Shaum Senin Tanpa Kamis, Atau Sebaliknya, Bolehkah?​

Bukan kewajiban harus Senin dan Kamis, ... Senin saja sah, Kamis saja sah, dijalankan dua-duanya Afdhal.

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz Rahimahullah mengatakan:

لا حرج في صوم أحد اليومين المذكورين وصيامهما سنة وليس بواجب، فمن صامهما أو أحدهما فهو على خير عظيم، ولا يجب الجمع بينهما، بل ذلك مستحب؛ للأحاديث الصحيحة الواردة في ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم.

​Tidak apa-apa shaum di salah satu hari dari dua hari itu. Shaum tersebut Sunnah. Itu bukan kewajiban. Barang siapa yang berpuasa kedua hari itu atau salah satunya, maka dia di atas kebaikan yg besar. Tidak wajib menggabungkan keduanya tapi penggabungan itu adalah hal yg disukai, berdasarkan hadits-hadits yg ada tentang hal itu dari Nabi Shalallahu 'Alaihi wa Sallam.​ (Majmu' Al Fatawa, 15/386)

Syaikh Abdullah Al Faqih Hafizhahullah mengatakan:

والأفضل صيامهما معاً، ومن صام يوم الخميس وحده أو الإثنين وحده فله ثواب صيامه. والله أعلم.

Yg lebih utama adalah berpuasa kedua hari itu, namun siapa yang berpuasa di hari Kamis saja atau Senin saja maka dia tetap mendapatkan pahala. Wallahu a'lam.

(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 101641)

Demikian. Wallahu a'lam


0 Response to "Shaum Senin Tanpa Kamis, Atau Sebaliknya, Bolehkah?​"

Post a Comment

loading...
loading...