Bolehkah Istri Mengajukan Gugatan Cerai ke Suami ?

✏Ustadzah Dra. Indra Asih

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹.  
                                                                 
Assalamuallaikum Saya ingin bertanya apa yang harus di lakukan bila seseorang mengalami kehidupan seperti ini :
Ceritanya ttg kehidupan keluarga, suaminya kawin lg dan memang sdh pernah minta izin ke istrinya  tapi istrinya pernah memohon agar jgn dulu krn dia blm sanggup menerima dan anak masih bayi. Kemudian terjadi perdebatan sengit. Suami berkata kalau mereka  nikah dulu bukan krn cinta tapi krn dipertemukan oleh MR.

Suami sering menuduh Istrnya  tdk perawan karena di malam pertama mereka,si istri tdk keluar darah.

Suaminya tetap kawin lagi dan mengabaikan perasaan isterinya, dan istrinya  bilang kalau memang itu keputusannya maka istrinya  meminta agar jangan  pernah meminta dia utk melayaninya lg.
Si istri bertahan demi anak2 mereka
(Anak mereka pada tahun itu 3 org).
Cerita rumit ini terus berlanjut sampai sekarang, si suami kemudian menceraikan isteri keduanya (dari istri kedua mereka punya anak 2) dan kejadian ini rupanya berulang kembali, pd tahun2013 si suami menikah lagi, menikah siri dgn teman kerjanya.
Hal ini baru diketahui oleh istri pertama  selang 2 bln dr kejadian (mendapat kabar dr temannya)
Si istri pertama menangis dan bertanya kenapa suaminya melakukan itu lg (wkt itu mereka sdh bertambah anak jd 5 ).Setelah didesak oleh si istri pertama, suaminya kembali mengungkit ttg malam pertama mereka itu

Sekarang si istri pertama dalam kondisi sangat tertekan krn meminta suaminya menceraikan baik2 dan biarlah mereka tetap jaga hub krn masih ada anak2, tapi suaminya berkata sampai mati takkan menceraikan dia. (skrg si istri siri itu lg hamil besar).

Pertanyaan nya bolehkah ia mengajukan gugatan cerai krn dia takut berdosa krn dia tdk mau melayani suaminya lg ?
si suami seringkali blg apapun terjadi dia tetap akan kawin lagi.
Utk info nafkah lahir istri pertama  sering bermasalah juga, istri pertama  PNS  jadi dia punya gaji sendiri.
 Jazakumullah atas jawaban nya
 🅰0⃣9,    

🌿Jawabannya :
Kami sangat prihatin dengan kondisi keluarga yang seperti ini, siapapun yang mengalami pasti akan sangat berat, tapi percayalah bersama kesulitan pasti ada kemudahan dan tidaklah Allah memberi ujian kecuali ia aka sanggup menjalaninya.

1. Bolehkah istri mengajukan gugatan cerai k suami ?

Pertama dalam sebuah hadits sahih riwayat Abu Dawud Tirmidzi, Ibnu Hibban dari Tsauban, Nabi bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاقًا فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّة

Artinya: Perempuan yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab maka haram baginya bau surga.

Hadits kedua juga hadis sahih riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ امْرَأَةَ ثَابِتِ بْنِ قَيْسٍ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ مَا أَعْتِبُ عَلَيْهِ فِي خُلُقٍ وَلادِينٍ ، وَلَكِنِّي أَكْرَهُ الْكُفْرَ فِي الْإِسْلَامِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (أَتَرُدِّينَ عَلَيْهِ حَدِيقَتَهُ ؟ قَالَتْ : نَعَمْ . قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اقْبَلْ الْحَدِيقَةَ وَطَلِّقْهَا تَطْلِيقَةً).

Artinya: Dari Ibnu Abbas r.a. diceritakan: Istri Tsabit bin Qais datang menemui Rasulullah dan ia berkata: “Wahai Rasulullah, aku tidak mencela suamiku Tsabit bin Qais baik dalam hal akhlak maupun agamanya. Hanya saja aku khawatir akan terjerumus ke dalam kekufuran setelah (memeluk) Islam (karena tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai istri)”. Rasulullah bersabda:” Apakah kamu bersedia mengembalikan kebun itu kepada suamimu? Wanita itu menjawab: “Saya bersedia”, lalu Rasulullah berkata kepada suaminya: “Ambilah kebun itu dan ceraikan istrimu”

Dalam hadits pertama Nabi melarang istri meminta cerai tanpa sebab yang dapat dibenarkan. Sedangkan dalam hadis kedua, seorang Sahabat wanita meminta cerai dari suaminya tanpa menyebutkan sebab apapun bahkan ia memuji akhlak dan agama suaminya dan Nabi mengijinkan dan menyuruh suaminya menceraikannya.

Kesimpulan yang dapat diambil dari hadis di atas adalah bahwa memang betul tidak boleh istri meminta cerai pada suami tanpa sebab yang dibenarkan syariah. Artinya, kalau istri melakukan gugat cerai karena sebab yang syar’i, maka itu dibolehkan. Dan termasuk sebab atau alasan yang dibolehkan bagi seorang istri untuk meminta cerai pada suami adalah apabila tidak ada lagi rasa cinta dan sayang yang dimiliki istri pada suaminya sebagaimana secara jelas digambarkan dalam hadis kedua. Termasuk sebab yang syar’i adalah istri tidak suka karena perilaku suami yang tidak taat agama, atau tidak suka pada kepribadiannya, atau istri merasa tidak mampu tinggal bersamanya walaupun suami bagus pekertinya dan taat pada agama.

2. Memang tidak dinafikan, menikah untuk kali kedua, ketiga dan keempat merupakan satu perkara yang disyariatkan. Akan tetapi ramai di kalangan lelaki yang mengamalkan poligami tidak memenuhi kewajiban-kewajiban terhadap isteri dengan benar. Terutamanya isteri yang pertama dan anak-anaknya. Padahal Allah SWT telah berfirman,
“Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kahwinilah) seorang saja.” (An Nisa: 3).
Suami boleh bernikah lagi tetapi sekiranya ia tidak mampu untuk berlaku adil, dan tidak boleh memikul tanggungjawab, lebih baik melupakan niat untuk menikah lagi demi kebahagiaan bersama.

3.  Alhamdulillah istri pertama punya penghasilan sendiri, sehingga untuk meringankan beban bathinnya kami sarankan untuk mengikhlaskan, memaafkan semua yang telah terjadi, yakinlah akan perhitungan Allah, bahwa Allah Maha teliti, selalu doakan supaya suami insyaf dan menyadari semua kesalahannya, dengan kita selalu mendoakannya, ini sekaligus jd ladang pahala buat istri, selama suami belum menyadari kekeliruannya ikhlaskan untuk menafkahi kebutuhan hidup anak-anak, walaupun sesungguhnya itu kewajiban ayah sebagai kepala keluarga. Kehidupan ini ibarat roda berputar, tidak selalu kita mengalami kesulitan terus menerus yakinlah badai pasti berlalu, hari tidak selalu malam, matahari pasti akan terbit, sebelum ia terbit Raihlah setiap peluang amal sholeh yang mampu kita lakukan, Bersyukurlah atas setiap kejadian yanh kita alami karena Allah tidak akan menguji kecuali di titik lemah kita, dengan semua kejadian ini kita bisa merasakan tarbiyah Robbani langsung dari Allah sebagai bukti kasih sayang kepada hambaNya, Wallahu A’lam

🌿🌺🍄🍀🌷🌹🌻

Dipersembahkan Oleh:
www.iman-manis.com

💼Sebarkan! Raih Bahagia

Ayah Murtad, Bolehkah Menampakkan Aurat Didepannya?

✏ Ustadzah Indra Asih

🌿🌺🍁🌸🌷🌻🍄🌹

Assalamu’alaykum…

Tanya Ustadz

Kepada Ustadzah Indra Asih

Pertanyaan dari A03

1. Jika saudara laki2 atau ayah kita murtad, bagaima hukum mengenai aurat di hadapannya? Apakah tetap sama, atau akan dikenakan seperti bukan mahrom?

Ukhti Ayu Rahayu

2. Afwan sy mau brtanya mewakili pertanyaan teman: Hukum mencatok rambut dengan tujuan ingin merapikan rambut saja dan tidak bertujuan untuk dilihat oleh orang lain hukumnya haram atau tidak?

Ukhti Ramadhiny

Jazakumullah Ustadzah🙏🏻

__________________
JAWABAN

1. Allah Ta’ala berfirman dalam surat An-Nur ayat 31, yang artinya, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara lelaki mereka atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka.”

Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selama-lamanya karena sebab nasab, persusuan dan pernikahan.

Tidak berubah karena murtad.

2. Hukum meluruskan rambut atau catok sangat terkait dengan konteksnya, namun hukum asalnya mubah (dibolehkan).

Jika tujuan dan dampaknya negatif maka hukumnya haram.
Sebaliknya, jika tujuan dan dampaknya positif maka dibolehkan, bahkan dianjurkan,

Jadi dibolehkan
– jika tujuannya untuk merawat tubuh dan menjaga keindahan bukan untuk maksiat atau agar dilihat
– obat yang digunakan harus halal.

🌿🌺🍁🍀🌸🌷🍄🌻🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼Sebarkan! Raih Bahagia…

Menikahi Wanita yang Pernah Dizinahi

✏Ustadzah Dra Indra Asih

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹.                                                  
Assalamu’alaikum wr wb

🌴Ada tmn yg dulu ny prnh berzina sama tmn laki2ny tp tdk sampe hamil, skrng mrka berdua sama2 aktivis kemudian beliau berdua ingin bertaubat dg cara ikhwannya mau menikahi akhwatnya, apakah boleh secara syariatnya mb, sdngkan wanita ataupun laki2 tdk boleh menikahi org yg prnh dizinahinya, mhn bantuan jawabannya,  krn tmn perempuan  sy beberapa kali resah. Mohon masukannya ustadzah
Apakah diterima taubatnya dg cr mereka berdua it menikah?

🌴Ada teman baru lahiran, nifasnya sampai 60 hr, akhirnya kontrol ke obgyn karena nifas yg g lancar, trnyata blm tuntas. Msh ada sisa darah nifas yg  membeku. Jd dikasi obat. Mau tanya, jd hukum solatnya selama ini bgmn Ustadzah.?

🌴 Saya hamil 8 minggu , kmrn sempat keluar flek2 sama dokter dikasih obat penguat,kalau seperti itu apakah saya punya kewajiban tetap sholat/ bagaimana?

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Jawaban__________

🌴Para ulama berbeda pendapat tentang hukum menikahi orang yang berzina, menurut mayoritas ulama dibolehkan menikahi orang yang pernah berzina, baik laki-laki maupun perempuan, berdasarkan keumuman perintah untuk menikah dan menikahkan orang-orang yang masih sendiri.

Di masa lalu seorang bertanya kepada Ibnu Abbas ra, “Aku melakukan zina dengan seorang wanita, lalu aku diberikan rizki Allah dengan bertaubat. Setelah itu aku ingin menikahinya, namun orang-orang berkata (sambil menyitir ayat Allah), “Seorang pezina tidak menikah kecuali dengan pezina juga atau dengan musyrik’. Lalu Ibnu Abbas berkata, “Ayat itu bukan untuk kasus itu. Nikahilah dia, bila ada dosa maka `ku yang menanggungnya.” (HR Ibnu Hibban dan Abu Hatim)

Ibnu Umar ditanya tentang seorang laki-laki yang berzina dengan seorang wanita, bolehkan setelah itu menikahinya? Ibnu Umar menjawab, “Ya, bila keduanya bertaubat dan memperbaiki diri.”

🌴Karena ada kesaksian dr ahli ahli bhwa itu nifas. Berarti hukum nifas tdk boleh sholat.
Kalo blm berhenti juga, kembali kontrol utk memastikan nifasnya sudah selesai dan berganti dg istihadhah.
Jika bukan nifas, maka sholat dg menggunakan pembalut dan perbaharui wudhu setiap akan sholat.

🌴Iya tetap sholat. Krn flek itu bukan nifas ataupun haid.

Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

KPR Syariah, Boleh?

✏ Ustadz Rizka Maulana Lc., M.Ag

🌿🌺🍁🌻🍀🍄🌸🌷🌹

Pertanyaan

1. Jika beli rumah dg cara KPR syariah itu halal atau haram? Sementara akad nya akad jual beli n bagaimana hukumnya menabung dibank syariah.

2. Di rmh sy ikut kegtan PKK tp kegtnnya lebih ke simpan pinjam, setiap pinjaman ada kelbhan 10% tp setiap akhir tahun/pntupan( biasanya menjelang romadhon) klbhannya itu yg 2% di kembalikan k si peminjam yg 8% di bagi utk memberi bonus ke setiap anggota sama pengurus diantaranya berupa sebako sama bonus uang ke setiap yg nabung tp bonus uang ini jumlahnya gak sama disesuaikan dgn jumlah tabungan setiap anggota .
yg mau sy tanyakan kelebihan pinjaman, yg 2% sama bonus yg berupa sembako dan uang itu gimana?

3.Misalkan saya punya simpanan emas. Kemudian teman saya pinjam uang ke saya untuk jangka waktu misal 2 tahun.
Jika saya meminjamkan emas dan minta dikembalikan lagi dalam bentuk emas dgn berat yang sama (yang mana mungkin harganya sudah berbeda 2 tahun yg akan datang), apakah itu termasuk riba?
*terlepas dari apakah transaksinya suka sama suka ya mba. Krn biasanya orang kepepet mungkin akan segera ambil aja.
Pertanyaannya lebih ke si pemberi pinjaman, apakah itu menyalahi kaidah?

🅰2⃣1⃣

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Jawaban

1. Beli rumah secara KPR via bank konvensional adalah riba, karena ada unsur bunganya dan bunga adalah riba. Kalau mau beli rumah, lewat bank syariah saja, insya Allah akadnya sdh disesuaikan dengan syariah.

2. Segala bentuk simpanan maupun pinjaman uang ada bunganya adalah riba, baik bank, koperasi, dsb.

3. Konsep hutang adalah dibayar sama dengan hutangnya. Dan hutang bisa berwujud uang maupun barang, spt hewan ternak, emas, dsb. Dan apabila hutang dengan uang, maka harus dibayar uang dgn jumlah sama persis dgn jumlah yg dipinjamnya. Dan apabila hutang barang, spt emas dsb, maka harus dibayar sama persis dgn jumlah, berat dan kadar hutangnya, kendatipun harganya sdh berubah.

Wallahu A’lam

 🌿🌺🍁🍄🌸🌻🌷🌹

Dipersembahkam oleh:
www.iman-islam.com

💼Sebarkan! Raih Bahagia…

Menerima Jamuan dari Harta yang Diketshui Tidak Baik

✏Ust. Rikza Maulana Lc. M.Ag

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

📌Assalamuallaikum wr wb.                                  
🌴Pertanyaan nya. Kalau kita tahu seseorang itu sering melakukan korupsi. Dan kita diberi makanan atau dijamu beliau. Apakah tidak apa-apa jika diterima? Adakah riwayat tentang rasul atau sahabat saat mengalami hal semacam itu? Terima kasih

Pertanyaan dr 🅰0⃣9⃣ mohon jawabannya ustad🙏.                                                
🌴Jawaban nya.                  

Wa alaikumussalam wr wb. Jika kita tahu bahwa uang teraebut hasil mencuri, korupsi dan sejenisnya maka harus ditolak. Krn jangankan menerima, jual beli barang hasil curian/korupsi dosanya adalah sama seperti dosa pencurinya.
Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

One Day One Juz, Riya?

✏Ustadzah Dra Indra Asih

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹.                                                    

📌Ada pertanyaan ustadzah Dari korma 02

1).Assalamuallaikum ustadzah Apa ada hukum dlm Islam yang melarang seorang wanita memotong rambutnya?                      
Member Manis
⬆ 🅰2⃣8⃣

2)., bagaimana hukumnya one day one juz, yang setiap kali harus laporan ketika kholas, sy pernah mendengar bahwa sebaik-baik ibadah adalah dilakukan secara sembunyi?

🅰0⃣9⃣ kami mohon jawabannya ustadzah.                              

🌴. Jawaban nya.                

🍄 Wa alaikumsalam wr wb.

1⃣.Wanita boleh memotong rambut, berdasarkan hadits:

لَيْسَ عَلَى النِّسَاءِ حَلْقٌ ، إِنَّمَا عَلَى النِّسَاءِ التَّقْصِيْرُ

“Wanita tidak boleh mencukur habis(menggundul) rambutnya tetapi boleh memendekkannya.” (Hadis shahih, riwayat Abu Zur’ah)

2⃣
Lihat jawabannya di http://www.dakwatuna.com/2014/01/17/44930/one-day-one-juz-odoj-katanya-riya-benarkah/#axzz44KyPDf5z

Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Bolehkan Pria Terlihat Lekuk Tubuhnya?

✏Ust. Farid Nu’man Hasan

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Assalamualaikum.
Ust saya ijin bertanya.
Di sekolah kami ada peraturan memasukkan baju bagi yg ikhwan. Nah ada seorang guru yg menolak kesepakatan tsb dg alasan bahwa jika memasukan baju maka bentuk tubuhnya/uaratnya nampak. Dia menyamakan dg wanita yg dilarang menampakkan bentuk tubuhnya.
Bagaimana menyikapi ini ust, karena beberapa siswa (SD) yg melanggar tidak memasukkan baju seragamnya beralasan bahwa bpk itu aja gak masukin baju dan kata beliau gak papa g dimasukin.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam wa rahmatullah .., Bismillah wal Hamdulillah ..

Masalah ini perlu diperjelas batasan aurat laki-laki dulu, bahwa jumhur ulama mengatakan dari pusar ke lutut. Lengkapnya buka link berikut ini:

http://www.iman-islam.com/2015/11/ustadz-menjawab-batalkah-shalat-jika.html

Jadi, jika laki-laki sudah menutup bagian auratnya dengan baik maka itu sudah cukup.

Ada pakaian seragam saat ini tdk ada yang  hanya menutup pas auratnya saja, tapi atasan bawahan sekaligus.

Ada pun memasukan baju, tidak apa-apa, apalagi jika  pakaiannya longgar dan mereka masih SD,  sebab ini tidak bisa disamakan dengan lekuk tubuh wanita. Tidak ada dasarnya, dan tidak benar diqiyaskan dengan wanita.

Justru Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah buka baju di hadapan sahabatnya, dan ini sudah pasti terlihat lekuk tubuhnya.

Berikut ini kisahnya:

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، أَخْبَرَنَا خَالِدٌ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ أُسَيْدِ بْنِ حُضَيْرٍ، رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ قَالَ: بَيْنَمَا هُوَ يُحَدِّثُ الْقَوْمَ وَكَانَ فِيهِ مِزَاحٌ بَيْنَا يُضْحِكُهُمْ فَطَعَنَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي خَاصِرَتِهِ  بِعُودٍ فَقَالَ: أَصْبِرْنِي فَقَالَ: «اصْطَبِرْ» قَالَ: إِنَّ عَلَيْكَ قَمِيصًا وَلَيْسَ عَلَيَّ قَمِيصٌ، «فَرَفَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَمِيصِهِ، فَاحْتَضَنَهُ وَجَعَلَ يُقَبِّلُ كَشْحَهُ»، قَالَ إِنَّمَا أَرَدْتُ هَذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ

Berkata kpd kami ‘Amru bin ‘Aun, mengabarkan kami Khalid, dari Hushain, dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari USAID BIN HUDHAIR, dia seorang laki-laki dari Anshar: “Ketika dia (Usaid bin Hudhair) sedang berbicara dengan kaumnya dan di dalamnya ada canda yang membuat mereka tertawa, maka Nabi  ﷺ memukul pinggangnya  dengan sebatang kayu. Maka dia (USAID) berkata, ‘Beri saya kesempatan untuk qishash (membalas setimpal).” Beliau bersabda, “Silakan membalas.” Dia berkata, “Engkau memakai baju, sedangkan saya (ketika engkau pukul) tidak memakai baju.” Maka Rasulullah  ﷺ mengangkat bajunya. Maka dia (Usaid bin Khudair) langsung memeluknya dan mencium pinggangnya. Lalu dia berkata, ‘Inilah yang aku inginkan wahai Rasulullah.” (HR. Abu Daud No.  5224, Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Kabir No. 556,  Al Baihaqi, Syu’abul Iman, No. 13586,  Al Baghawi,  10/169,  Al Hakim, Al Mustadrak ‘Alash Shahihain, 3/288)

Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: “Isnadnya shahih sesuai syarat Syaikhain/Al Bukhari dan Muslim.” (Lihat Ta’liq Musnad Ahmad, 17/329. Cat kaki hadits No. 11229)

Juga Syaikh Al Albani (Lihat Misykah No. 4675, Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 2554).

Maka, pelarangan memasukan baju buat anak-anak SD selain sikap kelewat batas, dan menunjukkan minimnya pemahaman syariah.

Wallahu A’lam

✏ Farid Nu’man Hasan

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Hidayah Wewenang Allah ﷻ, Maksudnya?

✏Ust. Abdullah Haidir Lc

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹🌿.                                            📌Assalamualaikum…
terkait pembahasan hidayah dan taufiq.
mohon maaf, pertanyaan saya mungkin seperti menyalahkan Allah, namun dibalik ini. insyaAllah, apapun itu saya percaya qodo dan qodarnya Allah. hanya ilmu saya masih dangkal saja, jadi masih mempertanyakan hal remeh ini.

ini juga mirip pertanyaan sebelumnya, mungkin saya yg kelewat baca jawabannya.
tentang  surat alqashash 56.

dijelaskan bahwa hidayah dan taufiq wewenang  Allah.

nah, seperti halnya paman nabi muhammad. beliau pasti dicintai nabi, dan pasti didoakan nabi agar memeluk islam. namun tidak pernah iya nyatakan masuk islam.

apakah ini juga kuasa Allah yg membiarkannya tetap menjadi kafir? knapa diciptakan surga dan neraka jika  setelah diberitahu masih memilih yg baik dan jahat dan siapa saja yg mendapat hidayah dan taufiq.?

sekali lagi saya mohon maaf, atas pertanyaan ini. hanya untuk ilmu pengetahuan.
astaghfirullahaladziim.

terimakasih.                                
Member Manis Endah 🅰2⃣8⃣.                  

🍁Jawaban nya.                            

🌿Waalaikumussalam…

Allah maha kuasa atas segalaNya. Dia berhak atas segala sesuatu. Tidak satupun pihak yang berhak mempertanyakan mengapa begini dan mengapa begitu…

لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ – الأنبياء : 23

“Dia tidak ditanya apa yang Dia perbuat, sedangkan mereka ditanya (atas perbuatan mereka).” (Al-Anbiya: 23)

Jadi kitalah yang hendaknya mempertanyakan diri kita sebelum ditanya Allah.

Namun, walaupun Allah dapat berbuat sekehendakNya, Dia jauh dari sifat zalim. Dia menjadikan sebab atas setiap peristiwa, walau tidak semua lepas dari kehendak Allah.

Sembuh dan sakit dari Allah, namun kita tahu semua bahwa mengapa orang sembuh, dan mengapa orang sakit, pasti ada sebab2nya. Kadang sebab2 itu sangat tampak, kadang tersembunyi.

 Begitupula halnya dengan hidayah, khususnya yg bersifat taufiq. Dia mutlak hak Allah, tapi pasti di balik itu ada sebab2nya, mengapa ada org yang mendapatkan hidayah taufiq mengapa ada yg tidak, ada yang mudah ditangkap, ada yang tidak. Spt kasus Abu Thalib, betul dia membela Nabi dan melindunginya… tapi mungkin ada yg dia lalai, tidak menghindar dari pergaulan dg org2 kafir yg memsuhi beliau… sehingga mudah dipengaruhi… atau hal lain yg kita tidak ketahui….

Jadi sebab2 org tdk mendapatkan hidayah itu ada saja, apakah ada kesombongan, atau dendam, permusuhan, dll.

Yg penting bagi kita, jalan hidayah sudah jelas, mana yg Allah ridhai sudah jelas, Al- Quran hadits ada di hadapan kita, para ulama masih ada yg menjelaskan. Otak kita masih berfungsi normal utk mencena… itu semua sudah merupakan sarana lengkap utk menerima hidayah Allah… maka tempuhlah. Dan jangan cari2 alasan menghindar darinya dg alasan sudah kehendak Allah…

Jika hidayah Allah sudah kita miliki, maka bersyukurlah, akuilah kemurahan Allah terhadap kita yang memberikan kita hidayah taufiqNya. Jangan sombong, teruslahh rawat, banyaklah berdoa……Karena itu, ketika ada seorang sahabat bertanya ttg masalah ini, ‘Apakah kita diam saja wahai Rasulullah saw (menunggu takdir Allah kepada kita, apakah jadi ahli surga atau neraka)” Beliau jawab, “Beramallah, semua akan dipermudah sesuai tujuann penciptaannya…” Jika kita beramal dg amal2an shaleh.. maka akan dibukakan pintu2 keimanan dan kesalehan….

Hadaanallahu wa iyyakum ajma’iiin.                          
Wallahu A’lam

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Tahapan Setelah di Padang Mahsyar

✏Ust. DR. H. Saiful Bahri M.A

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹🌺.                                      

📌Assalamu’alaikum wr , wb,
Ustad. Saya hendak menanyakan tiap tahapan yg akan kita alami setelah padang mahsyar? Apakah tafsir dr surat Maryam ayat 68, bahwa  seluruh manusia akan mengelilingi jahannam sambil berlutut, dan hanya orang  bertaqwa. Yang  akan diangkat?                                           Member Manis  🅰2⃣8⃣.                                    

🌿Jawaban nya,              

Wa alaikum salam wr wb
Ayat yg disebutkan (QS. Maryam 68) bukan untuk semua manusia, tetapi untuk orang-orang yang ingkar/mendustakan hari kebangkitan dan juga setan2 (dari kalangan manusia dan jin). Setan bisa berupa jin juga bisa berupa manusia.

{وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ} [الأنعام 112]

Ini penegasan bahwa keduanya sama saja. yaitu akan dikumpulkan bersama di neraka jahannam.

Adapun proses kebangkitan setelah masa diam paska tiupan pertama. Maka ditandai dg tiupan kedua:

1. Dibangkitkan dari kubur. Terjadi di bumi, yaitu di bumi Syam. Namun bumi tak seperti saat itu tidak seperti kondisi bumi sekarang.

{يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ ۖ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ} [ابراهيم : 48]

2. Dibangkitkan ruh dan jasadnya. Setelah itu akan melalui proses hisab/penghitungan amal dan seterusnya sampai semua orang masuk surga atau neraka.

Wallahu a’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…

Judul : Resiko Membawa Isteri Ke Medan Perang & Pembuktian Bahwa Mursyid Agama Syi’ah-Qizilbasy Ternyata Bisa Dikalahkan!

📆 Kamis, 22 Jumadil Akhir 1437H / 31 Maret 2016

📚 SIROH DAN TARIKH

📝 Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Pertempuran Chaldiran – 23 Agustus 1514

Pertempuran ini juga disebut Chaldoran (dalam bahasa Persia: چالدران‎; dalam bahasa Turki: Çaldıran) membuahkan kemenangan bagi Khilafah Turki Utsmani atas Kerajaan Safawi (Safavi). Dampak dari kemenangan tersebut adalah masuknya wilayah Anatolia bagian timur dan Irak bagian utara ke dalam lingkup Turki Utsmani.

Walau kemudiam sebagian wilayah tersebut direbut kembali oleh Safawi, namun pada konflik berikutnya tahun 1532-55 wilayah tersebut dikuasai lagi serta dikokohkan menjadi wilayah Turki Utsmani. Disamping itu, Turki Utsmani juga menguasai wilayah barat-laut Iran walau sementara. Pertempuran ini hanyalah pembuka dari 41 tahun konflik yang menguras energi kedua pihak sampai Perjanjian Amasya pada tahun 1555.

Pada umumnya keunggulan ada pada pihak Turki Utsmani walau Safawi tetap bertahan; terutama pada daerah dengan populasi Syi’ah yang padat seperti Luristan dan Kermanshah. Dua wilayah Mesopotamia dan Armenia barat sempat direbut kembali oleh Safawi, tetapi hilang secara permanen ke Turki Utsmani pada Perjanjian Zuhab pada tahun 1639.

Di palagan Chaldiran, pihak Turki Utsmani mendatangkan pasukan dengan jumlah yang lebih besar antara 60-200 ribu personil dipimpin okeh Yavuz Sultan Selim I dengan peralatan perang yang lebih maju. Sedangkan pasukan Qizilbasy Safawi yang dipimpin oleh Shah Isma’il I membawa sekitar 40-80 ribu personil. Shah Isma’il nyaris tertangkap di medan perang dan pengalaman tersebut membuatnya terguncang secara psikologis sampai mundur dari pengelolaan perang sekembalinya dari Chaldiran. Dalam pertempuran ini ia tidak sempat menyelamatkan isteri-isterinya dari rombongan kerajaan yang tertangkap oleh pasukan Turki Utsmani.

Pertempuran ini penting dalam sejarah karena ia membuktikan anggapan bahwa tidak benar mursyid (pimpinan spiritual) agama Syi’ah Qizilbasy tidak dapat dikalahkan. Selain itu, pertempuran ini juga penting karena menandai perpindahan loyalitas Bangsa Kurdi dari ke Safawi kepada Turki Utsmani.

Latar Belakang

Setelah Yavuz Sultan Selim I berhasil mengonsolidasikan kekhilafahan Turki Utsmani maka ia segera mengalihkan perhatiannya pada faktor eksternal yang selama ini menyokong instabilitas dalam negeri. Agama Syi’ah Qizilbasy yang bernaung di bawah Kerajaan Safawi selama ini memihak pada elemen minoritas yang mengingingkan kejatuhan Turki Utsmani; bahkan menyokong pihak keluarga Bayezid II yang memberontak.

Kekhawatiran Selim I adalah populasi syi’ah yang banyak bermukim di perbatasan Turki Utsmani yang selama ini tunduk kepada pemerintahan akan terpancing untuk membuat rusuh dengan adanya aktivitas Shah Isma’il di seberang perbatasan. Selim I merasa perlu untuk memberikan pelajaran pada Shah Isma’il I yang menjadi pemimpin spiritual sekaligus raja bagi Safawi yang aparturnya simpatik kepada Agama Syi’ah. Propaganda yang dikirimkan ke wilayah perbatasan adalah bahwa Kerajaan Safawi berasal dari keturunan Nabi (saw).

Sebelum berangkat perang, Selim I sudah meminta fatwa kepada ‘alim-‘ulama Turki Utsmani yang terkenal berani “berseberangan” dari pandangan sultan; bahkan terhadap Sultan Fatih sebelumnya. Fatwa yang dikeluarkan oleh Syaikhul Islam pada waktu itu adalah bahwa Qizilbasy adalah musyrik atau murtad. Sebagai balasannya, Shah Isma’il menuduh Selim I sebagai agresor tanah kaum Muslimin, pezina, penumpah darah, serta tuduhan lain guna menggoyahkan stabilitas internal Turki Utsmani.

Ketika Yavuz Sultan Selim I memulai ekspedisi militernya, Kerajaan Safawi diserang dari timur oleh Kesultanan Uzbek dipimpin oleh Abu-l Fath Muhammad yang juga mengalami permasalahan dengan propaganda Agama Syi’ah Qizilbasy di negerinya. Shah Isma’il I yang mengkhawatirkan dirinya bakal menghadapi perang dari dua front mengeluarkan perintah untuk “bumi-hangus” (scorched earth) setiap jengkal tanah yang hendak dikuasai Turki Utsmani.

Wilayah timur Anatolia dan Kaukasus merupakan tanah dengan iklim dan medan yang sangat tidak bersahabat kepada manusia. Ditambah lagi dengan kebijakan bumi-hangus Shah Isma’il serta sulitnya membawa perbekalan untuk pasukan yang berjumlah banyak mengakibatkan banyak pasukan Selim I yang gelisah. Bahkan ada satu orang prajurit elit Janisari yang mengamuk serta menembakkan senapannya ke arsh tenda sultan. Ketika Selim I mendapatkan informasi intelijen bahwa Shah Isma’il sedang menyusun pasukannya dekat Desa Chaldiran, maka ia menyegerakan pasukannya untuk bergerak ke sana.

📌Pertempuran

Pasukan Turki Utsmani membawa dengan susah payah meriam lapangan berikut ribuan pasukan elit Janisari. Kedua elemen kekuatan andalan itu diposisikan di belakang gerobak logistik yang kini berfungsi sebagai benteng lapangan. Kerajaan Safawi mengerahkan pasukan berkudanya untuk menyerang lini kanan dan kiri Turki Utsmani menghindari deretan meriam yang berada di tengah. Hal yang tidak diantispasi oleh Safawi bahwa meriam tersebut sangat lincah bermanuver sehingga korban berjatuhan. Keunggulan teknologi ini menjadi faktor pengunggul yang besar dalam pertempuran ini disamping kekalahan Safawi pada perencanaan serta kedisiplinan prajuritnya.

Kekalahan ini begitu tak terduga oleh pihak Safawi sehingga mundurnya pasukan yang tersisa menjadi tak terkendali. Semua menyelamatkan diri masing-masing tanpa koordinasi. Pasukan kawal Shah Isma’il menyelamatkan pimpinannnya namun terpisah dari rombongan tenda kerajaan. Diantara rombongan tenda kerajaan yang tertinggal dan tidak dapat diselamatkan adalah iringan kedua isteri Shah Isma’il yang tertawan oleh pasukan kavaleri Turki Utsmani yang mengejar rombongan yang mundur tak tentu arah itu.

📌Kesudahan

Pertempuran singkat itu menyebabkan tidak hanya hancurnya pasukan utama Safawi namun hilangnya pertahanan kota Tabriz. Kota ini tetap melawan walaupun tidak ada harapan untuk bertahan sehingga mengalami kehancuran yang besar; bentengnya diratakan dengan tanah sebelum ditinggalkan.

Efek dari kekalahan ini adalah padamnya pemberontakan Syi’ah di sepanjang perbatasan serta keterpukulan Shah Isma’il atas harga dirinya yang jatuh, aura mistik tak-terkalahkan yang buyar, serta hilangya tulang-punggung pasukan Safawi. Setelah perisitiwa Chaldiran, Shah Isma’il tidak lagi tampil ke depan publik maupun urusan administrasi kerajaannya.

Balatentara Safawi mengalami perubahan drastik dengan didatangkannya senapan api dari negara-negara Eropa. Anak Shah Isma’il yang bernama Tahmasp I juga mendatangkan meriam untuk melengkapi ketentaraam yang baru dibentuk ulang setelah kekalahan di Chaldiran.

Satu kekeliruan strategik Yavuz Sultan Selim I adalah ia tidak meneruskan kemenangan ini hingga ke jatung wikayah Safawi di Iran namun justru meembelokkan pasukannya ke selatan untuk menghadapi faktor ancaman kedua yaitu Kesultanan Mamluk yang juga merongrong wilayah perbatasan Turki Utsmani.

Agung Waspodo, mencatat bahwa jika Sultan Selim I tidak ke Mesir untuk mengalahkan Mamluk maka Portugis di Samudera Hindia mungkin menjadi lebih bebas lagi berkeliaran mengancurkan kesultanan Muslimin lainnya di region tersebut. Semua tikungan dan belokan sejarah sudah ada Yang mengaturnya, persis 501 tahun yang lalu..

Depok, 23 Agustus 2015

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala…