Kekuasaan d Hijaz (5)

๐Ÿ MFT (MANIS For Teens)

๐Ÿ“† Kamis, 06 Safar 1439 / 26 Oktober 2017

๐Ÿ“• Sirah

๐Ÿ“ Kak Siro

๐Ÿ“– Kekuasaan di Hijaz (5)
==========☆☆☆==========
๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ

Yuuukk kita belajar lagi tentang sejarah Islam yakni tentang kekuasaan di Hijaz bagian 5..

Qushay berkuasa di Mekah dan menangani urusan Ka'bah pada pertengahan abad ke-5 masehi tepatnya pada tahun 440 masehi.

Dengan kekuasaan yang berada di tangan Qushay ini, Quraisy memiliki kepemimpinan yang utuh dan sebagai pelaksana kekuasaan di Mekkah. Selain itu ia juga menjadi pemimpin agama di Baitul haram, yang menjadi tujuan kedatangan semua bahasa Arab dari segala penjuru.

Di antara kebijakan yang diambil oleh Qushay ia mengumpulkan kaumnya untuk membangun rumah-rumah di Mekah dan membuat batas-batas menjadi 4 bagian di antara kaumnya. Setiap kaum dari Quraisy harus menempati posisi yang telah ditetapkan bagi masing-masing. Dia menetapkan tempat bagi  Nas'ah, keturunan Shafwan dan Murrah bin Auf. Dia melihat hal itu sebagai keputusan agama yang tidak bisa diubah lagi.

Di antara peninggalan Qushay, ia membangun Darun Nadwah di sebelah utara masjid atau Ka'bah. Pintunya langsung berhubungan dengan masjid. _Darun Nadwah_ adalah tempat pertemuan orang-orang Quraisy untuk membicarakan masalah masalah penting. Bangunan ini memiliki kelebihan tersendiri bagi Quraisy, karena tempat itu bisa mempersatukan orang-orang Quraisy dan sebagai tempat untuk memecahkan berbagai masalah dengan cara yang baik.

Qushay mempunyai beberapa wewenang dalam kekuasaan yaitu ;

๐ŸŒด Sebagai pemimpin di Darun Nadwah di tempat itu para pemimpin Quraisy mengadakan musyawarah untuk memecahkan masalah-masalah penting yang mereka hadapi. Selain itu tempat tersebut berfungsi untuk menikahkan anak-anak Putri mereka.

๐ŸŒด Pemegang Panji perang. Tak seorang pun berhak memegang panji perang kecuali dia.

๐ŸŒด Hijabah atau wewenang menjaga pintu Ka'bah. Tak seorang pun boleh membuka pintu Ka'bah kecuali dia. Dengan demikian dia berhak mengawasi dan menjaganya.

๐ŸŒด Memberi minum orang orang yang menunaikan Haji. Dia bertanggung jawab mengisi tempat-tempat air bagi orang-orang yang menunaikan Haji dan ditambah dengan sedikit kurma atau Anggur kering. Semua orang yang datang ke Mekah bisa minum sepuas-puasnya.

๐ŸŒด Jamuan bagi orang-orang yang menunaikan Haji. Maksudnya ia menyediakan jamuan yang disajikan bagi orang-orang yang menunaikan Haji lewat undangan. Untuk itu Qushay meminta pajak kepada orang-orang Quraisy pada musim haji yang harus diserahkan kepada Qushay. Dengan pajak yang terkumpul itu dia bisa membuat makanan untuk disajikan kepada mereka terutama orang-orang yang tidak banyak hartanya dan tidak mempunyai bekal yang memadai.

Semua itu menjadi wewenang Qushay, sebenarnya Abdu Manaf anak keduanya lebih terpandang dan dihormati hidupnya, berbeda dengan kakaknya Abdud Dar yang kurang disukai. Maka Qushay pernah berkata kepadanya, _"Aku akan mempertemukan dirimu dengan semua kaum jika mereka menganggapmu lebih terhormat"._ Namun akhirnya Qushay menyerahkan kekuasaan kepada Abdud Dar demi kemaslahatan Quraisy. Dia diberikan kewenangan untuk mengurus Darun Nadwah, hijabah, panji perang, penyediaan air dan makanan. Qushay tidak menentang dan menyanggah apapun yang dilakukan anaknya Abdud Dar. Kewenangan yang berlaku semasa Hidup Qushay Dan sepeninggalnya dianggap layaknya agama yang harus ikuti.

Semoga tidak bosan-bosan ya untuk mempelajari agama-Nya

Wallahu alam bissawab

๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ๐ŸŒธ๐Ÿฐ

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/majelismanis
๐Ÿ“ธ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
๐Ÿ“ฑ Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

0 Response to "Kekuasaan d Hijaz (5)"

Post a Comment