Karakter Wali Allah

0
182

Pertanyaan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz… Akhir-akhir ini ramai diskusi tentang WALI Majdub. Adakah contoh real di zaman salaf bentuk kecintaan mereka kepada Allah jauh melebihi orang-orang sholeh zaman sekarang? Tapi adakah yang sampai hilang akalnya hingga menjadi wali majdub?

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸


Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Bismillahirrahmanirrahim..

Konsep wali dalam Islam sebenarnya sederhana yaitu dia mukmin, beramal shalih, bertaqwa, tidak takut kematian dan tidak bersedih atas hal itu..

Allah Ta’ala berfirman:

{ أَلَآ إِنَّ أَوۡلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ } { ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَكَانُواْ يَتَّقُونَ }

Ingatlah wali-wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.

[Surat Yunus: 62-63]

Imam Ibnu Katsir menjelaskan:

يُخْبِر تَعَالَى أَنَّ أَوْلِيَاءَهُ هُمْ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ كَمَا فَسَّرَهُمْ رَبّهمْ فَكُلّ مَنْ كَانَ تَقِيًّا كَانَ لِلَّهِ وَلِيًّا

Allah Ta’ala mengabarkan bahwa para wali adalah orang-orang yang beriman dan senantiasa bertaqwa, sebagaimana yang dijelaskan Rabb mereka, maka setiap orang yang bertaqwa maka dia adalah wali Allah. (Tafsir Ibnu Katsir, 7/99)

Tidak disyaratkan bahwa Wali Allah itu mesti yang memiliki perkara ajaib-ajaib, aneh, karomah.. karomah para wali memang ada, itu memang diakui, tapi itu bukan syarat kewalian .. seolah kalau tidak ada karomah maka bukan wali. Tidak demikian.

Imam Abul Hasan al Mawardi menjelaskan karakter wali Allah Ta’ala:

أحدها : أنهم أهل ولايته والمستحقون لكرامته ، قاله ابن عباس وسعيد بن جبير .
الثاني : هم { الَّذِينَ ءَامَنُوا وَكَانُواْ يَتَّقُونَ } .
الثالث : هم الراضون بالقضاء ، والصابرون على البلاء ، والشاكرون على النعماء .
الرابع : هم من توالت أفعالهم على موافقة الحق .
الخامس : هم المتحابون في الله تعالى .

1. Mereka memiliki karamah (kemuliaan). Sebagaimana dikatakan Ibnu Abbas dan Said bin Jubeir
2. Mereka beriman dan bertaqwa
3. Mereka ridha terhadap qadha dan sabar terhadap bala’, dan bersyukur terhadap nikmat
4. Amal perbuatan mereka sejalan dengan kebenaran
5. Mereka saling mencintai karena Allah.

(Tafsir An Nukat wal ‘Uyun, 2/175)

Ada pun berbagai istilah: wali Quthub, wali majdzub, dll. Adalah istilah-istilah yang ada pada dunia sufi dengan makna yang disusun oleh para penggiat dunia tasawwuf. Di kenal di dunia para sufi tapi belum tentu di kenal di tengah para ulama syariah, karena itu memang istilah yang muncul di tengah kaum sufi.

Demikian. Wallahu A’lam

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

Subscribe YouTube MANIS : https://youtube.com/c/MajelisManisOfficial

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/gabungmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
wa.me/6285279776222
wa.me/6287782223130

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here