Totalitas dalam Menjalankan Amanah


© Amanah adalah sebuah tanggung jawab yang diberikan kepada kita sebagai insan beriman.

▪Amanah itu artinya dipercaya. Kita dipercaya oleh Allah untuk menjalankan posisi kita sebagai khalifatullah fil 'ard.

® Dalam surat Al-Anfal dikatakan: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS Al-Anfal : 27)

▪Kita ini sebagai manusia beriman adalah manusia-manusia yang terpilih. Amanah itu tidak diminta atau diperebutkan tapi siapa yang memang menurut Allah dianggap pantas. Karena yang kurang layak pasti akan tereliminir.

© Maka tugas kira harus terus memantaskan diri dengan ishlahunnafs. Terus berupaya memperbaiki diri dan menjalankan apa yang telah dipikulkan dengan optimal, dengan segala apa yang kita miliki, baik harta, tenaga, waktu, bahkan nyawa sekalipun. Itulah sejatinya tuntutan totalitas dalam dakwah.

▪Amanah dakwah tak mungkin diemban oleh orang bimbang atau bahkan mereka yang enggan bekerja sama dengan dakwah. Tapi dakwah agak semakin menggelora bila diampu oleh manusia-manusia berjiwa baja.

▫Bukan pada orang yang sedikit sakit sudah menjerit.
▫Bukan pada orang yang sedikit lelah lantas menyerah
▫Bukan pada orang yang mudah tersinggung, terbawa emosi bahkan tak bisa mengendalikan diri.

© Pemikul amanah mampu memahami bahwa tugas utamanya adalah loyalitas yang tiada batas untuk Allah swt. Seruan Allah dan Rasul-Nya tak sama dengan seruan siapa pun di muka bumi ini. Dan sesungguhnya seorang pejuang sejati sangat memahami tentang tugasnya di dunia ini.

0 Response to "Totalitas dalam Menjalankan Amanah"

Post a Comment