Jangan Sakiti Saudaramu​

📌 Muslim terbaik itu muslim yang mulut dan tangannya aman dari mengganggu manusia.

📌 Dari Abu Musa Al Asy'ariy Radhiallahu 'Anhu:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْمُسْلِمِينَ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Bahwa Nabi Shalallahu 'Alaihi wa Sallam ditanya: "Muslim yang bagaimana yang paling utama?"

Beliau menjawab: "Yaitu orang  yang muslim lainnya aman dari  lisan dan tangannya."

(HR. At Tirmidzi no. 2627, kata Imam At Tirmidzi: Hasan Shahih)

📌 Mengganggu saudara seiman, bukan hal yang ringan, sangat berat dan besar hukumannya.

📌 Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu:

قيل للنبى  - صلى الله عليه وسلم -  إن فلانة تقوم الليل وتصوم النهار وتفعل وتفعل الخيرات وتتصدق وتؤذى جيرانها بلسانها فقال رسول الله  - صلى الله عليه وسلم -  لا خير فيها هى من أهل النار قيل وفلانة تصلى المكتوبة وتتصدق من الأثوار من الأقط ولا تؤذى أحد فقال رسول الله - صلى الله عليه وسلم -  هى من أهل الجنة

Dikatakan kepada Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam:

"Si Fulanah, rajin shalat malam, shaum di siang hari, banyak melakukan kebajikan dan bersedekah, tapi mulutnya suka mengganggu tetangganya."

Nabi menjawab: "Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk ahli neraka."

Dikatakan lagi: "Sementara, Si Fulanah dia hanya shalat wajib, bersedekah, tapi tidak pernah menyakiti siapa pun."

Nabi Shalallahu'Alaihi wa Sallam menjawab: "Dia termasuk penduduk surga."

(HR. Bukhari, Adabul Mufrad no. 119, Al Hakim, 4/116, Ahmad, 2/440)

📌 Bagaimana mungkin seorang muslim menyakiti saudara seorang muslim, kepada hewan saja kita dilarang menyakiti?

📌 Imam Al Fudhail bin 'Iyadh berkata:

والله ما يحل لك أن تؤذي كلباً ولا خنزيراً بغير حق، فكيف تؤذي مسلما؟

Demi Allah, tidak halal bagimu menyakiti anjing dan babi dengan tanpa alasan yang benar, lalu bagaimana kau bisa menyakiti seorang muslim?

(Durar min Aqwaal Aimmah As Salaf)

Wallahu a'lam


0 Response to "Jangan Sakiti Saudaramu​"

Post a Comment