Kajian Kitab: Bab Shiddiq - Jujur Membawa Berkah​

​Hadits:​

عن أبي خالد حَكيمِ بنِ حزامٍ - رضي الله عنه - ، قَالَ :
قَالَ رسولُ الله - صلى الله عليه وسلم - :البَيِّعَانِ بالخِيَار مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا ، فَإنْ صَدَقا وَبيَّنَا بُوركَ لَهُمَا في بيعِهمَا ، وإنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بركَةُ بَيعِهِما

مُتَّفَقٌ عَلَيهِ

​Artinya:​

​Dari Abu Khalid yaitu Hakim bin Hizam r.a., beliau masuk Islam di zaman penaklukkan Makkah, sedang ayahnya adalah termasuk golongan pembesar-pembesar Quraisy, baik di masa Jahiliyah atau pun di masa Islam, beliau berkata: "Rasulullah s.a.w. bersabda:​

​"Dua orang yang berjual-beli itu mempunyai pilihan - yakni boleh mengurungkan jual-belinya atau jadi meneruskannya - selama keduanya itu belum berpisah (dari majelis). Apabila keduanya itu bersikap benar dan menerangkan - cacat-cacatnya, maka diberi berkahlah jual-beli keduanya, tetapi jikalau keduanya itu menyembunyikan - cacat-cacatnya - dan sama-sama berdusta, maka hilanglah keberkahan jual-beli keduanya itu."​

(Muttafaq 'alaih)
           ☆☆☆☆☆

Ustadz Arwani akan membahas detail dalam kajian AUDIO dari Web Manis berikut.

Silahkan menyimak dengan cara klik link dibawah ini:

 http://www.manis.id/p/kajian.html?m=1