Untuk Apa Engkau Hidup?

0
161

πŸ“ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸŒΉ

Bercermin dari sosok teladan yang luar biasa. Siapakah beliau? Umar bin Khatab seorang Khalifah yang giat bekerja siang malam. Tak pernah membuang waktunya hanya untuk hal yang sia-sia. Bahkan waktu rehat untuk dirinya tidak terlalu lama. Hanya secukupnya.

Hingga keluarganya memberi teguran atas kerja kerasnya. Wahai Umar, Engkau tidak tidur? Lantas teguran itu dijawab oleh Umar bin Khattab, “Jika aku tidur malam hari sia-sialah diriku dan jika Aku tidur malam hari maka sia-sialah rakyatku.”

Perjuangan Umar bin Khattab patut kita contoh. Tak waktu percuma terbuang. Setiap detik beliau gunakan untuk kebaikan. Malam beliau isi waktu untuk ibadah dan taqarub ilallah. Hal itu digunakan sebagai bekal untuk menjalankan amanah di keesokan harinya. Karena kekuatan ruhiyah adalah sumber energi utama untuk kita bergerak dan berjuang di jalan Allah.

Ketika matahari mulai terbit, beliau pun mulai menyingsingkan lengan baju untuk menjadi pelayan bagi rakyatnya. Bekerja membangun bangsanya sehingga rakyat bisa mendapatkan kesejahteraan dalam hidupnya. Bahkan kita tahu beliau akan berjalan menuju ke pelosok untuk mencari siapa saja yang masih belum terpenuhi kebutuhanny. MasyaAllah.

Maka Umar bin Khattab telah menyatakan “perang” terhadap semua bentuk pengangguran, kemalasan, dan ketidakgiatan. Bahkan Umar bin Khattab pernah menarik keluar para pemuda yang diam dalam masjid dan tidak melakukan apa-apa. Umar memukuli mereka dan berkata, “Keluar kalian, cari rezeki! Langit tidak akan menurunkan emas dan perak.”

Kemalasan akan membawa pada kesengsaraan. Ketidakgiatan akan mengantarkan pada kehidupan yang suram. Bisa saja Allah berikan banyak hal kepada manusia namun bentuk ikhtiar itulah sebuah jalan untuk mendatangkan pahala dan keselamatan kita di hari kemudian.

Bergegas
Bekerja keras
Itulah ciri manusia berkualitas
Maka Allah berfirman,”Bekerjalah kamu dan Allah akan melihat pekerjaanmu.”

Tugas kita memaksimalkan segala potensi yang ada untuk menjadi hamba yang senantiasa beribadah dengan khsuyu, bekerja dengan keras dan melakukan hal yang terbaik dengan terus bergerak hingga tubuh melemah tak berdaya. Hingga akhirnya kita kembali pada Sang Pencipta.

πŸƒπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸƒπŸŒΈ


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

πŸ“±Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

πŸ’° Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here