Hawa Nafsu

๐Ÿ MFT (MANIS For Teens)

๐Ÿ“† Rabu, 12 Sadar 1439H/ 01 November 2017

๐Ÿ“• Akhlaq

๐Ÿ“ Kak Lelisya

๐Ÿ“– Hawa Nafsu
==========☆☆☆==========
๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ

Di zaman modern ini, pergaulan remaja sudah tak mengenal batas. Mereka membiarkan kendaraannya/hawa nafsunya membawa mereka ke manapun tanpa mereka rem saat kendaraannya itu berbelok ke jalan yang salah. Mereka membiarkannya hanya karena kenikmatan duniawi yang sesaat. Kebanyakan dari mereka tak memikirkan masa depannya. Padahal di dunia ini kita hanya sementara. Dunia ini diibaratkan tempat persinggahan, sebelum kita menuju akhirat yang abadi. Penjelasan ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW Beliau bersabda: “Apalah artinya dunia ini bagiku. Di dunia ini aku hanyalah seorang musafir yang bernaung di bawah pohon. Lalu dia beristirahat dan kemudian dia meninggalkannya.”

Wahai kaum muda, mari kita pikirkan masa depan kita. Turuti kata hati kecil kita bukan karena hawa nafsu. Allah Swt jelas-jelas memerintahkan umatnya agar bisa mengendalikan hawa nafsu, sebagaimana firman-Nya dalam Qs. An-Naziat ayat 37-41: “Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).”

Dari ayat di atas, sudah jelas bahwa Allah Swt tidak suka pada orang yang tidak mengendalikan hawa nafsunya, karena jika kita menuruti hawa nafsu, kita lebih banyak mendapat madharatnya dari pada manfaatnya. Dan karena itulah Allah Swt menyediakan neraka untuk orang yang tidak mengendalikan hawa nafsunya.

Adik-adik yang dimuliakan Allah swt.
 “Apabila jiwamu mengajak bermaksiat,maka segeralah mengingat Allah. Apabila hati ini belum bisa kembali, maka ingatlah akhlak para ulama dan ingatlah seandainya aib itu diketahui orang lain. Dan jika belum kembali, maka ketahuilah sesungguhnya dirimu saat itu telah berubah menjadi hewan.”
Berubah menjadi hewan di sini maksudnya bukan berubah wujudnya, tetapi berupah dalam artian ia tidak punya akal (tidak menggunakan akalnya). Hewan tidak punya akal. Apabila manusia yang mempunyai akal tapi tidak mempergunakan akalnya untuk mengendalikan hawa nafsu, berarti benar apa yang kadang kita lihat manusia tak ada bedanya dengan hewan.

Kita harus sadar, bahwa selamanya ketika perdebatan, manipulasi pikiran, kontradiksi teori dan tabrakan dogma-dogma dalam pola pikir manusia terus berlangsung, maka jalan menuju insan yang sabar itu tidak mudah untuk ditempuh. Dengan kata lain, akan tersedia banyak tantangan dan godaan.

Saat hawa nafsu mulai mencengkrama diri kita, maka berpikirlah dua kali. Jangan tergesa-gesa karena sikap tergesa-gesa merupakan perilaku setan. Rasulullah Saw: “Sifat terburu-buru datang dari setan dan sifat berhati-hati datang dari Allah SWT”. (HR. Tirmidzi dan ia berkata ini Hadis hasan).
Dari Hadits ini, sudah jelas bahwa kita diperintahkan untuk hati-hati dalam mengambil tindakan dan keputusan.

Setan akan terus menggoda kita sampai kita masuk perangkapnya. Dan kita harus sadar, bahwa setan itu musuh kita, sebagaimana firman Allah Swt: “Sesungguhnya setan itu musuh nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Qs. Fathir: 6).

 Jadi, apabila kita mengikuti perintah setan, maka kita termasuk golongannya dan bersiaplah untuk menempati neraka yang menyala-nyala.

Bersambung ...

๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ๐ŸŒˆ๐Ÿ’ฆ

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala

==========☆☆☆==========
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/majelismanis
๐Ÿ“ธ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
๐Ÿ“ฑ Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

0 Response to "Hawa Nafsu"

Post a Comment