Bolehkah Menolaknya???


Assalamu 'alaikum wrwb....
Bagaimana hukumnya, jika seorang istri menolak ajakan suami untuk berhubungan sex. Trus bagaimana hukumnya jika istri tidak taat pada suami seperti tidak perhatian.
akan tetpi, istri ini, rajin ibadah, dhuha, shalat dan mengaji, apakah tidak apa-apa
alasan menolak ajakan suami dan tidak perhatian di karenakan hamil. Apakah tidak apa-apa bersikap seperti itu di karenakan hamil❓
🅰2⃣5⃣

Jawaban
----------

‌و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

​Dalam kondisi normal, tidak boleh istri menolak ajakan suami untuk berhubungan.​

​"Bila seorang suami memanggil istrinya ke ranjang lalu tidak dituruti, hingga sang suami tidur dalam keadaan marah kepadanya niscaya para malaikat melaknati dirinya sampai Shubuh” (Muttafaq ‘Alaih dari hadits abu Hurairah).​

Namun bukan berarti penafsiran hadits tersebut membuat banyak 'kasus' istri yang terpaksa memenuhi hajat suami, dalam kondisi sakit sekalipun.

​​Kondisi yg membolehkan istri menolak di antaranya adalah ketika istri sakit​​

Ketika sakit pun seseorang bahkan mendapat keringanan untuk shalat dengan cara duduk atau berbaring, atau bahkan tidak berpuasa di bulan Ramadhan meskipun itu adalah kewajiban.

Dengan demikian, ketika istri sedang mengalami sakit, tidak semestinya suami memaksakan istri untuk melayani keinginannya. Suami perlu memahami bahwa kondisi istri yang sedang sakit tentu saja tidak mampu untuk menjalankan kewajibannya.

Juga ketika istri hamil muda yang membahayakan kondisi janin jika melakukan hubungan intim

Ada beberapa kondisi kehamilan yang rentan dan membahayakan janin jika pasutri tetap melakukan hubungan suami istri, khususnya saat usia kandungan masih sangat muda.

Wallahu a'lam.