘Ala, maka makhluknya diharamkan membuat aturan sendiri, sementara Sang Khalik telah menetapkan pembagian untuk masing-masing. Dalam hal ini tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah Jalla wa ‘Ala.

Semoga Allah mengumpulkan kita bersama di Jannah, bersama ketaatan kita kepada perintah-nya, keridhoan kita kepada aturan-nya, dan kesungguhan kita dalam meraih cinta-Nya.

Wassalam,
supraha.com

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ„๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน๐ŸŒป

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Membaca Amalan Ketika Haid

โœUstadzah Nurdiana S.Pd.I

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท

Pertanyaannya.              

Assalamuallaikum.        
Bagaimana hukumnya seorang wanita yang sedang haid apabila ia memiliki amalan selama 40 hari baca surah alwaqiah atau surah lain.  Apakah ketika haid boleh dibaca juga?
Terima kasih member
๐Ÿ…ฐ0โƒฃ8โƒฃ๐Ÿ˜Š      
________________

Jawabannya.                          

Wa alaikumsalam wr wb.                                                    
Akhwat fillah kita simak firman Allah qs17:36 “janganlah kamu melakukan sesuatu kecuali kamu punya pengetahuan tentangnya, karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati akan di minta pertanggungjawaban nya”.                                  

Nabi  shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œBarangsiapa yang membuat perkara yang baru dalam urusan agama kami ini sesuatu yang bukan bagian darinya, maka ia tertolakโ€ (HR. Bukhari dan Muslim)
Syaikh โ€˜Abdul Muhsin Al โ€˜Abbad mengomentari hadits ini, โ€œHadits ini secara mutlak menunjukkan bahwa semua amal yang tidak sesuai syariโ€™at itu tertolak, meskipun tujuan pelakunya baikโ€.              

Untuk amalan membaca qur’an jelas ini merupakan amalan yang baik tapi untuk jumlah 40 harinya ini tidak ada dasarnya, sebaik baca qur’an tdk hanya 40 hari tapi sebaiknya jadi amalan harian  ยฅฤ…ษฒวฅ dia lakukan terus menerus sampai maut menjemput, dan saat kita melakukan amal sholeh hal  ยฅฤ…ษฒวฅ harus di perhatikan agar amal diterima Allah

1.Niat ikhlas, di qs 11:15-16, barang siapa di dalam beramal, niatnya mencari kehidupan dunia dan perhiasannya,pasti kami berikan balasan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan di rugikan. Itulah orang-orang  ยฅฤ…ษฒวฅ tidak memperoleh sesuatu di akhirat kecuali neraka danm sia sialah disana apa  ยฅฤ…ษฒวฅ telah mereka usahakan di dunia dan terhapuslah apa  ยฅฤ…ษฒวฅ mereka kerjakan. Di hadits  ยฅฤ…ษฒวฅ sangat populer ditegaskan “sesungguhnya amal itu tergantung niatnya”.                                
2. Harus sesuai syariat ,hal ini sudah di kuatkan dengan hadits diatas. Adapun baca qur’an dalam kondisi haid sebagian besar ulama sepakat melarangnya kecuali dalam keadaan belajar dan mengajar.                              Wa Allahu a’lam.              

๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

KEKUATAN MLM (serial tulisan AYAH PENGEMBARA bag. 2)

๐Ÿ“ Pemateri: Ustadz BENDRI JAISYURRAHMAN @ajobendri

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ ๐ŸŒฟ

Jangan antipati dulu kalau kali ini saya memuat tulisan bertemakan MLM. Terlebih curiga kepada saya kalau ujung dari tulisan ini adalah mengajak pembaca untuk jadi downline saya. Sama sekali tidak. Tapi kalau ada yang mau, gakpapa juga sih hehe…teuteup. Maksud MLM disini bukan Multi  Level Marketing yang lazim kita kenal, melainkan Mulut Lewat Mulut. Istilah yang sudah sering kita dengar untuk menggambarkan daya viral atau multiplier effect dari sebuah informasi hingga menjadi buah bibir dari mulut ke mulut. Baik sesuatu yang sifatnya baik atau buruk. Jika keburukan yang disebar dan diceritakan, pihak yang mendengarnya makin jijik dan benci. Ujung-ujungnya jadi hater. Walaupun hater itu hakikatnya adalah fans yang tertunda #tsaaah.

Namun jika kebaikan yang tersebar dan diceritakan dari mulut ke mulut, makin banyaklah pihak yang jatuh cinta. Hal ini menaikkan pencitraan. Tinggal tunggu kapan Pemilu, siapa tau beruntung terpilih jadi Presiden. Yah namanya juga Indonesia.

Nah, dalam urusan pengasuhan, ayah pengembara harus cerdas memanfaatkan kekuatan MLM ini sebagai upaya membentuk persepsi di kepala anak bahwa ayahnya yang super duper sibuk tersebut adalah lelaki yang baik, hebat dan layak dijadikan teladan. Yang ada dalam benak anak, ayahnya ini sosok layaknya superman. Jarang bersua, namun namanya masyhur sebagai tokoh yang dicintai dan dinantikan kehadirannya, khususnya di saat-saat genting. Anak mana yang tidak bangga jika memiliki ayah seperti ini. Maka dengan diam-diam sang anak berusaha untuk menjadi seperti ayah. Inilah efek dari persepsi yang baik akan ayah di mata anak.

๐Ÿ”…Disinilah peran ibu atau pengasuh utama anak amat berperan besar membentuk persepsi baik ayah di mata anak. Bukan hanya ibu. Orang terdekat dengan anak entah itu pembantu di rumah, neneknya atau paman serta bibi dari si anak juga berperan besar mewujudkan persepsi akan kebaikan ayah. Dari lisan mereka lah mengalir cerita kebaikan akan sosok ayah yang tak habis-habis. Mirip cerita komik superhero best seller yang terus terbit hingga ratusan episode. Anak serasa disuguhkan sosok pahlawan baru. Namanya fatherman. Lelaki yang disebut dengan ayah.

๐Ÿ”…Maka, ayah pengembara memiliki tugas utama : menorehkan kebaikan kepada orang di sekitar anak hingga getarannya sampai kepadanya. Dan pihak yang paling utama merasakan kebaikan ayah adalah sang ibu. Jangan sampai ibu malah curcol kepada anaknya tentang tabiat ayah. โ€œJangan kayak bapakmu nak. Tukang bohong. Kasar. Udah gitu jarang mandi. Bau. Ngoroknya stereo. Plis cukup ibu saja yang merasa tersakitiโ€. Dengan mata mendelik dan nafas tersengal sambil banting-banting foto sang ayah ke lantai. Ih lebay. Tapi jika benar, ini bahaya. Ibu yang suka menceritakan keburukan ayah berdampak dengan pudarnya kepercayaan akan sosok ayah. Tugas ayah pengembara adalah mencegah hal ini. Dengan berbuat baik kepada ibu si anak akan berbuah kepada cerita kebaikan ayah yang meskipun jauh namun berbekas di hati.  โ€œAyahmu sosok yang luar biasa. Meski jarang pulang tapi ia selalu memikirkan kita nak. Buktinya kemarin ayahmu kasih kejutan. Tau-tau kirim I-Phone 6 buat ibu. Plus batangan emas tiga kilo. Baik banget ya ayahmu.โ€ Wow, anak mana yang tak kagum dengan sosok ayah seperti ini?

Sekali lagi, jangan abaikan untuk berbuat baik kepada pasangan setiap saat. Ia lah sejatinya Public Relation atau Humas bagi sang ayah. Keburukan atau aib ayah akan ditutup rapat-rapat. Sementara kebaikan ayah mengalir deras tanpa henti. Perhatikan bagaimana nabi Ibrahim melakukan hal ini kepada istrinya, Hajar. Meskipun Hajar harus ditinggalkan di negeri yang tandus tak ada tanam-tanaman, yakni Mekkah di zaman dahulu, Hajar tak sekalipun curcol. Ia tak protes kepada anaknya seraya berkata โ€œBapakmu tegaaaaa! Kok bisa kita ditempatkan disini? Udah tandus, kering. Gak ada mall, tempat fitness dan swimming pool. Sungguh terlalu!โ€ Sama sekali tidak. Hajar bahkan menceritakan kebaikan Nabi Ibrahim kepada anaknya, Ismail. Sehingga meskipun Ibrahim hanya pulang setahun sekali tetap mampu mengikat hati sang anak. Ismail pun mengagumi sang Ayah. Dan ia pun menjadi salah satu penerus perjuangan ayahnya. Menjadi Nabi setelahnya. Like father like son.

Ayah yang begitu berbekas di dalam jiwa anak menjadikan anak selalu bercita-cita seperti ayahnya. Dari sisi inilah seorang ayah bisa melihat indikator kesuksesan perannya sebagai orang tua. Dan semua berawal dari sosok ayah yang peduli dengan ibu si anak alias istrinya. Jika ayah terpaksa LDR an dengan keluarga, maka saat menelpon dari jauh, tanyakan dulu kabar pasangan. Dengarkan dulu curhatnya dari jauh. Gembirakan hatinya. Baru kemudian bertanya kabar tentang anak. Hal ini mirip dengan instruksi keselamatan di pesawat saat oksigen berkurang, seorang ayah harus dahulukan yang dewasanya baru kemudian menyelamatkan anaknya.

Jika kebaikan yang dilakukan kepada Ibu si anak saja memberi pengaruh akan persepsi yang baik tentang ayah, apalagi kalau ayah senantiasa berbuat baik kepada pembantu, orangtua alias kakek dan nenek dari anak kita, yang sering kali dilibatkan dalam mengasuh. Makin banyak lah cerita kebaikan yang mengalir dari tiap mulut. Dan makin bertambah kagum lah si anak akan ayahnya.

Mulai dari sekarang, bertekadlah untuk berbuat baik kepada siapa saja, khususnya yang paling dekat dengan kehidupan anak. Bukan berniat riyaโ€™. Namun agar menjadi teladan dan contoh bagi sang anak. Berbuat baiklah khususnya kepada istri. Alias ibu dari anak kita. Bikin ia bahagia. Kalau perlu tawarkan โ€œKamu seratus juta sebulan cukup gak sayang? Kalau gak cukup bilang ya. Aku tinggal nambah lilin aja. Grogh..grogh..โ€. Ups emangnya ngepet? Hehe… ๐Ÿ”…Yah intinya ayah yang baik bermula dari suami yang peduli. Jangan abaikan itu.
(bersambung)

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Anakku…Bukan Dunia Tolok Ukur Kesuksesan (Bag-2)

๐Ÿ“ Ustdzh Dra. INDRA ASIH

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ ๐ŸŒฟ

Bag-1 : http://bit.ly/1n50Afd

Anakku…

Engkau sukses jika engkau bisa merealisir pelajaran dari nasehat Lukman pada anaknya, yang mengajarkan akhlak-akhlak yang luhur.

1โƒฃ Jauhilah Syirik

Allah Taโ€™ala berfirman,

ูˆูŽุฅูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูู‚ู’ู…ูŽุงู†ู ู„ูุงุจู’ู†ูู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽุนูุธูู‡ู ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽ ู„ูŽุง ุชูุดู’ุฑููƒู’ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูุฑู’ูƒูŽ ู„ูŽุธูู„ู’ู…ูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ

โ€œDan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: โ€œHai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besarโ€.โ€ (QS. Lukman: 13).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, โ€œLukman menasehati anaknya yang tentu amat ia sayangi, yaitu dengan nasehat yang amat mulia. Ia awali pertama kali dengan nasehat untuk beribadah kepada Allah semata dan tidak berbuat syirik kepada Allah dengan sesuatu apa pun.โ€

2โƒฃ Berbaktilah Kepada Orang Tua

ูˆูŽูˆูŽุตู‘ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ูŽ ุจููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู‡ู ุญูŽู…ูŽู„ูŽุชู’ู‡ู ุฃูู…ู‘ูู‡ู ูˆูŽู‡ู’ู†ู‹ุง ุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽู‡ู’ู†ู ูˆูŽููุตูŽุงู„ูู‡ู ูููŠ ุนูŽุงู…ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู†ู ุงุดู’ูƒูุฑู’ ู„ููŠ ูˆูŽู„ููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ูƒูŽ ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุตููŠุฑู

โ€œDan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimuโ€ (QS. Lukman: 14).

ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฌูŽุงู‡ูŽุฏูŽุงูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูุดู’ุฑููƒูŽ ุจููŠ ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุจูู‡ู ุนูู„ู’ู…ูŒ ููŽู„ูŽุง ุชูุทูุนู’ู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุตูŽุงุญูุจู’ู‡ูู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู‹ุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽุจูุนู’ ุณูŽุจููŠู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุงุจูŽ ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูŽุฑู’ุฌูุนููƒูู…ู’ ููŽุฃูู†ูŽุจู‘ูุฆููƒูู…ู’ ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ

โ€œDan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakanโ€ (QS. Lukman: 15).

Nasehat kedua ini banyak dilupakan oleh anak-anak saat ini. Banyak yang sering menyusahkan orang tua, membuat orang tua sedih dan menangis. Namun tentu saja ketaatan pada orang tua hanyalah dalam perkara kebaikan dan mubah. Jika mereka memaksa untuk berbuat syirik dan maksiat lainnya, tentu tidak boleh ditaati.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, โ€œJika kedua orang tua memaksamu agar mengikuti keyakinan keduanya, maka janganlah engkau terima. Namun hal ini tidaklah menghalangi engkau untuk berbuat baik kepada keduanya di dunia secara maโ€™ruf (dengan baik)โ€ (Tafsir Al Qurโ€™an Al โ€˜Azhim, 11: 54).

3โƒฃ Lakukan kebaikan sekecil apapun dan hindarilah dosa dengan keyakinan sekecil apapun perbuatan akan dibalas Allah SWT

ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุฅูู†ู’ ุชูŽูƒู ู…ูุซู’ู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽุจู‘ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฎูŽุฑู’ุฏูŽู„ู ููŽุชูŽูƒูู†ู’ ูููŠ ุตูŽุฎู’ุฑูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ุฃูŽูˆู’ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ูŠูŽุฃู’ุชู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุทููŠููŒ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ

โ€œ(Luqman berkata): โ€œHai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahuiโ€ (QS. Luqman: 16).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, โ€œIni adalah wasiat yang amat berharga yang Allah ceritakan tentang Lukman Al Hakim supaya setiap orang bisa mencontohnya. Kezholiman dan dosa apa pun walau seberat biji sawi, pasti Allah akan mendatangkan balasannya pada hari kiamat ketika setiap amalan ditimbang. Jika amalan tersebut baik, maka balasan yang diperoleh pun baik. Jika jelek, maka balasan yang diperoleh pun jelekโ€ (Tafsir Al Qurโ€™an Al โ€˜Azhim, 11: 55).

4โƒฃ Dirikanlah shalat, amar maโ€™ruf nahi mungkar dan bersabarlah terhadap cobaan

ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽ ุฃูŽู‚ูู…ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ูˆูŽุฃู’ู…ูุฑู’ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽุงู†ู’ู‡ูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงุตู’ุจูุฑู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽูƒูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฒู’ู…ู ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู

โ€œHai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)โ€ (QS. Lukman: 17).

5โƒฃ Janganlah sombong

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูุตูŽุนู‘ูุฑู’ ุฎูŽุฏู‘ูŽูƒูŽ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู…ู’ุดู ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ู…ูŽุฑูŽุญู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุญูุจู‘ู ูƒูู„ู‘ูŽ ู…ูุฎู’ุชูŽุงู„ู ููŽุฎููˆุฑู

โ€œDan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diriโ€ (QS. Lukman: 18).

6โƒฃ Bersikaplah tawadhu

ูˆูŽุงู‚ู’ุตูุฏู’ ูููŠ ู…ูŽุดู’ูŠููƒูŽ ูˆูŽุงุบู’ุถูุถู’ ู…ูู†ู’ ุตูŽูˆู’ุชููƒูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุตู’ูˆูŽุงุชู ู„ูŽุตูŽูˆู’ุชู ุงู„ู’ุญูŽู…ููŠุฑู

โ€œDan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.โ€ (QS. Lukman: 19).

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Pengantar Aqidah Islamiyah

๐Ÿ“ Ustadz Hermawan S Ag.
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ
1โƒฃ. Pengertian Aqidah Islamiyah
๐Ÿ’ฆMenurut  bahasa:
Aqidah  berasal dari โ€˜aqoda- yaโ€™qudu โ€“ โ€˜uqdatan waโ€™aqidatan, yang berarti :
1. Ikatan  
2. Janji 
3. Keyakinan yang mantap
๐Ÿ’ฆMenurut Istilah :
โ€œPerkara-perkara yang dibenarkan oleh jiwa dan hati merasa tenang karenanya serta menjadi suatu keyakinan bagi pemiliknya yang tidak dicampuri keraguan sedikitpunโ€.
Aqidah artinya adalah ikatan. 
Sesuatu yang diikat biasanya mempunyai tujuan dan manfaat yang luar biasa. 
Contoh sapu diikat tujuannya agar bisa dihimpun dan tidak berserakan serta bisa digunakan dengan multi manfaat. 
Manfaatnya tentu sangat besar. Sapu yang diikat dengan kuat dapat digunakan  untuk membersihkan sampah, debu bahkan bisa digunakan untuk membunuh binatang. 
Bandingkan dengan sapu yang tidak diikat. 
Contoh yang lain adalah binatang. Binatang yang tidak diikat ia akan liar. Dedaunan apapun yang ia temukan akan dimakan tidak peduli apakah daun itu dijalan atau ditanah orang lain dan tidak peduli bagaimana cara ia mendapatkan daun itu. Apakah dengan cara menginjak tanaman atau merusak kebon orang lain. 
Yang lebih parah lagi pemiliknya sulit mengendalikan binatang yang tidak ikat. Bahkan bisa jadi mengancam keselamatan sipemiliknya. 
Sekarang bandingkan dengan binatang yang diikat. Ia akan mudah dikendalikan oleh pemiliknya, ia tidak akan liar dan tidak akan merusak tanaman orang lain. Binatang yang diikat biasanya lebih jinak kepada siapapun wabilkhusus kepada pemilikinya.
๐Ÿ’งSekarang sebuah pertanyaan: 
a. Tali seperti apa yang biasa digunakan dan hasilnya efektif?
b. Dan bagaimana cara mengikat yang efektif?
Dari pertanyaan diatas tentu kita bisa menebak. Untuk mengikat sapu misalnya apakah lebih bagus dan lebih kuat tali rapia atau tali dari pandan. Kalau melihat mana yang lebih kuat dan tahan lama maka tali dari pandan itu lebih kuat dan tahan lama. 
Kalau mengikat bintang, sapi misalnya. Apakah dengan tali rapia, tali plastic ata tali yang terbuat dari kulit kelapa? 
Kalau melihat mana yang lebih kuat dan efektif tali yang terbuat dari kulit kelapa lebih kuat dan efektif karena nyaman dipegang oleh pemiliknya. 
Mengapa kita sampe memperhatikan jenis tali yang digunakan? karena manfaat yang ingin kita capai tentu lebih besar daripada mudaratnya. 
Sekarang bandingkan jika tali yang digunakan untuk mengikat sapu dengan tali rapia, bandingan hasilnya  dengan sapu yang diikat dengan tali dari pandan. Sapu yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit pandan  saat digunakan akan terasa lebih kuat  dan kokoh. Dan ini akan berpengaruh pada pengguna yang tentunya berpengaruh pada hasilnya. 
Sekarang jika binatang  diikat dengan tali rapia atau dengan tali plastik bandingkan dengan binatang yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit kelapaโ€ฆ pastinya kalau melihat sisi kenyamanan dipegang oleh pemiliknya dan kemudahan dalam mengendalikan binatang semisal sapi maka tali yang terbuat dari kulit kelapa yang lebih nyaman dan kuat.
๐Ÿ’งSelanjutnya bagaimana cara mengikat yang efektif sehingga hasilnya sesuai dengan harapan pemiliknya? 
Salah satu contoh mengikat binatang. Mengikat binatang agar lebih mudah dikendalikan tentunya kalau binatang itu adalah sapi maka cara mengikat yang efektif adalah dengan memasukan tali ke hidunganya. Hasilnya binatang itu akan mudah dan tunduk kepada siapapun yang menuntunnya. 
Sekarang bandingkan apa yang terjadi jika sapi diikat pada lehernya. Tentu yang terjadi adalah binatang tersebut akan liar, melawan dan bahkan mengancam sipenuntunnya.
Bicara tentang tali dan cara efektif mengikat benda sejenis sapu atau binatang, kira-kira apa hubungannya dengan aqidah Islamiyah yang menjadi topic bahasan ini?
Tentunya sebagai perban dingan bahwa benda atau binatang saja kalau ingin memberi manfaat yang lebih besar bagi pemiliknya harus diikat dengan alat ikat dan cara mengikat yang efektif. 
Apalagi manusia yang jelas-jelas diciptakan dangan fii ahsani taqwiim dan tujuan untuk liyaโ€™budun (sebaik baik penciptaan dan diciptakanuntuk beribadah kepada Allah). 
Kita akan menemukan ketika manusia tidak diikat dengan alat ikat dan cara mengikat yang efektif. Mereka akan lebih liar melebihi liarnya binatang, kalau binatang liar hanya memakan tanaman  dan dedaunan tapi kalau manusa bukan hanya mengambil harta orang lain sejenis merampok dan korupsi tapi bahkan bisa menghabisi pemiliknya. 
Menghalalkan segala cara, berprilaku seperti binatang itulah yang kita temukan dan saksikan ketika manusia tidak diikat dengan alat ikat dan cara mengikat yang efektif.
  
Manusia agar tetap mulia dan mampu merealisasikan tujuan kepenciptaannya yaitu agar menyembah penciptanya, maka ia harus diikat. Berbeda dengan binatang kalau binatang diikat dengan tali maka tali ikat manusia adalah Islam karenanya disebut dengan aqidah Islamiyah. 
๐Ÿ’งDalam pembahasan di atas mengapa kita sampai memperhatikan kualitas tali sabagai alat pengikat dan cara efektik dalam mengikat? 
Kita akan menemukan banyak alat pengikat manusia termasuk cara mengikatnya. Contoh manusia diikat dengan materi jadilah ia materialism. Diikat dengan keyakinan yang sesat terhadap hal-hal yang gaib jadilah ia animism. Keyakinan terhadap benda yang mempunyai kekuatan gaib jadilah ia dinamisme, hidup tanpa ketuhanan jadilah komunisme. Diikat dengan kebebasan jadilah ia liberalism dan sebagainya. 
๐Ÿ’ฆJadi jelaslah bahwa tali ikatan yang Allah berikan untuk menusia agar ia tetap dalam tujuan kepenciptannnya adalah aqidah Islamiyah. 
Selanjutnya cara mengikat manusia. Cara mengikat binatang agar mudah dikendalikan dan jinak kepada siapapun yang menuntunnya maka ia diikat dengan cara memasukan tali ke hidungnya. Dan manusia bukan binatang. Sesuatu yang tidak mungkin mengikat manusia dengan mengikat salah satu anggota tubuhnya. Termasuk mengikat manusia seperti dipenjara. 
๐Ÿ’ฆManusia mempunyai akal. Dan manusia terbukti    ketika diikat salah satu anggota tubuhnya atau bahkan dipenjara sekalipun ia akan mampu melepaskan diri. Allah telah menuntun nabinya dan Rasulullah telah membimbing ummatnya, bahwa cara efektif mengikat manusia adalah dengan mengikat hatinya.
2โƒฃ. Sasaran Aqidah islamiyah
Sasaran aqidah islamiyah adalah mengikat dan membersihkan serta memantapkan keyakinan hati.  
๐Ÿ’งMengapa hati yang menjadi sasaran ?
Hati manusia berada dalam genggaman Allah Swt. Dan Allah akan membolak balikan hati manusia tergantung  keadaan hati manusia. Inilah mengapa Rasulullah saw selalu mengingatkan para sahabatnya dan juga kepada kita semua.. dalam sebuah dialog dengan para sahabatnya.
๐Ÿ”นNabi saw juga selalu berdoa kepada Allah seperti yang diceritakan oleh Abu Sufyan dari Anas bin Malik:
โ€ข ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠููƒู’ุซูุฑู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู„ูŽ ูŠูŽุง ู…ูู‚ูŽู„ู‘ูุจูŽ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู ุซูŽุจู‘ูุชู’ ู‚ูŽู„ู’ุจููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฏููŠู†ููƒูŽ ููŽู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุขู…ูŽู†ู‘ูŽุง ุจููƒูŽ ูˆูŽุจูู…ูŽุง ุฌูุฆู’ุชูŽ ุจูู‡ู ููŽู‡ูŽู„ู’ ุชูŽุฎูŽุงูู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽุนูŽู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูุตู’ุจูุนูŽูŠู’ู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูู‚ูŽู„ู‘ูุจูู‡ูŽุง ูƒูŽูŠู’ููŽ ูŠูŽุดูŽุงุกู
โ€œWahai Zat yang selalu membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati saya pada agama-Mu, 
maka saya berkata: Wahai Rasulullah saw, kami telah beriman kepadamu dan beriman terhadap yang engkau bawa, apakah engkau tetap khawatir atas kami. 
Nabi bersabda: sesungguhnya hati-hati itu berada di antara tangan-tangan Allah, Dia mampu membolak-balikkannya sebagaimana Dia Kehendakiโ€. (Tirmidzi)
๐ŸŒทFungsi hati 
๐Ÿ”น Prilaku seseorang merupakan cermin dari keadaan hati, bila hati bersih , maka prilakunyapun baik, bila hati rusak maka prlaku rusak.  Rasulullah saw bersabda:
ุงูŽู„ุงูŽ ุงูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุงู„ุฌูŽุณูŽุฏู ู…ูุถู’ุบูŽุฉ ุงูุฐุง ุตูŽู„ูŽุญูŽุชู’ ุตูŽู„ูŽุญูŽ ุงู„ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‡ู ูˆูŽุงูุฐุง ููŽุณูŽุฏูŽุชู’ ููŽุณูŽุฏูŽุงู„ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‡ู ุงูŽู„ุงูŽ ูˆูŽู‡ููŠูŽ ุงู„ู‚ูŽู„ู’ุจู  (ุฑูˆู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…)
Ketahuilah bahwa sesunggunhynya dalam jasad itu terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya, ketahuilah bahwa ia adalah hati (alqalbu). (HR. Bukhari dan Muslim)
Tentunya dalam kehidupan sering kita menemukan,  terkadang seseorang melakukan kebaikan namun tujuan melakukannya untuk popularitas, untuk seseorang yang ia cintai. Untuk sesorang yang ia hormati. Untuk sanjungan yang ia harapkan. 
Karenanya kita jangan terjebak oleh kebaikan seseorang. Oleh karena itu prinsip kita adalah setiap hati yang bersih akan melahirkan prilaku yang baik dengan niat lillahi taโ€™ala , tetapi tidak setiap prilaku yang baik adalah cerminan dari hati yang baik. Inilah pentingnya setiap manusia untuk selalu membersihkan hati dari berbagai macam kemusyrikan, dari penyakit hati dari berbagai prilaku tercela dengan mengokohkan aqidah yang benar. Pemikiran yang benar dan prilaku yang yang sesuai dengan tuntunan Alquran dan sunnah.
๐Ÿ’งBegitu pentingkah kita selalu memperhatikan kebersihan hati kita ? 
๐Ÿ’งKalau ditanya seberapa penting kita selalu memperhatikan hati untuk selalu bersih? 
Jawabannya adalah sangat penting. Mengapa? 
Tentu dengan landasan hadits diatas kita sudah bisa menjawabnya bahwa kalau hati kita bersih maka prilaku kita bersih. Dan kalau hati kita rusak maka prilaku kita jadi rusak. Namun tidak berhenti sampai disini, karena ternyata;
๐Ÿ”นAllah  swt, dalam menilai amal seseorang yang pertama dilihat adalah hatinya.
Rasulullah saw bersabda;
ูˆุนู†ู’ ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉูŽ ุนุจุฏู ุงู„ุฑุญู…ุงู†ู ุจู†ู ุตุฎุฑู ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ :    (( ุฅู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠู†ู’ุธูุฑู ุฅูู„ู‰ ุฃุฌู’ุณูŽุงู…ููƒูู…ู’ ุŒ ูˆู„ุง ุฅูู„ู‰ ุตููˆูŽุฑููƒู…ู’ ุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒู† ูŠู†ู’ุธูุฑู ุฅู„ู‰ ู‚ูู„ููˆุจููƒู…ู’ ูˆุฃุนู…ุงู„ูƒู… )) ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… .
Dari Abu Hurairah, yaitu Abdur Rahman bin Shakhr r.a., katanya: 
Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu tidak melihat kepada tubuh-tubuhmu, tidak pula kepada bentuk rupamu, tetapi Dia melihat kepada hati-hatimu sekalian.” 
(Riwayat Muslim)
๐Ÿ”น Di akhirat kelak Allah hanya menerima orang yang datang menghadap-Nya dengan hati yang bersih.
Allah berfirman;
 โ€œDihari dimana harta dan anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang datang mengahadap Allah dengan hati yang bersih.โ€(26: 88-89)
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Tidak Bisa Bangun Dari Tempat Tidur, Bagaimana Mandi Wajibnya?

โœUstadzah Dra Indra Asih
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท.           
Pertanyaannya :        
Assalamualaikum wr,wb   
ustadzah. saya mau bertanya berkenaan dengan cara mandi wajib orang yang tidak bisa bangun dari tempat tidur (dikarenakan habis operasi). saat operasi dia sedang haid. apakah harus menunggu sembuh dulu baru bisa mandi? mohon bantuannya. terimakasih.             
________________
Jawaban nya. 
                       
Wa’alaikumsalam                  
“Dia  sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu suatu kesempitan dalam agama.โ€ (QS. Al Hajj [22]: 78)
โ€œAllah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.โ€ (QS. Al Baqarah [2]: 185)
โ€œMaka bertakwalah kalian kepada Allah sesuai kesanggupan kalian dan dengarlah serta taโ€™atlah.โ€ (QS. At Taghobun [64]: 16)
Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
โ€œSesungguhnya agama ini mudah.โ€ (HR. Bukhari)
โ€œJika kalian diperintahkan dengan suatu perintah, laksanakanlah semampu kalian.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim)
Bersuci (thoharoh) bagi orang yang sakit
1. jika tidak mampu bersuci dengan air karena tidak mampu atau karena khawatir sakitnya bertambah parah, atau khawatir sakitnya bisa bertambah lama sembuhnya, maka dia diharuskan untuk tayamum. (Menepuk kedua telapak tangan ke tanah yang suci dengan satu kali tepukan, lalu mengusap seluruh wajah dengan kedua telapak tangan tadi, setelah itu mengusap kedua telapak tangan satu sama lain.)
2. jika orang yang sakit tersebut tidak mampu bersuci sendiri,  maka orang lain boleh membantunya untuk berwudhu atau tayamum.
3. jika pada sebagian anggota tubuh yang harus disucikan terdapat luka, maka luka tersebut tetap dibasuh dengan air.  Apabila dibasuh dengan air akan membuat luka bertambah parah, cukup bagian yang terluka tersebut diusap dengan satu kali usapan. Caranya adalah tangan dibasahi dengan air, lalu luka tadi diusap dengan tangan yang basah tadi. Jika diusap juga berdampak sesuatu, pada saat ini diperbolehkan untuk bertayamum.
4. jika sebagian anggota tubuh yang harus dibasuh dibalut dengan kain (perban) atau gips, maka cukup anggota tubuh tadi diusap dengan air sebagai ganti dari membasuh. Pada kondisi luka yang diperban seperti ini tidak perlu beralih ke tayamum karena mengusap adalah pengganti dari membasuh. 
5. jika kita telah bertayamum dan si sakit masih dalam keadaan suci hingga masuk waktu shalat berikutnya, maka dia cukup mengerjakan shalat dengan menggunakan tayamum yang pertama tadi, tanpa perlu mengulang tayamum lagi karena ini masih dalam keadaan thoharoh (suci) selama belum melakukan pembatal.
6. wajib bagi orang yang sakit untuk membersihkan badannya dari setiap najis. Jika dia tidak mampu untuk menghilangkannya dan dia shalat dalam keadaan seperti ini, shalatnya tetap sah dan tidak perlu diulangi.
7. wajib bagi orang yang sakit mengerjakan shalat dengan pakaian yang suci. Jika pakaian tersebut terkena najis, maka wajib dicuci atau diganti dengan pakaian yang suci. Jika dia tidak mampu untuk melakukan hal ini dan shalat dalam keadaan seperti ini, shalatnya tetap sah dan tidak perlu diulangi.
8. wajib bagi orang yang sakit mengerjakan shalat pada tempat yang suci. Apabila tempat shalatnya (seperti alas tidur atau bantal) terkena najis, wajib najis tersebut dicuci atau diganti dengan yang suci, atau mungkin diberi alas lain yang suci. Jika tidak mampu untuk melakukan hal ini dan tetap shalat dalam keadaan seperti ini, shalatnya tetap sah dan tidak perlu diulangi.
9. tidak boleh bagi orang yang sakit mengakhirkan shalat hingga keluar waktunya dengan alasan karena tidak mampu untuk bersuci. Bahkan orang yang sakit ini tetap wajib bersuci sesuai dengan kadar kemampuannya, sehingga dia dapat shalat tepat waktu; walaupun badan, pakaian, atau tempat shalatnya dalam keadaan najis dan tidak mampu dibersihkan (disucikan).    
                           
Wa Allahu a’lam 
๐ŸŒบ๐Ÿ€๐ŸŒป๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒน
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..

Memerintah Tanpa Kecakapan, Taat Tanpa Kesadaran Bumbu yang Pas untuk Sebuah Kegagalan

๐Ÿ“ Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ 
Pertempuran “The Nek” – 7 Agustus 1915
Pertempuran yg dikenal dalam sejarah bangsa Turki sebagai Kฤฑlฤฑรงbayฤฑr Muharebesi adalah sebuah pertempuran kecil pada Perang Dunia Pertana yg menjadi bagian dari Kampanye Militer Sekutu di Semenanjung Gallipoli. “The Nek” merupakan sebaris dataran tinggi di area palagan ANZAC yg menjadi bagian dari Sekutu yg berperang melawan Khilafah Turki Utsmani.
Nama tersebut berasal dari bahasa Afrikaan yg berarti “celah jelan di pegunungan” yg menggambarkan bahwa di tempat itu memang ada celah sempit diantara bebukitannya yg mudah dipertahankan karena menjadi “penyumbat” jalur gerak pasukan manapun. Selama serangan pada bulan Mei sebelumnya area tersebut telah terbukti menjadi kesulitan tersendiri bagi tentara Turki Utsmani.
Dataran tinggi “The Nek” ini menghubungkan antara area perbukitan “Russel’s Top” dan bukit kecil lainnya yg disebut “Baby 700” yg pada keduanya terbaris pertahanan kuat balatentara Turki Utsmani.
Pada hari Sabtu 25 Ramadhan 1333 Hijriah (7 Agustus 1915), dua resimen dari Brigade Berkuda Ringan ke-3 Australia melancarkan serbuan lemah dengan bayonet terhunus ke arah Baby-700. Serbuan itu menelan korban hampir 40% dengan hasil capaian yg hampir tidak ada dan juga tidak menimbulkan kerugian yg berarti pada pihak lawan. Serbuan ini kemudian menjadi ejekan atas lemahnya kepemimpinan Jend. Godley.
๐Ÿ“ŒPersiapan
Penyerbuan ke “The Nek” telah direncanakan bersamaan waktunya dengan serangan pasukan Selandia Baru dari Chunuk Baฤฑr dengan target berhasil menguasainya pada malam hari. Secara serentak pula direncanakan nantinya untuk terus maju menyerang “Baby 700” hingga ke “Battleship Hill” di bukit berikutnya. Namun, rencana tersebur tidak tereksekusi dengan baik.
Brigade Berkuda Ringan Ke-3 yg dipimpin oleh Kol. F.G. Hughes terdiri dari resimen berkuda ke-8, ke-9, dan ke-10. Sebagaimana resimen berkuda ringan Australia lainnya dan resimen senapan berkuda Selandia Baru juga, mereka semua dikirim ke front Gallipoli pada bulan Mei sebagau bala bantuan infanteri dengan meninggalkan kuda-kudanya di Mesir.
๐Ÿ“ŒPertempuran๐Ÿ‡๐Ÿฟ
Serangan itu terjadwal dimulai persis pada jam 04.30 pagi pada hari Sabtu 25 Ramadhan (7 Agustus) dengan diawali oleh tembakan artileri laut. Serangan dilakukan dalam bentangan 80 meter dengan 4 gelombang masing-masing berkekuatan 150 personil; dua gelombang untuk setiap resimen. Jarak antara mereka dengan parit terdepan Turki Utsmani hanyalah sekitar 27 meter. Bendera berwarna pun sudah disiapkan untuk dikibarkan pada parit-parit yg nantinya dikuasai untuk memberi sinyal kemenangan di area tersebut.
Pada pagi hari itu baru terlihat bahwa persyaratannya tidak semua terpenuhi. Rencana yg dirancang omeh Kol. Andrew Skeen itu mensyaratkan adanya serangan serentak dari belakang bukit “Baby 700” sehingga menimbulkan efek palu-godam (a hammer and anvil effect) yg “menjepit” (pincer) barisan parit pertahanan Turki Utsmani. Namun, karena serangan dari kesatuan Selandia Baru tertahan dan baru dapat mencapai Chunuk Baฤฑr pada esok pagi harinya, maka alasan untuk menyerbu “The Nek” menguap. Syarat yg diajukan Skeen lainnya adalah adanya serngan dari area “Steele’s Post” oleh Batalion Ke-6 Brigade Ke-2 dari Divisi Ke-1 Australia Ke-2 ke arah “German Officers’ Trench” yg ternyata juga gagal. Justru posisi regu senapan-mesin Turki Utsmani di sana menghujani peluru di area depan “Quinn’s Post” dan “The Nek” itu sendiri.
๐Ÿ“ŒKeputusan Godley yang Kontroversial
Regu senapan-mesin Turki Utsmani tadi sama sekali tidak menderita kerugian akibat tidak sinkronnya serangan tersebut. Kini tiba saat turunnya perintah kontroversial itu dimana May. Jend. Sir Alexander Godley dari Divisi ANZAC memutuskan bahwa serbuan itu tetap harus dilaksanakan
Satu lagi masalah timbul, yaitu ketepatan sinkronisasi waktu yang buruk sehingga hujan tembakan artileri yg sudah berhenti pada jam 04.23 tidak langsung diikuti dengan gelombang serbuan yg digerakkan baru pada jam 04.30. Setelah tembakan artileri selesai tidak ada yg tahu apakah masih akan ada ronde tembakan berikutnya; ternyata antara perwira infanteri dan perwira artileri tidak sempat mencocokkan waktu mereka. Keterlambatan ini memberikan kesempatan berharga bagi pasukan Turki Utsmani untuk segera kembali ke posisi bertahan mereka setelah berlindung dari hujan artileri.
๐Ÿ“ŒGelombang demi Gelombang
Pada gelombang pertama Let. Kol. White memimpin pasukannya melompati karung pasir pertahanan namun justru mendapat siraman peluru dari jarak dekat selama 30 detik. Hampir semuanya tewas kecuali sedikit yg masih sempat mengibarkan bendera sinyal sebelum dihabisi oleh pasukan Turki Utsmani.
Gelobang kedua maju 2 menit kemudian tanpa mengindahkan apa yg sdh terjadi sebelumnya. Mereka pun mendapatkan nasib yg sama bahkan belum sempat mencapai setengah jarak ke parit pertahanan Turki Utsmani. Disinilah tragedi “The Nek” itu menjadi legendaris karena perintah utk gelombang kedua tidak mempertimbangkan apa yg terjadi pada gelombanh pertama sama sekali.
Rencana serangan ke “Quinn’s Post” ke area parit Turki Utsmani yg terkenal dengan julukan “The Chessboard” dibatalkan setelah melihat banyaknya korban yg kemudian gugur. Pada kasus ini perwira resimen tidak ikut dalam serbuan sehingga memiliki kesempatan untuk membatalkannya.
Gelombang Ketiga dimulai dengan protes oleh Kol. Noel Brazier yg mengatakan bahwa ini semua adalah pembunuhan. Namun Brazier tidak berhasil menemui Kol. Hughes serta tidak berhasil mengubah keputusan brigade yg diterima oleh Kol. John Antill yg mendapatkan perintah serbu. Alasan penolakan adalah bahwa sudah terlihat bendera sinyal yg berarti parit sdh dikuasai; walaupun kemudian hari diketahui dari catatan pihak lawan bahwa pengibar bendera itu terbunuh tidak lama setelah ia mengibarkannya. Kol. Antill tidal merasa perlu utk mengecek ulang berita itu sebelum mengeluarkan perintah kepada gelombang ketiga untuk tetap menyerbu “The Nek” sesuai rencana.
โœ…Kesudahan
Ketika tim penguburan Persemakmuran Inggris tiba di Semenanjunv Gallipoli pada tahun 1919 setelah perang usai, tulang belulang prajurit Sekutu masih berserakan di sekitar area tersebur. Taman Pekuburan  The Nek kini mendominasi area kecil yang pernah menjadi saksi bisu pertempuran ini. Dari ke-316 pasukan Australia yg gugur hanya 5 yang dapat diidentifikasi. Salah seorang prajurit yg bernama Harold Rush dari Resimen Ke-10 Berkuda Ringan (10th Light Horse Regiment) yang terbunuh pada gelombang ketiga dimakamkan pada Pekuburan Walker’s Ridge. Pada batu nisannya tertulis epitap “Selamat Jalan Cobber, Tuhan Menyertaimu.”
Agung Waspodo, mencatat baik-baik bagaimana koordinasi hingga ke penyamaan waktu adalah esensial bagi suksesnya eksekusi suatu rencana. Disamping itu, setiap pemimpin tidak boleh tunduk buta terhadap perintah yg diturunkan kepadanya.. masih sangat relevan setelah 100 tahun lebih 2.38 jam kemudian.
Depok, 8 Agustus 2015, hampir waktu subuh
๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน
Dipersembahkan:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Anak Hasil Zina Siapa Walinya?

Oleh: Farid Nuโ€™man Hasan
Assalamualaikum Ustadz.. saya mau tanya bagaimana hukumnya kalau ada anak lahir di luar pernikahan baru bbrp tahun kemudian ibu bapaknya menikah, siapa yang menjadi wali nikahnya anak tsb? Apakah wali hakim atau bapak kandungnya?
Pertanyaan dari A06
Jawaban:
Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.
Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa ba’d:
Saya akan jawab secara ringkas, bahwa:
๐Ÿ“Œ Wali adalah salah satu rukun nikah, tanpa wali nikah tidak sah. Ini pandangan mayoritas ulama, kecuali menurut Abu Hanifah.
Nabi ๏ทบ bersabda:
ุฃูŠู…ุง ุงู…ุฑุฃุฉ ู†ูƒุญุช ุจุบูŠุฑ ุฅุฐู† ูˆู„ูŠู‡ุง ูู†ูƒุงุญู‡ุง ุจุงุทู„ุŒ ูู†ูƒุงุญู‡ุง ุจุงุทู„ุŒ ูู†ูƒุงุญู‡ุง ุจุงุทู„
Wanita mana pun yang menikah tanpa izin walinya, maka nikahnya itu batil (diulang 3x). 1)
๐Ÿ“Œ Anak yang dilahirkan dari perzinahan, maka ayah biologisnya tidak menjadi nasabnya sebab pada hakikatnya dia tanpa ayah,  namun dia dinasabkan kepada ibunya, sebagaimana โ€˜Isa bin Maryam yang lahir tanpa ayah, sesuai kehendak Allah ๏ทบ.
Imam Ibnu Rusyd Rahimahullan mengatakan:
ูˆุงุชูู‚ ุงู„ุฌู…ู‡ูˆุฑ ุนู„ู‰ ุฃู† ุฃูˆู„ุงุฏ ุงู„ุฒู†ุง ู„ุง ูŠู„ุญู‚ูˆู† ุจุขุจุงุฆู‡ู… ุฅู„ุง ููŠ ุงู„ุฌุงู‡ู„ูŠุฉ
Mayoritas ulama sepakat bahwa anak-anak zina tidaklah disandarkan kepada ayah-ayah mereka, kecuali yang terjadi pada masa jahiliyah.  2)
๐Ÿ“Œ Sehingga, ayahnya pun tidak bisa menjadi walinya jika anak itu (jika dia wanita) menikah.
๐Ÿ“Œ Jika tidak ada wali maka yang menjadi walinya adalah penguasa. Sesuai hadits berikut:
ุงูŽู„ุณู‘ูู„ู’ุทูŽุงู†ู ูˆูŽู„ููŠู‘ู ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูˆูŽู„ููŠู‘ูŽ ู„ูŽู‡ู
โ€œSulthan (penguasa) adalah wali bagi orang yang tidak memiliki waliโ€.  3)
Penguasa itulah wali hakim, yakni petugas/pejabat yang ditunjuk oleh negara yakni KUA โ€“ Kantor Urusan Agama. Di negeri kita adalah penghulu.
Demikian. Wallahu Aโ€™lam
๐ŸŒฟ๐Ÿƒ๐ŸŒฟ๐Ÿƒ๐ŸŒฟ๐Ÿƒ๐ŸŒฟ
[1]HR. At Tirmidzi No. 1102, katanya: hasan, Ibnu majah No. 1879, Al Hakim No. 2706, katanya: shahih sesuai syarat Al Bukhari-Muslim, Ahmad No. 24417
 [2] Imam Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid, 2/358
  [3] HR. Ahmad No. 25326, Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Taโ€™liq Musnad ahmad, 42/200.                          
Wa’Allahu a’lam
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia..