Akad Jual Beli Harus Jelas

0
40

Pertanyaan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, izin bertanya. Jika seseorang menjual barang, dan si penjual ini membolehkan si barang dipergunakan terlebih dahulu oleh si pembeli. Si pembeli sudah bilang sedang tidak punya uang dan tidak bisa menjanjikan kapan punya uangnya. Namun si penjual ‘berbaik hati’ utk tetap menawarkan si barang dipakai terlebih dahulu karena si penjual merasa kasihan karena si pembeli sepertinya membutuhkan sekali barang tersebut. Padahal di satu sisi bisa saja barang yang dipakai si pembeli berpotensi hilang, rusak, dsb sebelum terbeli. Bagaimana hukumnya dalam islam? Dan apakah ada istilahnya untuk jenis jual beli seperti ini?

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸

Jawaban

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Bismillahirrahmanirrahim..

Salah satu unsur penting dalam keabsahan sebuah transaksi adalah terhindar dari Gharar (ketidakjelasan). Di antaranya gharar dalam jenis akad, maka harus jelas; apakah hadiah, hibah, pinjaman, jual beli cash, kredit,.. atau lainnya.

Oleh karenanya, segera tanyakan atau sampaikan kepada pedagang akadnya apa, .. jika ingin jual beli, maka status barang itu memang sudah boleh dimanfaatkan yang uangnya belakangan. Seperti orang makan di warteg, yang mana makan duluan lalu duitnya belakangan..

Wallahu A’lam

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸


Dipersembahkan oleh : www.manis.id

Follow IG MANIS : http://instagram.com/majelismanis

📱Info & Pendaftaran member : https://bit.ly/Joinmanis

💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
An. Yayasan Manis
No Rek BSM : 7113816637
Konfirmasi:
+62 852-7977-6222
+62 822-9889-0678

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here